Wednesday, 9 September 2020

Peringati Haornas 2020, Rektor UNNES: Tetap Aktif Bergerak, Agar Tetap Sehat

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat Hari Olahraga Nasional atau Haornas tahun 2020 kepada para atlet, sivitas akademika UNNES, dan seluruh masyarakat Indonesia.

“Ini merupakan momentum yang tak biasa bagi sejarah keolahragaan di Indonesia. Saat ini kita berada di tengah pandemi Covid-19 yang memaksa kita untuk lebih banyak beraktivitas dari rumah. Meski demikian, kita tidak boleh menyerah dan putus asa. Mari dalam suasana Hari Olahraga Nasional tahun 2020 ini, kita ciptakan kebiasaan baru yang lebih positif, kebiasaan baru yang lebih produktif dengan membiasakan diri berolahraga secara teratur dan tetap menjaga kesehatan,” ajak Rektor.

Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) yang hobi bermain tenis itu menekankan pentingnya untuk tetap aktif bergerak agar tetap sehat.

Dalam nuansa Haornas 2020 yang jatuh pada Rabu 9 September 2020 itu, Prof Fathur berharap Haornas mampu menjadi momentum persatuan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga kembali.

Menurutnya, kebiasan berolahraga secara teratur akan mampu meminimalisasi risiko penyakit jantung dan stroke. Selain itu, olahraga juga mampu meningkatkan kekuatan otot jantung dan menurunkan kadar tekanan darah sehingga berdampak baik bagi proses metabolisme tubuh.

Secara kelembagaan dilingkungan UNNES, kegiatan keolahragaan gencar digalakkan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK UNNES). Fakultas ini tidak hanya mencetak mahasiswa unggul dan bereputasi internasional, tetapi juga memiliki kepedulian kepada masyarakat. Salah satu bentuk kepedulian ini diwujudkan melalui program FIK Goes to Public (FGTP).

Program FGTP bertujuan untuk mengedukasi masyarakat sekitar Kota Semarang tentang pentingnya berolahraga dan menjaga kesehatan. FGTP menyuguhkan pelbagai acara olahraga yang melibatkan masyarakat seperti senam aerobik, olahraga tradisional, dan olahraga masyarakat lainnya. Selain itu, FGTP juga memberikan pelayanan kesehatan gratis seperti sport massage, cek tensi, gula darah, kolesterol, dan konsultasi kesehatan. Setiap kegiatan FGTP melibatkan dosen dan mahasiswa yang berkompeten di bidang olahraga dan kesehatan.

Sejak Pandemi Covid-19, FGTP harus dihentikan sementara. Namun demikian, bukan berarti pengabdian FIK kepada masyarakat terhenti. FIK UNNES terus mengedukasi masyarakat melalui media sosial dan berbagai kegiatan seperti FGD dan Webinar berskala nasional dan internasional.

FIK UNNES memberikan edukasi tentang cara menyikapi pandemi dalam perspektif olahraga dan kesehatan. Olahraga yang teratur dan terukur dapat meningkatkan imunitas tubuh yang merupakan benteng pertahanan terkuat dalam melawan virus Covid-19.

Mari berolahraga dan menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Semoga pandemi ini segera berakhir dan FGTP dapat kembali menyehatkan masyarakat Kota Semarang.

Selamat Hari Olahraga Nasional. Salam Olahraga. JAYA.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 8 September 2020

LPPM UNNES Selenggarakan Webinar Konservasi Bahan Baku dan Olahan Tempe sebagai Pangan Fungsional

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Webinar Konservasi Bahan Baku dan Olahan Tempe sebagai Pangan Fungsional pada Sabtu (5/9).

Dalam webinar tersebut dijelaskan, pangan fungsional merupakan makanan/minuman mengandung senyawa bioaktif yang secara klinis terbukti dapat berdampak fisiologis bagi tubuh pengkonsumsinya. Mengkonsumsi pangan yang termasuk makanan/minuman fungsional saat ini telah menjadi trend dan “keharusan” baru dikalangan masyarakat di era pandemi saat ini.

Kegiatan yang dikemas dalam Webinar Seri 2 PUI Pangan Fungsional ini menghadirkan 4 (empat) narasumber yakni Rustono CEO Rusto Tempeh Jepang, Dosen FTP Universitas Gadjah Mada Dr Atris  Suyantohadi STP MT,  Dosen FBS Universitas Negeri Semarang Wandah Wibawanto SSn MDs, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM  Jawa Tengah Dra Ema Rachmawati MHum.

Dalam paparannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah Dra Ema Rachmawati MHum menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi dan UMKM telah mengeluarkan pelbagai kebijakan yang berpihak pada perajin /UMKM. Salah satunya adalah pelaksanaan kegiatan budidaya kedelai sebanyak 5 KUD dengan luas area 50Ha.

PUI Pangan Fungsional LPPM UNNES terus mendorong pengembangan makanan dari bahan baku lokal semacam ini yang bertujuan untuk dapat mempertahankan biodiversitas dan memelihara kearifan lokal untuk menjaga dan membangun kembali kebiasaan masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri.


from Universitas Negeri Semarang

Besok, UNNES Selenggarakan Wisuda Ke-103 Secara Daring

Besok pagi Rabu tanggal 8/09 Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan wisuda Ke-103 Tahun 2020 secara Daring.

Mereka yang diwisuda sejumlah 963 terdiri atas, 6 Program Doktor, 78 Program Megister, 1 Program Profesi, dan 869 Program Sarjana, dan 10 Program Diploma.

Lulusan terbaik Debora Tri Ragawanti Program studi Ilmu Pendidikan Bahasa S3 dengan IPK 4.00, Masyitah Ultari Asma Prodi Pendidikan Seni S2 dengan IPK 4.00, Baiti Rohmawati Prodi Pendidikan Kimia S1 dengan IPK 3.95, dan Nur Oktaviyani Program Studi Survei dan Pemetaan Wilayah D3 dengan IPK 3.71.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 6 September 2020

PKKMB Hari ke-2, UNNES Hadirkan Sejumlah Tokoh Nasional

Pelaksanaan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Semarang telah memasuki hari kedua sejak diselenggarakan kali pertama pada Sabtu, (5/9).

Dalam kegiatan hari kedua yang diselenggarakan pada Minggu (6/9) ini, Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan pentingnya cara menumbuhkan benih kepemimpinan.

“Setidaknya ada lima hal yang perlu dilakukan untuk menumbuhkan benih-benih kepemimpinan yakni perbanyak syukur, sadar dengan adanya perubahan, berkomitmen, meningkatkan literasi dan kompetensi, dan bersikap partisipatif. Selain itu, kita juga harus membentuk keyakinan bahwa saya pemimpin, saya bertumbuh” ungkap Prof Fathur.

Profesor Sosiolinguistik itu menambahkan, pentingnya menimba ilmu dengan baik dan benar bagi mahasiswa baru.

“Saya sepakat dengan pendapat Nelson Mandela yang menjelaskan pendidikan sebagai senjata paling ampuh yang dapat digunakan untuk mengubah dunia. Karena dengan pendidikan kita bisa mengubah dunia, kita bisa berkontribusi pada banyak hal. Jadi sebagai mahasiswa baru sangat penting untuk memperhatikan cara menimba ilmu dengan baik dan benar,” papar Prof Fathur.

Hadir memberikan motivasi kepada 8.532 mahasiswa baru UNNES, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) H Bambang Soesatyo SE MBA yang menyampaikan pentingnya menjadi pemimpin masa depan.

“Saya ucapkan selamat, kalian telah diterima di salah satu kampus ternama di Indonesia, UNNES. Gunakan kesempatan ini untuk terus berkembang. Mahasiswa UNNES harus menjadi pemimpin masa depan, penerima estafet kepemimpinan. Sebagai generasi muda, kalian harus mengedepankan pemikiran kritis dan open minded,” jelas Bambang Soesatyo SE MBA.

Selain Ketua MPR RI, Program PKKMB tahun 2020 juga menghadirkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah H Sukirman SS, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Belmawa Kemendikbud) Republik Indonesia Prof drh Aris Junaidi PhD, dan Penulis sekaligus Motivator Indra Sugiarto.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 5 September 2020

Ketua BEM UNNES Ajak Mahasiswa Baru Jadi Insan Bijaksana dan Kritis

“Bersama kita mengarungi samudera ilmu yang tiada batasnya, untuk menjadi insan yang lebih bijaksana dan bermanfaat, Senantiasa kritis dan tiada henti berkontribusi untuk kemajuan bangsa ini.”

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Semarang (UNES) M Fajar Ahsanul Hakim dalam Kegiatan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Sabtu (5/9).

Selain itu, M Fajar Ahsanul menyampaikan hadirnya mahasiswa baru UNNES bagaikan seberkas sinar dari lentera harapan rakyat Indonesia.

“Selamat datang mahasiswa baru UNNES dan selamat mengarungi dunia pendidikan, dunia akademis di perguruan tinggi. Semangat membentuk diri untuk menjadi pemuda yang akan mewarnai peradaban di negeri ini,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, UNNES menerima prestasi atas penyelngaraan rekot penanaman pohon secara daring pertama di Indonesia oleh mahasiswa baru UNNES angkatan 2020.


from Universitas Negeri Semarang

Hijaukan Lingkungan, 8.532 Mahasiswa Baru UNNNES Tanam Pohon Serentak

Sebanyak 8.532 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penanaman pohon serentak dari daerah masing-masing, Sabtu (5/9). Kegiatan yang disisipkan dalam Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) dilakukan agar mahasiswa memiliki kepedulian sejak dini dalam menjaga lingkungannya.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, penanaman pohon adalah bagian dari bentuk pendidikan karakter agar mahasiswa memiliki kepedulian terhadap kelestarian.

Menurutnya, penanaman pohon oleh mahasiswa baru sudah dimulai sejak tahun 2010. Selain untuk tujuan pendidikan, penanaman pohon diharapkan berdampak langsung terhadap perbaikan kondisi lingkungan di daerah masing-masing.

“Kelestarian lingkungan adalah salah satu pilar kami sebagai universitas berwawasan konservasi. Selain konservasi lingkungan, pilar lainnya adalah konservasi seni dan budaya serta karakter,” katanya.

Menurut Fathur, mahasiswa UNNES harus memiliki kesadaran ekologis sejak dini. Mereka diharapkan jadi konservasi yang berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

Pada tahun 2020 UNNES menerima mahasiswa melalui tiga jalur yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri (SM). Mereka berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Selain itu, tahun ini juga ada mahasiswa asing dari India, Kolombia, Turkmenistan, Pakistan, Gambia, dan Libya.

Seluruh mahasiswa baru dijadwlkan mengikuti kegiatan pengenalan kampus selama empat hari yaitu Sabtu-Minggu (5-6/9) dan Sabtu-Minggu (12-13/9).

Ketua Panitia PKKMB UNNES Dr Masrukhan menjelaskan, PKKMB dilakukan agar mahasiswa baru beradaptasi dengan cepat di perguruan tinggi.

Selain mendapatkan pengarahan seputar topik-topik kebangsaan, bela negara, selama PKKMB mereka juga diperkenalkan dengan aneka fasilitas pembelajaran daring UNNES yaitu Elena. Pasalnya, pada perkuliahan semester gasal ini pembelajaran masih dilaksanakan secara daring.


from Universitas Negeri Semarang

FH UNNES Terjunkan 280 Mahasiswa ke 102 Instansi untuk Mengikuti Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum

Dekan Fakultas Hukum UNNES, Dr Rodiyah SPd SH MSi menerjunkan 280 Mahasiswa ke 102 Instansi Mitra Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum seperti Pengadilan, Instansi Pemerintah maupun Pemerintah Daerah, hingga BUMN maupun Kantor Hukum. Jumat, 4/9

Penerjunan mahasiswa oleh Dekan didampingi 8 Pimpinan Fakultas Hukum dan 42 Dosen Pembimbing. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemahiran dan pengalaman mahasiswa dalam menerapkan ilmu hukum.

“Masa pandemi saat ini tidak menghalangi semangat mahasiswa untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan kemahiran hukum di Instansi Mitra. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kemahiran hukum harus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan dan mengutamakan kesehatan mahasiswa,”  kata  Dr Rodiyah didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik Prof Dr Martitah.

Saat  memberikan arahan dan pembekalan kepada mahasiswa, Dekan FH berharap agar peserta dapat menjalankan Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum dengan baik, cerdas, berintegritas, disiplin dan selalu menjaga nama baik Lembaga.

“Mahasiswa Fakultas Hukum UNNES harus melaksanakan Pendidikan dan Latihan Kemahiran Hukum dengan baik, cerdas, berintegritas, berpenampilan rapi, menjada disiplin dan selalu menjaga nama baik Universitas Negeri Semarang,” ajak Dekan FH.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gugus Kerjasama, PKL dan KKL yang terdiri dari Ketua Dr Rofi Wahanisa SH MH, sekretaris Bayangsari Wedhatami SH MH dan anggota Ayup Suran Ningsih SH LLM MH


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Bersama ANRI Tingkatan Kompetensi Arsiparis Melalui Menulis Karya Ilmiah


Banyak yang beranggapan bahwa profesi arsiparis hanya bisa menata arsip saja di depot arsip. Padahal, dalam kinerja arsiparis itu tidak cukup menata arsip. Tetapi juga, menyampaikan informasi kearsipan melalui menulis, salah satunya menulis karya ilmiah di jurnal nasional.

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan kerjasama dalam hal karya ilmiah bagi arsiparis. Kedua lembaga tersebut melakukan kegiatan workshop daring dengan tema “Strategi Publikasi Ilmiah Kearsipan Menembus Jurnal Nasional”. Acara dilakukan pada Kamis (3/4) dengan 150 arsiparis dari arsiparis di Kementerian dan Perguruan Tinggi.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah Deputi Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan ANRI Dr Andi Kasman SE MM,  Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sistem Kearsipan ANRI Drs Hilman Rosmana MHum, Koordinator Bidang Dinamis ANRI Dra Prihatni Wuryatmini MHum dan Koordinator Bidang Statis ANRI Dra Endang Radiyani MHum. Adapun yang hadir dari pihak UNNES adalah Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan, Dr  S Martono MSi.

Ada dua narasumber dalam workshop tersebut yaitu Agung Kuswantoro  SPd MPd yang menjabat sebagai Kepala UPT Kearsipan UNNES dan Dr Dhanang Respati Puguh MHum yang menjabat sebagai Ketua Departemen Sejarah UNDIP.

Agung Kuswantoro,  mengatakan bahwa arsiparis hendaknya menuliskan dari pekerjaan yang telah dilakukan. Banyak yang “digali” dari seorang arsiparis. Misal, pengelolaan arsip dinamis, pengelolaan arsip statis, penanganan surat-masuk, proses perawatan arsip, proses penyusunan arsip, dan hal lainnya yang berkaitan dengan arsip.

“Kelebihan arsiparis adalah “kuat” dari segi praktek. Untuk melengkapi kelemahan diri seorang arsiparis, bisa dilakukan kerjasama dengan dosen dalam membuat karya tulis ilmiah. Dosen “kuat” dalam segi teori kearsipan, sedangkan arsiparis “kuat” dalam segi praktek kearsipan. “Perkawinan” kedua profesi ini bisa menghasilkan artikel ilmiah yang berbobot”, ujar Agung Kuswantoro.

Dr Dhanang Respati Puguh MHum memaparkan manajemen jurnal. Pengelolaan jurnal yang bertema kearsipan harus dipahami dulu kaidah selingkungnya. Pengelola jurnal harus memberikan keyakinan kepada penulis mengenai artikel yang telah dikirimnya untuk diberikan suatu penghargaan. Dibaca, direview, dan dipublish adalah salah satu bentuk apresiasi pengelola jurnal.

Usai acara dan tanya jawab usai dilanjutkan dengan selayang pandang jurnal arsip yang dikelola oleh ANRI.

Harapan dari workshop ini adalah peserta dapat menuliskan pemikiran dan hasil penelitian tentang kearsipan lalu dikirim sebuah jurnal nasional.

Peserta sangat antusias sekali. Hal ini dilihat banyaknya pertanyaan yang bersifat praktek, pemikiran, konsep, dan strategi agar suatu artikel bisa tembus ke jurnal nasional.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 4 September 2020

Strategies For Writing a Great Research Paper

In regards to getting a good grade in a college essay or report, it can be very hard to discover how to write an excellent research paper. In order to succeed in this task, you have to take into Account these tips:

Use that study to lead to an actual paper that isn’t only well-structured, but can also be enlightening. Just like with writing an essay, you have to be certain the info presented is not simply up-to-date, but it should also be simple to understand. In the event the research paper has to be suitably organized, make sure it is using tables and lists which are simple to follow. Be sure to make sure that all data has a place, but when you can’t make your mind up on where to begin, use lists to organize your information.

Research information that is related to your topic. Writing a research paper can be very difficult if you don’t know what you are writing about. Be sure that you don’t write a lot of about a topic and that it will not distract from the main purpose of your paper. If possible, it’s ideal to take a while before writing your paper to learn when you really do understand what you’re talking about.

You should also make sure that the information you’re presenting is sensible. You will need to make sure your paper doesn’t take a great deal of complex calculations. You also don’t want to overuse complicated mathematical formulas. Since many of your subscribers need to skim through your newspaper, you have to avoid using a lot of graphs and charts if it would take them forever to find out them.

Many pupils who have difficulty writing a research paper may be having issues with grammar and grammar. It can be a terrific assistance to practice at home first. You might also hunt for free research paper writing lessons that may give you a head start, but remember that once you get it done, you have to get it correct the first time.

A research paper isn’t complete without a well-written conclusion. Ensure your decision is not the only portion of your newspaper. Otherwise, it is going to be difficult to compose a conclusion that will help convince your reader to continue reading your newspaper.

Other elements to keep in mind while writing a good research paper include making sure that you begin on a topic that you may correctly communicate to your viewers. This can be difficult for some students to perform but try not to get bogged down by your topic and simply try to start on a subject that you know could be explained easily. It’s better to know where you’re going www.paperhelp.org sign in before you go there.

Research paper writing may be a wonderful way to start your college career. It requires a great deal of patience and persistence so as to write a quality research paper, but with the tips above, you may succeed with it. Keep in mind that the entire process is part of your instruction, so you shouldn’t be reluctant to browse other people’s work, provided that you respect their intellectual property.


from Universitas Negeri Semarang

Ketua DWP Mengukuhkan DWP Sub Unit Di Lingkungan UNNES

Ketua Dharma Wanita Persatuan UNNES Ny Hj Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman MPd mengharapkan  bisa semakin mensejahterakan anggotanya dan menjadi garda terdepan dalam berbagai masalah wanita, baik dalam lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Ny Hj Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman MPd  saat Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DWP Sub Unit di Lingkungan UNNES, yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom dengan periode masa bhakti 2020 sd 2024, Jumat,4/9.

Ditambahkan dalam sambutannya Ketua DWP UNNES menyampaikan bahwa peran istri dari ASN melalui Organisasi Masyarakat Dharma Wanita sangat penting untuk menyokong Pembangunan nasional secara umum dan mendukung program – program Universitas, dan yang terpenting tanggung jawab terbesar pengurus adalah memberdayakan istri-istri ASN untuk mendukung suami menjalankan tugasnya di institusi Universitas supaya lebih baik lagi,imbuhnya.

Dalam acara pengukuhan DWP Sub Unit se Unnes terdiri dari 9 sub yaitu Sub Unit Kantor Pusat dipimpin oleh  Ny Karniti S Martono,Sub Unit FIP dipimpin Ny Erli Setiyaningsih Edy Purwanto SPd, Sub Unit FBS dipimpin Ny Indira Gustiar Hendi Pratama SS SH MKn Dp, Sub Unit FIS dipimpin Ny. Dra. Anie Murwati, Sub Unit FMIPA dipimpin Ny Fahmiyani Susana B Sugianto ST, Sub Unit FT dipimpin  Ny dr Sri Hastuti Nur Qudus, Sub Unit FIK dipimpin Ny Raras Sari Ajiningsih Taufiq Hidayah, Sub Unit FH dipimpin Ny. Kristina Wulansari Tri Sulistiyono SSi dan terakhir Sub Unit FE dipimpin Dra Umi Zubaidah Heriyanto SPd.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 1 September 2020

Tiga Perguruan Tinggi Tandatangani Nota Kesepahaman Penyelenggaraan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar

Perguruan tinggi semakin dituntut untuk dapat melakukan kolaborasi riset dan pengembangan kapasitas, guna mensukseskan penyelenggaraan program Kementerian Pendidikan Kebudayaaan (Kemendikbud) Kampus Merdeka: Merdeka Belajar.

Untuk itu, dalam rangka mewujudkan Kampus Merdeka tiga perguruan tinggi di Jawa tengah yakni Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) melakukan penandatangan nota kesepahaman secara tatap maya melalui aplikasi Zoom, Selasa (1/9).

Nota kesepahaman ditandatangi oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum, Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho SH MHum, Rektor UNSOED Prof Dr Ir Suwarto MS.

Nota kesepahaman ini mencakup kerja sama di bidang pendidikan program merdeka belajar di kampus merdeka, pelatihan, magang, seminar/konferensi, dan lokakarya.

Selain itu, Kerja sama di bidang penelitian mencakup penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).

Dalam sambutanya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, penandatanganan kerja sama ini bukan hanya sebagai kemitraan, tetapi persahabatan yang saling merekat di dalam kapasitas perguruan tinggi bereputasi dunia.

“Terima kasih untuk Pak Rektor UNS dan Pak Rektor Unsoed yang sudah berkenan melakukan penandatangan MoU. Kerjasama ini sekaligus meneguhkan secara kelembagaan dan persahabatan dalam implementasi kaspasitas perguruan tinggi”, jelas Prof Fathur.

Lebih lanjut, Prof Fathur berharap kerja sama ini dapat menghilirkan Tridharma perguruan tinggi dan menjadi penguat penyelenggaraan program kampus merdeka dan merdeka belajar.

“Semoga kerjasama ini akan memberikan dampak positif bagi penguatan perguruan tinggi masing-masing dan dapat memberikan kontribusi untuk Jawa tengah, dan untuk Indonesia Maju,” tutup Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 31 August 2020

Juara 1 Esai Nasional Civil Fest 2020

Milhan Hakim (5111417064) Mahasiswa Teknik Sipil 2017 Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang telah berhasil meraih JUARA 1 dalam Lomba Essai Nasional Civil Fest 2020 Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh HIMATESI FT Universitas Jambi pada Tanggal 6 Agustus 2020.

Mengangkat tema “Semangat Berkarya Generasi Muda dalam Membangun Negeri”, kompetisi ini diikuti oleh tim yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Milhan Hakim berhasil mendapatkan Juara 1, sedangkan untuk juara 2 diraih Universitas Islam Sumatra Utara dan 3 diraih oleh tim yang berasal dari Universitas Malikussaleh, Aceh.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik, Dr Wirawan Sumbodo MT menyambut baik dan mengapresiasi atas capaian yang telah diraih tersebut. Harapannya, tradisi ini dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga memicu mahasiswa lainnya untuk berprestasi sesuai dengan bakat dan minatnya masing-masing.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 28 August 2020

UNNES Memiliki Anggota Dewan Pengawas Baru

Universitas Negeri Semarang (UNNES) memiliki anggota Dewan Pengawas baru dari unsur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan di bacakan Surat Keputusan oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr S Martono MSi secara daring melalui aplikasi Zoom, Jumat 28/8.

Hadir dalam acara tersebut adalah Rektor UNNES Prof  Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor  bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd, dan Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Dr  Hendi Pratama  SPd MA serta jajaran Dekan, Kepala Lembaga dan Ketua Badan se UNNES.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 64751/MPK/RHS/KP/2020 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Pengawas pada Universitas Negeri Semarang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Memutuskan Memberhentikan  Agus Puji Prasetyono dari unsur Kemenristekdikti, Muhson dari unsur Kemenkeu, Subiakto Tjakrawardaya dari unsur Tenaga Ahli sebagai anggota Dewan Pengawas periode 24 Agustus 2016 sampai dengan 24 Agustus 2021 pada Universitas Negeri Semarang disertai ucapan terimakasih atas pengabdian dan jasanya selama menjalankan tugas.

Selanjutnya Mengangkat  Totok Suprayitno  dari unsur Kemendikbud, Muhson dari unsur Kemenkeu, Subiakto Tjakrawardaya dari unsur Tenaga Ahli sebagai anggota Dewan Pengawas pada Universitas Negeri Semarang meneruskan sisa  masa jabatan sampai periode 24 Agustus 2021.


from Universitas Negeri Semarang

Tempat Pengolahan Sampah UNNES Diresmikan

Indonesia termasuk ke dalam 10 besar Negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Hal ini tidak menutup kemungkinan menimbulkan produksi sampah  melimpah dan keterbatasan tempat penampungannya. UNNES sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki  Visi Unversitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi International memiliki komitmen untuk melakukan pengelolaan sampah dan memanfaatkanya.  UNNES telah melakukan pembangunan tempat pengelolaan sampah sejak tahun 2019.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr S Martono MSi didampingi PLT Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Dr. Hendi Pratama MA meresmikan fasilitas pengolahan sampah UNNES di Banaran, Kec. Gunungpati, Semarang, Jumat (28/8).

Perencanaan pengolahan sampah UNNES merupakan kolaborasi antara UNNES dan PT. ALSTA (Altar Sarwahita Abhipraya) selama 5 tahun kedepan dengan klausal perpanjangan.

Dr. S Martono menyampaikan, dengan adanya pengolaan sampah di UNNES ini, akan mendukung UNNES sebagai kampus konservasi. Sampah  yang berada di kampus UNNES dikelola untuk menghasilkan  kompos dan magot.

“Kita juga sedang merencanakan pengolahan sampah menjadi briket batu bara, butir plastik sebagai campuran paving, dan campuran beton aspal,” terang Dr Martono.

Lebih lanjut Dr S Martono menambahkan, pengolahan sampah di UNNES menggunakan kolaborasi listrik tenaga surya, diesel, dan PLN.

“Jadi kita tidak akan berhenti mengolah sampah karena sumber daya listrik akan selalu ada,” kata Dr Martono.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 27 August 2020

Dosen dan Tendik Terima SK Pangkat dan Jabatan, Rektor: Tingkatkan Kualitas dan Profesionalisme Pekerjaan

Pengelolaan sebuah institusi pendidikan membutuhkan prinsip untuk menjaga kesehatan organisasinya. Dalam hal ini, kesehatan organisasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) terletak pada peningkatan SDM dan Tata kelola keuangan, dan asetnya.

Hal tersebut yang disampaikan oleh Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat dan Jabatan secara virtual, Rabu (27/08).

Beliau juga berpesan kepada tendik untuk meningkatkan layanan dalam hal pelaksanaan program kerja, pemenuhan target serapan anggaran, dan ketepatan waktu dalam penyampaian laporan kerja.

Lebih lanjut, bagi para dosen diharapkan dapat menjunjung tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Biro Umum Hukum dan Kepegawaian (BUHK) UNNES Dr Sutikno MSi melaporkan terdapat 29 Tendik dan 35 dosen yang menerima SK Asisten ahli, Lektor, Lektor Kepala, diantaranya 3 Profesor yang naik pangkat.


from Universitas Negeri Semarang

Dukung Indonesia Maju, FIS UNNES Selenggarakan Webinar Penyiapan SDM Unggul

Daya saing bangsa menjadi isu global yang tidak pudar meskipun di masa pandemik Covid-19 seperti saat ini. Komitmen Indonesia untuk menjadi negara yang maju perlu disambut baik melalui berbagai bentuk dukungan. Perguruan Tinggi memiliki peran strategis dalam penyiapan sumber daya manusia yang unggul dengan semangat Tri Darma.
Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Web Seminar dengan Tema “Mewujudkan SDM Unggul untuk Memajukan Masyarakat Indonesia di Era Adaptasi Kebiasaan Baru” pada Rabu (26/8) melalui aplikasi jejaring sosial berbasis internet. Kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta yang berbasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Seminar ini menghadirkan narasumber dengan kompetensi serta reputasi yang sudah teruji di masing-masing bidang, yakni Prof Dr Cecep Darmawan SPd SIP MH MSi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Dr Komarudin MSi Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus Ketua Umum HISPISI, Dr Teguh Hadi Prayitno MM MHum MH Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Jateng, dan Dr Moh Solehatul Mustofa MA Dekan FIS UNNES. Kegiatan ini dipandu oleh Prof Dr Wasino MHum Wakil Dekan Bid Akademik FIS UNNES.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri MSi Akt mengungkapkan era pandemik haruslah dihadapi secara optimis. Ia mengatakan hal demikian sebagai momentum untuk semakin produktif sebab Indonesia adalah bangsa yang berlimpah anugrah dari Tuhan YME.

“Segenap warga UNNES dan masyarakat pada umumnya haruslah berkolaborasi dalam menghadapi tantangan di era pandmik Covid-19”, tandasnya.

Prof Cecep Darmawan menilai bahwa pendidikan adalah sektor yang mampu mengakselerasi kemajuan sektor lain dan perlu dilakukan reformasi regulasi dalam sistem pendidikan nasional.

“Pendidikan merupakan faktor determinan yang akan menimbulkan efek domino positif terhadap berbagai tatanan aspek kehidupan,” ucap Prof Cecep.
Ia menyatakan perlu adanya rancangan undang-undang sistem pendidikan nasional dengan model omnibus law. Menurutnya, hal demikian dilakukan dalam rangka menghasilkan SDM yang lebih berkualitas.

“Pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan warga negara yang baik yang dapat mendukung terciptanya good governance. Pemerintahan yang baik menjadi modal utama untuk mewujudkan negara yang sejahtera (welfare state)”, pungkasnya.

Dr Komarudin menyoroti pentingnya merdeka belajar dalam rangka mewujudkan generasi muda yang kompetitif dan berkepribadian.

“Dalam era digital saat ini, masyarakat global harus siap berkompetisi dalam berbagai kancah terlebih lagi dunia sedang dihadapkan pada tantangan masa depan dengan adanya Era Adaptasi Kebiasaan Baru. Perlu adanya kerja sama yang sinergis antara perguruan tinggi, pemerintah dan penyedia lapangan kerja untuk menunjang suksesnya merdeka belajar”, imbuhnya.

Praktisi media dan akademisi Dr Teguh Hadi Prayitno mencermati perlunya generasi muda mengembangkan soft skill dalam menjawab tantangan zaman agar mereka lebih kompetitf dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Di era informasi saat ini, generasi muda perlu membekali diri pula dengan kompetensi literasi media yang baik. Hal tersebut dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta kehati-hatian mengingat maraknya informasi/pemberitaan melalui media. Sehubungan dengan mewujudkan SDM yang unggul, wartawan senior nasional tersebut mengungkapkan kejujuran adalah kunci utama mewujudkan Indonesia maju di era Industri 4.0.

“Selain kejujuran, kita juga perlu menghadirkan keteladanan yang baik bagi generasi penerus sebagai warisan peradaban yang sangat berharga”, tuturnya.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES sekaligus pemerhati kewirausahaan melihat bahwa entrepreneurship adalah jalan keluar untuk ketidakseimbangan masyarakat yang cenderung terkonsetrasi pada lapangan kerja yang sudah banyak diperebutkan oleh banyak kalangan.

Menurutnya, kunci sukses kewirausahaan terletak pada keberanian mengambil risiko, kreativitas, adanya motivasi berprestasi serta semangat inovasi. Kewirausahaan dapat memberi kontribusi yang besar bagi terwujudkan bangsa yang maju melalui penyiapan SDM yang unggul. “Manusia yang unggul adalah modal penting untuk mewujudkan Indonesia Maju, dengan demikian pendidikan kewirausahaan perlu optimalkan”, pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 26 August 2020

Bumikan Strategi Kepemimpinan Bertumbuh di Universitas Pancasakti

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi narasumber pada Workshop Kepemimpinan Bertumbuh di Universitas Pancasakti (UPS), Tegal, Rabu (26/8).

Dalam kegiatan bertema “Impresi Pemimpin yang Berkarakter, Berbagi, dan Menginspirasi bagi Lembaga” itu, Prof Fathur menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi oleh Perguruan Tinggi di era disrupsi.

“Tantangan akan selalu ada untuk memacu semangat dan usaha kita. Bagi Perguruan Tinggi, tantangan di era disrupsi meliputi revolusi industri 4.0, daya saing global, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa, dan pembangunan karakter generasi muda,” jelas Prof Fathur.

Profesor bidang Sosiolinguistik itu berpesan, di era disrupsi universitas dibangun bukan dengan kekuatan, melainkan kepercayaan dan kecepatan bergerak menggapai visi besar.

Turut hadir Rektor Universitas Pancasakti (UPS) Tegal yang juga merupakan mantan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES Prof Dr Fakhruddin MPd.

Prof Fakhruddin dan segenap civitas academica Universitas Pancasakti menyambut baik penyelenggaraan workshop tersebut.

Menurut Prof Fakhruddin, UNNES dan UPS memiliki kedekatan emosional sehingga mampu menjalin hubungan kerjasama kelembagaan yang baik dan bermanfaat, baik bagi kedua lembaga maupun bagi masyarakat.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 25 August 2020

UNNES Dukung Program TemanKIP

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendukung program Teman Kartu Indonesia Pintar (KIP-Kuliah).

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengungkapkan, UNNES siap berkolaborasi dalam menjalankan program tersebut.

“Kami siap berkolaborasi dengan Teman KIP-K, agar calon mahasiswa dapat melanjutkan kuliah tanpa kesulitan biaya,” ucap Prof Fathur.

Menurut Prof Fathur, Teman KIP-Kuliah merupakan program strategis yang dapat membantu proses sosialisasi, mempermudah proses pendampingan dan mempersingkat proses penyelesaian hambatan sehingga KIP-Kuliah dapat diterima oleh masyarakat yang berhak dan merata, Selasa(25/8).

Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Aminuddin Maruf menyampaikan dalam pelaksanaan program, teman KIP akan membentuk relawan di tingkat Universitas yang berkordinasi dengan kordinator wilayah dan korinator Nasional teman KIP berperan untuk mengawal kebijakan KIP-Kuliah agar tepat sasaran.

Diketahui, jumlah kuota KIP-Kuliah UNNES yakni 1784 yang tersebar jalur masuk SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri.

 


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Unggul dalam Pembelajaran, FMIPA Diharap Jadi Pelopor Menuju Research University

Sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), Universitas Negeri Semarang (UNNES) memiliki keunggulan dalam bidang pembelajaran. Hal itu telah diakui luas karena dosen-dosennya memiliki pengetahuan mumpuni dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pendidikan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak seluruh dosen mempertahankan keunggulan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan mengembangkan inovasi pembelajaran.

Hal itu disampaikan dalam acara silaturahmi daring Rektor bersama dosen dan tenaga kependidikan FMIPA, Selasa (25/8).

“Kita harus pertahankan keunggulan itu. Kita kembangkan pembelajaran inovatif dengan mengoptimalkan berbagai media yang ada,” kata profesor sosiolinguistik itu.

Bersama dengan itu, Unnes juga sedang beranjak menjadi reserch university.  Untuk mewujudkan itu, Rektor berharap FMIPA menjadi pelopor.

Sebab, FMIPA dinilai memiliki kapasitas paling baik dalam bidang penelitian. Selain memiliki sumber daya manusia unggul, FMIPA juga memiliki produktivitas dalam penelitian dan publikasi.

“Karena itu, dalam situasi seperti ini mari kita prioritaskan dua hal yaitu kesehatan dan produktivitas, dan jangan lupa bahagia” katanya.

Dekan FMIPA Dr Sugianto MSi menyampaikan, meski dalam situasi pandemi ada sejumlah kemajuan yang diraih FMIPA. Salah satunya adalah FMIPA merupakan yang terbanyak yang PKM-nya didanai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Semoga mereka juga bisa lolos Pimnas dan mendapatkan emas,” katanya.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 24 August 2020

Implementasikan Program Kampus Merdeka, FIP Tandatangani MoA dengan Disdik Kota Semarang

Dalam upaya meimplementasikan pelaksaan kebijakan program Merdeka Belajar- Kampus Merdeka, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan Memorandum of Agrement (MoA) dengan dinas pendidikan kota semarang Rumah Duta Revolusi Mental (RDRM).

Kerjasama ini bertujuan tuntuk mendukung pelaksanaan kebijakan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Selasa (19/8).

Dekan FIP Drs Dr Edy Purwanto MSi menyampaikan pentingnya kerjasama ini sebagai upaya peningkatan tri dharma perguruan tinggi. Harapanya kerja sama ini dapat mewujudkan pelaksaan kebijakan program Merdeka Belajar dan meningkatkan kompetensi  menghadapi era transformasi digital.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri SH MM menyampaikan kerjasama ini sebagai upaya melakukan berbagai terobosan melalui kerjasama simbiosis untuk berinovasi dalam pengelolaan pembelajaran. Sehingga diharapkan akan muncul Sumber Daya Manusia yang berkualitas.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 21 August 2020

Rektor Universitas Jember,Unnes Sumber Belajar PK BLU

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menerima kunjungan Rektor Universitas Jember Dr Ir Iwan Taruna MEng beserta rombongan di Balairung Hotel Ciputra Semarang, Jumat (21/8).

Acara berupa Penandatanganan MoU antara UNNES UNEJ dan Forum Grup Discussion  tentang Pengelolaan Keuangan dan Managemen Kampus Badan Layanan Umum.

Rektor UNEJ Dalam sambutanya menyampaikan bahwa UNEJ sebagai kampus Satker ingin belajar banyak dari UNNES agar bisa menjadi kampus PKBLU, Kampus Konservasi ini telah kurang lebih 12 tahun menjadi PK BLU tentunya banyak pengalaman berharga  yang dapat di bagikan ke UNEJ. Dalam rombongan terdiri dari Para Wakil Rektor dan Kabiro serta Tim Satgas Task Force  BLU UNEJ.

Prof Dr Fathur Rokhman MHum  Selaku Pembicara dalam Forum Group Discussion  juga menegaskan bahwa proses UNNES menjadi PK BLU penuh tantangan dan hambatan, perlu adanya jiwa Kepemimpinan yang kuat untuk menahan hantaman badai yang  datang baik dari luar maupun dari dalam. Sambutan yang didampingi juga oleh Para Wakil Rektor, Ketua BPB, TIM Remunerasi  dan Dekan Fakultas Hukum UNNES menjelaskan bahwa PK BLU UNNES menjadi sarana peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan disamping UNNES juga akan mempersiapkan diri menjadi Kampus PTNBH, imbuhnya.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi antar Wakil Rektor, Tim Remunerasi dan Task Force PK BLU UNEJ UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 20 August 2020

FMIPA UNNES Bersama Oracle Academy Fasilitasi Dosen Mendapatkan Sertifikasi Kompetensi

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat ini menyelenggarakan kegiatan Java Fundamental Virtual Class Training of Trainer (ToT).

Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama dengan Oracle Academy, sebuah institusi pendidikan yang bergerak dibidang piranti lunak dengan produk database dan programming, yang berpusat di Redwood City, California. Kegiatan ToT yang sedianya dilaksanakan secara tatap muka pada bulan Maret 2020, akhirnya diundur menjadi tanggal 18 Agustus – 2 September 2020 dengan mode daring karena adanya pandemic COVID-19.

Ketua Panitia, Riza Arifudin SPd MCs dalam laporannya, menyampaikan bahwa kegiatan ToT ini diikuti oleh 35 dosen dari 14 perguruan tinggi, yaitu 16 dosen dari FMIPA UNNES, 2 dosen dari FT UNNES dan 17 dosen dari Luar UNNES.

Dekan FMIPA UNNES, Dr Sugianto MSi saat membuka acara menyampaikan bahwa kegiatan ToT ini sangat bermanfaat bagi peserta sebagai upaya untuk fasilitasi dosen mendapatkan sertifikasi kompetensi agar nantinya memiliki kewenangan memberikan sertifikat kompetensi kepada mahasiswanya. Adapun syarat untuk bisa menerbitkan sertifikat kompetensi mahasiswa, maka kurikulum sebuah program studi harus disinergikan dengan kurikulum Oracle Academy.

Dalam kesempatan yang sama, Nurul Huda selaku Oracle Academy Country Manager Indonesia, Malaysia dan Brunei Darusalam memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap FMIPA UNNES atas penyelenggaraan kegiatan ToT daring kali ini.

Kegiatan ToT dipandu oleh Nisfu Asrul Sani SKom MSc yang merupakan trainer tersertifikasi dari Oracle Academy. Peserta mengikuti pelatihan secara rutin setiap pukul 09.00-12.00 WIB dilanjutkan dengan pengerjaan tugas yang diberikan instruktur serta pengerjaan quiz yang tersedia dalam kurikulum Java Fundamentals Oracle Academy. Ujian sertifikasi kelulusan peserta dilaksanakan usai pelatihan berakhir.

Peserta yang lulus sertifikasi berhak menjadi instruktur Oracle Academy di program studi mereka masing-masing. Terdapat 3 software yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu Alice, Greenfoot dan Eclipse. Kombinasi ketiga software dalam penerapannya di kurikulum Oracle Academy menuntun peserta untuk mendapatkan passion atau minat dalam coding yang dikemas secara berjenjang dari tingkat dasar sampai dengan tingkat lanjut.

 


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 19 August 2020

Jadi Pemantik Webinar KBRI Washington, Rektor UNNES Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Bertumbuh Melawan Covid-19

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi pemantik dalam webinar yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC Amerika Serikat pada Rabu (19/8).

Dalam kegiatan bertajuk Bicang Karya (BIANKA) itu, Prof Fathur membawakan topik “Growing Leadership for Capacity Building of Higher Education in the New Normal and Academic Acceleration of Independent Campus”.

Menurut Pakar Sosiolinguistik itu, pada masa pandemi seperti saat ini dibutuhkan model kepemimpinan yang mampu merangkai berbagai situasi melalui berbagai variabel dan resources agar tetap dapat melakukan pengembangan kapasitas dalam ranah pendidikan.

“Pengembangan kapasitas bahkan kelambatan akademik bisa diatasi melalui kepemimpinan yang tepat. Kuncinya adalah kepemimpinan,” ungkap Prof Fathur.

Ketua Bidang Pengabdian pada Masyarakat Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) itu menyoroti pentingnya mengimplementasikan kepemimpinan bertumbuh dalam melawan peyebaran Covid-19.

“Konsep kepemimpinan bertumbuh adalah kesadaran, komitmen, dan kompetensi untuk menumbuhkan panggilan kepemimpinan. Karena kita semua adalah pemimpin dengan visi besar bagi perubahan.  Kita semua harus tetap produktif dalam melawan Covid-19. Dan dasarnya adalah kita tenang, kita sehat. Tanpa tenang, tanpa sehat kita tidak bisa produktif melawan Covid-19,” jelas Prof Fathur.

Selain Prof Fathur, hadir juga sebagai pemantik webinar Kepala Divisi Pelayanan LPDP Ratna Prabandari.

Kegiatan bertema “Emotional Intelligence in US Higher Education” ini dibuka oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington DC Amerika Serikat Prof Popy Rufaidah dengan menghadirkan opening speech dari Assosiate Dean, Faculty Affairs, CEHD, Texas A&M University Prof Fredrick M Nafukho dan Assosiate Professor, HE & Student Affairs, The Ohio State University Tatiana Suspitsyna PhD.


from Universitas Negeri Semarang

Merdeka Belajar, UNNES Bentuk Jaringan Guru Pelopor dan LPTK Jawa Tengah

Pandemi Covid 19  yang merebak hampir diseluruh dunia dan mempengaruhi seluruh sendi kehidupan yang ada, tidak terkecuali dunia pendidikan menuntut semua akademisi untuk cepat beradaptasi dan berinovasi agar proses pembelajaran tetap berkualitas dan hasil yang diberikan sesuai dengan tujuan yang ada. Menghadapi tantangan tersebut Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3 UNNES) mengadakan seminar daring dengan tema Pembentukan Jaringan Guru Pelopor  dan LPTK Jawa Tengah, Rabu (19/8).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam Sambutannya menyampaikan bahwa salah satu bentuk  nyata dari konsep merdeka belajar Mendikbud adalah UNNES sebagai Lembaga Pendidikan  Tenaga Kependidikan (LPTK) siap menjadi mitra Guru terutama dalam menghadapi masa pandemi dengan proses belajar jarak jauh. Guru adalah  pelopor pengembang peradaban dan tolak ukur kemajuan suatu bangsa, maka perlu mengingat kembali bahwa kita semua adalah guru yang diterjemahkan melalui ing ngarso sung tulodho, ing madya mangun karso, tut wuri handayani, imbuh Profesor yang hobi olahraga Tennis.

Guru Pelopor, Bengkel Guru, Profesor go to School menjadi  salah satu Program andalan dan menjadi cirikhas keunggulan  LPTK UNNES dalam jaringan Guru Pelopor dan LPTK Jawa Tengah.

Dr Ngabiyanto MSi yang merupakan Ketua LP3 menyampaikan tujuan dari program ini adalah kependidikan kepemimpinan bagi guru menjadi pemimpin pembelajaran yang sosoknya inspiratif dan sempurna di segala aspek dan Profesor go to School menjadi salah satu cara untuk memfasilitasi dan mentransfer ilmu dari para Profesor LPTK kepada para Guru di Jawa Tengah terutama ini yang ke 14 kalinya telah dilaksanakan tambahnya.

Hal Senada juga disampaikan oleh Dr Hari Wuljanto SPd MSi yang menjabat sebagai Kabid Pembinaan SMK Disdikbud Provinsi Jawa Tengah bahwa kritik Masyarkat terhadap kualitas Guru seperti mutu pendidikan rendah karena kualitas guru rendah, keteladanan kepemimpinan guru kurang, penghargaan profesi guru belum optimal dan profesi guru yang kurang berkembang menjadi tantangan tersendiri dalam peningkatan kualitas profesi guru dan berharap konsep Bengkel guru, Guru Pelopor dan Profesor go to School menjadi jawaban atas tantangan tersebut dan Disdikbud Provinsi Jawa Tengah siap mendukung program-program tersebut.

Program Jaringan Guru Pelopor dan LPTK Jawa Tengah linear dengan dedikasi yang dicurahkan  Guru Inspiratif dan Berprestasi Nasional,  Yunina Resmi Prananta SPd MPd. Narasumber webminar sekaligus Guru SD Wonolelo Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah bahwa mendidik sepenuh hati bergegas meraih prestasi, bekerja menginspirasi adalah motto dan penyemangat dalam mengabdikan diri mengajar murid muridnya. Segudang prestasi dan terobosan dalam mengajar menempatkannya menjadi PNS Inspiratif oleh Kementerian PAN RB.

Pelopor dan Penggerak Sekolah ramah anak menjadi targetnya untuk bisa diwujudkan di semua sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Wonosobo pada khususunya. Diakhir presentasi Guru Yunina yang merupakan alumni PGSD Unnes sekaligus pencipta aplikasi pancasila Sipanca mengucapkan terimakasih kepada almamater yang telah mengajar, mendidik hingga bisa berprestasi sampai saat ini dan siap untuk menjadi bagian dari Jaringan Guru Pelopor dan LPTK Jawa Tengah.

Acara yang di akhiri dengan sesi tanya jawab dimoderatori oleh Plt Wakil Rektor Bidang IV Dr Hendi Pratama SPd MA. dan tayangan ini dapat di lihat ulang di

https://www.youtube.com/watch?v=myuSFgs-e0g


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa FBS Raih Juara Lomba Nasional dalam rangka HUT RI 75

Mahasiswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) 2018 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) Zuna akhmad berhasil menjadi salah satu juara dari 5 pemenang Lomba Desain Masker dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia 75 yang oleh BUMN, yang berkolaborasi dengan Bangga Buatan Indonesia, dan Masker untuk Indonesia.

Tim Juri lomba desain Masker yakni Kartika Wirjoatmodjo Wakil Menteri BUMN II, Hari Prast pendiri @harimerdeka, Patricia Hidris tim kreatif masker Untuk Indonesia. Pemenang dari lomba Desain Masker dipilih sesuai dengan kreativitas, originalitas, dan kualitas desain.

Zuna akhmad saat dikonfirmasi tim Humas UNNES menyampaikan karya desain masker ini merupakan gambaran semangat Indonesia Maju, Rabu (19/8).

Lebih lanjut, Ia menjelaskan filosofi desain masker yang berjudul  Kobarkan Nasionalisme Untuk Indonesia Maju yakni merupakan ajakan untuk mengobarkan jiwa nasionalisme, menciptakan, dan mempertahankan kedaulatan bangsa, bersama satu tujuan persatuan dan kesatuan untuk Indonesia Maju.


from Universitas Negeri Semarang

Tidak Lolos SBMPTN, Daftar Aja Di Seleksi Mandiri UNNES

Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah diumumkan dan dapat diakses mulai Jumat (14/8/2020), melalui laman sbmptn.ac.id.

Bagi yang tidak lolos jangan berkecil hati, masih berkesempatan mendaftar di Seleksi Mandiri UNNES (SM UNNES) untuk progran Sarjana (S1) dan program Diploma (D3) sampai dengan 23 Agustus 2020, sedangkan pengumuman hasil seleksi pada 29 Agustus 2020.

Kepala UPT Humas UNNES Muhamad Burhanudin SS MA mengatakan Seleksi Mandiri UNNES ini merupakan penerimaan jalur terakhir untuk masuk UNNES.

Untuk itu gunakanlah kesempatan ini sebaik mungkin sehingga bisa lolos seleksi Mandiri dan kuliah di UNNES.

Berkenaan dengan masih adanya wabah COVID-19, maka penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri UNNES yang sedianya dilaksanakan melalui Ujian Tertulis diganti dengan Seleksi Mandiri berdasarkan portofolio.

Pendaftaran secara online melalui https://penerimaan.unnes.ac.id/


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 18 August 2020

FMIPA UNNES Raih Juara Umum dalam ARUBALYMPICS 2020

Tim Fakultas Matamatika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) baru saja dinobatkan sebagai juara umum sekaligus penyumbang medali emas terbanyak Jawa Tengah dalam gelaran ARUBALYMPICS 2020 yang berlangsung pada tanggal 3 – 17 Agustus 2020.

ARUBALYMPICS merupakan sebuah inisiatif kolektif yang diprakarsai oleh Aruba, Aptikom, dan Ekoji Academy sebagai bagian dari program link-and-match antara perguruan tinggi dan dunia industri berbasis e-learning dan e-competition.

Kegiatan ARUBALYMPICS dikemas dalam bentuk sesi pembelajaran secara virtual (asynchronous e-learning) yang diselenggarakan selama 9 (Sembilan) hari berturut-turut dengan rincian topik adalah: The New Campus Wireless Standard Wifi 6, Next Generation IT Experience with CX Switch, Remote Teaching and Learning Solution, Network First Line Defense of Cyber Threat, Beware with Invisible Devices in Your Network, Simple but Secure Network Security, Switch Technology Analytics with Artificial Intelligence, Academia Experience Insight, dan Artificial Intelligence in Future Wireless Network.

Enam delegasi yang telah menorehkan prestasi gemilang dalam ajang ini berasal dari Jurusan Ilmu Komputer yang terdiri dari dua orang dosen, yaitu Dr. Alamsyah, dan Subhan, S.Pd., M.Kom., M.Pd., serta empat orang mahasiswa, yaitu Diyah Ayu Fitriana, Khoirinisa Umi Rahmawati, Rizka Nur Pratama, dan Muhammad Fadil Mardiansyah. Tim dari FMIPA UNNES ini berhasil menyumbang total 25 medali untuk Jawa Tengah dengan perolehan 15 medali emas, 7 medali perak, dan 3 medali perunggu. Dr. Alamsyah sebagai ketua tim delegasi mengatakan bahwa kunci kemenangan dari timya adalah kerjasama yang baik antara dosen dan mahasiswa serta dukungan maksimal dari pihak kampus dalam kegiatan ARUBALYMPICS 2020.

ARUBALYMPICS 2020 telah diikuti oleh 350 Perguruan Tinggi yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia. Perguruan tinggi yang paling banyak mermperoleh certificate of appreciation mendapatkan pengharagaan khusus berupa Arubalympics Campus of the Year Award yang dikeluarkan oleh Aruba International yang di-endorsed oleh berbagai asosiasi informatika di Indonesia.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES  Rangking 9  Kategori  kinerja proses  Klasterisasi Ditjen Dikti Kemendikbud 2020

Universitas Negeri Semarang menduduki rangking 9 kategori kinerja proses pada klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2020 oleh  Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diumumkan  pada  tanggal 17 Agustus 2020.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi,  Prof Dr Nizam menjelaskan bahwa klasterisasi merupakan upaya Ditjen Dikti untuk melakukan pemetaan atas kinerja perguruan tinggi akademik Indonesia yang berada di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Klasterisasi ini bukanlah pemeringkatan namun pengelompokan perguruan tinggi sesuai dengan level perkembangannya. Klasterisasi ini jangan disalah maknai sebagai pemeringkatan,” jelas  Prof Nizam.

Lebih Lanjut Prof Nizam menjelaskan bahwa tujuan utama klasterisasi adalah untuk menyediakan landasan bagi pengembangan kebijakan pembangunan, pembinaan perguruan tinggi serta untuk mendorong perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan. Selain itu, klasterisasi perguruan tinggi berfungsi untuk menyediakan informasi kepada masyarakat umum tentang kualitas kinerja perguruan tinggi di Indonesia.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan apresiasi dan terima kasih  kepada seluruh pimpinan, dosen, tendik,  mahasiswa,  alumni dan mitra UNNES yang telah memberikan sumbangsih untuk kemajuan kampus.

“ Alhamdulillah, kita harus terus bersyukur atas capaian kinerja  untuk meraih cita-cita luhur kampus UNNES. kita telah bekerja bersama untuk meraih yang terbaik. Kita telah berupaya berlari kencang mencapai tujuan dan Alhamdulillah skor UNNES meningkat dari tahun kemarin. UNNES sebenarnya memiliki kemampuan untuk melompat lebih jauh, untuk itu mari kita kompak bersama sama memajukan kampus UNNES yang kita  banggakan,” ajak Prof Fathur Rokhman.

Ketua Badan Penjaminan Mutu Universitas Negeri Semarang (UNNES) Agung Yulianto SPd MSi  menyampaikan indikator klasterisasi  yang didasarkan empat aspek utama yaitu mutu sumber daya manusia dan mahasiswa (input), pengelolaan kelembagaan perguruan tinggi (proses), capaian kinerja jangka pendek yang dicapai oleh perguruan tinggi (output), dan capaian kinerja jangka panjang perguruan tinggi (outcome).

“UNNES  Rangking 9 pada  aspek proses.  terdapat 9 indikator yang digunakan  pada aspek proses antara lain Akreditasi Institusi, Akreditasi Program Studi, Pembelajaran Daring, Kerjasama perguruan tinggi, Kelengkapan Laporan PDDIKTI, Jumlah Program Studi bekerja sama dengan DUDI, NGO atau QS Top 100 WCU by subject, Jumlah Program Studi melaksanakan program merdeka belajar, Jumlah mahasiswa yang mengikuti Program Merdeka Belajar,” kata Agung Yulianto.

Pada klasterisasi tahun 2020 ini, indikator yang digunakan untuk menilai kinerja perguruan tinggi pada aspek input antara lain persentase dosen berpendidikan S3, persentase dosen dalam jabatan lektor kepala dan guru besar, rasio jumlah dosen terhadap jumlah mahasiswa, jumlah mahasiswa asing, dan jumlah dosen bekerja sebagai praktisi di industri minimum 6 bulan.

Pada aspek output, terdapat empat indikator yang digunakan antara lain jumlah artikel ilmiah terindeks per dosen, kinerja penelitian, kinerja kemahasiswaan, jumlah program studi yang telah memperoleh Akreditasi atau Sertifikasi International. Sementara pada aspek outcome, terdapat lima indikator yang digunakan antara lain kinerja inovasi, jumlah sitasi per dosen, jumlah patent per dosen, kinerja pengabdian masyarakat, dan persentase lulusan perguruan tinggi yang memperoleh pekerjaan dalam waktu 6 bulan.

Ditjen Dikti Kemendikbud  telah mengklasterisasi  2.136 perguruan tinggi di Indonesia pada  tahun 2020 ini yang terdiri dari 5 (lima) klaster perguruan tinggi dengan komposisi klaster 1 berjumlah 15 perguruan tinggi, klaster 2 berjumlah 34 perguruan tinggi, klaster 3 berjumlah 97 perguruan tinggi, klaster 4 berjumlah 400 perguruan tinggi, dan klaster 5 berjumlah 1.590 perguruan tinggi.


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa KKN UNNES Selenggarakan Pelatihan Penggunaan Microsoft Office 365 Bagi Guru

Kegiatan pembelajaran jarak jauh yang diberlakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di semua daerah di Indonesia selama masa pandemi Covid-19 menciptakan persoalan di beberapa sekolah. Terlebih kepada beberapa siswa dan guru yang belum siap menghadapi era ini.

Sebagian guru hanya memberikan pembelajaran melalui WhatsApp. Kegiatan yang cenderung monoton ini membuat siswa jenuh dan bosan dengan pembelajaran yang terus-menerus seperti itu.

Berangkat dari permasalahan tersebutlah, mahasiswa KKN UNNES Tegal menginisiasi penyelenggaraan pelatihan pembelajaran menggunakan Microsoft Office 365 bagi para guru di SDN Banjarturi 02, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal pada Sabtu (15/8).

Kegiatan yang diikuti oleh 9 guru ini dipandu oleh 5 mahasiswa KKN UNNES.  Mereka ialah Juang, Zahro, Mala, Tiffani dan Kanti.

Pelatihan tersebut dibagi menjadi 2 sesi. Pada sesi pertama, kegiatan diisi dengan pengenalan tentang Microsoft Office 365, sementara sesi kedua dilakukan praktik penggunaan Microsoft Office 365 dan tanya jawab antara peserta dan narasumber.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, kegiatan berjalan lancar dengan pengenaan masker oleh peserta maupun narasumber. Sebelum memasuki ruangan pun, peserta dan narasumber diharuskan untuk mencuci tangan guna menjaga sterilitas berkembangnya kuman.


from Universitas Negeri Semarang

BEMKM Selenggarakan UNNES Great Teacher

UNNES Great Teacher merupakan salah satu program kerja dari kementrian BEM KM UNNES 2020 pada Kabinet Peran Millenial, program pengabdian ini difokuskan pada bidang Pendidikan dan ke sosial masyarakatan, dimana dari kementrian ini merekrut mahasiswa-mahasiswa terbaik UNNES pada tingkat sarjana untuk menjadi relawan pengabdian di suatu desa terpencil wilayah Semarang, tepatnya di Dusun Kedungglatik, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang untuk turut membagikan ilmunya, utamanya dalam bidang Pendidikan.

Terlepas dari adanya dampak covid yang diberikan, segala kegiatan pengabdian dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan penerapan langkah cuci tangan secara rutin.

Menurut Tri Sandi Ambarwati Selaku Menteri Pengabdian Masyarakat BEMKM UNNES, Program pengabdian bernama UNNES Great Teacher atau lebih akrab disingkat UGT ini, sudah berjalan sejak tahun 2015 dan masih berlangsung hingga tahun ini. Pada tahun 2020, penerjunan relawan yang berjumlah 9 ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2020, kegiatan masih berjalan dengan baik dan lancar, dan harapannya akan terus lancar hingga penarikan relawan nanti pada tanggal 20 Agustus 2020.

“Karena difokuskan pada bidang Pendidikan, sistem pengajaran yang dilakukan para relawan ialah dengan memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Tri Sandi Ambarwati.

Beberapa program Pendidikan yang diberikan antara lain :
1. Pembimbingan Belajar siswa sekolah pada rentang sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 6
2. Pelatihan ektrakulikuler tari
3. Pelatihan ekstrakulikuler olahraga, antara lain; sepakbola dan voli
4. Pembimbingan TPQ anak-anak dusun Kedungglatik.

Beberapa program sosial masyarakat yang sudah dilakukan antara lain :
1. Penyuluhan GERMAS
2. Edukasi Covid dan New Normal
3. Edukasi protokol Kesehatan
4. Penyemprotan desinfektan
5. Senam aerobic rutin setiap pagi ibu-ibu, anak-anak dan relawan
6. Kerja bakti bersih desa dan masjid
7. Pengajian rutinan ibu-ibu
8. Cek Kesehatan gratis kepada warga
9. Sowan tokoh masyarakat dusun Kedungglatik.

“Baru-baru ini pula telah dilaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus 2020 bersama anak-anak binaan bimbingan belajar UGT dengan relawan UGT 2020 dengan tujuan memberikan pemaknaan arti frasa “merdeka” kepada anak-anak. Merdeka dalam hal apapun; merdeka dalam belajar, merdeka dalam meraih cita-cita dan pengharapan; serta merdeka dalam membentuk karakter,” kata Tri Sandi Ambarwati


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 17 August 2020

Essay Services

Essay services may provide many possibilities for the student. When it’s to compose a composition on research, expand on a single topic or use a very different format, then they have the capability to help with this process. There are numerous steps involved in the writing process, however the best method to start this is to discover a business that essayswritings.simpsite.nl has experts and trainers that could help be sure you understand the rules and structure of essay writing and outline a strategy to achieve it.

Pupils often discover their course work and grade requirements vary every semester. Since the deadlines and jobs become more challenging, pupils often become frustrated and do not believe they have the skill set or experience to write a fantastic paper. This can be a result of hectic schedules, feeling overwhelmed or simply lack of prep. A coach can help students become more ready for their courses and their own essays.

Students who are doing research study should inquire about how the company can assist with studying or other projects. If a business uses new technologies or depends on old, the methods of information collection can vary. However, any good company will have some sort of job management so that the whole procedure stays organized and makes it a lot easier to concentrate on all the pieces needed for a fantastic job.

These solutions are beneficial for all students, whether or not they choose to compose an essay, a research paper or use a different format for that matter. The subject of writing an article isn’t always understood by all pupils, but the goal is to use one. These types of programs will also be flexible enough to allow for the student’s individual style and can even give tips on what writing style is best for them.

All students may require some guidance on their jobs, but some pupils are more likely to have the ability to work at a faster pace than other people. If a pupil has special deadlines to meet, then this sort of service can help ensure the project is completed within the required timeframe. Yet more, the service can coordinate projects with professors and advice counselors and keep everybody on the exact same page.

Tutor providers are helpful for pupils who feel that they lack the skills or the time to compose an essay on their own. These types of programs work with pupils by offering guidance and providing help with composing generally. They could even do one-on-one training on a specific topic, allowing pupils to take charge of their own education and express themselves better than they can independently.

Some students feel they need someone else to examine their paper before they start writing it. This is simply not true. The top providers enable students to begin writing their paper by themselves, making sure they know the content before they open up their computer.

All essay providers derive from their experience in exploring and reviewing newspapers to ascertain the best fit for a pupil’s requirements. These experts can be reached for any particular essay project, however simple or complicated. They could review samples of other students’ work and provide professional feedback to assist students be as powerful as you can. Every one of these service options make the process of composing a paper much easier and cheaper, making it feasible for students to make the most of top excellent essay writing website writing tools.


from Universitas Negeri Semarang

Basic Information Regarding Philippine Mailorder Brides

The Internet is a excellent place to get started, Whenever you’re looking for good information about Philippines mailorder brides. But, there vietnam bride are also some essential items which you should be aware of, so that you can get the full experience.

You’ll discover several options when you’re interested in finding information about Philippines mail order brides. It may be really challenging to decide which service you want to utilize, but you have to comprehend the fundamentals.

In this country, By way of instance, you’ve got two services. The very first one is called the Post Shop or the Bridal Shops. It is possible to use these to pick groomsmen and your bridesmaids.

Another service is Your Online Bridal Shops. Inside this, you will only utilize the Philippines mailorder Brides Service. You may find the advice from your groomsmen or the Bridesmaid about the groom.

Most people today feel that if they’re employing the Philippine Mail Order Brides Service, they have been utilizing the short messaging service (SMS). But they aren’t.

They have been utilizing a messaging application that employs the market, instead of SMS. It is very important to realize that you are never sure who’s currently sending SMS to you, so be careful.

There is the risk your phone might proceed awry or else it might be transferred into the person, if you use the brief messaging service. This is often quite dangerous especially if the messages are designed for a individual you don’t know.

By having the Mail Order Brides Service utilizes the internet application, you can avoid this situation. This can avoid any issues and is a lot safer.

Is that you find pride will just be allowed to communicate with all the dress through email. You’ll be requested to sign a contract once you sign up for the Philippines mailorder Brides Service. Before you agree to it, you need to read through the contract.

You should examine the terms and terms that are included in your contract, once you’ve read the contract. The contract will ask you to agree to all terms in your contract.

You ought to study those terms and requirements and be sure you agree for this, before the contract is signed by you. You could always work to get advice from a lawyer, if you are not happy with any component of the contract, but it will definitely cost you.

When you are looking for good info about mailorder brides service that is Philippines, there are many things which you want to think about prior to enrolling. This can help you receive things you want and also you will be comfortable with the Philippines mailorder Brides Service.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 15 August 2020

Dorong Kepercayaan Diri Mahasiswa, FIS UNNES Selenggarakan Pelatihan Public Speaking

Sebagai Rumah Ilmu Pengembang Peradaban, Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah banyak mencetak tenaga profesional yang berdedikasi tinggi.

Langkah ini UNNES lakukan melalui pembekalan keterampilan bagi mahasiswanya. Keterampilan tersebut meliputi kemampuan menulis karya tulis ilmiah, manajemen waktu, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan public speaking.

Hal tersebutlah yang menjadi latar penyelenggaraan kegiatan pelatihan public speaking oleh Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES pada Rabu (12/8).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan melalui  platform Zoom Meeting ini, hadir sebagai narasumber Krisna Phiyastika SSi MPd dan Aries Ardian.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan Tutik Wijayanti SPd MPd ini, mendapatkan apresiasi dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Eva Banowati MSi.

Dalam sambutannya, Prof Eva menjelaskan Public Speaking  memiliki peran penting dalam mendorong terjadinya komunikasi yang efektif dan efisien.

“Berbicara didepan umum bukanlah hal yang mudah, saya saja saat ini ketika memberikan sambutan kepada peserta masih belum sempurna dalam berbicara di depan umum, maka dari itu pelatihan Public Speaking  akan sangat bermanfaat bagi kita guna melatih dan membiasakan diri untuk berani berbicara di depan umum agar penyampaian menjadi efektif dan efisien,” ungkap pakar Ilmu Geografi Sosial tersebut.

 

Momentum Pelatihan

Pada kesempatan itu, Krisna Phiyastika SSi MPd menekankan pentingnya Public Speaking bagi mahasiswa dan penggunaanya dalam dunia kerja.

“Untuk melakukan Public Speaking sebenarnya dasar-dasarnya di mana pun itu sama, hanya saja masing-masing individu memiliki pembawaan yang berbeda-beda,” papar Krisna Phiyastika SSi MPd.

Menurutnya ada empat hal penting bagi pemula dalam belajar Public Speaking. Pertama, know the material yakni memahami apa yang akan disampaikan. Kedua, know the audience yaitu mengetahui siapa saja yang akan menjadi audiens kita. Ketiga, know the room dengan mengetahui dimana kita akan presentasi dan memberikan materi. Keempat, know your self yang menjadi kunci dari tiap presentasi, hal ini bisa dilakukan dengan mengetahui seberapa siap kita dalam menyampaikan materi dan kesiapan apa saja yang telah kita miliki untuk menyampaikan materi.

“Dengan memperhatikan empat dasar itu kita sudah bisa untuk melakukan Public Speaking di depan banyak orang dan menjadi seorang Public Speaker,” imbuh Krisna.

Kemudian, materi dilanjutkan oleh Aries Ardian yang memberikan tips seputar berbicara di depan umum.

“Ada beberapa metode yang bisa teman-teman gunakan diantaranya Impromtu, Reading Complete Text/Naskah, Memoriter/Memorizing/Hafalan, dan Extempore/Using Note,” jelas Presenter TVRI tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Kemudian diakhiri dengan pelatihan oleh para peserta untuk melakukan Public Speaking di depan narasumber secara langsung.

Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong dan memotivasi para peserta untuk percaya diri dalam melakukan Public Speaking.

UNNES terus berkomitmen penuh untuk tetap eksis menjadi garda terdepan dalam bidang ilmu dan pengetahuan. Eksistensi ini, UNNES tunjukkan melalui penyelenggaran pelatihan yang diharapkan mampu menjadi wadah pertukaran ilmu dan pengetahuan.


from Universitas Negeri Semarang

PPM-UPT LP2M UNNES Sukses Lakukan Pemberdayaan UKM Olahan Kedelai di Masa Pandemi

Program Pemberdayaan Masyarakat Unggulan Perguruan Tinggi (PPM-UPT) LPPM Universitas Negeri Semarang telah menyelenggarakan Zoominar pada hari Rabu 12 Agustus 2020 dengan Tema : Pemberdayaan UKM Olahan Kedelai : Efisiensi, Diversifikasi, dan Strategi Marketing di Era Pandemi Covid-19, Zoominar ini diikuti oleh 130 peserta dari berbagai daerah.

Tujuan diselenggarakannya ZOOMINAR ini yaitu sosialisasi penggunaan ketel uap untuk produksi tempe dan tahu, penganekaragaman produk tempe dan meningkatkan pengetahuan masyarakat perlunya melakukan efisiensi, diversifikasi, pemasaran secara on line serta penataan produk olahan tempe yang menarik dan menjadi daya pikat pembeli. Diharapkan setelah mengikuti ZOOMINAR ini para peserta, wirausahawan, dan pelaku UKM dapat mangaplikasikan ilmu yang didapatkan oleh narasumber, utamanya mulai terbuka pada higienitas produksi dan pengembangan usaha dengan diawali memahami aspek efisiensi, diversifikasi produk, pengemasan sampai pada marketingnya.

Acara ini dibuka dengan Sambutan Wakil Rektor Bidang I UNNES yaitu Bapak Prof. Dr. Zaenuri Mastur, S.E., M.Si., Akt yang dalam arahannya mendukung perlunya efisiensi produksi dengan menggunakan ketel uap yang terbukti dapat mengurangi polusi dan meningkatkan produksi, dalam inovasi produk perlu pula diinisiasi agar dapat menjangkau banyak konsumen, di sisi lain dengan era pandemic penjualan secara on line dirasa efektif dan aman. Paparan kajian dibawakan oleh empat narasumber.

Narasumber pertama merupakan pakar atau ahli ketel uap dari FT Mesin UNNES adalah bapak Danang Dwi Saputro, S.T., M.T. dengan judul “Sosialisasi dan Efisiensi Penggunaan Ketel Uap pada UKM Tahu dan Tempe”. Narasumber kedua adalah professor tempe yaitu Ibu Prof. Dr. Siti Harnina Bintari, M.S dengan judul “Inovasi dan Diversifikasi Produk Olahan Kedelai”. Narasumber ketiga adalah Afif Aliyfia Alfian dengan judul “Strategi Marketing Produk Olahan Kedelai di Era Pandemi Covid-19”. Narasumber keempat adalah ibu Meddiati Fajri Putri, S.Pd., M.Sc IPM dengan judul “Food Plating Produk Olahan Kedelai”.
Paparan Danang Dwi Saputro, S.T., M.T. : Boiler atau ketel uap adalah bejana tertutup untuk mengubah air menjadi uap dengan tekanan dan temperature tertutup. Perubahan air menjadi uap membutuhkan energi dari pembakaran bahan bakar. Boiler di desain untuk menyerap panas sebesar-besarnya dari pembakaran bahan bakar. Gambaran teknologi yang diterapkan yaitu water level, safety valve, thermometer, dan manometer. Boiler untuk UKM tempe tahu memiliki keuntungan yaitu waktu perebusan menjadi lebih singkat dari sebelumnya 2 jam menjadi 10 menit, proses produksi tempe tahu menjadi lebih higienis, dan bahan bakar lebih hemat yaitu dengan bahan baku kedelai 100 kg membutuhkan bahan bakar 0,69 m3/hari, angka ini menunjukkan penghematan bahan bakar sebesar 48%.

Paparan Prof. Dr. Siti Harnina Bintari, M.S : Makanan dan minuman sehat dari kedelai merupakan makanan yang ringan dan sehat, tidak menambah berat badan, dapat menjaga kesehatan pencernaan, makanan yang sehat alami serta menguntungkan untuk berbisnis. Makanan olahan kedelai dapat diolah menjadi beragam makanan dan cocok untuk usaha rumah tangga dengan modal kecil contohnya membuat produk makanan berbentuk kecil-kecil dan ada komponen tempe misalnya cilok, siomay, donat, permen coklat, keripik tempe, burger tempe, kripik tahu,dan masih ada lainnya serta komoditas antara yaitu tepung kulit ari sebagai sumber prebiotic untuk menambah serat, tempe semangit, untuk bahan baku bumbu masak. Produk industri tempe menurut bentuk dan tekstur yang nampak dikelompokkan menjadi tiga kriteria yaitu Industri tempe Generasi 1 (G-1), Generasi 2 (G-2) , dan Generasi 3 (G-3). Bentuk tempe G-1 masih dominan dan nampak seperti tempe segar, tempe goreng, keripik tempe. Generasi 2 yaitu produk tempe dengan sifat khas tempe sudah berkurang seperti tepung tempe, di mana komoditas ini dapat menjadi bahan baku olahan tempe seperti stick tempe, brownis tempe, dll. Produk tempe G-3 adalah produk berupa ekstrak berupa bahan aktif dari hasil ekstraksi dan partisi, antara lain isoflavon tempe yang mempunyai sifat sebagai antioksidan dan antikanker. Inovasi produk olahan kedelai dapat dilakukan dengan penggunaan BTP alami misalnya dari sumber herbal, ekstrak, ikan, rempah- rempah dan lainnya yang ditambahkan dengan teknologi fortifikasi/suplementasi pada pada tahap inokulasi.
Produk makanan berbasis kedelai mempunyai manfaat luas menjadi pilihan untuk bisnis rumah tangga dan dapat dijual secara online.

Paparan Afif Aliyfia Alfian : Pemasaran merupakan masalah umum yang dihadapi UMKM. Strategi yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian nama merk, perbaikan kemasan, dan pemberian label. Nama merk dibuat menarik, mudah diingat, mudah diucapkan, dan ringkas. Selanjutnya pemasaran UMKM dilakukan secara digital dengan memanfaatkan platform digital seperti shopee, Lazada, tokopedia, bukalapak, dan blibli.com. Menjual secara online memiliki cakupan wilayah yang luas, hemat biaya, tidak perlu sewa tempat, bisa diurus sendiri, serta waktu yang fleksibel. Tips jualan online yaitu kenali nilai produk, aktif social media, menentukan target penjualan. Serta pelaku UMKM harus memiliki sikap yang jujur, sabar, teliti, dan disiplin.

Paparan Meddiati Fajri Putri, S.Pd., M.Sc IPM : Food plating merupakan seni penyajian hidangan untuk meningkatkan tampilan hidangan menjadi indah. Konsep melakukan plating yaitu membuat kerangka konsep, pastikan adanya keseimbangan, ukuran porsi yang tepat, dan penekanan pada bahan utama. Membuat kerangka konsep dimulai dengan membuat sketsa gambar sebelum membuat, membuat sketsa presentasi untuk membantu membayangkan bentuk akhir, dan mengikuti perkembangan mode plating terkini. Pertimbangan dalam melakukan plating yaitu bermain dengan warna dan bentuk, mengkreasikan ragam tekstur, menciptakan rasa yang seimbang. Porsi seimbang artinya protein, karbohidrat, dan sayuran sesuai takaran menu dan ukuran piring. Tren plating masa kini yaitu lansekap dengan bentuk taman dan tatanan makanan linear panjang dan rendah, gaya bebas dengan bentuk abstrak dengan penekanan bahan, hidangan pada material organik dengan menampilkan kayu granit atau batu sebagai alas plating dengan sentuhan back to nature, futuristic dengan menampilkan kaca atau logam, dan wadah alternative dengan menampilkan pipa kopi untuk wadah kaldu atau tabung untuk tempat sup.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 14 August 2020

SBMPTN Diumumkan, Rektor Sampaikan Selamat kepada 3.654 Calon Mahasiswa UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat kepada calon mahasiswa UNNES yang dinyatakan lulus melalui jalur SBMPTN  oleh LTMPT, Jumat (14/8).

“Alhamdulilah proses UTBK-SBMPTN berjalan lancar, mulai dari persiapan, pelaksanaan UTBK, sampai pengumuman pada hari ini. Saya menyampaikan selamat kepada calon mahasiswa yang dinyatakan lulus oleh LTMPT. Bagi yang belum beruntung, terus semangat untuk mengikuti seleksi berikutnya. UNNES masih membuka pendaftaran seleksi jalur mandiri sampai tanggal 23 Agustus. Bagi yang belum beruntung pada jalur SBMPTN silahkan mendaftar pada seleksi Mandiri UNNES sebagai peluang meraih cita-cita masa depan,” kata Prof Dr Fathur Rokhman.

Universitas Negeri Semarang menerima calon mahasiswa sebanyak 3.654 pada jalur SBMPTN tahun 2020 yang dinyatakan lulus oleh LTMPT setelah mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Jumlah tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt usai mengikuti Konferensi Pers penetapan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 yang diumumkan secara online pada hari ini Jumat, 14 Agustus 2020.

“Jumlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi di UNNES sebanyak 3.654 orang. Jumlah peserta yang dinyatakan lulus tersebut merupakan hasil seleksi dari pendaftar UTBKS BMPTN 2020 yang memilih prodi di UNNES sebanyak 37.796 orang, dengan rincian pendaftar yang menjadikan pilihan Program Studi pilihan pertama sebanyak 15.625 pendaftar dan sebnayak 22.171 pendaftar pada prodi pilihan kedua. Dari 3.654 yang dinyatakan lulus terdapat 1.182 yang mendaftar menggunakan KIP Kuliah,” Ujar Prof Zaenuri.

Pada tahun ini UNNES akan menerima mahasiswa sejumlah 8.470 yang terbagi dalam tiga jalur penerimaan yakni SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Mandiri (SM UNNES).

Persebaran penerimaan mahasiswa UNNES jalur SBMPTN tahun 2020 terdiri atas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) pada 6 Program studi (Prodi) sebanyak 446 calon mahasiswa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) pada 15 Prodi sebanyak 596 calon mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) 8 Prodi sebanyak 426 calon mahasiswa, dan Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) 14 Prodi sebanyak 503 calon mahasiswa.

Kemudian pada Fakultas Teknik (FT) ada 14 Prodi dengan 518 calon mahasiswa, Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) 6 Prodi sebanyak 353 calon mahasiswa, Fakultas Ekonomi (FE) 6 Prodi sebanyak 556 calon mahasiswa, dan Fakultas Hukum (FH) 1 Prodi menerima 256 calon mahasiswa.

Kepada peserta yang dinyatakan lulus SBMPTN 2020 diberitahukan bahwa:
1. Peserta lulus SBMPTN 2020 wajib melakukan registrasi (daftar ulang) sesuai dengan ketentuan di UNNES (lihat pengumuman di laman penerimaan.unnes.ac.id). Registrasi menentukan proses status penerimaan peserta SBMPTN 2020 sebagai mahasiswa di UNNES.
2. Peserta yang dinyatakan lulus SBMPTN 2020 akan dinyatakan diterima di UNNES dengan syarat memenuhi ketentuan yang ada
3. Bagi pendaftar Program Indonesia Pintar Pendidikan Tinggi, calon pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) yang telah dinyatakan lulus SBMPTN 2020, status perolehan KIP Kuliah masih memerlukan proses verifikasi. UNNES akan melakukan proses verifikasi kepada calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Calon mahasiswa UNNES yang dinyatakan lulus melalui jalur SBMPTN tahun 2020 dapat melakukan registrasi administratif dengan mecermati pengumuman berikut.
Registrasi Administratif bagi Calon Mahassiwa UNNES jalur SBMPTN 2020.

Bagi peserta yang belum lulus SBMPTN 2020, masih mendapat kesempatan untuk mendaftar Seleksi Mandiri (SM UNNES) yang persyaratan dan informasi selengkapnya dapat dilihat langsung di laman penerimaan.unnes.ac.id.


from Universitas Negeri Semarang

My Paper is Not Working

Would you feel you are not allowed to compose your own paper? Have you ever been told by someone to set the details of the study in your own hand so that others may examine it and see if they agree with you? Are you stressed that if you are permitted to compose your paper you will get rid of the liberty that you have been used to? These are a few of the concerns that students, that are thinking about mappery.com writing their own paper, are concerned about.

Writing is a skill that needs to be learnt from the time that pupils take it up. There are two chief means of getting the writing skills which you desire. The first way is to be taught this ability throughout your academic career. The second means is to write and practice writing all of the time. The ability which you are trying to grow will likely be taught through a number of these two approaches, however, there are different ways as well.

The thing is that even if you are fortunate enough to be taught the skill throughout your academic career, you want to know if you have to understand it or when you need to practice it. It might be that you are given enough stuff to begin with, however you cannot seem to get your thoughts down on paper fast enough to utilize them. This is if you will need to create use of your writing skills.

Among the reasons why this needs to be practised is because if you are going to write your paper write essay you’ll be writing about some thing which need to get done and also the perfect location to do it is to paper. All of us are utilised to doing things on paper. For this reason, you will need to make sure you know how to use those phrases on paper and use them in your own way. Writing is an art that could only be learned over a time period. If you wish to be an article author, then you have to write each one of your posts yourself .

Another reason writing needs to be practiced is your writing abilities don’t rely only on the topic which you are writing about. If you are writing about a game, it does not imply that you cannot write about a documentary, history or even an intriguing anecdote. You have to know what you’re writing about and what type of topic you are writing about before you’re allowed to write whatever. As soon as you know what you are writing about, you can then start composing in a systematic way.

All of this implies it is important to write as frequently as possible. You must get yourself organised and to make sure you are always considering your next piece of writing. You need to make sure you have something to write about. This is the time when you are asked whether you’ve got something to write about. This is when you will be allowed to write your own paper.

But what is the purpose of writing all the time? Students who are writing their own newspaper can occasionally wonder what they’re writing about and they wonder why they’re writing about something they know nothing about. It is very important to remember that if you write your paper you are exercising your writing skills. This is the time you want to be certain you know the concepts which you’re writing about and also that you are using the right words.

The outcomes of your writing will be contingent on the content you write. Your writing abilities will be analyzed each time which you compose your paper. You want to write all the time so that you are able to comprehend the principles of writing and which you can use your writing abilities to ensure that you don’t forget anything.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 13 August 2020

UNNES Selenggarakan FGD Akselerasi UNNES Menuju PTNBH Bersama Kepala BPHN Kemkumham

Universitas Negeri Semarang (UNNES) selenggarakan Diskusi Ilmiah Terfokus (FGD) dengan tema Akselerasi UNNES Menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) secara Daring, Kamis (13/8).

Narasumber kegiatan ini yakni Prof Dr HR Benny Riyantyo SH MHum CN Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia dan Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons Ketua Tim Akselerasi Percepatan PTNBH UNNES yang dipandu oleh Plt Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Hendi Pratama SPd MA.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan UNNES bergerak dalam dua aras teaching university menjadikan Sumber Daya Manusia Unggul, LPTK Penggerak Inovasi, LPT Pusat Unggulan, rujukan serta LPTK mendunia dan Research university menjadikan LPTK inovasi riset, invensi riset, alih teknologi, hilirisasi bisnis riset science techno park dalam upaya mengembangkan tridharma guna mewujudkan Indonesia Maju.

“UNNES terus bersama melakukan kapasitas pengembangan integritas dan akademis. Hari ini kita akan mendengar arahan Bapak kepala BPHN Kemenkum dan HAM RI Prof Dr HR Benny Riyantyo SH MHum CN dari prespektif hukum dan sekaligus menguasi dunia pendidikan sehingga bisa membimbing UNNES menuju PTNBH. UNNES terus mendorong kepada semua civitas akademika untuk penguatan menuju PTN BH. Perlu saya sampaikan, UNNES merupakan perguruan tinggi dua aras teaching university dan research university. Dua aras ini menjadi satu dalam upaya mengembangkan tridharma perguruan tinggi untuk meweujudkan Indonesia Maju,” kata Prof Fathur.

Prof Dr HR Benny Riyantyo SH MHum CN menyampaikan 5 syarat menjadi PTNBH yakni peningkatan kualitas pendidikan, pengelolaan organisasi PTN, memenuhi standar kelayakan finasila, tanggung jawab sosial, dan peranan pembangunan perekonomian.

“Saya kira UNNES tidak perlu menunggu tahun 2022 untuk menjadi PTNBH, karena lima syarat tersebut sudah dipenuhi UNNES, maka dari itu UNNES harus jemput bola kepada biro hukum Kemendikbud dan terus mengawal statuta,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof Dr HR Benny Riyantyo SH MHum CN menyampaikan kepada tim akselerasi PTNBH UNNES agar memfokuskan segi penetapan status, rujukan pengelolaan, dasar penetapan tarif layanan, pola pelaporan keuangan, penyelenggaran prodi, dan pengelolaan SDM.

Ketua Tim Akselerasi Percepatan PT Badan Hukum UNNES Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd kons menyampaikan, UNNES sudah memenuhi syarat PTNBH, diantaranya UNNES terakreditasi Unggul (A), menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bermutu, mengelola organisasi PTN berdasarkan prinsip kelola yang baik, memenuhi standar minimum kelayakan finansial, dan berperan dalam perekonomian. Untuk itu diharapkan pada tahun 2022 merupakan pencapaian pengukuhan PTN BH UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Reasons Why Students Need To Write Research Papers

There are lots of reasons why investigators decide to complete research papers. A few of the most frequent reasons include obtaining funding and gaining recognition. Many universities and colleges require that students complete research papers prior to graduating from high school. That is a necessity so that they will get an chance to perform research at a school atmosphere.

Some schools require that https://www.paperwritings.com/ every student write a newspaper. The research papers are normally long and need plenty of research. The research is responsible for gathering as much information as you can. The papers are then in comparison to other similar papers. The research papers are used as project references when it is time to make an application for employment or find a job.

The next reason a student will opt to write a research paper is to attain financing. Sometimes it’ll be simple to find funding, but not always. One reason the research papers need would be to make sure the investigators have each the mandatory information needed to finish the project. Often the information won’t be accessible at the institution in which the jobs are being done.

When the papers are completed, the faculty needs the researcher to provide a presentation at a public college. This presentation will help clarify the research and will make the students more popular in the opinion of the audience. Additionally, this is a means for the professor to receive feedback on their study.

Some colleges require that all students write research papers for any type of research. The study papers are derived from the jobs that the pupils are assigned to do. They’ll use their own thoughts, but they need to submit their paper to the department and supply the necessary information to complete the project.

Research papers are also often needed for career investigation. Students will be required to write about their current occupation or what they hope to accomplish in the future. It is also an opportunity for those to show prospective employers their skills. The longer work experience that the student gets, the greater the chances are of obtaining a new occupation.

Before completing the study documents, students must be educated about each the various types of information that will be required. They should know the benefits of finishing the research papers, in addition to the risks involved. They should also understand how to write a great paper. This can help to ensure they have something unique and interesting to increase the project.

Conclusion of the study papers could be mandatory for some students. Some schools are going to have particular requirements for students who wish to write research papers. Students will need to go prepared for this kind of assignment before writing their own papers.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Tanda Tangani Nota Kesepakatan dengan Bank Mandiri Guna Penyelengaraan Kampus Merdeka: Merdeka Belajar

Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai institusi, badan, dan intansi pemerintah maupun swatsa untuk penyelenggaraan Kampus Merdeka: Merdeka Belajar. Kali ini UNNES melakukan Penandatangan Nota Kesepakatan dengan PT Bank Mandiri Tbk.

Nota kesepakatan Ditandatangani oleh Regional Chief Executive Officer Region VII/Jawa 2 PT Bank Mandiri Persero Tbk Dessy Wahyuni dan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum secara Virtual melalui aplikasi Zoom, Kamis (13/8).

Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa nota kesepakatan dilakukan untuk memanfaatkan layanan jasa perbankan yang dimiliki bank Mandiri Tbk serta penyediaan dan pengembangan penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Bank Mandiri memiliki kapasitas sebagai bank yang kredibel untuk memberikan layanan keuangan, oleh karena itu UNNES dalam melaksanakan layanan keuangan harus pada aras layanan yang sehat, transparan, dan juga memberikan manfaat bagi program-program agar UNNES bisa menjadi perguruan tinggi yang Unggul Untuk Indonesia Maju. Maka dari itu, kami bersyukur hari ini UNNES bisa bertemu Ibu Dessy wahyuni dan melakukan penandatangan nota kesepakatan dengan bank Mandiri secara daring. Mudah-mudahan Nota ini menjadi titik merekat kembali hubungan yang baik,” kata Prof Fathur.

Lebih lanjut, Prof Fathur berharap kerja sama ini dapat mendukung pengembangan penyelenggaraan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar yang di dalamnya terdapat program magang.

“Mahasiswa UNNES di dorong oleh Mendikbud untuk bisa melakukan magang dengan BUMN, Instutusi, Intansi. Oleh karena itu bank mandiri menjadi pilihan untuk mahasiswa untuk melaksanakan program merdeka belajar,” jelas Prof Fathur

CEO Bank Mandiri Region VII/Jawa 2 Dessy Wahyuni menyampaikan, bank Mandiri mendukung UNNES dalam memberikan layanan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Atas nama bank Mandiri kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan untuk menjadi mitra perbankan UNNES guna mewujudkan pelayanan keuangan dan pengembangan penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 12 August 2020

Ketua dan Pengurus DWP UNNES Dikukuhkan

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah Ny. Toetik Heru Setiadhie mengukukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Badan / Dinas / Instansi Provinsi Jawa Tengah Masa Bakti 2019-2024 termasuk pengurus DWP Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kegiatan ini dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting untuk mencegah penularan Covid-19, Rabu (11/8).

Ny Toetik Heru Setiadhie dalam sambutnya menyampaikan, pengurus DWP mempunyai tugas ganda yakni sebagai ibu rumah tangga dan tugas sebagai pendamping suami yang harus menunjang tugas dan karirnya, sebuah peran yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

“Untuk itu saya berharap organisasi yang sudah dirintis pendahulu kita dapat kita terus kembangkan dan dipertahankan kemajuannya sehingga apa yang dicapai akan terus ditingkatkan”, Ny Toetik Heru Setiadhie

Selain itu, kebersamaan antara anggota pengurus DWP harus tetap dijaga, sebagai pengurus DWP harus bijak dan berkualitas dalam menjalankan peran pendamping.

Kemudian, sebagai pengurus DWP berperan aktif dan terus mendukung dalam menjalankan tugas sebagai istri Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ny Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman SPd MPd Ketua DWP UNNES menyampaikan akan menjalankan tugas DWP dengan amanah dan penuh tanggungjawab.

Lebih lanjut, Ketua DWP UNNES menyampaikan komitmennya dalam mewujudkan visi dan misi menjadi organisasi isteri PNS yang kukuh, bersatu, mandiri dan menyejahterakan anggota, masyarakat melalui bidang pendidikan, ekonomi, sosial budaya, serta kesiapan dalam New Normal Pandemi Covid-19.

Meraka yang dikukuhkan menjadi pengurus DWP Provinsi Jawa Tengah yaitu Wakil Ketua I Ny Endang Priyatni Urip Sihabudin, Wakil Ketua II Ny Monica Sujarwanto D, Wakil Ketua III Ny Citra Tavip Supriyanta.

Kemudian, Sekertaris Ny Mita Rudy Apriyantono, Bendahara Ny Ekho Djoko Susanto, Bidang Pendidikan Ny Sri Budiarni Sudharto PH, Bidang Ekonomi Ny Made Ihwan Sudrajat, dan Bidang Sosial Budaya Ny Miexe M Arif Irwanto.


from Universitas Negeri Semarang