Monday, 4 December 2017

Paduan Suara Mahasiswa UNNES Raih 2 Gold Award dan Best Conductor di Hainan, China

Paduan Suara Mahasiswa Voice of Conservation Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih 2 Gold Award di ajang bergengsi Internasional dalam kategori mixed choir dan popular.

Selain perahihan itu juga meraih Best Conductor, Jumat (24/11/2017) di Hainan Center for the Perfoming Arts, China.

Koordinator event, Victo Oktavian Pamungkas saat melapor ke Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR3) UNNES Dr Bambang BR menyampaikan, tim paduan suara terdiri atas 37 Mahasiswa membawakan 9 lagu diantaranya Gelung Prade, Ulan Andung-Andung, Endahe Saduluran (dinyanyikan dengan bahasa mandarin), dan Pelangi Nusantara (medley 9 lagu dari sabang sampai merauke), Senin(4/12/2017) di Rektorat Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Victo menjelaskan Paduan Suara Mahasiswa UNNES Voice of Conservation bersaing melawan 11 Negara yakni Amerika,Rusia, New Zealand, Australia, Canada, Pakistan, Jepang, Malaysia, China, dan Indonesia.

WR 3 Dr Bambang BR menyampaikan apresiasi atas berhasilnya meraih prestasi gemilang di ajang Internasional Choir Festival di Hainan, China.

“Ini merupakan prestasi Mahasiswa UNNES yang luar biasa,” kata Dr Bambang BR.

Peraihan prestasi paduan suara di tingkat Internasional (China) ini turut melambungan nama UNNES di kancah Internasional sehingga UNNES bisa bersanding dan sejajar dengan universitas tingkat internasional lain.

Dr Bambang BR berharap prestasi luar biasa seperti ini harap bisa dipertahankan pada tahun-tahun mendatang di kancah Internasional di negara-negara lainnya.


from Universitas Negeri Semarang

Prodi Teknik Mesin S1 UNNES Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Program Studi (Prodi) Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) divisitasi asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Dua Asesor BAN PT itu yakni Prof Dr Ir Jamasri dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan Prof Dr Ing Ir I Made Londen Balan MEng dari Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Kedua Asesor tersebut diterima oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR didampingi Dekan FT Dr Nur Qudus MT, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Ir I Made Sudana MPd IPM, Ketua Jurusan Tenik Mesin Rusiyanto SPd MT, Koordinator Prodi Samsudin Anis ST MT PhD, dan Ketua Badan Penjaminan Mutu Agung Yulianto SPd MSi, Senin (4/12/2017).

Dr Bambang BR menyampaikan maaf karena Rektor Prof Dr Fathur Rokhman NHum bersama pimpinan lainnya sedang ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan sehingga tidak bisa menerima secara langsung.

Bambang BR menyampaikan, UNNES ini sudah terakreditasi ‘Unggul’, untuk itu Prodi yang divisitasi ini sebaiknya juga ‘Unggul’ sehingga antara prodi universitas dengan Prodi Teknik Mesin S1 sejajar.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 3 December 2017

Ziarahi Jabal Rahmah, Rektor Doakan Mahasiswa UNNES

Hari Minggu (3/12) pukul 10.00 waktu Mekah, delegasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan kesempatan berziarah ke Jabal Rahmah di Padang Arafah. Jabal Rahmah merupakan situs penting peninggalan Islam sebagai bukit tempat bertemunya Adam dan Hawa untuk pertama kalinya setelah diturunkan ke bumi. Jabal Rahmah memiliki makna harfiah ‘Gunung Cinta Kasih’ merupakan salah satu tempat paling dijabah untuk memanjatkan doa. Oleh karena itu, Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, diikuti oleh pimpinan lain, menyampaikan doa yang setulus-tulusnya untuk seluruh mahasiswa UNNES.

Doa tersebut berisi sebuah permohonan yang tulus agar seluruh mahasiswa UNNES sukses meraih prestasi dan karakter mulia. Salah satu kelebihan situs Jabal Rahmah ini adalah kelebihannya sebagai tempat khusus untuk berdoa mendapatkan pasangan hidup yang baik. Dengan demikian, Rektor UNNES juga memanjatkan doa untuk seluruh mahasiswa UNNES agar mendapatkan jodoh yang baik. Amin.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 2 December 2017

Tumbuh menjadi universitas besar bertaraf internasional, di depan Ka’bah Rektor UNNES Minta Ijabah

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap kampusnya bisa menjadi lingkungan yang sejuk, religius dan kondusif sebagai tempat menimba ilmu. Selain itu integritas dan loyalitas juga harus bisa melandasi kerja nyata dalam menjalankan amanah.

Harapan yang lebih menyerupai doa itu terlontar melalui akun gadget-nya,  Sabtu (2/12), di tanah suci Mekah. Menurut rencana Rektor melaksanakan ibadah umroh sampai dengan 7 Desember.

Di depan Ka`bah yang dipercaya akan ijabah, profesor sosiolinguistik itu juga berdoa agar Allah selalu memuliakan UNNES sehingga akan terus tumbuh menjadi universitas besar bertaraf internasional.

Ikut mendampingi Rektor, Wakil Rektor bidang Akademik Prof Rustono, Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Dr Martono, Direktur PPs Prof Achmad Slamet, Wakil Direktur umum dan kepegawaian PPs Prof Tri Joko Raharjo, serta Kepala UPT Humas Hendi Pratama MA.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 1 December 2017

HCMC University of Education Vietnam Undang Dosen dan Mahasiswa FIK UNNES Jadi Dosen Tamu dan Ikuti Sit-in

Dekan Department of Physical Education, HO CHI Minh City (HCMC) University of Education Vietnam, Madame Lê Hăng segera mengundang para dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mengajar selama beberapa minggu.

Hal tersebut disampaikan saat 4 dosen FIK UNNES menjadi dosen tamu di HCMC University of Education, Kamis, (30/11). Disebutkan pula, universitas ternama di Vietnsm itu juga membuka kesempatan bagi mahasiswa FIK UNNES untuk sit-in di kampusnya selama 2 bulan.

Dekan FIK UNNES Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd mengungkapkan, UNNES menyambut baik tawaran dari HCMC University of Education Vietnam. Diharapkan program yang sudah direncanakan kedua belah pihak dapat berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, Prof Tandiyo menuturkan, UNNES akan terus mempererat kerja sama denga universitas di Vietnam yang sudah terjalin sejak 2012. Ke depan, intensitas dan kualitas kerjasama yang setara dan saling menguntungkan akan ditingkatkan

Empat dosen FIK UNNES yang menjadi dosen tamu di HCMC University of Education Vietnam adalah, Prof Tandiyo yang berbagi pengetahuan tentang Kedudukan pendidikan jasmani dalam sistem pendidikan, Dr Heny Setyawati, psikologi olahraga, Dr Setya Rahayu, penelitian keolahragaan, dan Fatona Suraya MPd tentang jurnalistik olahraga. 


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 30 November 2017

Kado Istimewa Dies Natalis ke 10, UPS FH UNNES Juarai Kompetisi Peradilan Semu se Indonesia

Tim unit peradilan semu Fakultas Hukum (UPS FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menorehkan prestasi gemilang dalam kompetisi peradilan semu Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), di kampus FH Universitas Padjadjaran, Senin sampai Kamis (27–30/11). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Pada kompetisi yang diselenggarakan dalam rangka hari ulang tahun BANI ke-40 ini,  tim UPS FH UNNES yang beranggotakan Muhamad bahtiyar, Afada hauna, Sofyan, Eka chandra yuliana, dan Nur muhammad ibrahim berhasil meraih juara 1 setelah menyisihkan Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai juara 2 dan Universitas Gajah Mada (UGM) juara 3.

Wakil Dekan Bidang Akademik FH UNNES Tri Sulistiyono SH MH mengatakan, perolehan ini tentu saja melalui proses panjang pembinaan yang terprogram, intensif, berlanjut dan berkesinambungan. Capaian ini, tambah Tri, merupakan kado istimewa dies natalis FH UNNES ke10. Apalagi berhasil mengungguli tim dari perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti UI, UII, UNHAS, UGM, Trisakti, UNSRI, UNPAR, dan Universitas Langlangbuana. Namun bukan berarti berpuas diri atas capaian tersebut. Justru akan menjadi evaluasi untuk persiapan pertandingan pada tahun berikutnya.

Dekan FH Unnes Dr Rodiyah SPd SH Msi mengapresiasi capaian gemilang ini. Rodiyah mengungkapkan, ajang ini bukan hanya sebagai uji kemampuan berargumentasi tapi juga sebagai bekal bagi mahasiswa berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara. Termasuk mendorong mahasiswa untuk menjadi sarjana hukum yang tangguh dan cendekiawan.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 29 November 2017

Mendalami Kepribadian dan Kemampuan Diri untuk Persiapan Karir dengan Pelatihan Pusat Karir UNNES

Pusat Karir dan Bimbingan dan Konseling UNiversitas Negeri Semarang (UNNES) adakan pelatihan persiapan karir tahap V pada Rabu (29/11) di Gedung LP3 UNNES, Gunungpati, Semarang. Acara yang bertemakan “Knowing Yourselves and Prepare Your Career” ini diikuti oleh kalangan mahasiswa UNNES. Dalam pembekalan karir kali ini, turut hadir sebagai pembicara ialah Miranita Khusniati, selaku dosen Jurusan Pendidikan IPA UNNES, dan Siti Nuzuliati, dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES. Bertindak sebagai pembuka, ialah kepala LP3 UNNES, Drs Abdurrahman, MPd.

Dalam sambutannya, Abdurahman mengapresiasi pelatihan karir ini sebagai bentuk peningkatan kemampuan mahasiswa. Dalam hal ini, beliau berpesan bahwa ketika lulus, para peserta harus bisa berpengaruh di tempat kerjanya. Hal ini karena para mahasiswa tersebut mendapatkan status sebagai seorang lulusan sarjana.

Masuk ke dalam materi, pembicara sesi pertama, Siti Nuzuliati, memberikan materi mengenai sukses dalam karir. Materi yang ia berikan berfokus pada pengenalan pribadi mahasiswa untuk menjadi individu yang unggul dalam dunia kerja. Tujuan dari pemberian materi ini adalah untuk memberikan mahasiswa gambaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik dengan kepribadian yang mumpuni sesuai kebutuhan di dunia kerja.

Kemudian, materi dilanjutkan dengan presentasi dari Miranita mengenai persiapan karir mahasiswa. Nita menjelaskan bahwa mahasiswa harus memiliki planning ketika mereka lulus. Planning tersebut akan memberikan gambaran bagi mahasiswa untuk meningkatkan karir sesuai yang mereka inginkan.


from Universitas Negeri Semarang

Perkuat Nasionalisme, Ikatan Mahasiswa UNNES Temanggung Selenggarakan Seminar Kebangsaan dan Deklarasi Kesetiaan Terhadap NKRI

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam organisasi mahasiswa daerah asal Temanggung atau yang lebih dikenal dengan Konservasi Bersenyum menyelenggarakan Seminar Kebangsaan dan Deklarasi Kesetiaan terhadap NKRI pada Sabtu (25/11), bertempat di gedung serba guna KODIM 0706 Temanggung.

Seminar yang bertema “Mewujudkan Pelajar Temanggung yang Berkarakter dengan Semangat Cinta Tanah Air” ini menghadirkan pembicara dari KODIM 0706 Temanggung Letnan Kolonel Arm Yusuf Setiaji MSi (Han), Duta Pariwisata Temanggung Inan Sawitri, Mas Intelegentia Temanggung Ibnu Fajar Prasetyo, dan Mr Teen Jawa Tengah Respresentatif Temanggung Willy Ferdiyanto yang memimpin pembacaan Deklarasi Kesetiaan terhadap NKRI.

Kegiatan yang bertajuk nasionalisme ini, diikuti oleh pelajar SMA/SMK/MA sederajat se Kabupaten Temanggung dan mahasiswa yang berasal dari Temanggung.

Inisiator program Abed Nego Andreanes menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata Mahasiswa UNNES Temanggung atas kepeduliannya terhadap pentingnya semangat nasionalisme bagi pemuda saat ini.

“Seminar Kebangsaan dan Deklarasi Kesetiaan NKRI ini merupakan sebuah harapan dari buramnya generasi masa kini. Harapan itu ada kalau kita mau dan berusaha mewujudkannya,” jelas mahasiswa Fakultas Hukum UNNES tersebut.

Selain menghadirkan narasumber ahli, kegiatan ini juga menghadirkan Alumni Bela Negara Universitas Negeri Semarang dari Fakultas Ilmu Sosial.

Alumni Bela Negara tersebut merupakan wujud nyata dan komitmen UNNES dalam ikut serta membangun generasi muda yang cinta tanah air dan siap memberikan kontribusi pada negara Indonesia.

Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 28 November 2017

Mahasiswa KKN UNNES di Kecamatan Brangsong Tanam 5694 Pohon

Sebanyak 120 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama masyarakat kecamatan Brangsong menanam pohon sebanyak 5.694.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh pada tanggal 28 November sekaligus menutup program KKN Periode II di daerah tersebut, Selasa (28/11).

Koordinator Mahasiswa Kecamatan Brangsong, Tomihendra Saputra menyampaikan, pohon yang ditanam terdiri atas tanaman keras dan tanaman buah.

Tanaman keras yakni pohon akasia, trembesi, gmelina atau jati putih, dan sengon. Sedangkan untuk tanaman buah yakni sirsak, jambu biji, duwet, dan kelengkeng

Pohon tersebut bantuan dari PT. Rimba Partikel Indonesia sebanyak 5.194 pohon dan 500 pohon dari Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.

Turut menanam Camat Brangsong, Achmad Ircham Chalid SSTP MH, Danramil, Kapolsek, Korcam DPL KKN UNNES kec. Brangsong, masyarakat desa Sidorejo serta siswa SMA NU 05 Brangsong.

Dosen pembimbing sekaligus koordinator lapangan Sandy Arief mengatakan program ini selaras dengan visi UNNES yaitu, Universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. (Ryan, Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Silaturahmi dan Doa Bersama ‘Merekat Harmoni dan Memacu Prestasi’

Universitas Negeri Semarang (UNNES) sudah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional, peraihan prestasi itu kuncinya hanya satu yakni Harmoni.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memberi sambutan Silaturahmi dan Doa Bersama, Selasa (28/11/2017) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Hadir Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I) Prof Rustono, WR II Dr S Martono, WR III Dr Bambang BR, seluruh Dekan, Ketua Lembaga, Kepala Biro, Kepala UPT, dan pejabat lain di lingkungan UNNES.

Prof Fathur juga mengemukakan, dengan banyak perolehan prestasi itu kita semua harus bersyukur dan berdoa agar lebih berprestasi dan berkarakter.

UNNES memperoleh banyak prestasi karena berkarakter dan ada reputasi. Reputasi sebagai penyalamat bumi dan penyelamat di akherat nanti. Ini semua bisa tercapai bila dilakukan dengan harmoni. Sebab dengan harmoni menjadi kekuatan untuk berprestasi.


from Universitas Negeri Semarang

Tim ICHIBOT G-Force UNY Juarai Lomba Robot Tingkat Nasional di UNNES

Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Elektro Fakultas Tenik Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah menyelenggarakan lomba robot tingkat nasional yaitu Robo Line Contest 2017.

Perlombaan berlangsung 18-19 November lalu itu di Gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial UNNES tersebut diikuti 160 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Keluar sebagai juara I tim ICHIBOT G-Force dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 4.000.000, disusul tim Mega Panzer dari Universitas Gajah Mada (UGM) menjadi juara 2 (Rp2.500.000), dan Tim Panzer Ganesha juara 3 (Rp1.500.000), serta Tim dari Bangka Belitung berhasil mendapat Best Design.

Wakil Dekan III FT UNNES Dr Wirawan Sumbodo MT berharap peserta mampu berkompetisi untuk menciptakan robot yang efisien guna menghadapi industri yang kini banyak menggunakan robot.

Acara ini diharapkan dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia yang mampu mengikuti dan menciptakan robot di era modern ini.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 27 November 2017

Rektor UNNES, Peneliti dan Pengabdi Harus Memublikasikan Dalam Jurnal Internasional

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap kepada seluruh peneliti dan pengabdi UNNES untuk terus menghasilkan luaran yang berkualitas dan mampu memublikasikan dalam jurnal internasional.

Prof Fathur menyampaikan harapan itu saat memonitor seminar hasil penelitian dan pengabdian masyarakat, dan pameran produk unggulan lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) UNNES. Senin (27/11) di Hotel Grasia Semarang.

Selain itu, Profesor Sosiolinguistik itu juga berharap dalam melakukan penelitian harus mempertimbangkan kemanfaatannya bagi masyarakat, karena hasilnya harus memiliki kemanfaatan, termasuk dalam hilirisasi ke dunia industri.

Saat membuka acara, Ketua LP2M Unnes Prof Dr Totok Sumaryanto Florentinus MPd menjelaskan, pada tahun ini, penelitian yang didanai berjumlah 116 dan pengabdian masyarakat  berjumlah 130 judul dengan dana dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) UNNES, dan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta kerja sama lainnya.

Menurut Prof Totok, pada kegiatan yang akan berlangsung hingga 28 November ini juga dipamerkan beberapa produk hasil calon pengusaha pemula berbasis teknologi, pengusaha pemula berbasis teknologi, dan riset andalan perguruan tinggi dan industri. Kemudian corporate social responsibility mitra UNNES, kuliah kerja nyata, dan pengabdian pada masyarakat hasil binaan LP2M UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Selenggarakan Semester Antara, UNNES Dorong Mahasiswa Lulus Tepat Waktu

Universitas Negeri semarang (UNNES) terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa dan pengguna layanan UNNES. Melalui program Semester Antara (SA) yang disosialisasikan pada Senin (27/11), UNNES mendorong mahasiswa untuk dapat lulus tepat waktu.

Sesuai dengan Kalender Akademik UNNES Tahun Akademik 2017/2018 tentang penyelenggaraan Semester Antara Tahun Akademik 2017/2018 yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Rektor Nomor 10018/UN37/SE/2017 tentang Jadwal Penyelenggaraan Semester Antara Tahun Akademik 2017/2018, kegiatan Semester Antara akan dimulai 1 November 2017 diawali dengan penjaringan calon peserta oleh Jurusan/Fakultas.

Penyelenggaraan Semester Antara dalam setahun diselenggarakan satu kali menjelang semester Genap.

“Merujuk pada Peraturan Rektor UNNES Nomor 14 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Semester Antara, mahasiswa setelah semester 3 boleh mengambil mata kuliah semester antara dengan batas maksimal pengambilannya adalah sembilan Sistem Kredit Semester (SKS),” jelas Staf Ahli Rektor Bidang Akademik Dr Eko Handoyo MSi saat memberikan sosialisasi di ruang 405 gedung H Kampus Sekaran UNNES.

Eko menjelaskan penyelenggaraan Semester Antara merupakan upaya UNNES mendorong mahasiswa untuk menyelesaikan studi tepat waktu.

“Semester Antara merupakan usaha UNNES dalam memberikan layanan remediasi  kepada mahasiswa, memberikan pengayaan kepada mahasiswa, mendorong   mahasiswa studi tepat waktu dan membantu mahasiswa untuk mempercepat masa studi, serta meningkatkan prestasi belajar mahasiswa,” ungkap Eko.

Semester Antara, tambah Eko, bagi mahasiswa sifatnya tidak wajib. Sehingga bagi mahasiswa yang mengambil saja yang akan terbebani biaya kuliah Semester Antara. Selain itu, hanya mahasiswa yang tercatat aktif saja yang boleh mengikuti program ini, mahasiswa cuti dan non-aktif tidak diperbolehkan mengambil Semester Antara.

Informasi lebih lanjut tentang Semester Antara, dapat diakses pada laman http://ift.tt/2BgNinu atau http://ift.tt/2iX3jYZ.

 

Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Prof Rasdi Ekosiswoyo: Sosok Guru Ideal

Menjadi guru ideal harus memiliki empat hal yakni mempunyai barang, bisa membikin perencanaan, hebat mengajar, dan bijak dalam menimbang (evaluasi).

Prof Dr Rasdi Ekosiswoyo MSc Rektor ke-4 Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyampaikan itu saat menjadi pembicara pada Sarasehan Pendidikan dalam rangka Hari Guru, Senin (27/11) di Dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Kegiatan dengan tema Sosok Guru Ideal dan Strategi Penyiapannya yang diselenggarakan oleh FIP UNNES diikuti puluhan mahasiswa, dosen, guru, dan pemerhati pendidikan.

Prof Rasdi menjelaskan, menjadi guru ideal harus mempunyai barang artinya, seorang guru harus mempunyai keahlian dibidangnya misalnya guru matematikan, guru kimia, guru fisika.

Kemidian, bisa membikin perencanaan, artinya seorang guru sebelum mengajar harus membuat rencana program pembelajaran. Seorang guru mengajar muridnya tanpa perencanaan bisa menjadi salah satu faktor kesalahan dalam mengajar.

kita semua disebut guru karena punya murid, oleh sebab itu seorang guru harus menyayangi muridnya jangan pilih kasih. Guru yang pilih kasih kepada muridnya namanya guru yang baik. Maka jadilah guru yang cakep sehingga disayangi muridnya.

H Widadi SH Ketua PGRI Jawa Tengah (Jateng) menyampaikan, guru ideal itu ibarat teori “Cermin dan Jendela”. Jika guru mengajar kelasnya gaduh lihatlah cermin, mengapa saat mengajar kok kelasnya menjadi gaduh. Sedangkan ketika guru mengajar sukses bukalah jendela terlihat indahnya alam semesta. Kedua benda tersebut memiliki makna tersendiri sebagai solusi mengajar yang luar biasa.

Hadir pembicara lainnya Drs Gatot Bambang H MPd Kepala Dinas Pendidikan Jateng, dan Mampuono Tomoredjo MPd Sekjen Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jateng.


from Universitas Negeri Semarang

Pascasarjana UNNES Pacu Internasionalisasi

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES), Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, menegaskan bahwa internasionalisasi bukanlah suatu hal yang harus ditakutkan. UNNES telah memiliki modal untuk mencapai world class university sesuai dengan masterplan UNNES. Jumlah dosen dan fasilitas yang tersedia dapat menunjang target internasionalisasi UNNES. Pascasarjana harus mulai berfokus pada output keilmuan mahasiswa sehingga promotor dan dosen pascasarjana mampu mengawal mahasiswanya untuk menulis artikel bereputasi internasional. Pesan tersebut disampaikan di hadapan seluruh pejabat pascasarjana UNNES di gedung Pascasarjana UNNES (27/11).

Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Achmad Slamet, M.Si., mengapresiasi arahan Rektor tentang masa depan UNNES. Pascasarjana telah berbenah diri dan siap berpacu dengan target-target yang telah ditentukan.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 25 November 2017

Program Studi Pendidikan IPS UNNES Selenggarakan Seminar Nasional Kependidikan

Program  Studi Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional Pendidikan, Kamis (23/11) bertempat di Gedung C7 lantai 3 Fakultas Ilmu Sosial UNNES.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Drs Moh. Solehatul Mustofa MA yang didampingi oleh Koordinator Program Studi Pendidikan IPS Arif Purnomo SPd SS MPd dan Ketua Panitia Rudi Salam SPd MPd.

Seminar yang bertema “Isu-isu Mutakhir dalam Pembelajaran IPS” ini, diikuti oleh dosen, peneliti, praktisi pendidikan, dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Rudi Salam SPd MPd menjelaskan latar belakang penyelenggaraan Seminar Nasional Pendidikan tersebut.

“Guru merupakan suatu pekerjaan profesional, yang memerlukan suatu keahlian khusus. Karena keahliannya bersifat khusus, guru memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam kegiatan pembelajaran yang akan menentukan mutu pendidikan suatu satuan pendidikan,” jelas Rudi.

Mahasiswa Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), tambahnya, merupakan calon guru IPS yang juga diarahkan memiliki kompetensi  guru IPS. Sebagai calon guru IPS, mereka dituntut untuk memiliki kompetensi penguasaan akan isu-isu mutakhir dalam pembelajaran IPS. Harapnnya dengan penguasaan akan hal tersebut, dapat meningkatkan kompetensi keguruan.

Hadir sebagai narasumber, Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof Zamroni PhD dan Guru Besar Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Wasino MHum yang dimoderatori oleh Dosen PIPS Khoirul Anwar SPd MPd.

Menurut Prof Zamroni PhD, isu-su mutakhir dalam pembelajaran IPS sangat diperlukan oleh seoarang guru IPS.

“Guru IPS bertindak untuk memberikan pencerahan pada diri siswa dalam menghadapi perkembangan masyarakat dan mengajak para siswa untuk membiasakan diri melakukan pengamatan empiris. Hal tersebut, dapat dilakukan secara langsung atas kehidupan masyarakatnya, maupun secara tidak langsung mengamati lewat media massa, khususnya media elektronik. Selanjutnya dengan menghadirkan hasil pengamatan tersebut di ruang-ruang kelas,” jelas Prof Zamroni.

Selain itu, tambahnya, guru PIPS memiliki tanggung jawab untuk membuat siswa merasa perlu memahami dengan benar tentang apa dan bagaimana perkembangan yang terjadi di masyarakat.

“Sehingga dapat kita simpulkan bahwa the primary purpose of social studies is to help young people make informed and reasoned decisions for the public good as citizens of a culturally diverse, democratic society in an interdependent world,” pungkas Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial UNY tersebut.

Kegiatan seminar berjalan dengan lancar dengan diikuti oleh antusias dan sikap proaktif peserta seminar.

Dwi Hermawan (Students Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Dukung Internasionalisasi UNNES, ERC  FIS Selenggarakan International Discussion

Kaitannya dengan agama, 95 % penduduk Polandia memeluk agama Katolik. Jadi konflik beragama jarang sekali ditemukan. Beda halnya dengan Indonesia yang memiliki berbagai jenis agama dan aliran kepercayaan. Indonesia sangat berbeda dengan Polandia dalam hal kehidupan keagamaan.

Hal tersebutlah yang dijelaskan oleh mahasiswa asing asal Polandia, Arkadiusz Jan Jodlowski yang tengah menempuh perkuliahan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan skim Darmasiswa saat memandu diskusi dalam kegiatan International Discussion pada Kamis (23/11).

Tak hanya Arkadiusz Jan Jodlowski, kegiatan yang diselenggarakan oleh English and Research Community (ERC) Fakultas Ilmu Sosial ini juga menghadir tiga mahasiswa asing lainnya dari Filipina dan Slovakia.

Hadir sebagai pemantik diskusi, Dosen Jurusan Geografi UNNES Satya Budi Nugraha ST MT MSc dan Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi Asma Luthfi SThI MHum dengan memberikan presentasi tentang isu multikultural, yang dimoderatori oleh Mahasiswa Berprestasi II UNNES 2017 Tubagus Fahmi.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Annisa Maharani menjelaskan terkait topik diskusi yang dipilih dalam International Discussion kali ini.

“Kami mengangkat isu yang terkait dengan multikultural. Isu tersebut tengah hangat dan amat menarik untuk dikaji lebih mendalam. Harapannya, diskusi tak hanya berakhir pada kegiatan ini saja, tapi akan terus berlanjut dan menghasilkan luaran akademik yang dapat menjadi bahan kajian bagi mahasiswa maupun masyarakat umum,” jelas Annisa di tempat kegiatan Ruang Borobudur Gedung Prof Dr Retno Sriningsih Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNNES.

Dosen Pendamping ERC Antari Ayuning Arsi SSos MSi berharap diskusi dapat membuka kepekaan sosial bagi peserta.

“Tema International Discussion kali ini sangat ‘sexy’ untuk menjadi topik diskusi. Diskusi nantinya akan membahas tentang keragaman, dan berbagai macam budaya yang ada dalam kehidupan masyarakat menyangkut nilai-nilai, sistem, kebiasaan, cara pandang, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Selain menjadi kegiatan rutin tahunan ERC, tambah Arsi, kegiatan ini merupakan upaya ERC dalam mendukung internasionalisasi UNNES.

“Universitas Negeri Semarang bertekad mewujudkan internasionalisasi universitas pada tahun 2018. Untuk itu, 2018 dicanangkan sebagai tahun internasionalisasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Indonesia, Polandia, Filipina, dan Slovakia dapat bertukar gagasan dan sharing terkait tema yang diangkat,” pungkas Dosen Jurusan Sosiologi dan Antopologi itu.

Diskusi yang berlangsung dengan menggunakan bahasa inggris ini, berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari peserta diskusi. Mereka bersikap proaktif dengan gagasan yang cerdas dan kritis dalam menyikapi isu multikultural.

Sebagai tambahan informasi, International Discussion merupakan rangkaian dari kegiatan ERC Festival. Selain International Discussion, ERC melalui ERC Festival juga menyelenggarakan dua kegiatan lainnya yakni, FIS English Debate Competition, dan Kompetisi Esai Nasional.

Dwi Hermawan (Students Staff)

 


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 24 November 2017

Sukseskan Pemira, BEM DPM dan Tim KPUR UNNES Silaturahmi Rektor

Presiden BEM, Ketua DPM, Tim KPUR didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Bambang BR, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan silaturahmi kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum terkait pelaksanaan Pemilihan Umum Raya (Pemira).

Prof Fathur menyampaikan, Pemira secara online di UNNES ini sudah dilakukan rutin setiap tahun yakni untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) Universitas dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).

Untuk itu carilah kekurangannya atau kendalanya apa pada pelaksanaan tahun kemarin untuk dievaluasi supaya pelaksanaan tahun ini lebih baik lagi.

UNNES terus mendorong dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi mahasiswa tahun ini.

Ketua KPUR Julio H menjelaskan, sosialisasi Pemira UNNES ini sudah dilaksanakan diantaranya, 4 November sosialisasi juklak dan juknis, 15-18 November pendaftaran bakal calon Presiden dan Wakil Presiden DPM dan KM, pengumpulan berkas (19-20/11), verivikasi (21-22/11), pengundian dan penetapan nomor urut (22/11), kampanye calon (24-30).

Kemudian, debat di kampus Tegal (24/11), debat di kampus Sekaran (28/11), hari tenang (4/12), dan pelaksanaan pemilihan atau pungutan suara (5/12).


from Universitas Negeri Semarang

Meriah, Grand Opening KWU Fitness Center FIK to FIT dan Bank BTN

Grand Opening KWU Fitness Center FIK to FIT Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Bank BTN di gedung baru Gedung Kewirausahaan (KWU) UNNES meriah.

Pembukaan dimeriahkan dengan senam bersama diikuti 1.500 orang terdiri atas dosen, mahasiswa, karyawan, dan tamu undangan.

Dekan FIK Prof Tandiyo Rahayu melaporkan, mulai hari ini, Jumat (24/11/2017) KWU Fitness Center FIK to FIT dibuka setiap hari mulai Senin dengan Minggu dengan tiga sesi yakni pagi sesi I pukul 08,30, sore sesi II (16.00), dan sesi III (17.00) dengan 21 pelatih.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka menyampaikan, gedung KWU ini untuk bisnis sebagai tambahan income generating lembaga. Untuk itu pengelola pengembang bisnis UNNES bisa memanfaatkan KWU ini sebaik mumgkin.

Ketua Pengembang Bisnis UNNES Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti MSi secara terpisah menambahkan gedung KWU UNNES ini merupakan Center bisnis dan pelayanan untuk seluruh masyarakat berlantai empat.

Lantai 1 sudah penuh ditempati diantaranya ditempati Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes), Samsat Online, Pusat informasi UNNES, Bank BTN, Bistro dan Cafe De’KWU, serta 4 stan pujasera. Lantai 2 FIK to FIT (senam,yoga), dr gigi, Diorama Toko Buku, ATK, dan Marcendais.

Lantai 3 sekolah musik, Fitness, dan seminar center. Sedangkan untuk lantai 4 untuk Dormitory dengan kamar kapsul sehingga harganya terjangkau.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 23 November 2017

Teguhkan Internasionalisasi, UNNES Bersiap Tingkatkan Kualitas

Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan pertemuan awal dalam rangka melakukan audit mutu internal pada Kamis (23/11) bertempat di Gedung H ruang 405 UNNES Kampus Sekaran.

Dalam pengarahannya, Ketua BPM Agung Yulianto SPd MSi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan standar mutu yang ada di UNNES.

“Hal ini penting, terutama terkait dengan internasionalisasi UNNES nantinya. Kita akan melakukan lompatan yang lebih tinggi untuk standar mutu di UNNES. Kedepan, kita akan berkompetisi dan bersaing dengan perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri, meningkatkan pemeringkatan dan sertifikasi untuk tingkat asia”, jelas Agung.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengemukakan untuk dapat meningkatkan kualitas standar mutu, UNNES dan segala unsur didalamnya perlu berbenah diri seperti penguatan program studi, meningkatkan standar layanan dan mutu UNNES.

“Tak cukup untuk meningkatkan mutu secara kelembagaan. UNNES juga akan terus melakukan penguatan mutu secara kultural diantaranya dengan mengharuskan dosen untuk mengunggah rencana pembelajaran semester dan bahan ajar, memonitoring awal perkuliahan, melaksanakan tugas dengan baik, dan melaksanakan tridarma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat)”, ungkap Rektor.

Kemudian, tambahnya, publikasi ilmiah, pengembangan SDM, layanan prima yakni mahasiswa lulus tepat waktu dan berkarakter, serta kerjasama yang luas.


from Universitas Negeri Semarang

Mantapkan Standarisasi Layanan Bimbingan Konseling, UIN Walisongo Semarang Kunjungi UNNES

Pengelola Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan kunjungan Benchmarking ke Pusat Pengembangan Karir dan Bimbingan Konseling Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Rombongan terdiri atas 10 orang Kepala Pusat dipimpin oleh Drs Nur Syamsudin MAg selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pengembangan Standar Mahasiswa diterima Ketua LP3 UNNES Dr Abdurrahman MPd dan pejabat terkait dilingkungan UNNES, Selasa (21/11/2017) di Sekaran Gunungpati.

Drs Nur Syamsudin MAg menyampaikan ingin menimba ilmu tentang standarisasi Kelembagaan, Mekanisme, Pola Kerja, Dokumen, dan Instrumen Bimbingan Konseling di UNNES.

Dr Abdurrahman merespon baik apa yang menjadi keinginan dari tim LPM UIN Walisongo yakni tentang standarisasi layanan bimbingan konseling yang sama-sama bisa dimanfaatkan. UNNES siap membantu dan mendampingi proses standarisasi yang sedang dilakukan di lingkungan UIN Walisongo.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi terfokus tentang Kelembagaan, Mekanisme, Pola Kerja dan Dokumen serta Instrumen Bimbingan Konseling di Pusat Pengambangan Karir dan Bimbingan Konseling.

Kepala Pusat Pengambangan Karir dan Bimbingan Konseling UNNES Dr Eko Supraptono MPd didampingi oleh Tim Akademik, Tutor Sebaya, dan mahasiswa PPL Pascasarjana menjelaskan secara detail bahwa pelaksanaan layanan bimbingan konseling telah distandarisasai sebagai proses penjaminan mutu layanan yang bermuara pada pelayanan mahasiswa untuk pencapaian Catur Sukses Mahasiswa, layanan pengentasan masalah akademik dan non akademik mahasiswa, serta optimalisasi peran dosen wali.

Diskusipun berkembang berkaitan saling tukar pengalaman penanganan konseling mahasiswa dengan pendekatan klasik-kontemporer dan pendekatan tasauf religius.


from Universitas Negeri Semarang

Akan Buka Prodi Kedokteran, UNNES Sambangi UNSOED

Universitas Negeri Semarang (UNNES) akan membuka program studi (Prodi) kedokteran. Keseriusan itu dibuktikan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum memberikan tugas pada Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) untuk menyiapkan pembukaan  prodi tersebut.

Dekan FIK Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd sebagai pengarah tim persiapan pembukaan Prodi Kedokteran UNNES mengatakan, semua persiapan telah dilakukan, seperti mencari partner rumah sakit pendidikan, rumah sakit  satelit, sumber daya manusia spesialis dan sebagainya.

Pihaknya juga akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), Rabu (22/11). di Rektorat Kampus  UNSOED Purwokerto.

Lebih lanjut, profesor pendidikan olah raga itu memaparkan bahwa dalam urusan ilmu keolahragaan UNNES tentu lebih tua dan berpengalaman. Namun di bidang ilmu kedokteran, masih perlu belajar dari UNSOED, kampus yang telah lama memiliki fakultas kedokteran (FK) dan sudah terakreditasi A.

Rektor UNSOED Dr Ir Achmad Iqbal MSi didampingi Dekan FK dr Fitranto Arjadi MKes siap membantu UNNES dalam penyiapan kurikulum dan pembinaan dosen serta hal lain berkaitan dengan akan dibukanya prodi kedokteran di UNNES.

Menanggapi hal ini, Prof Fathur mengatakan, UNNES mempunyai komitmen tinggi untuk mencetak dan  mencerdaskan putra-putri Indonesia. UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul, menghargai siapa pun yang memiliki komitmen mengembangkan ilmu pengetahuan.

Dengan ilmu pengetahuan itu, Prof Fathur berujar, UNNES siap bersaing dan bersangding di tingkat internasional.

Turut serta audensi, wakil dekan bidang akademik FIK Unnes yang juga penanggung jawab tim persiapan pembukaan prodi kedokteran UNNES, Prof dr Oktia Woro Kismini Handayani MKes, Ketua dr Mahalul Azam MKes, Anggota, dr Ratna Sri Rahayuningsih, PhD, dr Intan Zainafree, dan dt Mardiana MKes.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 21 November 2017

UNNES Dorong Kemajuan dan Prestasi Olahraga di Jateng

Calon Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah, melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Ketua BAPOMI Jawa Tengah (Jateng) DR Bambang BR, untuk mohon doa restu.

Brigjend Purn Subroto, Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran KONI PUSAT mengemukaan, ilmu keolahragaan perlu dikembangkan untuk membina prestasi olahraga. Maka dari itu kedepan saya akan bekerja sama dengan UNNES khususnya Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) untuk mengoptimalkan pembinaan prestasi.

Rektor menjelaskan, peran Perguruan Tinggi dalam pengembangan olahraga sangat strategis karena olahraga prestasi itu berbasis Ilmu. Oleh sebab itu Rektor menyambut baik dan memberikan dukungan untuk memperoleh penghargaan alumni terbaik UNNES th 2017.

Brigjend Purn Subroto MM mennyampaikan maju dalam bursa calon ketua KONPROV Jateng. Harapan ke depan UNNES akan lebih berperan dalam pembinaan prestasi olahraga Jateng dan Nasional.
Dr Bambang Budi Raha juga ketua BAPOMI menyambut baik niat Subroto untnk maju sebagai Calon Ketua KONPROV Jateng mendatang.


from Universitas Negeri Semarang

Kunjungi UNNES, Siswa SMA 1 Comal Semakin Termotivasi Berprestasi

Sebanyak 324 siswa SMA Negeri 1 Comal mengunjungi kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES), Selasa (21/11). Bersama 18 guru, mereka mengenali profil dan prestasi Universitas Berwawasan Konservasi ini.

Kunjungan itu sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan motivasi siswa agar semakin berprestasi. Sebab, untuk masuk menjadi mahasiswa UNNES diperlukan prestasi akademik dan nonakademik yang istimewa.

Hafid, salah satu siswa dalam rombongan itu, adalah juara I karate tingkat provinsi Jawa Tengah. Dengan modal itu, Hafid berharap kelak bisa masuk UNNES dan mengembangkan prestasinya lebih lanjut.

Sebagai ruang  publik, UNNES telah menjadi jujugan siswa dari berbagai daerah. Mereka mengunjungi universitas berwawasan konservasi agar lebih kenal dan mengembangkan diri agar lebih berprestasi.


from Universitas Negeri Semarang

SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang Juarai Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia

Kampus Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendadak riuh pada Sabtu (18/11). Gelaran Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia yang diselenggarakan di Gedung C7 lantai 3 berhasil menarik antusiasme dari 327 siswa.

Mereka berasal dari 96 SMA/MA di 7 provinsi di Indonesia yang bersiap untuk mengikuti ajang bergengsi ini dan membuktikan siapa yang terbaik.

Dalam sambutan pembukanya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial Drs Moh. Solehatul Mustofa MA berpesan kepada peserta olimpiade untuk tetap menjaga integritas dan menjunjung tinggi kejujuran.

“Tetap jaga sportifitas dalam berkompetisi. Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia ini merupakan ajang pembuktian kompetensi siswa-siswi SMA/MA se-Indonesia. Siapa-siapa yang menguasai konsep-konsep sosiologi, memahami teori dengan baik, mempunyai kemampuan analisis kritis yang baik dan kepedulian sosial yang tinggi, maka dialah yang terbaik, yang akan menjuarai kompetisi ini. Selamat datang di Universitas Negeri Semarang dan selamat berkompetisi”, jelasnya.

Sebagai informasi, ada empat tahapan seleksi dalam Olimpiade Sosiologi Nasional IV se-Indonesia diantarnya (1) Tahap Pertama adalah Tes Pilihan Ganda; (2) Tahap Kedua adalah Tes Vote Lock; (3) Tahap Ketiga adalah Lomba Cerdas Cermat; dan (4) Tahap Keempat adalah Lomba Debat. Empat tahapan yang cukup panjang. Sehingga tidak mengherankan jika juara dalam event ini merupakan suatu kebanggaan tersediri baik secara individu maupun kelembagaan.

Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Jurusan Sosiologi dan Antropologi UNNES ini, Juara umum berhasil diraih oleh Patricia Natasha Natio dari SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang. Sedangkan Juara II diraih oleh Alfino Fauzan Deba Rifka dari SMA N 1 Sukoharjo dan Juara III  oleh Aditya Wahyu Saputro dari SMA N 1 Gemolong Sragen.

Adapun untuk Juara harapan I diraih Arlia Natasha Hadi dari SMA Tarakanita Gading Serpong Tangerang, Juara harapan II diraih oleh Josephine Johanna Sitorus dari SMA Unggul Del Laguboti Sumatera Utara dan Juara Harapan III diraih oleh Yoseph Budi Kurniawan dari SMA N 1 Boyolali.

Juara Umum berhak memboyong Piala Bergilir Rektor UNNES yang akan diperebutkan kembali 2 tahun mendatang. Sebelumnya Piala Bergilir dipegang oleh MAN Babat Lamongan (Tahun 2013) dan SMA N 1 Comal (Tahun 2015).

Didi Pramono


from Universitas Negeri Semarang

Tak Cukup Terakreditasi, Jurnal Ilmiah UNNES Juga Harus Terindeks Intenasional

Sejumlah 13 jurnal ilmiah Universitas Negeri Semarang (UNNES) didorong untuk terindeks internasional dan terakreditasi nasional.

Ketua Pengembang Jurnal UNNES Moh Yasir Alimi PhD mengatakan hal itu pada acara monitoring evaluasi asistensi tata kelola jurnal menuju bereputasi internasional tahun 2017, Senin (20/11) di gedung H Kampus UNNES Sekaran.

Yasir berharap seluruh jurnal UNNES untuk segera diinternasionalisasi, mulai artikel berbahasa english, call for paper luar negeri, call for editor luar negeri. Pihaknya berjanji akan selalu siap memfasiltasi indeksasi ke pengindeks bereputasi nasional maupun internasional

Dalam kesempatan menjadi narasumber, Kepala Subdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Suwitno berharap pengelola jurnal tetap mempertahankan kualitas jurnal dan dukungan maksimal dari petinggi kampus.

Namun demikian, Suwitno merasa bangga terhadap pencapaian UNNES dan para pengelola jurnal yang terus bekerja keras untuk meningkatkan reputasi nasional maupun internasional.

Menanggapi hal ini, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, untuk menjadi jurnal terakreditasi, dibutuhkan kerja keras dan keseriusan dalam pengelolaannya. Menurut Prof Fathur, dalam pengelolaan jurnal memang dibutuhkan orang-orang yang siap untuk bekerja keras.

Selain Suwitno, hadir sebagai narasumber adalah Prof Dr Istadi dan Prof Dr Edy Soewono. Bukan hanya dari UNNES, acara monitoring dan evaluasi juga diikuti peserta dosen Universitas Diponegoro, Unika Soegijapranata, UIN Walisongo juga ikut sebagai peserta.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Dorong Jurnal Untuk Terindeks Intenasional Bahkan Scopus

Sejumlah 13 jurnal Universitas Negeri Semarang (UNNES) didorong untuk terindeks internasional dan terakreditasi nasional bahkan ke scopus.

Ketua Pengembang Jurnal UNNES Moh Yasir Alimi PhD mengatakan hal itu pada acara monitoring evaluasi asistensi tata kelola jurnal menuju bereputasi Internasional tahun 2017, Senin (20/11) du gedung H Kampus UNNES Sekaran.

Yasir berharap seluruh jurnal UNNES untuk segera diinternasionalisasi, mulai artikel berbahasa english, call for paper luar negeri, call for editor luar negeri. Pihaknya berjanji akan selalu siap menfasiltasi indeksasi ke pengindex bereputasi nasional maupun internasional

Dalam kesempatan menjadi narasumber, Kepala Subdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Suwitno, berharap pengelola jurnal tetap mempertahankan kualitas jurnal dan dukungan maksimal dari petinggi kampus.

Namun demikian, Suwitno merasa bangga terhadap pencapaian UNNES dan para pengelola jurnal yang terus bekerja keras untuk meningkatkan reputasi nasional maupun internasional.

Menanggapi hal ini, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman mengatakan, untuk menjadi jurnal terakreditasi, dibutuhkan kerja keras dan keseriusan dalam pengelolaannya. Menurut Prof Fathur, mengelola jurnal itu memang dibutuhkan orang-orang yang siap untuk bekerja keras.

Selain Suwitno, hadir sebagau narasumber adalah Prof Dr Istadi dan Prof Dr Edy Soewono.  Bukan hanya UNNES, dosen Universitas Diponegoro, Unika Soegijapranata, UIN Walisongo juga ikut sebagai peserta.


from Universitas Negeri Semarang

Prodi S3 Pendidikan IPA Pascasarjana UNNES Divisitasi Asesor BAN PT

Program Studi (Prodi) S3 Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Senin (20/11/2017).

Dua asesor yang bertugas yakni Prof Djukri MS dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dr Mitrayana SSi MSi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat datang di UNNES kampus konservasi, dan selamat menjalankan tugas visitasi prodi S3 Pendidikan IPA sebaik mungkin. Sebab akreditasi yang baik itu merupakan hal penting dan berkaitan dengan kepentingan langsung mahasiswa maupun alumni.

Untuk itu, Prof Fathur terus mendorong pengelola program studi yang ada di UNNES untuk terus memperbaiki akreditasi program studinya.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 20 November 2017

Selamat, Ini Dia Putra dan Putri Jurusan PKn UNNES 2017

Pemilihan Putra Putri (Papijur) PKn UNNES kembali digelar di tahun 2017. Tahun ini, ajang Papijur terbilang spesial karena menghadirkan penampilan dari Senggol Tromol dan DJ Aldo Nizar.

Setelah melalui tahap seleksi dan proses karantina, terpilih Rahmat Aprison dan Eva Nur Hidayah sebagai Putra dan Putri Jurusan PKn UNNES 2017, pada malam final Pemilihan Papijur di lapangan Fakultas Ilmu Sosial UNNES, Senin (20/11).

Keduanya mengungguli delapan peserta lain, yang telah mengikuti proses pemilihan secara ketat. Mereka ialah Doni Rahmanto, Gustin Restu Pangestu, Nurul Aulia Dewi, dan Moh. Eko Sudibyo. Kemudian Feby Rista Andhiani, Salmanuha Ismawati, Syahrul Hafid, dan Dhandi Iman Setiawan.

Kini Rahmat dan Eva mengemban tugas dalam menjaga nama baik dan martabat Jurusan PKn UNNES sekaligus mewakili jurusan dalam pemilihan putra putri kampus tingkat fakultas nantinya.

Selain Rahmat dan Eva, malam final Pemilihan Putra Putri Jurusan PKn tahun ini juga menobatkan kembali Putri Jurusan terpilih Eva Nur Hidayah dan Finalis Dhandi Iman Setiawan sebagai Putra Putri Jurusan Terfavorit.

Meski terkendala hujan gerimis, hal tersebut tak menyurutkan antusiasme mahasiswa jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) serta mahasiswa dari berbagai fakultas untuk turut memeriahkan kegiatan rutin tahunan ini.

Kegiatan yang bertajuk “Fusion of Passion Invent The Creation” tersebut tak hanya menyuguhkan malam puncak penganugerahan Papijur, penyerahan kejuaraan Pekan Olahraga Civic and Politic (Porcipol), dan hiburan semata, namun juga stan-stan makanan dan jajanan.

“Semua kegiatan tersebut, merupakan rangkaian dari Expression of Civic and Politic (Excipol). Kami berusaha mengemasnya menjadi ajang ekspresi dan aktualisasi, terutama bagi mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn). Bagi mahasiswa yang ingin menunjukkan bakat dan talentanya, kami persilahkan untuk tampil diatas panggung”, jelas Ketua Panitia Gunadi Salim atau yang akrab disapa Aldo.

Aldo berharap, melalui kegiatan ini dapat menjadi ajang bertemu sapa dan pengakraban bagi mahasiswa jurusan PKn, baik lintas program studi maupun lintas angkatan tahun.

“Tentunya, bukan hanya sebagai hiburan saja, namun juga moment kebersamaan. Kedepan, semoga pemilihan Putra Putri Jurusan tahun 2018 akan lebih semarak dan disambut lebih baik oleh segenap warga kampus”, pungkas mahasiswa program studi Ilmu Politik itu.

Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Survey Layanan UNNES Berhadiah Doorprize dari Badan Penjaminan Mutu UNNES

Puaskah anda dengan pelayanan yang diberikan oleh UNNES? Adakah saran dan kritik yang ingin anda berikan pada UNNES? atau Ingin bersumbangsih kontribusi ide terbaik untuk memajukan reputasi UNNES?

Oleh karena itu, berpartisipasilah dalam mengisi SURVEY KEPUASAN LAYANAN UNNES. Survey ini ditujukan pada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UNNES. Cara berpartisipasinya adalah buka survey.unnes.ac.id, log in dengan akun sikadu anda.

Pengisian survey dapat dilakukan sampai tanggal 30 November 2017. Dapatkan DOORPRIZE bagi pengisi survey yang beruntung.


from Universitas Negeri Semarang

Sehat dan Bugar Bersama FIK to FIT

Badan Pengembang Bisnis Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNNES akan mengadakan acara launching program FIK to FIT pada Jumat (24/7) di Gedung KWU UNNES, Kampus UNNES Sekaran. Acara ini akan ditandai dengan dilakukannya Senam Massal.

Program FIK to FIT ini menandai dibukanya pusat kebugaran FIK Fitness Centre dan Rumah Senam Aerobik di lantai 2 dan 3 Gedung KWU UNNES. Layanan tersebut akan dibuka setiap harinya untuk masyarakat umum. Untuk yang berminat menjadi anggota fitness ataupun aerobik, bisa mengunjungi kantor pengembang bisnis di Gedung KWU Lantai 3 atau menghubungi Ayu di nomor telepon 08985902105


from Universitas Negeri Semarang

Rektor, Civitas Akademika UNNES Harus Mempunyai Integritas

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjadi pembina apel pagi di Fakultas Ilmu Keolahragaan, Senin 20 November 2017. Dalam amanatnya, Rektor mengajak segenap civitas academica untuk meningkatkan integritas.

Rektor menyampaikan, seluruh komponen Universitas Negeri Semarang (UNNES) mesti mempunyai integritas. Integritas akan membuat seseorang membulatkan hati dan tekad demi mencapai sebuah tujuan UNNES menjadi universitas yang bereputasi internasional.

Menurut Rektor,  perwujudan integritas bisa dilakukan dengan banyak cara, diantaranya, memenuhi komitmen, tangguh jawab, terbuka dan rendah hati.

Ia juga mengajak seluruh warga UNNES untuk konsisten dalam menerapkan perilaku jujur dan bertanggung jawab, sehingga integritas tidak lagi dipertanyakan.

Apel diikuti oleh Dekan dan Wakil Dekan FBS, dosen, pengelola program studi, dan tenaga kependidikan di lingkungan fakultas tersebut.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 17 November 2017

Tak Hanya Sebagai Center of Education Excellent, UNNES Juga Merupakan World Class University

Capaian UNNES hingga saat ini sangat membanggakan, kiprahnya dalam dunia pendidikan sangat diperhitungkan. UNNES bukan lagi hanya sebagai Pusat Pendidikan Unggul  atau Center of Education Excellent tetapi juga sebagai World Class University (WCU).

Hal tersebutlah yang disampaikan oleh Direktur Pembelajaran Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Dr Ir Paristiyanti Nurwardani MP saat memberikan pengarahan kerjasama UNNES dan

Minna Makihonko PhD dari Finlandia University, Jumat (17/11) bertempat di Ruang Kerja Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Menurut Dr Paris, UNNES merupakan salah satu dari tiga universitas yang sangat potensial menjadi pusat penelitian pendidikan di Indonesia.

“Dalam merintis World Class University, UNNES perlu melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk universitas-universitas terbaik di luar negeri”, tambah Dr Paris.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, UNNES selalu berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik.

Sebagai rumah ilmu pengembang peradaban unggul, tambah Rektor, UNNES menghargai siapa pun yang memiliki komitmen mengembangkan ilmu pengetahuan temasuk melalui penelitian.

“Prinsipnya ada tiga. Pertama, penyelenggaraan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang bereputasi internasional. Kedua, pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dan Joint Research dengan berbagai pihak. Ketiga, mendorong perluasan pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya Profesor goes to school tapi juga Doctor goes to school”,ungkap Profesor bidang Sosiolinguistik tersebut.

Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Tim Paduan Suara UNNES Siap Berlaga ddi Hainan Tiongkok

Paduan Suara Konservasi UNNES siap mengibarkan Reputasi dalam Festival Internasional di Hainan Tiongkok (19-24/11). Mereka terdiri dari 37 penyanyi, 1 pengiring, 1 konduktor, dan 1 official.

Pada saat menyambut mahasiswa Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum  menyampaikan, saya support kepada tim Paduan Suara Konservasi UNNES untuk berkompetisi untuk meraih prestasi dalam festival berskala international.

Rektor mengucapkan, selamat jalan dan selamat berlaga mahasiswa yang saya banggakan.

Eko Raharjo MHum selaku official menyatakan, Tim Paduan Suara Konservasi UNNES siap mengikuti festival itu. Kami sangat optimistis bakal menyajikan yang terbaik.

Tim Paduan Suara Konservasi UNNES berasal dari berbagai Program Studi dan Fakultas yang ada di UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Magang di Taiwan, Mahasiswa UNNES Ajarkan Musik Angklung

Mahasiswa Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) Muhammad Aan Khunaifi kini mengikuti Program Pemuda Magang Luar Negeri (PPMLN) 2017 yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Di sela kegiatan magangnya, Aan mengajar di Chung Yi Elementary School, Taiwan. Di sekolah itu ia mengajarkan musik tradisional angkulung dan kepada 90 siswa di sana. Selain angklung, Aan juga memperkenalkan batik sebagai salah satu kekayaan Nusantara.

“Siswa di sana antusias belajar angklung dan batik. Mereka juga antusias saat kami perkenalkan blangkon dan kuda lumping,” katanya.

Aan bersama Ria Rizki Amalia menjadi bagian dari 137 anak muda Indonesia yang dikirimkan pemerintah untuk mengikuti magang ke berbagai negara. Negara tujuan magang antara lain India, Russia, Polandia, Jepang, Turkey, Taiwan, Vietnam, Thailand, Kamboja, Jerman, dan Afrika Selatan.

 


from Universitas Negeri Semarang

Akreditasi, Prodi S2 Bimbingan dan Konseling Divisitasi BAN PT

Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling S2 Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Jumat (17/11/2017).

Tim Asesor terdiri atas Dr Muhammad Nur Wangid MSi dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Dr Arif Subhan MA dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono, Direktur Pascasarjana Prof Dr H Achmad Slamet MSi, Wakil Direktor I Prof Dr rernat Wahyu Hardyanto MSi, dan Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons (Ketua Prodi S2 dan S3) menyambut kehadiran para asesor.

Rektor menyampaikan bahwa tahun 2017 merupakan tahun reputasi bagi UNNES. Setelah berhasil membawa UNNES meraih akreditasi institusi A, Prof Fathur terus mendorong pengelola program studi agar terus memperbaiki akreditasi program studinya.

Prodi yang terakreditasi B didorong dan difasilitasi agar menjadi A. Adapun prodi yang sudah terakreditasi A harus dapat  mempertahankannya.

Prof Fathur Berharap Prodi Bimbingan dan Konseling S2 ini nanti setelah di visitasi oleh Tim BAN PT menjadi lebih baik lagi.


from Universitas Negeri Semarang

Siap Internasionalisasi, Pascasarjana UNNES Selenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Internasional

Dalam tradisi keilmuan, publikasi memegang peranan sangat penting. Dengan publikasi, hasil-hasil penelitian dapat disampaikan kepada masyarakat yang lebih luas, dan akan membuka pintu kemanfaatan yang lebih lebar.

Hal tersebutlah yang mendorong Program Pascasarjana UNNES untuk menyelenggarakan pelatihan penulisan artikel di jurnal ilmiah internasional pada Selasa (14/11) bertempat di gedung Pascasarjana UNNES.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh 421 peserta ini, hadir sebagai narasumber Direktur Karier dan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Direktorat Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Prof Dr Bunyamin Maftuh MA PhD.

Prof Bunyamin mengimbau untuk berhati-hati dalam mensubmit artikel kepada lembaga publikasi jurnal ilmiah.

“Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan terkait dengan indikator jurnal internasional bereputasi. Pertama,diterbitkan oleh asosiasi profesi ternama di dunia atau Perguruan Tinggi atau Penerbit (Publisher) yang terpercaya. Kedua, terindeks oleh pemeringkat internasional atau basis data internasional yang ternama yang alamat jurnalnya dapat ditelusuri.  Ketiga, editor boards dari Jurnal dapat ditelusuri dan tidak ada perbedaan antara editor yang tercantum di edisi cetak dan edisi online”, jelas Prof Bunyamin.

Selain itu, tambahnya, ada dua hal yang tak kalah penting dalam publikasi artikel ilmiah. Perlunya memperhatikan jumlah artikel setiap penerbitan dan format tampilan setiap terbitan tidak berubah-ubah, serta tidak pernah ditemukan sebagai jurnal yang tidak bereputasi atau jurnal meragukan oleh Ditjen Dikti atau Ditjen Sumber Daya dan Iptek.

Direktur Program Pascasarjana UNNES Prof Dr Achmad Slamet MSi menjelaskan pentingnya menyadari dan memahami kualitas suatu karya ilmiah yg dihasilkan oleh seorang mahasiswa jenjang studi magister.

“Mulai bulan Desember 2017, akan diberlakukannya Peraturan Permenristekdikti yang menyatakan tenggang waktu studi bagi mahasiswa jenjang studi S2 maksimal adalah sepuluh semester atau lima tahun. Salah satu kendala dalam implementasi peraturan tersebut adalah artikel ilmiah. Untuk itu mahasiswa harus benar-benar memperhatikan dan mempersiapkan artikel yang berkualitas”, jelas Prof Slamet.

Menurutnya, di era revolusi industri keempat saat ini, ada dua persyaratan yang menjadikan  seseorang dapat hidup didalamnya yakni kreativitas dan inovasi. Sebagai seorang akademisi yg inovatif, hal tersebut  diwujudkan melalui kemampuan untuk mengemukakan pendapat di muka umum, salah satunya melalui artikel ilmiah.

Dwi Hermawan (Students Staff)


from Universitas Negeri Semarang

One Day Training, Inovasi UNNES Perkuat Kepemimpinan Bertumbuh

Rektor UNNES, Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum, telah sukses mengadakan one day training for university leaders dengan judul ‘Kepemimpinan Bertumbuh’ di Hotel Ciputra Semarang pada hari Kamis (16/11). Kepemimpinan Bertumbuh adalah satu set prinsip kepemimpinan yang berpusat pada pengembangan kualitas diri pemimpin dan orang-orang disekitarnya. Prinsip kepemimpinan bertumbuh adalah sebuah hasil kontemplasi pemikiran Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum dan hasil pemikiran tersebut telah dituangkan dalam buku Kepemimpinan Bertumbuh. Pada kesempatan ini Rektor UNNES menggelar pelatihan intensif bagi 48 peserta yang berasal dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Seluruh materi pelatihan berasal dari Buku Kepemimpinan Bertumbuh.

Pelatihan ini dikemas dengan format yang sangat menarik. Diawali dengan presentasi Prof Fathur tentang strategi dan prinsip kepemimpinan bertumbuh dilanjutkan dengan fasilitasi dan diskusi pembuatan visi, misi, tujuan dan roadmap universitas. Fasilitasi kemudian dilanjutkan dengan praktik menuangkan kepemimpinan bertumbuh dalam usaha promosi reputasi universitas.

Rektor Universitas Muria Kudus, Dr. H. Suparnyo, SH.MS., sebagai salah satu peserta one day training menyatakan kepuasannya terkait penyelenggaraan pelatihan ini. Pelatihan ini memberikan dimensi baru baginya untuk melihat kembali visi universitasnya melalui sudut pandang yang berbeda. Pendapat yang senada juga disampaikan oleh Dr. Bambang Kuncoro, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Tidar dan Prof. Dr. Basri Modding dari Universitas Muslim Indonesia Makassar.

Pelatihan ini berlangsung dari pukul 09.00 sampai pukul 16.30 dan seluruh peserta mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir. Penghargaan peserta terbaik diberikan kepada Drs. Yudi Setiawan, MS, MSc Wakil Rektor Bidang Akademik IST Akprind. Penghargaan peserta dengan pertumbuhan terbaik adalah Prof. Dr. Ir. Sukamto, MS. Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Widyagama Malang.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 16 November 2017

Strategi dalam Menghadapi Akreditasi AUN-QA, Jurusan Matematika UNNES Selenggarakan Seminar

Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) menyelenggarakan Seminar dalam rangka Program World Class Professor SKEMA B tahun 2017, Rabu (16/11) di Ruang Seminar Gedung D10 FMIPA UNNES Kampus Sekaran.

Seminar bertajuk “Strategi dalam Menghadapi Akreditasi AUN-QA” menghadirkan tiga pembicara utama yakni Prof Jin Peng PhD dari Huanggang Normal Unversity, Prof Dr Rustono MHum dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Dr Ratnawati MT dari Universitas Diponegoro.

Membuka seminar ini, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UNNES Pro Dr Zaenuri SE MSi Akt menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari World Class Professor Program (WCP). WCP sendiri diinisiasi oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk mempercepat peningkatan kuantitas dan kualitas dari publikasi internasional di Indonesia. Tahun 2017 sendiri WCP sudah dilaksanakan di FMIPA sebanyak tiga kali yang pertama adalah jurusan Biologi, jurusan Kimia dan disusul oleh jurusan Matematika. Prof. Zaenuri juga berharap kegiatan ini dapat menjadi titik awal untuk memulai kerjasama antara UNNES dengan Huanggang Normal University.

Dalam presentasinya Prof Jin Peng menyampaikan mengenai bagaimana keadaan kurikulum di Mindland China dan Perspektif Masa Depan pada Kurikulum Matematika pada Jenjang Universitas. Diakhir presentasinya, Prof Jin Peng juga menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pendidikan modern di Indonesia telah berkembang pesat seiring dengan prestasi matematika. Sehingga sebagai akademisi dibidang matematika kita dapat memanfaatkannya dengan bijak.

Prof Rustono dalam presentasinya memaparkan materi mengenai Inovasi Kurikulum Prodi Matematika dan Pendidikan Matematika Standar AUN-QA. Didalamnya meyangkut kriteria, kurikulum, dan desain kurikulum. Sedangkan Dr Ratnawati menyampaikan mengenai Self Assessment atau penilaian diri. Beliau menyarankan sebaiknya jurusan melakukan beberapa hal seperti Mendukung dan memfasilitasi semua keperluan yang berkaitan dengan penyusunan dokumen SAR, Menyediakan dan mencarikan data, Selalu memberi semangat kepada tim. (Student Staff, Ryan)


from Universitas Negeri Semarang

FIK UNNES Inisiasi Pusat Unggulan Ipteks Aquafitness 

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan workshop bertajuk Aquafiness for Sport Injuries Treatment and Rehabilitations di gedung H Kampus Sekaran (13/12). Peserta workshop di ikuti oleh pelatih olahraga, praktisi, akademisi, atlet dan mahasiswa.

Penginisiasi Pusat Unggulan Ipteks (PUI) Fitness Dr Siti Baitul Mukaromah SSi MSi Med memaparkan, di Indonesia saat ini hanya terdapat 45 PUI, yang berada di 7 Lembaga Litbang Kementerian, 12 Lembaga Litbang Non Kementerian, 6 Lembaga Litbang Badan Usaha, dan 20 di Perguruan Tinggi. PUI Aqua fitness UNNES adalah satu satunya hibah konsorsium yang didanai oleh dikti dalam bidang olahraga.

Menurut dosen yang akrab dipanggil Dr Siti ini, pihaknya akan berkolaborasi dengan Perguruan tinggi dalam dan luar negeri, yaitu, Universitas Negeri Medan,  Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Padjajaran dan dari industri dengan PT Kanaya Cipta Selaras.

Adapun dengan Perguruan Tinggi Luar  Negeri, Universitas Teknologi Malaysia, Chulalongkorn University Thailand, University of Taipei, National Institute of Education Singapore.

Dr Siti berharap, Aquafitness ini menjadi PUI di Indonesia dalam rangkaian hilirisasi hasil penelitian agar bisa diaplikasikan kepada mayarakat umum, dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran dengan media latihan di dalam air.

Dalam kesempatan membuka acara, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, mengingat beratnya capaian yang wajib diupayakan oleh setiap PUI, maka diperlukan kerjasama yang solid antara anggota konsorsium, sehingga PUI Aquafitness ini bisa  memberi manfaat bagi masyarakat.


from Universitas Negeri Semarang