Sunday, 24 April 2016

Inilah Tata Cara Pendaftaran SBMPTN 2016

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pendaftaran secara online akan dimulai (25/4) pukul 08.00 wib.

Tata cara pendaftaran SBMPTN 2016 adalah:
1. Pendaftaran dilakukan secara online di http://ift.tt/1PsbWAO
2. Tata cara pengisian borang pendaftaran ujian tertulis dan ujian ketrampilan diunduh di http://ift.tt/1VLTf40 mulai tanggal 18 April 2016.
3. Pendaftaran online untuk peserta Computer Base Test (CBT) mulai 25 April 2016 pukul 08.00 WIB sampai dengan 9 Mei 2016 pukul 22.00 WIB.
4. Pendaftaran online untuk peserta Paper Base Test (PBT) mulai 25 April 2016 pukul 08.00 WIB sampai dengan 20 Mei 2016 pukul 22.00 WIBM

Yang membedakan SBMPTN 2016 ini adanya CBT dan PBT, ada tiga materi di dalamnya yaitu Tes Kemampuan dan Potensi Akademik, Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek), dan Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum).

Untuk Ujian Keterampilan hanya diperuntukan bagi peminat program studi bidang ilmu Seni dan Keolahragaan. Ujian ketrampilan dapat dilakukan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terdekat yang memiliki program studi yang sesuai dengan Pilihan peserta.

Menurut Kepala Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes) Hendi Pratama, “dalam era digital saat ini untuk memperoleh informasi penerimaan mahasiswa baru di Unnes sangatlah mudah. Karena sudah tersedia versi Android tinggal mengunduh Unnes App di Play Store”.

“Untuk informasi selanjutnya akan kami upload di unnes.ac.id dan penerimaan.unnes.ac.id”, katanya


from Universitas Negeri Semarang

Pentas Sang Kusuma Meriahkan Pelantikan UKM Kesenian Jawa

Unit Kegiatan Mahasiswa Kesenian Jawa (UKM KJ) merupakan salah satu wadah untuk meningkatkan minat dan bakat yang berkaitan dengan kesenian jawa. Pada sabtu (23/04), lima kesenian jawa dan forum UKM KJ melaksanakan pelantikan pemimpin baru.

Kesenian jawa tersebut adalah, UKM Karawitan, Penumbro, Tari Klasik, Tari Kreasi, Kethoprak, dan Campursari. Di antaranya, Forum UKM yang sebelumnya diketuai oleh Reni Anggraini diganti oleh Nur Kholis, Tari Klasik Budiman digantikan oleh Ahmad Sugito, dan Didin Prasetyo menggantikan Yulia Paksi di UKM Campursari.

Pelantikan tersebut juga dimeriahkan dengan kolaborasi pentas dari UKM KJ dengan tema Sang Kusuma, sebuah pentas yang menceritakan tentang seorang anak muda bernama Sumantri yang menjadi utusan dari Prabu Arjuna dari Maespati sayembara untuk mendapatkan Dewi Citrowati.

Dalam perjalanan sayembara tersebut, Sumantri yang masih muda diragukan kemampuannya para raja yang lain yang mengikuti sayembara, namun pada akhirnya Sumantri lah yang memenangkan sayembara. Muhammad Sholekan


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 23 April 2016

FMIPA Selenggarakan Seminar Nasional IPA Guna Hadapi MEA

Jurusan IPA Terpadu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (Unnes) adakan seminar nasional IPA ke-7 “Pendidikan IPA Inovasi yang Berdaya Saing dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”, sabtu (23/4) di Hotel Grasia.

Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama Unnes Prof YL Sukestiarno yang didampingi oleh Dekan FMIPA, dalam sambutannya, “Seminar Nasional ini sangat mendukung profesionalisme pendidikan IPA dalam menghadap MEA. Unnes selalu memberikan inovasi untuk kemajuan pendidikan IPA di Indonesia”, katanya.

Pembicara dalam seminar ini antara lain Prof Dr Anna Permanasari MSi, Prof Cari MA, MSC dari, Prof Dr Badrun Kartowagiran MPd.

Prof Anna dalam paparanya menyatakan “profesionalise guru IPA diawali dari professionalise dosen IPA untuk dapat mempunyai daya saing dalam MEA”.

Dalam acara ini juga dilakukan penandatangan Nota kesepahaman antar pengelola jurna IPA dari 16 perguruan tinggi di Indonesia.

Menurut ketua panitia Parmin MPd, “Seminar Nasional IPA diselenggarakan sebagai rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-51 Unnes”. 

Jumlah Peserta yang hadir 312 terdiri dari 134 pemakalah dari 16 perguruan tinggi.


from Universitas Negeri Semarang

Pasar Branding Badranaya Meriahkan Word Dance 2016

Program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Jurusan Seni Rupa, Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan adakan pasar branding bertajuk “Badranaya”, pada Jumat (29/4) di Pusat Eduwisata Kampung budaya. 

Dalam rangka Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) semua industri harus mempunyai daya saing dan mempunyai daya tarik. “Produk apapun harus mempunyai kemasan yang unik dan menarik sebagai daya pikat pembeli atau konsumen”, kata Rahina Nugrahani SSn MDS ketua program studi DKV.

“Pameran ini menampilkan Self Branding Exhibition, Art Market, Film Screening, Live Music, dan World Dance Day Celebration”, imbuhnya.

Ketua Jurusan Seni Rupa Syakir MSn menyatakan,”saya bangga dengan acara ini, DKV merupakan Bagian dari rumpun seni rupa  yang perkembangannya lebih pada digital pada era sekarang, tetapi Nilai seni harus tetap di kedepankan. Terlebih digabungkan dengan seni digital akan memberikan warna lebih pada hasil karya yang dihasilkan”.

“Saya berharap acara sebagai agenda tahunan di jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS)” tandasnya.

Acara ini akan menarik dan bertambah meriah karena berbarengan dengan “Word Dance 2016” yang di selenggarakan di FBS.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 22 April 2016

Direktur Pembinaan Kelembagaan Dikti Dorong Unnes Masuk Universitas Terbaik Dunia

Direktur Pembinaan Kelembagaan Dikti Ditjen Kelembagaan IPTEK Dikti Kementerian Riset Teknologi dan Dikti RI Dr Totok Prasetyo BEng MT mendorong Universitas Negeri Semarang (Unnes) untuk menjadi salah satu dari 500 universitas terbaik dunia.

Salah satu indikatornya yakni harus meningkatkan akreditasi perguruan tinggi menjadi A, memperbanyak penelitian, jurnal ilmiah, dan prestasi mahasiswa.

Dr Totok Prasetyo BEng MT menyampaikan itu saat menjadi pemateri pada Diskusi Kelompok Terfokus Kebijakan dan Strategi Penguatan Kelembagaan Perguruan Tinggi Menuju Akreditasi Unggul, Jumat (22/4) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati. Kegiatan diikuti 150 pimpinan dan dosen di lingkungan Unnes.

Selain itu, kata Dr Totok tata kelola di Unnes harus terintegrasi dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

“Unnes sudah punya itu semua baik leadership, komitmen, dan sistem integrasi tinggal meningkatkan sedikit lagi saja,” tutur Dr Totok.

Sebelumnya, Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, di 2016 ini Unnes menduduki peringkat 4 nasional dan peringkat 66 dunia berdasarkan Green Metric UI. Unnes yang juga Universitas konservasi merupakan kampus terfavorit dibuktikan dengan jumlah pendaftar mencapai 52.121 pendaftar, 2014 Unnes juga dianugerahi Smart Campus Award oleh TeSCa.

Menurut Prof Fathur, capaian akademik Unnes mempunyai delapan jurnal terakreditasi, sedangkan jumlah program studi terakreditasi A 28,5%, akreditasi B 50%, akreditasi C 8,16 %, dan belum terakreditasi 13,27 %.


from Universitas Negeri Semarang

Hari Bumi Unnes Beri Penghargaan Kepada Petugas Kebersihan Terbaik

Di Hari Bumi, kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan terbebas dari asap kendaraan bermotor, Jumat (22/4).

Dalam apel Hari Bumi ini Kepala UPT Konservasi Dr Kusmuriyanto melaporkan,“kebijakan bebas kendaraan bermotor berlaku pada pukul 06.30 – 14.30 WIB sebagai salah satu ekspresi memperingati Hari Bumi”.

Dikemukakan pula akan dilakukan, pencabutan paku dipohon sepanjang Kretek Wesi sampai dengan Patemon, penanaman pohon disepanjang Banjir Kanal Barat di Kota Semarang juga dilakukan sebagai bentuk keperdulian Unnes dengan lingkungan” katanya.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokman dalam sambutannya,” konservasi di Unnes tidak terbatas pada konservasi lingkungan saja namun konservasi di Unnes merupakan kombinasi antara konservasi gedung dan lingkungan, konservasi seni dan budaya serta konservasi nilai dan karakter. Kombinasi dari ketiga hal tersebut memperkaya substansi dan cakupan konservasi di kampus Unnes”.

Dalam kesempatan ini Rektor Unnes memberikan penghargaan kepada petugas kebersihan Unnes. Mereka adalah Romanah tempat tugas Gedung Pusat Rektorat, Suryanto tempat tugas Fakultas Ilmu Pendidikan, Sudaryanto tempat tugas Fakultas Bahasa dan Seni, Sutrimo tempat tugas Fakultas Ilmu Sosial, Turyati tempat tugas FMIPA, Nasikin tempat tugas Fakultas Teknik, Soleh tempat tugas Fakultas Ilmu Keolahragaan, Solikhin tempat tugas Fakultas Ekonomi, Diana Sisworo tempat tugas Fakultas Hukum, dan Agus Riyadi tempat Pascasarjana Unnes.

Romanah sangat senang menerima penghargaan ini, “saya senang sekali menerima penghargaan ini dan kedepan saya akan lebih rajin lagi”.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 21 April 2016

Rektor UNNES Presentasi di Hadapan 76 Perwakilan Universitas Dunia

Berkat usaha UNNES yang konsisten dan berkesinambungan dalam bidang konservasi, Rektor UNNES berkesempatan menjadi pembicara pada forum “The 2nd International Workshop on UI Greenmetric 2016” hari ini (21/4) di Jakarta. Forum ini diadakan untuk mendapatkan masukan dari para pembicara dari berbagai negara untuk menyempurnakan UI Greenmetric yang sudah berjalan selama 6 tahun. Sejumlah 76 universitas dari beberapa negara menghadiri kegiatan ini.

Menurut Prof Dr Ir Riri Fitri Sari MM MSc selaku Chairperson UI Greenmetric menyampaikan bahwa selain mendapatkan masukan yang berharga dari para pembicara di bidang green campus, forum ini juga bertujuan untuk memberikan ruang bagi Universitas Indonesia untuk berbagi pengalaman mereka dalam meningkatkan kualitas lingkungan di kampus UI.

Mendapatkan kesempatan yang sangat membanggakan ini, Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman, MHum menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bukti bahwa pengelolaan konservasi di UNNES mendapatkan apresiasi dari para profesional dan akademisi dari berbagai negara. Menurut Rektor, konservasi di UNNES memiliki keunikan tersendiri apabila dibandingkan dengan universitas lain. Konservasi di UNNES tidak terbatas pada konservasi lingkungan saja namun konservasi di UNNES merupakan kombinasi antara (1) konservasi gedung dan lingkungan, (2) konservasi seni dan budaya serta (3) konservasi nilai dan karakter. Kombinasi dari ketiga hal tersebut memperkaya substansi dan cakupan konservasi di kampus UNNES. Jabaran dari ketiga aspek tersebut dirangkum Prof Fathur dalam presentasi berjudul “UNNES Strategy to Develop Conservation”.

Pembicara yang diundang dalam kesempatan ini adalah sebagai berikut: Prof Dr Fathur Rokhman Mhum, Prof. Dr. Ir Muhammad Anis MMet, Prof. Dr. Werry Darta Taifur, S.E, M.A, Dr. Khalil Jamshidi, Dr. Roseann Runte, CM, BA, MA, PhD, Dr. D. Jose Santiago Fernandes Vazques, Prof. Dr. Federico Fernandez Gonzales, Assoc. Prof. Boonchai Stitmannaithum, Ph.D, Mr. Mark Poland, Prof. Majed Abu Zraig, Dr. Jik Chang Leong, Prof Joni Hermana, Prof. Dr. Jesus Cano, Prof. Dato’ Seri Dr. Mohamed Mustafa, Mr. Dominik Schmitz, Prof. Komisarenko Nataliia/Sakovska, Luiz Roberto Guimaraes, Asst. Prof. Dr. Chanan Phonprapai dan Ms. Sakiko Okayama.


from Universitas Negeri Semarang

Berani Karakter Ideal Kartini Masa Kini

Banyak sistem nilai yang dikonstruksi untuk menyubrodinasi perempuan. Untuk keluar dan melawan sistem nilai itu perempuan masa kini harus memiliki keberanian bersuara. Keberanian bersuara juga diperlukan untuk mendobrak stereotip perempuan yang telanjur dikonstruksi kalem dan pendiam.

Demikian salah Satu gagasan profesor bidang sosiologi Unnes Prof Tri Marheeni MHum  dalam seminar memperingati hari kartini di Fakultas Teknik (FT), Kamis (21/4). Pengajar mata kuliah sosiologi gender itu mengajak peserta seminar yang mayoritas perempuan untuk lebih mencermati sistem nilai dalam masyarakat.

Ia menunjukkan bahwa sejumlah aturan dalam masyarakat memang diciptakan dengan semangat patriarkhi. Tentang pembagian tugas domestik dan publik, misalnya, merupakan konstruksi sosial yang patriarkhi.

Untuk mencermati berbagai konstruksi itu, ia sarankan adalah membedakan konsep gender dengan kodrat. “Gender adalah konstruksi sosial, sementara qodrat adalah sifat yang melekat karena anugerah dari Tuhan,” katanya.

 


from Universitas Negeri Semarang

Semangat Kartini di Kampus Konservasi

Hari ini tepat tanggal 21 April merupakan kelahiran Hari Kartini. Hari dimana bangsa Indonesia tak akan melupakan jerih payah sosok wanita yang gigih memperjuangkan hak kesetaraan kaum wanita.

Tampak hampir seluruh sekolah mulai dari tingkat TK sampai SLTA, perkantoran, dan perguruan tinggi memperingati hari Kartini, tak kecuali di Universitas Negeri Semarang (Unnes) kampus konservasi.

Annisa Widyawati mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Unnes menyampaikan, Hari Kartini tidak hanya merupakan selebrasi kebebasan bagi wanita. Namun juga merupakan hari kebangkitan atas hak-hak wanita untuk meraih pendidikan serta kehidupan yang lebih baik,

Hal yang sama juga disampaikan, Rina Sari Madyaningtyas SPd mahasiswa Pascasarjana Unnes, Kartini mungkin sudah tiada, Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan Indonesia yang saat itu masih berada di bawah penjajahan kolonial Belanda. Namun semangat juangnya tidak boleh padam begitu saja. Maju terus para Kartini muda.

Ketegaran dan kemandirian Kartini merupakan suluh semangat yang bisa kita ambil hikmahnya, demikian ujar Ratih Widyastuti, kasubbag Humas.

Selamat hari Kartini untuk seluruh perempuan di Indonesia. Jadilah lampu yang tak pernah padam, selalu bersinar memancarkan cahaya untuk menerangi kegelapan.


from Universitas Negeri Semarang

Pendidikan Semakin Baik Akses Perempuan Semakin Luas

Peningkatan akses pendidikan berkorelasi positif dengan peningkatan akses perempuan Indonesia ke  berbagai bidang kehidupan. Dengan pendidikan yang baik, perempuan Indonesia dapat  berkiprah di berbagai bidang, termasuk bidang-bidang yang dianggap maskulin.

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman MHum menyatakan itu dalam refleksi peringatan Hari Kartini, Kamis (21/4).

Ia menunjukkan bahwa ada prospek cerah yang menunjukkan berkuranganya ketimpangan gender berkat akses pendidikan yang baik. Semakin tinggi tingkat pendidikan di sebuah komunitas semakin tinggi pula tingkat kesetaraan.

“Korelasi ini merupakan kabar yang menggembirakan. Cita-cita keseteraan yang pernah digelorakan Kartini semakin dekat terpenuhi,” katanya.

Di Unnes sendiri kecenderungan baik itu terbukti dengan tampilnya perempuan sebagai pimpinan. Prof Dr Tandiyo Rahayu terpilih menjadi dekan perempuan pertama sepanjang sejarah Unnes,. Tidak berselang lama, Dr Rondiyah terpilih menjadi Dekan Fakultas Hukum.

Secara statistik, peningkatan peran perempuan juga dapat dibaca. Di Unnes, jumlah mahasiswi jauh lebih banyak yaitu 20.760 dibandingkan jumlah mahasiswa yitu 14.753. Mahasiswi tersebut  kelak menjadi sarjana yang berkiprah di berbagai bidang pekerjaan.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 20 April 2016

Kekerasan Perempuan dan Anak di Jateng Tinggi

Jumlah kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak di Provinsi Jawa Tengah masih tinggi. Masih tingginya kekerasan itu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya rendahnya penegakan hukum terhadap pelaku, faktor kemiskinan, internet, hingga penggunaan media sosial yang tidak bijak.

Kepala Pusat Studi Gender dan Anak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (Unnes) Evi Widowati SKM MKes menyampaikan itu saat menjadi nara sumber pada Pertemuan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Jajaran POLDA Jawa Tengah, baru-baru ini di Hotel Semesta.

Untuk itu, mari saling bergandeng tangan antara Polri, masyarakat, dan perguruan tinggi ikut berperan aktif dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak dengan membangun pemahaman dan kepedulian tentang perlindungan anak dan pencegahan kekerasan terhadap anak, ajak Evi Widowati.


from Universitas Negeri Semarang

Fakultas Hukum Unnes Selenggarakan Debat Mahasiswa Tingkat Nasional

Dalam rangka Dies Natalis ke-51 Universitas Negeri Semarang (Unnes), Fakultas Hukum akanmenyelenggarakan Kompetisi Debat Mahasiswa HukumTingkat Nasional.

Kompetisi berlangsung selama tiga hari, Jumat sampai Minggu (22-24 April 2016) di Hotel dan Training Center Unnes (kampus Kelud), dan di Fakultas Hukum Unnes kampus Sekaran Gunungpati.

Ketua panitia Dr Ali Masyhar SH MH menyampaikan, kompetisi ini diikuti antara lain dari Universitas Muhammadiyah (Malang),Universitas Hasanuddin (Makasar), Universitas Sunan kalijaga (Yogyakarta), Universitas Islam Indonesia (Yogyakarta), Universitas Sebelas Maret (Surakarta), Universitas Muria Kudus, dan Unnes.

Menurut Dr Ali Masyhar, kompetisi ini melalui tiga babak yakni babak penyisihan, babak semi final, dan babak final.

Dr Ali Masyhar menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan mahasiswa hukum yang terlatih dalam menyampaikan pandangan dan fikirannya diforum debat, mendapatkan masukan-masukan alternative dalam menghadapi MEA utamanya dari sisi keberlakuan hukum, dan menumbuhkan jiwa kritis serta kreatif dalam mempertahankan jati diri hukum nasional dalam pusaran MEA.


from Universitas Negeri Semarang

Ganjar: Aja Mung Nyalahke Basa Jawa Bisa Lestari

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menguliahi 300-an mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes). Acara bertajuk Mas Ganjar Mulang Basa Jawa itu berlangsung di ruang bundar Dekanat FBS kampus Sekaran, Rabu (20/4).

Selain mulang, Ganjar juga meluncurkan Kamus Jawa-Indonesia Indonesia-Jawa Berbasis Android yang merupakan hasil pengembangan Nuring Dyah Rahmadani, mahasiswa Pendidikan Bahasa Jawa FBS Unnes ketika menyususn skripsi beberapa waktu lalu, “Ini inovasi yang menantang zaman. Saya dukung sepenuhnya untuk pengembangan bahasa Jawa,” kata Ganjar.

inovasi tersebut, menurut Ganjar patut dilanjutkan dan diikuti oleh segenap pihak yang peduli terhadap keberlangsungan bahasa Jawa. “Aja mung nyalahke, nanging kudu melu urun supaya basa Jawa bisa lestari,” katanya.

Menurut Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman, Unnes terus berkomitmen dan konsisten menjadi Universitas Konservasi. “Selain konservasi lingkungan Unnes juga melakukan konservasi Hebat yaitu, Hijau, Bersih dan Sehat. Konservasi budaya juga tetap terjaga, “ katanya


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 19 April 2016

46 Dosen dan Karyawan Unnes Terima SK

Sebanyak 46 orang tenaga pendidik (dosen) dan tenaga kependidikan (karyawan) Universitas Negeri Semarang menerima surat keputusan (SK) Kenaikan Pangkat, Jabatan, dan Penetapan Angka Kredit (PAK).

Penyerahan SK oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono MSi, Selasa (19/4) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Kepala Bagian Kepegawaian Dra Soelami melaporkan, ada 8 dosen naik jabatan menjadi Kektor Kepala, 13 orang menjadi Lektor, kenaikan pangkat reguler (9 orang), penyesuaian ijazah S1 (1 orang), menduduki jabatan fungsional tertentu (10 orang), penetapan angka kredit (1 orang), penerima SK PNS (3 orang), dan 2 orang yang tidak hadir saat penyerahan SK beberapa bulan yang lalu.

Dr Martono menyampaikan, pimpinan Unnes wajib menyerahkan SK ini kepada yang bersangkutan, sebab ada tanggung jawab dan konskuensi.

“Penyerahan SK seperti ini harus yang bersangkutan yang menerima langsung supaya dikemudian hari tidak ada alasan belum menerima SK,” tegas Dr Martono.

Menurut Dr Martono, penyerahan secara langsung kepada yang bersangkutan ini merupakan pembenahan tahap demi tahap universitas untuk menuju tertib administrasi.

Selain itu, kata Dr Martono pihak universitas juga mengusulkan kepada pimpinan fakultas untuk pemetaan dosen, ada berapa dosen yang tidak studi dan berapa yang sedang studi lanjut. Sehingga sumber daya manusia di Unnes benar-benar terukur, dan bisa diprediksi empat tahun ke depan mempunyai sekian Doktor, imbuhnya.


from Universitas Negeri Semarang

Mahapala Unnes Adakan Pelatihan Managemen Organisasi

Selama dua hari Sabtu dan Minggu (16-17/4) mahasiswa pencinta alam Universitas Negeri Semarang (Mahapala Unnes) menyelenggarakan Pelatihan Managemen Organisasi (PMO) untuk anggota mahapala angkatan 36.

Ketua Mahapala Unnes Tsani Muflih Hidayati menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk melatih kecakapan dalam berorganisasi, meningkatkan relasi baik dari intern maupun ekstern Unnes, dan mengenal lebih dalam tentang Mahapala Unnes.

Tsani (panggilan akrapnya) menuturkan, serangkaian kegiatan itu diantaranya AD/ART, Sejarah Mahapala, Leadership, Lobbying, Negosiasi, Administrasi persuratan dan proposal, serta MBTI untuk mengetahui karakter dari anggota Mahapala Unnes dan dilanjutkan dengan outbond.

“Selain kegiatan berpetualang, Mahapala Unnes juga perlu meningkatkan skill berorganisasi, agar kedepan harapannya organisasi ini semakin berkualitas dan banyak memberikan kontribusi kepada lingkungan sekitar, ” kata Tsani.

Tsani menambahkan, selama dua hari kegiatan ini menggunakan tempat di ruang rapat besar (RRB) lantai 1 gedung Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unnes, Meeting Room, dan Venue Wall Climbing.


from Universitas Negeri Semarang

83 Dosen Unnes Terima Sertifikasi

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan sertifikasi pendidik untuk dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Gedung H, ruang 404 kampus Sekaran, selasa (19/4).

Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Dr Abdurrahman MPd, pada 2015 Unnes mendapat alokasi sertifikasi dosen sebanyak 91dari Dirjen Pendidikan Tinggi.

Dalam sambutannya Ketua LP3 Unnes menyatakan,sebanyak 83 dosen yang terdiri dari FIP 9, FBS 16, FIS 7, FMIPA 24, FT 16, FIK 9, FE 7, dan FH 3 dinyatakan lulus ujian sertifikasi tahun 2015 oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi. Komponen kelulusan yang paling mendukung adalah diskripsi diri, konsistensi dan nilai gabungan”, katanya.

Rektor dalam arahannya, “Dosen yang tersertifikasi merupakan dosen profesional bermartabat yang memberikan teladan dengan kualitas sumber daya manusia yang kuat”.

“Sertifikasi adalah amanah etimologis secara jujur dan dapat dipercaya yang harus dilaksanakan penuh tanggungjawab memberikan pelayanan sebaik mungkin”, imbuhnya.


from Universitas Negeri Semarang

Besok Ganjar Pronowo Mulang Basa Jawa di Unnes

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bakal memberi kuliah umum di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (Unnes), kampus Sekaran, Gunungpati, Rabu (20/4), mulai pukul 07.00. Di hadapan 300-an mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, politisi PDI Perjuangan itu akan memberi kuliah dengan tema “Gayeng Mulang Basa Jawa”.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Widodo, menyatakan selain kuliah umum, dalam kegiatan hasil kerja sama Unnes dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah itu juga bakal diluncurkan kamus bahasa Jawa-Indonesia bahasa Indonesia-Jawa berbasis sistem aplikasi Android.

Kamus tersebut merupakan karya mahasiswa Nuring Dyah Rahmadani yang dibuat untuk menyelesaikan studinya. Dalam proses pengerjaan, ia dibimbing dosen di jurusan yang sama, Sucipto Hadi Purnomo dan Joko Sukoyo.

Widodo berharap melalui kuliah umum ini Ganjar turut menjadi pemicu untuk menggayengkan pembelajaran bahasa Jawa di sekolah. Di hadapan mahasiswa yang sebagian merupakan calon guru Bahasa Jawa, Ganjar memberikan perspektif pembelajaran yang menarik, komunikatif, dan inovatif. Ia juga bakal bercerita mengenai pengalamannya mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Jawa Tengah, tak terkecuali perihal pendidikan dan kebudayaan di provinsi ini, yang juga merupakan bidang kajian para mahasiswa itu.

Dalam kegiatan yang sama, juga bakal diteken nota perjanjian antara Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa dengan Balai Bahasa terkait peningkatan kerja sama pengembangan bahasa dan sastra Jawa.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 18 April 2016

Kunjungi Unnes, Kapolsek Gunungpati Perkuat Kerjasama

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gunungpati berkunjung ke Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Senin (18/4) di rektorat kampus Unnes Sekaran. Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi Kapolsek Kompol Bagiyo Prayi yang baru saja dilantik Senin minggu lalu, menggantikan Kompol Ahmadi.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Kanit Reskrim, Kanit Lantas, Wakapolsek Gunungpati beserta jajarannya. Selain memperkenalkan diri, Kompol Bagiyo Prayi juga membahas mengenai kerjasama antar kedua belah pihak.

“Dengan tugas baru di wilayah Gunungpati, saya harap dapat meningkatkan kerjasama dengan Unnes dalam berbagai bidang. Selain itu, silaturahmi antar Unnes dan Polsek Gunungpati agar dapat selalu terjalin,” ujar Kompol Bagiyo Prayi.

Menanggapi hal ini, Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya mengatakan, “Unnes memiliki banyak agenda tahunan yang dilaksanakan di kampus Unnes Gunungpati, sehingga membutuhkan bantuan pengamanan dari pihak kepolisian. Oleh karena itu, dimohon adanya kerjasama Unnes dan Polsek Gunungpati.” (Annisa W)


from Universitas Negeri Semarang

Seminar Antarbangsa

Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyelenggarakan Seminar Antarbangsa pada tangg 11 Mei 2016. Keterangan lebih lanjut silahkan klik poster disini.


from Universitas Negeri Semarang

Peringati Hari Tari Sedunia, Unnes Selenggarakan 24 Jam Menari

Guna memperingati Hari Tari Sedunia 2016, Universitas Negeri Semarang (Unnes) bakal menyelenggarakan kegiatan menari selama 24 jam nonsetop.

Kegiatan yang berlangsung mulai 29 April pukul 09.00 dan berakhir pada 30 April pukul 09.00 itu melibatkan sedikitnya 1.500 penari.

Ketua panitia yang juga dosen Seni Tari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes, Usrek Tani Utina dalam keterangan persnya, Senin (18/4), mengatakan, peringatan Hari Tari Sedunia di Unnes tahun ini mengambil tema “Meneguhkan Tari sebagai Media Edukasi dan Konservasi”. Rangkaian kegiatan bakal diawali dengan pelatihan tari gaya Surakarta pada 26 April dan bedah buku Manajemen Seni Pertunjukan karya dosen Seni Musik Unnes, Prof Jazuli, pada 27 April. Buku tersebut bakal dibedah oleh seniman tari Kota Semarang, Yoyok Priambodo.

Menurut Usrek, konsep kegiatan tahun ini sedikit berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyatakan peringatan Hari Tari Sedunia di Unnes tahun ini merupakan perayaan ketiga.

“Untuk tahun ini, tidak akan ada penari yang menari selama 24 jam nonsetop seperti tahun-tahun sebelumnya. Nmun peringatan tahun ini diisi sajian-sajian secara bergantian dari berbagai sanggar tari, sekolah, maupun perguruan tinggi,” kata dia.

Penari bakal unjuk kebolehan di kampus Sekaran, Gunungpati, pada tiga tempat berbeda. Tempat itu adalah Gedung B6 dan panggung terbuka yang ada di kompleks FBS Unnes, juga Laboratorium Budaya dan Pusat Eduwisata yang baru saja diresmikan oleh Menristek Dikti beberapa waktu lalu.

“Peringatan Hari Tari Sedunia pada 2014 lalu diperingati selama 12 jam, tahun kedua selama 18 jam,” katanya.

Usrek mengatakan pendaftaran pengisi acara Hari Tari Sedunia 2016 di Unnes masih dibuka hingga 26 April melalui Saguh (085640816087).


from Universitas Negeri Semarang

Raisa Hipnotis Penggemarnya

Penyanyi cantik kelahiran Jakarta, 6 Juni 1990 Raisa Andriana berhasil membuat penggemarnya terpukau dalam acara Unnes Nigh Festival (Unfest) Integrated Expo Music Consert Art and Culture (17/4) yang di gelar di Lapangan Prof Dumadi FIK Unnes.

Raisa menampilkan 11 lagu andalannya, diawali dengan lagu Tak Ingin dilanjutkan dengan lagu Bersinar, Terjebak Nostalgia, Girl, Apalah Arti Menunggu, Kali Kedua, LDR, Teka-teki, Jatuh Hati, Pemeran Utama dan diakhiri dengan lagu Could it be Love.

“Jatuh hati dengan jatuh cinta itu berbeda. Jika jatuh cinta hanya hanya hasrat yang ingin disampaikan, tapi jika jatuh hati perasaan untuk memiliki itu ada.” Ungkapnya dalam Integrated Expo Music Consert Art and Culture ketika hendak menyanyikan lagu Jatuh Cinta, sontak para penonton bertepuk tangan meriah.

Semua penonton sangat antusias dalam acara Unfest ini “Raisa cantik sekali, suaranya merdu. Saya sangat mengagumi Raisa karena dia penyanyi yang sangat bertalenta. Semoga Raisa bisa go international seperti penyanyi-penyanyi senior lainnya yang sudah go international.” Ujar Wening Suryandari.
(Andri Saeful Adnan)


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 17 April 2016

Ribuan Orang Hadiri Unnes Bersalawat 2016


Ribuan orang yang terdiri atas mahasiswa, dosen, pegawai dan warga sekitar kampus Unnes memenuhi Gedung Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes) untuk mengikuti kegiatan Unnes Bersalawat 2016 dengan tema “Refleksi Sejarah Bangsa, Perkuat Semangat Bela Negara di Kampus Konservasi”, Sabtu, 16/4.

Kegiatan Unnes Bersalawat 2016 dalam rangkaian Dies Natalis Unnes ke-51 menghadirkan Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Habib Umar bin Ahmad Al Muthohar, Habib Ali Zainal Abidin As Segaf dan berbagai tamu undangan lainnya. Kumandang salawat Maulid Simtudduror dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin As Segaf dan diikuti semua jamaah yang hadir.
Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman MHum mengajak semua civitas akademika untuk membudayakan bersalawat. Rektor juga berharap Unnes menjadi rumah ilmu yang rahmatanlil ‘alamin.

“Sebagai umat Nabi Muhammad, selayaknya kita senantiasa bersalawat kepada Nabi Muhammad Shallalahu ‘alahi wassalam sehingga Allah Subhanallahu wa Ta’ala berkenan melimpahkan rahmat-Nya, menghapuskan segala kesalahan, meninggikan derajat kita dan Unnes makin maju sejajar dengan universitas hebat di dunia. Semua yang datang dalam acara ini semoga diberikan keteduhan hati dan dimudahkan dalam segala urusannya” tutur Prof Fathur.

Habib Umar bin Ahmad Al Muthohar dalam ceramahnya menyampaikan kebanggaan terhadap Unnes yang mempunyai kepedulian mengenalkan Nabi Muhammad, mengajak bersalawat, dan menanamkan zikir kepada mahasiswanya. Penceramah kedua, Habib Muhammad Lutfi menyampaikan arti penting salawat. Salawat bisa mengingatkan kita kepada Allah Swt, salawat mengingatkan kita kepada Baginda Nabi, salawat bisa mengingatkan kita kepada keluarga Nabi, salawat bisa mengingatkan kita kepada para aulia dan para ulama. Salawat dapat membuka pintu hati dan akal sehingga melancarkan proses belajar.

from Universitas Negeri Semarang

Unnes Bersholawat bersama Habib Muhammad Lutfi

Gemuruh salawat Nabi berkumandang menggema di Gedung Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes) dalam acara Unnes Bersholawat 2016 bersama Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Habib Umar bin Ahmad Al Muthohar, dan Habib Ali Zainal Abidin As Segaf (16/4) dengan tema “Refleksi Sejarah Bangsa, Perkuat Semangat Bela Negara di Kampus Konservasi”.
Unnes Bersholawat merupakan serangkaian acara Dies Natalis Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang ke-51. Dalam acara ini dibacakan kitab Maulid Simtudduror yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin As Segaf dan diikuti semua jamaah yang hadir. Memuji dan bersalawat kepada Manusia terkasih, manusia termulia, Nabi Muhammad Saw.

Hadir dalam acara ini para pimpinan, dosen, mahasiswa, dan masyarakat lingkar kampus. Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman Mhum berharap semoga Unnes menjadi rumah ilmu yang rahmatanlil ‘alamin sebagai semangat konservasi dan yang semua datang dalam acara ini dengan keteduhan hati. Semua yang datang dalam acara ini semoga diridai oleh Allah Swt dan dimudahkan dalam segala urusannya.
“Kemudian Unnes juga bisa mendapatkan berkah dari Allah Swt untuk mencapai cita-cita Unnes sebagai universitas konservasi yang bereputasi Internasional.” Lanjut Prof Fathur Rokhman seraya mengucapkan selamat datang kepada Habib Ali Zainal Abidin As Segaf dalam sambutannya.
Habib Umar bin Ahmad Al Muthohar dalam ceramahnya menyampaikan “dalam kaitannya dengan agama disadari maupun tanpa disadari, bahwa kita terbelah menjadi dua golongan, yaitu golongan yang salah paham terhadap islam dan golongan yang pemahamannya salah. Jika kampus yang tidak mengenalkan Nabi Muhammad, tidak mengenalkan salawat, dan tidak mengenalkan zikir inilah yang pemahamannya salah. Karena tidak mengenalkan hal-hal tersebut menyebabkan salah paham terhadap ajaran-ajaran yang disampaikan oleh Rasulullah.
Kemudian penceramah kedua, Habib Muhammad Lutfi menyampaikan arti penting salawat. Bahwa salawat bisa mengingatkan kita kepada Allah Swt, salawat mengingatkan kita kepada Baginda Nabi, salawat bisa mengingatkan kita kepada keluarga Nabi, salawat bisa mengingatkan kita kepada para aulia dan para ulama.

“Bahkan Imam Syafii sampai maknai ali dalam allahumma sholli ‘ala muhammad wa ‘ala ali muhammad dengan semua umat Sayidina Muhammad Saw, yaitu silaturrahmi antar sesama manusia. Jika salawat dalam Tahiyat menjunjukan bahwa seolah-olah kita sedang berhadapan dengan Rasul. Tutur Habib Muhammad Lutfi.

Habib Muhammad Lutfi dalam doanya “Ya Allah bukakanlah pintu futuh untuk saudara-saudaraku dalam menempuh pelajaran, dalam menempuh pendidikan sehingga mendapatkan ilmu yang bermanfaat bisa menjadi berkah dalam mencapai tujuan yang sejati yang akan disongsong di masa depan”
(Andri Saeful Adnan)


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 16 April 2016

Unfest Adakan Pameran Alutsista

Unnes Nigh Festival (Unfest) mempersembahkan Integrated Expo Music Consert Art and Culture yang bekerjasama dengan Kodam IV Diponegoro Jawa Tengah di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (Unnes), (16-17/4).

Kodam IV Diponegoro memamerkan persenjataan TNI yang merupakan persenjataan jenis Infanteri, Arteleri dan Kavaleri. Persenjataan Infanteri diantaranya, Pistol FN 46 (9 mm), Senjata Laras Panjang SS1 (5,56 mm), Senjata Otomatis Minimitraliyur (SO Minimi 5,56 mm), Senjata Mesin Ringan (SMR 7,2 mm), Penembak Runduk (Sniper 7,2 mm), granat, ranjau dan alat pengindraan seperti Teropong, Global Position System (GPS) dan Kompas.

Selain itu ada juga Meriam Howitzer 105 mm Arhanud dan Meriam 57 mm Armed mewakili persenjataan Arteleri. Sedangkan Tank Leopard, Tank AMX, Tank APC, Panser Anoa, Panser Panhard hadir untuk mewakili persenjataan Kavaleri di Unfest kali ini.

Yang tidak kalah menarik adalah pameran karya mahasiswa Unnes seperti mobil listrik, karya ilmiah mahasiswa, dan karya unggulan fakultas yang ada di Unnes.

Rektor Unnes, Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, melalui pameran produk unggulan ini, diharapkan masyarakat akan semakin mengenal karya-karya yang terlahir dari civitas akademika Unnes.

“Ini merupakan pameran yang luar biasa, dan menjadi kegiatan yang istimewa di serangkaian kegiatan Dies Natalis Unnes ke-51 ini,” katanya.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk umum dan pada puncak acara (17/4) pukul 16.00 wib akan menampilkan konser musik Raisa di Lapangan Prof Dumadi FIK Unnes.


from Universitas Negeri Semarang

Unnes Gelar Kuliah Umum Bersama KH Said Aqil Siroj dan Imam Nahrawi

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA dan Menteri Pemuda dan Olahraga H Imam Nahrawi Sag memberi kuliah umum di Gedung Auditorium Universitas Negeri Semarang, Sabtu (16/4) dengan tema Pengembangan Karakter Bela Negara Pemuda Calon Pemimpin Bangsa.

Said Aqil Siroj menerangkan bahwa ulama-ulama Nusantara juga berpengaruh dalam perkembangan peradaban Islam dunia. “Salah satu ulama yang memberikan kontribusi besar dalam peradaban Islam adalah Syaikh Achmad Khotib Al-Syambasi dari Kalimantan Barat berhasil menyatukan dua tarekat yaitu tarekat qodiriyah dari Abdul Qadir al-Jailani yang berzikir dengan suara keras dengan tarekat tarekat naqsabandiyah ketika berzikir dengan lirih, yang dikenal dengan tarekat Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah yang pengikutnya seluruh dunia”.

Syeikh Ahmad Khatib Sambas dikenal dengan karyanya Fathul Arifin. Kitab yang ditulis di Makkah pada tahun 1295 H menjelaskan tentang tata cara, baiat, talqin, dzikir, muqarobah dan silsilah Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah.
Said Aqil Siroj menyampaikan Islam Nusantara adalah Islam Islam yang menyatu dengan budaya dan islam yang menyatu dengan nasionalisme, semoga mahasiswa Unnes menjadi kembanggaan kita semua, Unnes bisa mencetak generasi yang berakidah.

Sementara itu, menpora H Imam Nahrawi Sag memberikan motivasi kepada mahasiswa Unnes untuk terus mencari ilmu sampai kapanpun. “Secara pribadi selain saya menjabat jadi mentri, saya masih ingin terus mencari ilmu kepada guru besar, kepada para ulama, dan para kyai. Walaupun saya sudah menjadi menteri rasanya masih kurang. Kurang bukan dalam jabartan, tapi kurang dari sisi pengetahuan”.

Menpora juga mengajak semua seluruh mahasiswa Unnes untuk optimis pada masa depan, kita harus yakin dan sadar bahwa kita punya potensi besar. Tidak boleh sedikitpun kita berkecil hati. Saya yakin mahasiswa Unnes bisa menjadi khoirunnas. Bisa memberikan manfaat bagi sekelilingnya.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA dapat dapat hadir di Unnes dengan berbagai kesibukannya. “Matur Nuwun Pak Kyai, atas kesempatan berkenan hadir di Unnes, walau beliau nanti malam terbang ke China”.

Rektor menyampaikan acara ini sebagai upaya Unnes untuk menjadikan seluruh mahasiswa Unnes berprestasi, baik prestasi akademik maupun nonakademik dan berkarakter. Karena masiswa adalah pilar utama dalam perguruan tinggi. Mahasiswa adalah masa depan bangsa dan calan pemimpin bangsa.
(Andri Saeful Adnan)


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 15 April 2016

Perwakilan IDB Tinjau Berbagai Bangunan di Unnes

Perwakilan dari Islamic Development Bank (IDB) terdiri atas Brather Abdi Abdullahi, Brather Abdulrrahman Abuusaaba, dan Brather Fauzi Beni mengunjungi sejumlah bangunan di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Rombongan disambut oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan sejumlah pejabat di lingkungan Unnes. Saat tiba di gedung Kampus Budaya Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) mereka disambut dengan pengalungan bunga oleh mahasiswa Darmasiswa, Jumat (15/4).

Selesai pengalungan bungan, rombongan diajak melihat-lihat cara membatik yang dilakukan oleh mahasiswa Darma siswa. Kemudian, rombongan diajak masuk ke ruang pendopo disambut dengan tarian kreasi yang dibawakan oleh mahasiswa FBS. Masih di lokasi Kampung Budaya rombongan diajak melihat lihat ruang pamer, di ruang itu puluhan mahasiswa sedang menunjukkan kebolehannya yakni melukis untuk tugas akhir.

Setelah puas melihat-lihat kegiatan di Kampung Budaya, rombongan terus menjutkan agenda selanjutnya menuju ruang Senat Universitas di rektorat yakni “IDB Supervision Mission for The Development and Quality Improvement of the Semarang State University Project”.


from Universitas Negeri Semarang

Perwakilan IDB Tinjau Pembangunan di Unnes

Supervision Mission IDB (Islamic Development Bank) meninjau pembangunan gedung-gedung di Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang dibiayai oleh IDB. Kunjungan yang diwakili oleh Brather Abdi Abdullahi, Brather Abdulrrahman Abuusaaba, dan Brather Fauzi Beni, Jumat (15/4) di kampus Sekaran Gunungpati.

Rombongan disambut langsung oleh Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum, Wakil Rektor Bidang Umum Dr Martono, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, dan Dekan, Ketua Lembaga, dan pimpinan di lingkungan Unnes.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang dilakukan bersama IDB selama ini, sekarang giliran rekan-rekan mahasiswa untuk melanjutkan pembangunan yang sudah selesai dilakukan dengan cara menggunakan fasilitas yang ada untuk kepentingan belajar dan pengembangan diri ke arah yang lebih baik,” Ujar prof Fathur.

Prof Fahur menyampaikan, peninjauan gedung yang dibiayai oleh IDB ini diantaranya gedung Laboratorium Terpadu LPTK, gedung Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, gedung Laboratorium Budaya dan Pusat Eduwisata, Dekanat Fakultas Ilmu Keolahragaan, gedung perkuliahan Fakultas Ekonomi, dan Training Center di Unnes Kelud.

“Tujuan kami memberikan bantuan pembangunan kepada Unnes merupakan suatu usaha untuk memajukan generasi muda Indonesia yang berkesempatan belajar di Unnes. Semoga fasilitas yang sudah diberikan dapat memberi manfaat dan menunjang proses belajar di Unnes,” Ujar oleh Brather Abdi Abdullahi yang berkesempatan memberikan kuliah umum setelah sholat jumat di Masjid Ulul Albab Unnes.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 14 April 2016

Rektor Unnes Tinjau Sejumlah Bangunan Baru

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor, Dekan, dan pimpinan pelaksana proyek meninjau sejumlah gedung untuk perkuliahan di lingkungan Unnes, Kamis (14/4).

Sejumlah gedung itu diantaranya, gedung Laboratorium Terpadu LPTK, gedung Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, gedung Laboratorium Budaya dan Pusat Eduwisata, Dekanat Fakultas Ilmu Keolahragaan, dan gedung perkuliahan Fakultas Ekonomi.

Prof Fathur menyampaikan, sejumlah gedung ini sudah sampai batas akhir kontrak pembuatannya, dari pihak Unnes melihat langsung dari gedung satu ke gedung lain, dan melihat dari ruang ke ruang.

“Gedung ini dibangun dengan dana Islamic Development Bank (IDB) untuk kebutuhan mahasiswa dan masyarakat luas, kata Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Hadirilah Unnes Bersholawat 2016

Unnes Bersholawat 2016 dengan tema “Refleksi Sejarah Bangsa, Perkuat Semangat Bela Negara di Kampus Konservasi” dalam rangkaian Dies Natalis Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang ke-51, akan diselenggarakan di auditorium, Sabtu (16/4).

Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman Mhum mengajak semua civitas akademika untuk membudayakan bersholawat. “ sebagai mahasiswa dan warga Unnes selayaknya kita senantoiasa bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW sehingga Allah SWT berkenan melimpahkan rahmat-Nya, menghapuskan segala kesalahan, meninggikan derajat kita dan Unnes makin maju sejajar dengan universitas hebat di dunia,” ajak Rektor.

Hadir dalam kegitatan tersebut Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Habib Umar bin Ahmad Al Muthohar, Habib Ali Zainal Abidin As Segaf.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 13 April 2016

Umrah Tanjungpinang Kunjungi Unnes Lagi

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau kembali mengunjungi Universitas Negeri Semarang (Unnes) untuk berkomitmen mengembangkan kampus.

Rombongan berjumlah 17 orang dipimpin Kepala Biro Umum Perencanaan dan Keuangan Drs Edison MBA, diterima oleh Kepala Biro Umum Hukum dan Kepegawaian Drs Sutikno MSi didamingi Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Drs Heri Kismaryono MM, dan beberapa pejabat keuangan, serta tim dari Teknologi Informasi dan Komunikasi, Rabu (13/4) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Drs Sutikno MSi mengucapkan selamat datang di kampus Unnes, universitas konservasi dengan visi universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional.

“Silakan apa yang diinginkan oleh UMRAH, Unnes akan bantu semaksimal mungkin. Sebab dengan berbagi ilmu saling sharing keunggulan dan saling belajar itu tidak akan habis malah bertambah,” kata Sutikno MSi.

Drs Edison MBA menyampaikan, kunjungan ke Unnes ini yang kedua kalinya, mohon UMRAH perguruan tinggi yang baru lahir ini ingin menimba ilmu dari Unnes. UMRAH mempunyai lima fakultas dan 17 program studi.

Unnes merupakan universitas besar dan sudah berpengalaman dalam mengelolaan diantaranya sistem akademik, keuangan, dan administrasi terintegrasi. Untuk itu, sekali lagi kami serombongan ingin belajar banyak dari Unnes untuk dikembangkan di UMRAH, tutur Edison MBA.

Setelah penerimaan, kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Biro Perencanaan dan Keuangan yang dipandu oleh Drs Heri Kismaryono MM, dan dari tim TIK.


from Universitas Negeri Semarang

Sparkling Arts and Culture Unfest 2016

Memasuki H-3 acara Unnes Night Festival 2016 yang akan diselenggarakan di kampus konservasi Universitas Negeri Semarang (Unnes) dalam rangka Dies Natalis ke 51 Unnes , komunitas Unfest Unnes mengemas acara tersebut dalam tema “Sparkling Arts and Culture” atau “Gemerlap Seni dan Budaya”.

Acara musik terbesar pertama kali yang diselenggarakan oleh komunitas Unfest Universitas Negeri Semarang ini akan menyuguhkan perpaduan Seni dan Budaya yang dikemas dalam bentuk “Music Concert”.

Dalam acara yang akan diselenggarakan Minggu (17/4) ini akan menampilkan beberapa artis ibukota seperti Raisa, DJ Bernad, Be Seven Steady, NFNW, dan lainnya di Lapangan Prof. Dumadi Fakulas Ilmu Keolahragaan Unnes. Selain itu akan ada kolaborasi tari kreasi tradisional mahasiswa Unnes yang akan berkolaborasi dengan musik modern yang akan menambah nilai seni dan budaya pada acara tersebut.

Selain acara “Music Concert” tersebut, Sabtu (16/4) akan diselenggarakan “Integrated Expo” yang dikemas dalam sebuah pameran. Pameran antimainstream ini akan menyuguhkan pameran Alutsista dari Pandam IV Diponegoro, pameran produk unggulan dari bidang seni, budaya, sains, keilmuan, dan teknologi, serta bazar, food corner, dan penampilan- penampilan yang turut serta memeriahkan “Integrated Expo” tersebut.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan kedua acara spektakuler tersebut bisa mendapatkan tiketnya dengan datang langsung ke tempat-tempat penjualan tiket Unfest 2016 atau menghubungi (+6285-740-624-272/Fahmi/available WhatsApp). Untuk info lebih lanjut bisa buka laman Unfest 2016 di unfest.unnes.ac.id atau instagram (unnesnightfestival).


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 12 April 2016

Selain Mencerdaskan, Guru Harus Mendidik Moral dan Karakter Siswa

Senin (11/4) Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Universitas Negeri Semarang (LP3 Unnes) menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan dengan tema Membangun Kompetensi Guru melalui Sertifikasi dan PKB dalam Pembelajaran Abad 21 Guna Menghadapi MEA. Seminar tersebut dilaksanakan dalam rangka final lomba guru unggul inovatif.

Dalam seminar tersebut hadir sebagai pembicara yakni Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dr Anas M Adam MPd. Dalam makalah yang berjudul Membangun Kompetensi Guru Melalui Sertifikasi dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, dia menyampaikan standar guru profesional di antaranya harus memenuhi kualitas akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Unnes akan mendorong para Profesor dan Doktor untuk memberikan inspirasi kepada guru-guru di sekolah dalam membantu guru dalam peningkatan mutu pendidikan.

“Banyak variabel dalam peningkatan mutu pendidikan, namun variabel yang paling utama yakni, guru harus mempunyai kompetensi dalam mencerdaskan murid, namun tidak hanya mencerdaskan tapi juga harus mendidik karakter dan nilai-nilai moral” tambah Prof Fathur. Muhammad Sholekan


from Universitas Negeri Semarang

Prof Suci: Menulis Jurnal Berani Diejek, Dicacimaki, dan Ditolak

Unnes sebagai rumah ilmu harus terus meningkatkan prestasi akademik. Tidak hanya oleh mahasiswa, namun juga oleh para tenaga pengajar. Salah satu caranya dengan mengembangkan publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi.

Ketua Manuskrip Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti MSi menyampaikan itu saat memberi pendampingan kepada 43 dosen di Fakultas Hukum kampus Sekaran baru baru ini.

Prof Suci menyampaikan, ada beberapa kiat saat menulis jurnal antara lain mau Legowo, diejek, dicacimaki, dan ditolak, namun harus tetap semangat serta pantang mundur.

Selain itu, kata Prof Suci, harus menjaga stamina menulis diantaranya rajin mengikuti seminar (baik lokal, nasional, internasional), meng update diri dengan jurnal internasional terkait dengan topik dan bidang keahlian.

Kemudian, berlatih menjadi kolomnis atau penulis di media massa untuk mengasah menulis, menanggapi suatu permasalahan hangat yang ada serta menyanggah pendapat publik, serta tetap membaca, membaca dan membaca, terang Prof Suci.

Prof Suci berharap, klinik manuskrip ini semoga dapat memberikan pencerahan bagi para dosen dalam membuat artikel yang nantinya dapat dipublikasikan di jurnal internasional yang bereputasi.

Prof Suci menambahkan, Unnes sudah berlangganan jurnal internasional beputasi yakni Oxford, Springer, dan Emerald, jurnal ini bisa sebagai bahan acuan.


from Universitas Negeri Semarang

Lilis Rustiawati, Juara Lomba Guru Inovatif 2016

Dalam rangka menyemarakkan Dies Natalis ke-51, Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyelenggarakan final Lomba Guru Unggul Inovatif.

Setelah melewati seleksi tahap pertama dengan mengirimkan RPP, Bahan Ajar, Media Pembelajaran dan Alat Evaluasi, dan tahap kedua dengan melakukaan peer teaching, lima peserta terbaik guru inovasi menunjukan aksi mengajarnya. di auditorium Unnes (11/4).

Lima peserta terbaik guru unggul inovasi tersebut melakukan real teaching dengan melibatkan 20 siswa SMA di auditorium Unnes (11/4). Juara pertama lomba guru unggul inovasi tahun 2016 yaitu Lilis Rustiawati dari SMK Negeri Rembang dengan menampilkan real teaching dengan Model Pembelajaran dengan Bahasa Indonesia melalui syair.

Juara kedua yaitu M Mifatul Falakh dari MAN 2 Kudus dengan menampilkan pembelajaran Fisika dan Juara ketiga yaitu Triawati Agusnila dari SMAN 1 Bobotsari Purbalingga menampilkan pembelajaran Ekonomi dengan Judul Inyong Mart.

Sedangkan Juara Harapan 1 Hidayah Hidzamdimy dari MA Nahdlotussyiban Demak dengan menampilkan pembelajaran Kimia dan Juara Harapan 2 yaitu Dwi Hastuti SMAN 1 Rembang dengan judul syair Indonesia.

Penghargaan untuk para juara diserahkan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi, Dr Abdurrahman MPd, dengan total hadiah lomba guru unggul inovasi ini senilai Rp 21.000.000,00


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 11 April 2016

Tim Pendidikan Bahasa Arab Unnes Juara 2 Nasional Gebyar Bahasa Arab

Dalam ajang Gebyar Bahasa Arab (GBA) 2016 yang diselenggarakan oleh Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon pada tanggal (4-9/4), Tim Pengembang Media Pembelajaran Bahasa Arab Unnes yang terdiri dari Jamat Jamil dan Muhammad Wafaul Himam berhasil meraih juara 2.

Jamat Jamil mengungkapkan bahwa tim PBA Unnes mengajukan media pembelajaran yang diberi nama GEMAR “Game Edukasi Membaca Arab” berbasis Adobe Flash CS6. Dalam kompetesisi tersebut terdiri dari 2 tahap yaitu tahap penilaian karya tulis dan tahap presentasi makalah dan produk media yang telah dihasilkan.

Setelah proses panjang akhirinya juri menetapkan tim PBA Unnes sebagai juara kedua sedangkan sebagai juara pertama adalah tim media UNIDA (Universitas Darus Salam Gontor) dan sebagai juara ketiga adalah tim media UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

GBA 2016 IAIN CIREBON diikuti oleh beberapa kampus, sekolah, dan pesantren, di antaranya : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunungjati Bandung, UII Yogyakarta, UMS Surakarta, UMY Yogyakarta, IAIN Banyuwangi, IAIN Lampung, IAIN Purwokerto, UNIDA, STAIN Pekalongan, IAIN Banten, PP Khusnul Khotimah, dan guru-guru MA/MTS, dan lain sebagainya.

“Selain tim Media PBA juga mengirim wakil-wakil lainya namun tim debat PBA Unnes harus berhenti di babak 8 besar, sedangkan Ratna Aulia yang mewakili puisi harus puas diperingkat lima (harapan 2).” Tambah Jamat Jamal. Muhammad Sholekan


from Universitas Negeri Semarang

Enam Mahasiswa Vietnam dan Thailand Belajar di Unnes

Tiga mahasiswa asal Ho Chi Minh University Vietnam dan tiga mahasiswa Kasetsart University Thailand mengikuti pertukaran pelajar di Universitas Negeri Semarang (Unnes) melalui Program Darmasiswa.

Keenam mahasiswa tersebut mengikuti kegiatan Sport Student Exchange yang untuk kelima kalinya diadakan. Mereka akan mempelajari ilmu dan budaya di Unnes selama dua bulan di tahun akademik 2015/2016.

Mahasiswa dari Kasetsart University Thailand yakni Natsuangkorn Kongchulagul, Kasidit Noochan, dan Anucha Tajapu. Sedangkan mahasiswa dari Ho Chi Minh University Vietnam antara lain Sam Vinh Phu, To Thi Thu Hao, serta Ly Gia Han.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerima keenam mahasiswa pada Senin (11/4) di ruang rektor kampus Sekaran Gunungpati. Dengan didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof YL Sukestiyarno MS PhD, Dekan fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes Prof Tandiyo Rahayu, Koordinator Program Darmasiswa Yusro Edy Nugroho SS MHum, dan Kepala International Office Unnes Intan Permata Hapsari SPd MPd.

Prof Tandiyo Rahayu menyampaikan selama berada di Unnes, mereka akan bergabung di kelas bilingual dengan harapan terciptanya interaksi di dalam kelas dengan menggunakan bahasa inggris secara maksimal. Dengan adanya mahasiswa asing di dalam kelas pula, suasana belajar mengajar menjadi lebih dinamis.

Mereka akan mempelajari Pencak Silat, Woodball, Tonnis, bahasa Indonesia, Batik Seni, dan kegiatan dengan masyarakat. Selain itu, para mahasiswa tersebt juga akan mengikuti berbagai kegiatan diantaranya city tour, forum group discussion, outbond, dan school visit.

Sementara itu, Prof Fathur Rokhman ketika menerima kelompok mahasiswa menyambut baik terselenggaranya program Sports Student Exchange.

“Unnes dikenal sebagai universitas konservasi budaya. Dengan adanya program ini merupakan salah satu implementasi konservasi sekaligus promosi budaya Indonesia kepada dunia,” ucap Prof Fathur dalam sambutannya.

Prof Fathur juga mengemukakan, Unnes dengan Kasetsart University Thailand dan Ho Chi Minh University Vietnam telah menjalin hubungan kerjasama yang sangat baik. Selanjutnya diharapkan ketiganya dapat melanjutkan serta mengembangkan program Sport Student Exchange yang sebelumnya telah disepakati bersama melalui MoU.

Mahasiswa Sport Student Exchange ke-enam selanjutnya akan datang di Unnes pada 23 Mei 2016. Namun, Unnes tidak hanya menerima, nantinya juga akan mengirim lima orang mahasiswa yang akan belajar ke Mindanao State University – Iligan Institute of Technology Filipina pada tahun ini.


from Universitas Negeri Semarang

Inilah Pemenang Green School Award 2016

Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyerahkan penghargaan kepada pemenang Green School Award (GSA) 2016 Auditorium Unnes (11/4). Program ini merupakan kompetisi tingkat SMP/MTs dan SMA/MA serta SMK se-Jawa Tengah dan DIY di bidang pemeliharaan dan pelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya rektor Unnes Prof DR Fathur Rokhman Mhum menyatakan “Green School Award Unnes merupakan penghargaan kepada sekolah yang berhasil dalam memelihara dan pelestarian lingkungan sebagai sekolah sehat yang mempunyai nilai-nilai konservasi”.

“Unnes berupaya mengembangkan budaya cinta lingkungan tak hanya di kampus, kompetisi ini menilai tingkat partisipasi dan aktivitas sekolah terhadap pelestarian lingkungan dalam upaya membangun budaya cinta lingkungan pada siswanya,” ujarnya.

Kegiatan dilaksanakan bulan Februari sampai dengan Maret 2016 di Unnes dan visitasi di sekolah-sekolah nominasi pemenang kegiatan ini.

Pemenang GSA tahun 2016 adalah Juara I SMA Negeri 1 Bandar Batang, Juara II SMK Ajibarang Kabupaten Banyumas, Juara III SMK 1 Adiwerna Kabupaten Tegal, Juara Harapan I SMA Negeri 1 Pati, Juara Harapan II SMA Negeri II Banyumas dan Juara Harapan III SMK Negeri 1 Temanggung.


from Universitas Negeri Semarang

Bidang Kemahasiswaan Adakan Seleksi Peksiminas

Menyongsong kegiatan Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) di Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara, Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan mengadakan seleksi di tingkat universitas guna menyiapkan peserta seleksi tingkat daerah (Peksimida). Seleksi tingkat Unnes akan diadakan pada Sabtu, (16/4). Informasi lengkap klik di sini.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Bahasa dan Seni Drs Syahrul Syah Sinaga, MHum mengatakan, kegiatan seleksi dilakukan guna menjaring mahasiswa yang memeliki prestasi dan kemampuan seni untuk menjadi duta seni ke ajang Peksiminas di Kendari. Setiap mahasiswa Unnes diharapkan dapat mengikuti seleksi.

Jenis tangkai lomba Peksiminas berikut; Penulisan Sastra (Penulisan Cerpen, Penulisan Puisi, Penulisan Lakon), Baca Puisi Putra/Putri (teks puisi dapat dilihat di sini), Monolog, Vokal Grup, Nyanyi Tunggal (Pop tunggal Putra/Putri, Dangdut Tunggal Putra/Putri, Keroncong Tunggal Putra/Putri, Seriosa Tunggal Putra/Puteri), Tari (sudah dilaksanakan), Desain Poster, Lukis, Fotografi (Warna & Hitam Putih), dan Komik Strip.

Seleksi dilaksanakan pada Sabtu, 16 April 2016, pukul 08.00 wib s.d. selesai di lingkungan FBS Unnes sesuai dengan tangkai lomba masing-masing. Peserta seleksi adalah mahasiswa Unnes dari semua jurusan yang tercatat aktif sebagai mahasiswa (registrasi). Peserta seleksi mendaftarkan diri dengan mengirim biodata ke email seleksipeksiminas.unnes@gmail.com dengan menyebutkan atau mengisi tangkai lomba yang dipilih/diikuti pada kolom subject. Contoh: Subject: Tangkai Penulisan Cerpen. Koordinator: Tangkai Lomba Sastra: Suseno WS (Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, 081232171494/ 08157756690), Tangkai Lomba Seni Suara: Drs. Eko Raharjo, M.Hum. (Jurusan Sendratasik, 081225704934), dan Tangkai Lomba Seni Rupa: Drs. Syakir, M.Sn. (Jurusan Seni Rupa, 082225598882).


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 9 April 2016

Unnes Gelar Turnamen Golf ke-9

Sabtu (9/4) di Lapangan Borobudur Golf, Universitas Negeri Semarang (Unnes) selenggarakan Turnamen Golf ke-9 dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-51 Unnes. Sebanyak 118 pegolf memperebutkan tiga posisi terbaik dalam Turnamen Golf 2016 untuk kategori Flight A, Flight B, Flight C dan Flight Keterampilan.

Ketua Panitia Turnamen Golf Dr Bambang BR mengatakan bahwa selain kategori tersebut juga ada dua kategori lain yang akan diperbutkan oleh peserta. “Turnamen ini juga memperbutkan posisi Best Net Overall dan Best Gross Overall, “ katanya.

Sementara itu, Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, gelaran ini diselenggarakan sebagai sarana silaturahmi antar pegolf. “Ini kegiatan kami gelar dalam meningkatkan hubungan kerjasama Unnes dengan para mitra serta tamu undangan,” tuturnya.

Selain turnamen, acara berbarengan dengan acara penyerahan bantuan tabungan pendidikan dua puluh mahasiswa Unnes, Panti Asuhan Ar-Roddiyah, Panti Asuhan FaffiruuIlallah, MI Tinjomoyo.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 8 April 2016

Revolusi Mental Sudah Ada Sejak Presiden RI Pertama

Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai universitas konservasi mempunyai visi yakni universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional mempunyai delapan nilai konservasi yaitu inspiratif, humanis, kepedulian, inovatif, kreatif , sportif, kejujuran, dan keadilan.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memberi sambutan pada Kulia Umum “Revolusi Mental Mahasiswa melalui Pembinaan Bela Negara” Jumat (8/4) di auditorium kampus Unnes Kampus Sekaran Gunungpati. Dihadiri 750 mahasiswa, dekan, Wakil Rektor, Direktur PPs, dan pimpinan di lingkungan Unnes.

Prof Fathur nenegaskan, kedelapan nilai itu menyatu tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lain.

Sementara itu Pangdam IV Diponegora Mayjen TNI Jaswandi sebagai nara sumber menyampaikan, revolusi mental itu sudah ada sejak presiden kita pertama sampai sekarang, Unnes merupakan universitas konservasi bahwa dari konservasi ini telah menjadi visi yang berwilayah di gunungpati bertaraf internasional.

“Saya berbicara di depan ini sebetulnya tidak pantas, sebab delapan nilai konservasi ini sudah lengkap karena kalau berbicara tentang revolusi mental salah satu korelasinya dengan delapan nilai konservasi ini sangat berkesinambungan, delapan nilai konservasi semuanya sudah terimplemantasi,” ucap Mayjen TNI Jaswandi.

“Jadi kalau mau belajar, belajarlah di Unnes karena delapan nilai konservasi sudah menjadi satu kebiasaan dan sudah menjadi satu kehidupan yang sudah teraplikasi ke dalam keseharian,” kata Mayjen TNI Jaswandi.

Menurut Mayjen TNI Jaswandi, revolusi mental ini sudah didengungkan mulai dari pemimpin-peminpin kita dari awal. Presiden kita pertama Soekarno sudah mencanangkan juga revolusi mentalnya. ini merupakan hal yang nyata. “Revolusi mental merupakan satu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru”.

Jadi sebetulnya tidak ada suatu hal yang luar biasa, sebab sudah didengnungkan sudah cukup lama ini sudah disampaikan oleh presiden pertama kita bahwa revolusi mental menjadi hal yang sangat penting.

Namun, pada saat itu terjadi suatu kemandegan, terjadi suatu kondisi yang tidak bisa dilanjutkan karena pada saat itu kita tentunya menyadari semua bahwa selesai dijajah tidak mudah menjadi negara yang bisa langsung menjadi negara berkembang.

Kemandegan itu terjadi karena penurunan semangat jiwa revolusioner, tidak konsisten para pemimpin politik pada tujuan, dan terjadi penyelewengan baik ekonomi maupun kebudayaan.

Revolusi mental ini terus dilanjutkan kepada pemimpin berikutnya, bahwa Presidan soeharto juga menyatakan revolusi mental pada saat itu “kekuatan untuk kesinambungan peksanaan pembangunan nasional”.

Kemudian, juga diteruskan kepada pemimpin-pemimpin berikut. Revolusi mental merupakan sebuah upaya untuk melakukan koreksi demi masa depan yang lebih baik.
Kita patut bangga dan kita patut hormat kepada beliau, karena beliau-beliaulah yang menyanangkan dan saat ini kita bisa duduk, bisa mendengarkan, bisa menikmati.

Unnes sebagai perguruan tinggi harus dapat memulia membantu gerakan revolusi mental dari dalam. Revolusi bukan hanya terbatas pada perilaku tetapi juga dalam cara berfikir dan perkataan.

ini juga harus berhati-hati karena saat ini kadang-kadang kita menyampaikan atau mengatakan hal yang bercanda tapi menjadi persoalan.

perguruan tinggi yang menjadi ujung tombak untuk merealisasikan gerakan revolusi mental dan kekuatan ini harus tumbuh dari dalam.

perguruan tinggi memiliki peran strategis, karena dari perguruan tinggi akan lahir generasi penerus, generasi yang unggul untuk menjawab tantangan tugas yang akan datang. saat ini sudah masuk era masyarakat ekonomi ASEAN.


from Universitas Negeri Semarang