Friday, 6 November 2015

Pertukaran Mahasiswa, 11 Mahasiswa FIK Unnes ke Singapura


Sebelas mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang bertolak ke Singapura. Mereka akan menempuh pendidikan di Institute of Technical Education (ITE) College Singapura hingga 15 November 2015.

Kesebalas mahasiswa tersebut adalah Yulfiani SIlva, Oggi Susanti, Risha Intan Rahmawati, Hendri Bintang, Falaq Alamsyah, Elsa SIlviana, Dinda Ajeng, Vicky Susilowati, Dian Listiriani, Nur Maulida, dan Rsomita Wijayanti.

Kepada Pembantu Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum mereka berpamitan untuk berangkat ke negeri singa tersebut, Kamis (5/11) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Kepada sebelas mahasiswa tersebut Prof Rustono berpasan agar mahasiswa mempelajari tradisi akademik di universitas yang dituju.

Menurutnya, selalu ada keunggulan di perguruan tinggi tertentu yang dapat dipelajari dan diadaptasi. “Pelajari pendidikan dan budaya mereka, agar bisa diimplementasikan di kampus kita,” katanya. “Jangan lupa, di sana Anda semua adalah duta bangsa. Perkenalkan Indonesia di sana,” lanjutnya.

from Universitas Negeri Semarang

Audisi MC Berhadiah Jutaan Rupiah


Anda punya bakat jadi seorang MC? Ingin mendapatkan ilmu MC sekaligus mendapat hadiah jutaan rupiah? Ikutilah Audisi Master of Ceremony (MC) Unnes yang akan diselenggarakan 17 November 2015.

Audisi ini diadakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes). Audisi dibuka untuk seluruh warga Unnes, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan dengan batas usia saat pendaftaran maksimal 35 tahun. Pendaftaran akan dibuka mulai hari Senin 9-13 November 2015 di ruang UPT Humas Rektorat Unnes lantai 2 dengan mengisi formulir dilengkapi dengan foto pribadi close up.

Kepala Humas Drs Bambang Priyono mengatakan, acara ini akan terbagi dalam beberapa tahap. Pada tahap Audisi tanggal 17 November 2015, akan diambil 20 peserta yang kemudian akan diberikan pendampingan oleh tim protokoler pada tanggal 18 November 2105. “Selanjutnya akan diadakan Grand Final bagi 10 peserta dan sang juara akan mendapatkan hadiah jutaan rupiah,” katanya.

“Juara akan mendapatkan prioritas untuk menjadi MC dalam berbagai kegiatan di Unnes, baik di tingkat fakultas maupun universitas,” lanjutnya.

Unduh Formulir

from Universitas Negeri Semarang

BAPK Selenggarakan Workshop Penyusunan dan Penelaah Prediksi PNBP 2017

Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyelenggarakan Workshop Penyusunan dan Penelaahan Prediksi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun Anggaran 2017.

Kegiatan berlangsung selama 2 hari yaitu Senin – Selasa (2 – 3/11) diikuti 33 orang terdiri atas Kabag, Kasubag, dan Operator Sistem Anggaran Unit di lingkungan Unnes di Hotel Kesambi Hijau Semarang.

Kepala BAPK Drs Sutikno MSi saat membuka menyampaikan, setiap unit yang ada di Unnes mempunyai kewajiban untuk menyusun dan melakukaan telaah prediksi PNBP untuk tahun yang akan datang. Hal ini bertujuan agar tiap unit dapat mengetahui pendapatannya per tahun.

Menurut Sutikno MSi, dalam menyusun dan menelaah prediksi PNBP hendaknya melibatkan semua unsur yang ada unit tersebut.

Dia, menyontohkan, misalnya Fakultas Ilmu Pendidikan akan menyusun dan melakukaan telaah prediksi PNBP untuk tahun yang akan datang, maka unsur yang dilibatkan yakni Prodi dan Jurusan agar PNBP yang disusun mendapatkan banyak masukan dari unsur unit yang ada sehingga banyak kegiatan/program baru yang dapat digali untuk memaksimalkan anggaran yang ada.

Hadir nara sumber lain Deddy Rustiono SE MSi dan Fransiska Novi SE MSi Akt memaparkan Penyusunan Target dan Realisasi PNBP Unnes Tahun Anggaran 2017 dan Proposal Usulan Target Penerimaan dan Penggunaan PNBP. Kegiatan diakhiri reviu Prediksi PNBP Tahun Anggaran 2017 masing – masing unit oleh Tim Perencanaan dan Sistem Informasi – BAPK Unnes.


from Universitas Negeri Semarang

Sabtu besok, Unnes Psychology Club Adakan Diskusi Kesehatan Mental

Sabtu (7/11) besok mulai pukul 08.00, Unnes Psychology Club (UPC) akan mengadakan diskusi kesehatan mental. Kegiatan akan digelar di Gedung Serba Guna Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas negeri Semarang (Unnes) kampus Sekaran.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan jurusan psikologi unnes, dan menjalin hubungan baik dengan civitas akademika psikologi di universitas Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, ikut serta memecahkan permasalahan yang sedang terjadi dengan mencari solusi dalam satu kesepakatan bersama, kata Ketua Himpunan Mahasiswa Psikologi Unnes, M Luthfan Latansa pada Unnes.ac.id, Jumat (6/11).

Kegiatan bertema “ Sehat Mental Berawal Dari Rumah Untuk Negeri “ itu akan menghadirkan dosen, praktisi dan mahasiswa psikologi se Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.


from Universitas Negeri Semarang

Edric, Kinantan, dan Michael Juara Olimpiade Matematika Nasional

Edric Boby Tri R dari SD Kristen Tri Tunggal Semarang menjadi juara I dalam Olimpiade Matematika Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Untuk jenjang SMP diraih Kinantan Arya Bagaspati dari SMP 02 Purwokerto, dan jenjang SMA Michael Agung Nugroho SMA Kolese Loyola Semarang, Minggu (1/11) di Fakultas FMIPA kampus Sekaran Gunungpati.

Ketua penyelenggara Zanuar Tri Wibowo menyampaikan, kegiatan Olimpiade Matematika Nasional ini dalam serangkaian acara Forum Ilmiah Matematika Nasional 2015 mengusung tema “Mengintegrasikan Prestasi dan Intelektual Menuju Generasi Matematika yang Unggul dan Bermakna”.

Zanuar menuturkan, sebelumnya, kegiatan ini telah dilaksanakan babak penyisihan Minggu (18/10) lalu yang dilaksanakan serempak di 15 Wilayah di Indonesia. Yakni di Banjarmasin, Makassar, Lampung, Surabaya, Malang, Jakarta, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Purwokerto, Pemalang, Wonosobo, Solo, Semarang, dan Pati.
Total peserta 2.230 orang terdiri atas jenjang SD/MI sebanyak 841 orang, SMP / MTS (665 orang), dan SMA /MA (730 orang).

Dari 2.230 itu, kata Zanuar diambil 180 orang terdiri atas 60 orang jenjang SD/MI, 60 orang SMP/MTs, dan 60 orang SMA/MA. Ke-180 orang itu diundang ke Unnes untuk mengikuti babak selanjutnya yakni babak 60 besar.

Kemudian, tes lagi diambil masing masing 20 orang maju ke babak semi final, dan diambil 5 orang babak final.

Jenjang SD Edric Boby Tri R Juara I dari SD Kristen Tri Tunggal Semarang, Haikal Haidar Putra (II) SD Kristen Tri Tunggal Semarang, Aisyah Putri Khurin’in (III) SD Ta’mirul Islam Surakarta, Axel Giovanni H (harapan I) SD Pangudi Luhur Surakarta, dan Sandy Kristian Waluyo (harapan II SD Kristen Penabur Plus Cirebon.

Jenjang SMP Kinantan Arya Bagaspati juara I dari SMP 02 Purwokerto, Rahmat Esar (II) SMP Pesantren Immim Makssar, Edgar Sulaeman (III) SMP Santa Maria Cirebon, M Morteza Mudrick (harapan I) SMPN 1 Surakarta, dan Muhammad Faiq Dhiya Ul Haq (harapan II) Mc Rejosari Semarang.

Jenjang SMA Michael Agung Nugroho juara I dari SMA Kolese Loyola Semarang, Abel Ardana Kusuma (II) SMA Karangturi, Daud Willy Octavian Oentoro (III) SMA Kristen Tri Tunggal, Denny Rengganis (harapan I) SMA Semesta, dan Edward Keitaro Heru (harapan II) SMA Karangturi.


from Universitas Negeri Semarang

Unnes Jalin Kerja Sama Dengan Seifu Institut Osaka Jepang

Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus meningkatkan jalinan kerja sama di bidang pendidikan dengan universitas di luar negeri. Kamis, (18/11) Rektor Unnes dan direktur Seifu Institute of Information Technology (Seifu Gakuin) menandatangani MoA (Memorandum of Agreement) di kantor Seifu Institut Osaka Jepang. Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan dan pertukaran mahasiswa.

Pada kunjungan tersebut Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Dekan FBS Prof Dr Agus Nuryatin MHum, Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum Dr Abdurrachman Faridi MPd, dan Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Ai Sumirah Setiawati MPd.

Rektor Unnes, Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, kunjungan ke Seifu Institut Osaka Jepang sebagai langkah menjalin kerja sama antar universitas di dunia. Pada kunjungan tersebut, Unnes dan Seifu Institute Osaka Jepang merencanakan akan memberikan gelar bersama bagi masiswa jurusan Bahasa Jepang FBS Unnes dan gelar bagi mahasiswa Seifu Institut. “Mulai tahun 2015 ini ada beasiswa untuk belajar selama satu tahun di Osaka Jepang. Kedepan mahasiswa Unnes juga bisa melakukan praktek mengajar (PPL) di salah sekolah yang berada di Oasaka Jepang,” tutur Prof Fathur Rokhman.

Menurut Dekan FBS Prof Dr Agus Nuryatin MHum, saat ini terdapat lima mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang FBS Unnes yang diterima belajar di Seifu Institut Osaka Jepang. Lima mahasiswa tersebut mengikuti program Joint Degree di Seifu Institut Osaka Jepang.

Direktur Seifu Institute of Information Technology (Seifu Gakuin) mengatakan, kerja sama Unnes dengan Seifu Institut Jepang agar terus ditingkatkan. Seifu Institut Osaka Jepang menerima mahasiswa Unnes untuk bersama-sama belajar dan memajukan dunia Ilmu Pengetahuan. Dengan begitu, kerja sama pendidikan ini dapat mencerdaskan kehidupan dunia.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 5 November 2015

Agar Tampil Sempurna, Karya Foto Harus Mengedepankan Aspek Fotografi

Agar foto bisa tampil sempurna, seperti yang diinginkan atau sesuai tujuannya, maka dalam membuat karya foto harus mengedepankan aspek fotografi.

“Aspek Fotografi yang dimaksud adalah komposisi, penyinaran, serta kualitas pendukung,” ungkap Maulana Muhammad Fahmi S.Kom ketika menjadi pembicara pada pelatihan fotografi bagi tenaga kependidikan dan mahasiswa Unnes, Kamis (5/11) di Gedung H Kampus Sekaran Gunungpati.

Setelah secara teknis fotografi dikatakan sempurna, menurut fotografer Suara Merdeka itu, yang harus dicapai adalah seberapa jauh karya foto bisa mempengaruhi orang yang melihat.

“Membuat orang yang melihat terperangah, terkagum-kagum, penasaran, tersenyum adalah tujuan dari karya foto yang digunakan sebagai visual communication,” kata Fahmi yang telah berkecimpung di dunia media sejak tahun 2001.

Pelatihan yang dibuka oleh Kepala UPT Pusat Hubungan Masyarakat (Pusat Humas) Unnes Bambang Priyono MPd. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan tentang fotografi.

“Banyak yang menyukai fotografi namun tidak semua orang mampu mengambil foto dengan esensi dan teknik sehingga menghasilkan foto yang indah,” kata Bambang Pri ketika membuka acara yang diikuti 60-an peserta itu.


from Universitas Negeri Semarang

Senin, 9 November Shalat Istisqa di Unnes

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman MHum mengajak segenap warga muslim Unnes dosen, karyawan, mahasiswa) untuk melakukan shalat Istisqa (shalat memohon hujan) bersama-sama.

Kegiatan akan dilaksanakan Senin (9/11) pukul 07.30 sebagai imam dan khatib Drs Sugeng Hariyadi MSi di halaman depan Rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan Allah SWT menganugerahkan nikmat hujan untuk membasahi bumi Sekaran dan sekitarnya yang telah lama kering akibat musim kemarau berkepanjangan.

Ketua Badan Amalan Islam (BAI) Unnes, Dr Anwar Sutoyo MPd menyampaikan, shalat istisqa merupakan perwujudan kepasrahan dan pengharapan hamba kepada Yang Maha Kuasa atas segala kehendaknya.

Oleh karena itu, mari warga muslim Unnes dan masyarakat sekitar kampus hadir untuk melakukan shalat istisqa, jamaah diharapkan berpakain bersih dan suci.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 4 November 2015

Hindari Teofl Palsu, P2B Gelar Roadshow dan Seminar

Dalam rangka mendukung misi Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai universitas bertarah internasional, Pusat Pengembangan Bahasa (P2B) Unnes gelar Roadshow dan Seminar Test of English as a Foreign Language (TOEFL).

Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (Lp3) Unnes Dr Abdurahman mengatakan hal itu ketika membuka gelar Roadshow dan Seminar TOEFL di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Kampus Sekaran Gunungpati, Selasa,(3/11).

“kegiatan ini juga diselenggarakan untuk mengurangi banyaknya Toefl palsu. “Mahasiswa yang akan ujian skripsi dan mengikuti tes Toefl di P2B Unnes, akan terhindar dari risiko toefl palsu itu, ” kata Abdurrahman.

Menurut Kepala P2B Unnes Drs Amir Sisbiyanto MHum, kegiatan yang akan berlangsung selama sebulan di setiap fakulas ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas lulusan unnes. Lulusan unnes harus ada plus nya. Bahasa ibarat olahraga, harus dilatih terus menerus dan bukan hanya teori. ” Inilah tugas kami, mendorong lulusan unnes agar mampu dan siap berkompetisi dengan dunia luar,”ujarnya, sembari mengatakan agar semua lulusan unnes dapat menguasai minimal satu bahasa.

Bahasa, imbuh Amir, akan fasih jika kita sering menggunakannya, dengan mempraktekkannya seperti saat kita kecil yang hanya mendengarkan bahasa ibu.


from Universitas Negeri Semarang

Universitas Mulawarman Kunjungi Unnes

Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Kalimantan Timur berkunjung ke Universitas Negeri Semarang (Unnes) terkait dengan penyusunan perencanaan program, anggaran, dan evaluasi.

Rombongan dipimpin Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr Bohari Yusuf MSi beranggotakan, Kepala Biro Perencanaan Kerjasama dan Humas, Staf Ahli Wakil Rektor IV, serta Kabag dan Kasubbag Perencanaan.

Rombongan diterima oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I) Prof Dr Rustono, PR II Dr Martono, PR IV Prof Dr Sukestiyarno, dan Pejabat terkait dilingkungan Unnes, Jumat (24/10) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Dr Bohari Yusuf MSi menyampaikan, kami serombongan jauh jauh dari seberang ini bersilatarahmi ke Unnes ingin menimba ilmu pengetahuan tentang pengelolaan perencanaan program dan anggaran serta evaluasi pelaksanaannya.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengucapkan selamat datang di Unnes sebagai kampus konservasi.
Prof Fathur menyampaikan, sesama perguruan tinggi wajib hukumnya saling silaturahmi untuk saling bertukar pikiran. Kelebihan yang ada di Unnes silakan bisa diterapkan di Unmul, begitu sebaliknya kekurangan yang ada di Unnes bisa mengadopsi dari Unmul.

“Inilah pentingnya saling belajar antara perguruan tinggi dengan “Membangun Rumah Ilmu Pengembang Peradaban,” kata Prof Fathur.

Menurut Prof Fathur, ada kewajiban moral bagi cendekiawan untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan bagi sesuatu di luar dirinya, ilmu perlu dihadirkan dalam berbagai aktivitas kemanusiaan.

Pertemuan kemudian berlanjut dengan paparan dan diskusi diantaranya membahas tentang Sistem Informasi Penganggaran (Sianggar), Sistem Informasi Keuangan (Sikeu), Sistem Informasi Akuntansi (Siakunt), Sistem Informasi LAKIP (E-LAKIP), dan Sistem Informasi Kegiatan (E-Kegiatan) yang sudah di terapkan di Unnes dengan dukungan sistem informasi dan teknologi.


from Universitas Negeri Semarang

Dirjen ILMATE Gandeng Unnes, Kembangkan Transportasi Pedesaan

Upaya pengembangan transportasi pedesaan, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elekktronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian menyelenggarakan FGD Kelembagaan Kendaraan Pedesaan (Multiguna) dan Pembahasan MoU dengan Enam Lembaga Mitra, (3/11) di ruang Nori Gedung Kementerian Perindustrian Lantai 2 Jakarta.

Suryono, Dirjen ILMATE mengatakan, Pengembangan kendaraan pedesaan (multiguna) sudah menghasilkan desain engineering dan prototipe platform kendaraan pedesaan (multiguna) dalam bentuk kendaraan pick up. “Alat tersebut dapat diintegrasikan dengan mesin-mesin pendukung pertanian sehingga menjadi kendaraan yang produktif”, ujarnya.

Suryono menambahkan, pengujian dan penyempurnaan desain menuju produk mampu produksi serta komersialisasi produk sedang dilaksanakan. “Untuk menindaklanjuti program pengembangan dan penyempurnaan produk, serta penyiapan industri komponen pendukung tersebut, kami menggadeng enam mitra yakni Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Negeri Semarang, Institut Teknologi Bandung, Pemerintah Daerah DIY, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, termasuk Kota Surakarta, dan Kabupaten Klaten,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan, prototipe pengujian Perguruan tinggi dalam pengembangan desain, prototipe dan pengujian memberikan motivasi dan sekaligus penguatan dosen melalui riset. Perguruan tinggi siap ikut andil menopang pengembangan daerah pedesaan”, pungkas Prof Fathur.

FGD dilanjutkan pembahasan Memorandum of Understanding (MoU) dari masing-masing Lembaga mitra untuk mencari kesepahaman dan kesepakatan bersama, terkait pengembangan tranpsortasi pedesaan. Sharing dan penguatan tentang pengembangan komponen “under body” kendaraan, fasilitasi pengembangan desain dan engineering, pengujian performance, komersialisasi produk, penyiapan after sales services, peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) Industri otomotif dan SDM Perekayasa.

(Slamet Riyadi/Kabag Kerja sama Unnes)


from Universitas Negeri Semarang

Seminar Nasional Evaluasi Pendidikan PPs

Tujuan pendidikan yang utama yakni menghasilkan lulusan yang cerdas dan baik. Cerdas dapat diartikan bahwa lulusan memiliki kemampuan dan keterampilan tertentu. Sedangkan baik dapat diartikan bahwa lulusan memiliki kepribadian atau karakter positif.

Prof Dr Kumaidi MSi Dekan Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta menyampaikan itu saat menjadi Keynote Speaker pada Seminar Nasional Evaluasi Pendidikan (SNEP) III, Sabtu (31/10) di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Semarang (Unnes)  kampus Bendan Ngisor Semarang.

Seminar yang diselenggarakan Program Studi Evaluasi Pendidikan (PEP) PPs Unnes itu mengusung tema “Implementasi Evaluasi karakter bagi Profesionalitas Pebelajaran dalam Pendidikan Berkelanjutan” diikuti 250 orang dari mahasiswa S2 dan S3 Unnes, dosen, Guru, serta  pemerhati pendidikan

Dua ciri lulusan itu, lanjut Prof Kumaidi,  cerdas dan baik tidak boleh dipisahkan karena sebagai satu kesatuan yang utuh. Lulusan yang cerdas saja tidak diinginkan, demikian pula lulusan yang baik saja juga tidak diinginkan.

“Ini sering dilupakan dan kurang mendapat perhatian dari kita yang menjadi ujung tombak dan pelaku terdepan dari usaha pendidikan nasional,” kata Prof Kumaidi.

Sedangkan, Prof Dr Suwarsih Madya MPd Guru Besar  Universitas Negeri Yogyakarta yang juga Pembantu Rektor Bidang Kerjasama ( PR IV) sebagai nara sumber menyampaikan, pembentukan karakter bisa dilakukan lewat pembelajaran tiap mata kuliah yang ada. Awal mulanya karakter (yang baik) akan dipelajari siswa, lalu diulang-ulang dalam memperlajarinya sampai paham dan dimiliki siswa, kemudian membuang karakter yang buruk dari siswa.

Prof Suwarsih juga mengemukakan, pembentukan karakter pada siswa selain dari guru juga peran orang tua. Tantangan yang dihadapi oleh pendidik dalam era digital ini terutama  lingkungan diantaranya media massa, TV, dan teknologi informasi seperti internet seringkali sebagai penghambat pembentukan karakter unggul pada siswa.

Sementara itu, Prof Dr H Achmat Slamet Direktur PPs Unnes menyampaikan materi tentang kurikulum 2013 pada tataran SD, SMP, dan SMA.


from Universitas Negeri Semarang

Film Karya Mahasiswa Unnes Menang Festival Video Edukasi 2015

Kelompok Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) Unnes berhasil menyabet juara 3 tingkat nasional kategori mahasiswa pada Festival Video Edukasi 2015 yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Televisi Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Film edukasi yang berjudul Anak Merah Putih yang disutradarai oleh mahasiswa Teknologi PendidikanKhoerul Umam Kholis  berhasil menuangkan ide cerita kedalam kemasan film pendek yang dapat mencuri perhatian para juri. Alhasil film ini berhasil menyingkirkan saingan-saingan dari berbagai universitas di Indonesia.

“Kemenangan ini bukan akhir dari pencapaian melainkan awal untuk meraih prestasi-prestasi berikutnya, dan semoga bisa memotivasi teman, dan seluruh para pemuda untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkap Umam.

Film yang sarat nilai nasionalisme ini, berisi curahan dari sutradara yang sekaligus penulis skenarionya untuk mengajarkan dan menumbuhkan jiwa nasionalisme pada anak sejak dini.

Ia mengangkat tema nasionalisme karena melihat perlunya kebutuhan untuk menumbuhkan cinta tanah air pada anak-anak karena kelak masa depan negeri ini akan diteruskan oleh para generasi seterusnya.

Film ini diproduksi berkat keseriusan mengerjakan tugas dari peer teaching yang diberikan oleh dosen pembimbing karena tempat PPL merupakan Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan.

 


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 2 November 2015

Dharma Wanita Unnes Berikan Bantuan Belajar 115 Anak Tenaga Kependidikan

Ketua Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Semarang (Unnes) Barokah Isdaryanti SPd MPd menyerahkan bantuan belajar kepada 115 anak tenaga kependidikan Unnes.

Pemberian bantuan secara simbolis oleh Ketua Dhawa Wanita Persatuan Unnes Barokah Isdaryanti SPd MPd kepada orang tua anak masing-masing fakultas.

Barokah Isdaryanti SPd MPd menyampaikan, penyerahan bantuan belajar kepada putra putri anak tenaga kependidikan pegawai negeri sipil (PNS) maksimal golongan II/a, tenaga kontrak, dan pramubakti itu sudah menjadi agenda rutin tahunan.

“Pemberian ini jangan dilihat nilainya, tapi ini komitmen Dharma Wanita Persatuan tentang pendidikan kepada anak warga Unnes,” kata Barokah Isdaryanti SPd MPd.

Barokah Isdaryanti, menambahkan, pendidikan bagi anak merupakan kewajiban yang harus dilalui untuk bekal pengetahuan kelak nanti setelah dewasa.

Ketua Bidang Pendidikan Herlin Rustono melaporkan, jumlah pemohon bantuan belajar ada 82 orang, jumlah anak yang merenima bantuan 115 anak meyebar diseluruh fakultas di lingkungan Unnes. Mereka terdiri atas siswa TK, SD, SMP, dan SMA sederajat diberikan selama satu tahun jumlah total Rp 17.115.000.


from Universitas Negeri Semarang

Sepak Takraw Unnes Juara Umum UNY Cup 2015

Kontingen sepak takraw Universitas Negeri Semarang (Unnes) sukses merebut gelar juara umum di Invitasi Olahraga Nasional antar Perguruan Tinggi UNY Cup Tahun 2015. Bertanding di Universitas negeri Yogyakarta (UNY), 28 Oktober – 4 November 2015, Unnes memperoleh juara 1 beregu putra dan juara 1 beregu putri.

“Sepak takraw beregu putra unggul dari Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai juara 2, dan UNY juara 3. Adapun sepak takraw beregu putrid mengungguli UNY sebagai juara 2, dan UNS sebagai juara 3,” ujar salah satu atlit sepak takraw Unnes Diana Widiastuti, kepada Unnes.ac.id, Senin (2/11).

Menurut Widi, Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin persahabatan antar-mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi mahasiswa di bidang olahraga. “Ini juga sebagai sarana pembentuk karakter mahasiswa yang berkualitas dan sebagai tonggak kebangkitan olahraga mahasiswa Indonesia,” kata mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan itu.


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Unnes Juara I Tingkat Jateng DIY

Tim mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (Unnes) Berhasil Meraih Juara I.

Mereka yakni Rifda Haniefa, Akhmad Khalwani, dan Muhammad Arsyad Syakuri Shafrani berhasil mengungguli dari tim UNS Surakarta, dalam Debat Bahasa Arab Tingkat Jawa Tengah dan DIY (Jateng DIY), 28-29 Oktober 2015 di UIN Walisanga Semarang.

Arsyad salah satu anggota tim menyampaikan, kegiatan mengusung tema “Walisongo Usbu’i Araby“. Debat kali ini pihak penyelenggara menerapkan sistem liga yakni seluruh peserta bertanding bergantian dan pemenang ditentukan berdasarkan pemerolehan skor tertinggi setelah seluruh pertandingan dilaksanakan.

Menurut Arsyad, pada babak terakhir tim Unnes membawakan tema perdebatan penghapusan KPK oleh pemerintah.

Dosen pendamping Jamat Jamil SPd, Zukhaira SS MPd didampingi official Rahmah Khaerutin menyampaikan, debat ini diantaranya diikuti perguruan tinggi Universitas Sebelas Maret (UNS),UIN Walisanga, Universitas Sains Al Qur’an (Unsiq) Wonosobo, IAIN Salatiga, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Universitas Sultan Agung (Unnisula), Universitas Islam Nahdhatul Ulama (Unisnu), STAIN Kudus, Institut Perguruan Mathaliul Falah Pati, CSSPORA dan NAFILAH.


from Universitas Negeri Semarang

Staf BAPK Unnes Raih Juara I Pengelola Keuangan Berprestasi Tingkat Nasional

Riza Firmansyah SE staf Pengelola Data Keuangan Bagian Keuangan Biro Administrasi Perencanaan dan Keuangan (BAPK) Universitas Negeri Semarang (Unnes) berhasil menjadi juara I Pengelola Keuangan Berprestasi dalam kegiatan Diktendik Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2015 yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemnristekdikti) di Jakarta, Senin (26-29/11).

Pemilihan Tenaga Pengelola Keuangan Berprestasi Tingkat Nasional ini diikuti 15 finalis yang merupakan wakil dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia. Dalam acara ini Riza mengungguli Fahrui Rozi dari Universitas Negeri Padang sebagai juara II, dan Yusuf Mulus Ripkianto Uninersitas Negeri Surabaya sebagai Juara III.

Selain merasa bangga, Riza juga merasa terharu karena hadiah diserahkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Bidang Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof dr Ali Ghufron Mukti MSc PhD. “Selain mendapatkan pengalaman dan ilmu dalam kompetisi tersebut, Riza juga mengatakan bahwa dalam melaksanakan tugas sehari-hari, kita harus taat hukum dan tidak boleh melaksanakan tugas dengan budaya negatif yang ada di lingkungan kerja kita, kata pria kelahiran Kudus, 21 Februari 1988 ini.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyambut baik prestasi yang diraih Riza. “Prestasi ini harus bisa menjadi inspirasi bagi tenaga pendidik dan dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan prestasi dalam pelayanan kerja,” harap Rektor ketika menerima Riza, Senin (1/11) di Gedung H Kampus Sekaran.

Dari Unnes, selain Riza, Dr Saiful Ridlo MSi Kepala Program Studi Biolo FMIPA dan Basuki SI Kom pengolah data akademik Fakultas Ilmu Sosial juga sebagai finalis.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 30 October 2015

40 Tahun Mengabdi, Sri Martini Pensiun

Setelah 40 tahun mengabdi, dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dra Sri Mantini Rahayu Sedyawati MSi purna tugas. Pelepasan dilakukan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Jumat (30/10), di rektorat kampus Sekaran.

Dosen Jurusan Ilmu Kimia itu mengatakan, hari ini adalah hari paling berkesan. Di Unnes, saya bekerja dengan sepenuh hati, ikhlas, dan berusaha bekerja sebaik-baiknya. Hari ini sangat terkesan, inilah hari dimana saya dilepas setelah selama 40 tahun saya mengabdi. “Terima kasih Unnes, saya minta maaf jika dalam pelayanan saya masih kurang sempurna,” katanya.

Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman berkali-kali mengucapkan terima kasih atas pengabdian dosen yang juga pendamping Student Scientific Center (SSC) FMIPA itu, ” di Unnes, Pengabdiannya sangat luar biasa, mendampingi mahasiswa selama ini dan telah bekerja dengan baik serta melayani secara prima.” puji Rektor.


from Universitas Negeri Semarang

Revitalisasi Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Sejak era Reformasi, Pancasila jarang diutarakan dan disampaikan para pejabat dan tidak lagi menjadi wacana publik yang dibahas dan didiskusikan oleh berbagai kalangan masyarakat.

Fenomena ini besar kemungkinan dikarenakan pada masa lalu sebelum Reformasi terjadi penggunaan Pancasila secara berlebih-lebihan, bahkan menjadi alat legitimasi dan ditafsirkan sendiri oleh penguasa untuk kepentingan kekuasaan.

Anggota DPR-RI Bidang Pendidikan Drs HA Mujib Rohmat menyampaikan itu saat menjadi nara sumber Penyerapan Aspirasi Masyarakat dengan tema “Revitalisasi Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Era Globalisasi”, Kamis (29/10) di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Semarang (Unnes) kampus Bendan Ngisor Semarang.

Dengan perkembangan tersebut maka terjadi perubahan ekstrim terhadap Pancasila dari satu kutub ke kutub lain diantaranya era Pancasila sangat berperan (era Presiden Soeharto) menjadi era Pancasila kurang berperan (era Reformasi).

Kondisi sekarang dimana Pancasila kurang berperan dalam kehidupan kebangsaan dan kenegaraan tentu sangat merugikan kepentingan bangsa dan negara yang membutuhkan panduan utama dalam penyelenggaraan negara dan pembangunan.

selain itu, juga membutuhkan saringan utama dari serbuan paham, sistem, ideologi, dan budaya asing melalui globalisasi, yang kesemuanya itu diperoleh dari Pancasila.

Peran yang besar dari Pancasila tersebut dikarenakan fungsi-fungsi Pancasila yang memang sangat strategis bahkan menjadi ‘jantung bangsa Indonesia’.

Prof Dr Maman Rachman MSc dosen Unnes yang juga sebagai nara sumber menyampaikan, slogan awal dekade Kemerdekaan Negara RI yakni National and character Building. Pancasila sebagai falsafah negara dan dasar negara merupakan acuan dasar bagi upaya pencerdasan kehidupan bangsa yang berkarakter.

Namun, dekade berikutnya Pancasila sebagai ideologi nasional dan acuan national and character building meredup. Karakter Pancasila kehilangan roh sejatinya apalagi ditunjang oleh arus teknologi dan informasi terbuka vulgar tanpa batas dan takterkendali.

Untuk itu, Pancasila sebagai Dasar Negara, Ideologi Nasional, dan Pandangan Hidup dapat membangun karakter bangsa menjadi kepedulian bangsa dengan cara dimulai dari diri sendiri, mulai sekarang, dari yang mudah dan sederhana serta diikuti komitmen yang konsisten.

Sebelumnya, kegiatan dibuka oleh Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Direktur PPs Prof Dr Achmad Slamet melaporkan seminar ini diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat RI bekerjasama dengan Unnes diikuti 250 mahasiswa dari program Magister dan Doktor.


from Universitas Negeri Semarang

Dr Rodiyah Dekan FH Terpilih

Dr Rodiyah SPd SH MSi terpilih menjadi Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes) Periode 2015-2019.

Dosen Mata Kuliah Pokok Teknik Perundang-undangan itu memperoleh suara unggul dari dua lawannya saat pemilihan Dekan bersama Rektor, Jumat (23/10) lalu di Fakultas Hukum.

Dr Rodiyah memperoleh 13 suara dari total suara 15. Sedangkan dua lawannya yakni Dr Martitah MHum (1 suara), dan Ubaidillah Kamal SPd MH (1 suara).

Pemilihan dipimpin oleh Ketua Senat Fakultas Drs Sartono Sahlan MH. Dia menyampaikan, pemilihan dekan ini berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 18 tahun 2015. Rektor memiliki 35% hak suara dari total pemilih. Sedangkan anggota Senat Fakultas Hukum berjumlah 10 orang.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Pembantu Rektor Bidang Administrasi Dr S Martono MSi setelah pemilihan menyampaikan, pemilihan dekan merupakan sesuatu yang rutin untuk pengelolaan organisasi yang sehat.

Untuk itu, siapapun yang terpilih menjadi dekan mari didukung bersama demi kelangsungan dan kemajuan lembaga Fakultas Hukum khususnya dan Unnes pada umumnya, kata Dr S Martono.

Dr Rodiyah sebagai Dekan terpilih, mengucapkan terima kasih atas amanah yang sangat berat ini kepada saya. Saya mohon bantuan dan dukungan sepenuhnya kepada seluruh warga Fakultas Hukum untuk melaksanakan amanah ini.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 29 October 2015

Peringati Sumpah Pemuda, Hima Sejarah Gelar Seminar Nasional

Pada peringatan hari Sumpah Pemuda ke-87, Himpunan Mahasiswa (HIMA) Sejarah Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar Seminar Nasional di Gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Rabu (28/10).

Dengan Tema “Aktualisasi Semangat Sumpah Pemuda: Penguatan Karakter Melalui Sejarah dan Budaya”, seminar ini diikuti 222 peserta. Sejarawan Nasional JJ Rizal dan Gunawan Budi Santoso (Kang Putu) menjadi pembicara dalam seminar ini.

JJ Rizal mengatakan ada perbedaan pemuda pada masa pergerakan nasional dan pemuda masa kini. “Pemuda zaman dulu itu jika punya uang, pertama membeli buku, kedua pergi ke penjahit terbaik, dan bedanya dengan pemuda sekarang apa? Pemuda masa kini itu jika punya uang akan pergi ke  distro (distribution outlet) membeli celana keren, membeli kaos keren, tapi tidak membeli buku.”

Ketua HIMA Sejarah Ganda Febri Kurniawan menyampaikan acara ini digelar dalam rangka untuk mengaktualisasi semangat Sumpah Pemuda. “Demi mengembalikan eksistensi Pemuda Indonesia di mata nasional maupun internasional dan juga untuk kembali merefleksikan nilai-nilai kepemudaan yang sudah mulai terlupakan, terutama membaca dan menulis.


from Universitas Negeri Semarang

[AGENDA] UNDIP CAREER EXPO 2015



SEMARANG, SEKITARUNNES.COM - Bagi kalian yang sedang mencari pekerjaan bisa menghadiri "Undip Career Expo" yang akan diselenggarakan pada :

Hari/Tanggal : 6-7 November 2015
Tempat : AUDITORIUM IMAM BARJO (UNDIP PLEBURAN SEMARANG)
Waktu : 09:00 - 17:00 WIB

Jobfair ini terbuka untuk umum.
Lowongan dari berbagai perusahaan ternama. (Lihat Pada Gambar)

Bagaimana anda berminat menghadiri Undip Career Expo ini?

Faisal Basri : Ada Masalah Fundamental Dalam Struktur Ekonomi Negara.


Masalah stagnasi sekular, ketidakmampuan dunia industri untuk tumbuh pada angka kepuasan walaupun dengan kebebasan moneter, bagi Ekonom Universitas Indonesia Prof Dr Faisal Basri SE MA, hal tersebut menandakan ada masalah fundamental dalam struktur ekonomi negara.

“Jika sangat rentan terhadap gejolak eksternal, berarti daya tahan ekonomi Indonesia sangat rapuh. Mudah diombang-ambingkan oleh embusan dari luar,” kata Prof Faisal saat memberi kuliah umum perekonomian Indonesia pada mahasiswa baru Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (Unnes), di Auditorium Unnes Kampus Sekaran Gunungpati, Selasa (27/10).

Menurut dia, Indonesia merupakan negara yang unik dan perekonomiannya sulit terintegrasi karena faktor luas wilayah yang luar biasa. Indikasi Indonesia belum mengalami integrasi ekonomi, katanya, bisa dilihat dari disparitas pembangunan antardaerah.

“Di era otonomi daerah seharusnya pembangunan antara Jawa dengan luar Jawa mesti merata. Namun dalam kenyataannya, pertumbuhan pembangunan Jawa jauh lebih cepat,” kata mantan Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Menurut Dekan FE Unnes Dr Wahyono, kegiatan dengan tema  Tantangan Menghadapi Situasi Ekonomi Global ini sebagai upaya memberikan pemahaman kepada 910 mahasiswa baru FE angkatan 2015.

from Universitas Negeri Semarang

Rektor Serahkan SK CPNS

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dosen dilingkungan Unnes. Secara simbolik Rektor Unnes menyerahkan SK CPNS kepada dua dosen di ruang 405 Rektorat Unnes, Rabu (28/10).

Drs Anwar Haryono MPd selaku Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian mengatakan, SK CPNS seharusnya diberikan kepada 83 Calon Pegawai Negeri Sipil yang telah lolos dalam seleksi penerimaan dosen Unnes tahun 2015. Terdapat lima SK CPNS yang belum turun dan satu SK yang harus direvisi, sehingga hari ini yang diserahkan 77 SK CPNS.

Rektor Unnes dalam sambutannya mengingatkan, pentingnya bersyukur dengan jalan menjadikan pribadi profesional yang selalu mengasah kompetensi keilmuan dan bermartabat dalam berperilaku. Penerimaan SK CPNS bukan tujuan akhir melainkan awal pengabdian dan perjuangan. “Berbagai tahapan telah menunggu termasuk proses menjadi PNS. Unnes menunggu kiprah semua dosen muda. Kenalkan Unnes melalui publikasi ilmiah baik nasioanal maupun internasional,” tutur Prof Fathur Rokhman.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 28 October 2015

Menpora Ajak Pemuda Menjadi Pemimpin Bumi


Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 di Lapangan Rektorat Universitas Negeri Semarang (Unnes) dipimpin langsung oleh Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Rabu (28/10).

Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2015 ini mengambil Tema “Revolusi Mental Untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi Satu Untuk Bumi “. Pada kesempatan tersebut Rektor membacakan amanat Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Dalam amanatnya Menpora mengatakan Hanya dengan pembangunan karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh menghadapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi. Melalui gerakan Revolusi Mental, kita berharap para pemuda Indonesia memiliki kemandirian untuk mengambil keputusan-keputusan terbaik secara jernih sesuai dengan akal sehat mereka, tanpa harus tergantung dari kehadiran orang tua maupun negara di sampingnya.

Diakhir amanatnya, dengan tema Sumpah Pemuda satu bumi saya mengajak Pemuda Indonesia menjadi khalifah fil ard (pemimpin bumi) yang baik, adil, dan bertanggungjawab. Hanya dengan menjaga dan merawatnya kita bisa menjaga keberlangsungan bumi hingga masa yang akan datang seiring dengan pembangunan peradaban kita.

Dalam kesempatan itu, Puluhan PNS dan Mahasiswa Unnes mendapatkan Penghargaan.

from Universitas Negeri Semarang

Mengajar di Maroko, Dosen Unnes Gunakan Wayang untuk Mengajar


SEMARANG, SekitarUnnes.Com - Mengajar bahasa Indonesia di negeri orang dapat dilakukan sambil memperkenalkan produk budaya Indonesia. Itulah yang dilakukan dosen Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang (Unnes) Wati Istanti SPd MPd. Saat mengajar di Universitas Mohammed V Rabat Maroko ia menggunakan media pembelajaran wayang.

Wayang yang dimainkan Wati adalah wayang kardus karena memang bahan yang terbuat dari kardus yang disesuaikan dengan jenis karakter cerita. Wati memainkan cerita Legenda Gunung Tangkuban Perahu.

Setelah melakonkan wayang, Wati memberikan beberapa pertanyaan untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka terhadap cerita yang didengarkan. Wayang tersebut digunakan sebagai media untuk memudahkan mereka dalam memahami cerita.

Di negeri itu Wati mengikuti program Scheme Academic Mobility Exchange (SAME) BIPA Tahun 2015. Selain dengan wayang, ia juga memperkenalkan permainan tradisional seperti dakon, bekel, dan sejumlah lagu daerah kepada mahasiswa.

SAME 2015 adalah program Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Dikti yang dilaksanakan mulai bulan September-Desember 2015.

“Program ini dilakukan untuk meningkatkan diplomasi kebudayaan, memperkenalkan budaya Indonesia, menginternasionalisasikan bahasa Indonesia bagi penutur asing ke berbagai negara, menjalin kerja sama antaruniversitas,” tutur Wati kepada unnes.ac.id

Setelah program SAME berjalan diharapkan terjalin kerja sama university to ynoversity (U to U). Program ini merupakan program kedua yang diikuti oleh Wati Istanti. Sebelumnya, pada 2012 ia telah mengikuti program yang sama selama 2 bulan di Thailand.

“Cara seperti ini dengan sendirinya dapat digunakan untuk memperkenalkan Unnes sehingga bisa meningkatkan partisipan Program Darmasiswa di Universitas Negeri Semarang,” lanjutnya.

from Universitas Negeri Semarang

Upacara Peringati Sumpah Pemuda, Puluhan PNS dan Mahasiswa Unnes Dapat Penghargaan

Bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda ke 87 Republik Indonesia, Rabu (28/10) 2015, puluhan pegawai negeri sipil (dosen, karyawan) dan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) memperoleh penghargaan.

Penghargaan itu diantaranya 55 PNS memperoleh tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Mereka yakni telah mengabdi kepada negara untuk kategori 30 tahun sebayak 12 orang, 20 tahun (20 orang), dan 10 tahun (23 orang).

Penyematan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Pembantu Rektor Prof Rustono, Dr Martono, dan Dr Bambang Budi Raharjo di halaman rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Selain penghargaan Satyalancana Karya Satya, Prof Fathur juga menyerahkan penghargaan kepada dosen dan mahasiswa atas prestasinya. Mereka terdiri atas 63 dosen dalam publikasi/presentasi karya ilmiah dan hak cipta, 8 dosen atas kinerja semester genap, dan 9 mahasiswa atas prestasi akademik.

Ke-9 mahasiswa yakni Didik Prasetyo Pendidikan Teknik Otomotif dari Fakultas Teknik (FT) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94, Maya Chintia Pendidikan Sosiologi dan Antropologi FIS (IPK 3,94), Azka Iftiani Rais Pendidikan Bahasa Inggris FBS (IPK 3,92), Nonik Andriyastuti Manajemen FE (IPK 3,91).

Kemudian, Achmad Fajri Nur Khamim Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam FMIPA (IPK 3,89), Fina Ulinnuha Arifin Febriati Pendidikan Guru Sekolah Dasar FIP (IPK 3,98), Ummi Habibah Teknik Kimia FT (IPK 9,94), dan Ayudhia Ratna Wijaya Sastra Perancis FBS (IPK 3,93).


from Universitas Negeri Semarang

Hari Sumpah Pemuda, Rektor Unnes Dapat Kado Lukisan

Rabu (28/10) pagi, sebagian instansi pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah melakukan upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda, begitu juga Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Setelah selesai upacara, Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum memperoleh kado ‘lukisan diri’ dari Amin Fuad mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) di ruang kerjanya.

Amin Fuad didampingi Dekan FBS Prof Agus Nuryatin menyampaikan, lukisan ini saya serahkan kepada Pak Rektor untuk kenang-kenangan, sebab saya sudah lulus kuliah.

Rektor Prof Fathur secara pribadi mengucapkan terimakasih kepada mas Amin atas penyerahan karyanya berupa lukisan diri saya.

Menurut Prof Fathur, ini merupakan semangat berkarya sesuai dengan bidang keilmuan yang dipelajari dan memiliki komitmen untuk terus belajar.

Selain itu, ini juga sebagian dari semangat pemuda karena hari ini hari sumpah. Jadi pemberiannya pada hari yang tepat mudah-mudahan menjadi inspirasi bagi pemuda-pemuda lain untuk terus berkarya.

“Karya itu kalau terus ditekuni akan lebih baik dan memberi manfaat bagi kehidupan,” kata Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 27 October 2015

Unnes Gelar Indonesian Art-chipelago 2015


Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Pendidikan Seni S2 angkatan 2014 Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar kegiatan bertajuk “Pameran Data dan Pementasan Seni; Indonesian Art-chipelago 2015” sebagai ruang untuk memperkenalkan budaya Nusantara kepada masyarakat. Kegiatan “Indonesian Art-chipelago 2015” secara keseluruhan akan menampilkan pameran data seni rupa, tari, dan musik dari berbagai daerah di Indonesia dan pementasan seni. Kegiatan berlangsung di gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni Unnes selama dua hari, Selasa dan Rabu (27-28/10).

Direktur Pascasarjana Unnes Prof Dr H Achmad Slamet MSi dalam sambutannya mengingat peran penting keragaman seni budaya Nusantara sebagai warisan bangsa dari satu generasi ke generasi lainnya. Keragaman seni budaya Nusantara telah menjadi identitas yang membentuk karakter sebagai satu bangsa yang harus dijaga dan diwariskan secara cerdas dan kreatif. Karena itulah, karya seni yang baik selalu menjadi tonggak-tonggak kebudayaan dan lentera nilai yang menerangi sejarah dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Keberagaman Indonesia yang paling nyata adalah budaya. Kumpulan dari berbagai nilai-nilai budaya daerah mencerminkan Indonesia seutuhnya. Keunikan dari setiap kebudayaan tersebut patut untuk diperkenalkan dan diapresiasi,” ungkap Prof Achmad Slamet.

Dr Sri Iswidayati MHum selaku dosen pembimbing kegiatan mengungkapkan, kebudayaan di setiap gugusan pulau-pulau di Indonesia akan dituangkan dalam kegiatan ini dalam bentuk pameran data dan pementasan sehingga dapat terciptanya ruang apresiasi, komunikasi estetik, edukasi dan pewarisan nilai-nilai budaya bangsa bagi masyarakat

from Universitas Negeri Semarang

Rektor Unnes Lantik 4 Dekan

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik empat Dekan periode 2015-2019, Selasa (27/10/2015) di Auditorium Kampus Sekaran Gunungpati.

Meraka yakni Drs Moh Solehatul Mustofa MA sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) menggantikan Dr Subagyo MPd yang telah selesai masa jabatannya. Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt Dekan (FMIPA) menggantikan Prof Wiyanto, Dr Nur Qudus MT Dekan (FT) menggantikan Dr M Harlanu MPd, dan Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd Dekan (FIK) menggantikan Dr Haryi Pramono MSi.

Selain melantik Dekan, Rektor Juga melantik Pembantu Rektor Fakultas Ilmu Pendidkan, mereka yakni Dr Edy Purwanto MSi sebagai Pembantu Dekan Bidang Akademik (PD I), Dra Sinta Saraswati MPd Kons (PD II), dan Dr Sungkowo Edy Mulyono (PD III).

Prof Fathur Rokhmanmengucapkan terima kasih kepada semua Dekan yang telah menyelesaikan tugasnya dengan sukses untuk kemajuan Unnes melalui faklultas masing-masing.

Prof Fathur menyampaikan, pelantikan bagaian dari pengelolaan kelembagaan yang sehat dengan melakukan pelayanan yang prima. Untuk pengelolaam yang sehat, maka perlu periodesasi kepimpimnan dengan penyiapan kader yang baik. Aturan sudah kita lakukan, diawali dengan penjaringan, pemilihan dan hari ini pengangkatan, sehingga ini menciptakan Unnes sebagai lembaga yang memiliki good governace.

“Unnes terus maju dalam tata kelola yang sehat untuk terus mengembangkan organisasi sebagai budaya prestasi, kata Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Film Garapan Mahasiswa Unnes Menjadi Bukti Potret Realitas Sosial Indonesia

Sebuah proses sejarah perlu diulas kembali dengan berbagai cara. Salah satunya melalui film dokumeter bisa menjadi tonggak baru lahirnya film yang syarat identitas. Banyak tontonan di Indonesia, yang hanya mengedepankan figure artis, tanpa memberikan pesan yang baik.

Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman, mengatakan hal itu ketika membuka kegiatan Pemutaran dan diskusi film Eagle Award Documentary Competition (EADC) Metro TV 2015 di Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes) Kampus Sekaran Gunungpati, Selasa (27/10).

Menurut Prof Fathur, film dokumenter sangat dekat dengan realitas sosial, tanpa ditutup-tutupi. Nilai kedaerahan hadir disetiap film dokumenter. Setiap film dokumenter yang telah ditonton selalu meninggalkan pesan dan menginspirasi. Film Tinta Perajut Bangsa yang digarap mahasiswa unnes, menjadi sebagian bukti potret realitas sosial Indonesia, “yang terpenting, setiap film memberi inspirasi bagi penontonnya,” ungkap Rektor.

Film garapan mahasiswa jurusan Sosiologi dan Antropologi Unnes, Visian Pramudika dan Diana Noviana ini mampu menyisihkan para peserta dari seluruh Indonesia dan memposisikan diri menjadi 5 besar finalis EADC 2015.

Kegiatan yang dihadiri ratusan komunitas film Semarang, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Semarang raya, dan ratusan mahasiswa Unnes ini menghadirkan beberapa pembicara. Diantaranya jurnalis Gunawan Budi Santoso (Kang Putu) dan Dr Soesilo Toer (adik Pramudya Ananta Tour).


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 26 October 2015

Unnes Juara II Festival Ilmiah Fifa Sport

Forum Ilmiah (Fifa Sport) Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar Festival Ilmiah, Sabtu (24/10), di kampus Sekaran. Kegiatan yang mengusung tema “Inovasi Generasi Sportif dan Kreatif dalam Menghadapi MEA Menuju Indonesia Unggul” ini terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu Lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMA/Se-derajat Jateng dan DIY, Lomba Poster Tingkat Mahasiswa se-Pulau Jawa, dan Pameran Ilmiah.

Peserta Lomba KIR diikuti oleh sekitar 20 SMA/se-derajat di wilayah Jateng dan DIY untuk kemudian diseleksi menjadi 10 finalis. Peserta Lomba Poster Mahasiswa se-Pulau Jawa diikuti oleh 14 Universitas untuk kemudian diseleksi menjadi 10 finalis. Seluruh finalis pada masing-masing kategori lomba tersebut melakukan presentasi di Gedung Serba Guna (GSG) FIK Unnes. Adapun juara lomba poster, juara I Fida’ Husain (Undip), juara II Risang Pratama (Unnes), juara III Gilang Aji Gumelar (UNS). Sedangkan untuk lomba KIR, juara I SMA N 2 Semarang, juara II SMK N 1 Adiwerna Tegal, juara III SMA Marsudirini Muntilan.

Pameran ilmiah diisi oleh pameran produk PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) FIK, Poster mahasiswa, produk KIR, produk olahraga, dan beberapa stand seperti Tupperware, Paste, Saka Farm, serta penampilan seni dari mahasiswa Sastra Indonesia Unnes. Kegiatan Festival Ilmiah tahun 2015 ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya digelar oleh Fifa Sport Unnes.


from Universitas Negeri Semarang

35 Jurnal Ilmiah Unnes Terindeks DOAJ

Sebanyak 35 jurnal ilmiah yang diterbitkan Universitas Negeri Semarang (Unnes) kini terindeks Directory Open Acces Journal (DOAJ). Selain memperluas akses pembaca, indeks DOAJ membuktikan jurnal ilmiah yang diterbitkan Unnes memiliki kredibilitas.

Menurut Ketua Tim Pengembang Jurnal Unnes Yasir Alimi PhD, DOAJ diakui Dikti sebagai pengindeks paling bereputasi baik setelah Scopus.

“Ini karena jurnal yang terindeks DOAJ harus memenuhi sejumlah kriteria. Karena itu, Dikti mengakui indeks DOAJ,” katanya dalam apel, Senin (26/10).

Selain menyampaikan kabar tersebut, Yasir juga menyampaikan bahwa Unnes menduduki peringkat 15 peringkat Webometric Google Schoolar Citations.

Dalam rilis pekan kedua Oktober lalu, Webometric menempatkan Universitas Konservasi ini pada peringkat ke-15. Adapun peringkat pertama dan kedua diduduki Universitas Brawijaya dan Universitas Gadjah Mada.

Ia juga menyampaikan bahwa sebelas jurnal memperoleh hibah akreditasi dan internasionalisasi.
“Dari dua belas jurnal yang kami ajukan, sebelas disetuji untuk mendapatkan hibah. Ini jumlah terbanyak di Indonesia,” katanya.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 25 October 2015

Penguatan Kinerja Kearsipan, Unnes Sambangi UI dan ANRI

Dalam rangka penguatan pengelolaan kinerja kearsipan di Universitas Negeri Semarang (Unnes), Bagian Umum dan Kepegawaian Unnes melakukan kunjungan ke Universitas Indonesia (UI) dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Jakarta, 22-23 Oktober 2015.

Drs Anwar Haryono MPd, Kepala Biro Umum dan Kepegawaian (BAUK) saat kunjungan di UI mengatakan dalam Stok Unnes yang baru saja turun, salah satu lembaga baru yang ada yakni Kantor Kearsipan. “Untuk itu kami ingin belajar dengan UI terkait pengelolaan kinerja dan manajemen kearsipan, agar mendapatkan pencerahan, dapat menerapkan kelola arsip agar tidak keliru,” ungkapnya.

Acara yang diikuti perwakilan dari berbagai unit kerja di Unnes, mendapat apresiasi dan respon positif dari Ir Anan Mirmani MIM Arc selaku Kepala Kantor Kearsipan UI.

“UI siap membantu menata kearsipan UNNES menjadi lebih baik, kami siap mendampingi UNNES jika diperlukan,” ujar Anan Mirmani.

Ia juga mengungkapkan, sampai saat ini UI masih dalam proses penataan kantor arsip. “Tahun 2000, konsep pengelolaan arsip dirintis oleh Fakultas Ilmu Budaya,” ujarnya.

Tahun 2004 mulai diimplementasikan, 2009 dilakukan pembentukan kantor arsip, 2011 dikembangkan sistem elektronik arsip (SEKAR UI), tahun 2012 berhasil menyabet ranking dua pengelolaan arsip perguruan tinggi se-Indonesia. “Mudah-mudahan dengan kunjungan ke lapangan bagaimana kondisi arsip yang ada di UI, tim dari Unnes bisa mengadopsi, sehingga bermanfaat untuk meningkatkan pengelolaan arsip,” pungkasnya.

Kemudian, untuk lebih menguatkan kinerja manajemen arsip, Tim Unnes juga akan berkunjung ke Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jumat (23/10).

 


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 24 October 2015

[AGENDA UNNES] Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Unnes Adakan Seminar Nasional


SEKITARUNNES.COM, SEMARANG - Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Unnes Adakan Seminar Nasional yang bertajuk "Implementasi KKNI Dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi Sarjana Teknik Untuk Pembangunan Indonesia Melalui Jasa Konstruksi".

Pada Seminar Nasional ini menghadirkan beberapa pembicara diantaranya, sebagai pembicara 1 adalah Dr. Ir. Edrotomo, M.T (Ketua Tim Penyusun KKNI Dikti Nasional) dan pembicara 2 adalah Ir. Wisnu Suharto, Dipl, HE, IPU, ACPE (Ketua Persatuan Insinyur Indonesia-PII wilayah Jawa Tengah).

Untuk informasi lebih detail bisa dilihat di brosur diatas:
Hubungi:
Kandida Dewantara (085942555114)
Lilik Aryanto (085743401170)

(rtp)

Thursday, 22 October 2015

20 Mahasiswa Unnes PPL di SMA Nusantara ditarik


Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA Taruna Nusantara Magelang ditarik ke kampus. Mereka telah melakukan PPL selama tiga bulan mulai Agustus lalu.

Kepala Sekolah Brigjend TNI (Purnawirawan) Mohammad Hidayat didampingi Wakil kepala Sekolah dan jajaran pimpinan saat melepas mahasiswa PPL menyampaikan, mahasiswa Unnes selama melakukan PPL di SMA Nusantara selalu disiplin dan tertib. Penarikan dipusatkan di Wisma Tamu LB Moerdani, Kamis (22/10) di SMA Nusantara Magelang.

“Ini dibuktikan baik pagi, siang, maupun malam hari mendampingi siswa,” kata Brigjend TNI (Purnawirawan) Mohammad Hidayat.

Dia, menyontohkan, setelah salat subuh mahasiswa ikut mendampingi pengasuhan siswa melakukan olah raga bersama guru pamong sampai pukul 06.00. Ketika malam hari mahasiswa juga mendampingi siswa belajar sampai 21.00, karena siswa diasramakan.

Selain itu, hari kemarin (Rabu 21/10) mahasiswa beserta siswa kelas X juga melakukan pendidikan karekter melalui jalan tapak tilas Jenderal Soedirman sejauh 17 Km.

Kepala Humas Bambang Priyono MPd yang juga dosen pembimbing saat menarik mahasiswa mengucapkan terima kasih atas bimbingannya diantaranya digembleng dan ditempa, sehingga ketika mereka bekerja nanti setelah lulus mampu mengimplementasikan kepribadian, akademik, dan nilai-nilai jasmani yang prima menunjang guru profesional.

from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 21 October 2015

Pidato Rektor pada Wisuda Periode III Oktober 2015


PIDATO REKTOR
PADA WISUDA PROGRAM DOKTOR, MAGISTER, PENDIDIKAN PROFESI, SARJANA, DAN DIPLOMA PERIODE III TAHUN 2015
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

“Generasi Rumah Ilmu yang Inovatif dan Inspiratif
dalam Peningkatan Daya Saing Bangsa“

Yang saya hormati Ketua dan Anggota Senat
Yang saya hormati Para Pembantu Rektor
Yang saya hormati Para Ketua Lembaga/Para Dekan/Direktur PPS/Para Kepala Badan
Yang saya hormati Para Kepala Biro
Yang saya hormati Para Pembantu Dekan
Yang saya hormati Para Ketua Jurusan/
Ketua Program studi
Yang saya hormati Para Tenaga Pendidik dan Para Tenaga Kependidikan
Yang saya hormati Para Lembaga Mitra Unnes
Yang saya hormati Segenap Insan Pers
Secara Khusus, Yang saya banggakan, Para Wisudawan, Generasi Pembangun Bangsa beserta Keluarga yang Bersuka Cita serta Hadirin yang saya muliakan.

Assalamu’alaikum wr. wb., Selamat pagi dan Salam sejahtera.
Semoga kita senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.
Hadirin dan Para Wisudawan yang saya hormati
Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur ke Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, pada pagi hari ini, kita dapat menghadiri acara Wisuda Periode III Oktober 2015. Mengawali sambutan saya, mengingat kita berada dalam nuansa bulan Oktober, menjelang Hari Sumpah Pemuda, maka saya mengingatkan kembali suatu pernyataan: “Satu Nusa, Satu Bangsa, serta Satu Bahasa”, yaitu INDONESIA. Sumpah pemuda, merupakan buah dari dialektika bahwa untuk mencapai kemerdekaan itu yang pertama-tama harus dilakukan adalah “Persatuan”. Semoga kita selalu memiliki kekuatan dan kesatuan untuk dapat berkontribusi bagi bangsa Indonesia dalam peningkatan daya saing menghadapi tantangan nasional, regional serta global.
Kehadiran kita di sini, untuk bersilaturahim bersama-sama melaksanakan salah satu agenda utama Unnes, yaitu Wisuda Program Doktor, Magister, Pendidikan Profesi, Sarjana, dan Diploma Periode III Tahun 2015. Pada periode ini, Unnes meluluskan 3620 lulusan. yang terdiri atas 7 doktor, 405 magister, 15 lulusan pendidikan profesi, 3039 sarjana, dan 154 ahli madya lulusan diploma III.
Dari komposisi itu, secara khusus tercatat rerata indeks prestasi kumulatif (IPK) dan lama studi para Wisudawan. Tercatat rata-rata IPK lulusan (mulai dari jenjang D3 hingga S3) 3,42. Adapun rata-rata lama studi D3 7 semester, S1 9 semester, pendidikan profesi konselor 2 semester, S2 5 semester, dan S3 9 semester.
Hadirin yang saya muliakan
Para wisudawan, tentunya berasal dari berbagai penjuru, dari provinsi di Indonesia. Kenyataan ini menunjukkan bahwa Unnes adalah universitas nasional yang sedang mewujudkan dirinya menjadi universitas bertaraf internasional atau global. Saya yakin bahwa saudara-saudara adalah putera dan puteri terbaik, yang juga merupakan para calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia tercinta. Untuk itu, dengan segala hormat, saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Segenap Orang Tua/Keluarga yang mempercayakan putra-putrinya untuk belajar di Unnes ini.
Para wisudawan Unnes ini laksana Generasi Rumah Ilmu yang selalu bersinar terang menghadirkan inovasi dan inspirasi dengan ilmu, pengetahuan dan keterampilan serta bekal hidup yang memadai yang dididik dan ditempa penuh rasa asah, asih, asuh. Unnes sebagai Rumah Ilmu, memilik prinsip dan kondisi yang harus dipenuhi. Pertama, sebagai rumah pengetahuan, jendela dan pintu antar-ruang harus dijaga tetap terbuka agar tidak terkungkung pada fragmentasi akademik. Kedua, menjaga jalinan aksiologis antara ilmu dengan realitas sosial. Leluhur kita pernah menyampaikan pesan bahwa “ilmu kelakone kanthi laku”. Sesanti ini bisa dipahami bahwa, pengetahuan harus keluar dari rumah ontologis dan epistimologisnya sehingga menemukan konteks sosial yang relevan. Ketiga, kampus hanya dapat melegitimasi dirinya menjadi rumah ilmu jika individu-individunya memiliki pikiran terbuka. Pikiran terbuka adalah syarat wajib agar dialektika keilmuan tidak tersungkur pada klaim dan jargon. Keempat, rumah ilmu juga harus dibangun dengan prinsip partisipasi, bukan kontrol mutlak, dan lebih-lebih dominasi. Untuk memahami sesuatu secara lebih komprehensif diperlukan sumbangan dari setiap orang yang terlibat di dalamnya.
Sebagai sebuah Institusi Pendidikan Tinggi, Unnes diharapkan mampu memberikan kontribusinya melalui para lulusannya untuk meningkatkan daya saing bangsa Indonesia. Tantangan ASEAN Community 2015 di tingkat regional membuka peluang akan adanya mobility dan connectivitas SDM ASEAN di semua bidang. Para wisudawan, tentunya menjadi bagian penting dari SDM yang berkualitas dan memiliki kemampuan Ipteks untuk berkontribusi dalam peningkatan daya saing bangsa Indonesia menghadapi tantangan nasional, regional serta global.
Para Wisudawan yang saya banggakan
Wisuda kali ini bukanlah muara akhir dari sebuah perjalanan, karena saudara-saudara masih akan terus dituntut untuk mengaplikasikan keahliannya dan terus belajar untuk dapat berkontribusi secara maksimal dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat luas secara profesional.
Keberhasilan Saudara saat ini, selain berkat kerja keras dalam belajar, juga hendaknya Saudara sadari betul bahwa keberhasilan itu merupakan karunia Allah Swt serta doa orang tua yang tulus dan ikhlas. Oleh karena itu, sepatutnya dan seharusnya Saudara memperbanyak rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, serta meningkatkan bakti kepada kedua orang tua, guru-guru Saudara, dan orang-orang terdekat yang telah membantu Saudara dalam meraih sukses itu.
Sukses yang Saudara peroleh itu hendaknya Saudara gunakan sebagai pijakan untuk mencapai sukses lanjutan dengan meningkatnya ketekunan, kesungguhan, dan kerja keras dalam berkarya dan mengabdi di masyarakat, sehingga pada akhirnya Saudara akan menjadi Insan yang paripurna. Itulah harapan dan niat Saudara serta orang tua Saudara tatkala dahulu berangkat dari rumah untuk menyelesaikan studi di Unnes. Akhirnya, Saya berharap dan berdoa, Saudara-saudara dapat menjadi Generasi yang selalu menghadirkan inovasi dan inspirasi dengan ilmu, pengetahuan, teknologi dalam daya saing bangsa yang telah dipelajari di Rumah Ilmu, Kampus Konservasi.
Semoga Allah Swt, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing kita. Apa yang kita kerjakan dan abdikan selama ini dicatat sebagai bagian dari amal kebajikan. Selamat kepada Para Doktor, Magister, Pendidikan Profesi, Sarjana, dan Diploma serta Orang Tua/Keluarga yang turut bersuka cita. Jayalah UNNES, Jayalah Pendidikan Indonesia.
Wassalamu‘alaikum wr. wb.
Semarang, 20 Oktober 2015
Rektor Universitas Negeri Semarang,
Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.
NIP 196612101991031003

from Universitas Negeri Semarang

Program Pascasarjana Unnes Luluskan 112 Orang

Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) Periode III 2015 mewisuda sebanyak 112 Orang program Doktor dan Magister.

Prof Dr Achmad Slamet menyampaikan, wisudawan sebanyak itu terdiri atas program Doktor 7 orang, dan program Magister 105 orang, Rabu (20/10) di Hotel Patra Jasa.

Penyandang gelar wisudawan terbaik yakni Triyanto dari jenjang, program studi Doktor (S3), Pendidikan Seni dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 4,00. dan Nasrullah Darwis dari Magister (S2), Manajemen Pendidikan (Kepengawasan Sekolah).

Rata-rata IPK lulusan S3 (3,85), S2 (3,68), rata-rata Lama studi S3 (9 semester), S2 (5 semester). sedangkan masa studi tercepat lulusan S3 (6 semester), dan lulusan S2 (4 semester).


from Universitas Negeri Semarang

Dr Triyanto: Sambutan Wakil Wisudawan

Pertama-tama kami panjatkan kepada Allah, karena di hari yang membahagiakan ini, kami diberi kesehatan, kesempatan, dan  kenikmatan untuk mengikuti Wisuda Program Doktor, Magister, Pendidikan Profesi, Sarjana, dan Diploma Periode III Bulan Oktober 2015.

Dalam menjalani proses perkuliahan sampai lulus tersebut, betapa besar peran dan jasa  para dosen, tenaga kependidikan, dan pemimpin mulai dari tingkat program studi, jurusan, fakultas, program pascasarjana, hingga tingkat universitas dalam mengasah, mangasuh, mengasihi, dan melayani kami tanpa mengharapkan balas budi. Tanpa peran dan jasa mereka, niscaya, kami ini tidak akan pernah menjadi seperti sekarang ini.

Sinergisitas komitmen mereka dalam melayani dan pemberian fasilitas yang tersedia dalam membangun sistem pendidikan di Unnes tercinta sebagai rumah ilmu yang berwawasan konservasi, menjadikan kami sejuk, damai,  dan nyaman dalam belajar.

Dengan iklim seperti itulah kami dididik menjadi orang-orang terpelajar yang berakrakter, peka, dan peduli  terhadap lingkungan.

Kami menyadari bahwa capaian gelar di atas, bukanlah akhir dari segalanya. Bagi kami, ini justru menjadi awal dan  modal dasar bagi kami dalam berperan serta untuk ikut membangun sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas.

Ke depan, tantangan yang dihadapi bangsa kita semakin berat, yakni harus mampu bersaing dalam menghadapi dinamika kehidupan baik pada ranah lokal, regional, maupun global. Kata kunci untuk menghadapi itu ialah pendidikan.


from Universitas Negeri Semarang

Inilah Empat Pesan Rektor Unnes untuk Wisudawan

Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali mewisuda 3.620  mahasiswa pada wisuda periode III tahun 2015, Selasa dan Rabu (20 dan 21/10). Selain menjadi momentum yang membahagiakan bagi para wisudawan dan keluarganya, wisuda juga menjadi mementum yang membahagiakan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Kepada para wisudawan, profesor ilmu sosiolinguistik itu kembali mengingatkan bahwa para wisudawan tetap  menjadi warga kampus. Oleh karena itu, mereka memiliki tanggung jawab melaksanakan prinsip-prinsip keilmuan sebagaimana prinsip yang dipegang dalam Rumah Ilmu.

“Sebagai rumah ilmu, Unnes adalah tempat ilmu pengetahuan berangkat dan pulang. Ada tiga prinsip yang dipegang Unnes. Pertama, menjaga dialog antarruang agar tidak terfragmentasi secara akademik. Kedua, menjaga jalinan aksiologis antara ilmu dengan realita sosial. Ketiga, mengembangkan sikap akademik terbuka,” katanya.

Kepada para wisudawan, Prof Fathur memberikan empat pesan. Pertama, para wisudawan agar menyiapkan diri  berkontribusi meningkatkan daya saing bangsa. Hal ini terutama diperlukan karena Indonesia sedang mempersiapkan diri dalam pasar bebas regional ASEAN.

Kedua, selain buah kerja keras, kesuksesan wisudawan adalah berkat dukungan orang tua. Oleh karena itu, wisudawan harus senantiasa menghormati dan berbakti kepada orang tua. Rasa hormat yang sama juga perlu diberikan kepada guru yang menopang kesuksesan mereka.

Ketiga, wisudawan perlu menjadikan kesuksesan akademik sebagai pijakan meriah kesuksesan lanjutan. Perjalanan wisudawan masih panjang dan memerlukan kerja keras dan ketekunan untuk melaluinya.

“Akhirnya, saya berdoa supaya Saudara sekalian bisa menjadi generasi inovatif, yang dapat memecahkan tantangan inividual dan masyarakat dengan ilmu pengetahuan,” katanya.


from Universitas Negeri Semarang