Tuesday, 21 August 2018

Rabu 12 Agustus, UNNES Selenggarakan Shalat Idul Adha di Masjid Ulul Albab

 

Uiversitas Negeri Semarang (UNNES) Rabu 12 Agustus 2018 akan menyenggarakan shalat Idul Adha di Masjid Ulul Albab kampus Sekaran Gunungpati.

Shalat Idul Adha  akan dimulai pukul 06.30 WIB, bertindak sebagai imam dan khotib Dr Rudi Hartono MPd dosen Fakultas Bahasa dan Seni UNNES.

Untuk itu mari warga muslim UNNES dan sekitarnya shalat Idul Adha bersama Rektor Prof Dr Fathur Rokhman. Setelah shalat Id dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban oleh Rektor kepada Ketua  pengurus Badan Amalan Islam (BAI) UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 20 August 2018

KAN Visitasi Laboratorium FIK UNNES

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Komite Akreditasi Nasional (KAN), Senin (20/8/2018).

Tim Asesor terdiri atas Dede Erawan, Endang Sumirat dan Muhammad Eqbal akan melakukan visitasi untuk field assesment di laboratorium FIK UNNES.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono menyambut kehadiran para asesor di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Rektor menyampaikan bahwa ini merupakan tahun internasionalisasi bagi UNNES dan UNNES sudah terakreditasi A. Oleh karena itu, UNNES terus mendorong kepada semua fakultas untuk memperbaiki fasilitas yang dimiliki fakultas, seperti akreditasi laboratorium. Rektor juga berharap, laboratorium di UNNES dapat sertifikasi dan dapat menjadi percontohan. 

Sementara itu, Dekan FIK Prof Tandiyo Rahayu menyampaikan, ini merupakan yang pertama KAN melakukan akreditasi laboratorium kalibrasi bagi UNNES. Tim asesor ini akan mengkalibrasi instrumen analitik dan kelistrikan, kaibrasi Massa, panjang dan volume.

Laboratorium Kalibrasi FIK UNNES ini memiliki kemampuan untuk mengkalibrasi timbangan, PH meter, Conductivity, Gelas ukur, labu ukur, pipet measuring, buret, stopwacth, dan timer.


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa PPL KKN Antarbangsa UNNES Peragakan Silat di KJRI

Mahasiswa PPL KKN Antarbangsa Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Kinabalu Sabah Malaysia diundang oleh pihak Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) untuk menghadiri Upcara bendera memperingati HUT RI Ke-73 dikantor KJRI.

Dipimpin oleh Konjen Krishna Djelani sebagai inspektur upacara, sebanyak 17 mahasiswa itu ikut khitmad dalam upacara yang dihadiri oleh para pegawai dan staff KJRI, Dewan Kehormatan, pegawai militer, Guru SIKK, Guru CLC, Siswa-siswi, TKI dan warga Indonesia yang tinggal di Kota Kinabalu.

Selain itu, Ricka Ulfatul Faza memperagakan Pencak Silat kolaborasi dari ua perguruan Pencak Silat Indonesia yaitu Pencak Silat Pagar Nusa dan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai.

Penampilan yang dipentaskan antara lain yaitu salam pembuka PSHT, salam pembuka Pagar Nusa, Jurus Tunggal tangan kosong, jurus tunggal golok, teknik kuncian dan bantingan, teknik serangan golok-toya, jurus toya dan ditutup dengan atraksi pemecahan balok es batu dan batako.


from Universitas Negeri Semarang

Semangat Kerjasama Menjadikan Anak Labschool Genius

Lima lomba yang menuntut kerjasama tim yang padu hari ini dipertandingkan di SD Labschool Unnes (Kamis 16 Agustus 2018). Lomba tersebut adalah bakiak, balap karung, tarik tambang, memasukkan pensil dalam botol, dan estafet karet.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun 2018, sekaligus juga memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada bulan Juli lalu.

Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Semangat Kerjasama Menjadikan Anak Labschool GENIUS”. Genius sendiri merupakan akronim dari gesit, empati, berani,  unggul,dan  sehat.

Dika Prestama selaku ketua panitia kegiatan menuturkan, bahwa kegiatan ini memang bertujuan untuk memupuk semangat kerjasama para siswa. Dengan bentuk kegiatan yang dikemas dalam permainan yang dilombakan, diharapkan muncul juga rasa keberanian siswa, empati, melatih siswa menjadi gesit dan tangkas.

“Sesuai prinsip pembelajaran k13 (Kurikulum 2013) sekarang eranya adalah kolaborasi bukan lagi kompetisi. Kita terjemahkan dalam konteks permainan kerjasama agar karakter-karakter tersebut muncul. Di situ ada empati juga sportivitas. Jika menang, dia akan tetap menghargai yang kalah, tidak juga merendahkan. Sebaliknya bila kalah, dia tidak akan telalu bersedih dan bisa berlapang dada menerima kekalahan,” jelasnya.

Selain kegiatan lomba-lomba, dalam rangkaian kegiatan tersebut ada juga lomba menghias taman untuk masing-masing kelas, dan Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai puncak acara.

Dia berharap, setiap siswa dapat menangkap dan menerapkan makna dan semangat kerjasama di dalam aktivitas sehari-hari.

“Manusia sebagai makhluk sosial tentu tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Di dalam permainan pun, kita perlu kerjasama. Dulu pejuang dan pahlawan kemerdekaan Indonesia juga bersatu dan bekerjasama mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia Merdeka. Kerjasama inilah yang kita pegang erat sebagai semangat kolaborasi,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Menwa UNNES Juara II Lomba Futsal Se-Jateng dan DIY

Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih juara II pada turnamen futsal tingkat Jawa Tengah & DIY di Universitas Muhamadiyah Semarang (Unimus) dengan jumlah peserta 15 Tim dari berbagai Universitas di Jawa Tengah dan DIY, Sabtu-Minggu (11-12/8) lalu.

Komandan Batalyon, Suto Wijoyo Wisnu Teguh Purnomo  menyampaikan, orang yang berhasil bukanlah orang yang menjadi juara namun orang yang mampu bangkit dari kekalahan. Itulah pepatah yang sangat tepat untuk kemenangan Menwa UNNES.

Suto menuturkan, Tim Menwa UNNES pada babak penyisian berhasil mengalahkan Universitas PGRI Semarang dengan skor (5-1), Menwa Sub-B (4-2) sehingga berhasil maju di babak semi final. Selanjutnya di semifinal Menwa UNNES melawan Menwa IKIP Veteran dengan skor (1-1, penalty 2-1). Kemudian, pada babak final Menwa UNNES melawan Menwa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta kalah tipis dengan skor 1-2.

Akhirnya juara 1 diraih Universitas Sanata Dharma, Juara 2 diraih oleh UNNES, dan juara 3 diarih IKIP Veteran.

 


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 19 August 2018

Peduli Lombok, UNNES Kirim Bantuan dan Relawan

Sebagai wujud kepedulian dengan sesama Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengirimkan dokter dan relawan ke lokasi gempa Lombok, Sabtu (17/8).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman, mengatakan tim Medis dan Relawan dari UNNES ini semoga dapat membantu korban bencana di Lombok.

“Selain bantuan diatas UNNES juga menggalang dana dari semua civitas akademika di UNNES yang terkumpul sebesar 140 juta yang secepatnya akan disalurkan”, jelas Rektor.

Selaku ketua koordinator tim relawan dr Mahalul Azam MKes menjelaskan, timnya akan bertahan selama dibutuhkan. Dia memperkirakan situasi Lombok akan membaik antara satu hingga tiga pekan ke depan.

Oleh karena itu tim mohon doa kepada teman-teman di UNNES agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 18 August 2018

Rektor UNNES Motivasi Mahasiswa Bidikmisi Melalui Kepemimpinan Bertumbuh

Berprestasi apapun baik secara akademik maupun non-akademik merupakan harapan dan impian bagi sebagian besar orang. Masa muda adalah waktu yang paling tepat untuk mengukir prestasi setinggi-tingginya dan sebanyak-banyaknya. Hal itu disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat memberikan kuliah umum “Kepemimpinan Bertumbuh” untuk mahasiswa bidikmisi di auditorium UNNES, Jumat (17/8).

Ia melanjutkan, Saya selalu mengharapkan kalian akan menggantikan orang-orang tua di depan. Saya ingin lihat, lima tahun kedepan ada mahasiswa UNNES yang dikenal dunia. Mudah-mudahan anda semua menjadi orang yang sukses.

Rektor berpesan, diumpamakan pohon kalian merupakan bibit yang unggul yang akan menentukan seberapa kuat pohon tersebut berdiri. Terpaan badai merupakan cobaan ketika pohon berdiri. Terakhir menumbuhkan benih, berarti tugas pemimpin harus menyiapkan pemimpin berikutnya.

Saat membuka acara ini Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR menyampaikan, setelah diterima menjadi mahasiswa yang memperoleh batuan Pendidikan bidikmisi perjuangan selanjutnya adalah lulus tepat waktu.

Soalnya kalian harus dapat menyelesaikan studi selama 8 semester, tapi kalian juga harus berprestasi selama kuliah di UNNES. Karena prestasi adalah bentuk tanggung jawabmu sebagai penerima bantuan dana Pendidikan bidikmisi kepada masyarakat.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 17 August 2018

Upacara Peringati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Puluhan Warga UNNES Peroleh Penghargaan dan Prestasi

Puluhan ribu warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan Upacara Bendera memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (17/8) di lapangan Prof Dumadi Fakultas Ilmu Keolahragaan Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Seamarang.

Sebanyak puluhan warga UNNES memperoleh pengahargaan dan prestasi diantaranra  penerima tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Tahun 2018 yakni untuk masa kerja 30 tahun berjumlah 13 orang, 20 tahun (10 orang), dan 10 tahun (24 orang).

Selain itu juga, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum juga menyerahkan penghargaan kepada 29 dosen yang artikelnya dimuat di jurnal nasional maupun internasional dan 24 dosen serta tenaga kependidikan berprestasi dibidang akademik, sains teknologi, sosial humaniora, kearsipan, laboran, pengelola keuangan, pustakawan, tenaga administrasi akademik.

Prof Fathur Rokhman saat membacakan sambutan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyampaikan, hari ini adalah hari yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Kita memperingati hari ulang tahun ke-73 kemerdekaan RI. Kita bersyukur kepada Alah SWT yang telah meridhoi cita-cita kita menjadi bangsa yang merdeka, bangsa yang besar, bangsa yang bersatu di tengah keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika.

Atas dasar kebhinekaan inilah kita menjadi besar dan kuat, dan di hari yang khidmat ini kami mengajak seluruh elemen bangsa Indonesia untuk memahami kembali secara utuh Pancasila dan kebhinekaan bangsa, melihat kebhinekaan sebagaisebuah anugerah.

Saat ini, Indonesia banyak dipuji karena stabilitas politiknya, perkembangan ekonominya yang sehat serta prestasi-prestasi yang dicapainya untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Kita semua juga merasa bangga akan prestasi cemerlang pemuda-pemudi Indonesia di berbagai ajang kompetisi internasional di pelbagai bidang.

Bulan Juli 2018, putra terbaik kita mampu meraih emas pada lari 100 meter Kejuaraan Dunia U-20. Minggu lalu pun, tim U-16 kita mampu mencapai juara pertama piala AFF U-16. Di bidang sains, gagasan mahasiswa kita yaitu mobil sampah plastik menjadi juara di ajang inovasi teknologi Shell Ideas 360, inovasi mahasiswa kita menjadi juara dunia pada ajang adu cepat mobil hemat energi Drivers’ World Championship, dan masih banyak karya inovasi lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Hal ini sungguh mengagumkan dan memperkuat keyakinan kita akan kekuatan intelektual dan kreativitas putra-putri Indonesia. Inilah “KERJA KITA, PRESTASI BANGSA”, yang akan memperkuat rasa bangga dan keyakinan kita pada Indonesia.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 16 August 2018

Mahasiswa Filipina PPL di UNNES

Dua mahasiswa Ateneo De Naga University Filipina mengikuti Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Universitas Negeri Semarang (UNNES) selama dua puluh tujuh hari (3-30/8). Kedua mahasiswa tesebut yaitu Krystel Casipit mengajar di PAUD Labschool UNNES dan Ralph Robles mengajar Matematika di SMP Negeri 13 Semarang.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, program seperti ini sangat bagus karena antara UNNES dengan Ateneo De Naga University Filipina  dapat saling bertukar informasi dan pengalaman bagi mahasiswa di kedua belah pihak yang merupakan calon guru.

Dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) itu berpesan kepada mahasiswa peserta PPL Antarbangsa bahwa kegiatan ini harus dimanfaat dengan baik, sebagai bentuk upaya untuk mempersiapkan calon guru yang profesional dan berkualitas.

Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) menginisiasi sebuah program SEA-Teacher Project atau juga biasa disebut dengan Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari universitas yang ada di Asia Tenggara merasakan pengalaman praktikum mengajar di sekolah-sekolah negara Asia Tenggara.

Nida MR  (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Mahapala UNNES Terbaik II se Jawa Tengah

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih peringkat II pada lomba Wana Lestari 2018 tingkat Provinsi Jawa Tengah, Rabu (15/8).

Ketua Mahapala UNNES Mochamad Sekar Susmita merasa bersyukur dan bangga atas kemenangan pada lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini.

“Alhamdulillah Tahun 2018 Mahapala UNNES berhasil memperoleh Juara II tingkat Provinsi Jawa Tengah, kategori Kelompok Pecinta Alam. Saya merasa senang bisa mengenalkan UNNES sebagai kampus konservasi dalam ajang yang berkaitan dengan konservasi”, tuturnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo MSi turut mengapresiasi capaian yang diraih Mahapala UNNES. Prestasi ini diharapkan menjadi pelecut prestasi mahasiswa lain dan memotivasi warga UNNES turut andil dalam merawat alam.

Lomba Wana Lestari merupakan penghargaan yang diberikan Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan kepada masyarakat atas peranannya dalam pembangunan lingkungan di Indonesia.

Tahapan lomba diawali dari seleksi berkas administrasi selama tiga tahun, kemudian tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan meninjau secara langsung. Setelah melewati masa penilaian, penyerahan dan pengumuman juara lomba dilaksanakan setelah Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke 68 di Simpang Lima Semarang.

Adapun juara I diraih oleh Sakpala dari Desa Sidomukti Bandungan dan Malimpa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta didapuk sebagai juara III.

(Nida M R & Abd Aziz – Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 15 August 2018

Jumat 17 Agustus, UNNES Selenggarakan Upacara Bendera Memperingati HUT RI

Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan menyelenggarakan upacara bendera memperingati HUT Ke-73 Kemerdekaan RI besok pada:

Hari, tanggal : Jumat 17 Agustus 2018

Pukul              : 07.00 WIB

Tempat          : Lapangan Olahraga Prof Dumadi FIK UNNES

Pakaian         : 1. Anggota Senat Universitas PSL dan berpecis

2. Dosen dan Tenaga Kependidikan PSH

3. Penerima Satyalencana/penghargaan PSL dan berpeci

4. Mahasiswa atas putih bawah hitam berjaket almamater dan (berdasi hitam bagi mahasiswa baru)

 


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 14 August 2018

Upaya Bela Negara, 20 Mahasiswa UNNES Ikuti JOBN

“Bela negara tidak hanya terkait dengan angkat senjata, namun dapat dilakukan dari hal yang terkecil seperti membantu sesama dan tidak mencontek”.

Direktur Jendral Pothan Kementerian Pertahanan Bondan Tiara Sofyan menyampaikan hal itu saat upacara pembukaan Jambore dan Olimpiade Nasional Bela Negara (JONBN) di Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Yogyakarta, Jumat (3/8).

Kegiatan yang bertemakan “Bela Negara dalam Pengelolaan Sumber Daya untuk Ketahanan dan Kemakmuran Bangsa” ini dilaksanakan selama tiga hari sejak Jumat-Minggu (3-5/8) dan diikuti oleh 300 peserta dari 25 perguruan tinggi di Indonesia. Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengirimkan 20 mahasiswa dan 2 pendamping sebagai bentuk partisipasi terhadap upaya bela negara.

Setelah upacara pembukaan diadakan Gala Dinner pada malam hari untuk menampilkan bakat dari peserta dengan menggunakan pakaian adat masing-masing daerahnya. Esoknya apel pagi dilaksanakan oleh perwakilan pendamping UNNES Rudi Salam. Kegiatan dilanjutkan dengan lomba Olimpiade mengenai wawasan nusantara, lalu belajar membatik pada sore hari. Hari terakhir diawali dengan membersihkan lingkungan Malioboro, selanjutnya digelar upacara penutupan di Monumen Serangan 11 Maret.

Abd.Aziz & NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa UNNES Mengajar di Thailand

Lolita Noor Amalia dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi satu ari empat puluh mahasiswa dari seluruh Indonesia yang terpilih mengikuti program pertukaran guru muda di Thailand Selatan selama dua puluh lima hari (16/7-9/8).

Mahasiswa jurusan Sosiologi dan Antropologi tersebut mengajar beberapa mata pelajaran, seperti bahasa indonesia, bahasa inggris dasar, nasyid dan budaya Indonesia di Romklao School provinsi Narathiwat Thailand Selatan.

Language Lover Community dan Abroad Alumni Association of Southern Border Province Thailand bekerjasama mengadakan Indonesian Youth Teacher Exchange Program (IYTEP) 2018. IYTEP merupakan program mengajar di sekolah-sekolah Islam yang ada di Thailand Selatan dengan tujuan memperkenalkan budaya Indonesia di Thailand. Untuk mengikuti program ini diadakan seleksi nasional dari berbagai daerah seluruh Indonesia.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Maksimalkan Prestasi, 15 Tim PIMNAS UNNES Dikarantina

Dalam rangka meningkatkan prestasi dibibang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2018 dosen pembimbing dan pendamping Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengkarantina 15 Tim PIMNAS selama tiga hari mulai Selasa sampai Kamis (14-16/8) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR saat membuka kegiatan menyampaikan, kegiatan karantina ini merupakan pembekalan khusus bagi tim pimnas supaya lebih fokus dan menjadi yang terbaik.

Saat karantina kontingen PIMNAS UNNES digodok diberikan materi tentang banyak hal diantaranya bagaimana cara menjadi juara, bagaimana membuat media presentasi, membuat poster yang baik, praktik presentasi, kemudian dievaluasi, kata Bambang BR.

Bambang BR menjelaskan, dengan pembekalan secara karantina ini tim PIMNAS bisa maksimal untuk mendalami artikelnya dan siap menjawab pertanyaan apa yang ditanyakan oleh dewan juri di PIMNAS ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 28 Agustus-2 September 2018 mendatang. Untuk situ Satukan niat dan rapatkan barisan, tegasnya.

Sebelumnya, Staf Ahli Rektor Bidang Prestasi Dr Tommi Yuniawan MHum melaporkan UNNES menduduki peringkat enam nasional dengan 15 Tim PKM yakni urutan pertama berturut-turut Universitas Brawijaya lolos PIMNAS 25, Universitas Indonesia (18), Universitas Diponegoro (17), Unhas (16), Unand (16), UNNES (15), UNY (15), ITS (15), UHO (15), IPB (15), Unri (14), UGM (13), dan PENS (12).

Ke-15 Tim UNNES yang lolos terdiri atas, 1 tim PKM Kewirausahaan (PKM-K), 4 tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), 1 tim PKM Karsa Cipta (PKM-KC), 1 tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE) dan 5 tim PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH).


from Universitas Negeri Semarang

Kuliah Perdana, Wakil Rektor Bidang Akademik Beri Motivasi

Setelah beberapa hari mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) angkatan 2018/1019 mengikuti Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) serta Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT),  Senin (13/8) mulai kegiatan kuliah perdana.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono saat monitoring didampingi Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Prof Dr Fakhruddin MPd, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Drs Edy Purwanto MSi, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr Sungkowo Edy Mulyono SPd MSi, dan Ketua Badan Penjaminan Mutu Agung Yulianto SPd MSi memberikan motivasi kepada mahasiswa.

Prof Rustono menyampaikan, sebagai mahasiswa baru buatlah target yang kuat, tanpa target maka proses perkuliahan hanyalah sebatas pertemuan biasa yang tidak ada arti. Bulatkan tekat bahwa menjadi mahasiswa harus menghasilkan penemuan-penemuan terbaru.

Sikap seperti itu bila tertanam kuat kelak menghasilkan buah yang manis,untuk itu aturlah  waktumu dengan membuat jadwal.  Tanpa target yang jelas maka sia-sialah kuliah perdana itu. Target itu diantaranya berprestasi, berkarakter, lulus tepat waktu yakni tujuh setengah semester, dan menghasilkan karya buku sebanyak 10 buku, sanggup? kata Prof Rustono.

Untuk itu jangan segan segan berteman dan berkomunikasi dengan kakak kelasmu untuk bertanya sebenarnya tidak akan menolak kamu tanya-tanya. Sekarang waktunya kamu mengubahnya kamu perlu memperluas lingkaran pertemanan, hal  ini akan memudahkan kalian dalam banyak hal diantaranya  tugas kuliah, dan urusan organisasi misalnya untuk mengembangkat bakat dan minat di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

 


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 13 August 2018

16 Mahasiswa UNNES PPL Antarbangsa di Singapore

Sebanyak 16 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK UNNES) didampingi Dekan Prof Tandiyo Rahayu berpamitan kepada Kektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengikuti Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Antarbangsa di ITE College East Singapore.

Prof  Tandiyo Rahayu melaporkan, ke-16 mahasiswa ini akan melakukan PPL Antarbangsa di Singapore selama satu bulan, dibagi menjadi dua angkatan.

Angkatan pertama mulai 13 Agustus sampai dengan 13 Septerber 2018 terdiri atas Syaherdillah Wijianto, Sidqi Fatkhureza, Amri Ikhsanul Amal, Wahyu Abaskoro, Anisa Trihidayati, Juwita Nur Istiqomah, Dwi Mustika Sari, dan Putri Fajar Nur Fatimah ZA.

Sedangkan untuk angkatan kedua mulai 15 Oktober sampai dengan 15 Novermber 2018 terdiri atas Ardian Rio Sulastriyo, Matinu Ramadhan, Iqbal Syarifuddin Mahbubi, Muhammad Farid Aljazal, Galang Ramadhan Anata Putra, Rahardian Bayuaji Pamungkas, Rian Kurniawan, dan Ahmad Miftahuz Zamani.

Prof Fathur Rokhman saat melepas mahasiswa menyampaikan, program seperti ini sangat bagus karena antara UNNES dengan ITE College East Singapore dapat saling bertukar informasi dan pengalaman bagi mahasiswa di kedua belah pihak yang merupakan calon guru.

Ketika PPL di Singapore akan memberikan pengalaman tersendiri yang tidak di dapat di Indonesia. Untuk itu perbedaan budaya, cuaca tidak menjadi soal karena dari perbedaan itulah yang menambah pengetahuan para mahasiswa dibandingkan dengan mahasiswa yang PPL di dalam negeri.

PPL Antarbangsa ini merupakan upaya untuk mempersiapkan calon guru yang profesional dan berkualitas, kata Prof Fathur.

Prof Fathur berpesan kepada mahasiswa peserta PPL Antarbangsa bahwa kegiatan ini harus dimanfaat dengan baik, karena  mahasiswa UNNES menjadi duta UNNES dan duta Indonesia di Singapore.


from Universitas Negeri Semarang

Tangkai Tulis Cerpen dan Puisi, Mahasiswa UNNES Wakili Jateng ke Peksiminas

Dua mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang (Unnes) berhasil menjadi juara I pada dua tangkai Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah di UPS Tegal, 11-12 Agustus kemarin.

Ayu Humaira berhasil menjadi juara 1 pada tangkai tulis cerpen. Adapun Nanda Aziz berhasil menjadi juara 1 pada tangkai tulis puisi.

Kemenangan ini membuat kedua mahasiswa tersebut berhak mewakili Jawa Tengah pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2018 di Yogyakarta.

Selain dua mahasiswa tersebut, mahasiswa Bahasa Indonesia lainnya yaitu Arum C Lestari berhasil menjadi runner up pada tangkai baca puisi putri. Adapun Said berhasil meraih juara harapan 1 pada tangkai baca puisi putra.

Peksiminas adalah kompetensi bergengsi tingkat nasional. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan berpartisipasi pada pekan ini.

Unnes memiliki catatan bagus karena menjadi kontributor yang dominan untuk kontingen Jawa Tengah.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 11 August 2018

Wujudkan Kampus Bebas Narkoba, 7800 Mahasiswa Baru UNNES Ikuti Tes Urine

Universitas Negeri Semarang (UNNES) setiap tahun terus melakukan tes urine bagi mahasiswa baru dalam rangka mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, hari ini Sabtu (11/8) sebanyak 7800 mahasiswa baru angkatan 2018 juga melakukannya.

Mengingat banyaknya jumlah peserta, UNNES bekerja sama dengan kepolisidan Badan Narkotika Nasional. Dalam tes itu, melibatkan 18 personel dari Kepolisian Daerah  (Polda) Jawa Tengah (Jateng), 25 personel dari Badan Narkotika Nasional Jateng (BNNP), 70 personel dari Kepolisian Resor Besar Semarang (Polrestabes) dan 18 personel dari Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) UNNES.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR menyampaikan, tes urine Ini merupakan peran UNNES dalam mengantisipasi peredaran narkoba di dalam kampus. UNNES akan menerapkan kebijakan tegas bagi  mahasiswa yang terlibat dalam perederan atau mengonsumsi narkoba, sebab mahasiswa telah menjadi sasaran pengedar narkoba.

Bambang BR menjelaskan, mereka adalah aset bangsa yang kelak akan meneruskan estavet kepemimpinan. Oleh karena itu dengan tegas UNNES konsisten akan memberantas peredaran narkoba di kampus konservasi ini. katanya.

Bambang BR menegaskan, kedepan tes narkoba akan dilakukan secara rutin bagi setiap mahasiswa  UNNES. Hal tersebut dilakukan sebagai edukasi  dan antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan civitas akademika kampus UNNES.

Selain tes narkoba, semua mahasiswa baru UNNES juga akan dilatih bela negra bekerjasama dengan Rindam IV Diponegoro di Magelang, kata Bambang BR.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 10 August 2018

Sekda Jateng : Jadilah Pramuka yang Unggul

“Beruntunglah anak-anak yang masuk UNNES karena soft skillnya masih dikedepankan. Sarjana UNNES berbeda dari universitas lain. Anak unnes lebih tekun, lebih rajin, dan disiplin.  Anda harus memahami dan mengamalkan apa yang didapat dari UNNES ini, insyaallah anda akan menjadi manusia pramuka yang unggul.”

Hal itu yang dikatakan Dr Ir Sri Puryono Karto Soedarmo MP ketika memberi materi pada kegiatan Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi 2018 (OKPT 2018) Ambalan dan Racana Wijaya Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Gedung Auditorium Prof Wuryanto kampus UNNES Sekaran, Jumat (10/8).

Sekretaris Daerah Jawa Tengah itu berpesan kepada peserta OKPT 2018 agar menjadi mahasiswa yang berintegritas, apa yang diucapkan sama dengan yang dilakukan. Seperti pada semboyan pramuka Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan yang berarti jangan hanya diucapkan tapi juga diamalkan dan diaplikasikan.

Menurut pria kelahiran Sragen itu, menjadi pemimpin itu harus ada aksi dan perbuatan jika tidak organisasi bisa hancur. Kepemimpinan dimulai dengan memimpin diri sendiri, sebelum memimpin orang lain. Oleh karena itu seorang pemimpin harus paham dan mengerti sekaligus bisa mengendalikan dirinya sendiri.

Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi merupakan orientasi kepramukaan bagi mahasiswa baru UNNES yang dilaksanakan sejak tahun 2001. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari mulai Jumat-Sabtu (10-11/8). Untuk hari kedua kegiatan OKPT dipusatkan di fakultas masing-masing.

 

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

KORPRI UNNES Latih Kewirausahaan 19 Warga UNNES Jelang Purna Tugas

Tidak dipungkiri lagi bahwa saat menjelang masa persiapan purna tugas merupakan masa yang sangat ditakuti oleh banyak orang yang sebelumnya berstatus sebagai  pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab semasa menjadi PNS mempunyai penghasilan tetap berupa Gaji yang jumlahnya relative besar sesuai pangkat  atau jabatannya. Namun, setelah purna tugas hanya menerima uang purna tugas yang jumlahnya relative kecil.

Kondisi seperti ini kalau tidak ada persiapan sebelumnya akan mengakibatkan power syndrome dan stress yang berkelanjutan karena tidak adanya pengganti kesibukan dan juga pengganti sumber pendapatan untuk menutup kekurangan dana anggaran rumah tangga setelah PNS menjalani masa purna tugas.

Untuk itu pengurus KORPRI UNNES bekerjasama dengan Koperasi Pegawi Republik Indonesia (KPRI) Handayani Universisitas Negeri Semarang (UNNES) memberi pelatihan Kewirausahaan Life Skill  kepada 19 warga UNNES yang akan memasuki purna tugas 2018 dan 2019, Kamis (9/8/2018 di Gedung LP2M kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Ketua KORPRI UNNES Dr Rochmad MSi saat membuka pelatihan menyampaikan, kegiatan pengabdian KORPRI ini telah lama direncanakan, baru kali ini terlealisasi untuk memberikan pembinaan dan bekal bagi para pegawai UNNES yang akan purna tugas.

Pelatihan ini berupa pembuatan Bandeng Presto dan Telur Asin dengan nara sumber Danang Dwi Saputra ST MT dosen Fakultas Teknik UNNES sekaligus praktisi. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para pserta bisa semangat untuk mengembangkan kewirausahaan bandeng presto maupun telur asin.

Ketua KPRI Handayani Drs Sutikno MSi menyampaikan bahwa pentingnya pelatihan seperti ini sehingga bisa dilaksanakan kegiatan serupa untuk selanjutnya. KPRI Handayani hanya bisa memberikan fasilitas bagi pegawai yang menjadi anggota KPRI Handayani untuk mengikuti kegiatan seperti ini.

Sutikno berharap, pelatihan ini dapat membarikan manfaat dan bekal bagi anggota KPRI Handayani yang akan purna tugas sehingga setelah purna tugas nanti bisa mengurangi power syndrome dan stress.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 9 August 2018

Empat Pakar dari Tiga Negara Bahas Pendidikan Anak Usia Dini di Era Digital

 

Perkembangan dunia digital tak hanya memberi kemudahan, malah kadang membuat gap antara orangtua dan anak. Tak jarang berakhir dengan anak yang membangkang atau masalah lainnya.

Membesarkan anak di zaman millenial butuh usaha ekstra dibanding puluhan tahun yang lalu. Teknologi pada anak usia dini dapat menjadi prospek dan tantangan, peluang dan ancaman terhadap dunia baru yaitu dunia era digital. Perlu kiranya kita sebagai orang tua, guru, aktivis, pengambil kebijakan, masyarakat untuk turut serta memperhatikan kondisi anak di era digital.

Untuk itu Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas NegeriSemarang (FIP UNNES) mendatangkan empat pakar dari tiga negara menyelenggarakan International Conference dengan tema Growing Up Digitally: Early Childhood Education and the Digitized World selama dua hari Rabu-Kamis (8-9 Agustus) di Hotel Santika Semarang.

Empat pembicara utama yakni Professor Sue Greishaber dari La Trobe University Australia, Professor Nicola Yelland (Flinders University Australia), Wendy Rich-Orloff (UNICEF) dan Ali Formen (PGPAUD UNNES).

Semarang Early Childhood Research and Education Talks (SECRET) ini untuk keempat kalinya, diselenggarakan oleh jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) FIP UNNES.

Konferensi internasional  yang digelar tiap dua tahun ini,  untuk membahas isu-isu tebaru serta riset di berbagai bidang serta pendekatan tentang dunia anak usia dini, kata ketua panitia Akaat Hasjiandito disela-sela konferensi. Kegiatan di buka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono.

“Tahun ini, kita mengangkat tema ‘Growing Up Digitally, Early Childhood Education and The Digitized World’, atau pendidikan anak usia dini ditengah perkembangan dunia digital. Sebab saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa rata-rata anak sudah mengenal internet, gadget sejak dini,” tuturnya.

Akaat menjelaskan, tema tersebut dipilih karena teknologi yang saat ini berkembang pesat sudah tidak asing bagi anak usia dini. “Teknologi pada anak usia dini, dapat menjadi prospek dan tantangan, peluang dan ancaman terhadap dunia baru yaitu dunia era digital. untuk itu sangat diperlukan kiranya kita sebagai orang tua, guru, aktivis, pengambil kebijakan, masyarakat untuk turut serta memperhatikan kondisi anak di era digital.

Akaat menegaskan, SECRET 2018 ini, merupakan wadah untuk berbagi informasi, berdiskusi dan berpikir tentang kebutuhan anak di era digital.

Dalam kegiatan ini lanjut Akaat, diikuti 250 peserta, termasuk didalamnya sebagai pemakalah sebanyak 94 orang. “Selain konferensi, juga digelar paparan makalah dari pemakalah. Nantinya materi yang terpilih, akan kita publikasi ke jurnal internasional atau prosiding terindeks Thomson. Sementara, yang lainnya, akan kita terbitkan melalui jurnal nasional milik prodi PGPAUD UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

PPAK FMIPA 2018, Laskar Cendekia Generasi Terpelajar

“Saya menyaksikan ada inovasi dan semangat luar biasa yang dilakukan oleh Panitia FMIPA untuk membuat aksi yang inovatif yaitu menuangkan idenya dengan membuat kebersamaan membuat sebuah formasi ‘Paper-Mob’ menggunakan kertas membentuk empat bacaan yaitu PPAK FMIPA 2018,  LASKAR CENDEKIA, HUT RI 73, dan FMIPA RE-UBER”

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan hal itu saat monitoring Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK)  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kamis (9/8) di halaman rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Profesor linguistik itu berpesan agar para mahasiswa tidak berhenti belajar. Jika berhenti belajar berarti berhenti menjadi kaum cendekia. Kaum cendekia adalah orang-orang yang memiliki semangat untuk belajar, tiada hari tanpa belajar, tiada hari untuk berbagi dan menambah ilmu.

FMIPA hari ini menunjukan keunggulan, bersama fakultas-fakultas lain yang membuat UNNES semakin unggul diantara universitas-universitas lain di Indonesia. Teruslah menjadi RE-UBER (Religius, Unggul, Bermakna). Apapun yang kita lakukan dalam kegiatan tri darma perguruan tinggi harus bermakna, diantaranya tidak menyebarkan fitnah, menghindari ujaran kebencian di media sosial dan tidak menyebarkan hoaks.

PPAK FMIPA 2018 berlangsung selama tiga hari mulai Selasa-Kamis (7-9/8) di lingkungan Kampus MIPA UNNES, Sekaran. PPAK FMIPA diikuti para mahasiswa baru dari jurusan Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ilmu Pengetahuan Alam Terpadu dan Ilmu Komputer.

 

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Duta Wisata Wonosobo itu Lulus Tepat Waktu

Desinta Yosopranata mahasiswi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakan salah satu potret mahasiswa yang berprestasi dan berkarakter. Peraih penghargaan Best Performance Duta Wisata Wonosobo 2018 ini berhasil mempertahankan skripsinya dihadapan penguji dengan penguji utama Dr. Nuriana RDN, M.Pd pada hari Kamis, 2 Agustus 2018 sehingga dia dapat lulus tepat waktu. 

Desinta menulis skripsi tentang etnomatematika di bawah bimbingan Prof. Dr Zaenuri SE MSi dan Drs Mashuri MSi. 

Tema skripsi yang dikerjakan menginspirasinya di dalam membuat essay bertema kepariwisataan yaitu Ethnomathematics for Students in Wonosobo to Preserve Cultural Tourism. 

Pengetahuan tentang budaya Wonosobo bagi warga adalah penting untuk melestarikan wisata budaya di Wonosobo, karena pada dasarnya everybody is tourism ambassador. Setiap orang yang memiliki pengetahuan tersebut dapat mempromosikan potensi daerah tempat tinggal mereka. Pengetahuan tentang budaya harus diberikan sejak dini.

Pengetahuan tentang budaya Wonosobo dapat diberikan kepada siswa di Wonosobo melalui pembelajaran di sekolah tidak hanya melalui pelajaran seni budaya. Sebagai contoh, guru dapat menggunakan sampur yang biasa digunakan oleh penari Lengger untuk mengajar luas daerah persegi panjang. 

Dengan memasukkan budaya Wonosobo dalam pembelajaran matematika, siswa tidak hanya belajar budaya melalui mata pelajaran tertentu. Mereka dapat memiliki pengetahuan tentang budaya Wonosobo melalui pembelajaran matematika, di mana materi ini dianggap sulit dan membosankan bagi mereka. 

Pengetahuan tentang budaya Wonosobo sejak dini, siswa akan lebih akrab dengan budaya Wonosobo. Mereka yang sebelumnya tidak tahu tentang budaya Wonosobo menjadi tahu. Mereka yang sudah tahu tentang budaya Wonosobo akan lebih apresiatif, dan mereka yang sudah menghargai budaya Wonosobo akan melestarikannya. Pengetahuan tentang budaya siswa Wonosobo diharapkan membuat mereka mencintai dan melestarikan budaya, karena budaya adalah daya tarik dominan wisata budaya di Wonosobo.

Selama kuliah Desinta pernah mengikuti sit in di Universiti Teknologi Malaysia pada tahun 2016 dengan mempelajari relasi matematika dan budaya di Malaysia, lolos dalam 3 besar Duta FMIPA UNNES 2016 dan Putri Kartini FMIPA UNNES 2016.


from Universitas Negeri Semarang

Petronas dan UNNES Sosialisasi TJS di Semarang

PETRONAS melalui salah satu entitasnya yaitu PC Muriah Ltd bersama dengan SKK Migas menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Tanggung Jawab Sosial (TJS) di kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang, Jawa tengah Rabu (8/8). Untuk terus memberdayakan masyarakat di Wilayah beroperasi, PETRONAS berkeyakinan bahwa dengan initisiatif yang kuat akan mendapat dampak positif bagi perkembangan masyarakat.

TJS yang dilakukan di Wilayah Kerja PC Muriah Ltd sejak tahun 2013 hingga 2018 tersebut yang mencakup wilayah Kota Semarang (Semarang Utara, Semarang Timur, Gayamsari) hingga wilayah Rembang (Sarang dan Lasem) menghabiskan investasi sebanyak lebih kurang USD 250,000 atau sekitar 3 Milyar.

Program-Program TJS yang sedang dilaksanakan adalah Program Pendidikan: Rumah pintar untuk pengembangan bakat dan talenta, Alat Permainan Edukatif (APE) serta Festival kreativitas pendidikan, Program Pelatihan Keterampilan dan  Kewirausahaan: Menciptakan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Menyediakan Gerai Pamer Pengolahan Ikan, dan Cindera Mata dari Hasil Sumber Daya Lokal yaitu cangkang ikan. Pengolahan Garam dan Pengolahan Hasil Laut serta pelatihan sablon, Program Kesehatan dan Lingkungan: Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Desa Sehat dan Posyandu.

Kesuksesan TJS tersebut tidak lepas oleh dukungan dari berbagai pihak antara lain SKK Migas,  Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai mitra kerja.  PETRONAS juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang, Tokoh Masyarakat, Organisasi Non Pemerintah serta Pembinaan Kesejahteraan Masyarakat (PKK).

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh Mohd Nazlee Rasol, sebagai Presiden PC Muriah Ltd, Andiono Setiawan. Sr Manager Corporate Affairs & Administration dan Juli Indira Wardhana, Stakeholders Relations Manager juga dihadiri oleh SKK Migas Pusat dan SKK Migas Jabanusa, Wali Kota Semarang, dan Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES serta masyarakat.

PETRONAS berharap Program TJS ini dapat terus meningkatkan hubungan baik dengan Pemerintah dan Pemangku Kepentingan terkait dan dapat memberi manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 8 August 2018

Professor Goes to School LP3 Gandeng MGMP Bahasa Inggris Kota Semarang

Dengan kesuksesan Program Unggulan Professor Goes to School, pada bulan Agustus ini LP3 kembali melaksanakan Program Professor Goes to School (07/08). Bertempat di SMAN 2 Semarang, Professor Goes to School pada kesempatan ini bekerjasama dengan MGMP Bahasa Inggris SMA Kota Semarang dengan narasumber Prof. Dr. Januarius Mujiyanto, M.Hum.

Tema yang dibahas adalah Model Asesmen High Order Thinking Skills untuk diaplikasikan pada pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menegah Atas. Selain menyampaikan materi, Narasumber juga berkesempatan untuk membedah buku berjudul How to Assess High-Order Thinking Skills in Your Classroom karangan Susan M. Brookhart bersama para guru peserta kegiatan.

Terjadi diskusi dan tanya jawab yang menarik selama pelaksanaan. Mat Ibnu, M.Pd. selaku ketua MGMP Bahasa Inggris SMA Kota Semarang menyampaikan bahwa kegiatan Professor Goes to School sangat diapresiasi oleh guru-guru karena sangat membantu pengembangan keilmuan para guru, selain juga membantu menemukan problem solving atas permasalahan yang dimiliki oleh para guru dalam praktik mengajar di kelas masing-masing.

Disampaikan juga oleh Mat Ibnu, M.Pd. bahwa kegiatan Professor Goes to School dari LP3 UNNES tidak hanya dilaksanakan pada kesempatan ini, melainkan bertahap sebanyak 3 pertemuan hingga Oktober mendatang. Harapannya, akan ada luaran yang dapat diaplikasikan di kelas sehingga memperbaiki dan meningkatkan mutu pelajaran Bahasa Inggris di SMA.


from Universitas Negeri Semarang

BAAK Serahkan Arsip ke UPT Kearsipan UNNES

Dalam rangka melaksanakan Undang-Undang Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan, BAKK menyerahkan arsip inaktifnya ke UPT Kearsipan UNNES. Acara dilakukan pada Selasa (7/8) di Ruang Rapat UPT Kearsipan UNNES.

Adapun arsip yang diserahkan adalah arsip mengenai SK Rektor, SK BAN PT, Ijin penyelenggaraan prodi, dan Akreditasi Prodi.

Koordinator sitem dan layanan Agung Kuswantoro MPd mengatakan, perlu diketahui bahwa dalam memindahkan arsip ada beberapa tahapan, diantaranya pendataan arsip, penataan Arsip, koordinasi dan penilaian, serta pelaksanaan akuisisi (penyerahan atau pemindahan arsip).

Agung menambahkan, saat penyerahan harus ada berita acara penyerahan arsip dan daftarnya.


from Universitas Negeri Semarang

16 Mahasiswa UNNES KKN-PPL di Malaysia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melepas 16 mahasiswa KKN-PPL Antar Bangsa di Kinabalu Malaysia. Acara pelepasan mahasiswa tersebut dilaksanakan di Rekorat Kampus Sekaran pada hari Selasa (7/8) 

Kegiatan KKN-PPL Antar Bangsa ini akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2018 dan akan berakhir pada 8 September 2018.

Kegiatan KKN-PPL AB diikuti oleh 16 mahasiswa yang terdiri dari beberapa fakultas yakni: FIP, FE, FT, dan FIK. Perwakilan 16 mahasiswa UNNES ini akan melakukan pengabdian kepada masyarakat Indonesia di Kota Kinabalu dan mengajar di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK). 

Saat melepas peserta KKN Prof Dr Rustono MHum mengingatkan, bahwasannya pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu nilai dari tiga tri darma perguruan tinggi. Pada kesempatan ini Prof Rustono juga berpesan agar para mahasiswa dapat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengabdi dan menyapa masyarakat Indonesia di Kinabalu.


from Universitas Negeri Semarang

3 Calon Lolos dalam Penjaringan Bakal Calon Rektor UNNES

Sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan Rektor periode 2014-2018, Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan memilih rektor periode 2018-2022.

Pemilihan rektor dilaksanakan sesuai Peraturan senat universitas negeri semarang nomor 1 tahun 2018 dan peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia nomor 19 tahun 2017.

Tahapan pendaftaran bakal calon Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah dimulai 16 – 20 Juli 2018 diruang 206 gedung rektorat. Verifikasi administrasi 23 – 24 Juli 2018 dan pelaksanaan penyampaian visi, misi dan penjaringan pada 7 Agustus 2018.

Hadir utusan Menteri dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dalam acara penyampaian visi, misi dan penjaringan, Prof Dr Intan Ahmad PhD, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Penyampaian visi misi dan penjaringan calon Rektor UNNES diikuti oleh lima calon yaitu Dr Achmad Rifai RC MPd, Dr Eko Handoyo MSi, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Dr Martitah MHum, dan Dr Wirawan Sumbodo MT, Selasa (7/8) diruang Senat, Rektorat UNNES kampus Sekaran.

Ketua Senat UNNES Prof Soesanto menjelaskan, Semua proses pemilihan rektor harus sesuai dengan aturan pemristekdikti nomor 19. Senat UNNES telah merancang proses ini sesuai dengan aturan menteri.

Ia juga menyampaikan, verifikasi untuk membuktikan bahwa kelima calon Rektor UNNES benar-benar bersih, akuntabel, dan memenuhi berbagai persyaratan sudah dilaksanakan sebelum dilaksanakan penjaringan.

Dan, dari kelima bakal calon rektor UNNES ini terpilih menjadi tiga nama, Dr Achmad Rifai RC MPd,  Prof Dr Fathur Rokhman MHum , dan Dr Martitah MHum, yang kemudian dari ketiga bakal calon rektor ini akan diusulkan kepada Menristekdikti untuk dilaksanakan pemilihan Rektor.

Setelah diadakan perhitungan suara, diperoleh hasil sebagai berikut,

Dr Achmad Rifai RC MPd memperoleh 2 suara

Dr Eko Handoyo MSi memperoleh 0 suara

Prof Dr Fathur Rokhman MHum 62 suara

Dr Martitah MHum memperoleh 1 suara

Dr Wirawan Sumbodo MT memperoleh 0 suara


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 6 August 2018

Wakil Ketua DPR RI : Raih Prestasi Tertinggi Menuju Indonesia Emas 2045

“Anda harus berbangga menjadi mahasiswa UNNES, rasa bangga tersebut diwujudkan dengan bekerja dan belajar sekuat tenaga untuk memperoleh prestasi terbaik”

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr Ir Agus Hermanto MM di depan 8768 mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) saat pembukaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK), Senin (6/8).

Pria kelahiran Semarang ini menyampaikan bahwa mahasiswa baru mesti berbangga menjadi bagian dari UNNES, kampus berwawasan konservasi. Sebagaimana diketahui bahwa konservasi tengah menjadi salah satu hal yang disoroti dunia.

Mahasiswa harus mensyukuri apa yang telah diperoleh dan diiringi upaya untuk maju sehingga mampu meraih prestasi tertinggi. Prestasi tersebutlah yang akan membanggakan diri, keluarga, serta bangsa dan negara sehingga kelak mampu mencapai Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Atletik Fakultas Ilmu Keolahagaan (FIK) tersebut diikuti oleh mahasiswa baru dari 8 fakultas yaitu Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Hukum (FH).

Annisa AI & Abd Aziz (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo: Generasi Milenial yang Berprestasi dan Berkarakter

Sebanyak 8768 Mahasiswa Baru tahun 2018 Universitas Negeri Semarang  mengikuti kegiatan pembukaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) di Lapangan Profesor Dumadi Fakultas Ilmu Keolahagaan (FIK).

Tahun ini, panitia PPAK UNNES mengusung tema “Membangun Generasi Milenial yang Berprestasi dan Berkarakter”  serta menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif yakni Wakil Ketua DPR RI Dr Ir Agus Hermanto MM dan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP.

Dalam sesi motivasi dan inspirasi yang disampaikan Ganjar Pranowo, beliau menyampaikan bahwa kegiatan PPAK UNNES pada Senin (6/8) merupakan langkah pertama dalam menghadapi suatu perjalanan panjang dari kawah candradimuka sekaligus awal penentu nasib masing-masing diri mahasiswa.

Gubernur Jawa Tengah tersebut menyoroti beberapa hal, diantaranya pemanfaatan media sosial oleh  generasi milenial, pengembangan inovasi di era revolusi industri 4.0 serta menekankan pentingnya membangun karakter diri yang berintergritas dan jujur.

Annisa AI & Abd. Aziz (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Resmi Terima 8768 Mahasiswa Baru

Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun 2018 ini resmi menerima sebanyak 8768 mahasiswa baru.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono pada acara pembukaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) Senin (6/8) di lapangan Prof Dirham Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES melaporkan, UNNES tahun 2018 ini menerima mahasiswa baru sebanyak 8768 mahasiswa.

Mereka terdiri atas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berjumlah 939 mahasiswa, FBS (1106 mahasiswa), FIS (760 mahasiswa), FMIPA (1018 mahasiswa), FT (863 mahasiswa), FIK (830 mahasiswa), FE (1022 mahasiswa), FH (424 mahasiswa),Pascasarjana S2 (820 mahasiswa), S3 (84 mahasiswa, dan Pendidikan Profesi Guru (451 mahasisiwa).

Hadir sebagai motivator Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIp dan Wakil DPR RI Dr Ir Agus Hermanto MM
Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, UNNES 2018 ini secara resmi menerima 8768 mahasiswa baru baik D3, S1, S2, dan S3.

Dari jumlah tersebut terdapat 25 mahasiswa Asing dari berbagai negara yakni Thailand, Brunei Darussalam, Lybia, Turkmenistan, Turki, China, dan Italy.

Anda sekalian termasuk orang-orang pilihan dan terpilih, untuk itu atas nama pribadi, rektor, dan pimpinan UNNES mengucapkan selamat datang di kampus UNNES, Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional. Spirit atau semangat UNNES terpatri dalam kredo:Rumah Ilmu Pengembang Peradaban.

Perlu diketahui bahwa UNNES merupakan perguruan tinggi negeri (PTN) unggul. Dari 4.500 perguruan tinggi di Indonesia, hanya 68 perguruan tinggi yang meraih Akreditasi Unggul (A) dan UNNES adalah salah satunya. Untuk itu, tidak ada kata lain kecuali kita harus terus memupuk rasa bangga pada UNNES dengan cara ikut serta meningkatkan prestasi dan reputasi UNNES di tingkat nasional maupun internasional dengan berbagai cara masing-masing.

Anda tidak boleh ragu bahwa UNNES adalah kampus yang hebat dengan segudang prestasi. Diantaranya, pada tataran Character Building (pendidikan karakter) UNNES termasuk No. 1 di Indonesia dan Nomor 13 Dunia.

Pada UI Grean Metric, Konservasi UNNES berada pada urutan nomor 4 Indonesia dan nomor 84 dunia. Pada tataran tata kelola keuangan, UNNES masuk pada PTN BLU terbaik II se-Indonesia dan UNNES menjadi rujukan lebih dari 37 instansi.
Pada Ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasionao (PIMNAS) tahun 2017, UNNES berada pada urutan nomor 7 Perguruan Tinggi di Indonesia. Dengan demikian, kita tidak boleh minder atau pesimis dengan nama besar perguruan tinggi lain. UNNES telah terbukti menjadi kampus dengan deretan prestasi yang nyaman, aman,kondusif, dan bagus untuk belajar dan mengembangkan diri menjadi insan cendikian pilihan.

Sebagai generasi muda, nasib bangsa dan negara ada di pundak dan tangan kalian. Karena itu, Saudara harus memiliki komitmen dan semangat yang membara untuk berprestasi dan berkarakter sesuai bidang yang ditekuni masing-masing.

Sebagai genarasi milenial, saya perlu mengingatkan juga bahwa di tengah kehidupan era digital Anda harus memiliki kecerdasan dalam bersosial media. Jadikan media sosial untuk mengabarkan prestasi dan reputasi lembaga dan diri sendiri pada dunia. Jangan Anda jadikan media sosial sebagai alat untuk menebar benih kebencian, adu domba, dan bahkan radikalisme. Semailah prestasi dan karakter pada diri Anda untuk meraih sukses. Buatlah bangsa, negara, agama, lembaga, dan orang tua Anda bangga terhadap prestasi dan karakter Saudara.


from Universitas Negeri Semarang

Penelitian Kolaborasi UNNES dan UPM Malaysia Berlanjut

Selangor, Malaysia (4/8/2018) Dua dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti dan Sri Utami SS MA MPd melakukan kunjungan ke Universiti Putra Malaysia (UPM) sebagai Visiting Professor dalam rangka mengkaji instrumen penelitian kolaborasi antara UNNES dan UPM 2018.

Penelitian dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif ini fokus dalam pengembangan kelembagaan penyuluh pertanian di Indonesia dan Malaysia.

Tujuan penelitian ini adalah melihat bagaimana perencanaan, implementasi, dan evaluasi proses penyuluhan pertanian yang ada di Indonesia dan Malaysia.

Diharapkan, luaran dari penelitian ini adalah selain temuan yang bisa dipublikasikan di jurnal berindex internasional,  juga dapat menemukan model yang tepat dalam pengembangan penyuluhan pertanian yang bisa diterapkan di negara-negara yang membutuhkan.

Untuk itu Prof Dr Rahim Md Sail- Emeritus Professor dari UPM Malaysia mengawali diskusi dengan mengkaji kembali asas penelitian yang harus dilakukan bersama antara UNNES dan UPM.

Asas tersebut bahwa penelitian ini akan berfokus pada Planning, Implementation, dan Evaluation penyuluhan pertanian di Indonesia dan Malaysia. Asas tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pembuatan instrumen baik digunakan untuk pendekatan kualitatif dan kuantitatif.

Selanjutnya, bersama dengan Prof Madya Dr Hanina H Hamsan, Ketua Kewarganegaraan dan Kepemimpinan Belia, Institut Pengajian Sains Sosial, putra Infoport UPM- serta tim UNNES bersama-sama mengkaji instrumen penelitian yang akan digunakan saat wawancara dengan responden penelitian.

Pertemuan ketiga dengan UPM kali ini diharapkan dapat menghasilkan instrumen penelitian bersama yang matang dikarenakan perbedaan bahasa dan budaya antara Indonesia dan Malaysia.

“Persamaan persepsi isi instrument antara kedua belah pihak ini akan sangat membantu peneliti saat terjun kelapangan karena akan lebih menjiwai maksud setiap pertanyaan yang akan ditanyakan” ungkap Prof Rahim.

Pertemuan yang bertempat di kantor Institut Pengajian Sains Sosial (IPSAS) tersebut, selain berdiskusi terkait penelitian, juga membahas kemungkinan kerjasama dalam penerbitan buku terkait pengembangan penyuluhan pertanian.

Buku yang sedang diolah oleh Tim UPM, kemudian akan dialihbahasakan ke Bahasa Indonesia oleh tim UNNES. Sehingga, buku tersebut akan menambah referensi bagi peneliti penyuluhan pertanian baik di Indonesia maupun Malaysia.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 5 August 2018

Harmoni Indonesia Rekatkan NKRI

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke 73 dan Asian Games 2018, pemerintah melalui Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengadakan acara Harmoni Indonesia. Secara simultan, beberapa perguruan tinggi akan terhubung dengan Gelora Bung Karno melalui video-conference.

Universitas Negeri Semarang (UNNES) terpilih menjadi titik temu untuk daerah Jawa Tengah dan dihadiri oleh beberapa perguruan tinggi di Semarang seperti Akademi Militer, Akademi Pelayaran, Universitas Diponegoro, Universitas Islam Negeri Walisongo, Universitas PGRI, Universitas Telkom, Minggu (5/8).

Dalam sambutan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan selamat datang kepada para peserta yang hadir.

“Semangatnya dengan harmoni Indonesia 2018 kita bersama-sama merekat NKRI semakin kokoh”, jelasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah memberi wejangan agar para mahasiswa tidak loyo dan selalu bersemangat.

“Di era revolusi mental ini, adek-adek harus tegakan integritas. Kita wujudkan harmoni Indonesia, kita jaga dan rawat NKRI,” ujarnya.

Di Plaza Timur Stadion Utama GBK, Senayan Jakarta, Presiden Joko Widodo berpesan dengan Harmoni Indonesia 2018 kita kobarkan semangat peraturan dan kerukunan kita. Karena itu aset terbesar bangsa yang bisa diberikan, kita semangati semuanya agar kita paham peraturan, kerukunan, nasionalisme adalah aset terbesar bangsa kita,” tutur Jokowi dalam sambutannya

 

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 4 August 2018

Tiga Mahasiswa FIS UNNES Jadi Panelis Termuda di Konferensi Internasional

 Tiga Mahasiswa FIS UNNES diundang sebagai panelis pada International Conference on Islam and Muslim Societies (ICONIS) yang diselenggarakan oleh Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, bertempat di Ballroom Merapi Hotel Laras Asri Salatiga pada tanggal (1-2/8). Konferensi tersebut diikuti baik oleh sejumlah perguruan tinggi negeri/swasta di Indonesia maupun perwakilan dari luar negeri.

Ketiga mahasiswa tersebut yakni Muhammad Rais (Jurusan Geografi), Arfan Habibi (Jurusan Sejarah) dan Nuzulul Fika Aulia (Jurusan Sosiologi dan Antropologi). Mereka berhasil menjadi salah satu panelis dari 55 paper yang dipresentasikan sekaligus menjadi satu-satunya panelis yang masih berstatus mahasiswa S1 setelah melalui proses seleksi dari lebih 300 tim yang mengirimkan penelitiannya pada konferensi tersebut.

Delegasi dari UNNES tersebut membawakan 2 penelitian. Penelitian pertama berjudul “Moslem Friendly Route : GIS analysis for halal tourism development in Semarang”diangkat oleh Muhammad Rais dan Arfan Habibi sebagai studi interdisiplin. Penelitian kedua oleh Nuzulul fika yang berjudul “Clove broker women in Linggapura village : a learning model of moslem work ethic in the millennial era.”

Kegiatan tersebut merupakan ajang pertemuan para akademisi dan praktisi di bidang ilmu sosial dan humaniora yang sama-sama peduli terhadap kajian-kajian keislaman. Dari penelitian yang telah dipresentasikan akan dipilih 12 artikel untuk dipublikasikan dalam Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), jurnal yang telah terindeks Scopus sejak (12/8) 2017.

ICONIS 2018 mengusung tema “Being Muslim in a Disrupted Millenial Age” dengan menghadirkan mantan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Din Syamsuddin, DR. Azhar Ibrahim Alwee dari National University of Singapore (NUS), dan Prof Shaya’a Othman dari Insaniah University College (KUIN) Malaysia.

 

Annisa AI & Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

EDS UNNES Torehkan Serangkaian Prestasi di Ajang Bergengsi

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Debating Society (EDS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah torehkan serangkaian prestasi pada beragam ajang bergengsi baik di kancah regional maupun nasional sepanjang bulan Juli 2018.

Pada ajang National University Debating Championship (NUDC) tingkat Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) VI yang diselenggarakan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) pada (5-7/7) lalu, delegasi EDS yakni Zarin Attaul Qudus (Arsitektur 2017) dan Nanda Putra Kanoko (Sastra Inggris 2014) berhasil menyabet gelar Second Runner Up NUDC Kopertis VI 2018. Keduanya sekaligus menduduki jajaran Top Ten Best Speakers.

Selain itu, Dwiky Juniarta (Sastra Inggris 2015), delegasi EDS di ajang yang sama juga berhasil menjadi First Breaking N1 Adjudicator. Delegasi EDS tersebut nantinya akan kembali bersaing di ajang NUDC tingkat Nasional mewakili UNNES dan Kopertis VI pada akhir Bulan Agustus ini.

Kemudian dalam ajang Java Overland Varsity English Debate (JOVED) 2018, UNNES yang diwakili oleh Nadya Damayanti (Pendidikan Fisika 2015), Aulia Rahma Putri (Pendidikan Bahasa Inggris 2016) dan Ervina Juli Aryani (Pendidikan Bahasa Inggris 2016) berhasil menjadi Novice Semifinalist. Perwakilan UNNES lainnya, Zarin Attaul Qudus (Arsitektur 2017) juga berhasil menjadi Breaking N1 Adjudicator pada ajang yang digelar di UGM Jogjakarta pada (13-17/7) lalu.

Terakhir, pada ajang Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2018 tingkat Kopertis VI yang digelar pada (30-31/7) di Universitas PGRI Semarang (Upgris), UNNES diwakili oleh tim debat beranggotakan Ulfa Lailatul Farhati (Kesehatan Masyarakat 2017), Lisdiana Safitri (Akuntansi 2017), Riski Norita (Pendidikan Bahasa Inggris 2016). Pada ajang tersebut, Virgiawan Adi Kristianto SPd, MEd dari Fakultas Teknik turut menjadi delegasi UNNES sebagai juri N1.

Tim debat UNNES berhasil menyabet gelar Juara 2. Salah satu anggota tim debat, Ulfa Laila Farhati pun berhasil gelar Best Speaker. Mereka akan melaju ke KDMI tingkat Nasional mewakili UNNES dan Kopertis VI pada akhir Agustus ini.

Dwi Hermawan & Annisa AI (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 3 August 2018

15 Tim PKM UNNES Siap Bersaing di Ajang Pimnas ke-31

Sebanyak lima belas tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES)  melaju dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 28 Agustus-2 September 2018.

Dalam pengumuman yang dirilis oleh Direktorat Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi, Kamis (2/8), UNNES menduduki peringkat enam nasional dengan 15 Tim PKM. Tim yang lolos terdiri dari, 1 tim PKM Kewirausahaan (PKM-K), 4 tim PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), 1 tim PKM Karsa Cipta (PKM-KC), 1 tim PKM Penelitian Eksakta (PKM-PE) dan 5 tim PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH).

Staf Ahli Rektor bidang Prestasi Dr Tommi Yuniawan MHum bersyukur dan mengapresiasi kerja keras Tim PKM UNNES. “Satukan niat dan rapatkan barisan. Kita targetkan tahun ini UNNES  juara umum”, ujarnya.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan Dr Bambang Budi Raharjo mengucapkan selamat atas capaian yang diraih Tim PKM UNNES. Semoga di Pimnas tahun ini UNNES dapat meraih hasil yang maksimal.

Ditemui di Gedung Rektorat, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa Tim PKM UNNES telah berjuang dengan maksimal. Hal ini merupakan sebuah kemajuan dibandingkan tahun 2017 yaitu tiga belas tim yang lolos dan menduduki peringkat tujuh nasional.

NidaMR & Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 2 August 2018

UNNES Terjunkan 1943 Mahasiswa KKN

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerjunkan 1943 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahap 1 Tahun 2018. Upacara penerjunan dilakukan di Lapangan Rektorat Kampus Sekaran, Kamis (2/8).

KKN UNNES 2018 teridiri dari KKN Alternatif Tahap 1, Alternatif, PPM, Kebangsaan, yang akan diterjunkan di kabupaten Brebes, Cirebon, Kab. Semarang, Kota Semarang, Demak, Pati, Wonosobo, Temanggung, dan Klaten.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, KKN merupakan kewajiban setiap mahasiswa, karena KKN merupakan bagian dari Tri Dhama Perguruan Tinggi yakni Pengabdian kepada masyarakat.

Rektor berharap, mahasiswa dapat menjaga nama baik perguruan tinggi, mengabarkan ke seluruh dunia prestasi UNNES, membantu memperdayakan masyarakat dengan serius agar masyarakat merasakan nilai manfaat dari KKN UNNES dan mereka dapat belajar banyak dengan masyarakat.

Selain itu, KKN UINNES 2018 juga akan menerjukan KKN Antarbangsa yakni ke malaysia sejumlah 17 orang.


from Universitas Negeri Semarang

Prof Fathur: Jadilah Guru Profesional pada Era Disrupsi

Guru profesional era disrupsi yakni guru yang akan lebih cakap mengubah pelajaran yang membosankan dan tidak inovatif menjadi pembelajaran multi-stimulan sehingga menjadi lebih me­nyenangkan dan menarik. Untuk itu dalam melaksanakan literasi digital sekaligus mewu­judkan guru disrupsi, guru harus memulai mengubah cara me­reka mengajar, meninggalkan cara-cara lamanya serta fleksibel dalam memahami hal-hal baru dengan lebih cepat.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memberi kuliah umum pada Orientasi Akademik Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan, Kamis (2/8/2018) di kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menuturkan, teknologi digital dapat mem­bantu guru belajar lebih cepat dan lebih efektif untuk beru­bah dan berkembang maka jadilah para guru sebagai guru disrupsi.

“Melalui literasi digital kita mampu berpikir kritis, kreatif, ino­vatif, memecahkan masalah, berkomunikasi dengan lebih lancar, dan berkolaborasi dengan lebih banyak orang,” kata Prof Fathur.

Namun, kata Prof Fathur,  tantangan pendidikan pada era disrupsi juga berat diantaranya Globalization, 4Th Industrial Revolution, Global Competitiveness, The Economic Growth of a Nation, dan Millennial.

Untuk itu perkayalah dengan literasi baru diantaranya literasi data yaitu kemampuan untuk membaca, menganalisis, dan menggunakan informasi (big data) di dunia digitatal, literasi teknologi, dan literasi manusia.

Sebelumnya, Ketua LP3 Dr Abdurrahman MPd melaporkan, pelaksanaan orientasi ini diikuti 147 peserta diantaranya berasal dari  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Makassar, UPGRIS, UNS, UKSW, Trunojoyo, UIN Jakarta, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.

Kegiatan dilakukan selama 3 hari, Kamis sampai Sabtu (2-4/8/2018) di kampus UNNES Sekaran Gunungpati. Ke-147 peserta terbagi dalam 6 program studi (Prodi) yakni prodi Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Matematika, Pendidikan IPA, Pendidikan Teknik Mesin, dan Pendidikan Teknik Otomotif.

Setelah orientasi, mereka akan melakukan perkuliahan selama 1 tahun (2 semsester) dengan rincian 60% Lokakarya disertai penguatan materi, peerteaching, evaluasi, dan penyusunan rancangan penelitian tindakan kelas. Kemudian 40% Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), dan diakhiri dengan ujian kompetensi.

 


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa UNNES Ciptakan Inovasi Produk Body Lotion dari Ubi Jalar

Lima mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menciptakan Body Lotion berbahan dasar ekstrak ubi jalar dengan merek dagang “Ayu Body Lotion”.

sebagai alternatif wirausaha melalui inovasi pengolahan ubi jalar di Indonesia.

Kelima mahasiswa itu Susmy Lianingsih dari Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi (FE), Yulia Sandra Sari  Jurusan Manajemen (FE), Wiranto Jurusan Ilmu Gizi (FIK), Hamidah Lismiana  Jurusan Kesehatan Masyarakat (FIK), dan Anisa Dyah Utami Jurusan Pendidikan Biologi (FMIPA) dengan dosen pembimbing Ratieh Widhiastuti SPd MPd.

Susmy Lianingsih menjelaskan, inovasi produk multifungsi di bidang kosmetik ini merupakan usaha yang berawal dari pemikiran tentang melimpahnya kuantitas panen dan produktivitas ubi jalar di Indonesia. Namun masih kurang maksimal dalam pengolahannya.

Padahal kandungan senyawa dalam ubi jalar itu juga sangat baik untuk kesehatan salah satunya  senyawa beta karoten dan total antioksidan yang tinggi, sehingga memiliki banyak manfaat untuk kulit.

Hal ini yang menjadi sumber munculnya ide untuk melakukan diversifikasi Ubi Jalar menjadi Ayu Body Lotion yang mengandung beta karoten dan antioksidan untuk mencegah penuaan dini (anti aging) serta kerusakan kulit.

Produk ini juga telah teruji oleh laboratorium Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dengan hasil pengujian nomor 298/UN.37.1.4.5/KM/2018.

Usaha ini disambut dengan baik oleh para mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum. Ide pengembangan dalam pengolahan ubi jalar ini diharapkan akan dapat meningkatkan daya jual ubi jalar, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Usaha ini dapat menjadi sebuah terobosan baru di bidang kosmetik karena keunikan produk dan manfaatnya bagi kesehatan kulit,” kata Ratieh Widhiastuti SPd MPd dosen pembimbing.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 1 August 2018

Pesona Batik Sambut International Workshop on Batik Heritage

Batik adalah salah satu program unggulan di Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang (UNNES). Seiring dengan visi Universitas, Fakultas Teknik menyelenggarakan lokakarya internasional tahunan tentang warisan batik. Sebagai rangkaian perayaan HUT ke-53 UNNES, workshop kedua akan diadakan pada bulan Juli dengan tema “Batik Simbut”.

Batik Simbut berasal dari Banten. Batik Simbut menggunakan tepung beras ketan untuk bahan dasar yang berbeda dari Batik biasa. Workshop ini bermaksud memberikan informasi kepada masyarakat tentang keberadaan Batik Simbut di Indonesia.

Workshop digelar di ruang Prof Soedartono gedung dekanat Fakultas Teknik. Acara ini dihadiri oleh 100 peserta dari dalam dan luar negeri. Prof YL Sukestiyarno MS PhD selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya atas upaya FT UNNES beserta panitia IBWFT dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Beliau berharap seluruh peserta dapat memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut.

Pemateri pada acara workshop tersebut ialah Doddie K Permana. Ia merupakan desainer tekstil yang sudah berkecimpung lebih dari 40 tahun di bidang desain tekstil. Ia tinggal di Bandung Indonesia, dan sekarang berumur 68 tahun, berpengalaman bekerja di pabrik percetakan tekstil di Jakarta dan Bandung. Sekarang ia memiliki Textile Design Studio sejak 1998 dengan nama Desain dan Produksi Tekstil “DoddieCrafts”.

 

HUMAS FT


from Universitas Negeri Semarang