Saturday, 22 August 2015
Rektor Unnes Silaturahmi di Program Pascasarjana
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Pembantu Rektor Bidang Akademik Prof Rustono, dan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo melakukan silaturahmi di Program Pascasarjana (PPs).
Silaturahmi bersama Kepala program studi (prodi), sekretaris prodi, dosen, dan karyawan itu dipimpin langsung oleh Direktur PPs Prof Dr Achmad Slamet, Jumat (21/8) di kampus Bendan Ngisor, Sampangan.
Prof Fathur Rokhman menyampaikan, silaturahmi ini untuk mempererat tali persaudaraan. Selain itu, ingin mendengar aspirasi dan kemajuan PPs saat ini baik dalam pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung Unnes menuju PTN Berbadan Hukum.
“Mari Unnes ini diharumkan lewat tangan-tangan kita,” ajak Prof Fathur. Seperti yang tertulis pada logo konservasi yakni ‘Arum Luhurung Pawiyatan Ing Astanira’.
Pertemua selama dua jam itu, berbagai pertanyaan, saran, dan himbauan silih berganti diantaranya masalah akreditasi prodi, pengisian borang akreditasi harus ada ahlinya, cara mengajukan akreditasi mandat.
Kemudian, minta ruang tersendiri untuk membimbing akreditasi, dan ada prodi tertentu peminatnya banyak tapi dari pusat tidak ada alokasi beasiswa.
from Universitas Negeri Semarang
Detik-detik Mahapala Unnes Menuju Cartenz
Berkesempatan menyampaikan hasil persiapan Spirit of Indonesian Youth Expedition (SIYE) Part IV. Mahapala Unnes melakukan audiensi dengan Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman MHum yang didampingi Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo, Jumat (21/08) di Rektorat kampus Sekaran.
“Mulai dari latihan harian yang meliputi strechting conditioning, fitness dan boulder hingga latihan di Gunung Merbabu sudah kami lakukan. Saat ini kami sudah memasuki tahap seleksi akhir untuk atlet yang akan melaksanakan SIYE Part IV ke Cartenz Pyramid, Papua”, Ujar Syaifudin.
Dalam audiensi yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut, Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman MHum sangat mengapresiasi prestasi Mahapala Unnes.
“Kami juga akan berusaha untuk memberi dukungan yang terbaik bagi kelancaran SIYE kali ini, semoga usaha dan kinerja yang sudah kita lakukan akan membuahkan hasil yang terbaik, ” ujar prof Fathur.
Lebih lanjut, Syaifudin yang merupakan ketua dari UKM Mahapala Unnes menyampaikan, selain kekuatan fisik yang terus dipersiapkan, Mahapala Unnes juga mempelajari budaya dan keadaan sosial yang ada di wilayah pegunungan Cartenz, guna mempermudah proses interaksi sosial antara atlet dan masyarakat lokal nantinya.
Ajik Studen Staf
from Universitas Negeri Semarang
Friday, 21 August 2015
Mahasiswa PPL Antar Bangsa Unnes Jalani Orientasi di UPSI Malaysia
Sebanyak 17 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengikuti orientasi program latihan mengajar, Kamis (20/8) di Fakulti Pendidikan dan Pembangunan Manusia Universiti Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Sebanyak 15 mahasiswa akan melaksankan Pengalaman Praktik Mengajar (PPL) dan 2 diantaranya menjalankan Praktik Kerja Lapangan.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Dr Intan Safinas binti Mohd Ariff Albakri, Pengarah Bahagian Hal Ehwal Antarbangsa (BHA) UPSI, merupakan pengenalan lingkungan kampus, budaya dan etika di Malaysia. Sederet acara dilalui sebagai bekal mahasiswa ketika melakukan PPL.
“Bawalah banyak ilmu positif dari Malaysia terutama sistem pendidikan yang dapat diterapkan di Indonesia. Begitu juga saya, saya juga menimba ilmu dari mahasiswa Unnes untuk menambah pengetahuan sehingga kerjasama ini benar-benar membawa manfaat. Jangan lupa untuk slalu menghormati orang-orang yang ada di lingkungan sekolah nanti anda,” ungkap Dr Intan.
Ke tujuh belas mahasiswa yang mengikuti PPL dan PKL Antarbangsa antara lain: Jauhandri Arizal program studi (prodi) Pendidikan Teknik Otomotif, Rizki Kurniadhi (Pendidikan Teknik Bangunan), Ginanjar Abdunafi’ (Pendidikan Teknik Bangunan), Desinta Purnamasari (Pendidikan Teknik Elektro), Syafrina Maula program studi (prodi) Bimbingan dan Konseling.
Kemudia, Moh. Farizqo Irvan (PGSD), Inggrid Ismi (PGPAUD), Riyan Azkalia (Pendidikan Bahasa Inggris), Herning Bangkit (Pendidikan Seni Musik), Awwalufika Ulya (Pendidikan Matematika), Karima Afifah (Pendidikan Fisika), Mutiarani (Pendidikan Akuntansi), Kuni Afifah (Pendidikan Akuntansi), Loren Fibrilia (Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Guntur Putra (Pendidikan Kepelatihan Olahraga), Annisa Tira (Seni Rupa) dan Ade Hafshah (Sastra Perancis).
Farizqo/Rizki
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1hPyq5V
via IFTTT
Thursday, 20 August 2015
Lagi, Unnes Kirimkan Sarjana Mengbadi di Daerah Terdepan
Untuk kelima kalinya Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengirimkan sarjana terbaik untuk mengabdi daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Selama satu tahun para sarjana pendidikan yang telah terseleksi itu akan mengajar di berbagai sekolah.
Para sarjana tersebar di empat provinsi berbeda, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Maluku Utara.
Di Provinsi NTT, mereka akan mengabdi di Kabupaten Ende, Manggarai, dan Balu. Di Provinsi Kalimantan Barat mereka terbagi ke dalam empat kabupaten, yakni Kabupaten Sanggau, Landak, Sambas, dan Benkayang. Adapun Di Provinsi Kalimantan Timur, para sarjana ditempatkan di Kutai Barat dan Mahakam Ulu.
Penempatan di Provinsi Maluku Utara, tepatnya di Kabupaten Morotai, merupakan penempatan SM3T untuk pertama kali.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1TYqYRC
via IFTTT
Anggota Baru Mahapala Unnes Capai Puncak Arjuna
Anggota baru mahasiswa pencinta alam (Mahapala) Unnes berhasil mencapai puncak gunung Arjuna Pasuruhan Jawa Timur.
Pendamping pendakian Ma`rifah menyampaikan, pendakian ini diikuti tujuh peserta baru angkatan XXXV didampingi lima anggota senior. Kegiatan ini sebagai pemenuhan atribut kaos lapangan warna biru. Sesampainya di pucak langsung memakai kaos biru dan mengibarkan bendera Merah Putih.
Mereka terdiri atas empat putra dan tiga putri yakni Shidiq Sukoraharjo (Geografi), Andar Jaya Paratua (Matematika), Edy Santoso (Teknik Mesin), Faris Wicaksono (Teknik Mesin), Zulia Ayu Wulandari (Bahasa Indonesia), Lail Widya Selima (Teknik Sipil), dan Retno Muninggar (Ilmu Hukum).
Menurut Ma’rifah, pendakian memerlukan waktu tiga hari dua malam mulai (11-14/8) untuk mencapai puncak gunung Arjuna sebab mempunyai ketinggian 3.334 meter dipermukaan laut (mdpl). Pendakian dimulai dari Jalur Tretes dan pulang melewati jalur Purwosari.
“Alhamdulillah tim mahapala bisa mencapai puncak dan mengibarkan bendera Merah Putih,” kata Ma’rifah.
Selain pendakian, tim juga melakukan analisis sosial masyarakat di Desa Tamak watu, Purwosari. Sepanjang perjalanan ada yang menarik perhatian tim yakni ada situs peninggalan kuno berupa Candi-candi disetiap pos pendakian jalur Purwosari, terang Ma’rifah.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1hrj1Zs
via IFTTT
Wednesday, 19 August 2015
Dibuka Melalui Telekonferensi, PPA Diikuti 6.950 Mahasiswa Baru
Program Pengenalan Akademik (PPA) bagi mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (Unnes) dibuka Rabu (19/8). Pembukaan PPA dilakukan melalui telekonferensi, diikuti dari sembilan lokasi, yakni delapan fakultas dan program pascasarjana.
Mewakili Rektor, Pembantu Rektor Bidang Akademik Prof Rustono membuka kegiatan itu dari Rektorat. Ia didampingi Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo dan Pembantu Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama Prof Sukestiyarno.
Selain bertegur sapa dengan mahasiswa di sembilan lokasi, para pembantu rektor juga berdialog dengan mahasiswa baru.
Pengenalan Logo Baru
Dalam kesempatan itu, Prof Rustono memperkenalkan logo baru Unnes kepada mahasiswa baru. Logo baru itu telah diluncurkan secara resmi diluncurkan pada Selasa (18/8).
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, logo baru Unnes digunakan untuk melambangkan semangat inovasi dan transformasi Unnes dalam menghadapi tantangan zaman.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1E4Di0K
via IFTTT
Logo Baru, Penanda Transformasi Universitas Konservasi
Melalui seremonial yang etnik, Universitas Negeri Semarang (Unnes) meluncurkan logo baru, Selasa (18/8). Logo baru Unnes melambangkan semangat inovasi Unnes sebagai Universitas Konservasi.
Perubahan itu sekaligus sebagai jawaban atas perubahan dunia dan tantangan yang menyertainya. Sebagai lambang, logo Unnes menjadi penanda (sign) atas transformasi yang dilakukan Unnes di berbagai bidang.
Elemen Baru
Dibandingkan logo lama, logo Unnes tidak berubah secara total. Ada identitas yang akan terus dipertahankan, terus dilestarikan. Ini berarti, berbagai kebaikan yang telah menjadi tradisi universitas akan terus menjadi tradisi.
Pada saat yang sama, sejumlah elemen baru ditampilkan. Elemen baru itu mewakili semangat Unnes mendidik anak muda Indonesia secara lebih dinamis dan modern. Semangat itu diharapkan dapat terinternalisasi, menjadi nilai yang terejawantah dalam kehidupan sehari-hari.
Elemen kuncup bunga teratai berhelai tiga berwarna merah dan putih, menandakan semangat Unnes dalam berinovasi untuk mengembangkan perguruan tinggi bertaraf internasional berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sayap mengepak berwarna kuning emas berhelai delapan menunjukkan Unnes yang dinamis dengan berbasis pada delapan nilai konservasi. Delapan nilai konservasi yaitu: inspiratif, humanis, kepedulian, inovatif , kreatif , sportifitas, kejujuran, dan keadilan.
Siluet Tugu Muda yang diapit oleh dua kepakan sayap melambangkan semangat perjuangan dan identitas Unnes yang berasal dari Semarang. Lambang tersebut bermakna, Unnes akan tumbuh dan berkembang baik secara lokal, nasional, maupun internasional tanpa meninggalkan konteks sosialnya.
Tulisan Unnes dan Universitas Negeri Semarang berwarna biru melambangkan kemuliaan sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul yang menghadirkan kebermanfaatan bagi semesta.
Perbaikan untuk Kebaikan
Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman menjelaskan, perubahan logo merepresentasikan semangat tranformasi lembaga yang dipimpinnya itu. Dengan berbagai perbaikan, Unnes ingin selalu hidup dalam konteks masyarakat dan zaman. Segala perubahan tersebut dilakukan untuk kebaikan.
Ia membuat analogi, kampus Unnes adalah rumah ilmu. Sebagai rumah, universitas menjadi tempat tumbuh yang sehat dan nyaman bagi siapa pun yang ingin mengembangkan ilmu pengetahuannya. Sebagaimana rumah dalam arti sesungguhnya, rumah ilmu adalah tempat yang hangat, menyenangkan, dan dipenuhi kasih sayang.
Sebagai tempat tumbuh, universitas harus terus memperbaiki diri, berkembang seiring perkembangan ilmu pengetahuan. Di sana lah ilmu disemaikan, ditanam, agar buahnya dapat dipetik oleh masyarakat.
“Perubahan dunia, perubahan masyarakat, dan perubahan ilmu pengetahuan direspon Unnes dengan perubahan dan transformasi diri. Visualisasi berbagai perubahan itulah yang kami hadirkan melalui logo baru,” katanya.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1Kv0mmp
via IFTTT
Tuesday, 18 August 2015
Orientasi Studi Mahasiswa Baru Dengan Logo Baru
Sebanyak 6.160 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa (18/8) di lapangan atletik Fakultas Ilmu Keolahragaan melakukan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB).
Kegiatan diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas bekerjasama dengan BEM Fakultas itu dibuka oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko sebagai keynote speaker. Pembicara Hamdan Zoelva (mantan MK), dan Wicaksono (pengusaha sukses).
Sederet acara telah dilalui, salah satunya yakni sebanyak 6.160 mahasiswa membentuk logo Unnes baru. Selain itu, juga puluhan penari mengelilingi bunga teratai yang sedang mekar pelan-pelan terlihat kuncupnya melambangkan Unnes.
Sehingga lambang Unnes memiliki makna sebagai berikut 1) Kuncup bunga teratai berhelai tiga berwarna merah dan putih, bermakna jiwa semangat Unnes dalam berinovasi untuk mengembangkan perguruan tinggi bertaraf internasional berlandaskan Pancasila, UUD 1945, dan Tri Dharma Perguruan Tinggi. 2) Sayap mengepak berwarna kuning emas berhelai delapan menunjukkan Unnes yang dinamis dengan berbasis pada delapan nilai konservasi yakni inspiratif, humanis, kepedulian, inovatif, kreatif, sportifitas, kejujuran, dan keadilan.
Kemudian, 3) Pencitraan siluet Tugu Muda di bagian tengah yang diapit oleh dua kepakan sayap melambangkan semangat perjuangan dan identitas Unnes yang berasal dari Semarang. Lambang tersebut bermakna, Unnes dalam perkembangannya diharapkan dapat berkiprah dalam berbagai kancah, baik secara lokal, nasional, maupun internasional. 4) Tulisan UNNES dan Universitas Negeri Semarang dengan warna biru melambangkan kemuliaan sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul yang menghadirkan kebermanfaatan bagi semesta.
Rektor Prof Fathur menyampaikan, perubahan logo Unnes pada dasarnya tidak mengalami perbedaan secara total apabila dibandingkan dengan logo sebelumnya.
Semangat Unnes sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang mencetak tenaga-tenaga profesional dalam berbagai bidang kian terejawantahkan ke dalam logo baru yang lebih dinamis dan modern.
Semangat itu diharapkan dapat tertularkan kepada segenap sivitas akademika Universitas Negeri Semarang tanpa terkecuali.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1J0hJ0s
via IFTTT
40 Mahasiswa Unnes Terima Beasiswa dari VDMS Belanda
Tahun ini, 40 mahasiswa Universitas Negeri Semarang dinyatakan lolos seleksi sebagai penerima beasiswa dari Yayasan Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Belanda. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 24 mahasiswa.
Badrus Siroj, dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia yang menjadi pengelola program menyampaikan, hasil itu disaring dari 1.567 mahasiswa Unnes yang telah mendaftar secara online dan mengikuti proses seleksi.
“Mereka merupakan mahasiswa S1 dari semua fakultas di Unnes. Beasiswa ini diberikan sampai dengan semester kedelapan dengan nominal Rp 420 ribu tiap bulan,” ujarnya.
Selain memberikan beasiswa, kata Badrus, VDMS bekerja sama dengan Unnes juga rutin memberikan pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan, memfasilitasi ujian TOEFL, dan memberikan penghargaan bagi mereka yang lulus tepat waktu.
Dalam setiap kegiatan VDMS, Rektor Unnes, Prof Dr Fathur Rokhman MHum selalu memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus berprestasi dan berinovasi serta memanfaatkan fasilitas beasiswa dengan baik.
Para penerima beasiswa VDMS tahun 2015 dapat dilihat DI SINI
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1Kt5Fmr
via IFTTT
40 Mahasiswa Unnes Terima Beasiswa dari VDMS Belanda
Tahun ini, 40 mahasiswa Universitas Negeri Semarang dinyatakan lolos seleksi sebagai penerima beasiswa dari Yayasan Van Deventer-Maas Stichting (VDMS) Belanda. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 24 mahasiswa.
Badrus Siroj, dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia yang menjadi pengelola program menyampaikan, hasil itu disaring dari 1.567 mahasiswa Unnes yang telah mendaftar secara online dan mengikuti proses seleksi.
“Mereka merupakan mahasiswa S1 dari semua fakultas di Unnes. Beasiswa ini diberikan sampai dengan semester kedelapan dengan nominal Rp 420 ribu tiap bulan,” ujarnya.
Selain memberikan beasiswa, kata Badrus, VDMS bekerja sama dengan Unnes juga rutin memberikan pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan, memfasilitasi ujian TOEFL, dan memberikan penghargaan bagi mereka yang lulus tepat waktu.
Dalam setiap kegiatan VDMS, Rektor Unnes, Prof Dr Fathur Rokhman MHum selalu memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus berprestasi dan berinovasi serta memanfaatkan fasilitas beasiswa dengan baik.
Para penerima beasiswa VDMS tahun 2015 dapat dilihat di sini.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1EzqElw
via IFTTT
Inilah Materi PPA Mahasiswa Baru Unnes 2015
Universitas Negeri Semarang (Unnes), masih menyelenggarakan orientasi pengenalan mahasiswa barunya dengan nama Program Pengenalan Akademik (PPA), yang akan berlangsung pada tanggal 19 Agustus hingga 21 Agustus 2015 mendatang. Seluruh mahasiswa baru wajib mengikuti kegiatan tersebut, karena didalamnya terdapat kegiatan praktik langsung pengisian rencana studi online, demikian disampaikan oleh Ketua Pelaksana PPA Unnes 2015, Dr Eko Handoyo MSi.
Beberapa Kegiatan yang mengawali kegiatan PPA, seperti yang disampaikan oleh Pembantu Dekan Bidang Akademik (PD 1) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) tersebut, antara lain:
- Upacara bendera HUT RI ke-70 dan upacara penerimaan mahasiswa baru di laboratorium olahraga Prof. Dumadi (lapangan softball) FIK, Senin, 17 Agustus 2015 (07.00 – 08.25)
- Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB), Selasa, 18 Agustus 2015 (08.00 – 10.30)
- Technical Meeting dan gladi bersih pembukaan PPA, Selasa, 18 Agustus 2015
- Upacara pembukaan PPA di ruang Senat dan fakultas/program (telekonferensi), Rabu 19 Agustus 2015
Adapun selengkapnya mengenai Jadwal PPA Unnes 2015 dapat diunduh di sini.
Agar mahasiswa baru dapat mengikuti PPA dengan baik, ia berharap mahasiswa mengunduh materi PPA Unnes 2015.
- Materi PPA 2015 Ideologi Pancasila
- Materi PPA 2015 Kurikulum
- Materi PPA 2015 Pedoman Akademik
- Materi PPA 2015 Sukses Belajar di Unnes
- Materi PPA 2015 Penjaminan Mutu Akademik
- Materi PPA 2015 Konservasi
- Materi PPA 2015 Sukses Menulis Karya Tulis Ilmiah
- Materi PPA Pengenalan Sikadu (silakan buka laman bptik.unnes.ac.id)
- Materi PPA Pengenalan Organisasi, Pemira Online, dan My Unnes.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1NpKB5q
via IFTTT
Dua Mahasiswa PKL Ke Malaysia
Kembali, dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) antarbangsa yang diselenggarakan atas kerjasama Unnes dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI).
Keduanya dari Fakultas Bahasasa dan Seni (FBS) Unnes, yaitu Ade Hafshah dari Jurusan Bahasa dan Sastra Asing yang akan ditempatkan di Dewan Bahasa Malaysia dan Tira Apriliana dari Jurusan Seni Rupa di Pusat Latihan Industry Kreatif Malaysia.
“Mereka melakukan praktik kerja di Malaysia selama satu bulan,” ujar Dekan FBS Prof Agus Nuryatin, ketika mendampingi pamitan ke Rektor Unnes (Selasa, 18/8) di Ruang Kerja Rektor, Kampus Unnes Sekaran Gunungpati.
Dia mengungkap, PKL Antarbangsa merupakan upaya untuk mempersiapkan mahasiswa agar kelak bisa bekerja secara professional dan berkualitas. Pelaksanaan PPL berlangsung mulai 19 Agustus sampai 21 September 2015.
Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman sangat bangga melepas kedua mahasiswa tersebut, Unnes bangga dan senantiasa mendorong mahasiswa go International, “ katanya, seraya berpesan agar senantiasa menjaga nama baik Unnes dan Indonesia.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1KsJwEK
via IFTTT
Ada Kolam Renang Berstandar Nasional di Sekaran
Kolam Renang Tirta Sekar milik Universitas Negeri Semarang (Unnes) telah resmi digunakan. Peresmian dilakukan oleh Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman tepat pada hari jadi kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Senin (17/8).
Tirta Sekar adalah kolam renang berstandar nasional. Terdapat tiga kolam di sana, meliputi kolam pemanasan, kolam utama, dan kolam arus.
Kolam utama sepanjang 50 meter dengan sepuluh lintasan itu memiliki kedalaman 1,5 meter di tepi dan 3 meter di tengah. Selain menjadi kolam latihan, kolam itu representatif untuk menggelar kompetisi nasional.
Rektor berharap keberadaan Kolam Renang Tirta Sekar memudahkan mahasiswa ilmu keolahragaan mengikuti kuliah renang. Mahasiswa tidak lagi perlu mencari kolam di luar seperti dilakukan selama ini.
Lebih dari itu, ia berharap, keberadaan kolam bertsnadr olimpik itu dapat meningkatkan gairah mahasiswa berprestasi.
Menurutnya, fasilitas yang memadai merupakan salah satu syarat pengembangan potensi atlet. Ia berharap, mahasiswa semakin giat berlatih sehingga kelak bisa mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.
“Dari kolam ini, saya berharap kelak akan lahir atlet renang internasional,” katanya.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1NpohJ7
via IFTTT
Delapan Doktor Baru Siap Perkuat Universitas Konservasi
Jumlah dosen berkualifikasi pendidikan doktor dan profesor Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus bertambah. Pada upacara HUT RI ke-70 Senin lalu, Unnes mengumumkan delapan doktor baru yang siap mengabdikan diri mengajar di Universitas Konservasi.
Dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Sri Wuli Fitriati baru saja lulus pendidikan doktor dari The University of Southern Queensland (Australia). Ia mengajar Grammar, Meaning and Discourse, Advanced English Grammar, dan Advanced Listening.
Dosen Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Farid Ahmadi PhD lulus dari Central China Normal University (CCNU) pada bidang komputer. Ia mengajar mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Dosen Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Sunawan PhD lulus Central China Normal University (CCNU). Ia mengajar mata kuliah Pemahaman Indovidu. Dosen lain dari Jurusan BK Mulawarman PhD juga baru saja menyelesaikan pendidikan doktor dari unversitas yang sama.
Dosen Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Donny Wira Yudha Kusuma PhD juga lulus dari CCNU. Ia mengajar mata kuliah bulu tangkis.
Dosen Jurusan Teknik Mesin Dr Heri Yudiono lulus dari program doktor Universitas Negeri Semarang. Ia mengajar ahan Teknik dan Teknik Permesinan.
Dua dosen Fakultas Hukum (FH) juga baru saja menyelesaikan pendidikan doktor dari Universitas Diponegoro (Undip). Keduanya adalah Dr Dewi Sulistianingsih dan Dr Duhita Diyah Suprapti.
Dengan lulusnya delapan doktor baru Unnes, Unnes kini memiliki 220 dosen berkualifikasi doktor.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1WAoE7J
via IFTTT
Monday, 17 August 2015
HUT RI Ke-70, Unnes Sambut Gerakan Ayo Kerja
Merdeka adalah rakhmat Yang Maha Kuasa. Merdeka merupakan jembatan emas untuk mewujudkan semua harapan berbangsa dan bernegara, yakni: memiliki Indonesia yang “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.” Harapan itu hanya bisa dicapai dengan kerja. Hal tersebut diungkapkan Rektor Unnes dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 di lapangan Prof Dumadi Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes, Senin (17/8).
Melalui kerja, Republik Indonesia akan dapat berdiri kokoh untuk selama-lamanya dan mampu mewujudkan semua cita-cita mulia yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Hal inilah yang menjadi landasan Gerakan Nasional “Ayo Kerja” Pada 70 Tahun Indonesia Merdeka.
Sebanyak 6.160 mahasiswa baru Unnes mengenakan pakaian putih hitam mengikuti Upacara yang dimulai pukul 07.00 dengan hidmat. Selain diikuti mahasiswa baru, upacara HUT RI ke-70 juga diikuti oleh dosen, karyawan, mahasiswa penerima beasiswa, mahasiswa pascasarjana, dosen, karyawan, dan anggota senat Unnes. Bertindak sebagai Pembina Upacara Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum.
Selain UKM Menwa sebagai petugas upacara, Upacara HUT RI ke-70 juga melibatkan UKM Marching Band, UKM Unnes Choir, UKM KSR, dan UKM Pramuka.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1TM8bZX
via IFTTT
Friday, 14 August 2015
Kuatkan PTNBH, Unnes Kunjungi UPI dan UI
Universitas Negeri Semarang (Unnes) saat ini sedang melakukan penguatan referensi untuk memenuhi persyaratan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).
Oleh karena itu, pada hari Kamis (13/8), Jajaran Senat Unnes yang dipimpin langsung oleh ketua Senat Prof Soesanto, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
“Kami merasa senang dengan kunjungan kerja ini, semoga jalinan kerjasama kedepan akan semakin erat dan menghasilkan produk kerjasama yang memiliki manfaat baik bagi kita semua”, ujar Rektor UPI Prof Dr Furqon PhD saat menyampaikan pidato sambutan.
Lebih lanjut, Prof Furqon menuturkan proses pembentukan PTNBH membutuhkan waktu yang tidak singkat, bukan sesuatu yang tiba-tiba, akan tetapi suatu proses yang panjang.
“Dimulai dari pembentukan tim task force (Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga dan Direktur PPs dan Direktur Kampus Daerah), Task force dengan komitmen dan serius menyusun Evaluasi Diri, Renstra UPI dan Draft Anggaran Dasar”, jelas Prof DR Furqon Phd.
Setelah melaksanakan lawatan ke UPI, Jajaran Senat Unnes melanjutkan kunjungan ke Universitas Indonesia, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Jajaran senat Unnes menggelar rapat tertutup terkait pelaksanaan teknis dalam rangka penguatan PTNBH.
Sumber: Unnes.ac.id
8 Mahasiswa Unnes PKL di Thailand
Sebanyak delapan mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) Praktik Kerja Lapangan Khusus (PKL K) di Kanchanaburi, Thailand.
Pelepasan oleh Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I) Prof Dr Rustono MHum, Jumat (14/8) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.
Ke delapan mahasiswa itu yakni Herlina, Laili Ermalatri, Setyo Puji W, Destu Argiyanto, Istiqomah AP, Setiyowati, Virgina Rystanti, Lestari Girsang, dan didampingi dosen pembimbing Windiahsari SPd MPd.
Prof Rustono saat menlepas menyampaikan, pelaksanaan PKL Khusus ini selama dua minggu, mulai 18 Agustus sampai 1 September di institusi mitra VSA, Kanchanaburi Thailand.
“PKL ini dilakukan salah satu perwujudan dari universitas menjadi universitas berkelas dunia,” kata Prof Rustono.
Saat melakukan PKL nanti, terang Prof Rustono, anda harus cepat menyesuaikan diri dengan adat kebiasaan dimana anda tempati PKL. Sebab dengat cepat menyesuaikan diri hubungan dan komunikasi bisa harmonis.
Selain itu, ilmu yang anda dapatkan saat PKL diserap semaksimal mungkin, karena ada kemungkinan ketika anda PKL di Thailand nanti mendapatkan ilmu baru yang belum pernah anda dapatkan saat perkuliahan di Unnes. Sehingga setelah pulang dari Thailan ilmu itu bisa ditularkan kepada adik-adik anda di Fakultas Hukum, pesan Prof Rustono.
(Coco studen staf humas)
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1hBIzmE
via IFTTT
Upacara HUT RI Ke-70
Berdasarkan Pengumuman Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dr S Martono Nomor: 6337/UN37/TU/2015 tanggal 5 Agustus 2015 perihal Upacara Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 akan dilaksanakan Senin 17 Agustus 2015.
Upacara dimulai pukul 07.00 sampai dengan selesai di lapangan Prof Dumadi (belakang gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan).
Pakaian, Anggota Senat Universitas PSL, dosen dan karyawan PSH, mahasiswa atasan putih bawahan hitam jaket almamater, dan mahasiswa baru atasan putih bawahan hitam.
Petugas UKM Menwa, harap hadir 15 menit sebelum upacara dimulai.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1EqB6vv
via IFTTT
Thursday, 13 August 2015
Dosen Unnes Mengajar Di Srinakharinwirot University Thailand
Dua dosen Unnes dan dua mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) selama dua bulan akan mengikuti pertukaran dosen dan mahasiswa di Srinakharinwirot University Thailand. Hal tersebut diungkapkan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) dalam pelepasan Dosen dan mahasiswa tersebut di Kampus Sekaran (13/8).
Dua dosen PJKR, Agus Raharjo SPd MPd dan Agus Widodo Suripto SPd MPd akan memberikan perkuliahan di bidang keolahragaan bagi mahasiswa di Srinakharinwirot University Thailand, sedangkan dua mahasiswa Intan Cahyani dan Sri Febriani akan menimba ilmu di perguruan tinggi yang sama.
Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum menuturkan, dalam upaya internasionalisasi diperlukan komitmen kerjasama antara Unnes dengan perguruan tinggi di dunia. “Pertukaran dosen dan mahasiswa Unnes dan Srinakharinwirot University Thailand menunjukkan komitmen kerjasama yang terus dijalin,” tutur Prof Fathur Rokhman.
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Dr H Harry Pramono MSi berharap, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan terus meningkat.
“Adanya pertukaran dosen dan mahasiswa, diharapkan dapat memotivasi dan menjadi jalan mahasiswa untuk dapat melanjutkan studi disana,” kata Dr Harry Pramono.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1KiXWHo
via IFTTT
53 Regu Ikuti Lomba KSR PMI Se-Indonesia di Unnes
Sebanyak 53 regu dari 32 unit Palang Merah Remaja (PMR) se-Indonesia berkompetisi selama empat hari (Kamis-Minggu, 13-16/8) di Universitas Negeri Semarang (Unnes) kampus Sekaran. Mereka bakal mengikuti sejumlah lomba, antara lain cerdas tangkas, pertolongan pertama, perawatan kedaruratan di rumah, pembuatan media pendidikan remaja sebaya, kampanye donor darah siswa, speech contest, hingga arak-arak budaya.
Selain itu, ratusan peserta dalam kegiatan dengan tema “Mewujudkan Generasi Muda dengan semangat kreatif, aktif, sportif, dan inovatif” tersebut juga bakal mengikuti sarasehan, tur ke sejumlah objek wisata di Semarang, juga malam keakraban.
“Kami ingin meningkatkan kemampuan di bidang pertolongan pertama dan perawatan kedaruratan di rumah sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata ketua panitia, Dimas Setyoadjie, dalam pembukaan acara di Dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Kamis (13/8).
Hadir dalam kesempatan itu, perwakilan dari PMI Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, juga segenap unsur pimpinan Universitas Konservasi. Kegiatan yang diselenggarakan KSR Palang Merah Indonesia Unit Unnes ini juga bertujuan untuk lebih menjalin persahabatan antar-PMR se-Indonesia.
“Hal itu sesuai dengan visi Unnes yaitu konservasi nilai dengan menjalin kekerabatan,” kata Dekan FIP, Prof Fakhruddin, dalam sambutannya.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1TupVhF
via IFTTT
Wednesday, 12 August 2015
Rektor Unnes Safari di FMIPA
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum beserta Pembantu Rektor melakukan safari di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Dekan FMIPA Prof Wiyanto melaporkan tentang keunggulan dan kondisi terkini fakultas yang dipimpinnya diantaranya calon resmi dekan FMIPA, 10 program studi (prodi) S1 sudah lima yang terakreditasi A, serta prodi statistika terapan dan komputasi (staterkom) D3 ditanjau kembali untuk diusulkan menjadi S1.
Selain itu, Prof Wiyanto juga menyampaikan, artikel dosen FMIPA yang terbublikasi di jurnal nasional dan internasional, mengundang pakar untuk melakukan pendampingan dalam penulisan jurnal sehingga 2016 mendatang bisa meningkat tajam.
Rektor Prof Fathur Rokhman menyampaikan diantaranya tantangan Unnes masa depan yakni redefinisi konservasi, peningkatan budaya akademik dan SDM, penguatan kelembagaan (LPTK), standar internasional, serta tata kelola yang sehat dan unggul.
Untuk itu, Rektor mengajak kepada semua warga Unnes mari bersama-sama menjaga harmoni agar Unnes meraih sehat organisasi, meningkatkan kompetensi agar Unnes meraih prestasi, bekerja dengan sepenuh hati agar Unnes meraih reputasi, meningkatkan inovasi agar Unnes meraih keunggulan konservasi, dan mari kita peduli agar Unnes dicintai.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1Wi3aw0
via IFTTT
FIK dan FT Gelar Sidang Pemaparan Visi Misi Calon Dekan
Fakultas Ilmu Keolahargaan (FIK) dan Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes), menggelar sidang pemaparan visi misi dan strategi pengembangan masing-masing fakultas. Kegiatan yang merupakan bagian dari seleksi pemilihan Dekan periode 2015-2019 ini dalam pelaksanaanya dipimpin oleh masing-masing ketua senat yakni Dr Harry Pramono MSi (FIK) dan Drs Muhammad Harlanu MPd (FT).
Sidang pemaparan yang diselenggarakan pada Rabu (12/10) telah menghasilkan tiga calon tetap dalam pemilihan Dekan periode 2015-2019. Adapun calon tetap Dekan dari FT adalah Dr Muhammad Khunaedi MPd, Dr Nur Qudus MT, Ir Saratri Wilonoyudho MSi. Sedangkan dari FIK adalah Dr Tri Rustiadi Mkes, Drs Nasuka MKes, Dr Tandiyo Rahayu MPd.
Seluruh calon mengangkat tema yang sama yakni visi, misi, program, dan strategi pengembangan masing-masing fakultas yang bertumpu pada tiga aspek visi Universitas Negeri Semarang: Sutera (sehat, unggul, dan sejahtera), konservasi, dan internasionalisasi.
Tahap selanjutnya, seluruh calon tetap akan mengikuti proses pemilihan akhir yang akan diselenggarakan oleh anggota senat fakultas dan Rektor Universitas Negeri Semarang.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1P63ngw
via IFTTT
Mahasiswa Unnes Juara II MTQ Mahasiswa Nasional
Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berhasil meraih medali perak pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Mahasiswa Nasional ke-14 tahun 2015 di Jakarta.
Dian Siti Mawadah, mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), menjadi juara 2 dalam bidang Qira’ah Saba’ah.
Mahasiswa Unnes lain, Yulfiani, juga memperoleh hasil baik pada kompetisi yang sama. Ia berhasil menjadi Juara Harapan III Cabang Tilawah Putri.
MTQ Mahasiswa Nasional ke-14 diselenggarakan 1-8 Agustus 2015 di Universitas Indonesia. Penutupan acara ini dilakukan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. H. Mohammad Nasir.
Ratusan peserta dari 186 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia berpartisipasi dalam acara ini.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1Mj0Iko
via IFTTT
Tuesday, 11 August 2015
Unnes Tambah Satu Guru Besar
Universitas Negeri Semarang (Unnes) hari ini Selasa (11/8) menambah satu Guru Besar (Profesor).
Mereka yakni Prof Dr dr Oktia Woro Kasmini Handayani dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dengan pidato pengukuhan Profesor dalam bidang ilmu gizi berjudul “Makanan Jajanan Anak Antara Kebutuhabn dan Ancaman”.
Pengukuhan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum di auditorium kampus Sekaran Gunungpati.
Hadir reviuwer Prof dr HM Sulchan SpGK dan Prof Dr dr Hardono dari Universitas Diponegoro Semarang.
Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, dengan dikukuhkannya Prof Oktia Woro Kasmini Handayani ini Unnes bertambah satu Profesornya. Dia merupakan Profesor ke 103 Unnes.
“Selamat dan sukses kepada Prof Woro (panggilan akrapnya) selamat bergabung menjadi anggota senat universitas.” Kata Rektor Unnes.
Rektor Unnes juga mengemukakan, pencapaian derajat Profesor ini jangan menjadi akhir dalam menimba ilmu, melainkan sebagai awal dari meniti karier. Mahasiswa dan warga masyarakat menunggu kiprah selanjutnya.
Prof Oktia Woro Kasmini Handayani, pada 2011 hasil peneliti yang dilakukan di Desa Pecuk, Jawa Tengah mendapat kesimpilan bahwa pada anak balita dan remaja sekolah, makanan jajanan sangat dibutuhkan untuk dapat memenuhi kabutuhan makanan anak.
Walaupun, jelas Prof Woro, dengan berbagai alasan sepserti anak tak suka makanan rumah, orang tua disibukkan dengan pekerjaan. Sehingga makanan jajanan merupakan faktor yang ikut menentukan status gizi anak.
Menurut Prof Woro, hasil penelitian pada SMA di Semarang memperoleh data bahwa jajanan merupakan penyumang terjadinya obisitas pada remaja, disampning faktor-faktor lain seperti aktivitas dan olahraga.
Hasil penelitian itu mendukung data di Indonesia bahwa kelompok usia 5-12 tahun menunjukkan prevelensi obisitas masih sangat tinggi yakni 18,8 persen. Bahkan kecenderungannya mengalami kenaikan dari 1,4 persen (2007) menjadi 18,8 persen (2013), kata Prof Woro.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1HDElQ4
via IFTTT
Monday, 10 August 2015
Dalam Waktu Dekat Unnes Akan Luncurkan Logo Baru
”Dalam waktu dekat Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan meluncurkan logo terbarunya,” ungkap Pembantu Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama Prof YL Sukestiyarno ketika mendampingi Rektor Unnes saat bersilaturami dengan dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Senin (10/8) di Gedung Serba Guna FIK Kampus Sekaran Gunungpati.
Prof Sukes mengatakan, logo terbaru tersebut telah mengalami berbagai tahap sehingga diperoleh kesimpulan untuk memperbaharui logo yang ada. “Kita telah melakukan kajian, jajak pendapat, hingga mengadakan sayembara untuk membuat logo Unnes terbaru ini,” katanya.
Logo terbaru ini, menurutnya lebih simpel, elegan, serta mudah diaplikasikan dalam berbagai hal. Logo inipun terlihat lebih menarik, dengan delapan helai daun berwarna kuning, kemudian sangat jelas ada tugu muda ditengah sebagai simbol kota Semarang.
Sebelumnya, Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman menyampaikan secara singkat mengenai Unnes sebagai lembaga perguruan tinggi yang mengusung visi menjadi universitas konservasi bertaraf internasional, yang sehat, unggul, dan sejahtera pada tahun 2020.
Dalam upaya pengembangan kampus, Rektor berkali-kali menghimbau agar seluruh warga Unnes terus mengembangkan keilmuan masing-masing dengan meningkatkan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1IYN70B
via IFTTT
Friday, 7 August 2015
24 Mahasiswa Unnes PPL di Malaysia
Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus meningkatkan strategi dengan berbagai mitra di luar negeri untuk perkembangan kerjasama internasional, salah satunya dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia.
Kali ini, 24 mahasiswa Unnes melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Antar Bangsa 2015.
Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat melepas 24 mahasiswa PPL Antar Bangsa 2015 di Malaysia, Jumat (7/8) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.
Hadir Pembantu Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum, Jajaran semua Dekan Fakultas, dan pejabat terkait dilingkungan Unnes.
“Luruskan niat kalian untuk belajar, jaga sikap dalam bergaul dengan murid, guru, masyarakat setempat, junjung tinggi nasionalisme, dan juga nama Unnes,” kata Prof Fathur.
Menurut Prof Fathur, kerjasama yang telah terjalin baik ini harus dijaga bersama, bukan hanya tanggung jawab pengelola PPL saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab mahasiswa peserta PPL terpilih yang menjadi Duta Bangsa untuk belajar melakukan pengabdian di Malaysia.
Kepala Pusat PPL Drs Masugino MPd melaporkan, pada 2015 ini, merupakan tahun ketiga kerjasama Unnes dengan UPSI dalam rangka penyelenggaraan Program PPL Antar Bangsa. Sesuai rencana, pada tahun ini UPSI juga akan mendelegasikan mahasiswanya, untuk melaksanakan PPL di Unnes.
(Humas/Aji Kusuma Admaja)
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1ghqHMH
4423 Mahasiswa Kependidikan Unnes Siap Mengabdi
Upacara penerjunan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Negeri Semarang
(Unnes) berjalan dengan khidmat. Diselenggarakan di Lapangan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Kamis
(6/8), upacara penerjunan kali ini diikuti oleh 4423 mahasiswa Prodi Kependidikan Unnes.
“Menjadi seorang guru yang unggul tidak hanya bermodalkan kecerdasan indeks prestasi perkuliahan
saja. Akan tetapi kemampuan berkomunikasi, kesantunan dan sikap menghormati terhadap sesama
merupakan hal penting yang harus diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar”, Ujar Pembantu Rektor II Unnes, Dr S. Martono MSi saat memberikan amanah inspektur upacara.
Mahasiswa PPL pada tahun 2015 ini, akan melaksanakan tugas pengabdian ke berbagai kota di Jawa
Tengah dan Jawa Timur. Antara lain Magelang, Salatiga, Kudus, Pekalongan, Tegal Malang dan Surabaya.
Adapun dalam rangka programPPL internasional, sekitar 24 mahasiswa Unnes melaksanakan PPL di
Thailand dan Malaysia. Selanjutnya, Dr S. Martono MSi menyampaikan, kerjasama yang baik dengan sekolah sebagai mitra pelaksanaanPPL merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaganya. Untuk itu kepada seluruh mahasiswa yang melaksanakan PPL niatkan dalam hati kalian untuk tulus mengabdi dan menjaga nama baik almamater Universitas Negeri Semarang.
(Humas – Aji Kusuma Admaja)
from Universitas Negeri Semarang
Thursday, 6 August 2015
Silaturahmi Rektor dengan Warga Fakultas Ilmu Sosial
Rabu (5/8), Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengagendakan pertemuan dengan warga
Fakultas Ilmu Sosial (FIS) yang meliputi jajaran pejabat dekanat, dosen dan mahasiswa. Adapun isi kegiatan dalam agenda tersebut adalah silaturahmi antara pimpinan Unnes dengan seluruh civitas
akademika FIS sekaligus sosialisasi kebijakan kampus.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan, Unnes sebagai Rumah Ilmu harus tetap menjaga pelayanan Prima agar mempermudah dalam proses penciptaan lulusan yang cerdas dan berkarakter. Disamping itu, dalam upaya pengembangan kampus, Rektor mengajak hadirin siang itu untuk terus mengembangkan keilmuan masing-masing dengan meningkatkan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa.
“Akselerasi sumber daya manusia dalam hal ketenaga pendidikan merupakan salah satu prioritas utama Unnes.
Dalam jangka waktu 2015-2019, Unnes menargetkan peningkatan jumlah doktor dan profesor
meningkat hingga 40%. Sedangkan dalam pengembangan internasional dalam kurun waktu empat tahun kami menargetkan memiliki 10 prodi yang memiliki kurikulum internasional” Ujar Prof Fathur di gedung C7 FIS diiringi tepuk tangan hadirin.
Program kunjungan serupa, juga akan diagendakan oleh rektor Unnes ke tujuh fakultas lain. Harapannya dengan silaturahmi menjadikan komunikasi antara pimpinan dengan warga Unnes menjadi lebih dekat, dari situ aspirasi warga Unnes akan tertampung dengan baik sehingga harapannya akan bermanfaat dalam pembuatan dan pengelolaan kebijakan kampus kedepan.
from Universitas Negeri Semarang
Menulis Berita Tidak Perlu Bakat Khusus
“Menulis berita tidak perlu bakat khusus,“ ungkap Cocong Arief Priyono ketika menjadi pembicara pada Pelatihan Kehumasan, Kamis (6/8), di Ruang Rapat Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (Unnes) Kampus Sekaran, Gunungpati.
Pelatihan yang dibuka oleh Kepala UPT Pusat Hubungan Masyarakat (Pusat Humas) Unnes Bambang Priyono, diikuti oleh 50 dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa perwakilan dari unit kerja di lingkungan Unnes. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Humas untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan tentang kehumasan, terutama strategi yang berhubungan dengan media.
“Untuk menulis sebuah berita tidak diperlukan bakat khusus. Kemauan dan kerja keras serta kesukaan untuk membaca atau mencari informasi justru yang utama, “tambah Cocong yang saat ini menjabat sebagai staff redaksi Suara Merdeka.
Cocong juga menambahkan, untuk penulis pemula sebaiknya menuliskan hal-hal yang terjadi di lingkungannya. Hal ini agar tulisan yang dibuat tidak melebar atau bias.
Setiap penulis menginginkan agar hasil tulisannya dimuat media, baik media cetak maupun elektronik. Berkaitan dengan ini Ir Cocong membagikan tips jitu agar tulisan dapat tembus media, antara lain mengenali karakter media, mempelajari rubrik, topik aktual, menggunakan kalimat efektif, memberikan penjelasan singkat, serta menulis sesuai bidang ilmu yang dikuasai.
Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Amir Machmud NS juga memberi materi tentang “Pergeseran Nilai dalam Praksis Media”. Menurutnya, Perkembangan media begitu cepat, sehingga kita harus pandai memanfaatkan, “ kita harus bisa menciptakan bahwa media bisa dijadikan sebagai teman, sehingga media akan membutuhkan kita dan bukan hanya kita yang membutuhkan media, “ tegas Amir yang juga ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah itu.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1IYzArz
via IFTTT
November, LP2M Gelar Seminar Internasional Bersama Menristekdikti
Dalam rangka mewujudkan visi Unnes menjadi Universitas Konservasi Bertaraf Internasional serta sebagai upaya meningkatkan kualitas karya-karya penelitian, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unnes akan menyelenggarakan 1st Unnes International Conference on Research Innovation and Commercialization (UICRIC) for Better Life, Jumat-Minggu (27-29/11) di Hotel Patrajasa Semarang.
Dengan menghadirkan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. Muhammad Nasir sebagai Keynote Speaker, diharapkan tindak lanjut seminar ini akan mampu memotivasi para peneliti untuk menghasilkan produk-produk inovatif yang bermanfaat dan dapat dikomersialisasikan sehingga menambah income generate bagi masyarakat.
Selain Menristekdikti, 5 pembicara lain yang nantinya akan hadir adalah Prof. Chow Yang Lee (National Taiwan University/UniversitiSains Malaysia), Joop Van De Flier (Nehem International the Netherland), Asst. Prof. Rotchanatch Darnsawasdi (Prince of Songkla University Thailand), Prof. Rahim MD. Sail (University Putra Malaysia), dan Prof .Dr. FathurR okhman M.Hum (Rektor Unnes).
Melalui berita ini, panitia mengundang Bapak/Ibu dosen untuk bergabung dalam seminar ini, baik sebagai pemakalah maupun sebagai peserta. Adapun ruang lingkup kluster-kluster penelitian yang nantinya akan disajikan dalam seminar adalah lain inovasi pendidikan, science dan teknologi, peningkatan sumber daya dankualitas hidup, konservasi, seni, budaya dan humaniora.
Informasi selengkapnya dapat dilihat di sini.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1IYgOAD
via IFTTT
Wednesday, 5 August 2015
Kaji konservasi, UNS Kunjungi Unnes
Dalam rangka persiapan menuju kampus ramah lingkungan, Universitas Sebelas Maret kunjungi Unnes. Kunjungan yang dipimpin oleh Prof Dr Okid Parama Astirin, M.S ini terdiri dari 15 anggota Tim Green Campus Universitas Sebelas Maret.
“konsistensi Unnes menjalin kerjasama terkait konservasi lingkungan, merupakan upaya nyata Unnes untuk mengajak berbagai instansi dalam rangka meminimalisir dampak dari pemanasan global”, Ujar Prof Fathur dalam sambutan penerimaan kunjungan di Ruang Rapat Rektor, Rabu (5/8).
Selanjutnya, Tim Green Bulding Campus Universitas Sebelas Maret mendapatkan presentasi prinsip konservasi Unnes dari Prof Dr Dewi Liesnoor Setyowati Msi. Dalam pemaparannya, Prof Dewi menyampaikan, bahwa konservasi Unnes bermula dari sebuah gerakkan yang kemudian berinovasi dan dikembangkan secara keilmuan.
“Dalam perkembanganya, Unnes memasukkan konservasi dalam kurikulum pembelajaran, yakni melalui mata kuliah pendidikan lingkungan hidup. Sedangkan dalam konsep pengembangan lingkungan, selain mengurangi aktifitas kendaraan bermotor pada saat jam kerja, Unnes juga mengedepankan prinsip pembangunan ramah lingkungan atau yang dikenal dengan konsep green bulding”, Ujar Prof Dewi Liesnoor.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1gJs8EG
via IFTTT
Kamis, Unnes adakan Latihan Kehumasan
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan menyelenggarakan Pelatihan Kehumasan bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, Kamis, 6 Agustus 2015, pukul 11.00, di Gedung Lembaga Pengabdian pada Masyarakat kampus Sekaran, Gunungpati.
Acara ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan tentang kehumasan, terutama strategi berhubungan dengan media. “Hadir sebagai narasumber Pemimpin dan Staf Redaksi Suara Merdeka Amir Machmud NS dan Cocong Arief Priono,” kata Ketua Panitia, Ratih Widyastuti.
Menurutnya, pelatihan kehumasan, salah satu hal positif untuk mengenal dunia menulis di kalangan warga Unnes, “menulis bukan mengenal, tetapi menulis harus dikenal. Sehingga, Unnes dikenal orang banyak melalui menulis,”katanya.
Dia juga menyampaikan, pelatihan ini diikuti wakil unit kerja termasuk lembaga kemahasiswaan dilingkungan Unnes. “Seluruh peserta diharapkan datang tepat waktu,” tambahnya.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1P5oz73
via IFTTT
Tuesday, 4 August 2015
Rektor Unnes Lantik Tiga Pejabat
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik tiga pejabat di lingkungan Unnes, Selasa (4/8) di rektorat kampus Sekaran.
Mereka yakni Prof Dr Supriyadi MSi dari Fakutas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dilantik sebagai Ketua Badan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPTIK) menggantikan Sugiyanto SPd MSi.
Kemudian, Prof Dr Achmad Slamet MSi Direktur Pascasarjana (PPs) dan Prof Dr Agus Nuryatin MHum Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) diangkat kembali periode 2015-2019.
Selain melantik, Rektor Unnes juga menyerahkan Surat Keputusan Rektor tentang pengankatan Staf Ahli kepada Untoro Nugroho ST MT sebagai Staf Ahli Rektor Bidang Perencanaan Infrastruktur Unnes dan Sugiyanto SPd MSi sebagai Staf Ahli Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Integrasi Informasi dan Teknologi.
Rektor Unnes mengucapkan terima kasih kepada pejabat yang telah berakhir masa jabatannya atas kinerja, dedikasi, dan pengabdiannya yang selama ini diamanahkan. Secara khusus juga kepada Sugiyanto MSi Ketua informasi dan teknologi (IT) Unnes sehingga menjadi salah satu bren marking.
Menurut Rektor, dengan IT nya ini Unnes telah memiliki beberapa sistem diantaranya sistem akademik terpadu, sistem keuangan, sistem kepegawaian, sistem perencanaan, kerjasama, dan sistem laporan.
Semuanya itu, jelas Rektor, bermuara pada pelayanan prima yang berbasis pada akurasi data sehingga Unnes disebut juga sebagai smart campus. Untuk itu, ini sebagai tantangan baru bagi Ketua IT baru, kata Rektor.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1ePtFHd
via IFTTT
Emas dan Perak VOC di BICF 2015
Hasil menempa diri selama empat bulan telah berbuah manis. Tim Paduan Suara Universitas Negeri Semarang Voice of Conservation (VOC) berhasil naik podium pada dua kategori lomba yang digelar oleh Bali International Choir Festival (BICF) 2015.
Dua kategori lomba choir international tersebut kategori Pop dan Jazz, VOC menduduki peringkat pertama dan meraih medali emas dengan skor 30,25. Sedangkan pada katregori Scenic Folklore, VOC menempati posisi kedua dan meraih medali perak dengan skor 29,35.
Dari keterangan President Director Of The 4th BICF 2015 Tommyanto, menyampaikan, bahwa BICF adalah batu loncatan yang representatif bagi grup paduan suara yang ingin menuju jenjang go international, oleh karena itu BICF kali ini berhasil mendatangkan peserta dari berbagai negara di asia dan eropa.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1KNM2YQ
via IFTTT
Monday, 3 August 2015
Mahasiswa Unnes Pentaskan Tari Denok di Hongkong
Tujuh mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mementaskan tari Denok, tarian khas Semarang di Hongkong. Ketujuh mahasiswa tersebut tampil dalam penutupan Asia Pacific Leaders The Hong Kong Polytechnic University, Jumat (31/7).
Dalam kesempatan tersebut, hadir Dekan Fakultas Bisnis Polytechnic University Edwin Cheng yang hadir mewakili institusinya. Iam mengapresiasi tampilan tujuh mahasiswa Unnes tersebut.
“Saya sangat kagum dengan budaya Indonesia yang begitu Indah sehingga memberikan keberagaman dalam program asia pacific leaders ini,” kata Edwin Cheng.
Hadir pula Executive Director Program Asia Pacific Leader, Elizabeth Kim yang mengaku tertarik dengan kostum kebaya yang dikenakan oleh delegasi dari Indonesia.
Selain delegasi dari Unnes, sejumlah mahasiswa Thailand juga berkesempatan menampilkan tarian asal negaranya di acara serupa.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1OKvJwu
via IFTTT
SM3T, Jadilah Agen Perubahan
Menjadi peserta program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan Terluar dan Tertinggal (SM3T) itu tidak boleh cengeng, dan mengeluh. Selama mengabdikan diri satu tahun di daerah itu berbuatlah yang terbaik sehingga menjadi agen perubahan.
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum, menyampaikan itu saat membuka Prakondisi SM3T Angkatan V Unnes 2015, Senin (3/8) di Hotel Kusma Bandungan.
“Agen perubahan merupakan kunci sukses seorang SM3T,” kata Prof Fathur. Prakondisi diikuti 342 orang berlangsung mulai 3 sampai dengan 17 Agustus.
Untuk itu, jelas Prof Fathur, berbuatlah berinovasi walaupun sekecil apapun sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang kalian tempati untuk pengabdian, pesan Prof Fathur.
Prof Fathur berharap, selama melakukan pengabdian bawalah nama baik Unnes, menjadi virus penyebar kebaikan, jaga kebersamaan, menjadi agen perubahan Indonesia ke depan, kembangkan tradisi belajar, dan menjadi karakter konservasi.
Ketua panitia Mukhamad Shokheh SPd MA melaporkan, peserta SM3T ini akan diterjunkan ke empat Provinsi yakni Provinsi Kalimantan Barat meliputi Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang.
Kemudian, Provinsi Kalimantan Timur (Kutai Barat, Mahakam Ulu), Nusa Tenggara Timur (Ende, Manggarai, Belu), dan Provinsi Maluku Utara (Pulau Morotai).
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1ITsrsw
via IFTTT
Rektor Serahkan 56 SK Tenaga Non-PNS Unnes 2015,
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan Surat Keputusan Tenaga Non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Layanan Umum (BLU) kepada 56 tenaga Non-PNS BLU Unnes 2015, Senin (3/8) di Gedung kampus Sekaran.
Penyerahan secara simbolis kepada tenaga pendidik/dosen diwakili Tri Astuti MPd, tenaga kependidikan Djoko Legowo SPd, teknisi Sulistriyono, satpam Ribut Riwayanto, dan pengemudi Turchamin.
Menurut Rektor, 56 tenaga Non-PNS BLU Unnes memiliki hak yang hampir sama dengan PNS, tunjangan kinerja juga tetap akan diberikan kepadanya sesuai kemampuan Unnes, “bahkan, kalau Unnes mampu gaji Pegawai BLU bisa lebih besar dari gaji PNS,” katanya.
Setelah menerima surat keputusan ini, Rektor berharap semuanya harus menyesuaikan peraturan peraturan yang berlaku di Unnes diantaranya kedisiplinan. Selain itu, juga mengembangkan bagaimana Unnes ke depan harus dicintai masyarakat.
“Caranya semua warga Unnes harus bekerja prima, disiplin, loyal kepada lembaga serta menjaga nama baik Unnes di lingkungan masyarakat,” kata Profesor Sosiolinguistik itu.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1OZb74D
via IFTTT
Unnes Terima Kunjungan Kerja UNY
Performa akademik yang ditunjang oleh pengembangan teknologi informasi komunikasi dan penerapan sistem remunerasi di Universitas Negeri Semarang membuat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tertarik untuk melakukan kunjungan kerja.
Rombongan diterima Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Universitas Negeri Semarang (BAUK Unnes) Drs Anwar Haryono MPd beserta jajaranya, Jumat (31/7) di Gedung H lantai 4 Kampus Sekaran Gunungpati.
“Sebelumnya saya telah menerima surat dari Pembantu Rektor II UNY yang menginformasikan bahwa beliau mengirimkan utusan untuk belajar bersama Unnes, mendiskusi tentang BPTIK dan Layanan Kepegawaian Umum. Sehingga saya mengundang perwakilan dari bagian-bagian unit kerja BAUK Unnes agar nantinya diskusi dapat berjalan secara efektif,” ungkap Drs Anwar Haryono dalam sambutannya.
Kepala UPT Pusat Komputer (Puskom) UNY, Dr Priyanto MKom menyampikan maksud dan tujuan kunjungan kerja ke Unnes kali ini adalah untuk belajar dan berdiskusi bersama tentang penyempurnaan sistem teknologi informasi dan komunikasi dan yang lebih khusus yaitu penerapan sistem remunerasi yang sudah di terapkan di Unnes.
Unnes sudah merintis penggunaan teknologi dan informasi secara terintegrasi sejak tahun 2006 dengan nama Sistem Akademik Terpadu (Sikadu). Dengan berjalannya waktu berbagai sistem telah dikembangkan di masing-masing unit kerja. Sistem remunerasi di Unnes sendiri dapat di akses di siremun.unnes.ac.id.
(M.Farizqo Irvan/Humas)
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1hehXrq
via IFTTT
Total Pendaftar Unnes Tahun 2015 Capai 109.999
Sebanyak 109.999 calon mahasiswa mendaftar di Universitas Negeri Semarang (Unnes) melalui 3 jalur di tahun 2015. Jumlah tersebut meliputi pendaftar jalur SNMPTN 52.121, Jalur SBMPTN 48.595, dan jalur Seleksi Mandiri Unnes 9.283. Jumlah tersebut diungkapkan Pembantu Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum dalam jumpa pers yang digelar di gedung rektorat kampus Unnes, Minggu (2/8).
Prof Rustono mengatakan, jumlah pendaftar Unnes tahun 2015 mengalami peningkatan dari tahun lalu. Lonjakan peminat yang mendaftar di Unnes karena mereka tertarik terhadap kredibilitas dan kualitas program studi yang ada serta prestasi yang dicapai Unnes.
“Tahun ini Unnes menerima 6.160 mahasiswa dengan rincina 50% melalui Jalur SNMPTN, 30 % melalui Jalur SBMPTN, dan 20 % melalui Jalur Seleksi Mandiri. Kalau diambil rata rata tingkat persaingan masuk Unnes tahun ini 1 banding 18. Namun tingkat persaingan berbeda beda tiap prodi,” tutur Prof Rustono.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1KJLKFg
via IFTTT
Sunday, 2 August 2015
9.273 peserta ikut seleksi mandiri Unnes
Sebanyak 9.273 peserta mengikuti tes tertulis Seleksi Mandiri Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyebar di 21 lokasi di Semarang.
Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum disela-sela peninjauan di SMPN 13 Semarang menyampaikan jumlah peserta sebanyak itu terdiri atas 2.457 peserta seleksi sains dan teknologi (Saintek), 5.820 peserta seleksi sosial humaniora (Soshum), dan 996 peserta seleksi campuran, Minggu (2/8).
Prof Fathur juga mengemukakan, tes tertulis meliputi tes kemampuan dasar (TKD) dan tes kemampuan potensi akademik (TKPA). Untuk Saintek TKD meliputi Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedangkan Soshum (matematika, geografi, ekonomi, sejarah, serta sosiologi dan antropologi).
Menurut Prof Fathur, lokasi tes tersebar di seluruh fakultas di lingkungan Unnes termasuk Program Pascasarjana. Sedangkan sekolah yang digunakan SMAN 5, SMAN 12, SMA Kesatrian 1, dan SMPN 13.
Prof Fathur menjelaskan, secara keseluruhan pelaksanaan tes tertulis Seleksi Mandiri ini yang diikuti ribuan peserta dan tersebar di beberapa lokasi tidak ada kendala sehingga berjalan tertib dan lancar.
Prof Fathur menambahkan, bagi peserta Seleksi Mandiri yang memilih program studi (prodi) olahraga dan seni diwajibkan mengikuti ujian keterampilan yang dilaksanakan pada Senin (3/8) mulai pukul 07.00 WIB. Peserta yang memilih prodi olahraga tes di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan yang memilih seni di Fakultas Bahasa dan Seni.
from Universitas Negeri Semarang http://ift.tt/1KJx6L8
via IFTTT





