Wednesday, 8 June 2022

Menko PMK Prof Muhadjir Effendy: UNNES Semakin Kokoh dalam Standing Akademik Menuju Indonesia Emas

Di usia ke 57 Universitas Negeri Semarang (UNNES) diharapkan menjadikan UNNES semakin kokoh dalam standing akademik dan menjaga serta mengawal Sumber Daya Manusia Indonesia menuju Indonesia Emas.

“Walaupun usianya baru 57 tahun, tapi UNNES terus berkomitmen meningkatkan dan menghasilkan SDM yangb berkualitas. Mudah-mudahan UNNES semakin kokoh standing akademik dan mempertajam visinya sebagai perguruan tinggi yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional serta menjaga dan mengawal Indonesia menuju Indonesia Emas”.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Prof Dr Muhajir Efendi MAP dalam upacara Dies Natalis ke-57 UNNES yang diselenggarakan secara bauran daring dan luring di Gedung Auditorium Prof Wuryanto, Rabu (8/6).

Dalam kesempatan ini, Menko PMK Prof Muhadjir Effendy meyakini UNNES memiliki tradisi yang sangat kokoh dalam mencetak tenaga-tenaga pendidikan yang profesional dan berkarakter.

Karena itu, Menko PMK Prof Muhadjir Effendy berpesan agar UNNES tidak melupakan cikal bakal menyiapkan guru-guru profesional dan berkarakter.

“Mungkin tidak akan ada guru-guru hebat kalau dulu tidak ada IKIP Semarang yang sejak zaman dahulu yang awalnya sebagai kursus dalam mencetak guru di Semarang,” jelasnya.

Selain itu, Menko PMK Prof Muhadjir Effendy mengapresiasi UNNES dalam menempatkan konservasi dan bereputasi internasional menjadi bagian dalam visi.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim MBA mengajak sivitas akademika UNNES untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi dengan melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Mendikbudristek menjelaskan progam MBKM yang mampu memberikan mahasiswa menjadi lulusan yang kreatif serta tangguh dalam mengahadapi tantangan yakni magang bersertifikat, studi independen berserikat, pertukaran mahasiswa dalam dan negeri serta kampus mengajar, wirausaha merdeka dan praktisi mengajar.

Program baru ini akan memberikan mahasiswa menjadi lulusan yang kreatif serta tangguh dalam mengahadapi tantangan ciri merupakan profil pelajar Pancasila cerdas dan berkarakter
“Saya yakin akan menjadikan UNNES kampus cerdas dan menghasilkan lulusan yang mencerdaskan kehidupan bangsa menuju Indonesia emas,” jelas Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim MBA penerima Anugerah Konservasi Upakarti Dharmakarya Adikarana.

Dalam kegiatan ini, Ebiet G. Ade penerima anugerah Konservasi Upakarti Adhi Bhujangga Utama juga memberikan sambutannya. Ebiet merasa pemberian anugerah Konservasi Upakarti Adhi Bhujangga Utama memiliki nilai lebih.

“UNNES memberikan penghargaan yang tentunya akan saya tempatkan sebagai penghargaan yang sangat membanggakan saya dan keluarga. Terimakasih kepada semuanya yang telah memberikan ruang untuk berkarya. Selamat Dies Natalis ke 57 saya berharap UNNES melahirkan generasi yang istimewa,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Dies Natalis ke 57, UNNES Berikan Penghargaan Anugerah Konservasi Kepada Nadiem Anwar Makarim dan Ebiet G. Ade

Peringatan dies natalis ke 57 Universitas Negeri Semarang (UNNES) semakin bermakna karena UNNES memberikan penghargaan Anugerah Konservasi kepada tokoh-tokoh bangsa yang berdedikasi tinggi melestarikan nilai-nilai luhur bangsa dan nilai-nilai konservasi.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan Anugerah Konservasi adalah ikhtiar strategis UNNES dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai konservasi secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai kalangan.

Prof Fathur menjelaskan penghargaan ini diberikan karena UNNES sepenuhnya menyadari bahwa upaya melestarikan lingkungan, seni dan budaya, serta nilai dan karakter bukanlah pekerjaan ringan. UNNES perlu bekerja sama, mendorong berbagai pihak, agar semua pihak turut mengamalkan nilai-nilai konservasi tersebut pada bidang kehidupan.

Prof Fathur mengatakan tahun ini Anugerah Konservasi diberikan kepada dua tokoh yang dinilai memiliki dedikasi luar biasa melestarikan nilai-nilai konservasi pada bidangnya masing-masing.

Pertama, Anugerah Konservasi Upakarti Dharmakarya Adikarana akan diberikan kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim BA MBA, atas dedikasi dan pemikirannya dalam mewujudkan pendidikan di Tanah Air yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman melalui kebijakan Merdeka Belajar.

Kedua, Anugerah Konservasi Upakarti Adhi Bhujangga Utama diberikan kepada salah satu legenda musik Tanah Air yang hampir seluruh karyanya menginspirasi untuk berbuat baik kepada sesama, kepada lingkungan, dan kepada semesta yaitu Ebiet G. Ade. Karya-karyanya bukan saja memiliki nilai estetik dan musikalitas yang tinggi sehingga digemari masyarakat lintas generasi, tetapi juga mendorong untuk berefleksi sekaligus bertindak baik kepada lingkungan.

Prof Fathur menegaskan, UNNES memosisikan diri sebagai perguruan tinggi yang siap berkontribusi melahirkan talenta-talenta unggul yang siap mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.

Untuk itu, Prof Fathur menambahkan, UNNES telah merancang dan melaksanakan sejumlah program inovatif untuk mengimplementasikan MBKM, antara lain UNNES Lantip, UNNES Prigel, UNNES Giat, Pertukaran mahasiswa, Kewirausahaan, Penelitian, Studi/Proyek Independen, Proyek Kemanusiaan, dan Bela Negara.

Di sisi lain salah satu strategi UNNES dalam mengimplementasikan MBKM adalah menciptakan ekosistem MBKM yang produktif dan kolaboratif.

“Ekosistem MBKM menempatkan pendidikan tinggi bukan semata lembaga pendidikan tapi juga produsen ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi serta sebagai pusat keunggulan tridharma yang hasilnya dapat dikolaborasikan dengan kebutuhan dunia usaha, masyarakat, dan industri,” tegas Prof Fathur Rokhman.


from Universitas Negeri Semarang

Dies Natalis ke-57 Tahun, UNNES Cerdas Untuk Indonesia Emas

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar upacara Dies Natalis ke-57 UNNES secara bauran daring dan luring di Gedung Auditorium Prof Wuryanto, Rabu (8/6).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan rasa penuh syukur dan bangga pada peringatan dies natalis ke-57, UNNES terus bertumbuh menjadi lembaga pendidikan yang berwibawa dan reputasinya diakui semakin luas baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, Prof Fathur menyampaikan berbagai prestasi diraih UNNES. Salah satu prestasi yang masih segar dalam ingatan adalah ketika dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2022 UNNES berhasil menjadi perguruan tinggi paling diminati di seluruh Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, UNNES juga telah meletakkan fondasi akademik dan kelembagaan yang mapan sehingga UNNES menjadi perguruan tinggi berkelas dunia kebanggaan Indonesia.

Tak hanya itu, Prof Fathur mengatakan pengakuan reputasi UNNES antara lain berasal dari UI Greenmetric yang menetapkan UNNES sebagai kampus terhijau peringkat 5 se-Indonesia dan peringkat 45 se-dunia.

Prof Fathur menambahkan, sejak 2016 UNNES berhasil meraih akreditasi institusi unggul dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Lima belas program studi telah meraih akreditasi internasional AQAS dan empat lainnya telah meraih sertifikasi AUN-QA. Alhamdulillahirobilalamin, jumlah program studi yang terakreditasi A juga terus bertambah hingga persentasenya kini di atas 71 persen.,” jelas Prof Fathur.

Dalam publikasi lembaga internasional 4ICU, UNNES menduduki peringkat 10 nasional, 22 Asia Tenggara, 96 besar Asia, dan 891 besar dunia. UNNES juga mendapatkan pengakuan dari QS Star Rating System sebagai perguruan tinggi berbintang dengan kecemerlangan akademik dan kepedulian sosial. Adapun Scimago Institution Ranking menempatkan UNNES pada peringkat 21 nasional.

Dari sisi kelambagaan dan tata kelola, UNNES juga terus mengukir berbagai prestasi yang menunjukkan kesiapannya menjadi perguruan tinggi berkelas dunia. UNNES memperoleh penilaian wajar tanpa pengecualian selama 11 kali berturut-turut. Tahun 2021 UNNES juga menerima penghargaan sebagai Instansi Pemerintah Terbaik Sistem Akuntabilitas Kinerja kategori Perguruan Tinggi Negeri tahun anggaran 2021. UNNES uga sekaligus menjadi perguruan tinggi terbaik ketiga penilaian kinerja anggaran terbaik tahun 2021 kategori Badan Layanan Umum.

“Peringatan Dies natalis ke-57 UNNES ini dilakukan tidak hanya demi kepentingan mengikuti tradisi dan kelaziman, namun secara substantif dibutuhkan sebagai ajang introspeksi, retrospeksi, refleksi, dan melakukan proyeksi dalam mengembangkan UNNES menjadi agar menjadi perguruan tinggi kelas dunia,” ungkap Rektor UNNES.

Di akhir sambutannya, Prof Fathur mengatakan 57 Tahun UNNES telah mengabdi untuk bangsa. Itu bermakna bahwa UNNES telah menapaki rute yang cukup panjang dalam pengabdiannya pada tanah air tercinta ini.

“57 tahun bukanlah sekedar angka, namun perjalanan panjang dalam pendewasaan, peningkatan kemampuan dan ketangguhan diri dalam mengemban tanggungjawab dan memberikan konstribusi pada kejayaan bangsa. Selamat ulang tahun ke-57 UNNES tercinta, semoga semakin menginspirasi dan berkonstribusi terdepan dalam kemajuan negeri. UNNES Cerdas Untuk Indonesia Emas, pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Gelar UNNES Partnership Forum, Rektor UNNES : Mari Wujudkan Transformasi Pendidikan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan UNNES Partnership Forum (UPF) pada Selasa (7/6) bertempat di Hotel Patra Semarang.

UPF tahun 2022 menghadirkan mitra UNNES baik dalam maupun luar negeri yang berasal dari berbagai daerah dan berbagai negara, mulai dari Malaysia hingga Australia.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan UNNES Partnership Forum (UPF) merupakan bagian dari serangkaian peringatan Dies Natalis ke-57 UNNES.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari cara UNNES dalam memperingati Dies Natalis ke-57. Pada kesempatan ini, UNNES terus berbenah dan mengembangkan kampus menjadi digital smart campus,” ungkap Rektor.

Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni UNNES tersebut menambahkan, dalam pengembangan menjadi kampus yang lebih unggul berbasis digital smart campus, UNNES harus mampu melihat setiap peluang.

“Kita harus cerdas dalam melihat tantangan sebagai peluang. Itulah yang dilakukan oleh orang-orang cerdas, mengubah tantangan menjadi peluang. Tantangannya seperti apa, salah satunya dengan melakukan transformasi pendidikan,” jelas Prof Fathur.

Menurutnya, Perguruan Tinggi di Indonesia harus dapat menjawab setiap tantangan dengan transformasi pendidikan tinggi melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) dengan 21 mitra UNNES baik dalam maupun luar negeri.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 7 June 2022

Dies Natalis ke 57 UNNES, Rektor Luncurkan Rumah Inovasi dan Pameran Produk Inovasi

Inovasi menjadi salah satu elemen penting dalam Perguruan Tinggi. Keberadaan inovasi serta kebermanfaatannya terhadap kehidupan masyarakat merupakan indikator penting dalam pemeringkatan sebuah perguruan tinggi. Universitas negeri Semarang (UNNES) sebagai sebuah perguruan tinggi yang telah berusia 57 tahun memposisikan inovasi sebagai salah satu spirit ketika menggaungkan slogan “UNNES Cerdas”. Sebagai konsekwensinya UNNES perlu menghadirkan inovasi inovasi unggulan yang telah dihasilkan oleh dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa.

Dalam rangkaian kegiatan Dies natalis ke-57, UNNES menyelenggarakan kegiatan peluncuran rumah inovasi sekaligus pameran produk inovasi pada tanggal 7-10 Juni 2022.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan peluncuran rumah inovasi sekaligus pameran produk inovasi yang telah dihasilkan oleh dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa merupakan bukti nyata buah hasil pemikiran penelitian dan pengabdian sivitas akademika UNNES kepada masyarakat.

“Inovasi menjadi kunci dalam perguruan tinggi. Dengan inovasi perguruan tinggi akan cemerlang, tentu UNNES juga akan cemerlang karena sudah menghasilkan inovasi-inovasi yang kebermanfaatanya dihilirkan kepada masyarakat,” jelasnya.

Prof Fathur menambhakan, Rumah Inovasi selaras dengan UNNES sebagai Rumah Ilmu Pengembang Peradaban sebagai spirit dalam mencapai visi Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional.

“Kita meyakini bahwa visi ini akan bisa tercapai Ketika aktivitas Tridharma Perguruan Tinggi dan keilmuan yang kita miliki dirasakan masyarakat. Jika ilmu itu dihilirkan melalui berbagai kegiatan penelitian, pengabdian, publikasi, invensi, dan inovasi sampai terasa kebermanfaatannya di masyarakat. Hal tersebut memerlukan ilmu agar dapat dikembangkan dan dihilirkan,” jelas Prof Fathur Rokhman.

Dalam kesempatan ini, Prof Fathur juga mengatakan Rumah Inovasi merupakan upaya UNNES dalam membangun UNNES Eduwisata.

“UNNES Eduwisata dikembangkan agar memiliki manfaat lebih bagi masyarakat. UNNES juga unggul dalam keragaman bidang keahlian. Masing-masing fakultas memiliki keunikan yang dapat ditawarkan. Di Rumah Inovasi inilah peradaban fakultas di lingkungan UNNES terkait dengan keilmuan ada di Rumah Inovasi UNNES,” tegasnya.

Prof Fathur berharap, melalui rumah inovasi ini UNNES memposisikan diri dan menyatakan keikutsertaan sebagai pengembang peradaban, serta sebagai pencetak inovator-inovator handal yang hasil risetnya membawa kemaslahatan bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

Ketua LPPM UNNES Prof Dr H R Benny Riyanto SH MHum CN menjelaskan melalui Rumah Inovasi inilah, diharapkan perguruan tinggi bisa memperhatikan kebutuhan masyarakat saat ini.

Prof Benny Riyanto menjelaskan, Rumah inovasi UNNES berlokasi di gedung LPPM UNNES lantai 1, memiliki ruang pameran yang modern dan representatif dalam mendisplay produk-produk inovasi unggulan. Menempati area dengan luas lebih dari 500 M2, area pameran inovasi dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu inovasi kriya dan fashion, inovasi pangan, inovasi pendidikan, inovasi di bidang saintek, bidang hukum, olah raga, inovasi digital, seni humaniora dan inovasi di bidang industri.

Di kategori kriya dan fashion ditampilkan inovasi unggulan dari rumah produksi Sekar Ayu Fakultas teknik yang menampilkan produk fashion dan tekstil dengan teknik ecoprint. Dr MUH FAKHRIHUN NAAM SSn MSn menampilkan kain batik dengan pengembangan motif khas Ratu Kalinyamat, disandingkan dengan kreasi batik karya DWI WAHYUNI KURNIAWATI SPd MSn melalui teknologi cap batik plastik dan aplikasi DBatik. Beberapa kriya unggulan dari jurusan Seni Rupa, FT dan MIPA juga menjadi fokus utama kategori ini.

Pada kategori inovasi pangan, beberapa produk pangan karya mahasiswa maupun dosen didisplay secara berurutan mulai dari produk pangan fungsional berbahan kedelai, produk unggulan dari KWU (unit kewirausahaan), dan produk unggulan dari inkubator bisnis yang beberapa diantaranya sudah diekspor ke beberapa negara, serta produk mitra binaan UNNES.

Pada kategori inovasi pendidikan, ditampilkan produk sertifikasi TOEFl dan sertifikasi profesi dosen oleh LP3, inovasi alat peraga matematika karya Prof Dr Isti Hidayah MPd alat peraga tata Surya khusus bagi tuna netra karya karya Dr Drs Sugiman BSc MSi dan beberapa alat praktikum serta berbagai buku terkait inovasi yg dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Di bidang saintek terdisplay inovasi dibidang energi seperti energel, casava gel dan bioflamegel yang membawakan konsep energi terbarukan, inovasi robot pembelajaran STEM karya Riza Arifudin SPd MCs dan Zaenal Abidin SSi MCs PhD. Kultur jaringan dan terrarium juga menjadi produk inovasi unggulan di bidang biologi. Prof Dr Edy Cahyono MSi bekerja sama dengan rumah Atsiri menampilkan produk minyak Atsiri yg dapat diimplementasikan sebagai produk aromatic air refreshner. Dr.Ratna Dewi Kusumaningtyas ST MT dan tim menampilkan produk sabun pencuci tangan hasil dari pengelolaan limbah minyak goreng. Beberapa inovasi unggulan lainnya juga terdisplay pada kategori saintek.

Pada kategori olahraga ditampilkan produk tonis karya Drs Tri Nurharsono MPd. Beberapa teknologi di bidang olahraga seperti dpose, sprintA dan perangkat pelontar bola voli dalam format video.

Pada lobi utama didisplay kategori teknologi dengan ukuran besar. Radig, karya Prof Dr Susilo MS yang merupakan inovasi dalam bidang radiografi. Alat conventer udara menjadi air siap minum karya Samsudin Anis ST MT PhD. Karya mahasiswa mobil Pandawa di bawah bimbingan Dr Eng Rizqi Fitri ST MEng. Karya inovasi berupa drone dan miniatur frigate. Alat uji rem cakram, berikut kampas rem dengan bahan komposit sabut kelapa, menjadi produk inovasi komersial yg juga menarik perhatian. Dari unit perpustakaan, PPS, pusat jurnal dan beberapa fakultas menampilkan beberapa produk karya tulis berupa jurnal maupun buku.

Inovasi kategori digital ditampilkan melalui 6 layar di dalam ruang inovasi, diantaranya e-ujian karya Anggyi Trisnawan Putra SSi MSi, Math city map karya Dr rer nat Adi Nur Cahyono M Pd, D-Batik karya Dr. Wandah Wibawanto, M.Ds dan beberapa inovasi digital lainnya yang dapat dicoba secara langsung di area pameran.

Di bidang seni terdapat beberapa karya seni seperti kerajinan akrilik, popup Book, ilustrasi dan seni tari Haswa Kusumendra karya Dr Eny Kusumastuti MPd. Serta karya karya lainnya yang dapat dilihat secara langsung di lokasi pameran.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 6 June 2022

Rektor UNNES Serahkan SK PNS dan CPNS, Ingatkan Memegang Teguh Integritas, Inovasi, Profesional, Tanggung Jawab, dan Keteladanan

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNE) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyerahkan 20 Surat Keputusan Pegawai Negeri Sipil (SK PNS) formasi tahun 2019 serta menyerahkan 22 SK Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2022. Kegiatan yang diselenggarakan di Rektorat UNNES, Senin (06/6), dihadiri Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof Dr S Martono MSi dan unsur pimpinan lainnya.

Mengawali sambutannya Prof Fathur memberikan ucapan selamat atas keberhasilan para PNS dan CPNS yang telah diterima dan melaksanakan tugas di kampus UNNES.

“Saya mengucapkan selamat dan turut berbahagia Bapak dan Ibu bisa bergabung dan menjadi bagian dari UNNES. Bapak dan Ibu yang terpilih dari sekian banyak pendaftar sudah sepatutnya bersyukur atas capaian ini. Tunjukkan komitmen akademik dan kontribusi nyata dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan, jaga sikap dan jadilah teladan baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” jelas Prof Fathur.

Prof Fathur berpesan agar para PNS dan CPNS dapat segera beradaptasi serta memegang teguh Integritas, Inovasi, Profesional, Tanggung Jawab, dan Keteladanan.

Selain itu,Prof Fathur juga menekankan agar para PNS dan CPNS bergerak cepat dan memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan zaman. Karena dengan itu akan memberikan dampak yang positif ketika sumber daya manusia (SDM) yang kompeten mampu membawa keberhasilan pada peningkatan kinerja.

Prof Fathur juga berharap kepada PNS dan CPNS untuk bersama-sama mengembangkan dan memajukan UNNES bersama.

“Dengan adanya tambahan tenaga baru ini, diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi UNNES. Ide atau gagasan baru dalam penyelesaian masalah merupakan hal yang sangat ditunggu karena kemajuan sebuah institusi berawal dari adanya gagasan pembaruan yang diimplementasikan dengan baik,” pungkas Rektor UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Pimpin Apel Pagi, Rektor UNNES Dorong Sivitas akademika Memberikan Kontribusi dalam Membangun Peradaban Keilmuan di Indonesia

Sebelum mengawali aktifitas bekerja, sivitas akademik Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan Apel pagi secara langsung bertempat di depan Rektorat UNNES, Senin (6/6). Apel pagi akan menjadi rutinitas setiap hari senin pagi karena pandemic Covid-19 yang kian mereda.

Apel pagi dipimpin oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Dalam arahannya Prof Fathur mengajak kepada seluruh peserta apel untuk senantiasa berkinerja dengan baik.

“UNNES telah melangkah menjadi universitas unggul, oleh karenanya mari kita jaga UNNES bersama-sama dan bekerja dengan baik agar dapat meningkatkan kontribusi nyata kepada Indonesia,” jelas Rektor UNNES.

Selain itu, Prof Fathur menggunakan kesempatan kali ini untuk mengingatkan ke seluruh peserta apel, bahwa bulan Juni adalah bulan Dies Natalis UNNES ke-57. Untuk itu Prof Fathur mendorong civitas akademika UNNES terus memberikan kontribusi dalam membangun peradaban keilmuan di Indonesia.

“Kita bersyukur, sebentar lagi UNNES akan merayakan Dies Natalis 57 tahun. Untuk itu saya mendorong terus memberikan kontribusi dalam membangun peradaban keilmuan di Indonesia. “UNNES Cerdas untuk Indonesia Emas” menjadi tema Dies Natalis ke-57 UNNES. Saya mengajak kepada seluruh civitas akademika UNNES untuk mengembangkan ilmu bagi kemaslahatan dan kebermanfaatan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Emas,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 5 June 2022

Tim Pengabdian Masyarakat FT UNNES Gelar Pelatihan Pembuatan Jelly Art Pudding di Kelurahan Peterongan

Kegiatan pengabdian ini berawal dari permintaan Lurah Peterongan Kecamatan Semarang Selatan yang menyampaikan membutuhkan pelatihan keterampilan untuk ibu-ibu PKK Kelurahan Peterongan Kecamatan Semarang Selatan, dalam pelatihan home industri.

Merespon hal tersebut, Tim Pengabdian kepada masyarakat Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) yang dipimpin Ir Mediati Fajri Putri SPd MSc IPM, Dra Dyah Nurani Setyaningsih MKes dan Dr Asih Kuswardinah MPd langsung memberikan pelatihan home industri pembuatan jelly art pudding.

Mediati Fajri mengatakan bawah pembuatan jelly art pudding merupakan produk industri rumahan yang mudah diolah.

“Jadi tim kami langsung terjun ke kelurahan, setelah berdiskusi dengan ibu-ibu PKK ada keinginan untuk terampil membuat jelly art pudding.

Mediati menambahkan, pelatihan pembuatan jelly art pudding juga sebagai upaya untuk meningkatkan usaha ekonomi produktif di kelurahan Peterongan kecamatan Semarang Selatan.

Ia menjelaskan, jelly menjadi sangat populer karena mudah diolah seperti agaragar.

“Kelebihan dari jely dibandingkan agar-agar adalah dari segi tekstur lebih kenyal dan memiliki varian rasa serta warna beragam sehingga bisa dikreasikan dalam berbagai bentuk yang fantastis,” katanya.

Jelly art Puding cocok sebagai hidangan penutup yang segar untuk iklim tropis Indonesia. Dengan bahan dasar agaragar yang kaya serat, cita rasanya lebih nikmat dengan menambahkan bahan susu dan gula.

Dari masa ke masa bermunculan aneka kreasi puding, seiring dengan berkembangnya penemuan bahan-bahan baru seperti gelatin dan jelly untuk membuat pudding, katanya.

Media menjelaskan, dalam pembuatan jelly art pudding, pihaknya menggunakan teknik suntik.

“Pembuatan Jelly art menggunakan teknik suntik. Jelly art ini merupakan seni menghias puding yang terbuat dari gelatin. Penggunaan jarum suntik dengan cara dan arah yang berbeda, akan menghasilkan motif yang berbeda-beda pula,” jelasnya.

Antusias ibu-ibu PKK terekam dalam mengikuti pelatihan, mereka berencana untuk menerapkan ketrampilan membuat jelly art sebagai usaha rumahan dengan sistem penjualan online.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 4 June 2022

Menuju Puncak Dies Natalis Ke-57, UNNES Adakan Gowes Bersama

Dalam rangka menuju puncak Dies Natalis Ke-57 Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Gowes bersama. Acara tersebut dibuka langsung oleh Rektor UNNES, Prof Fatkhur Rohman MHum didampingi Prof Dr Martono MSi Wakil Rektor Bidang Umum & Keuangan, serta Dr Moh Sholehatul Mustofa MA selaku Ketua Panitia Dies Natalis Ke-57 UNNES.

Start dimulai pukul 07.00 WIB di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES. Sebelum pengangkatan bendera start, Rektor UNNES memberikan arahan terkait dengan pelaksanaan, baik itu pelaksanaan Gowes ataupun pelaksanaan Dies Natalis Ke-57 UNNES.

Adapun Peserta Gowes Bersama dalam rangka Dies Natalis ke-57 UNNES yaitu Mahasiswa, Dosen, Tendik, Perkumpulan Gowes Semarang dan sekitarnya, serta masyarakat Umum.

Ada dua rute yang di ikuti oleh peserta Gowes yaitu Rute satu : FIS – Kalisegoro – Waduk Kreo – Cepoko – Gunungpati – FIS, sedangkan untuk rute dua : FIS – Kalisegoro – Waduk Kreo – Cepoko – Purwosari/BSB Mijen – Polaman – Gunungpati – FIS.

Sesampai di garis finish, peserta diberi kupon untuk makan gratis sambil menikmati lagu hiburan. Setelah semua peserta sampai, dilakukan pengundian kupon, bagi peserta yang beruntung akan mendapatkan hadiah yang sudah disediakan oleh panitia.

Adapun hadiah yang disediakan yakni 3 Unit Sepeda, 10 Setrika, 5 Kompor Gas, 9 Kipas Angin, 4 Dispenser, 3 Unit TV, dan masih banyak hadiah yang lainnya.


from Universitas Negeri Semarang

Sebagai bentuk Penghormatan, Pimpinan UNNES Ziarah ke Makam Sang Proklamator

Pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan ziarah kubur ke makam Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Sukarno, di Blitar, Jawa Timur, Jumat (3/6).

Ziarah ini dipimpin langsung oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Habib Novel Bin Idrus Al Muthohar.

Menurut Prof Fathur, ziarah dilakukan sebagai bentuk penghormatan UNNES terhadap Sang Proklamator karena jasa besarnya dalam proses pendirian UNNES.

Sebab, berdasarkan penelusuran arsip yang dilakukannya, Universitas Negeri Semarang (dulu IKIP Semarang) disahkan pendiriannya melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 271 Tahun 1965 yang ditandatangani Ir Sukarno.

“Saat itu pendidikan menjadi tantangan besar bangsa kita. Ir Sukarno mendirikan IKIP Semarang agar Indonesia memiliki guru-guru berkualitas untuk memajukan pendidikan,” katanya.

Menurut Prof Fathur, ziarah diharapkan membuat warga UNNES semakin sadar sejarah keberadaan organisasinya. Sebagaimana diajarkan Ir Sukarno, sejarah adalah bagian penting bagi pengembangan identitas dan karakter bangsa.

Melalui ziarah, warga UNNES diharapkan selalu ingat bahwa kampus tersebut didirikan para pendiri untuk memajukan pendidikan di Tanah Air.

Ziarah sendiri telah menjadi tradisi UNNES ketika memperingati dies natalis. Pada tahun-tahun sebelumnya ziarah dilakukan di makam Ketua Dewan Presidim Pendirian IKIP Semarang yaitu Mayjen Moenadi dan Drs Mochtar.

Ziarah juga dilakukan ke makam rektor-rektor pendahulu yaitu Prof. Wuryanto, Prof Hari Mulyono, Prof Retmono, dan Prof Rasdi Ekosiswoyo.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 3 June 2022

Bidik Bibit Unggul, Jurusan Fisika FMIPA UNNES Lakukan Promosi ke MAN 2 Kudus

Salah satu hal yang memengaruhi keberlangsungan suatu program studi adalah adanya calon mahasiswa. Banyaknya jumlah perguruan tinggi baik swasta maupun negeri, menyebabkan terjadinya persaingan yang cukup ketat dalam mendapatkan mahasiswa. Perguruan tinggi perlu mengatasi masalah tersebut dengan melakukan branding untuk mengenalkan kampus masing-masing.

Program Studi Fisika dan Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) melaksanakan promosi kelembagaan ke MAN 2 Kudus pada Minggu lalu. Tim sosialisasi terdiri dari Ketua Jurusan Fisika, Sekretaris Jurusan, dosen, mahasiwa dan alumni.

Ketua pelaksana kegiatan Dr Suharto Linuwih MSi mengatakan tim tersebut mengunjungi MAN 2 Kudus yang merupakan sekolah unggulan di bawah Kementerian Agama. Hal ini dalam rangka pengenalan lingkungan kampus UNNES kepada siswa/i kelas X dan XI SMA sekaligus sebagai upaya membidik bibit unggul yang ada di MAN 2 Kudus tersebut.

Kepala MAN 2 Kudus Drs Shofi MAg menyampaikan betapa pentingnya siswa menggali minat dan motivasi sejak dini untuk selanjutnya dapat menentukan program studi yang sesuai.

“Besarnya minat calon mahasiswa terhadap program studi yang akan dipilih dapat mempermudah terciptanya konsentrasi dalam belajar. Tentu hal ini sangat penting bagi mereka yang ingin melanjutkan studi di bangku kuliah,” kata Drs Shofi.

Dr M Aryono Adhi MSi dosen jurusan Fisika yang tampil sebagai salah satu narasumber menyampaikan, “Sangat penting bagi mahasiswa mempersiapkan diri agar siap terjun ke dunia kerja sesuai kompetensi di bidang masing-masing. Salah satunya yaitu dengan tidak memilih program studi yang mainstream serta perlunya mempertimbangkan lama masa studi” sebutnya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr Masturi MSi memberikan tips bagaimana memilih jurusan, cara bersosialosasi dan pengembangan karier yang akan didapat siswa khususnya di jurusan fisika, UNNES.

”Berbagai beasiswa mungkin diperoleh mahasiwa Unnes, seperti KIP, Laziz, dan lainnya. Biaya hidup di sekitar kampus juga tergolong relatif murah. Kos per bulan sekitar Rp 400.000,- sampai di kisaran Rp 700.000,-. Jika tidak mau tinggal di kos, tentu Unnes memiliki asrama dengan biaya yang lebih terjangkau bagi kantong mahasiswa. Jurusan fisika memiliki 9 profesor dari 39 dosen yang berpengalaman di bidangnya masing-masing. Kedua program studi di jurusan fisika juga terakreditasi A”, sebutnya.

Acara ditutup dengan diskusi pendampingan karya ilmiah antara guru dan dosen fisika. Mengingat MAN 2 Kudus memiliki fokus di bidang riset sehingga perlu diberikan pendampingan bagi guru dan siswa. Eka Dina selaku guru fisika juga menyampaikan bahwa siswa/i memiliki ide yang cukup bagus dan berhasil mendapatkan penghargaan/juara di berbagai lomba karya ilmiah. Namun perlu pendampingan pula untuk melakukan publikasinya.


from Universitas Negeri Semarang

Peringati Hari Lahir Pancasila, FIS UNNES Gelar Kuliah Umum Pengembangan Karakter Pancasila dan Bela Negara untuk Kemajuan Indonesia

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES) telah sukses melaksanakan kuliah umum dengan tema Pengembangan Karakter Pancasila dan Bela Negara untuk Kemajuan Indonesia, Kamis (2/6).

Kuliah Umum dibuka oleh Rektor UNNES yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi. Beliau membuka Kuliah Umum dengan materi ringan betapa pentingnya Pancasila bukan hanya sekedar dihafalkan dan diucapkan tetapi pancasila harus merasuk ke dalam jiwa dan diamalkan.

Selanjutnya materi inti kuliah umum disampaikan oleh Kapolda Jawa Tengah yang diwakili oleh Kasubdit Polmas Ditbinmas Polda Jawa Tengah Bapak AKBP Maulud, S.Ag yang akan dipandu oleh moderator Bapak Noorachmat Isdariyanto, M.Si.

Kuliah umum banyak membicarakan tentang peran Pancasila di masa sekarang. Globalisasi tidak bisa dihindarkan, tapi kita harus berjuang agar globalisasi ini tidak meruntuhkan pancasila dan ideologi kita. tantangan pada masa ini diantaranya intoleransi, aksi massa, terorisme dan separatisme. Keempat tantangan ini sering muncul dalam berbagai bentuk fenomena.

Sebagai contoh intoleransi sudah masuk ke dalam masyarakat, dimana masyarakat tidak bisa saling menghargai individu lain yang memiliki keyakinan yang berbeda. Berita-berita hoax yang menyebar di masyarakat semakin memperkeruh suasana tersebut. Berita hoax sangat tidak terkontrol karena perkembangan media sosial yang masif.

Jikalau dulu ada pepatah mulutmu harimaumu, sekarang sudah berubah menjadi jarimu harimaumu yang akan mengantarmu ke jeruji besi.

Cara agar bisa mempertahankan pancasila adalah memahami pancasila dan mengamalkan pada kehidupan sehari-hari.

Pancasila mengajarkan kepada kita etika dan tata perilaku dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat, dengan memahami hal tersebut tentunya kita tetap bisa mengikuti globalisasi tanpa meninggalkan pancasila di dalam jiwa kita.

Amalkan sikap kita dimana kita harus tenang, mempelajarinya, memastikan berita tersebut. Jika memang dirasa berita tersebut tidak benar, sampaikan ketidakbenaran informasi tersebut tentunya dengan melampirkan fakta yang sebenarnya.

Kegiatan bela negara yang dilakukan merupakan salah satu implementasi nilai-nilai pancasila untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai dasar dalam bela negara adalah cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, yakin pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban dan memiliki kemampuan awal bela negara (fisik maupun non fisik).

Jenis ancaman kita saat ini bukan hanya sekedar serangan dari negara lain tetapi juga gerakan radikalisme, ekstrimisme, terorisme, perdagangan manusia, kejahatan siber, penyelundupan senjata dan kejahatan narkoba. Karena itu, presiden menyerukan kepada sleuruh rakyat indonesia untuk terpanggil menjalankan tugas dan tanggung jawab kebangsaan kita untuk ikut serta bela negara.

Dimanapun kita berada, apapun pendidikan kita, apapun profesi kita, semua punya hak dan semua punya kewajiban, semua punya kesempatan yang sama untuk bela negara.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 2 June 2022

Sebanyak 178 Atlet Wushu Rebutkan Piala Rektor UNNES

Sebanyak 178 atlet Wushu dari berbagi provinsi di Indonesia mengikuti Sirkuit Nasional (Sirnas) Wushu Sanda yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk memperebutkan Piala Rektor UNNES.

Sirnas Wushu Sanda ini merupakan serangkaian perayaan Dies Natalis ke 57 UNNES. Pertandingan Wushu digelar dari hari Minggu (29/5) sampai dengan Jumat (03/6). Event ini merupakan kolaborasi Pengurus Besar Wushu Indonesia, UNNES, KONI Jateng, dan Pemprov Jateng.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman MPd menyampaikan bahwa UNNES merasa bangga karena sudah 5 kali berturut2 menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan Wushu tingkat nasional.

Menurut Dr Abdurrahman Wushu merupakan seni beladiri yang penuh kekuatan. Ia menambahkan bahwa olahraga unik dan penuh seni dengan ritme gerakan yang mempesona yang dilakukan para atlet.

“Gerakan-gerakan yang harmonis sepertinya sangat baik untuk olah napas dan ketahanan serta kekuatan tubuh. Selain melihat keindahan seninya, namun manfaat kesehatannya juga ada, pengaturan nafas yang baik sehingga efeknya untuk mental juga baik,” jelasnya.

Dr Abdurrahman berharap event Wushu ini dapat berjalan dengan lancar, dan bisa menjadi tradisi untuk menumbuhkan atlet Wushu yang mampu bereputasi internasional.

“Selamat bertanding, jaga sportifitas, dan Salam Olah Raga,” pungkasnya.

Ketua Harian Pengprov WI Jateng Sudarsono menyampaikan event Wushu ini direncanakan akan terselenggara tiga seri. Ia mengatakan untuk yang dipertandingkan di UNNES ini hanya Sanda.

“Dalam Sirnas Sanda Seri pertama ini mempertandingkan grup prajunior, junior, dan senior. Khusus kategori senior batas usianya maksimal 25 tahun,” jelasnya.

Selain itu, Sudarsono mengatakan Sirnas Wushu di Semarang ini bertujuan tujuan untuk regenerasi atlet nasional serta dalam rangkaian menuju kejuaraan dunia.

Sudarsono menambahkan, event Sirnas Wushu ini diikuti 178 atlet berasal dari 14 provinsi dan dari 51 tim, di antaranya Aceh, Sumut, Babel, Sumsel, Jambi, Jabar, DKI Jakarta, Jateng, Maluku, Maluku Utara dan Sulsel.


from Universitas Negeri Semarang

Perkuat Pengembangan Kurikulum, K3S SD/MI Kota Bontang Kunjungi UNNES

Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Kota Bontang, Kalimantan Timur mengunjungi Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Kamis (2/6) bertempat di Ruang 405, Rektorat, Kampus Sekaran UNNES.

Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI yang berasal dari Kecamatan Bontang Utara, Kecamatan Bontang Selatan, dan Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, Kalimantan Timur ini berkunjung ke UNNES dalam rangka memperkuat pengembangan kurikulum di SD/MI di Kota Bontang melalui skema kerjasama.

Dalam kegiatan yang bertajuk Focus Group Discussion (FGD) Studi Kooperatif Implementasi Kurikulum Merdeka itu, hadir Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES, Prof Dr Zaenuri Mastur SE MSi Akt, dan Koordinator K3S Kecamatan Bontang Utara, Kecamatan Bontang Selatan, dan Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, Koriyatin MPd yang melakukan penandatanganan nota kerjasama.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES, Prof Dr Zaenuri Mastur SE MSi Akt menjelaskan, UNNES sebagai rumah ilmu, sangat terbuka sebagai tempat saling berbagi ilmu dan pengetahuan.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bontang, Anwar Hadi SPd menyampaikan terima kasih atas kesediaan UNNES menerima kunjungan kerjasama tersebut.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Universitas Negeri Semarang telah berkenan untuk berbagi ilmu tentang implementasi kurikulum merdeka. Kami sangat berharap, kerjasama ini dapat mendorong pengembangan pendidikan di Kota Bontang,” ungkap Anwar Hadi SPd.

Setelah penandatanganan nota kerjasama, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Inovasi pembelajaran, MKU dan MKDK LP3 UNNES Dr Saiful Ridho MSi dan Koordinator Program Studi Kurikulum dan Teknologi Pendidikan FIP UNNES Dr Yuli Utanto MSi.


from Universitas Negeri Semarang

Peringati Hari Lahir Pancasila, LP3 UNNES Selenggarakan Webinar Bersama Yudi Latif

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan webinar Pancasila bersama Yudi Latif PhD pada Rabu (1/6).

Kegiatan bertema “Meneguhkan Visi Profil Pelajar Pancasila di Perguruan Tinggi” ini merupakan bagian dari cara LP3 UNNES dalam memperingati Hari Kelahiran Pancasila tahun 2022.

Hadir sebagai narasumber, Cendekiawan Muda, Aktivis, & Penulis, Yudi Latif PhD.

Dalam paparannya, Yudi Latif PhD menekan pendidikan harus memberikan kapabilitas agar manusia dapat melampaui jangkauan teknologi dan data, dengan memberikan wawasan kemanusiaan dan kebijaksanaan.

“Pelajar Pancasila harus mampu menguasai cara kerja baru dengan kemampuan untuk mendekap teknologi, bukan membuat diri jadi mesin,” ungkap penulis Buku Wawasan Pancasila itu.

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi penyelenggaraan webinar tersebut.

“UNNES sebagai rumah ilmu pengembang beradaban mendukung segala upaya dalam rangka menegakan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru bagi kita semua, selalu hadir untuk menggerakkan persatuan kita dalam mengatasi tantangan, menghadirkan rasa kepedulian kita untuk saling berbagi dalam rasa dan asa. Sukses untuk penyelenggaraan webinar ini,” ungkap Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni UNNES tersebut.

Ketua LP3 UNNES Dr Ngabiyanto MSi menjelaskan, UNNES memiliki komitmen kuat dalam menguatkan nilai Pancasila.

“Hal tersebut diwujudkan melalui perkuliahan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. Selain itu, kita juga punya Monumen Konservasi Pancasila yang menjadi landmark baru bagi UNNES,” imbuh Dosen Jurusan PKn UNNES itu.

Kegiatan webinar ini diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta secara luring atau online melalui platform zoom meeting.


from Universitas Negeri Semarang

Usung Inovasi dalam Pembelajaran Fonetik, Mahasiswa FBS UNNES Raih Perak di Ajang Internasional

Tim mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) meraih medali perak dalam Indonesia International IoT Olympiade tahun 2022 yang diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA), minggu lalu.

Tim yang beranggotakan Restu Aditia, Alif Farkhatunisa, Laila Margaretha Nur Habibah, Farizka Aulia Dianti, dan Rezkyma Syalfa. Kesemuanya merupakan mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNNES. Mereka dibimbing oleh dosen di jurusan yang sama, Qurota Ayu Neina MPd dan mempresentasikan gagasan “Phonetic App: Sarana Penunjang Pembelajaran Fonetik di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang.”

Pemanfaatan teknologi dinilai penting dalam perkuliahan karena semua mahasiswa memiliki gawai yang tak bisa lepas dari genggaman. Dalam pembelajaran fonetik yang diusung sebagai objek penelitian, sejumlah permasalahan membuat mereka menggagas media pembelajaran.

Kebiasaan menggenggam gawai perlu dimanfaatkan dalam proses pembelajaran agar perkembangan teknologi dapat membawa dampak baik di kehidupan mahasiswa. Media pembelajaran bertujuan untuk memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran khususnya pembelajaran fonetik dapat berjalan dengan maksimal.

Qurota Ayu Neina menyatakan peserta lomba terdiri atas tim dari berbagai negara, antara lain dari Malaysia, Thailand, Amerika, Singapura, Saudi Arabia, Iran, dan Turki. Secara keseluran ada 13 tim yang berlaga dalam ajang ini. Neina mengatakan persiapan tim telah dilakukan beberapa minggu sebelum artikel tersebut dikirimkan kepada panitia. Ia berharap ke depan dapat meraih hasil lebih maksimal sehingga mampu mengharumkan nama lembaga di kancah internasional.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi capaian prestasi mahasiswa FBS UNNES di tingkat Internasional.

“Saya ucapkan selamat kepada mahasiswa FH UNNES yang telah meraih prestasi internasional. Semoga dapat membanggakan dan mengharumkan lembaga sebagai fakultas yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” ungkap Prof Dr Fathur Rokhman.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNNES Dr Rahayu Pristiwati mengatakan jurusannya mendukung penuh keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kompetisi, baik nasional maupun internasional. Pihaknya berkomitmen mendorong mahasiswa terus mengukir prestasi melalui upaya pendampingan intensif yang dilakukan para dosen.


from Universitas Negeri Semarang

Dede Indraswara Mahasiswa FH UNNES Raih Juara 3 Lomba Esai JDIH

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) silih berganti menorehkan prestasi. Prestasi kali ini datang dari Lomba Esai Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang diselenggarakan Kabupaten Batang melalui SK Bupati Batang Nomor 180.6/134/2022 atas nama Dede Indraswara mahasiswa FH UNNES meraih Juara 3.

Mahasiswa angkatan 2020 yang aktif di kegiatan lembaga mahasiswa yang bergabung di UKM KIFH dan UKM Lex Scientia ini selalu terpicu untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi lembaga.

“Jujur ketika saya aktif di kegiatan lembaga mahasiswa yang bergabung di UKM KIFH dan UKM Lex Scientia, saya terpicu untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi lembaga FH UNNES”, ujar Dede ketika dihubungi Humas Fakultas.

Dede berharap kedepannya, akan terus berusaha memberikan prestasi untuk reputasi baik secara akademik maupun secara non akademik untuk Fakultas Hukum dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) tercinta.

Dekan Fakultas Hukum UNNES, Dr Rodiyah SPd SH MSI mengapresiasi atas capaian yang di raih oleh mahasiswanya.

“Dalam situasi global yang selalu dituntut untuk tetap kompetitif, mahasiswa ilmu hukum FH UNNES mampu bersaing dan memberikan prestasi bagi FH UNNES. Semoga hal ini dapat memotivasi mahasiswa-mahasiswa yang lain untuk berprestasi,” ucapnya.

Apresiasi juga diberikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Bapak Tri Sulistiyono SH MH. “Semoga mahasiswa dari Prodi Ilmu Hukum semakin banyak yang berprestasi” ujarnya.


from Universitas Negeri Semarang

Raih 16 Medali, FMIPA UNNES Juara Umum DIMAS-TI AMLI 2022

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) berkolaborasi dengan Asosiasi MIPA LPTK Indonesia (AMLI) menyelenggarakan Malam Astha Harsa DIMAS-TI AMLI 2022 secara daring melalui zoom meeting dan streaming YouTube, Rabu (1/6). Malam Astha Harsa DIMAS-TI AMLI merupakan puncak pagelaran DIMAS-TI AMLI 2022 yang mengusung tema “DIMAS-TI MIPA LPTK untuk Indonesia Emas.”

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang telah diraih mahasiswa FMIPA UNNES karena dapat menjadi juara umum di ajang bergengsi nasional tersebut.

Prof Fathur juga menyampaikan yang telah dilakukan oleh mahasiswa FMIPA dapat menjadi contoh dan menambah atmosfer akademik di UNNES.

“Prestasi akademik di UNNES saat ini dapat disandingkan dengan prestasi dari universitas lain di Indonesia maupun Internasional,” ujuar Rektor UNNES.

Selain itu, Prof Fathur mendorong para mahasiswa UNNES lainnya agar terus mengukir prestasi cemerlang dan menciptakan inovasi baru sehingga memperkuat tradisi prestasi yang ada di UNNES.

Jumanto SKom MCs selaku Ketua Pelaksana DIMAS-TI AMLI 2022 menyampaikan bahwa filosofi Malam Astha Harsa adalah malam dengan 8 kebahagiaan. Hal ini melambangkan 8 cabang lomba yang diselenggarakan oleh DIMAS-TI AMLI pada tahun 2022 yang kejuaraannya diumumkan pada Malam Astha Harsa.

Jumanto menyampaikan bahwa peserta yang berpartisipasi dalam kompetisi DIMAS-TI AMLI tahun 2022 sebanyak 420 mahasiswa dari MIPA LPTK di Indonesia dengan total ada 110 tim. Sedangkan tim juri yang terlibat berasal dari 5 Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Dr Sugianto MSi selaku tuan rumah Pagelaran DIMAS-TI AMLI 2022 ini menyampaikan harapan kepada para peserta untuk tetap membangun kolaborasi setelah terselenggaranya DIMAS-TI AMLI 2022. Kolaborasi guna meningkatkan inovasi dan kreativitas yang dapat dimanfaatkan secara bersama-sama demi mengikuti kegiatan yang lebih hebat lagi baik di skala nasional maupun internasional.

Dr Sugianto berharap kegiatan DIMAS-TI AMLI pada tahun selanjutnya dapat lebih semarak lagi bersama seluruh MIPA LPTK di Indonesia.

“Selamat kepada seluruh tim atas kejuaraan yang telah berhasil diraih di DIMAS-TI AMLI 2022. Semoga prestasi yang diraih dapat dijadikan semangat yang akan memicu langkah-langkah baru dalam menggapai prestasi kedepan menyongsong Indonesia Emas,” tegasnya.

Terdapat 8 cabang lomba DIMAS-TI AMLI 2022, yaitu: Desain UI/UX, Pemrograman, Data Mining, Desain Video, Game Dev, Programming, Scientific Paper, Computational Thinking STEM, dan Desain Lab Virtual Pembelajaran. Universitas Negeri Semarang berhasil meraih Juara Nasional DIMAS-TI AMLI 2022 dengan total kejuaraan yang diperoleh berjumlah 16 kejuaraan.

Pada kesempatan yang sama, Dr Yulkifli MSi selaku Ketua AMLI menekankan perihal tujuan utama peserta dalam mengikuti perlombaan bukanlah kejuaraan tetapi untuk belajar bersaing dan berkompetisi dengan sesama secara sportif melalui karya-karya nyata. Dr Yulkilfi menghargai seluruh karya yang diikutsertakan dalam perlombaan DIMAS-TI AMLI 2022 oleh para peserta.


from Universitas Negeri Semarang

Road to Carstensz: MAHAPALA UNNES Lakukan Training Center di Gunung Sumbing

Dalam rangka pra kegiatan menuju Puncak Carstensz, tentunya ada banyak hal yang harus dipersiapkan untuk para atlet. Terutama dalam mempersiapkan fisik para atlet memang harus sesuai dengan standar yang ada. Kali ini para calon atlet melakukan training center di Gunung Sumbing via Mangli. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari tanggal 16 s.d. 20 Mei 2022.

Keenam calon atlet berasal dari berbagai fakultas dan tingkatan semester yang berbeda. Dengan adanya training center kali ini akan menjadi penentu untuk menyeleksi calon atlet menjadi atlet yang nantinya akan didelegasikan. Untuk mengikuti training center ini tentunya ada banyak hal yang disiapkan terutama alat alat ascending dan descending yang akan dibawa sampai atas.

Kegiatan ini dimulai dengan pengambilan data di hari pertama dengan melakukan tektok 2 kali sampai pos 1. Lalu keesokan harinya keenam calon atlet dan pendamping trekking menuju puncak dan akan melakukan camp di area kawah Segoro Wedi. Untuk berat carier yang dibawa para calon atlet sekitar 25 kg. Untuk proses pengambilan data di kawasan puncak juga dilakukan VO2MAX sebanyak dua kali untuk melihat perkembangan calon atlet. Tidak lupa juga para atlet melakukan aklimatisasi pada pukul 2 dini hari. Bahkan suhu mencapai 2 derajat celcius.

Para calon atlet juga melakukan simulasi summits menggunakan alat-alat ascending descending di pagi hari. Lalu dilanjutkan dengan simulasi latihan scrambling dibawah Puncak Rajawali. Latihan tersebut berlangsung dari pagi hingga siang. Selanjutnya kami bersiap melakukan perjalanan turun menuju pos 1 dan melakukan camp disana.

Keesokan harinya para calon atlet melakukan latihan scrambling dan juga penyebrangan tali seperti simulasi di kawasan Gunung Carstensz. Latihan tersebut berlangsung dari pagi hingga sore.

Selanjutnya para calon atlet turun menuju ke basecamp. Kegiatan dilanjutkan di esok harinya dengan kembali melakukan pengambilan data tektok hingga pos 1 sebanyak 2 kali. Setelah itu para calon atlet dan pendamping bersiap kembali ke UNNES dan melakukan recovery selama sehari.

Adanya kegiatan ini diharapkan akan terbentuk para atlet yang terbaik sehingga dapat menjadi delegator MAHAPALA UNNES menuju Puncak Carstensz. Harapannya para atlet dapat mengibarkan bendera UNNES di salah satu dari tujuh Seven Summits di dunia.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 31 May 2022

Peringati Dies Natalis, Pimpinan UNNES Ziarah ke Makam Prof Drs Wuryanto dan Mayjen Moenadi

Ziarah ke makam leluhur Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah menjadi tradisi keluarga besar UNNES setiap penyelenggaraan Dies Natalis.

Selain sebagai ekspresi penghormtan, kegiatan itu digunakan untuk merekatkan keluarga besar UNNES dengan keluarga para leluhur UNNES.

Pada Dies Natalis UNNES ke 57, tradisi itu tetap dilakukan, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum beserta seluruh jajaran pimpinan di lingkungan UNNES ziarah kubur ke makam Prof Wuryanto di Astana Bibis Luhur, Surakarta, Selasa (31/5).

Dalam kesempatan ini, Prof Fathur mengajak untuk mengingat kembali jasa besar yang telah dilakukan Rektor pertama IKIP Semarang yakni Prof Dr Wuryanto.

Prof Fathur mengatakan, Prof Dr Wuryanto memiliki dua jasa besar yang patut diingat civitas akademika UNNES.

“Pertama, sebagai rektor pertama ia berjasa menata kelembagaan IKIP Semarang. Kedua, ia menggagas dan merintis pendirian Fakultas Ilmu Keolahragaan,” jelasnya.

Selain itu, Sebagai pendiri sekaligus pimpinan IKIP Semarang (sekarang UNNES), Prof Wuryanto memiliki perhatian besar terhadap pembentukkan karakter bagi calon pendidik agar dapat menjadi teladan.

Selain ziarah ke makam Prof Dr Wuryanto, pimpinan UNNES juga berziarah ke makam Mayjen Moenadi di taman makam pahlawan Kusuma Bakti.

“Dari kedua sosok tersebut, kita berterima kasih sekaligus belajar banyak. Tugas kita saat ini adalah mewujudkan cita-cita mereka yang belum sempat terlaksana,” pungkas Rektor UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Perkuat Implementasi 4 Pilar, MPR RI Menyapa Sahabat Kebangsaan di UNNES

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyapa sahabat kebangsaan di Universitas Negeri Semarang pada Selasa (31/5).

MPR RI Menyapa Sahabat Kebangsaan bertema “Peran Mahasiswa dalam Memajukan Bangsa” ini merupakan kerjasama antara Sekretariat Jenderal MPR RI dan UPT Pusat Hubungan Masyarakat UNNES.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Deputi Administrasi Sekretariat Jenderal MPR RI Siti Fauziah SE MM, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UNNES Mulyo Widodo SPd MM, Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga MPR RI Budi Muliawan SH MH, dan Kepala UPT Pusat Hubungan Masyarakat UNNES Muhamad Burhanudin SS MA.

Narasumber dalam kegiatan tersebut ialah Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga MPR RI Budi Muliawan SH MH dan Kepala UPT Pusat Hubungan Masyarakat UNNES Muhamad Burhanudin SS MA.

“Mahasiswa memiliki peran penting bagi kemajuan bangsa, sebagai agent of change, guardian of value, dan moral force. Kita bangun peran mahasiswa, peran bersama sebagai sebuah bangsa,” jelas Budi Muliawan SH MH saat memberikan paparan.

Ia menambahkan, kegiatan sarasehan ini bertujuan untuk menguatkan implementasi 4 pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Senada dengan hal tersebut, Kepala UPT Pusat Hubungan Masyarakat UNNES Muhamad Burhanudin SS MA menekankan pentingnya mahasiswa untuk terus belajar dan mengasah kepemimpinan.

“Saya sepakat dengan yang disampaikan oleh Pak Budi. Selain itu, mahasiswa juga perlu untuk mengembangkan keterampilan dalam memimpin terutama di era digital seperti saat ini,” jelas Dosen Fakultas Bahasa dan Seni UNNES itu.


from Universitas Negeri Semarang

Perkuat MBKM, UNNES Implementasi Perjanjian Kerja Sama dengan Universitas Sriwijaya

Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Universitas Sriwijaya (Unsri) pada Senin (30/5) yang dilaksanakan secara daring.

Penandatanganan ini sebagai bentuk implementasi dalam penguatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka antara Universitas Negeri Semarang dengan Universitas Sriwijaya (Unsri). Penandatanganan Daring Perjanjian Kerja Sama ini dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES Prof Dr Zaenuri MSi Akt dengan Wakil Rektor Bidang Akademik (Unsri) Prof Ir Zaenuddin Nawawi PhD.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES menyampaikan UNNES dengan Unsri menjadi potensi yang luar biasa dalam bidang akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan kualitas sumber daya manusia, dan bersama-sama harus mendorong peningkatan kualitas aktifitas MBKM sesuai dengan kebijakan kementerian.

Ruang lingkup dalam perjanjian kerja sama ini antara lain dalam bidang akademik meliputi pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dan penyelenggaraan seminar internasional bersama dengan luaran artikel yang publish di jurnal/prosiding bereputasi.

Sementara itu, pada bidang penelitian meliputi kolaborasi riset, publikasi bersama, dan publikasi silang baik untuk dosen maupun mahasiswa. Bidang pengabdian kepada masyarakat meliputi kolaborasi KKN internasional dan kolaborasi KKN kebangsaan. Pada bidang sumber daya manusia meliputi kerja sama peningkatan kualitas SDM dosen/tendik melalui studi lanjut di program pascasarjana dan kerja sama peningkatan kompetensi dosen/tendik melalui pelatihan/ kursus/magang.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unsri, menyampaikan sangat mendukung kolaborasi kerja sama ini dalam memperkuat MBKM antara kedua belah pihak. Hal ini perlu ditindaklanjuti secara teknis melalui pertemuan-pertemuan tim sesuai kelompok pelaksana implementasi kerja sama.

Penandatanganan daring perjanjian kerja sama ini diakhiri dengan sesi sharing dan diskusi bersama antara bidang akademik UNNES dengan bidang akademik Unsri.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 30 May 2022

LSP UNNES Terima Sertifikat Lisensi dari BNSP

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) secara resmi mendapatkan sertifikat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Penyerahan sertifikat lisensi langsung diserahkan oleh wakil ketua BNSP Miftakul Azis MH kepada Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam rangkaian acara Webinar Urgensi Sertifikasi Kompetensi, Senin (30/5).

Dalam kesempatan ini Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman menekankan pentingnya sertifikasi di era industri 4.0 dan disrupsi ekonomi serta dinamika perkembangan teknologi yang sangat cepat.

Prof Fathur menyebutkan bahwa sertifikasi adalah pengakuan terhadap kompetensi yang harus dimiliki oleh civitas akademika UNNES.

“Bahwa sertifikat kompetensi menjadi topik sangat penting dan strategis di era industri 4.0, dimana seseorang dapat bekerja secara profesional dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat kompetensi. Begitu juga dengan dosen maupun mahasiswa, karena itu UNNES berkomitmen untuk mengembangkan kompetensi dosen mahasiswa melalui sertifikasi profesi,” jelasnya.

Selain itu, Prof Fathur juga menerangkan bahwa persentase dosen UNNES yang memiliki sertifikasi kompetensi/Profesi yang diakui oleh industri dan dunia kerja di Triwulan I naik 50,59 atau sebesar 126,48%.

“Ini merupakan langkah maju dan diharapkan akan menunjukkan kinerja yang baik dan melahirkan sumber daya Manusia yang kompeten sesuai dengan Visi dan Misi dari LSP UNNES, dengan diterimanya Sertifikat Lisensi tersebut LSP UNNES bisa segera melaksanakan sertifikasi profesi di 5 bidang skema yakni Skema Okupansi Desainer Busana Anak/ Wanita/ Pria, Administrasi Profesional Kualifikasi Asisten Administrasi dan Skema Okupansi Pendamping UMKM Madya, Okupansi Operator Utama Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Klaster Penulisan Ilmiah.” jelasnya.

Wakil ketua BNSP Miftakul Azis MH mengatakan sistem sertifikasi kompetensi dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan daya saing SDM Indonesia dan sekaligus juga dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan penghargaan industri pada tenaga kerja dengan kualifikasi kompetensi tertentu.

Di samping itu sistem Miftakul menjelaskan sertifikasi kompetensi dapat digunakan sebagai acuan dalam kebijaksanaan pengembangan kompetensi tenaga kerja dan sebagai pertimbangan dalam penyusunan rencana strategis pengembangan industri di Indonesia sehingga dapat memperkecil atau menghilangkan jarak (gap) dan ketidak sesuaian (mismatch) antara SDM dengan industri, dunia usaha dan dunia kerja.

Sementara itu, Dr Ngabiyanto MSi ketua LP3 UNNES mengatakan ini merupakan perjalanan panjang proses lisensi LSP UNNES dari BNSP hingga akhirnya LSP UNNES secara resmi menerima Sertifikat Lisensi dari BNSP.

“Alhamdulilah ini menjadi kado istimewa untuk UNNES. LSP UNNES ini benar-benar diharapkan akan menunjukkan kinerja yang baik dan melahirkan sumber daya Manusia yang kompeten dan diakui nasional,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Jalin Sinergi Kerjasama dengan Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjalin sinergi kerjasama dengan Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang untuk melaksanakan layanan “Eazy Passport”.

Kerjasama ini antara lain tertuang dalam pembuatan paspor secara kolektif. Paspor kolektif itu diperuntukkan bagi civitas akademika UNNES.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan apresiasi kepada Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang yang telah menjalin kerjasama dengan UNNES untuk melaksanakan layanan “Eazy Passport.

Menurut Prof Fathur pembuatan paspor secara kolektif lebih efisien, sebab pemohon tidak perlu datang dan mengantre di kantor Imigrasi.

“Melalui program Eazy Passport ini, Civitas akademika UNNES dapat mengajukan permohonan paspor tanpa perlu datang ke kantor Imigrasi karena petugas imigrasi lah yang akan mendatangi pemohon di lokasi yang ditentukan. Tentu ini sangat efisien,” jelasnya.

Sementara itu, pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 Semarang menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal pihak Imigrasi dalam pendekatan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mempermudah proses pembuatan passport.

“Ini merupakan proses jemput bola dan mencoba mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 29 May 2022

UPT Kearsipan UNNES Adakan Bimtek Pengelolaan Arsip Foto

Arsip tidak hanya berwujud tekstual saja, namun, bisa berwujud foto. Menurut Undang-undang Nomor 43 tahun 2009 menyebutkan bahwa kearsipan adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dari definisi tersebut, perlu ada pengelolaan arsip foto yang sesuai dengan kaidah kearsipan. Adalah UPT Kearsipan Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Arsip Foto pada minggu lalu.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES Prof Dr Zaenuri MSi Akt. Dalam sambutannya, Prof Zaenuri mengatakan arsip foto UNNES harus berbicara. Arsip foto UNNES harus mampu merekam makna sebuah peristiwa.

“Arsip foto juga perlu dikelola dengan baik agar informasi yang terkandung di dalamnya dapat digambarkan dalam tulisan. Pengolah arsip foto harus bisa menjabarkan informasi yang terkandung dalam foto tersebut agar informasi dapat tersampaikan sesuai dengan kenyataan yang terjadi pada waktu foto diambil. Untuk itu saya mendorong UPT Kearsipan UNNES untuk bisa melakukan arsip foto yang mampu merekam. Baik arsip foto konvensional, maupun dalam bentuk arsip elektronik” jelasnya.

Senada dengan Prof Zaenuri, Arsiparis ANRI Rinta Kurniati SAP dalam penyampaian materi, Ia mengatakan pengelolan arsip foto merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan pelaksanaan pengelolaan arsip dinamis yang meliputi: penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan. Pemeliharaan dan perlindungan foto sangat bergantung pada kesediaan SDM, sarana prasarana dan metode penanganan.

Sementara itu, Kepala UPT Kearsipan UNNES Agung Kuswantoro SPd MPd menyampaikan bahwa pengelolaan arsip foto di UNNES dalam tahap identifikasi dan pemeliharaan.

Agung menambahkan, kegiatan ini diikuti 87 peserta yang aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan secara luring dengan platform zoom meeting. Adapun pesertanya adalah arsiparis, penata arsip, dan pengelola dokumen di lingkungan UNNES, pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 27 May 2022

LSP UNNES Gelar Uji Kompetensi Desainer Busana

Setelah resmi terlisensi, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar uji kompetensi dengan skema yang diujikan yakni Desainer Busana Wanita/Anak/Pria. Uji Kompetensi ini merupakan uji kedua yang diselenggarakan oleh LSP UNNES setelah proses witness dan resmi terlisensi BNSP akhir tahun lalu.

Uji Kompetensi skema desainer Busana Wanita/Anak/Pria diikuti oleh 20 mahasiswa dari Fakultas Teknik dengan asesor terlisensi BNSP yakni Roudlotus Sholikhah SPd MPd serta penanggung jawab TUK yakni Octavianti Paramita SPd MSc.

Dalam uji kompetensi tersebut, para mahasiswa melaksanakan sembilan belas unit kompetensi yang terdiri atas memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, melakukan pekerjaan dalam lingkungan sosial yang beragam, mengikuti prosedur kesehatan, keselamatan dan keamanan dalam bekerja, memelihara alat jahit, menggambar busana, mengukur tubuh pelanggan sesuai dengan desain, membuat pola busana dengan teknik konstruksi, membuat pola busana dengan teknik konstruksi di atas kain.

Selain itu, membuat pola busana dengan teknik draping, membuat pola busana dengan teknik kombinasi, memotong bahan, menjahit dengan mesin, menyelesaikan busana dengan jahitan tangan, melakukan pengepresan, melakukan penyelesaian akhir busana (finishing), memilih/membeli bahan baku busana sesuai desain, membuat hiasan pada busana, mengawasi mutu pekerjaan di lingkungan busana, hingga menghitung harga jual hasil produksi.

Seluruh unit kompetensi tersebut harus dapat diseleseikan oleh peserta uji kompetensi dalam jangka waktu yang telah ditentukan yang kemudian akan dinilai oleh para asesor yang kompeten di bidangnya.

Tidak sia-sia yang dikerjakan oleh para mahasiswa dinyatakan kompeten dengan menghasilkan produk busana yang menawan sesuai dengan kreativitas masing-masing peserta uji.

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan uji kompetensi ini sangat memberikan pengalaman, pengetahuan yang luar biasa, dan bekal untuk bekerja pada mahasiswa.

Ketua LSP UNNES ketika melakukan monitoring dan verifikasi TUK Dr Wagiran MHum mahasiswa yang mengikuti uji kompetensi sebelumnya sudah mengikuti diklat kompetensi yang diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Tata Busana dengan jumlah pertemuan sebanyak 32 JP.


from Universitas Negeri Semarang

Tim Tonis Putri UNNES Sabet Juara 2 Walikota Cup Semarang

Kali Pertama Kejuaran Turnamen Tonis Walikota Cup tahun 2022 telah digelar Sabtu-Minggu (21-22/5) di Lapangan Tonis Perumahan Kinijaya Kedungmundu Kota Semarang.

Dalam turnamen tersebut Tim Tonis Putri Universitas Negeri Semarang (UNNES) (Wahyu Lestari-Rohmawati) berhasil meraih juara dua sedangkan tim tonis putra baru mampu bertahan di delapan besar.

Drs Tri Nurharsono MPd, Dosen FIK sekaligus Pengurus Tonis Seluruh Indonesia mengatakan Kejuaraan Tonis pada acara Walikota Cup tersebut mendapat apresiasi positif dari Walikota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi). Ia mengatakan Peserta Tonis kali ini diikuti oleh 16 Club Tonis se Kota Semarang.

“Ini membuktikan Cabang OLahraga Tonis telah mendapat respon masyarakat yang sangat baik khususnya di Kota Semarang” ujarnya.

Sementara itu, ia juga mengungkapkan cabor tonis ini akan diikutkan di Federasi Olahraga Daerah (FORDA) Jateng di GOR Satria Purwokerto serta menjadi salah satu cabang olahraga rekresai masyarakat dalam Federasi Olahraga Nasional (FORNAS) di Sumsel, yang diikuti oleh 17 Provinsi Se-Indonesia.

Hendi, Walikota Semarang saat penyerahan hadiah kejuaraan Walikota Cup (22/5) menuturkan apresiasi sangat baik bahwa tonis bisa menjadi salah satu olahraga yang murah, sehat dan pilihan masyarakat kota semarang. Ia berjanji turnamen Walikota Cup akan diselenggarakan rutin  setiap tahun. Hendi juga bangga ternyata tonis merupakan hasil cipta dosen UNNES yang juga asli warga kota semarang.

Rektor UNNES, Prof Fathur Rokhman, saat ditemui tim Tonis UNNES mengatakan selamat atas peraihan juara dua. Ia sangat mengapresiasi kejuaraan tonis ini.

“Silahkan Tim UNNES diperkuat dengan menjadi Club Tonis yang handal, dan ke depan baik Tim Putri dan Tim Putri bisa meraih juara di FORDA dan FORNAS, UNNES akan selalu mendukung”, tuturnya.

Guru Besar FBS UNNES itu juga akan memfasilitasi pegiat tonis dengan segera membuat 4 lapangan tonis berstandar internasional di belakang kolam renang yang menyesuaikan dengan master plan UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Selenggarakan Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan Tahap 2

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan seleksi akademik PPG dalam jabatan tahap 2 berbasis domisili sejak Selasa hingga Jumat (24–27/5).

Pelaksanaan program PPG ini sesuai dengan amanah undang-undang, baik UUGD maupun Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang menganut model konsekutif atau berlapis. Pasal 17 (1) Undang-undang Pendidikan Tinggi menyatakan bahwa pendidikan profesi merupakan Pendidikan Tinggi setelah program sarjana yang menyiapkan mahasiswa dalam pekerjaan yang memerlukan persyaratan keahlian khusus.

Terdapat 89.710 peserta seleksi PPG kali ini yang tersebar di 12 LPTK. UNNES menjadi LPTK dengan sebanyak dengan peserta tes terbanyak yakni mencapai 13.200 peserta di kelima sesi, sehingga setiap sesinya terdapat 2.640 calon peserta seleksi.

Panitia Seleksi, Iwan Hardi Saputro SPd MSi menjelaskan seleksi PPG kali ini merupakan seleksi PPG katagori dalam jabatan.

“PPG Dalam Jabatan diperuntukkan bagi guru dalam jabatan. Guru dalam Jabatan adalah guru pegawai negeri sipil dan guru bukan pegawai negeri sipil yang sudah mengajar pada satuan pendidikan, baik yang diselenggarakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat penyelenggara pendidikan yang sudah mempunyai perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama,” jelas Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan itu.

Program Studi PPG merupakan program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 Kependidikan dan S1/D IV Non Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapersiasi penyelenggaraan seleksi PPG tersebut.

“Ini merupakan bagian dari upaya kita mewujudkan Indonesia maju dan cerdas dengan menyiapkan guru-guru terbaik yang siap mendidik generasi muda,” ungkap Guru Besar FBS UNNES tersebut.

Sebagai rumah ilmu pengembang peradaban, UNNES siap mendorong dan memfasilitasi terwujudnya sumber daya pendidikan yang unggul dan berkualitas.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 25 May 2022

Tiga Srikandi Mahasiswi FH UNNES Raih Juara 3 Lomba Debat Hukum Tingkat Nasional

Delegasi Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) Wahnisa Redinafitri mahasiswa angkatan 2020, Dwi Ersi Wahyuni mahasiswa Angkatan 2021 dan Feiruz Rachmita Alamsyah mahasiswa angkatan 2020 berhasil meraih juara 3 dalam Lomba Debat Nasional Argion Tarumanegara Judicial Law Competition yang diadakan Universitas Tarumanegara Jakarta 20-21 Mei 2022.

“Apa yang diraih oleh Wahnisa Redinafitri, Dwi Ersi Wahyuni, Feiruz Rachmita Alamsyah yang berhasil menjadi juara 3 Lomba Debat Nasional Argion Tarumanegara Judical Law Competition antar Perguruan Tinggi se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Universitas Tarumanegara ini tentu patut kita apresiasi,” kata Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Menurut Prof Fathur, Prestasi akademik di UNNES saat ini dapat disandingkan dengan prestasi dari universitas lain. Mudah-mudahan apa yang di capai bisa memotivasi mahasiswa UNNES lainnya.

Dekan Dr Rodiyah SPd SH MSI menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada tim UKM Debat Fakultas Hukum UNNES yang diwakili sdr Wahnisa Redinafitri, Dwi Ersi Wahyuni dan Feiruz Rachmita Alamsyah.

“Selamat dan sukses atas raihan juara 3 kepada tim UKM Debat FH UNNES yang diwakili sdr Wahnisa Redinafitri, Dwi Ersi Wahyuni dan Feiruz Rachmita Alamsyah dalam lomba debat tingkat nasional”, ujar Dekan melalui pesan group rumah ilmu.

Dr Rodiyah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada dosen pembimbing lembaga kemahasiswaan khusus UKM Debat FH UNNES Bapak Benny Sumardiana SH MH yang telah membimbing mahasiswa FH UNNES bisa meraih prestasi ditingkat nasional.


from Universitas Negeri Semarang

Dua Mahasiswa FBS UNNES Menangi Lomba Macapat

Sebanyak dua mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) memenangi Lomba Macapat Mahasiswa Tingkat Nasional yang diselenggarakan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, 24 Mei 2022. Kedua mahasiswa tersebut adalah Arianti Radma Murniasari yang menjadi juara I kategori putri dan Enggar Ardiandi Cahya Nugraha yang menjadi juara II kategori putra. Keduanya merupakan mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Musik, Jurusan Seni Drama Tari dan Musik FBS UNNES.

Dalam lomba tersebut, ada sebanyak 10 mahasiswa UNNES yang berpartisipasi. Mereka berasal dari Jurusan Sendratasik, Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa, juga Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris. Persiapan intensif telah dilakukan beberapa minggu sebelum berangkat ke kampus yang berlokasi di Kentingan, Jebres, Surakarta itu. Arianti Radma Murniasari merupakan mahasiswa angkatan 2021, sedangkan Enggar Ardiandi Cahya Nugraha merupakan mahasiswa angkatan 2019.

Pendamping Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Panembrama, Indrawan Nur Cahyono SSn, mengatakan materi wajib yang harus ditembangkan oleh peserta adalah Sekar Macapat Sinom Pamberat Slendro Sanga dengan materi pilihan yang dibuat oleh peserta sendiri. “Tembang yang dibuat harus sesuai dengan Dies Natalis UNS ke-46,” ujar Indrawan, yang merupakan tenaga kependidikan di Sendratasik itu.

Ia mengatakan secara keseluruhan lomba diikuti oleh 37 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia. Panitia tidak memperbolehkan mahasiswa dari kampus institut seni untuk mengikuti lomba ini. Ketika mendaftar, peserta diminta untuk melampirkan bukti telah divaksin minimal sebanyak dua kali.

Lomba yang diselenggarakan secara rutin ini menjadi ajang adu gengsi bagi kampus yang memiliki perhatian terhadap sastra dan seni Jawa. Setiap tahun pula mahasiswa UNNES mencatatkan diri sebagai pemenang dalam lomba yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis UNS ini. Pada kategori putri, juara II diraih oleh mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya, juara III oleh mahasiswa dari Universitas Udayana Bali. Adapun pada kategori putra, juara I diraih mahasiswa UNS, juara III diraih mahasiswa Universitas Negeri Surabaya.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FBS UNNES, Dr. Eko Raharjo, mengapresiasi hasil yang diperoleh mahasiswa. Ia mengatakan keinginan untuk meraih prestasi dalam semua bidang mesti menjadi tradisi bagi mahasiswa. Eko mengajak agar mahasiswa memaksimalkan kampus sebagai sarana untuk meraih prestasi sebagai bekal menyongsong masa depan.


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa Prodi Ilmu Politik Raih Juara 1 Lomba Essey Nasional

Prestasi kembali ditorehkan salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (FIS UNNES). Siti Fatimah mahasiswa Jurusan Politik dan Kewarganegaraan mampu menorehkan prestasi menjadi Juara 1 Lomba Essay Nasional yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Studi Agama-Agama UIN Alauddin Makassar 15/28.

Kegiatan Lomba Essay Nasional tersebut dilaksanakan untuk memperingati Hari Kartini, dan berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Siti Fatimah memperoleh hasil tertinggi 341 poin.

Essay dengan judul “”Peningkatan Kesetaraan Perempuan Pedesaan Melalui Peran PKK Desa Dalam Mewujudkan Kartini Masa Kini” mampu mengungguli Karunia Haganta (Universitas Indonesia) sebagai juara 2 dengan judul essay Negasi dan Legasi Kartini” dan Kadek Pradnya Nareswari (Universitas Gadjah Mada) sebagai juara 3 dengan judul essey “Sanggupkah Generasi Y dan Z Menjadi Penerus Perjuangan RA Kartini?”.

Keberhasilan Siti Fatimah ini tentunya menjadi motivasi mahasiswa lain untuk selalu berprestasi sehingga mampu meningkatkan reputasi, baik reputasi jurusan, fakultas maupun universitas.

Dekan FIS UNNES mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berpartisipasi, terutama pembimbing, Ketua Prodi Ilmu Politik, Ketua Jurusan PKn dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan.

Selamat untuk Siti Fatimah atas prestasi yang diraih.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 24 May 2022

Kapal Senopati Karya Tim CRC FT UNNES Raih Juara 1 dalam Ajang MARINESIA 2022

Tim Creativity and Research Club (CRC) Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) yang tergabung dalam Senopati team berhasil meraih juara 1 dalam Kejuaraan Inovasi Desain Kapal Ikan yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin Makassar yang dikemas dalam Marine Innovation Festival Indonesia (MARINESIA 2022).

Senopati team diKetua oleh Muhammad Yusuf Wibowo (Pend. Teknik Mesin 2020) dengan anggota Andi Abdullah Ghyferi (Pend. Teknik Mesin 2020) dan Muhammad Harits (Pend. Teknik Mesin 2021)
Senopati tim membawakan Kapal Senopati yang merupakan kapal dengan kelas fishing vessels yang dirancang dengan ukuran panjang 77 meter, Lebar 13,5-meter dan tinggi 9 meter. Selain itu, Kapal Senopati ini dirancang memiliki kecepatan beroperasi 13 knot.

Muhammad Yusuf Wibowo menjelaskan Inovasi Kapal Purse Seine Ramah Lingkungan Berbasis Magneto Hydro Dynamics (MHD) yang dilengkapi dengan Metode Light Fishing dengan sumber Photovolic Guna Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGS) 2030.

Yusuf Wibowo mengatakan Photovoltaic merupakan penerapan sel surya sebagai pemanfaatan energi terbarukan untuk sumber daya penerangan yang ada di kapal.

Selain itu, LED Light Fishing merupakan penerapan lampu LED sebagai pemikat ikan dan menggantikan lampu petromaks yang masih menggunakan BBM.

Tidak hanya itu, Magneto Hydro Dynamics Sistem yang ada di Kapal Senopati berguna untuk penggerak kapal yang memanfaatkan teknologi Magneto Hydro Dynamics guna menggantikan motor diesel.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat menerima kabar tersebut merasa bangga dan mengapresiasi.

Prof Fathur mengatakan, dalam menghadapi tantangan berskala global di era perkembangan teknologi seperti saat ini, generasi muda harus terus berinovasi.

“Alhamdulillah kabar gembira dari mahasiswa Fakultas Teknik UNNES. Semoga dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk mahasiswa yang lain maupun mahasiswa di seluruh Indonesia,” pungkasnya


from Universitas Negeri Semarang

FIP UNNES Gelar The 3rd International Seminar on Education and Human Technology (ISEHT) 2022 “Transforming Education in a Post-Pandemic World: Consequences for Future Teaching and Research”

Dalam rangka memeriahkan rangkaian acara Dies Natalus Universitas Negeri Semarang (UNNES) ke-57, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan The 3rd International Seminar on Education and Human Technology (ISEHT) 2022 “Transforming Education in a Post-Pandemic World: Consequences for Future Teaching and Research” pada Senin (23/5).

Dalam acara tersebut, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum sebagai Keynote Speaker menyampaikan kodisi pendidikan di Indonesia yang semakin membaik seiring dengan pandemic Covid-19 yang semakin mereda. Berbagai kemajuan teknologi dan inovasi di bidang pendidikan perlu terus ditingkatkan sebagai transformasi pendidikan pada post pandemic.

The 3rd ISEHT ini diselenggarakan secara hybrid, yaitu daring melalui zoom dan streaming YouTube FIP UNNES serta luring di ruang seminar FIP lantai 3 dengan peserta perwakilan dari berbagai lembaga, seperti: Universitas Negeri Padang, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Negeri Manado, Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI), ADPENDSI.

Sesi panel pertama dimoderatori oleh Yuli Kurniawati PhD dengan narasumber Dr Churchill Daniel dari University of Hongkong menyampaikan materi mengenai transdiciplinarity and education in the post-pandemic world.

Narasumber kedua adalah Prof Dr Wahyudi Sutopo ST MSi sebagai perwakilan IEOM Scopus Representative UNS yang menyampaikan optimistic thinking to execute the innovative programs for transforming education in a post-pandemic world: lecturer and students as actors. Narasumber ketiga adalah Cecily Bisshop dari Darling Heights State School, Australia yang memaparkan communicative language teaching and learning.

Sesi panel kedua dimoderatori oleh Siti Nuzulia PhD dengan narasumber Petra Kristi Mulyani SPd M Ed PhD dari FIP UNNES yang menyampaikan materi dengan judul Aligning Curriculum and Instruction with the District Needs of Educations in a Post-Pandemic World.

Narasumber kedua adalah Prof Dr Zawawi Bin Ismail dan University of Malaya, Malaysia yang memaparkan transforming education landscape in South East Asia: a step forward in developing human capital.

Acara berlangsung lancar dan sukses, pemaparan materi maupun sesi diskusi diikuti peserta secara antusias.

Di antara jeda materi sesi panel, diumumkan pula pemenang lomba guru kreatif jenjang PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sebagai Kado Dies Natalis UNNES ke-57 dari FIP UNNES. Setelah sesi panel berakhir,dilanjutkan dengan sesi paralel yang juga dilakukan secara hybrid.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 21 May 2022

FMIPA UNNES Gelar International Webinar: Innovative Technology Integration on STEM Education

Dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Negeri Semarang (UNNES) ke-57 Tahun 2022, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNNES mengadakan International Webinar bertemakan “Innovative Technology Integration on STEM Education” Sabtu, (21/5).

Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt menyampaikan Webinar internasional ini merupakan salah satu wujud upaya konsistensi UNNES sebagai salah satu universitas terbaik yang selalu konsen untuk terus mengembangkan pendidikan di Indonesia melalui pertemuan ilmiah.

Prof Zaenuri menjelaskan STEM merupakan model pembelajaran yang berbasis pada pemecahan masalah dimana menempatkan penyelidikan ilmiah dan penerapan matematika di dalam konteks merancang teknologi dalam kelas sains.

“Pembelajaran berbasis STEM memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan keterampilan yang semakin penting, seperti pemecahan masalah yang kompleks, komunikasi, dan kolaborasi. Hal ini sangat diperlukan para pendidik untuk bisa memberikan kesempatan dan membantu mengembangkan keterampilan,” jelasnya.

Rifa’atunnisa PhD selaku Ketua Panitia Kegiatan melaporkan bahwa kegiatan webinar diikuti oleh peserta dari 34 Propinsi di Indonesia dan 6 negara yaitu Australia, Cina, India, Jepang, Malaysia dan Thailand dengan jumlah peserta sebanyak 600-an peserta melalui Zoom Meeting dan juga live streaming di kanal YouTube FMIPA UNNES.

Webinar berlangsung dengan lancar dan sukses dengan melihat antusiasme peserta yang masih tetap aktif mengikuti acara webinar sampai dengan selesai.

Webinar international yang mengangkat tema “Innovative Technology Integration On STEM Education” ini dimoderatori oleh Mohammad Alauhdin PhD dengan mengundang tiga narasumber yakni Assoc Prof Dr Sharipah Ruzaina Syed Aris dari Universiti Teknologi MARA Malaysia, Dr Kin Eng Chin dari Edith Cowan University Australia, dan Prof Dr Woro Sumarni MSi dari Universitas Negeri Semarang Indonesia

Assoc Prof Dr Sharipah Ruzaina Syed Aris mengangkat materi Preparing and Supporting Future STEM Educators, sementar Dr Kin Eng Chin menyajikan materi Building STEM education on a strong mathematical foundation dan Prof Dr Woro Sumarni MSi membawakan materi Contribution of Virtual Laboratory on Inquiry-Based Learning with STEM Approach to Students’ Learning Outcomes and Critical Thinking Skills.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 19 May 2022

Lagi, Mahasiswa UNNES Peroleh Medali Emas pada Cabor Panahan SEA Games Vietnam

Hendika Pratama Putra mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih medali emas di ajang SEA Games Vietnam pada Kamis 19 Mei 2022.

Menurut Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Prof Tandiyo, Hendika Pratama Putra yang turun di nomor beregu mens compound, berhasil meraih medali emas, di Hanoi Sport Training & Competition Centre Nhon Town Nam Tu Liem District.

“Hendika dan tim berhasil mengalahkan tim Malaysia dengan skor 230-229” jelas Prof Tandiyo.

Hendika mengatakan SEA Games kali ini merupakan keikutsertaan pertama kali buatnya.

Dia menyampaikan rasa syukur dapat menyabet medali emas pada cabang Panahan.

“Saya tidak punya firasat. Tapi dini hari tadi sering bangun. Saya semakin yakin bisa meraih medali emas,” kata Handika.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan rasa bangga kepada mahasiswa FIK UNNES yang berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional.

“Saya bangga dengan prestasi mereka yang dapat mengharumkan nama bangsa negara dan UNNES tentunya, kita akan pacu mereka untuk terus berprestasi. Dengan prestasi dunia membuat UNNES mampu besanding dan bersaing dikancah internasional,” kata Prof Fathur.

Prof Fathur menjelaskan di berbagai event nasional maupun internasional, atlet-atlet UNNES selalu bisa menunjukkan prestasi terbaiknya. Dan ini menunjukan UNNES semakin bereputasi dan mempunyai daya saing dikancah internasional.

“Semoga dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk mahasiswa dan dosen untuk berprestasi pada event yang lain” jelas Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 18 May 2022

Hasil Pemungutan Suara, Senat Tetapkan Tiga Calon Rektor UNNES

Hasil Rapat Senat Tertutup Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam rangka Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara Bakal Calon Rektor UNNES periode 2022-2026 telah menghasilkan Tiga Calon Rektor UNNES, Kamis (18/5).

Ketiga calon Rektor tersebut adalah Dr Amir Mahmud SPd MSi, Dr dr Mahalul Azam MKes dan Prof Dr S Martono MSi. Tiga nama calon Rektor UNNES tersebut mendapatkan suara masing-masing.

Dr Amir Mahmud SPd MSi mendapat 6 suara, Dr dr Mahalul Azam mendapat 4 suara, dan Prof Dr S Martono MSi mendapat 52 suara.

Hal tersebut disampaikan Ketua Senat UNNES Dr Ir Sucipto MT IPM didampingi Sekretaris Senat Dr Arif Purnomo SPd SS MPd.

Ketua Senat UNNES Dr Ir Sucipto menyampaikan, selanjutnya tiga calon rektor tersebut akan diajukan ke Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dr Ir Sucipto menjelaskan proses pemilihan suara yang dilakukan hari ini dihadiri oleh 65 anggota. Dari 65 anggota keseluruhan dinyatakan sah.

“Alhamdulillah dari 65 anggota Senat UNNES secara keseluruhan hadir semua. Dan 65 suara yang masuk semua sah,” jelas Ketua Senat UNNES.

Ketua Senat berharap seluruh bakal calon dapat bekerja sama untuk membantu UNNES meskipun tidak terpilih sebagai Rektor.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum berharap terpilihnya rektor baru nantinya akan menjadi nahkoda UNNESyang bisa melanjutkan perjuangan para sivitas akademika UNNES.
“Siapapun yang nanti terpilih untuk UNNEs akan membawa UNNES lebih maju dan baik,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Tujuh Balon Paparkan Visi Misi, Rektor UNNES Prof Fathur Ingatkan Untuk Menjaga Amanah

Tujuh bakal calon Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) telah memaparkan visi, misi dan program kerja Rektor periode tahun 2022-2026 di hadapan anggota senat UNNES.

“Rapat pemaparan visi, misi dan program kerja bakal calon rektor ini guna menjadi bahan anggota senat memilih calon rektor untuk empat tahun mendatang,” kata Ketua Senat UNNES Dr Ir Sucipto MT IPM.

Ia menyampaikan, bahwa dari tujuh bakal calon ini, selanjutnya senat akan menggelar sidang Senat tertutup untuk memilih tiga Bakal Calon Rektor untuk diajukan ke Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Kami sudah mendengar dan mempelajari visi, misi dan program yang diusung para bakal calon, dan akan memilih tiga,” kata Dr Ir Sucipto.

Ketua Senat berharap seluruh bakal calon dapat bekerja sama untuk membantu UNNES meskipun nanti tidak terpilih sebagai Rektor.

Sementara Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan pemilihan Rektor merupakan agenda penting dalam kemajuan perguruan tinggi. Dengan memilih rektor terbaik, UNNES bukan saja memastikan visi misinya dilaksanakan secara berkelanjutan. Lebih dari itu, memastikan tata kelola UNNES dapat dilaksanakan secara sehat sesuai peraturan perundang-undangan.

“UNNES adalah perguruan tinggi yang didirikan dengan amanah besar dari pemerintah dan negara. Agar amanah tersebut dapat ditunaikan secara paripurna, kita harus memiliki sumber daya dan kompetensi yang unggul. Namun sumber daya dan kompetensi saja tidak cukup karena keduanya hanya mungkin memiliki dampak jika dikelola melalui kepemimpinan yang efektif dan efisien,” jelas Prof Fathur.

Prof Fathur menambahkan melalui agenda pemaparan visi dan misi ini sivitas akademika dapat melihat dan mendalami kapasitas kepemimpinan bakal calon rektor.

“Melihat pemahamannya terhadap visi dan misi organisasi, juga kemampuannya untuk menerima amanah dalam memajukan organisasi yang kita cintai ini,” tegasnya.

Prof Fathur menyebutkan amanah adalah kata kunci penting dalam kepemimpinan karena kapasitas saja tidaklah cukup.

“Amanah mewakili elemen penting lain kepemimpinan yaitu karakter. Karakter demikian penting karena berfungsi laksana akar bagi tumbuhan. Meski tidak selalu terlihat, akar menjadi tumpuan yang memungkinkan pohon dapat tegak, menyerap nutrisi sehingga terus bertumbuh memberi manfaat bagi makhluk di sekitarnya,” ucap Prof Fathur.

Prof Fathur berharap Rektor baru bisa melanjutkan program yang sudah berjalan di kampus selama ini dan bahkan jauh lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan Rektor baru siap menghadapi tantangan yang akan datang,” kata Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Tujuh Bakal Calon Rektor UNNES Paparkan Visi Misi

Tujuh Bakal Calon Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) memaparkan visi misi dan program kerja. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian tahapan pemilihan Rektor UNNES periode 2022 -2026 di Ruang Senat Gedung Rektorat Kampus Sekaran Gunungpati Semarang, Rabu (18/5).

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Rapat Senat Terbuka yang dipimpin langsung oleh Ketua Senat UNNES Dr Ir Sucipto MT IPM didampingi Sekertaris Senat Dr Arif Purnomo SPd SS MPd. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring yang disiarkan langsung melalu kanal YouTube UNNES yang dapat disaksikan langsung di seluruh fakultas dan lembaga di lingkungan UNNES.

Ketua Senat UNNES Dr Ir Sucipto menjelaskan pemaparan visi, misi dan program kerja Balon Rektor ini merupakan tahap penting untuk penyaringan calon rektor, setelah sebelumnya dilakukan penjaringan aspirasi dari seluruh keluarga besar UNNES.

Ketua panitia pemilihan Rektor UNNES 2022-2026 Muhammad Azil Maskur SH MH menyampaikan bahwa dari hasil pendaftaran, kemudian ditetapkan melalui penjaringan oleh Senat UNNES, terdapat 7 bakal calon rektor periode 2022 – 2026.

“Tujuh bakal calon ini merupakan putra-putra terbaik UNNES yang memiliki prestasi akademik luar biasa” terang Azil.

Azil menjelaskan, pada tahap penyampaian visi, misi dan program kerja dibagi menjadi 2 sesi yang dihadiri seluruh anggota Senat UNNES sejumlah 65 orang.

Pada kesempatan ini, tujuh Bakal Calon Tetap Rektor sesuai urutan huruf awal nama bakal calon memaparkan visi misi dan program kerja.

Dr Amir Mahmud SPd MSi mengusung visi Mewujudkan Education Mover Menuju Kecemerlangan Pendidikan Berkelas Dunia Berwawasan Konservasi.

Dr Hendi pratama SPd MA mengusung visi Building Academic Playgrounds for UNNES.

Dr dr Mahalul Azam MKes UNNES CENDEKIA (Conservation, Excellent International Reputation, Nasionalism, Digital Smart Campus, Equity, Knowledgeable, Innovation, Academic Integrity).

Prof Dr S Martono MSi mengusung visi Membangun UNNES untuk Masa Depan Indonesia dan Dunia.

Prof Dr Subyantoro MHum mengusung visi UNNES OPTIMA (Organisasi pembelajar, Prima dalam pelayanan, Transformasi berkelanjutan, Inovatif memacu produktivitas, Mandiri mewujudkan kesejahteraan, Adaptif terhadap perubahan).

Prof Dr Wasino MHum Membangun Jembatan Emas dalam Transisi UNNES dari Tata Kelola BLU menjadi PTNBH yang Mandiri, Berkelas Dunia dan Berwawasan Konservasi.

Dr Wirawan Sumbodo MT mengusung visi Membangun UNNES Unggul Berkelas Dunia.

Setelah agenda penyampaian visi dan misi tersebut, dilanjutkan dengan Rapat Senat Tertutup untuk menilai dan memilih tiga calon rektor.

“Setelah Rapat Senat Terbuka dalam rangka penyampaian visi, misi dan program kerja Bakal Calon Rektor akan dilanjutkan dengan Rapat Senat tertutup kemudian untuk memilih tiga calon rektor yang lolos berdasarkan suara paling banyak,” pungkas Azil Maskur.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 17 May 2022

Merajut Asa Demi Orang Tua, Atlet Difabel Berjuang Ikut UTBK di UNNES

Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk mendaftarkan diri ke Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Hal itulah yang menjadikan semangat Riko Wahyu Diyanto peserta Difabel Pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2022.

Riko bertekad kuat mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2022 yang bertempat di Universitas Negeri Semarang.

Ia merupakan atlet difabel Cabor Boccia Jawa Tengah yang meraih Medali Perak di PON Papua 2021.

Riko mengatakan, mimpinya untuk menjadi mahasiswa jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNNES.

“Mimpi saya ingin menjadi mahasiswa jurusan Psikologi FIP UNNES, untuk itu saya bersemangat untuk mengikuti UTBK di UNNES,” jelasnya.

Meski awalnya Riko merasa kesulitan untuk mencari informasi terkait UTBK, namun dengan kegigihannya Riko berhasil mendapatkan informasi tersebut melalui orang terdekat.

Dengan terbata-bata, Riko menceritakan respon orang tua yang awalnya tidak menyetujui dirinya mengikuti UTBK karena keterbatasan fisik.

“Jujur respon orang tua sedikit tidak menyetujui karena keterbatasan fisik, namun saya tetap bersikukuh untuk ikut dan ini menjadi usaha saya dalam mengangkat derajat martabat orang tua saya,” jelasnya.

Menurut nya keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang malah menjadikan kemajuan.

“Walaupun sebagai anak difabel harus bisa kuliah meski jalan rintangan yang dihadapi berat, saya harus tetep berjuang,” ucap Riko.

Menurut Riko pelayanan UNNES untuk orang berkebutuhan khusus sangat baik karena dapat melayani dan mengfasilitasi peserta berkebutuhan khusus dengan baik.

“Alhamdulillah UNNES sangat baik dalam memberikan pelayanan, saya dibantu dalam segala hal sehingga saya dapat mengikuti UTBK dengan lancar” tegasnya.

Diketahui UNNES menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2022 hari ini, Selasa (17/5).

Untuk menunjang ujian para peserta, UNNES menyiapkan sebanyak 790 komputer.

Selain itu, UNNES juga menyediakan lokasi bagi peserta penyandang disabilitas.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman menyampaikan, UNNES sebagai salah satu pusat UTBK memberikan kesempatan kepada peserta yang memiliki kebutuhan khusus untuk mengikuti UTBK di UNNES.

“Kami membentuk panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk mengatur dan mendukung pelaksanaan UTBK agar berjalan sebagaimana mestinya dan dapat diikuti oleh peserta yang berkebutuhan khusus. Untuk itu, kami berterima kasih kepada Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang mempercayakan kami sebagai salah satu pusat pelaksaanaan UTBK,” ujar Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Mulai Hari Ini 12.957 Peserta Mengikuti UTBK-SBMPTN di UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di sejumlah ruang ujian Gedung Kearsipan dan Digital Center UNNES, Selasa (17/5).

Prof Fathur mengatakan, sebanyak 12.957 peserta UTBK akan melaksanakan ujian di UNNES dalam 18 sesi yang berlangsung mulai hari ini Selasa 17 Mei sampai Minggu 29 Mei.

“Sebanyak 12.957 peserta UTBK akan mengikuti Ujian di UNNES. Pada hari pertama ini ada sekitar 1.500 peserta mengikuti ujian. Semoga dalam pelaksanaan tidak ada kendala jaringan dan pemadaman listrik di lokasi ujian, kita sudah mengirimkan surat ke pihak PLN. Semoga tidak terjadi. UNNES sudah menyiapkan genset apabila ada pemadaman listrik agar permasalahan bisa segera diatasi,” kata Rektor UNNES.

Prof Fathur juga menjelaskan dalam pelaksanaan UTBK, UNNES menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. UNNES menyediakan sejumlah fasilitas untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di seluruh lokasi ujian.

“Beberapa diantaranya tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan alat pengukur suhu. Selain itu, menyediakan drop zone dan ruang tunggu yang memadahi syarat physical distancing. UNNES juga menyiapkan tim satgas Covid-19 yang bertugas untuk memantau kesehatan para peserta dan panitia ujian UTBK,” jelas Prof Fathur.

Dalam pelaksanaan UTBK di UNNES menggunakan 2 lokasi yakni Gedung Perpustakaan lantai 2 dan lantai 3 serta Gedung UNNES Digital Center.

“Agar tidak terjadi kerumunan, UNNES membagi UTBK menjadi dua sesi. Setiap harinya ujian dilakukan dalam 2 sesi yakni sesi 1 dilaksanakan pukul 06.45-10.30 WIB dan sesi 2 dilakukan pukul 13.00-16.35 WIB,” jelas Prof Fathur.

Selain itu, Prof Fathur menjelaskan UNNES menyediakan 790 perangkat komputer dengan rincian 590 di Gedung kearsipan dan 200 komputer di Gedung Digital Center UNNES.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri Mastur SE MSi Akt mengatakan para peserta UTBK diminta sudah berada di lokasi UTBK satu jam sebelum ujian. Jika diantar orang tua atau pengantar lainnya, peserta hanya di drop di lokasi agar tidak terjadi kerumunan.

Peserta UTBK juga harus memiliki suhu tubuh kurang dari 37,3 derajat Celsius dan dalam keadaan sehat.

Untuk memasuki lokasi ujian, peserta harus memindai barcode dengan aplikasi PeduliLindungi.

Sebelum UTBK dimulai, kelengkapan persyaratan ujian akan dicek, meliputi kartu tanda peserta ujian, kartu identitas (KTP/SIM), dan fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi.

Bagi peserta yang berbuat kecurangan, tim panitia akan mengeluarkan peserta dari ruang ujian.

Ketua Satgas Covid-19 UNNES Dr Yuni Wijayanti MKes mengatakan tim satgas Covid-19 UNNES terus memantau kesehatan peserta dan panitia ujian selama berlangsungnya UTBK.

“Kami terus memantau para peserta selain itu kami juga menghimbau peserta juga wajib menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker medis, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” jelasnya.


from Universitas Negeri Semarang