Wednesday, 11 December 2019

Lagi, UNNES Mengukuhkan Empat Profesor

Universitas Negeri Semarang (UNNES) hari ini tambah ‘Empat Profesor’ dan ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan prestasi dan reputasi UNNES.

Sebagai rumah ilmu tentu upaya-upaya pengembangan keilmuan kita kembangkan terus menerus salah satunya yakni peningkatan sumber daya manusia (SDM) UNNES untuk menjadi SDM yang bermutu. Hari ini para dosen UNNES telah meningkatkan karir akademiknya sampai jenjang tertinggi sebagai Profesor.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memberi sambutan pada pengukuhan empat Profesor, Rabu (11/12) di Auditorium (Gedung Prof Wuryanto) Sekaran Gunungpati.

Mereka adalah Prof Dr Siti Harnina Bintari MS dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Bioteknologi dengan judul orasi ilmiah Tempe sebagai Pangan Fungsional.

Prof Dr Putut Marwoto MS dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Fisika Terapan dengan judul orasi ilmiah Fabrikasi Material Film Tipis Berbasis Reaktor Plasma: Kajian Sifat Fisika Dan Potensi Aplikasinya.

Prof Dr Ari Yuniastuti SPt MKes dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Gizi dan Kesehatan dengan judul orasi ilmiah Stunting Dalam Perspektif Nutrigenomik.

Kemudian, Prof Dr Bambang Budi Raharjo MSi dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan judul orasi ilmiah Momentum Inisiasi Menyusu Dini dan Pemberian ASI Eksklusif Merupakan Awal Pembentukan SDM Berkualitas.


from Universitas Negeri Semarang

MoU Unnes dan Malaysian Solid State Science and Technology Society (MASS)

Unnes yang konsisten membangun reputasi internasional, menjalin kerjasama MOU dengan Malaysian Solid State Science and Technology Society (MASS) yang merupakan salah satu perkumpulan masyarakat sains dan teknologi di negara Malaysia. Pihak unnes yang diwakili oleh Rektor Prof Dr Fathurrokhman Mhum menandatangani Nota Kesepahaman dan dari pihak MASS adalah Presiden Prof Dr Abdul Halim Shaari di ruang kantil Auditorium Unnes, rabu (11/12)

Nota kesepahaman yang di buat meliputi perihal riset akademik dan pertukaran informasi akademik dari masing-masing pihak dan di wujudkan dengan diadakannya kegiatan simposium internasional. sehingga jurnal jurnal yang dihasilkan dapat di publikasikan secara internasional.h7


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 10 December 2019

Rabu, UNNES Kukuhkan Empat Profesor

Rabu besok, (11/12) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengukuhkan empat Guru Besar/Profesor di Auditorium Sekaran Gunungpati.

Mereka adalah Dr Siti Harnina Bintari MS dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Bioteknologi dengan judul orasi ilmiah Tempe sebagai Pangan Fungsional.

Dr Putut Marwoto MS dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Fisika Terapan dengan judul orasi ilmiah Fabrikasi Material Film Tipis Berbasis Reaktor Plasma: Kajian Sifat Fisika Dan Potensi Aplikasinya.

Dr Ari Yuniastuti SPt MKes dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Gizi dan Kesehatan dengan judul orasi ilmiah Peluang dan Tantangan Pendekatan Nutrigenomik Dalam Kajian Gizi dan Kesehatan Masyarakat.

Dr Bambang Budi Raharjo MSi dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan judul orasi ilmiah Momentum Inisiasi Menyusu Dini dan Pemberian ASI Eksklusif Merupakan Awal Pembentukan SDM Berkualitas.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 9 December 2019

Pimpinan PT Bidang Kemahasiswaan se-Indonesia Selenggarakan Rembuk Nasional

Selama empat hari Kamis sampai Minggu (5-8/12/2019) Pimpinan Perguruan Tinggi (PT) Bidang Kemahasiswaan se-Indonesia menyelenggarakan Rembuk Nasional dengan tema “Pelestarian Nilai dan Semangat Kepahlawanan dikalangan Mahasiswa” di Ambon.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Prof Ismunandar PhD.

Dalam sambutannya Prof Ismunandar menyampaikan, sesuai dengan arahan dari Mendikbud Nadiem Anwar Makarim BA MBA bahwa pendidikan sejatinya harus memberikan kebebasan kemerdekaan kepada mahasiswa agar dapat mentransportasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam membangun karakter mahasiswa Indonesia.

Hadir Direktur Kemahasiswaan Dirjen Belmawa Kemendikbud Dr H Didin Wahidin MPd, Gubernur Maluku Komjen (Purn) Murad Ismail, Rektor Universitas Pattimura Prof Dr MJ Sapteno SH MHum, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR3) diantaranra WR 3 UNNES Dr Abdurrahman.

Kemudian, acara dilanjutkan seminar nasional menghadirkan 3 narasumber yaitu Dirjen Belmawa tentang “Kebijakan dan Strategi Pelestarian Nilai dan Semangat Kepahlawanan di Kalangan Mahasiswa, Prof Dr Ir Darsono MSi dari UNS tentang Harapan dan Tantangan dalam Upaya Pelestarian Nilai dan Semangat Kepahlawanan di Kalangan Mahasiswa.

Kemudian, Prof Dr Mus Huliselan dari Universitas Pattimura tentang Nilai dan Semangat Kepahlawanan Pattimura sebagai Media Sosial Kehidupan Berbangsa.

Selain itu, acara juga diisi dengan sarasehan antar pimpinan tinggi bidang kemahasiswaan yang membahas sosialisasi program kegiatan kemahasiswaan tahun 2020/PKM, penjadwalan kegiatan nasional kemahasiswaan, implementasi Permen 55/2018, edaran untuk penyamaan pemahaman/persepsi Dosen terakit kegiatan kemahasiswaan, dan pemilihan serta penetapan lurah forum komunikasi mahasiswa (formkomawa) periode 2019-2020.

Acara ini diakhiri dengan “Deklarasi Ambon” yang berbunyi “Kami Para Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan se-Indonesia Mendeklarasikan Tumbuhkembangkan Nilai Kepahlawanan di Kalangan Mahasiswa untuk SDM Unggul Indonesia Maju”.

Deklarasi ini bertujuan untuk memberikan semangat kepada para mahasiswa se-Indonesia agar dapat menjiwai nilai-nilai kepahlawanan dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan untuk kemajuan bangsa.


from Universitas Negeri Semarang

LP3 UNNES Jadi Pusat Rujukan Pendidikan

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi center of excelent, bagi Pendidikan di Jawa Tengah. Pusat informasi, pusat bertanya bagi pendidikan di Jawa Tengah dan Indonesia.

UNNES menyambut pernyataan Mendikbud memberi perhatian besar bahwa semua upaya kemajuan Indonesia di Tingkat dunia bermuara pada Sumber Daya Manusia (SDM). Bagi Universitas Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) seperti UNNES menjadi tantangan dan peluang untuk melakukan akselerasi dan memberi peran bagi pembangunan SDM Indonesia.

“Sesuai Visi Menteri, yang tidak hanya ingin memberdayakan guru, namun memerdekakan Guru, untuk itu perlu dibuat formula untuk memberdayakan guru. Perlu dibuat 1 sistem nasional yang mudah dipakainya. Memerdekaan guru tidak lepas dari mutu dan kesejahteraan guru” ungkap Prof Fathur.

UNNES berbasis LPTK maka UNNES harus mencetak guru guru yang berkualitas, berkarakter, dan mempunyai jiwa kepemimpinan.

Rektor UNNES menyampaikan UNNES berupaya mengambil peran guru melalui PPL, Labschool yang bagus, perlu kita tingkatkan pengembangan guru, Kita Bantu Pak menteri untuk kerja, Jaga kekompakan di LP3 dan UNNES.

UNNES mempunyai visi dalam bidang pendidikan menjadi Center of Excellent Nasional. Salah satunya LP3 UNNES akan membuat bengkel guru yang akan meningkatkan kualitas dan karakter guru jika guru itu dirasa kurang berkualitas.

“Arahan Pak Mendikbud, kita harus memperdayakan guru. Oleh karenanya kita harus membuat perencanaan dan konsep untuk memperdayakan guru. Salah satu cara memerdekakan guru adalah meningkatkan IT. Karena guru sedang disibukkan dengan sistem sistem yang menghabiskan waktu guru untuk mengembangkan diri sebagai pengajar yang berkualitas,” Ucap Prof Fathur.

Muhammad Fauzan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

SMAN 1 Sumber Cirebon Kunjingi UNNES

Sebanyak 370 siswa dan 20 guru pendamping SMAN 1 Sumber Cirebon melakukan kunjungan akademik ke Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (9/12) di Auditorium Sekaran, Gunungpati.

Rombongan dipimpin oleh Jajuli SPd MM Wakil Kepala Bidang Humas diterima Kabag Akademik Prini Hapsari SPd MM.

Jajuli SPd MM menyampaikan, tujuan kami datang ke UNNES karena siswa-siswi kami banyak yang ingin menjadi guru dan UNNES merupakan salah satu PTN yang mencetak guru profesional.

Selain itu, untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai penerimaan mahasiswa baru dan untuk memotivasi siswa-siswi kami guna melanjutkan sekolah ke jenjang Perguruan Tinggi.

Kepala UPT Humas UNNES Muhammad Burhanudin SS MA saat menjadi nara sumber menyampaikan, ada 3 jalur untuk masuk di UNNES yakni melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi Mandiri Reguler yang diselenggarakan oleh pihak UNNES.

Burhanudin juga menjelaskan, di UNNES juga menyediakan berbagai macam beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dan juga bagi mahasiswa yang pandai namun kurang mampu dari segi ekonomi, diantaranya beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar), PPA, Super Semar, Jarum, BI, Bank BTN, Bank Niaga, dan Lazis dari UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Tim UNNES Juara 1 Lomba Debat Ekonomi di UAD

Tim Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menjadi juara 1 dalam Lomba Debat Tingkat Nasional yang diadakan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), 6-7 Desember 2019.

Tim UNNES terdiri atas tiga mahasiswi dari jurusan yang berbeda yaitu Listi Hanifah (Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia), Umi Mutamima (Jurusan Bahasa dan Sastra Asing) dan Erina Fionita Nurfajila (Jurusan Politik den Kewarganegaraan).

Dalam lomba tersebut ada 16 tim yang melalui babak penyisihan pada hari pertama. Tim Unnes berhasil maju ke tahap semifinal.

Kemudian pada hari kedua, yaitu semifinal, tim UNNES maju tahap final dengan dua kali putaran untuk memperoleh skor penentuan. Pada tahap final tim UNNES melawan UAD dan STEI Hamfara dan berhasil menjadi juara pertama.

Lomba debat ini diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi, antara lain UGM, UAD, UIN Sunan Kalijaga, UMY, Univeritas Jember, dan UMM.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 7 December 2019

Sendratasik UNNES Gelar Ujian Tari Jawa Tengah

Sendratasik Universitas Negeri Semarang (UNNES) gelar ujian mata kuliah tari daerah Jawa tengah yang dilaksanakan oleh mahasiswa angkatan 2017, sabtu (7/12) di Gedung B6 FBS UNNES.

Dihadiri oleh Ketua Jurusan Dr Udi Utomo MSi, Dosen Pengampu Drs Bintang Hanggoro Putra MHum, Dr Restu Lanjari MPd, Drs R Indrianto MHum, serta dosen sendratasik.

Drs Bintang menyampaikan bahwa Tari daerah Jawa tengah bertujuan memberikan apresiasi dan studi tentang kasanah tari unggulan di Jawa tengah sebagai upaya konservasi terhadap kearifan lokal.

Menampilkan 8 tarian dari berbagai daerah di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Banyumas, Jepara, Temanggung, Blora, Pati, Wonosobo, Batang, dan Purbalingga.

“Selain itu, mahasiswa belajar langsung kepada koreografer di daerah sekaligus sebagai wahana menjalin kerjasama dengan seniman daerah”, Kata Drs Bintang.


from Universitas Negeri Semarang

Setelah Soft Opening Bulan November Lalu, Inilah Daftar Harga Servis Bengkel Bangkit

Setelah sekian lama vakum, Bengkel Bangkit ditahun 2019 ini kembali beroperasi, Teknik Mesin UNNES bekerjasama dengan Nasmoco Gombel mengaktifkan kembali Bengkel Bangkit menjadi bengkel yang melayani servis mobil, Bengkel Bangkit buka dihari kerja pukul 08.00-16.30 WIB.

Bagi yang belum mengetahui lokasi dari Bengkel Bangkit, Bengkel Bangkit terletak di Jl Raya Sekaran, Sekaran, Gunungpati. Apabila anda keluar dari gerbang utama UNNES anda bisa belok kiri kurang lebih 500 meter, posisi bengkel berada di kiri jalan.

Untuk harga servis di Bengkel Bangkit sangatlah terjangkau seperti tarif Servis JIMAT Mobil yang diadakan HIMPRO Teknik Mesin setiap tahun, untuk cek 24 item ana hanya perlu membayar Rp 40.000, untuk Tune Up dan Cek Rem Rp 80.000, Untuk Cek Rem + Ganti Oli atau Tune Up + Ganti Oli Rp 386.000, untuk Paket Lengkap hanya Rp 436.000, dan untuk Gurah Mesin hanya Rp 150.000, harga yang sangat terjangkau dibandingkan dengan harga servis normal yang ada di bengkel-bengkel lainnya.

Dengan dibukanya kembali Bengkel Bangkit, diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa UNNES dalam mengembangkan kemampuan dibidang otomotif, karena selain diambil langsung dari Teknisi Nasmoco, juga melibatkan mahasiswa Teknik Mesin UNNES untuk diperbantukan disana.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Menjadi Tuan Rumah FGD Forum Rektor Indonesia (FRI)

Forum Rektor Indonesia (FRI) mengadakan Focus Group Discussion yang bertemakan “Peran Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Karakter Di Era Digital” yang kali ini bertempat di Kampus Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, sabtu, (07/12).

Prof Dr Fathur Rokhman MHum selaku Rektor UNNES dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada para segenap pembicara, tamu undangan, dan seluruh peserta FGD Forum Rektor Indonesia. Kemudian acara dibuka langsung oleh ketua Forum Rektor Indonesia Prof Dr Yos Johan Utama SH Mhum yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Diponegoro.

Masuk ke sesi diskusi, yang terdiri dari beberapa pembicara yaitu Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Ketua FRI 2019 Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum, Ketua Dewan Kehormatan FRI Prof Dr Rochmat Wahab MPd MA, Anggota Dewan Pertimbangan FRI yang juga menjabat sebagai Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang Prof Ir Muhammad Anshar MSi PhD, Ketua Senat UNNES Prof Dr Soesanto MPd, dan Ketua Majelis Rektor UNNES Prof Mungin Eddy Wibowo MPd Kons. Dan yang menjadi moderator adalah Wakil Direktur Bidang Akademik Pascasarjana UNNES, hasil diskusi ini nantinya akan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo sebagai bahan pertimbangan dalam program pengembangan karakter di Indonesia.

Materi pertama disampaikan diawal acara oleh Ketua Dewan Kehormatan FRI Prof Rochmat karena beliau akan menghadiri undangan acara lain dengan judul “Pengembangan Potensi Anak Berbakat Berbasis Karakter Di Era Digital”, dalam paparannya beliau menyampaikan “mengingat tantangan di era digital yang semakin komplek, maka pengembangan potensi anak haruslah berbasis karakter,” kemudian materi kedua disampaikan oleh Prof Yos Johan, beliau mengatakan “hukum seharusnya bukan mengancam agar tidak melanggar, namun hukum harus memastikan siapapun tidak melanggar,”, kemudian materi ketiga disampaikan oleh Prof Soesanto mengenai pengembangan pendidikan vokasi, “pemerintah harus membuat suatu kebijakan dengan mengikitsertakan industry dalam mengembangkan pendidikan vokasi,” ujar Prof Soesanto dalam paparannya. Materi selanjutnya disampaikan oleh Prof Mungin mengenai peran konseling di perguruan tinggi, beliau berharap agar dibuat sebuah pusat konseling di perguruan tinggi untuk mengatasi masalah-masalah mahasiswa yang selama ini belum ada yang mengurusi, dan terakhir paparan dari anggota Dewan Pertimbangan FRI Prof Anshar “semoga dari FGD ini bisa merumuskan suatu langkah konkrit dalam pengembangan karakter di perguruan tinggi,” ujarnya.

FGD juga dihadiri segenap Pimpinan Universitas Negeri Semarang, Wakil Rektor dan jajarannya, Plt Direktur Pascasarjana UNNES, Dekan, Wakil Dekan, Dosen, serta mahasiswa UNNES DAN UNDIP.

Reporter : Student Staff/Bayu Setiaji
Fotografer : Lintang Hakim


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 6 December 2019

IKOR UNNES Berkunjung ke IKOR UNY Untuk Persiapan ASIC

SeJumlah 9 Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan study banding ke Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) guna mempersiapkan diri dalam akreditasi Accreditation Service International School, Colleges, and Universities (ASIC), Jumat (6/12).

Rombongan UNNES yang dipimpin Ketua Jurusan Sugiarto MKes AIFO disambut langsung oleh pimpinan jurusan Dr Yudik Prasetyo SOr MKes AIFO dan tim.

Study banding ini berfokus pada diskusi standar pelayanan, sarana prasarana, pengelolaan, dan sumber belajar.

Kunjungan dimaksudkan untuk mempelajari kelengkapan informasi dalam memenuhi standar pelayanan dan juga untuk melindungi mahasiswa, dosen, tenaga pendidik, dan sivitas akademik Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES.

“Harapannya nanti Jurusan Ilmu Keolahragaan UNNES terstandar secara internasional melalui ASIC.” tutur Sugiarto MKes AIFO.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN di Kabupaten Tegal

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.

Kegiatan diikuti 190 Kepala Sekolah dan guru Bimbingan Konseling SMA, SMK, dan MA baik negeri maupun swasta yang dipusatkan di SMAN 3 Slawi, Kabupaten Tegal.

Kepala Sekolah SMAN 3 Slawi, Sumanto MM saat membuka sosialisasi menyampaikan kegiatan ini mohon dicermati kepada bapak ibu agar apa nanti yang disampaikan oleh para narasumber bisa dipahami secara jelas sehingga meminimalisir kesalahan saat mengisi data SNMPTN dan SBMPTN.

Hadir pula Budi Raharjo SPd MPd Pengawas SMA Cabang Dinas Wilayah XII Kabupaten Tegal.

Dr rer nat Adi Nur Cahyono MPd dan Sunarna sebagai narasumber menyampaikan, ada tiga jalur untuk masuk ke perguruan tinggi negeri yakni SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri.

syarat untuk sekolah terakreditasi A siswa yang bisa mendaftar 40 % terbaik di sekolahnya, akreditasi B 25 %, dan akreditasi C serta lainnya 5%.

Registrasi Akun LTMPT mulai 02 Desember 2019 sampai 07 Januari 2020, pengisian PDSS, pemeringkatan siswa oleh sekolah dan 13 Januari – 06 Februari 2020, pengumuman siswa yang Eligilbe untuk daftar SNMPTN 13 Januari – 06 Februari 2020 (setelah sekolah melakukan finalisasi pengisian PDSS), pendaftaran SNMPTN 11 – 25 Februari 2020, pengumuman Hasil SNMPTN
(pukul 15.00 WIB) 04 April 2020, dan pendaftaran ulang peserta yang lulus SNMPTN Lihat di laman masing masing PTN.

Informasi lengkap KLIK INI


from Universitas Negeri Semarang

Dharma Wanita UNNES Bersih-Bersih Lingkungan

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan bersih-bersih lingkungan dalam rangka memperingati HUT Dharma Wanita ke-20 dan Hari Ibu ke-91, Jumat (6/12) di Halaman Rektorat UNNES, Sekaran Gunungpati.

Kegiatan ini dimulai dengan penyerahan secara simbolis dua tong sampah oleh Ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdariyanti Fathur Rokhman kepada Rektor UNNES diwakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama (WR IV) Prof Dr Agus nuryatin.

Dalam kesempatan ini, Dr Barokah Isdariyanti menyampaikan, kegiatan bersih-bersih ini rangkaian dari seminar hari Kamis (5/12) kemarin tentang penggunaan atau menulis di media sosial yang baik dan benar.

Kemudian rangkaian acara dilanjutkan hari ini dengan bersih-bersih lingkungan mulai dari rektorat, IT, dan delapan fakultas mulai dari FMIPA, FBS, FIP, FE, FIS, FH, FT, dan FIK.

Beliau menambahkan, penyerahan tong sampah ini jangan dilihat wujudnya tapi nilai-nilai keguyuban Dharma Wanita Persatuan UNNES tentang kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Prof Agus Nuryatin saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa prestasi UNNES dari hari ke hari terus meningkat. Prestasi seperti ini tidak lepas dari peran ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan UNNES yang turut mendukung untuk memajukan UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 5 December 2019

DWP UNNES memperingati HUT DWP ke-20 dan Hari Ibu ke-91

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dharma Wanita ke-20 dan Hari Ibu ke-91, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Negeri Semarang mengadakan seminar “Peran Perempuan di Era Disrupsi 4.0 Menuju Society 5.0.”

Kegiatan ini diikuti oleh anggota dharma wanita UNNES yang diketuai oleh Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman SPd MPd yang bertempat di gedung Prof Retno Ningsih (LP2M), Sekaran, Gunungpati (5/12).

Dalam kesempatan ini, acara dibuka langsung oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Dalam pidatonya beliau menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Dharma Wanita dan Selamat Hari Ibu.

Beliau juga menghimbau agar anggota dharma wanita dapat cerdas dalam mengelola media sosial “Ibu-ibu untuk menunjukkan seorang anggota dharma wanita yang cerdas itu salah satunya tampak dari media sosialnya.”

Hadir pula sebagai pengisi materi beliau Prof Dr Tandiyo Rahayu M Pd, dan Surahmat SPd MHum.

Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd memaparkan tentang Era Disrupsi 4.0 dan peran wanita didalamnya. “Ibu-ibu harus mau tidak mau ibu-ibu harus siap berhadapan dengan generasi Z, generasi Z ini dari lahir jebret sudah berhadapan dengan teknologi” tuturnya.

Surahmat SPd MHum menyampaikan tentang bagaimana cara menulis kreatif di media sosial. Lebih lanjut Surahmat menekankan pada anggota dhrama wanita untuk membangun brand diri dengan sebaik mungkin di media sosial.


from Universitas Negeri Semarang

Habib Ali Zaenal Abidin Al Jufri berikan Kuliah Umum Di UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi salah satu tempat safari dakwah Habib Ali Zaenal Abidin Al Jufri dengan memberikan kuliah umum kepada Mahasiswa UNNES, di Gedung Auditorium UNNES, Sekaran, Gunungpati, Kamis (5/12).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman Mhum saat membuka kegiatan menyampaikan selamat datang kepada Habib Ali Zaenal Abidin Al Jufri beserta rombongan di UNNES.

Selain itu, Prof Fathur menyampaikan bahwa hari ini menjadi hari yang berkah untuk UNNES karena bisa dihadiri oleh Habib Ali Zaenal Abidin Al Jufri.

“Tidak semua perguruan tinggi dikunjungi ulama besar, dan di UNNES alhamdulillah Habib Ali Al Jufri dapat hadir, beliau hadir karena rasa cinta kepada Indonesia dan UNNES”, Kata Prof Fathur.

Habib Ali Zaenal Abidin Al Jufri menyampaikan materi “Menghidupkan Taqwa, Rahmat, dan Keindahan di Hati Generasi Milineal untuk Keselamatan Bangsa dan Kemaslahan Umat Manusia”.

Habib Ali menyampaikan untuk kita yang sedang fokus mempelajari suatu ilmu harus kita tanyakan terlebih dahulu kepada diri kita “apa tujuan kita mempelajari suatu ilmu khusus tersebut?” Dan tanyakan juga kepada diri kita “apa yang akan kita katakan kepada Allah SWT atas pertanggungjawaban kita terhadap ilmu yang kita pelajari serta fikirkan bagaimana ilmu yang sedang kita pelajari dapat membuat kita bermanfaat bagi seluruh dunia” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama dan pertanyaan bagi jamaah yang hadir, salah satu pertanyaan yang dilontarkan oleh jamaah adalah bagaimana pandangan Habib Ali mengenai nasionalisme dan agama yang seringkali dibenturkan?

Habib Ali menjawab dengan tegas bahwa nasionalisme adalah bagian dari agama dan tidak dapat dipisahkan dari agama.

Turut hadir Al-Habib Sholeh Al Jufri, Para Habaib, Segenap Pimpinan Pondok Pesantren, serta dihadiri Wakil Rektor dan jajarannya, Dekan, Ketua Lembaga, serta 1.500 mahasiswa bidik misi dan masyarakat umum.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 4 December 2019

FE UNNES Tuan Rumah Partnership Meeting 7th GITA Erasmus

Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) selama tiga hari Rabu sampai jumat (4-6/12) menjadi tuan rumah penyelenggaran Growing Indonesia a Triangular Approach (GITA), Senior Management and Team Workshop.

Rektor Prof Dr Fatkhur Rahman MHum saat membuka kegiatan menyampaikan mengapresiasi Tim Erasmus UNNES dan menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi misi UNNES yaitu UNNES melibatkan diri secara aktif dalam usaha konservasi lingkungan termasuk didalamnya membentuk jiwa kewirausahaan yang selaras dengan alam dan konservasi, Rabu (4/12) di Smart Library UPT Perpustakaan kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kegiatan diikuti puluhan perwakilan dari Universitas, Fakultas, dan Lembaga di lingkungan UNNES diantaranya Wakil Rektor dan jajarannya, Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik, Ketua Lembaga, dan pimpinan lainnya.

Ketua penyelenggara Dorojatun Prihandono PhD melaporkan perkembangan project selama dua tahun terakhir yang akan berakhir Oktober 2020. Dorojatun menyatakan berbagai kegiatan telah dilakukan dengan baik sesuai job desk dari Pusat Erasmus.

Prof Neil Towers (GITA Project Leader) dari University of Gloucestershire Inggris, dengan materi Entrepreneurship Capacity Building- a Triangular Approach. Prof Neil memaparkan tentang pentingnya pembangunan kapasitas kewirausahaan bagi civitas akademika khususnya mahasiswa sebagai generasi mendatang yang mampu membangun peradaban yang lebih baik.

Prof Neil juga mengadakan diskusi dan diseminasi project ini kepada The Deputy Minister, Professor Ismunandar dan Mr Bima Laga, Associate Vice President of Public Policy and Government.

Anggota consortium GITA Erasmus+ Project juga hadir seperti perwakilan dari University of Gloucestershire, Universitas Islam Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan, Univeristas Brawijaya, President Univeristy, STIE Malang Kucecwara, dan tentu saja Universitas Negeri Semarang sebagai tuan rumah untuk Partnership Meeting yang ke7.

Rangkain acara ini juga melibatkan mahasiswa yang akan melakukan Product Display di Growth Hub LP3 UNNES untuk memamerkan produk produk yang inovatif yang dilakukan oleh mahasiswa.


from Universitas Negeri Semarang

Rektor UNNES Rapat Koordinasi Dengan FIS

Acara yang di buka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial Dr Moh Solehatul Mustofa MA dan dihadiri jajar pimpinan FIS serta Kepala Badan Penjamin Mutu Agung Yulianto SPd MSi dan Kepala Badan Pelaksana Teknologi Informatika Mona Subagja SPd mengangkat tema Rapat Koordinasi FIS Menuju Kampus Smart Faculty. Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathurrokhman membuka acara rapat koordinasi Fakultas Ilmu Sosial di dekanat FIS lantai 2 rabu (4/12).

Dalam arahannya Rektor menyampaikan beberapa point penting untuk pengembangan Lembaga kita ini yaitu pertama adalah prestasi yang didapat baik skala nasional maupun internasional. Kedua jika tidak berprestasi maka gunakan sarana tulis untuk menyebarkan prestasi dan hal positif unnes baik lewat media cetak maupun media sosial dan jika hal tersebut diatas tidak dimungkinkan maka warga unnes dapat melakukan perbuatan

Ditambahkan oleh beliau adanya Lembaga Unnes dibawah Kementerian Kemendikbud menjadi nilai lebih karena user unnes sejatinya adalah sekolah sehingga akan mempermudah dalam peningkatan dan koordinasi karena dibawah satu naungan. Unnes yang notabene adalah LPTK harus turut serta membangun dan meningkatkan kualitas SDM yang salah satunya adalah melalui peningkatan guru. Hal ini dikuatkan dengan pertemuan selama 2 jam antara bapak rektor dan Menteri Nadim Makarim di waktu lalu, dimana mengembangkan guru dan memerdekan guru adalah kunci sukses SDM Unggul di Indonesia imbuhnya.
Pesan Rektor UNNES terhadap FIS yang membawa slogan Smart Faculty harus mengikuti perkembangan teknologi berupa pengembangan keilmuan dan prodi baru yg linear dengan era 4.0. indikatornya adalah penyerapan IT.

IT atau teknologi informasi tidak hanya internet semata tetapi internet berbasis think artifitial intelligent dan indikator kedua adalah adanya Big data yang tersentral serta kecerdasan Bahasa menjadi modal dalam smart faculty
Diakhir acara rektor juga menekankan diera yang serba cepat dimana nilai nilai baru mudah dating dan muncul perlu adanya pendidikan karakter dengan pengamalan pancasila.h7


from Universitas Negeri Semarang

Benahi Tata Kelola Kearsipan, Unissula Kunjungi UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus berbenah untuk meningkatkan tata kelola kelembagaan baik akademik maupun nonakademik salah satunya pengelolaan kearsipan. Pelaksanaan kearsipan di UNNES ini mengacu pada pedoman arsip nasional.

Untuk itu, silakan saling tukar pengalaman dan saling mengisi informasi sehingga antara Unissula dan UNNES bisa meningkatkan tata kelola kearsipan.

Kepala Biro Umum Hukum dan Kepegawaian UNNES Dr Sutikno MSi menyampaikan itu saat menerima kunjungan 14 orang dari Lembaga Pengembangan, Pendidikan, dan Penjamin Mutu (LP3M) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Selasa (3/12) di Rektorat Kampus Sekaran Gunungpati.

Ketua LP3M Unissula Endang Surani SSiT MKes mengatakan bahwa kedatangan keempat belas orang ini ingin mengetahui dan menimba ilmu tentang manajemen kearsipan yang ada di UNNES untuk bahan laporan ke pimpinan.

Agung Kuswantoro Koordinator layanan sistem dan arsip UPT Kearsipan UNNES, Purwanto SE MM (Kasubbag Tata Usaha), dan Mas’ul Fauzi (Programmer UPT TIK) memaparkan tentang tugas dan fungsi UPT Kearsipan UNNES.

Agung Kuswantoro menegaskan, bahwa perlu komitmen dan kesadaran yang kuat bagi lembaga dalam mengelola kearsipan.

“Dibutuhkan peran pemimpin yang peduli dan sadar akan pentingnya suatu arsip, karena sewaktu waktu dibutuhkan arsip bisa cepat ditemukan. Mengingat, arsip juga memiliki fungsi sebagai sumber informasi yang autentik,” kata Agung Kuswantoro.


from Universitas Negeri Semarang

Dua Mahasiswa UNNES Peroleh Perak dalam Sea Games 2019

Dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia dalam Sea Games 2019 di Filipina.

Kedua mahasiswa tersebut adalah Yusuf Widianto dan Laksamana Pandu Pratama. Keduanya mewakili Indonesia dalam cabang wushu.

Yusuf memperoleh perak pada nomor wushu sanda 56 kilogram. Adapun pandu turun pada nomor wushu sanda 52 kilogram.

Pada Sea Games 2019 ini sebanyak enam mahasiswa Unnes berpartisipasi memperkuat Tim Merah Putih.

Pada cabang wushu, selain Yusuf dan Pandu juga ada Bayu Raka. Di cabang petanque ada Soimah. Di cabang atletik ada Atina Nur Kamila. Adapun Satria Bagus Laksana memperkuat tim Indonesia pada cabang squash.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 3 December 2019

Bertengger di Posisi 71 Dunia UIGM, Mengokohkan Internasionalisasi UNNES

Universitas Negeri Semarang menduduki peringkat ke-71 sebagai kampus berkelanjutan dunia versi UI Green Metric World University Rankings 2019. Peringkat UNNES mengalami kenaikan signifikan karena pada tahun 2018 menempati peringkat ke-85 dunia. Raihan ini didapatkan karena komitmen pimpinan serta konsistensi UNNES dalam mengembangkan konservasi pada tiga pilar, yaitu nilai dan karakter, seni dan budaya serta sumber daya alam dan lingkungan.

Tahun ini, pemeringkatan UI Green Metric diikuti 780 perguruan tinggi dari 85 negara yang tersebar di seluruh dunia dari lima benua. Artinya, persaingan di tingkat nasional dan internasional menjadi ukuran peningkatan reputasi internasional. University of Wageningen, Belanda, masih bertahan pada peringkat pertama dunia, karena mendapat nilai sempurna pada ke 3 kategori UI Green Metricyaitu energy and climate change, waste, water.

Secara nasional UNNES menduduki peringkat ke-6 sebagai kampus berkelanjutan. Kampus berkelanjutan ini diukur dari 6 karegori, yaitu setting and infrastructure, energy and climate change, waste, water, transportation, and education. UNNES masih harus bersaing ketat dengan UI, IPB, UGM, UNDIP, dan ITS, terutama pendatang baru yang langsung menggebrak peringkat, yakni UGM.

UNNES mampu bersaing di tingkat dunia karena memiliki keunggulan dalam kehijauannya serta terus berkembang dalam kategori lain. Lebih lanjut disampaikan pula bahwa pemeringkatan ini bukan hanya persoalan ranking, tetapi komitmen UNNES sebagai Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional . “UNNES mampu bersaing dalam pemeringkatan UI Green Metric nasional maupun internasional sekaligus mewujudkan komitmen jangka panjang menuju masyarakat dunia yang sejahtera, aman, dan nyaman hidup di bumi idaman”, tegas Prof Amin Retnoningsih, Kepala UPT Pengembang Konservasi UNNES.

 


from Universitas Negeri Semarang

Rektor UNNES Serahkan Tiga SK Profesor

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman Mhum menyerahkan tiga SK Profesor di Gedung Rektorat Lantai 3, Sekaran Gunungpati. Selasa (3/12). Mereka adalah Dr Bambang Budi Raharjo Msi, Dr Putut Marwoto Ms, dan Dr Ari Yuniastuti Mkes.

Dalam sambutanya Prof Fathur menyambut gembira atas penyerahan SK tiga profesor/guru besar itu. Selain itu, menjelaskan bahwa sebagai Profesor harus mempunyai nilai-nilai pembaharuan untuk pengembangan LPTK.

Rektor juga menambahkan “Profesor harus bisa one jurnal on profesor.”

Pada acara ini dihadiri Wakil Rektor, Dekan, dan beberapa pejabat dilingkungan Unnes. Selain penyerahan SK Profesor, Rektor juga menyerahkan kenaikan pangkat Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajant MSi.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 2 December 2019

Luar Biasa, Purna Tugas Telah Mengabdi 43 Tahun Lebih

Setelah mengabdi selama 43 tahun 9 bulan, dosen Fakultas Teknik Univesitas Negeri Semarang (FT UNNES), Prof Dr Sudarman MPd mengakhiri masa kerjanya sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau purna tugas.

Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, Senin (2/12/2019) di Ruang Dharma Wanita Rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Selain Prof Sudarman, dalam waktu yang bersamaan dilepas pula Dr Muhsin MSi dengan masa mengabdi selama 39 tahun 9 bulan dosen Fakultas Ekonomi (FE), dan Rubiyem karyawan Fakultas Matematika dan ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) setelah mengabdi selama 38 tahun 1 bulan.

Dr S Martono menyampaikan, masa pengabdian yang panjang ini merupakan luar biasa dan telah membawa banyak prestasi untuk kemajuan UNNES.

Untuk itu, kami atas nama lembaga dan pribadi mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya dan mohon maaf saat melayani masih banyak kekurangannya.

Hadir Ketua KORPRI Dr Rochmad MSi, Kepala BUHK Dr Sutikno, Kabag Kepegawaian Mulyo Widodo SPd MM, dan pejabat terkait.

Ketua Paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedhyhartono sampai saat ini jumlah anggota ada 800 orang lebih. Ini merupakan jumlah yang sangat besar, untuk itu kami ucapkan selamat bergabung di Paguyuban Wredatama para pensiunan UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Tingkatkan Kesadaran Sejarah, FIS UNNES Hadirkan Pakar Arsip Negeri Kincir Angin

Arsip merupakan dokumen peninggalan yang memuat informasi peristiwa pada suatu zaman. Indonesia dengan latar belakang sejarah panjang meninggalkan jejak-jejak kejadian yang sampai detik ini masih terpelihara dengan baik. Keberadaan arsip sebagai bukti peristiwa bersejarah di Indonesia tersebar ke seluruh penjuru dunia pada umumnnya.

Belanda merupakan bangsa dengan pengalaman mendalam sehubungan dengan masa lalu bangsa Indonesia. Tidak sedikit arsip-arsip yang memuat kejadian bersejarah di Nusantara masih tersimpan rapi di sana, diantaranya adalah untuk bahan riset.

UNtuk itu, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan ‘Workshop Kajian Ilmu Sosial Menggunakan Arsip Nasional Belanda’ Jumat (29/11) bekerjasama dengan ‘National Archief – Netherlands’. Kegiatan diikuti ratusan dosen dan mahasiswa di lingkungan.

Dekan FIS UNNES Dr Moh Solehatul Mustofa MA dalam sambutannya menyampaikan, bangsa yang besar tidak akan mencampakkan masa lalunya. Pengalaman sejarah dapat menjadi pelajaran berharga bagi masa depan bangsa/negara yang lebih baik.

Kegiatan seperti ini selaras dengan semangat konservasi yang berupaya melestarikan/mengawetkan keanekaragaman hayati/non-hayati, kata Mustofa.

Mustofa juga mengemukakan, arsip bersejarah merupakan dokumen yang tidak bisa mendapat perlakuan secara sembarangan mengingat keawetan dan kelestariannya adalah hal mutlak yang harus dijaga. Merawat arsip adalah implementasi konkret dari nilai ‘PEDULI’ yang diusung oleh FIS UNNES.

Narasumber Nicolaas Antonius van Horn (Staff of Nationaal Archief) Belanda mengungkapkan arsip merupakan dokumen jejak rekam peristiwa masa lampau yang dapat menjadi refleksi suatu zaman.

Akses terhadap arsip saat ini dinilai sangat mudah karena sudah terdigitalisasi sehingga memungkinkan untuk dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Tidak terkecuali bagi dunia pendidikan, arsip akan membuat siswa memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih nyata.

Melalui kegiatan ini, segenap peserta diajak lebih peduli terhadap arsip sebagai bukti peninggalan peristiwa bersejarah. Dengan sejarah, seseorang secara individu akan mengalami pendewasaan hidup. Secara kolektif, sejarah membuat manusia memiliki gairah bersama untuk membangun bangsa/negara.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 1 December 2019

UNNES Peringkat 175 Peringkat Universitas Terbaik se-Asia

Kemajuan akademik dan nonakademik yang dicapai Universitas Negeri Semarang (UNNES) membuatnya masuk dalam 200 besar peringkat universitas terbaik di Asia versi 4icu.

Dalam publikasi terbarunya, 4icu menempatkan Universitas Berwawasan Konservasi ini pada peringkat 175. Peringkat itu membuat UNNES berada di atas National Central University (Taiwan), Northeast Normal University (China), dan Ankara Üniversitesi (Turki).

Dalam daftar 200 universitas terbaik di Asia tersebut, hanya ada 15 perguruan tinggi Indonesia yang masuk.

Dalam dunia akademik, 4ICU merupakan salah satu lembaga pemeringkat perguruan tinggi di dunia yang kredibel. Lembaga ini melakukan pemeringkatan perguruan tinggi dalam skala global, region, maupun masing-masing negara.

Sebagai kriteria, lembaga ini menjadikan beberapa poin pokok sebagai dasar penilaiannya terhadap lembaga-lembaga pendidikan tinggi yang ada. Pertama, perguruan tinggi yang mendapat lisensi atau akreditasi dari organisasi penilai di negara tersebut.

Selanjutnya, perguruan tinggi itu menawarkan program pendidikan mulai dari sarjana hingga pascasarjana, baik magister maupun doktoral. Ketiga, menyediakan pelatihan atau pengajaran yang menggunaan sistem pendidikan tradisional yang melibatkan interaksi langsung atau tatap muka dan tidak dilakukan dari jarak jauh.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengungkapkan, pemeringkatan ini menjadi bukti pengakuan dunia internasional terhadap kualitas UNNES. Pengakuan ini akan berdampak besar. Salah satunya membuat mahasiswa dan alumni UNNES memiliki akses lebih luas ke dunia internasional.

 


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 30 November 2019

Teknik Mesin UNNES Selenggarakan Pelatihan Mengecat

Setelah terlaksana berbagai acara yang termasuk dalam serangkaian Mechanical Fair ke-37, diantaranya Kajur Cup, Mechanical Skill Competition, dan Semarang Moto Modification Contest, yang berlangsung sejak bulan oktober lalu.

Teknik Mesin UNNES bekerjasama dengan Samurai Paint selenggarakan pelatihan mengecat untuk mahasiswa UNNES dan umum sebagai puncak dari acara Mechanical Fair, Sabtu (30/11).

Selain mengadakan pelatihan mengecat, dalam puncak acara tersebut juga ada Food Festival dan panggung hiburan dengan bintang tamu Pendhoza, dengan lagu fenomenalnya yaitu bojo galak dan demi kowe.

Dengan diadakannya pelatihan mengecat tersebut harapannya dapat meningkatkan soft skill dari mahasiswa UNNES sendiri dan UNNES lebih bermanfaat untuk masyarakat sekitar.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 29 November 2019

16 Usulan Paten Dosen UNNES Siap Diberikan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan Workshop Konsultasi Teknis Substantif Paten Kerjasama Sentra KI LP2M UNNES – Direktorat Paten ,DTLST & RD, DJKI Kemenkumham RI di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNNES, Kamis (28/11).

Sentra KI LP2M UNNES mengadakan Workshop Konsultasi Teknis Sunbstantif Paten pada tanggal 28-29 November 2019 dengan mendatangkan tim pemeriksa paten dari DJKI sebanyak 6 orang.
Banyak karya atau inovasi yang dihasilkan para peneliti/pengabdi di UNNES. Namun sebagian besar karya/inovasi tersebut belum didaftarkan untuk mendapatkan paten.

Ada beberapa faktor penyebabnya, antara lain kurangnya pemahaman tentang paten, prosedur pendaftaran paten, keterbatasan waktu dan biaya, serta kesibukan para dosen.
Untuk mengatasi kendala tersebut, perlu diambil kebijakan khusus dengan Program Fasilitasi Perolehan Hak Paten. Para inventor akan didampingi mulai dari penyusunan deskripsi paten, pemberkasan dokumen paten, bantuan biaya pendaftaran, pemeriksaan substatif hingga mendapatkan Sertifikat Paten (granted).

Sebagi langkah awal telah dilakukan workshop penyusunan deskripsi pada bulan April 2019. Dalam kegiatan tersebut telah berhasil diajukan 35 dokumen paten ke DJKI Kemenkumham RI.
Saat ini Unnes telah memiliki 15 paten dan jika 16 usulan paten lolos maka akan bertambah menjadi 31 paten. Perolehan ini diharapkan dapat mendukung program UNNES menuju PTNBH pada tahun 2010.


from Universitas Negeri Semarang

Universitas Brawijaya Studi Banding ke UNNES

Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerja sama Universitas Negeri Semarang (UNNES) Deddy Rustiono SE MSi, menerima kunjungan dari Universitas Brawijaya yang dipimpin oleh Kepala Bagian Tata Usaha Nurul Indayati SE MM di gedung Rektorat UNNES, Jumat (29/11).

Dalam sambutannya Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Kerja sama UNNES Dedy Rustiono SE MSi mengatakan, Unit Layanan Terpadu (ULT) UNNES berdiri sejak 2018, mulai aktif pada tanggal 1 Oktober 2018. Meskipun baru ULT UNNES akan terus berbenah untuk dapat memberikan layanan prima.

“Menurut SOTK UNNES, ULT masih ikut dalam bagian Humas. Pada saat ini ULT UNNES sebagai from office, jadi sebagian besar pelayanan mahasiswa dipusatkan di ULT,” kata Dedy Rustiono.

Selain itu Dedy Rustiono SE MSi menyatakan bahwa kedepannya UNNES akan mengembangkan cabang ULT di fakultas. Saat ini yang sudah menerapkan pelayanan ULT di Pascasarjana UNNES.

Nurul Indayati SE MM Kepala Bagian Tata usaha Universitas Brawijaya menyampaikan, kunjungan ini untuk sharing dan silaturahmi antara Universitas Negeri Semarang dengan Universitas Brawijaya.

“Kalau di Universitas Brawijaya namanya menjadi pusat layanan terpadu (PLT) dan baru dibentuk pada tahun ini,” kata Nurul Indayati.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Koordinator ULT UNNES Rochsid Tri Hanggoro Putro terkait proses pelayanan, fasilitas, dan hal lain yang terkait dengan Unit Layanan Terpadu.


from Universitas Negeri Semarang

Mendeley Dekstop Bantu Atasi Hambatan Penyusunan Karya Ilmiah Mahasiswa

Kebanyakan mahasiswa mengalami kesulitan dalam menyusun referensi karya ilmiah. Karena terkadang ada yang terlewat atau harus menulis satu persatu dalam menulis referensi sehingga dapat menghambat penulisan karya ilmiah.

hal itu dikatan Diaz Haryokusumo SE MSc (Yogyakarta) saat menjadi nara sumber pada Workshop dengan tema “Menulis Karya Ilmiah Menggunakan Mendeley Dekstop”, Rabu (20/11) di Aula Fakultas Rkonomi Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) Sekaran Gunungpati.

Kegiatan diselenggarakan Jurusan Manajemen dihadiri 200 mahasiswa lebih dibuka ketua Jurusan Dorojatun Prihandono SE MM PhD.

Diaz Haryokusumo mengatakan, untuk mengatasi kesulitan itu mahasiswa dapat mengunakan aplikasi ‘Mendeley’.

Aplikasi ‘Mendeley’ ini dapat memudahkan dalam penyusunan berbagai bentuk tulisan karya ilmiah diantaranya tugas makalah, Skripsi, Tesis, Disertasi, Laporan Penelitian, dan Jurnal Ilmiah, terangnya.

Diaz Haryokusumo menjelaskan, Mendeley ini dapat digunakan sebagai sumber referensi riset, menyusun tulisan sesuai prosedur pengutipan sitasi yang benar, mengelola dokumen referensi serta dapat pula membantu penulis dalam penyusunan daftar pustaka.

Dalam pelatihan ini, Diaz Haryokusumo membimbing peserta secara intensif mulai dari proses pendaftaran akun, instalasi aplikasi Mendeley Desktop, pengelolaan referensi ilmiah, hingga sitasi dan bibliografi menggunkan Mendeley.

Harapannya, para peserta bisa lebih mudah ketika melakukan penulisan karya ilmiah dengan memanfaatkan teknologi pengelolaan referensi ini.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 28 November 2019

Mahasiswa Ingin Sukses Harus Bangun Karakter dan Integritas

Jika mahasiswa ingin sukses maka yang harus dilakukan yakni dengan membangun karakter dan integrias.

Jadi karakter yang harus dibangun adalah berintegritas, kejujuran, karena integritas itu bisa memberikan dampak kepada perilaku, sikap dan sebagainya.

Hal itu dikatakan Kajati Jateng Yunan Harjaka SH MH saat memberi Kuliah Umum kepada 1450 mahasiswa Bidak Misi semester satu di Auditorium Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Yunan juga menyampaikan, menjadi mahasiswa itu sedapat mungkin menghindari dari korupsi, yakni Integritas ‘Yes’ Korupsi ‘No’. Karena dengan membangun karakter, integritas dan menghindari korupsi mahasiswa bisa menjadi kontrol dan menjadi agen perubahan bagi masyarakat.

Sementara itu setelah kuliah umum, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan, materi kuliah umum ini sesuai dengan UNNES yakni UNNES membangun ‘Zona Integritas’.

Prof Fathur menjelaskan, Zona Integritas UNNES ini sudah dibangun sejak 2017 dan sudah melakukan kerjasama dengan KPK. Jadi komitmen di UNNES ini terhindar dari korupsi sehingga kalau ada birokrat yang korupsi tentu saja kita serahkan kepada yang berwajib agar di mekanisme hukum.

Selain itu, untuk mencegah tindakan korupsi, UNNES juga sangat terbuka ada pengawasan ketat dari pengawasan internal UNNES dan pengawasan dari luar UNNES yakni dari irjen, BPK, dan KPK.
Jadi UNNES sudah melakukan upaya universitas yang berzona integritas agar dalam tata kelola di UNNES itu bebas dari korupsi dan kolusi, sehingga menjadi perguruan tinggi yang Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), kata Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES dan Kejaksaan Tinggi Jateng Lakukan Kerjasama

Universitas Negeri Semarang (UNNES) Kamis (28/11) melakukan jalinan kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Jateng) di Auditorium Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng Yunan Harjaka SH MH.

Ruang Lingkup Nota Kesepahaman meliputi kegiatan bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain di bidang perdata dan tata usaha negara.

Kemudian, pelaksanakan fungsi tridharma perguruan tinggi yaitu di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, bidang-bidang lain yang disepakati antara UNNES dan Kejaksaan Tinggi.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Yunan Harjaka SH MH menyampaikan Kejaksaan Tinggi Jateng siap melakukan pendampingan terhadap berkaitan kegiatan yang dilakukan oleh UNNES, khususnya yang keberkaitan dengan perkara-perkara dengan kegiatan-kegiatan yang menyangkut mengenai aturan-aturan yuridis dan sebagainya.

Senada dengan Kajati Jateng, Prof Fathur Rokhman berharap mudah-mudahan kerjasama yang baru saja ditandatangani ini membawa kebaikan untuk UNNES dan kejaksaan tinggi Jateng.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 27 November 2019

Gabung di Timnas Wushu, Tiga Mahasiswa UNNES Bela Merah Putih di Sea Games 2019

Tiga mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan bergabung dengan tim nasional Indonesia cabang wushu untuk membela Merah Putih dalam Sea Games 2019 di Filipina.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Laksmana Pandu Pratama, Bayu Raka Putra, Yusuf Widiyanto dari Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan.

Yusuf Widiyanto adalah wajah lama. Ia telah menyumbang sejumlah medali dalam berbagai kompetisi internasional. Pada Asian Games 2018 lalu, misalnya, ia berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi kontingan Indonesia.

Tidak heran jika pada Sea Games 2019 ini dia memasang target tertinggi: emas.

Sekretaris Jenderal Persatuan Besar Wushu Indonesia Ngatino, sebagaimana dikutip Republika, mengatakan cabang wushu menargetkan memperoleh dua emas pada Sea Games 2019.


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa Unnes Ciptakan “Pasar Batik”, Perajin Bisa Buat Motif Semudah Main Game

Mahasiswa Jurusan Seni Rupa Fakultas Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rizka Alfiana Imawati, berhasil menjadi salah satu juara dalam Lomba Akselerasi Startup Mahasiswa Tingkat Nasional, Minggu (24/11).

Keberhasilan itu diperoleh karena produk startup ciptannya yaitu “Pasar Batik” dinilai memiliki keunggulan dan berpotensi membawa manfaat besar terhadap pelaku industri batik nasional.

Keberhasilan itu membuat Rizka berhak memperoleh hadiah sebesar Rp10 juta dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Mahasiswa Kemristekdikti.

Menurut Rizka, “Pasar Batik” didesain sebagai pasar digital bagi perajin dan pengusaha batik. Dengan aplikasi itu, perajin dapat mendesain batik dengan fasilitas digital yang tersedia. Motif tersebut bahkan bisa segera diproduksi langsung atau dibuatkan cap nya dengan teknologi 3D printing.

Aplikasi itu dinilai memiliki keunggulan karena dapat mempercepat penciptaan motif. Dengan aplikasi tersebut, motif batik yang dibuat oleh perajin juga semakin beragam.

Dengan aplikasi ini, proses kreatif penciptaan motif batik dapat dilakukan dengan ponsel pintar. Dengan fasilitas itu, proses penciptaan motif lebih menyerupai bermain gim (game).


from Universitas Negeri Semarang

Turut Hijaukan Semarang, Mahasiswa UNNES Tanam Seribu Pohon

Sebanyak 1.031 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) menanam bibit pohon secara serentak pada Sabtu (23/11). Penanaman dilakukan untuk menjaga Kota Semarang, khususnya Kecamatan Gunungpati, tetap hijau dan memiliki kualitas udara yang baik.

Penanaman dipusatkan di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati. Di kelurahan itu, lokasi penanaman disebar di tiga titik berbeda, yaitu RTH kalisegoro, lapangan Kalisegoro, dan sepanjang Jalan Kalisegoro.

Program penanaman bibit pohon merupakan bagian dari program nonakademik bagi mahasiswa di UNiversitas Berwawasan Konservasi tersebut.

Setiap mahasiswa baru diwajibkan menanam setidaknya satu pohon. Agar program terlaksana baik, program penanaman dimonitor menggunakan Sistem Informasi Penanaman Pohon (Siomon).

Agar memberi dampak jangka panjang terhadap lingkungan, jenis pohon yang dipilih adalah pohon peneduh dan pohon buah.

Dampak program ini dinilai akan besar karena Unnes juga menggandeng kelompok masyarakat lain. Dalam kegiatan penanaman tersebut Unnes bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi  Jawa Tengah.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan siswa dan guru SD di wilayah Kelurahan Kalisegoro.


from Universitas Negeri Semarang

FH UNNES Peringati November Justitia 12

Setelah malam harinya dilaksanakan acara FH Bershalawat di Auditorium Universitas Negeri Semarang, paginya diadakan Pembukaan yang sekaligus dijadikan sebagai puncak acara Dies Natalis Fakultas Hukum UNNES, Rabu (27/11).

Acara pembukaan Dies Natalis tahun ini diawali dengan sajian tarian dari Lampung yang dibawakan oleh 2 Mahasiswi FH UNNES.

Dalam laporannya, Dekan FH UNNES Dr Rodiyah, SH SPd MSi menjelaskan FH UNNES mengusung tema besar yakni Akselerasi Fakultas Hukum UNNES, mendunia untuk Indonesia.

Setelah Laporan Tahunan Dekan FH UNNES, dilanjutkan Orasi Ilmiah oleh Dr Suhadi, SH MSi yang membawakan tema “Hukum Berkeadilan Sosial : Meneguhkan Kembali Prinsip Tanah Untuk Kesejahteraan Rakyat”.

“Model penghormatan terhadap pihak yang berhak atas tanah seharusnya menempatkan pihak yang berhak bukan sebagai objek dari pembangunan tetapi menjadi subjek yang dihargai sehingga tidak merasa terusir dan terasing dari lingkungannya, namun sebaliknya mendapat bagian atau manfaat dari penggunaan lahan bagi kesejahteraan hidupnya,” papar Dr Suhadi.

Acara diakhiri dengan sambutan dari Rektor UNNES yang diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Zaenuri SE MSi Akt. Dalam sambutannya Prof Zaenuri mengajak kepada civitas akademika Fakultas Hukum untuk membawa perspektif keMIPAan.

“Sebagai contoh ketika ada dua orang berbicara bahwa 3+5=8 maka tidak harus kita paksakan bahwa 8 haruslah 3+5 namun bisa 6+2 7+1 atau 16/2, jadi Ketika ada persoalan maka kita mencari solusi-solusi yang sama-sama menguntungkan semua pihak,” jelas Prof Zaenuri. Guru Besar Fakultas MIPA tersebut berharap dari fakultas hukum ini akan muncul Lawyer-lawyer yang menjadi delegasi di kancah Internasional seperti PBB dan forum-forum Internasional lainnya.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Tandatangani MoU Dengan Chinese Culture University Taiwan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Chinese Culture University (CCU) Taiwan.
Penandatanganan oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri MSi Akt dan Presiden CCU Taiwan Prof Shing Ching Shyu, Senin (25/11/2018) di Kampus CCU di Taipei.

Menurut Prof Zaenuri MoU ini merupakan tindak lanjut kerja sama internasional antara kedua universitas yang telah terjalin sejak tahun 2014. Beberapa poin kerja sama yang telah dan tetap akan dijalin meliputi pertukaran dosen, mahasiswa dan cendekiawan dalam bidang akademik dan riset, pengembangan dan pemerkayaan materi ajar serta literatur ilmiah, dan kerja sama yang lebih erat di bidang riset.

Prof Zaenuri juga menyampaikan, MoU ini akan bermanfaat bagi kedua belah pihak seperti dalam butir-butir MoU yang saling menguntungkan, diantaranya tahun depan CCU menawarkan beasiswa S2 bagi lulusan terbaik UNNES dan beasiswa S3 bagi dosen UNNES.

Hadir kesempatan itu, Dekan FIK, Staf Ahli Rektor Bidang Kerja Sama Luar Negeri, dan Ketua BPM UNNES. Mereka turut menyampaikan bahwa kerja sama ini adalah bagian dari UNNES untuk berupaya meningkatkan kerja sama dengan universitas-universitas dunia dalam mewujudkan tahun internasionalisasi.


from Universitas Negeri Semarang

26 Mahasiswa POR Pascasarjana UNNES KKL di Singapura dan Malaysia

Sebanyak 26 mahasiswa Pendidikan Olahraga (POR) S2 A4 angkatan 2018 dan satu dosen pendamping melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Singapura dan Malaysia. Pelepasan oleh Ketua Prodi Dr Setya Rahayu MPd.

Fajar Awang Irawan PhD dosen pendamping menyampaikan, kegiatan berlangsung mulai 25-29 November 2019. Hari pertama mengunjungi Intitute of Technical Education, Singapura dengan agenda Lecture dari Dr Raymond Ong dengan materi Sports Management. Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi laboratorium dan trainning room.

Hari kedua rombongan ke University Putra Malaysia diterima langsung oleh Prof Amien Yusuf.

Kunjungan ke luar negeri ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan pembelajaran bahwa Master Pendidikan tidak selalu berada di dalam kelas dengan memberikan materi teori ke peserta didik saja.

Akan tetapi Pendidik juga harus memastikan bahwa nantinya peserta didik mampu mengaplikasikan materi sesuai dengan filosofi pendidikan, diantaranya: Hands-on (Psikomotorik), Minds-on (Kognitif), and Hearts-on (Religius).


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 26 November 2019

Tim Zona Integritas Akpol Studi Banding ke UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima kunjungan dari tim Akademi Polisi (AKPOL) yang terdiri dari 13 orang dipimpin Kombes Pol Teguh di Gedung Rektorat, Sekaran, Gunungpati (26/11/2019).

Kunjungan ini bertujuan melakukan studi banding di UNNES dalam rangka pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Dr Sukirman selaku ketua pengawas internal UNNES menerima kunjungan dengan baik. “Mulai tahun 2017 UNNES telah menerapkan zona integritas ditandai dengan penandatanganan pakta integritas dan pakta kerja oleh setiap dosen dan tendik. Sejak tahun 2010 sampai 2018 UNNES mendapatkan predikat keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” Ungkapnya.

Lebih lanjut Sukirman menjelaskan “Untuk menjadikan unit kerja sebagai WBK/WBBM harus memenuhi delapan indikator hasil dan dua puluh indikator proses yang akan dinilai oleh Tim Penilai Internal (TPI) kemudian dievaluasi oleh Tim Penilai Nasional”.

Zona Integritas (ZI) merupakan sebutan atau predikat yang diberikan kepada Kementerian/Lembaga dan Pemda yang pimpinan dan jajarannya mempunyai niat (komitmen) untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan kali ini turut hadir juga pejabat terkait.


from Universitas Negeri Semarang

Evaluasi Kinerja, FIS UNNES Optimis Songsong 2020

Menjelang penutup tahun 2019, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan evaluasi kinerja yang diselenggarakan dua hari Senin sampai Selasa (25-26/11) di Best Western Premiere, Surakarta.

Dalam kesempatan itu Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berpesan agar visi lembaga sebagai Universitas yang Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional harus dikawal segenap unit kerja.

Implementasi visi tersebut disesuai dengan dinamika global khususnya kondisi nasional yang sedang mengalami transisi. Dalam hal ini FIS harus mengambil peran melalui unggulan-unggulan yang ada.

Dekan FIS Dr Moh Solehatul Mustofa MA menyampaikan segenap komponen agar mengerahkan segenap kemampuan terbaiknya untuk kemajuan FIS UNNES.

”Mari songsong tahun 2020 dengan penuh optimisme, mengerahkan segala upaya melalui kinerja-kinerja unggul”, pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti seluruh jajaran pimpinan di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial.


from Universitas Negeri Semarang

LP2M UNNES Latih 30 Barista Class Pemula

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melalui kegiatan penerapan Teknologi Tepat Guna melatih keterampilan bidang kopi bagi 30 pemuda tani millenial yang berusia maksimal 30 tahun dari Desa Pledokan Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang.

Ketua tim kegiatan Prof Dr Etty Soesilowati MSi menyampaikan, Barista yakni orang yang bekerja membuat dan menyajikan minuman kopi untuk para pelanggan di kedai atau coffee shop. Boleh dibilang ‘Barista’ merupakan ujung tombak yang menentukan secangkir kopi bisa enak dinikmati oleh khalayak. Untuk itu, seorang Barista harus memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam hal perkopian. Kegiatan berlangsung di Nestra Cafe yang berada di kawasan KWU UNNES.

Pelatihan ini untuk mendorong terjadinya peningkatan kapasitas sumber daya manusia pemuda desa dengan mengoptimalkan sumber daya alam, sosial ekonomi masyarakat yang dimiliki melalui pengembangan ekonomi alternatif berupa pengembangan desa potensi lokal pengelolaan kopi.

Pelatihan pengelolaan kopi dilakukan secara kompherehensip dimulai dari pengenalan jenis jenis kopi lokal, perawatan tanaman, pemrosesan pasca panen, berbagai cara peracikan, dan pemasaran kopi.

Potensi yang dimiliki desa Pledokan yang terletak di kaki gunung Ungaran adalah kopi dan gula aren. Ini merupakan salah satu entry point untuk pengembangan desa sebagai pariwisata berbasis pertanian kopi yang lekat dengan kehidupan masyarakat.

Selama ini sebagian besar komoditas kopi di desa Pledokan diolah dalam bentuk produk olahan primer (biji kopi kering). Pengolahan kopi rakyat masih berupa kopi asalan dengan mutu rendah (grade 5 dan 6) dan kadar air masih relatif tinggi (sekitar 16%).

Hal ini disebabkan teknis pengolahan yang belum baik, pada umumnya kopi asalan yang dipasarkan tidak disortasi oleh petani, sehingga kopi yang diperdagangkan masih mengandung sebagian bahan yang dapat menurunkan mutu kopi.

Melihat hal ini masih banyak peluang pengembangan kopi dan perbaikan mutu kopi lokal, dengan pengenalan teknologi pengelolaan kopi yang baik oleh UNNES.
Dengan peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan bagi pemuda tani ini diharapkan memberikan nilai tambah dari bahan baku lokal yang semula bernilai rendah menjadi barang olahan bernilai ekonomi tinggi.

Dengan adanya produk kopi lokal berkualitas yang dapat masuk pada segmen pasar menengah atas seperti kafe, hotel, restaurant diharapkan akan memberikan nilai positif pada nilai tukar petani.
Menurut Eka Yuli Astuti (owner Nestra Cafe) prospek pengembangan kopi–kopi lokal Jawa Tengah sangatlah prospektif karena mempunyai keanekaragaman jenis diantaranya kopi arabica varietas geisha, typica, bourbond.

Kemudian, berbagai varietas robusta, ekselsa, dan liberica merupakan khasanah kekayaan kopi Jawa yang lekat dengan budaya ngopi sejak jaman dahulu. Hal ini dapat dijadikan satu rangkaian dalam rangka mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif bermodal sumber daya lokal berbasis teknologi.

Pelatihan dengan materi modern/manual coffee brew, roasting, cupping, latte art, vietnam drip, hygine & sanitation disampaikan oleh barista bersertifikat BSN.
Dalam kesempatan ini pula dilakukan sharing tentang UMKM dari Dinas UKM dan Koperasi Provinsi Jawa Tengah, prospek komoditas perkebunan dari Kementerian Pertanian RI, dan kelestarian sumber daya genetik lokal oleh Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 25 November 2019

Dosen UNNES Borong Prestasi Di Tunghai University Taiwan

Dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Seminar Indonesia Scholars Scientific Summit 2019 conference (IS3) di Tunghai University Taiwan, memborong Best presenter terbaik 1, 2 dan 3 semua di raih oleh Dosen Unnes (25/11/2019).

Selamat untuk Prof Yan Mujiyanto, Prof Supriyadi dan Prof Ida Zulaeha. Penghargaan ini merupakan wujud bahwa dosen Unnes menunjukkan reputasi luar biasa dalam lingkup internasional.

Prof Yan Mujiyanto menyampaikan presentasi dengan Judul Intra-textual Factors in Source Text Trimming for Indonesian-English Machine Learning

Prof Supriyadi menyampaikan paper dengan judul Analyst of Times Lapse Microgravity Anomaly Data Science In Kota Lama Tourism Area Semarang Indonesia

Prof Ida Zulaeha menyampaikan presentasi mengenai Mapping of Phonological and Lexical Variations of Javanese in Grobogan Regency: Dialectology Study


from Universitas Negeri Semarang