Wednesday, 17 May 2017

Jurusan Bahasa Jawa UNNES dan UI Matangkan Draf UKBJ

Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang (UNNES) tengah mematangkan draf Uji Kompetensi Bahasa Jawa (UKBJ) bersama Prodi Sastra Jawa Universitas Indonesia (UI). Pertemuan awal kedua pihak dalam bentuk diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk membahas UKBJ dilakukan di kampus UI, Depok, Rabu, 17 Mei 2017.

Diskusi membahas sejumlah hal yang kemudian menjadi poin penting dalam merealisasikan UKBJ. Ketua Prodi Sastra Jawa UI, Dwi Puspitorini, tahun ini prodinya memadatkan perkuliahan dari enam semester menjadi empat semester. “Selama empat semester diharapkan sudah terukur kemahiran berbahasa dalam berbagai aspek dalam tingkat tertentu.  Jika bahasa Inggris punya TOEFL, maka sudah waktunya bahasa Jawa juga memiliki model tes yang sepadan,” kata dia.

Dari Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES, hadir antara lain Ermi Dyah Kurnia (ketua prodi Sastra Jawa), Ucik Fuadhiyah (sekretaris jurusan), Hardyanto, Yusro Edy Nugroho, Widodo, dan Sungging Widagdo. Mereka diterima sejumlah dosen Sastra Jawa UI, antara lain Darmoko, Karsono H Saputra, dan Widyasmara Murti.

UKBJ kelak mencakup berbagai aspek kemampuan berbahasa, meliputi membaca, menyimak, berbicara, dan menulis. Selain itu, terdapat enam tingkatan tes, mulai dari A1 hingga C2. Masing-masing tes mensyaratkan peserta mesti menempuh pembelajaran bahasa Jawa dengan jam minimal yang telah ditentukan. Ragam bahasa yang digunakan dimulai dari tataran ngoko hingga krama.

Menurut Yusro Edy Nugroho, diskusi menyepakati sejumlah hal penting terkait draf awal pembuatan UKBJ. Upaya ini, di sisi lain, merupakan upaya menjalin kerja sama dengan UI dalam bidang keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Ia mengatakan, ke depan, terbuka pula bagi lembaga lain yang bakalikut terlibat dalam pembuatan UKBJ ini. “Diskusi akan diwujudkan dalam langkah-langkah yang sudah terprogram, meliputi pembuatan kisi-kisi dan soal UKBJ,” kata Yusro.


from Universitas Negeri Semarang

2.547 Peserta SBMPTN 2017 Ikuti Uji Keterampilan

Pemilih jurusan seni dan olahraga mengikuti Uji Keterampilan pada (17-18/05).  Uji Keterampilan dilakukan di 2 tempat yakni di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) untuk jurusan Keolahragaan dan di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) untuk jurusan seni.

Peserta yang memilih program studi (prodi) seni musik akan mengikuti ujian berupa tes musikalitas dan tes praktik instrumen. Sementara peserta jurusan seni drama menjalani tes praktik monolog dan tes kreativitas. Adapun masing-masing peserta dari keempat cabang ilmu seni tersebut sama-sama mengerjakan tes pengetahuan dan wawasan seni.

Sama halnya dengan ilmu seni, para peserta SBMPTN 2017 pada bidang keolahragaan juga akan menjalani serangkaian tes. Pertama, yakni pemeriksaan kesehatan yang terdiri atas pengukuran antropometri (tinggi badan berdiri, tinggi badan duduk, berat badan, indeks massa tubuh/BMI), pemeriksaan postur dan anggota gerak (tangan dan kaki), pemeriksaan jantung, pemeriksaan fungsi pernapasan, dan pemeriksaan indera.

Tes kedua pada Uji Keterampilan 2017 adalah mengenai keterampilan motorik dengan cara vertical jump satu menit, sit-up satu menit, dan push-up satu menit. Kemudian peserta juga akan mengikuti tes kelincahan (illinois agility run test) berupa koordinasi mata tangan 30 detik, dan lari 1.600 meter.

Uji Keterampilam ini diikuti oleh 2.547 peserta yang terdiri dari Bidang Olahraga 1.524, Bidang Seni Rupa 659, Bidang Seni Tari 155 dan Bidang Seni Musik 209.

Hadir mengunjungi Uji keterampilan ini Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi guna memantau kegiatan ini. Pada kesempatan ini ia menyampaikan, saya melihat semangat peserta Uji Keterampilan ini luar biasa semangatnya.

Yang menarik pada Uji Keterampilan di UNNES ini Transparan penilaiannya, langsung score dimunculkan dan semuanya bisa melihat. Harapan kedepan Universitas lain dapat meniru UNNES saat melakukan ujian semacam ini.

Hal senada disampaikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat monitoring Uji Keterampilan di FIK UNNES, Uji Keterampilan ini salah satu cara untuk mencari bibit unggul di bidang seni dan olahraga. Kami akan benar-benar Transparan agar seluruh peserta melihat nilai yang berhasil diraih.

Selain mengikuti rangkaian Uji Keterampilan SBMPTN 2017, para peserta juga wajib melakukan pemeriksaan kesehatan. Proses tersebut dilaksanakan oleh tenaga kesehatan di tempat layanan kesehatan resmi se-Indonesia sejak dua hari sebelum sampai dengan hari pelaksanaan ujian ketrampilan.


from Universitas Negeri Semarang

Menwa UNNES Bersinergi dengan SMP Empu Tantular

Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Semarang (UNNES) selama tiga hari mulai Jumat sampai dengan Minggu (12-15 Mei) bersinergis dengan 178 peserta kemah akhir tahun kelas 7 SMP Empu Tantular.

Menwa menjadi instruktur serangkaian kegiatan diantaranya dengan materi kepemimpinan, bela negara, keselamatan lapangan, dan outbond dasar kepramukaan. Malam puncak kegiatan kemah adalah dengan dilaksanakannya upacara api unggun yang dirangkai dengan penampilan dari masing – masing regu.

Upacara penutupan dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat Win Yunarwi SPd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak anak harus mampu mengaplikasikan ilmu yang sudah diajarkan oleh anggota Menwa dalam lingkungan sekolah.


from Universitas Negeri Semarang

Dorong Reputasi, FIS UNNES Selenggarakan Workshop PKM

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Rabu (17/5) di gedung C7 Dekanat Fakultas Ilmu Sosial.

Menuju Universitas bereputasi internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus mendorong raihan prestasi mahasiswa.

Hal tersebutlah yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Sosial melalui Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Dalam sambutannya, Wakil Dekan bidang kemahasiswaan Drs Ngabiyanto MSi menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin dari Fakultas Ilmu Sosial. Harapannya, ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa FIS untuk mengembangkan ide dan gagasannya melalui proposal PKM.

Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara, Sandi Arief SPd MSc dari Fakultas Ekonomi dan Syaiful Amin SPd MPd dari Fakultas Ilmu Sosial.

“Mencari ide bagi mahasiswa itu terkesan sulit. Padahal tidak demikian, kita bisa memanfaatkan sumber-sumber yang ada seperti internet, otoritas suatu lembaga, hasil penelitian sebelumnya, dan lain sebagainya” jelas Sandi.

Sementara itu pembicara kedua, Syaiful Amin SPd MPd menjelaskan terkait perlunya kerja keras dalam membuat proposal PKM.

“Saya selama tiga tahun berturut-turut mengikuti Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS). Selama tiga tahun tersebut saya yakin bahwa kerja keras dan tekad yang kuat menentukan keberhasilan mengikuti PIMNAS” tegas Syaiful.

Workshop yang diikuti oleh lebih dari 150 peserta ini, berlangsung dengan interaktif antara pembicara dan peserta workshop.

Setelah mengikuti workshop, peserta akan dikumpulkan berdasarkan jurusan untuk membahas lebih lanjut terkait penulisan proposal PKM.

(Dwi Hermawan, Students Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Sabrina Lintang Khayrani SD Labschool UNNES Juara II Popda

Universitas Negeri Semarang
Sabrina Lintang Khayrani SD Labschool UNNES Juara II Popda

Sabrina Lintang Khayrani SD Labschool UNNES meraih juara II pada peleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat kota Semarang tahun 2017 yang digelar di SMA 2 Semarang, Rabu (19/4) lalu.

Sabrina Lintang Khayrani siswi kelas 4 SD Labschool UNNES ini meraih juara 2 taekwondo kategori Kyurigi U27.
“Alhamdulillah saya bersyukur kepada Allah senang rasanya bisa mendapat juara”, kata Sabrina.

Sabrina menjelaskan saat bertanding yang terpenting adalah yakin, percaya sama Allah, dan berusaha yang terbaik.
Sabrina merupakan putri dari pasangan Hidayah Noor Iryanti dan Bangkit Jiwo berlatih taekwondo sejak usia 6 tahun, dan sekarang mulai merasakan hasil latihannya.

Popda tingkat Kota Semarang ini diikuti oleh puluhan atlit taekwondo dari berbagai SD yang menjadi perwakilan di tingkat kecamatan. Sebelumnya, pada Popda SD tingkat kecamatan Gajahmungkur tahun 2017, Sabrina mendapat juara 1 kategori Kyurigi.

Sabrina berharap teman-teman yang lain juga bisa mengikuti berbagai kejuaraan Popda, sehingga bisa mengharumkan nama baik sekolah SD Labschool UNNES.

Tuesday, 16 May 2017

Tes SBMPTN, Jalan Sampangan-Sekaran Padat Merasap sepanjang 8 Km

Sudah rutinitas jika ada kegiatan besar di Universitas Negeri Semarang (UNNES) bisa dipastikan jalan Sampangan sampai kampus UNNES padat merasap.

Menurut pantauan unnes.ac.id, seperti hari Senin sore (15/5) dan Selasa (16/5) pagi tadi dari arah Kelud menuju kampus UNNES Sekaran padat merayap sepanjang 8 Km. Titik penyebab kemacetan ada di jembatan besi, pasar sampangan, dan perempatan masjid Dewi Sartika. Puluhan petugas dari kepolisian dikerahkan untuk mengurai kemacetan supaya lancar kembali.

Hari ini Selasa di kampus UNNES ada kegiatan besar yakni tes Selaksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Saintek dan Verifikasi data siswa yang lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sejumlah 9.000 orang.


from Universitas Negeri Semarang

Pembekalan Calon Maba UNNES, Rektor Larang Paham Radikalisme

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengajak mahasiswanya menghindari penyalahgunaan narkoba dan berbagai paham radikalisme yang cenderung mengancam keamanan dan ketertiban bangsa dan negara.

“Kami secara tegas melarang mahasiswa terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dan paham radikalisme apapun bentuknya,” kata Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum ketika memberi sambutan pada pembekalan calon mahasiswa baru (maba) UNNES yang secara resmi diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Selasa (16/5) di Gedung Prof Wuyanto Kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menambahkan, Indonesia sebagai negara Pancasila mesti dipahami secara benar oleh kalangan generasi muda utamanya mahasiswa sebagai kalangan intelektual. “Pancasila itu dasar, paham-paham yang cenderung merongrong Pancasila sebaiknya dihindari dan jangan dibiarkan berkembang di Indoneia,” imbuhnya.

Mahasiswa UNNES, kata Prof Fathur, merupakan insan perubahan yanbg harus mendapat pemahaman yang benar tentang nilai-nilai kebangsaan tersebut.

“Bisa dibayangkan jika mahasiswa UNNES yang merupakan kelompok intelek terlibat berbagai paham radikalisme? bisa rusak masa depan bangsa ini,” kata Profesor bidang Sosiolinguistik itu.

Selain itu, pihaknya berharap mahasiswa UNNES yang terdiri dari berbagai kalangan dari suku, ras dan agama dari seluruh Indonesia dapat menjadi garda terdapan bahkan dapat mengedukasi masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan ditengah maraknya isu radikal yang berkembang belakangan ini.

Menurut Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama (BAAKK) Drs Anwar Haryono MPd, pembekalan kali ini seharusnya diikuti 1.951 calon maba.

“Apabila ada calon maba yang diterima di SNMPTN dan tidak mengikuti pembekalan ini, secara otomatis kehilangan haknya sebagai mahasiswa Unnes, jelas Anwar.


from Universitas Negeri Semarang

Rektor UNNES Lakukan Monitoring SBMPTN 2017

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum meninjau langsung pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di kampus Sekaran Selasa (16/5).

Tinjauan Rektor adalah tempat ujian yang berada di seluruh Fakultas yang ada di UNNES, yang merupakan tempat ujian untuk bidang Saintek.

Dalam kesempatan ini Prof Fathur melakukan monitoring peserta dengan menggunakan tes Paper Base Test (PBT) maupun Computer Base Test (CBT).

Rektor mengecek kesiapan panitia mulai dari dokumen-dokumen yang diperlukan, serta kesiapan sarana penunjang yaitu ruang ujian dan perangkat elektronik yang digunakan. Jumlah peserta yang mengikuti tes di kampus sekaran sebanyak 6.820.

Ia menyampaikan, Kesiapan panitia sudah cukup baik, kesiapan tim di lapangan untuk mengatur peserta juga sudah bagus. UNNES juga menyiapkan untuk uji keterampilan pada tanggal 17-18 nanti untuk jurusan seni dan olahraga.

Ujian Keterampilan di ikuti oleh 2.547 peserta yang terbagi menjadi 1.547 bidang Olahraga, 659 bidang Seni Rupa, 155 bidang Seni Tari dan 209 bidang Seni Musik .

Pada SBMPTN ini UNNES mempunyai daya tamping sebanyak 2.658 dan masih ada 1 jalur untuk Seleksi Mandiri yang informasi lengkap di penerimaan.unnes.ac.id.


from Universitas Negeri Semarang

Adakan International Conference, Fakultas Hukum UNNES Libatkan Lima Pakar Pendidikan Hukum tingkat Internasional

Universitas Negeri Semarang
Adakan International Conference, Fakultas Hukum UNNES Libatkan Lima Pakar Pendidikan Hukum tingkat Internasional

Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) adakan Konferensi Internasional bertajuk Clinical on Legal Education: Theory and Practice in the Law School. Acara ini diadakan pada Rabu dan Kamis (12-13/4) di Hotel Patra Jasa, Semarang. Program yang dibuka oleh Wakil Rektor I UNNES, Prof Dr Rustono MHum melibatkan lima keynote speaker, yakni Bruce A. Lasky, selaku direktur dari BABSEA CLE Asia; Dr. Dina Imam Supaat, dari Faculty of Sharia and Law, Universiti of Science Islam, Malaysia; Christoper Cason, dari Legal Clinic-Seattle Pacific University, Law School, Amerika Serikat; Prof H Abdul Mohaimin bin Noordin Ayu, dari Multimedia University, UNISSA, Brunei Darussalam; dan Dr Rodiyah SPd MH MSi, selaku Dekan Fakultas Hukum UNNES.

Dalam penjelasan materi seminar, Bruce A Lasky memaparkan mengenai penggambaran dan aplikasi dari CLE (Clinical Legal Education) atau pendidikan hukum klinis. Berdasarkan sistem tersebut, terdapat tiga poin yang dapat diimplementasikan bagi pengembangan ilmu hukum berbasis CLE di UNNES, yakni adanya pendidikan berbasis hukum; peningkatan skill pemberian layanan hukum yang seimbang, baik bagi kalangan elit atau masyarakat umum; dan penyesuaian materi dengan branding UNNES sebagai universitas konservasi.

Kemudian, pembicara berikutnya, Dr. Dina Imam Supaat, menyampaikan mengenai penerapan CLE dalam kurikulum pendidikan hukum yang berbasis pada problem-based learning. Hasil dari penerapan pendidikan tersebut menunjukkan bahwa CLE yang digabungkan dengan problem based learning memang meningkatkan motivasi mahasiswa untuk memiliki kompetensi yang lebih baik dan menyelesaikan permasalahan hukum yang ada sesuai dengan realita yang ada di masyarakat.

Christopher Cason memaparkan mengenai pendidikan hukum sebaiknya menyiapkan mahasiswa untuk menjadi penegak hukum yang tidak hanya berpihak pada masyarakat kelas ekonomi atas, tetapi juga harus bisa dijangkau oleh masyarakat kelas bawah.

Kemudian, Prof. H. Abdul Mohaimin bin Noordin Ayus menjelaskan mengenai survey pendidikan hukum yang ada di Malaysia dan Brunei Darussalam berdasar observasi yang ia lakukan pada beberapa universitas. Dari penelitian tersebut, ia berfokus pada kesulitan pengajar dalam memberikan materi bahan ajar yang sekiranya dapat membantu perkembangan mahasiswa dari segi praktek untuk menyelesaikan permasalahan hukum di masyarakat.

Sementara itu, Dr Rodiyah SPd MH MSi menjelaskan bahwa pendidikan hukum di Indonesia diharapkan tidak terbatas pada observasi kasus yang terjadi di lapangan melalui PKL dan KKL, tetapi juga mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat dengan porsi praktek yang ditambah pada perkuliahan di kelas melalui CLE.

 

Monday, 15 May 2017

HIMA Fisika Unnes Adakan Talkshow dan Expo Beasiswa


Hay hay pemburu beasiswa😁
Ada yang spesial lhoo buat kamuu
 
Hadir kembali🔆 *Talkshow dan Expo Beasiswa*🔆

Yuk, datang rame-rame ajak temen, adik, kakak, tatangga, pacar, gebetan, mantan pun boleh😀😁 karena acara ini terbuka untuk mahasiswa umum

So, save the date!
🗓Tanggal:  21 Mei 2017
🏛Tempat:  D 12 Lantai 3 dekanat FMIPA Unnes
 
Dengan pembicara yang spektakuler
 
Siapa aja sih?🤔
Yuk kenalan😊
👨💼Taufiq Effendi.S.Pd.,M.Ed.,M.TESOL
Penerima beasiswa 8 negara🎗🏅🎖
👩🏻‍💼Fianti,S.Si.,M.Sc.,Ph.D.
Penerima beasiswa S3
YongNam University, Korea Selatan🏅🎖🎗
👩🏻‍💼Raeni.S.Pd.,M.Si.
Penerima beasiswa(BPRI-LPDP)
University of Brimingham,Inggris🏅🎗🎖

●Fasilitas:
-simulasi IELTS
-sertifikat
-Expo beasiswa
-Doorprize
-Snack
-Goody bag
-Souvernir
-temen baru

Cukup dengan
💸HTM: Rp. 25.000 atau OTS Rp. 30.000 bisa dapat ilmu dari pembicara yang kece-kece sekaligus fasilitas yang komplit dan motivasi yang menggelora😱😱

BURUAN DAFTAR😇😀😁

#Unnes
#HIMAFI
#Talkshow2017
#FightForYourFuture
#eventsemarang
#SekitarUnnes
#eventkampuscom
#eventapaaja
#eventjateng

Buka Kejuaraan Wushu, Rektor Unnes Ajak Mahasiswa Berprestasi dan Berkarakter

Universitas Negeri Semarang
Buka Kejuaraan Wushu, Rektor Unnes Ajak Mahasiswa Berprestasi dan Berkarakter

Kejuaraan Wushu Nasional Terbuka Piala Rektor Unnes II 2017 resmi dibuka oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum di Gedung Auditorium Unnes, Kamis (20/4). Sebanyak 511 atlet dan 184 offisial dari 14 Provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang yang bakal berlangsung hingga Sabtu (22/4) tersebut.

Setelah itu, Rektor juga berkesempatan mengalungkan medali dan memberikan piagam kepada pemenang kejuaraan wushu kategori Junior D Nanjien yang telah berlangsung kemarin, Rabu (19/4).

Prof Fathur sangat mendorong agar prestasi wushu dan cabang olahraga yang lain terus berkembang dari universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini, “di berbagai event nasional maupun internasional, Unnes sering menempatkan atletnya pada tangga juara, “ ujarnya.

Karena itu, Unnes akan terus berusaha agar kepentingan mahasiswa dalam pendidikan dan prestasi olahraga bisa berjalan seimbang. ”Ini sudah menjadi komitmen Unnes untuk terus mendorong mahasiswa agar selalu berprestasi dan berkarakter,” papar Profesor Sosiolinguistik itu dalam pidato pembukaan.

Menurut Ketua Panitia Dr Henny Setyawati, Selain untuk lebih memperkenalkan UNNES kepada masysrakat, khususnya masyarakat olah raga wushu di Indonesia, kejuaraan ini juga sebagai tindak pelaksanaan program Pengprov Whusu Jateng dengan Unnes tentang wushu goes to campus.

“Selain sebagai sarana mewadahi para atlet untuk menguji kemampuan dalam meningkatkan kualitas dan prestasi kedepan, ” terang dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (FIK Unnes) itu.

Pada kejuaraan yang sudah berlangsung kedua kalinya ini, menurut Henny, terdapat 2 nomor yang diperlombakan, yakni nomor eushu taolu (jurus) dan nomor sanda (pertarungan), dengan berbagai kelas seperti kelas pra junior, junior, serta kelas senior.

Sunday, 14 May 2017

Museum Goes to Campus Ajak Mahasiswa Kunjungi dan Cintai Museum

Universitas Negeri Semarang
Museum Goes to Campus Ajak Mahasiswa Kunjungi dan Cintai Museum

Duta Museum Jawa Tengah (Jateng) bekerjasama dengan Jurusan Sejarah Universitas Negeri Semarang (UNNES) adakan talkshow bertajuk Museum Goes to Campus: Museum Untuk Negeriku, Rabu (26/04) di Gedung C7, Fakultas Ilmu Sosial UNNES. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan museum sebagai wadah cagar budaya dan pendidikan sejarah nasional di Indonesia. Selain itu, program ini juga turut mengundang beberapa pembicara, yakni Lilik Pramana, SS, MM (Panglima Kodam Diponegoro), Dra. Ufi Saraswati,MHum (Dosen Jurusan Sejarah UNNES), Belinda W Dewanty (Duta Museum Jateng 2014), dan Aulia Solihati (Alumni Jurusan PKn UNNES dan Duta Museum Jateng 2016).

Sebagai pembukaan, acara ini disambut dengan baik oleh Ketua Jurusan Sejarah UNNES, Dr Hamdan Tri Atmaja MPA. Dalam sambutannya, beliau berkata bahwa sebagai kota yang beradab, kota Semarang sebaiknya tidak terbatas berbasis pada ekonomi, namun juga pada Pendidikan. Sehingga, harus ada tempat seperti museum dan perpustakaan di dalamnya. Promosi museum ini merupakan program yang baik dan harus didukung penuh karena memiliki sinergi dengan visi UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi yang bereputasi internasional.

Masuk ke dalam talkshow, acara yang dipandu oleh Duta Museum Jateng 2016, A Mahmud Hana, memiliki empat topik yang berbeda dari setiap pembicaranya.

Pembicara pertama, Lilik Pramana, memberikan presentasi mengenai peran Museum Mandala Bhakti dalam menumbuhkan nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia. Kemudian, Ufi Saraswati melanjutkan seminar dengan topik peran museum sebagai sumber ilmu pengetahuan budaya bangsa. Ia menegaskan mengenai fungsi museum yang bukan hanya sebagai benda budaya, namun juga benda pusat pengetahuan masyarakat. Selanjutnya, Belinda Dewanty memberikan materi mengenai museum dalam perspektif pelayanan publik. Terakhir, seminar ditutup dengan materi dari Aulia Solihati mengenai fungsi-fungsi penting museum bagi masyarakat secara umum.

Museum Goes to Campus adalah program roadshow pertama promosi museum bagi mahasiswa pada lima universitas di Jawa Tengah. UNNES patut berbangga menjadi kampus pertama yang dikunjungi oleh program ini. Program ini diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa UNNES, PT di sekitar Semarang, serta komunitas-komunitas pecinta museum di Jateng.

(Cesar Abdul Rizal, Student Staff)

Saturday, 13 May 2017

Pemetaan Kebutuhan Mahasiswa Melalui FGD antara Mahasiswa dan Pusat Karir

Universitas Negeri Semarang
Pemetaan Kebutuhan Mahasiswa Melalui FGD antara Mahasiswa dan Pusat Karir

Pusat Karir dan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Focus group discussion (FGD) dalam hal Bimbingan Akademik dan Non-akademik dengan fokus “Mencari Strategi Solusi terhadap Problematika melalui Pemetaan Kebutuhan Mahasiswa UNNES”.

Kegiatan yang diikuti aktivis Himpunan Mahasiswa (Hima) dari seluruh jurusan di UNNES ini dibuka oleh Kepala Pusat Karir UNNES Dr H Eko Supraptono MPd, Kamis (13/4) di Gedung Prof Satmoko UNNES.

Dalam sambutannya, Dr Eko menyampaikan kegiatan ini bertujuan mendorong upaya layanan prima badan kemahasiswaan dengan cara meningkatkan keberhasilan mahasiswa mencapai catur sukses, yakni sukses karir, sukses akademik, sukses pribadi, dan sukses sosial.

Untuk itu perlu adanya mapping atau pemetaan kebutuhan mahasiswa untuk mencapai keempat poin tersebut.

Tim Akademik Jurusan Bimbingan Konseling UNNES Eem Munawaroh SPd MPd saat memberi materi memberikan rumusan angket survey kebutuhan mahasiswa yang berkaitan dengan beberapa hal, seperti kecocokan mahasiswa dengan jurusan, masalah personal mahasiswa, hingga keterampilan yang dibutuhkan mahasiswa dengan jurusan.

Hasil dari FGD ini adalah angket pemetaan kebutuhan mahasiswa yang akan didistribusikan ke seluruh mahasiwa di UNNES. Nantinya, hasil dari penyebaran angket tersebut akan menjadi acuan kebijakan Pusat Karir dan UNNES secara umumnya untuk memberikan pelayanan pengembangan dan pembimbingan pada mahasiswa.
(Cesar Student Staff)

Friday, 12 May 2017

Silaturahmi ke FBS, Rektor Ingatkan untuk Menjaga Mutu dan Tradisi UNNES Berprestasi

Universitas Negeri Semarang
Silaturahmi ke FBS, Rektor Ingatkan untuk Menjaga Mutu dan Tradisi UNNES Berprestasi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Prof Rustono, WR II Dr Martono, WR III Dr Bambang BR, dan WR IV Prof Sukestiyarno melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan anggota senat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Selasa (9/5) di Dekanat Kampus Sekaran Gunungpati.

Dalam kunjungan kali ini yang dipandu oleh Dekan FBS Prof Agus Nuryatin, Fathur Rokhman menekankan pada dua hal, yakni kunci sukses peningkatan kualitas serta tradisi UNNES berprestasi.

UNNES yang saat ini berubah menjadi institusi kependidikan dengan akreditasi A, memiliki tiga kunci kesuksesan, yakni kebersamaan, integritas, dan kerja nyata. Demi mempertahankan dan meningkatkan mutu dan layanan lembaga, terdapat beberapa cara, yakni meningkatkan kedisiplinan, menjaga koordinasi, mematuhi pakta integritas, melampaui standar nasional, memberikan layanan prima, dan mengambil keputusan berbasis data.

Mempertahankan usaha – usaha tersebut akan membuat UNNES lebih berprestasi. Hal ini terbukti dengan prestasi yang telah diraih oleh universitas ini. Pada tahun ini, UNNES telah berhasil mendapatkan Akreditasi A, memiliki pakta integritas, dan merumuskan naskah deklarasi dari Semarang untuk Indonesia guna menjaga keutuhan negara.

Penyampaian kedua hal tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, diharapkan dari acara koordinasi pimpinan dengan lingkup fakultas ini dapat terjaga demi meraih visi UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. (Cesar, Student Staff)

Thursday, 11 May 2017

Labschool UNNES dan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia Gelar Penyuluhan

Universitas Negeri Semarang
Labschool UNNES dan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia Gelar Penyuluhan

Kanker bisa menyerang pada semua orang tidak pandang bula baik anak, remaja, maupun dewasa, meyadari pentingnya hal itu sekolah Labschool Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Bank Woori Saudara menyelenggarakan sosialisasi kanker pada anak sejak dini, Jumat (21/4/2017) lalu di SD Labschool UNNES Jalan Pegandan Semarang.

Sosialisasi dengan tema Ayo Hidup Sehat Cegah Kanker Sejak Dini itu dihadiri seluruh guru, karyawan dan orang tua murid dari KB, TK dan SD Labschool UNNES.

Rahmi nara sumber dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia menyampaikan materi antara lain perbedaan antara tumor dan kanker, cara mengenali gejala kanker, langkah pengobatan saat dinyatakan menderita kanker serta mengenal salah satu jenis pengobatan kanker.

Rahmi menegaskan, untuk itu orang tua sangat perlu mengetahui dan mewaspadai gejala kanker sejak dini.

Mukhlas wakil dari pihak Labschool UNNES berharap dari kegiatan ini seluruh peserta bisa memahami tentang bahaya kanker sehingga dapat menghindari kemungkinan terkena kanker dan bisa memulai hidup sehat, serta seimbang.

Wednesday, 10 May 2017

Rektor UNNES Pembicara “International Workshop on UI Greenmetric” di Istanbul

Universitas Negeri Semarang
Rektor UNNES Pembicara “International Workshop on UI Greenmetric” di Istanbul

Rektor Universitas Negeri Semarang, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, kembali diundang menjadi pembicara pada International Workshop on UI Greenmetric (IWGM) (10/4). IWGM yang ketiga kali ini diadakan di Istanbul Turki sedangkan sebelumnya Rektor juga diundang sebagai pembicara pada IWGM yang sebelumnya di Jakarta Indonesia. Ranking UNNES pada UI Greenmetric berada pada klasemen 100 besar dunia dan panitia memberikan kehormatan kepada Rektor UNNES untuk mempresentasikan usaha UNNES untuk menjadi universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional.

Pada kesempatan kali ini Prof Fathur Rokhman menyampaikan paparan berjudul “Raising Awareness and Good Conducts to Build a Conservation University“. Pada paparan ini, Rektor menekankan betapa pentingnya membangun karakter yang unggul dan menanamkan nilai konservasi pada sumber daya manusia di sebuah universitas. Paparan ini disambut baik oleh lebih dari 80 peserta yang berasal dari 14 negara.

UI Greenmetric sendiri adalah sebuah sistem pemeringkatan internasional yang digagas oleh Universitas Indonesia. Pemeringkatan ini mengukur komitmen sebuah universitas dalam mewujudkan universitas yang peduli pada masa depan lingkungan yang berkesinambungan. Kali ini, Universitas Indonesia bekerja sama dengan Bulent Ecevit University dan University of Istanbul untuk menyelenggarakan IWBM 2017. Sebagai penyelenggara IWGM selanjutnya, Universitas Diponegoro telah menyatakan kesanggupannya sebagai tuan rumah.

Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari, M.Sc., M.M. selaku ketua dan koordinator UI Greenmetric sangat menghargai kehadiran pembicara IWGM kali ini. Prof Riri telah melihat banyak berubahan positif pada universitas-universitas yang mengikuti pemeringkatan ini. Usaha universitas untuk menghijaukan kampusnya semakin terlihat karena diletakkan pada sebuah persaingan yang sehat. Prof. Riri adalah salah satu penerima Anugerah Konservasi dari UNNES tahun 2016.

Tuesday, 9 May 2017

LP2M Adakan Sosialisasi Panduan Penelitian dan Pengabdian bagi Tenaga Akademik dari Menristekdikti

Universitas Negeri Semarang
LP2M Adakan Sosialisasi Panduan Penelitian dan Pengabdian bagi Tenaga Akademik dari Menristekdikti

Sebagai Universitas berwawasan konservasi, sudah selayaknya Universitas Negeri Semarang mengembangkan fokus pada tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian). Untuk mendukung tujuan ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNNES mengadakan workshop sosialisasi panduan penelitian dan pengabdian berdasar kebijakan direktorat riset dan pengabdian 2018 dari Menristekdikti pada Jumat (5/5) di Ruang Borobudur, Gedung LP2M UNNES. Dengan tema “Arah Kebijakan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2018 dan Sosialisasi Panduan Edisi XI), program ini diikuti oleh jajaran pimpinan, staf akademik, staf kependidikan, dan dosen.

Acara ini diawali dengan sambutan dari rektor UNNES, Prof Dr Fatkhur Rokhman MHum. Dalam sambutannya, Fatkhur Rokhman, berpesan bahwa informasi dari narasumber dalam workshop ini merupakan hal yang penting yang menjadi tolak ukur hibah penelitian dan pengabdian bagi para dosen. Ia juga menganjurkan bahwa semua dosen UNNES wajib melakukan penelitian dan mempublikasikannya untuk dapat menjadi dosen yang unggul.

Narasumber dalam workshop ini adalah Prof Dr Ocky Karna Radjasa MSc, selaku Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristekdikti. Fokus materi yang ia berikan berupa Kebijakan Riset dan Reformasi Regulasi. Di dalam presentasi materi, beliau menekankan pada sedikitnya jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen dan staf kependidikan. Hal ini diperparah dengan sedikitnya jumlah penelitian yang berindeks internasional dari para dosen tersebut. Oleh karena itu, ia menghimbau para dosen untuk meningkatkan produksi penelitian berindeks internasional guna meningkatkan reputasi universitas dan negara secara keseluruhan.

Materi dilanjutkan dengan pemberian panduan penelitian dan pengabdian dosen Edisi XI. Dalam hal ini, materi dikembangkan mulai dari informasi biaya hibah penelitian, jenis penelitian, klaster penelitian dan pengabdian, serta isu-isu terkini yang memiliki potensi tinggi untuk mendapatkan hibah penelitian. (Cesar, Student Staff)

Monday, 8 May 2017

Lulus Kuliah Tiga Mahasiswa UNNES Asal Libya Dapat Izasah

Universitas Negeri Semarang
Lulus Kuliah Tiga Mahasiswa UNNES Asal Libya Dapat Izasah

Sebanyak 3 mahasiswa asing dari Libya yang mengikuti kuliah di Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES), Al Keelani Abdul Salam Al Keelani Abdullah, Rabeea Mohammad Mansour Imlesh, dan Mohmoud Ahmed Abdullah Mousay Abdullah  dinyatakan lulus dan menerima ijazah dalam acara pelepasan di Ruang Rektor Kampus Sekaran, Jumat (21/4).

Rektor Unnes Prof Dr fathur Rokhman MHum mengatakan, ketiga mahasiswa asing itu diharapkan lebih memperkenalkan UNNES dan Indonesia di luar negeri.

“Bila ada satu hal yang baik ceritakanlah kepada teman, dan bila ada satu hal yang kurang mengenakkan beritahukanlah kami,” pesannya kepada lulusan Ilmu Ekonomi S2 PPs UNNES itu.

Menurut Rektor,  Ini merupakan salah satu bukti Internasionalisasi bagi UNNES.

 

Sunday, 7 May 2017

Dosen Biologi FMIPA UUNNES Beri Kuliah Kepakaran di Universitas Sebelas Maret

Universitas Negeri Semarang
Dosen Biologi FMIPA UUNNES Beri Kuliah Kepakaran di Universitas Sebelas Maret

Dosen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) Dr Niken Subekti SSi MSi menjadi Guest Lecture di Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Rabu (26 April 2017) di Ruang 1 Kampus Pascasarjana.

Kegiatan ini merupakan salah satu unsur dalam mempromosikan UNNES sebagai kampus Konservasi di tahun Reputasi. Kuliah kepakaran diikuti oleh 50 Mahasiswa Pascasarjana khususnya Program studi Biosains. Hadir juga Ketua Program Studi Biosaint Dr Ari Susilowati MSi.

Dalam kuliahnya, Dr Niken Subekti memberikan Topik : Rayap sebagai agen Biologi: Tantangan dan Pengendaliannya, dipandu oleh moderator Farida Hikmawati SPd.

Acara tersebut Tampak peserta sangat antusias sekali dalam diskusi tentang perkembangan ilmu serangga, khususnya rayap, peluang penelitian dan tantangannya.

Selain Guest Lecture diharapkan kegiatan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat antara UNNES dengan UNS akan meningkatkan Kerjasama antar Perguruan Tinggi.

Saturday, 6 May 2017

Sujiwo Tejo dan Bupati Kudus Akan Isi Seminar Jurusan Bahasa Jawa

Universitas Negeri Semarang
Sujiwo Tejo dan Bupati Kudus Akan Isi Seminar Jurusan Bahasa Jawa

Artis yang juga budayawan Sujiwo Tejo akan menjadi pembicara dalam seminar memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan tema “Mendidik Generasi Jawa Milenial: Tantangan bagi Pendidik di Era Teknologi Informasi” yang diselenggarakan Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa, 2 Mei 2017, di Gedung B6 kampus Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang.

Selain Sujiwo Tejo, hadir pula sebagai narasumber seminar tersebut Bupati Kudus H Musthofa. “Sujiwo Tejo akan berbicara dengan subtema Mendidik dengan Seni, sedangkan Musthofa akan berbicara perihal Budaya Mandiri dan Ekonomi Kreatif ala Kudus,” ujar Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, Widodo MPd, Kamis, 20 April 2017.

Widodo mengatakan, selain kondang sebagai artis, Sujiwo Tejo yang juga penulis kolom budaya di Harian Jawa Pos itu juga aktif menulis buku. Ia antara lain menulis buku Dalang Edan (2002), Eling Endonesia Deui (2014), dan Rahvayana (2014). Di layar kaca, dalang kelahiran Jember, Jawa Timur, 54 tahun lalu itu juga kerap menjadi narasumber dalam “Indonesia Lawyers Club” yang digawangi Karni Ilyas, sejak 2010.

“Sujiwo Tejo bisa melihat permasalahan kebangsaan dari perspektif kebudayaan. Sehingga tepat kiranya dalam konteks dunia pendidikan hari ini, kita mendengarkan pandangan-pandangan dia dan berdiskusi bersama terkait berbagai tantangan dan permasalahan pendidikan hari ini dan esok,” ujar Widodo.

Ia menambahkan, sebagai Bupati Kudus, Musthofa selama ini dikenal mengusung program kemandirian untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Bupati yang menjabat dua periode sejak 2008 ini bahkan telah diganjar sebagai Tokoh Inspiratif oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah karena dinilai aktif memberdayakan masyarakat melalui berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kudus. Dalam berbagai kesempatan, Musthofa juga berbagi pengalaman ke sejumlah kampus.

Pendamping Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa FBS UNNES, Widodo MHum, mengatakan seminar terbuka untuk umum. Ia mengatakan selain menghadirkan Sujiwo Tejo dan Musthofa pada sesi kedua seminar, sesi pertama akan diisi oleh dua profesor, yaitu Teguh Supriyanto (Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa UNNES) dan Suwarna (Universitas Negeri Yogyakarta).

“Seminar dapat diikuti oleh guru, mahasiswa, dosen, staf dinas, maupun pemerhati dan masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan dan segala permasalahannya. Seminar ini menjadi penting diikuti, lebih-lebih untuk menggarisbawahi betapa tetap aktual dan pentingnya perspektif kebudayaan dalam  menjawab berbagai permasalahan pendidikan di era teknologi informasi,” kata dia.

Ia menambahkan, selain menjadi peserta seminar, terbuka pula kesempatan mengirim makalah untuk dimuat dalam proceedings seminar. Keterangan mengenai pendaftaran dapat diperoleh melalui liflet yang dapat diunduh melalui TAUTAN INI.

Friday, 5 May 2017

Jumat Besok, Pegawai UNNES Wajib Mengenakan Pakaian Adat Tradisional

Universitas Negeri Semarang
Jumat Besok, Pegawai UNNES Wajib Mengenakan Pakaian Adat Tradisional

Peringatan Hari Kartini Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, melalui Surat Edaran Rektor Nomor 3984/UN37/SE/2017 tentang mengenakan pakaian adat tradisional dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2017, seluruh dosen dan tenaga kependidikan diwajibkan mengenakan pakaian adat tradisional pada 21 April besok.

”Ini sebagai bentuk penghormatan UNNES kepada pahlawan nasional pejuang emansipasi wanita, dengan mengembangkan kebudayaan dan peradaban bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai konservasi,” kata Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum, Rabu, (19/4).

Menurutnya, mengenakan pakaian adat tradisional ini sesuai dengan visi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional, yang menggalakkan kearifan lokal. Selain itu juga sebagai upaya peneguhan karakter di tengah realitas global. “Kalau bukan kita yang mengenakannya, siapa lagi?” ujarnya.

Thursday, 4 May 2017

Forum Gerakan Mahasiswa Mengajar Indonesia Gelar Konferensi 2017


Forum Gerakan Mahasiswa Mengajar Indonesia (FGMMI) akan menyelenggarakan Konferensi dan Live in Nasional FGMMI 2017.

Kegiatan yang mengusung tema “Devotion in teaching is a great glorious thing” ini akan digelar pada:
Tanggal : 19 – 21 Mei 2017
Tempat : di Semarang – Kudus

Dengan semangat membawa perubahan, mari sukseskan acara kita bersama.

Kementerian Sosial Masyarakat
BEM Universitas Diponegoro
Pesona Undip Pelita Indonesia

Tanda Tangani Dua Prasasti, Menkeu: Saya Bangga pada UNNES

Universitas Negeri Semarang
Tanda Tangani Dua Prasasti, Menkeu: Saya Bangga pada UNNES

Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati menandatangani dua prasasti nama gedung di lingkungan Universitas Negeri Semarang (UNNES). Penandatanganan dilakukan dalam upacara puncak Dies Natalis ke-52 UNNES , Kamis, (30/3) di auditorium UNNES Kampus Sekaran.

Nama Prof Satmoko digunakan sebagai nama gedung Laboratorium LPTK Terpadu. Adapun nama Prof Retno Sriningsih Satmoko diabadikan sebagai nama gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).

“Saya Bangga pada UNNES, karena kedua orang tua saya yang dijadikan nama gedung itu ikut membesarkan UNNES,” kata wanita yang dua kali menjabat sebagai Menkeu itu.

Menkeu juga berharap, pemberian nama-nama tokoh itu sebagai motivasi agar masyarakat dapat meneladani karya-karya mereka.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berpendapat kedua tokoh itu memiliki sumbangsih besar dalam mengembangan UNNES sehingga menjadi universitas besar seperti saat ini

Tradisi memberi nama gedung dengan nama tokoh pendahulu telah dilakukan UNNES sejak beberapa tahun lalu. Selain memperkenalkan dengan generasi setelahnya, pengabadian nama-nama tersebut dilakukan agar semangat, kreativitas, dan integritas tokoh tersebut dapat diteladani generasi saat ini.

”Penamaan gedung dengan nama tokoh itu merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan mereka yang luar biasa kepada UNNES,” kata Prof Fathur.

Sebelumnya, UNNES juga telah memberi nama, yaitu Prof Soegiyono (untuk gedung laboratorium olahraga), Prof Dirham (lapangan sepak bola dan atletik), Prof Dumadi (hoki dan softball/baseball), Prof Kamiso (permainan), Prof Husen Karthasasmita (ruang rapat), dan Prof M Sanjoto (tenis lapangan).

Wednesday, 3 May 2017

UNNES Resmikan Gedung Prof Wuryanto dan Drs Hari Mulyono

Universitas Negeri Semarang
UNNES Resmikan Gedung Prof Wuryanto dan Drs Hari Mulyono

Keberhasilan Universitas Negeri Semarang (UNNES) tidak lepas dari jasa para pendahulunya, oleh karena itu pada kesempatan yang berbahagia ini UNNES memberikan nama gedung-gedung strategis dengan nama para Rektor pendahulun.

Gedung yang pertama yakni gedung Auditorium UNNES diresmikan menjadi “Gedung Prof Wuryanto”. Prof Wuryanto merupakan Rektor pertama IKIP Semarang Periode 1967-1977.

Gedung kedua yakni Joglo Kampung Budaya UNNES yang menjadi pusat laboratorium budaya dan eduwisata UNNES diresmikan menjadi “Gedung Drs Hari Mulyono”. Drs Hari Mulyono merupakan Rektor kedua IKIP Semarang Periode 1977-1986.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan Surat Keputusan tentang penamaan gedung tersebut kepada dr Djoko Trihadi putra pertama Prof Wuryanto, dan drH Rumi Damayanti MSc putri pertama Drs Hari Mulyono.

Tuesday, 2 May 2017

LEPRID Beri Anugerah, Atas 20 Gagasan Inovatif Doktor FMIPA

Universitas Negeri Semarang
LEPRID Beri Anugerah, Atas 20 Gagasan Inovatif Doktor FMIPA

Gagasan Inovatif Doktor Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES)  berhasil mencatatkan Rekor di Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID), Kamis (23/3).  Rekor yang dicatat yaitu Pemrakarsa dan Penyelenggara Kegiatan Pekan Promosi Gagasan Inovatif 20 Doktor FMIPA UNNES dilaksanakan sebagai rangkaian Dies Natalis ke-52.

Paulus Pangka selaku Direktur Utama LEPRID mengapresiasi FMIPA UNNES atas Gagasan Inovasi 20 Doktor yang sudah di presentasikan tadi.

Ia terpukau dengan presentasi salah satu Doktor dari FMIPA UNNES, Dr Sri Kadarwati dengan judul “Indonesia Mandiri Energi Dengan Paket Teknologi Hijau Dalam Eksplorasi Sumber Energi Terbarukan Berbasis Biomassa”, Ini luar biasa, teknologi hijau yang sejalan dengan universitas konservasi ini melakukan penelitian terkait dengan bio minyak dari tanaman yang diharapkan nanti sebagai pengganti minyak fosil yang kita gunakan saat ini.

Selain itu juga tampil Dr Ian Yulianti SSi MEng yang menampilkan presentasinya dengan tema “Sensor Fiber Optik untuk Aplikasi Monitoring Lingkungan”.

Dekan FMIPA UNNES Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt menyampaikan, FMIPA sebagai Rumah Ilmu akan terus melakukan promosi pemikiran akademik bagi dosen sebagai salah satu upaya mewujudkan suasana atmosfir akademik dilingkungan kampus. Kegiatan ini juga sebagai upaya meningkatkan mutu penelitian bagi mahasiswa baik dalam memilih tema penelitian untuk skripsi serta tema kegiatan kreativitas mahasiswa.

Anugerah ini diserahkan langsung Direktur Utama LEPRID kepada Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum.

Monday, 1 May 2017

FE UNNES Panen Prestasi Mahasiswa

Universitas Negeri Semarang
FE UNNES Panen Prestasi Mahasiswa

Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNNES kembali menorehkan prestasi di kancah Nasional. Selasa, (28/03) tim debat mahasiswa Pendidikan Ekonomi menyabet juara 3 dalam ajang debat Nasional Aspirasi Pendidikan dan Kedaultan Ekonomi di Universitas Siliwangi. Tergabung dalam tim debat ini adalah Rahmat Firman, Anna Rachmawati, dan Wiji Astuti. Adapun Juara 1 dan 2 diraih oleh UNS dan IKIP PGRI Padang.

Sementara di tempat yang berbeda, tim KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) berhasil meraih Juara 3 Call for Paper tingkat nasional dalam acara Sharia Economic Week 5th di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dalam kesempatan ini juara 1 diraih oleh KSEI UII Yogyakarta dan juara 2 oleh KSEI UNDIP.

Terbukti, jiwa kompetitif dan prestatif telah tumbuh dan menjadi bagian dari mahasiswa ekonomi. Prestasi yang diraih ini tak lepas dari usaha keras dari masing-masing tim serta dukungan penuh dari fakultas. Berbagai prestasi yang berhasil diraih menunjukkan komitmen Fakultas Ekonomi untuk terus meningkatkan kualitasnya di tahun reputasi ini. Harapannya, kedepan akan semakin banyak lagi prestasi-prestasi yang ditorehkan mahasiswa fakultas ekonomi.

Sunday, 30 April 2017

Berjasa Besar, Nama Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih Dijadikan Nama Gedung

Universitas Negeri Semarang
Berjasa Besar, Nama Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih Dijadikan Nama Gedung

Dua tokoh pendahulu Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan diabadikan namanya untuk dijadikan sebagai nama gedung. Keduanya adalah pasangan suami istri Prof Satmoko dan Prof Retno Sriningsih.

Nama Prof Satmoko akan digunakan sebagai nama gedung Laboratorium LPTK Terpadu. Adapun nama Prof Retno Sriningsih akan diabadikan sebagai nama gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan berpendapat kedua tokoh itu memiliki sumbangsih besar dalam mengembangan UNNES sehingga menjadi universitas besar seperti saat ini.

Ia menyampaikan hal itu saat bersilaturahmi dengan keluarga Prof Satmoko dan Prof Retno Sri Ningsih di rumah keluarga besar Prof Satmoko di Jalan Kelud, Kota Semarang, Selasa (28/3). Rektor datang bersama Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Dekan, dan unsur pimpinan lain.

Prof Satmoko dinilai berjasa mengembangkan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) yang menjadi landasan perkembangan UNNES menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Prof Retno Sri Ningsih juga dinilai berjasa dalam gagasan yang berharga dalam membesarkan UNNES. Ia juga berjasa membesarkan Program Studi Doktor Manajemen Pascasarjana UNNES.

Tradisi memberi nama gedung dengan nama tokoh pendahulu telah dilakukan UNNES sejak beberapa tahun lalu. Selain memperkenalkan dengan generasi setelahnya, pengabadian nama-nama tersebut dilakukan agar semangat, kreativitas, dan integritas tokoh tersebut dapat diteladani generasi saat ini.

 

Saturday, 29 April 2017

Dian Pelangi Berbagi Ilmu Dengan Mahasiswa PKK UNNES

Universitas Negeri Semarang
Dian Pelangi Berbagi Ilmu Dengan Mahasiswa PKK UNNES

Desainer muda dan sukses Dian Pelangi, berbagi pengalaman serta memberikan motivasi kepada para Mahasiswa Jurusan Pendidikan Keterampilan Keluarga (PKK), Fakultas Teknik (FT), Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang bercita-cita menjadi seorang desainer agar bisa terus mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Saat memberikan kuliah umum Kamis (13/4) di auditorium UNNES, Dian mengaku, Memilih berkunjung Jurusan PKK UNNES yang miliki Prodi Tata Busana agar bisa terus mengembangkan potensi mereka khususnya dalam bidang fashion.

Ia bercerita, Proses berkarya dan bisa memamerkan hasil karya saya hingga mancanegara itu tidak mudah. Banyak rintangan yang dia hadapi yang justru menjadi batu loncatan untuk terus berusaha agar karyanya bisa diterima oleh khalayak ramai.

Usaha saya memiliki 16 cabang yang tersebar di Indonesia termasuk 1 cabangnya berada di Malaysia. Untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan prestasi bisnisnya, Dian Pelangi memiliki tim muda yang kreatif, giat, dan sungguh-sungguh. Banyak upaya yang ada dalam usaha ini di antaranya memiliki model yang unik dan khas sehingga setiap orang yang melihat karyanya akan otomatis terucap “Ini pasti fashion Dian Pelangi” khususnya Hijab.

Pada saat membuka acara kuliah umum “Membangun Karakter Wira Usaha pada Tahun Reputasi” ini Dekan FT Dr Nur Qudus MT menyampaikan, Kerjasama dengan pengusaha atau perusahaan dari luar kampus memang harus di tingkatkan guna menambah wawasan mahasiswa. Kegiatan ini luar biasa, mahasiswa bisa berkomunikasi dan bertanya langsung dengan pengusaha muda yang sukses menjalankan usahanya.

Acara ini didukung oleh Kopi ABC dan sekaligus diadakan MoM antara PT Santos Jaya Abadi prodosen dari Kopi ABC dengan Jurusan PKK FT UNNES. Untuk PT Santos Jaya Abadi diwakili oleh Gaus Gunawan dan dari Jurusan PKK diwakili  Sri Endah Wahyuningsih selaku Kajur.

Friday, 28 April 2017

FT Adakan International Workshop on Batik Heritage

Universitas Negeri Semarang
FT Adakan International Workshop on Batik Heritage

Dalam rangkaian peringatan Dies Natalis UNNES ke 52, Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Workshop batik bertajuk “International Workshop on Batik Heritage: Classic and Contemporary” digelar di ruang Prof. Soedartono gedung dekanat FT (18/4).

Acara ini dihadiri oleh 100 peserta dari Indonesia, Malaysia, perancis, jepang, Slovakia, jerman, India, Korea selatan, Vietnam and Madagascar. Dr Arasinah Kamis dari Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia menyampaikan presentasinya berjudul “Contemporary Design of Batik”. Sementara batik dan motif tradisional dipaparkan oleh Dr Rodia Syamwil dari UNNES.

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya menyatakan, Kebanggaannya atas upaya FT UNNES beserta panitia dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Beliau berharap seluruh peserta dapat memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut.

Dekan FT Dr Nur Qudus menambahkan, Batik merupakan salah satu hasil dari kebudayaan asli Indonesia. Batik juga telah diresmikan oleh UNESCO sebagai warisan budaya asli Indonesia.

Berbagai macam motif batik mempunyai ciri khas yang dapat mempersatukan rakyat indonesia. Bahkan di acara kenegaraan, pemimpin pemimpin kita sering menggunakan sebagai seragam.

Thursday, 27 April 2017

Pimpinan UNNES Audiensi dengan Pimpinan Kemenristekdikti

Universitas Negeri Semarang
Pimpinan UNNES Audiensi dengan Pimpinan Kemenristekdikti

Jajaran pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan audiensi dengan Pimpinan Kemenristekdikti di Jakarta pada hari Rabu ini (22/3). Pada kesempatan ini Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. bermaksud untuk melaporkan perkembangan terkini mengenai prestasi UNNES dan menyerahkan secara langsung undangan Dies Natalis UNNES yang ke-52 kepada Menteri Ristekdikti dan pimpinan lain di lingkungan Kemenristekdikti. Delegasi dari UNNES diterima langsung oleh Prof. Ainun Na’im, Ph.D, M.B.A. Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Pada kesempatan tersebut Rektor menyampaikan bahwa prestasi UNNES pada tahun 2016 cukup membanggakan salah satunya dengan terbitnya Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi UNNES dengan predikat A (Unggul). Rektor juga melaporkan bahwa proyek pembangunan UNNESyang dibiayai dengan dana IDB telah selesai pada bulan Desember 2016. Dengan selesainya proyek tersebut, Rektor berharap pada Kementerian agar UNNES dapat mengajukan proposal IDB atau sejenis untuk program pengembangan UNNES selanjutnya.

Terkait dengan acara puncak Dies Natalis UNNES ke-52 yang akan diadakan pada hari Kamis, 30 Maret 2017, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti menyampaikan akan menjadwalkan kehadiran Bapak Menteri beserta jajaran. Sekjen Kemenristekdikti mengapresiasi prestasi UNNES yang telah diraih. Untuk pengajuan proyek dengan dana luar negeri, kementerian akan segera mengkaji lebih lanjut pagu Kementerian di tahun ini dan tahun mendatang. Jika pagu memungkinkan maka proyek UNNES dapat diikutsertakan pada rencana proyek yang dibiayai menggunakan dana hibah atau pinjaman luar negeri.

Wednesday, 26 April 2017

Keren, KIME Unnes Gelar Talkshow dengan Pembicara dari Korea Selatan


SEKITARUNNES.COM, SEMARANG - Dalam rangka Dinamika Ekonomi Terpadu,  Komunitas Ilmiah Mahasiswa Ekonomi (KIME) Unnes akan mengadakan event Talkshow KIOS (Kime on English Scientific Corner) dengan mengangkat tema "Experiencing The Culture, Stepping out and Break The Limit".

Everyone has the limits, consist of time, chance, facility. Most of them choose to be silent and let that limits always inhabit in their lives, but a half of them choose to be brave to come out from their comfort zone and break the limit. They fight and struggle to create a better life. Nothing impossible until it really happens in your life. Then what about you ? Do you have a limit ? and what will you do with it ?

That’s why, we recommend you to join our event to break the limits and be brave to struggle your big dreams for your better life.

With our keynote speakers, you will surely find their great way to step out and break the limits. We proudly invite the first speaker, Mr. Sandy Arief, S.Pd, M.Sc from Indonesia is an inspiring lecturer of faculty of Economics, Semarang State University. In fact, He has been exploring more than 12 countries to do academic trips funded by sponsors. He received international awards and grants from Hongkong and New York, USA. His research papers published in international and national reputable journals. And one of the fun facts during his trip is in 2007, Mr. Sandy visited Mexico city for 4 or 8 times (round-trips) in a year or explored more than 134.768 km in one year.

The second speaker is Ms. Kim Soyeon from Incheon, South Korea is an international student of Diestrich-Bonhoefer-Gymnasium Hilden (Advanced High School), Germany. As a student, she speaks four language, they are German, English, Spanish, and naturally in Korean. Besides that, she also speaks basic Indonesian. The fun facts of Ms. Kim are she loves horse riding, tennis and golf. Based on her experience as a volunteer, in 2016 she taught German to Asylum seekers and now she teaches English and assists kindergarten teachers in Griya Bahtera Kasih orphanage in Semarang, Indonesia.

Moreover, this talkshow will be moderated by Jariyah, the second runner up of understanding student of UNNES 2016 and David Indra Gunawan, the accounting ambassador 2016, faculty of economics.

KIOS CORNER will be held on Sunday, 14th May 2017 at Auditorium Faculty of Economics, Semarang State University at L1 Building – 3rd floor starts from 7am. If you are interested to join, register your self of C3 building, faculty of economics or register by texting a message with the following format :

Name_Institution_Phone Number_Cash/Transfer and send to 085-641-878-686 ( Indah ). You can also transfer your payment to BRI-0136 010266651 501 ( a.n Sri Maryani ) and give payment confirmation to 0822-4241-5411 ( a.n Sri Maryani ). Registration deadline is May, 7th 2017.

In addition, this talkshow will delivered in English language of course for improving our english skill. Also, in this event we will show you an incredible korean K-Pop flashmob, cooking challenge ‘ PECEL VS KIMBAB ‘. The most special things is that our speakers will wear their own traditional costumes. Miss Kim will wear a glamour handbook and Mr. Sandy will wear a gorgeous Beskap. It is interesting, isn’t it ?
So, don’t wait for a long time, just register and enjoy the discussion of incredible culture between Korea and Indonesia. See you in the event!!

Will be held on📆 Sunday, 14th May 2017
🏬 Auditorium Faculty of Economics, Unnes ( L1 Building- 3rd floor)
.
.
💷Only 25 k

📋Registration format
Name_Institute_ Phone number_Cash/Transfer Registration
Send to 085 641 878 686 (Indah)

💴Payment
C3 Building Faculty of Economics (Lt1 - 1st floor)
Or
Transfer via Bank BRI 0136 01026651 501
📲 Transfer Confirmation 082 242 415 411 (Sri Maryani)
Deadline of Payment: 7th May 2017

🎊Special performances🎊
💿 K-pop dance
🍔Cooking show

More info
085 641 878 686 (Indah)

SD Labschool UNNES Jelajahi Sejarah Kota Semarang

Universitas Negeri Semarang
SD Labschool UNNES Jelajahi Sejarah Kota Semarang

Siswa – siswi kelas IV SD Labschool UNNES melakukan fieldtrip jelajah sejarah dengan mengunjungi tempat-tempat yang menjadi ikon Kota Semarang, Rabu (5/4). Tempat-tempat tersebut antara lain Lawang Sewu, Tugu Muda, dan Kota Lama.

Wali Kelas IV Dika Prestama menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan ke murid-murid bahwa Kota Semarang memiliki tempat-tempat yang unik, berbeda dengan daerah lain, yang menjadi ciri khas Kota Semarang, selain itu juga untuk menumbuhkan kecintaan mereka terhadap kota Semarang.

Dika Prestama menuturkan, lokasi pertama yang dikunjungi yakni Lawang Sewu, kemudian dilanjutkan ke Tugu Muda, dan Kota Lama. Di Kota Lama beberapa tempat yang dikunjungi karena memiliki nilai historis tersendiri, antara lain Polder Tawang, Gedung Marabunta, Gereja Blenduk, dan Taman Sri Gunting.

Saat di Taman Sri Gunting, para siswa kedatangan tamu spesial, beliau adalah Bintang Noor Prabowo, seorang dosen arsitek Universitas Diponegoro (Undip) salah satu wali murid kelas IV. Bintang Noor Prabowo menjelaskan secara detail tentang tata ruang Kota Lama Semarang dan sejarah-sejarah bangunan yang ada di sekitar taman.

Para siswa nampak antusias mendengarkan penjelasannya, kemudian mengajukan beberapa pertanyaan dan pendapat diungkapkan oleh siswa dengan gaya khasnya. Salah satunya Orlando menanyakan Pak, saya ingin membeli gedung Marba kalo sudah besar nanti.

Mendengar pertanyaan itu Bintang Noor Prabowo menjelaskan, yang terpenting adalah pengenalan dan penanaman konservasi arsitektur. Kota Lama ini hanya ada dua, yaitu di Jakarta dan Semarang, sehingga kelak akan menjadi warisan dunia. Ini adalah bagian dari sejarah, tugas dari adik-adik yaitu merawat dan melestarikan bangunan-bangunan yang ada disini, serta mengingatkan jika ada yang mencorat-coret.

Tuesday, 25 April 2017

Ke Malaysia, Dua Mahasiswa FT Ikuti Konferensi Internasional dan Temu Aktivis Muda Dunia

Universitas Negeri Semarang
Ke Malaysia, Dua Mahasiswa FT Ikuti Konferensi Internasional dan Temu Aktivis Muda Dunia

Dua Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang (UNNES )  akan bertolak ke Malaysia untuk mengikuti Global Summit on Education 2017 . Acara tahunan itu diselenggarakan di Malaysia Berjaya Times Square Kuala lumpur.

Global Summit on Education dijadwalkan berlangsung selama 2 hari, Senin dan Selasa (27 dan 28/3) . Konferensi internasional ini diikuti oleh para peneliti berbagai negara di dunia baik mahasiswa, dosen, maupun praktisi.

Dua mahasiswa yang mengikuti GSE Malaysia merupakan mahasiswa yang memiliki prestasi. Muslim Nuryogi adalah Mahasiswa Berprestasi Fakultas  Teknik (FT) 2016/2017 dan Kepala Biro Research and Development BEM KM Unnes 2017 . Adapun Dieta Wahyu Asry Ningtias adalah Staf EneRC FT UNNES  dan Mapres 2 FT UNNES 2017.

Mereka berdua akan berkolaborasi dalam mempresentasikan karya tulisnya mengenai konservasi lingkungan berbasis pendidikan di bidang teknik “Learning media to preserving the Enviroment in urban areas” tujuannya adalah menciptakan generasi-generasi muda yang peduli terhadap lingkungan hidup di sekitar dan menciptakan kader-kader konservasi.

Global Summit on Education 2017 akan menjadi pertemuan sekaligus konferensi para peneliti dari berbagai negara di dunia. Pada acara itu, semua delegasi dari seluruh yang hadir akan mempresentasikan terkait Trends and Challanges Education.

Selain itu, kegiatan konferensi internasional juga ada pertemuan khusus dengan aktivis dari mahasiswa Malaysia yang akan saling diskusi dan sharing mengenai kemahasiswaan dan  akademik sehingga menjadi kolaborasi karya yang saling menguntungkan dan bisa diimplementasikan di Indonesia khususnya UNNES.

Wakil Dekan bidang kemahasiswaan FT Dr Wirawan Sumbodo MT berharap dua perwakilan mahasiswa FT Unnes dapat belajar banyak di Malaysia dan nantinya dapat berbagi pengalaman kegiatan International tersebut agar mahasiswa UNNES yang lainnya termotivasi untuk bereputasi Internatonal.

Demikian juga Dekan FT Dr Nur Qudus MT berharap agar selain mengikuti acara tersebut, mahasiswa bisa mendapatkan akses untuk studi lanjut di negara yang didambakan.

Monday, 24 April 2017

Loma Lari 11K UNS, Menwa UNNES Delegasikan 10 Personil

Universitas Negeri Semarang
Loma Lari 11K UNS, Menwa UNNES Delegasikan 10 Personil

Sebanyak 10 Resimen mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Semarang (UNNES) ikut andil pada lomba 11 K di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Minggu (12/3).

Lomba dalam rangka Dies Natalis ke-41 UNS itu dibuka oleh Wakil Walikota Surakarta Dr H Achmad Purnomo Apt dan start dipimpin oleh Rektor UNS Prof Dr Ravik Karsidi.

Ke-10 delegasi Menwa UNNES yakni Novian Alaik R, Trimo, M Rafi B, Maula Hikam P, Dian Rahman S, Divo Gumara, Ahmad Mahardika, Tri Darmaji, Pandu Widatama, dan Haristi Susanti sebagai official.

Haristi Susanti menjelaskan, ada 6 kategori pada lomba lari ini yakni untuk umum putra, umum putri, pelajar putra, pelajar putri, TNI/POLRI, dan Menwa.

Pada event kategori Menwa ini yang diikuti 194 peserta, Menwa UNNES baru berhasil meraih juara harapan II. Walau pada lomba tahun ini tim Menwa UNNES baru memperoleh juara harapan tetap merasa bersyukur. Ini sebagai instropekdi diri untuk giat melakukan latihan lagi, mudah-mudahan tahun depan bisa ditingkatkan prestasinya meraih yang terbaik.

Sunday, 23 April 2017

Luar Biasa, 530 Purnakarya UNNES Hadiri Temu Kangen dengan Unsur Pimpinan

Universitas Negeri Semarang
Luar Biasa, 530 Purnakarya UNNES Hadiri Temu Kangen dengan Unsur Pimpinan

Pertemuan setahun sekali para Purnakarya dan Warakawuri UNNES itu akhirnya memadati ruang auditorium. Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum berserta Wakil Rektor dengan senyumnya yang khas menyalimi satu per satu para lansia itu. Kemudian tepat pukul 09.30 acara dimulai.

Ini sungguh luar biasa, sebanyak 530 orang purnakarya menghadiri undangan Bapak Rektor UNNES pada acara Temu Kangen dengan Unsur Pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka Dies Natalis Ke-52. Ini sungguh luar biasa.
Ketua paguyuban Wredatama Drs Zoedindarto Boedhyhartono menyampaikan itu saat melaporkan keberadaan kehadiran pada acara tersebut, Selasa (18/4) di auditorium kampus Sekaran.

Zoedindarto juga menyampaikan, sampai akhir Desember 2016 jumlah anggota paguyuban Wredatama 620 orang, kemudian mulai awal 2017 sampai sekarang ada tambahan anggota 6 orang, jadi total 626 orang.

Sebelumnya, Ketua Panitia Dies Natalis UNNES yang juga Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Prof Tandiyo Rahayu mengucapkan selamat datang di acara Temu Kangen dengan Unsur Pimpinan dan juga kepada teman semasa bekerja di kampus sehingga acara seperti ini bisa untuk bercandaria.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum memperkenalkan satu per satu unsur pimpinan UNNES mulai dari Pembantu Rektor, Direktur Pascasarjana, Dekan, Ketua Lembaga, dan Kepala Biro.

Prof Fathur juga mengemukakan, pertemuan seperti ini tidak ubahnya menjadi ajang silaturahmi dan temu kangen kalangan mantan pejabat dan pegawai. Mereka tidak sekadar saling sapa dan menanyakan kondisi, tetapi juga bersama-sama mengenang masa lalu saat mereka masih bertugas membesarkan UNNES yang sekarang ini genap berusia 52 tahun.

Menurut Prof Fathur kebersamaan merupakan kunci untuk UNNES menjadi kampus yang lebih hebat. Kami selaku pimpinan selalu meminta nasehat dan petunjuk kepada sesepuh dan para pimpinan terdahulu agar dapat meneruskan tonggak estafet kepemimpinan untuk mewujudkan visi UNNES sebagai Universitas berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

UNNES sekarang terakreditasi unggul (A) untuk itu kami ucapkan terima kasih atas kontribusi para purnakarya dengan sejumlah karyanya secara tidak langsung ikut dalam membesarkan kampus tercinta ini.

Tidak hanya itu, Prof Fathur juga menyampaikan saat ini UNNES mempunyai 13 gedung baru yang pembangunannya dibeayai oleh Islamic Development Bank (IDB).

Saturday, 22 April 2017

Dua Medali Emas Karate, Kado Terindah Dies Natalis ke-52 UNNES

Universitas Negeri Semarang
Dua Medali Emas Karate, Kado Terindah Dies Natalis ke-52 UNNES

Tim karateka Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih dua medali emas, satu perak, dan enam perunggu dalam kejuaraan Southeast Asian University Karate Championship 2017. Dalam kejuaraan yang berlangsung di Gelanggang Olah Raga Sritex Solo, 24-26 Maret itu, UNNES mengirimkan 12 karateka.

Dua medali emas bagi kontingen UNNES dipersembahkan karateka Anggoro Kriswanto di nomor kumite perorangan putra 67 Kg dan kumite beregu putra bersama Winda Setyo, Tegar Bagus S, Dodik Prakoso, Septian W Utomo, Singgih Haryo Wibisono, dan Naga Wisageni. Medali ini dipersembahkan untuk UNNES yang sedang merayakan dies natalis ke-52.

“Kami bersyukur telah mempersembahkan kado terindah sekaligus mengharumkan nama UNNES sebagai Universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional,” tutur Anggoro mahasiswa jurusan PKLO Fakultas Ilmu Keolahragaan ini kepada unnes.ac.id, Selasa (28/3).

Manager/pelatih tim karate UNNES Muhammad Muhibbi SPd mengatakan, kejuaraan karate antarmahasiswa se-Asia Tenggara itu diikuti 595 atlet. Tak hanya perwakilan seluruh universitas di Indonesia, tetapi juga dari Timor Leste, Brunai Darussalam, Malaysia dan Singapore.

“Hasil ini akan dipersiapkan dalam kejuaran POMNAS yang akan datang, ” tandasnya.

Dimintai tanggapannya, Prof Dr Fathur Rokhman MHum, mengatakan prestasi yang berhasil diraih tim karate UNNES ini makin melengkapi prestasi yang didapat sebelumnya.

“Di berbagai event nasional maupun internasional, atlet-atlet UNNES selalu bisa menunjukkan prestasi terbaiknya,” tegasnya.

 

Friday, 21 April 2017

Prof AT Soegito: Bekerjalah dengan Kebersamaan

Universitas Negeri Semarang
Prof AT Soegito: Bekerjalah dengan Kebersamaan

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama jajaran pimpinan bersilaturahmi ke Rektor UNNES ke-5 Prof AT Soegito, Senin (13/3) di rumahnya Jalan Surtikanti Semarang.

Prof Fathur menyampaikan, setiap tahun Rektor bersama jajaram pimpinan UNNES selalu melakukan silaturahmi kepada sesepuh UNNES. Silaturahmi ini merupakan komitmen para pimpinan UNNES kepada sesepuh yang telah merintis dan mebuat UNNES besar seperti sekarang. Untuk itu mohon “Susur Sembur” supaya UNNES bisa lebih baik dan sejajar dengan universitas lain.

Prof AT Soegita menyampaikan, UNNES sekarang sudah besar dengan jumlah mahasiswa puluhan ribu. Karena itulah, tuasg pengelola semakin berat. Ia berpesan kepada pengelola sekarang agar bekerja dengan kebersamaan.

“Dengan bekerja secara kebersamaan dan partisipatif dengan siapa saja, insya Allah UNNES akan tumbuh dan berkembang,” katanya.

Prof AT Soegito menambahkan, selama bekerja di UNNES setidaknya mengenang dua peristiwa yang tidak terlupakan yakni peristiwa gedung ‘Wa Ing’ di SMA 5 dan peralihan IKIP Semarang menjadi UNNES.

Thursday, 20 April 2017

Liliek Hadi Purwanto dan Wijayanti Setyodewi Purna Tugas

Universitas Negeri Semarang
Liliek Hadi Purwanto dan Wijayanti Setyodewi Purna Tugas

Dua tenaga kependidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) terhitung mulai 1 April 2017 purna tugas. Mereka yakni Liliek Hadi Purwanto Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) dan Wijayanti Setyodewi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Pelepasan oleh rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono, Jumat (31/3) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Dr S Martono menyampaikan, melakukan pengabdian di UNNES selama 36 tahun lebih ini merupakan waktu yang luar biasa, jasa ini adalah jasa baik sejak dulu saat masih bernama IKIP. Ini menjadi kekuatan kami untuk pelayanan.

Untuk itu atas nama lembaga dan pribadi kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf atas keterbatas kami dalam melakukan pelayanan mungkin menghambat kepada Bapak/Ibu sekalian. UNNES selalu terbuka menerima kritik dan saran untuk kemajuan ke depan.

Setelah memasuki purna tugas ini sebaiknya hubungan silaturahmi yang telah terbina selama ini jangan sampai terputus, sebab sudah ada wadahnya para pensiunan UNNES yakni di paguyuban Wredatama.

Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedihartono bahwa jumlah anggota Wredatama sampai Desember ini sebanyak 620 orang. Ada berbagai forum yang dapat digunakan anggota wredatama UNNES untuk saling sapa, dan menjaga hubungan baik.

Selain halal bihalal yang rutin dilaksanakan usai Idul Fitri, anggota wredatama juga memiliki agenda rutin menggelar silaturahmi dalam rangkaian dies natalis UNNES.

Wednesday, 19 April 2017

Kepedulian Prof Wuryanto dengan Kampus yang Pernah Dipimpinnya

Universitas Negeri Semarang
Kepedulian Prof Wuryanto dengan Kampus yang Pernah Dipimpinnya

Rektor pertama IKIP Semarang Prof Dr Wuryanto memiliki perhatian besar terhadap kemajuan IKIP Semarang, bahkan jauh setelah ia pensiun. Pada masa purnatugasnya, Prof Wuryanto kerap berkunjung ke kampus untuk menyapa warga kampus dan menyampaikan sejumlah harapan.

Dalam salah satu kunjungan, ia menyampaikan harapan agar lulusan IKIP Semarang menjadi guru yang berkepribadian unggul. Dalam kunjungan lain, ia menyampaikan harapan agar auditorium IKIP Semarang di Jalan Kelud diperbaiki kualitas akustiknya.

“Beliau sering ke kampus. Seperti orang tua kebanyakan, beliau senang bercerita. Saya salah satu dosen muda yang betah mendengarkan beliau,” kata Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman.

Jauh hari sebelum itu, ia juga pernah menyampaikan agar UNNES Sekaran dikembangkan menjadi kampus yang sejuk dan hijau.

Selain kepedulian, Rektor mengingatkan, ada dua jasa besar Prof Wuryanto yang patut selalu diingat keluarga besar Unnes. Pertama, ia memantapkan organisasi dari Kusus B, IKIP Yogyakarta Cabang Semarang menjadi lembaga yang mandiri bernama IKIP Semarang.

Kedua, Prof Wuryanto mendirikan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Saat ia memimpin, jumlah fakultas bertambah dari lima menjadi enam.

Rektor menyampaikan hal itu saat memimpin rombongan ziarah ke makam Prof Wuryanto di Astana Giri Bangun, Surakarta, Minggu (12/3). Selain ziarah ke makam Prof Wuryanto, rombongan juga berziarah ke makam Mayjend (Purn) Moenadi di Makam Pahlawan Kusuma Bhakti, Surakarta.

 

Monday, 17 April 2017

LP3 UNNES Selenggarakan Pelatihan Persiapan Karier Mahasiswa

Universitas Negeri Semarang
LP3 UNNES Selenggarakan Pelatihan Persiapan Karier Mahasiswa

Guna menyiapkan lulusan yang matang, berkualitas, dan siap kerja, Pusat Karier dan Bimbingan Konseling Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Pelatihan Persiapan Karier, Rabu (2/3) di Gedung Lab. Terpadu LPTK Lantai 2 UNNES kampus Sekaran.

Ketua LP3 UNNES Dr Abdurahman MPd menuturkan, mahasiswa harus berani ke luar kandang, tidak hanya berkutat dalam daerah sendiri. Jelajahi daerah luar jawa bahkan luar negeri yang punya banyak lowongan kerja.

Mahasiswa harus tekun dan bersungguh-sungguh dalam menjalani pekerjaan apapun. Karena sejatinya kesuksesan berawal dari hal kecil yang ditekuni.

Acara yang bertajuk “Tantangan dan Kendala Menuju Sukses Karier” ini diadakan dalam rangka mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja sejak dini perihal persiapan dokumen, tips, dan trik. Kegiatan yang diadakan setiap menjelang acara wisuda ini diikuti sekitar 200 peserta. Tidak hanya mahasiswa yang akan lulus, tapi juga mahasiswa aktif kuliah dan telah lulus.

Hadirkan pembicara dari PT Adi Sarana Armada TbK (Assa) dan Lucia Trisni SPSi MPsi Lembaga Karier UNIKA, acara ini memberikan gambaran tentang dunia kerja baik kiat-kiat dalam menghadapi dunia kerja, tantangan, dan kendalanya.
Pelatihan persiapan karier ini merupakan acara ke empat yang diselenggarakan LP3. Selanjutnya juga akan diadakan Campus Hiring sebagai wadah mahasiswa untuk melanjutkan karier. Mengenai informasi pengembangan karier, mahasiswa dapat mengakses di www.karir.unnes.ac.id

Kontributor : Nur Adha Choiriyah (Student Staff)