Thursday 16 January 2014

Atasi Banjir Pemkot Semarang Kucurkan Rp133 Miliar

Sekitar Unnes - Untuk mengatasi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Jawa Tengah mengucurkan anggaran Rp13,3 miliar. Dana itu untuk pembebasan lahan pembuatan bendungan dan normalisasi dan rehabilitasi sungai.

Pemantauan Media Indonesia di Pantura, Kamis (16/1), banjir yang melanda Kota Semarang masih menggenangi beberapa wilayah, baik jalan protokol maupun perkampungan penduduk akibat meluap dan jebolnya tanggul di beberapa sungai.

"Meskipun surut, ketika hujan lebat datang air kembali naik, sehingga warga terus waspada," kata Beni Budiarto,46, warga Mangkang Kulon, Semarang.

Jebolnya tanggul Sungai Beringin, menurut Riani,45. warga Ngalian, Semarang, selain mengancam Kecamatan Tugu, Ngalian, dan Mangkang, juga mengakibatkan Jalur Pantura Semarang-Kendal terendam setinggi 56 centimeter.

Hal senada juga diungkapkan Purwanto,40, warga Sawah Besar, Kaligawe, Semarang, bahjir yang terjadi sejak dua hari lalu belum juga surut, bahkan hujan di bagian selatan mengancam warga hingga beberapa warga terpaksa meninggalkan rumah.

Meluapnya Sungai tenggang, demikian Purwanto, tidak saja mengakibatkan perkampungan sekitarnya seperti Ngblak, Karangkimpul dan Sawah Besar terendam banjir, tetapi Jalan Pantura Kaligawe Raya juga terendam dengan ketinghian air mencapai 50 centimeter.

Kepala PSDA-ESDAM Kota Semarang Agus Riyanto mengatakan untuk  penanganan banjir di Kota Semarang, Pemkot akan mengucurkan anggaran pembangunan sistem Kali Banger Rp13,3 miliar pada tahun 2014 ini.

Anggaran Rp13.3 miliar, demikian Agus Riyanto, akan digunakan untuk pembebasan tanah embung hulu Sungai Beringin Rp5 miliar, pembebasan tanah Sungai Beringin tahap II Rp7 miliar, rehabilisasi Sungai Beringin dan Plumbon Rp1,3 miliar.

Sementara ini, menurut Agus Riyanto, mengantisipasi terjadinya banjir susulan akibat jebolnya 4 titik tanggul Sungai Plembom dan 1 titik tanggul Sungai Beringin dengan panjang 7-25 meter, Pemkot telah mengirimkan 1.750 karung pasir untuk penambalan sementara tanggul yang jebol tersebut.
.
Penanganan tanggul jebol, ujar AgusRiyanto, dilakukan oleh Pemkot Semarang dan Pemrov Jateng, yakni 750 karung pasir untuk menambal tanggul yang jebol di Sungai Plumbon, 500 karung pasir untuk Sungai Bringin dan sisanya untuk menutup lubang-lubang lainnya.

Sumber : metrotvnews.com

No comments:

Post a Comment