Monday, 18 October 2021

Hari Ini UNNES Mulai Perkuliahan Tatap Muka dengan Model Hybrid

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan, pada hari ini UNNES memulai Perkuliahan Tatap Muka (PTM) di tengah New Normal dengan menerapkan Model Pembelajaran Hybrid, Senin (18/10).

Prof Fathur mengatakan, PTM baru bisa digelar setelah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Semarang turun ke level 2.

“Alhamdulillah dengan adanya surat edaran dari Mendikbudristek nomor 4, tanggal 13 September tahun 2021 dan level PPKM telah turun, UNNES bisa menggelar perkuliahan tatap muka dengan model pembelajaran Hybrid,” ucap Prof Fathur.

Prof Fathur menjelaskan, perkuliahan tatap muka terbatas yang sedang dilaksanakan telah melewati mekanisme 3 tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pemantauan.

“Pada tahap awal, UNNES berkoordinasi dengan satgas COVID-19 setempat, testing dan tracing berkala, lulus vaksinasi, dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Selanjutnya UNNES mendapatkan rekomendasi dari satgas covid-19 Kota Semarang” tutur Rektor UNNES.

UNNES melalui UPT TIK telah menyiapkan IT untuk mendukung proses pembelajaran Hybrid dengan mengutamakan kesehatan. Model pembelajaran Hybrid di UNNES menjadi ruang terbuka merdeka belajar. Mahasiswa dipersilahkan memilih perkuliahan secara Daring atau Luring. Peserta perkuliahan luring harus menerapkan protokol yang ketat.

Lebih Lanjut Prof Fathur Rokhman menyampaikan UNNES mengembangkan digital smart kampus. Dengan pengembangan ini UNNES dapat menjadi kampus merdeka dengan digital smart kampus yang bereputasi international.

“Digital smart kampus mengembangkan Teknologi informasi untuk kemaslahatan kemanusiaan. Untuk itu teknologi terus dikembangkan dan disosialisasikan untuk meningkatkan literasi digital, membangun budaya IT yang cerdas, dan bijak beretika dalam bermedia sosial,” ujarnya.

Prof Fathur berharap dengan digelarnya kembali PTM dapat meningkatkan kualitas serta semangat mahasiswa untuk belajar.

Kepala UPT TIK UNNES Mona Subagya menyampaikan jumlah rombel yang ikut PTM sebanyak 185 Rombel dengan menyiapkan Ruang kelas Hybrid.

Sebelum pelaksanakan PTM dilakukan monitoring oleh tim satgas covid UNNES yang dipimpin oleh Dr dr Yuni.

Monitoring dilakukan guna mengecek kesiapan PTM yang meliputi prokes yang harus diterapkan, sterilisasi runag sebelum perkuliahan, SOP PTM, pemakaian masker, pelaksanaan cuci tangan, pengukuran suhu tubuh, jumlah peserta, durasi PTM, pengaturan jarak tempat duduk, pemasangan poster. Sarana prasarana yang disiapkan diantaranya alat desinfeksi ruangan, sarana cuci tangan, air, sabun, tisu, handsanitazer, masker cadangan, ruang isolasi. Hasil monitoring semua fakultas, pascasarjana, rumah ilmu sudah menyiapkan prokes, sarana prasarana untuk mendukung PTM dengan baik, terang Ketua Satgas Covid-19 UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Pimpin Apel Pagi Virtual, Ketua Badan Pengembang Bisnis Ajak Tingkatkan Pendapatan Non Akademik

Ketua Badan Pengembang Bisnis Universitas Negeri Semarang Dr Amir Mahmud S Pd M Si memimpin apel pagi secara virtual, (18/10). Dalam amanat nya, Dr Amir Mahmud mengajak segenap civitas akademika UNNES untuk mendukung ketercapaian peningkatan pendapatan non akademik Universitas.

Menurut Dr Amir Mahmud, dalam meningkatakan pendapatan non akademik Universitas, dibutuhkan mendayagunakan potensi sumber daya universitas melalui kerjasama operasional dan kerjasama manajemen dengan pihak eksternal.

Untuk itu, dikatakan Dr Amir Mahmud perlu strategi optimalisasi pendapatan dengan lebih intens membangun kerja sama pada semua Unit Kerja UNNES dengan Pemda, BUMN, BUMD, Dunia Usaha, Lembaga, dan Kementerian lainnya.

“Secara karakteristik pendapatan Non Akademik selalu dimulai dari Nol setiap Tahunnya. Oleh karena itu, penghasilan tahun depan ditentukan oleh tindakan tahun ini. Untuk itu mari bersama dan saling mendukung kerja sama secara intens pada semua unit kerja di UNNES,” ujarnya.

Hadir secara virtual pejabat di lingkungan UNNES serta civitas akademika UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Tim UNNES Juara 1 Nasional Kejuaraan Bridge Pelajar dan Mahasiswa 2021

Tim Universitas Negeri Semarang yang terdiri dari Desy Noervita Rahayu (Mahasiswa PKN FIS UNNES), Della Ayu Nobira (Mahasiswa PJKR FIK UNNES), Fransisca Tri Martanti (Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro), dan Elga Pinka Arwangga (Mahasiswa Universitas Diponegoro) keluar sebagai Juara 1 dalam Kejuaraan Nasional Bridge Pelajar dan Mahasiswa 2021 yang diselenggarakan secara online melalui platform Bridge Base Online (BBO) oleh PB GABSI.

Kejuaraan ini diselenggarakan pada tanggal 16 September 2021 hingga 9 Oktober 2021 yang diikuti oleh 40 tim dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.

Sebagai informasi bridge adalah olahraga yang sudah diakui International Olympic Committee (IOC) sehingga sudah dipertandingakan di PON, SEA Games dan Asian Games serta pernah di pertandingkan sebagai eksibi di Olympaide Musim Dingin Salt Lake City tahun 2002.

Pertandingan ini memainkan 252 board sampai pada final yang terdiri dari babak penyisihan yang kemudian diambil 8 tim yang akan maju ke babak quarter final.

Pada babak ini, UNNES sebagai juara pada babak penyisihan dapat menentukan lawan dan menentukan jalannya pertandingan pada semi final. Sistem permainan pada babak quarter final adalah sistem KO dimana tim yang sudah kalah otomatis gugur dan tidak dapat melaju ke semi final.

Pada babak semi final, pertandingan telah ditentukan sebelumnya. Pemenang pada semi final akan berhadapan langsung di final, tim yang kalah otomatis akan langsung menjadi juara 3 yang terdiri dari 2 tim.

Adapun hasil lomba Kejuaraan Nasional Bridge Pelajar dan Mahasiswa 2021

Juara 1: Universitas Negeri Semarang ( Desy Noervita Rahayu, Della Ayu Nobira, Fransisca Tri Martanti, Elga Pinka Arwangga)
Juara 2 : Universitas Negeri Jember 1
Juara 3 : IAIN Madura Gunadarma Infinity


from Universitas Negeri Semarang

Daftar Mahasiswa UNNES Peraih Medali PON XX Papua 2021

Ajang kompetisi akbar olahraga skala Nasional PON XX Papua sudah berakhir. Pada ajang PON XX Papua, Universitas Negeri Semarang mengirimkan atlet terbaiknya untuk menjadi bagian dari Kontingen Jawa Tengah.

Meraka berhasil meraih 29 Medali dengan rincian 7 medali emas, 11 medali perak, dan 11 medali perunggu. Prestasi ini tentu sangat membanggakan bagi UNNES, berikut daftar mahasiswa peraih medali di ajang PON XX Papua.

Peraih Emas : Laksmana Pandu Pratama (Wushu Sanda 52 kg Pa), Yusuf Widiyanto (Wushu Sanda 56 kg Pa), Puja Riyaya (Wushu Sanda 70 kg Pa), Irfan Toni Saputro (Atletik Tolak Peluru Pa), Atinna Nurkamila Intan Bahtiar (Atletik Lempar Lembing Pi), Florencia Amanda Putri Buana (Atletik Estafet 4×400 M Pi), Fabiola Franselina Dejamor Pereira (Atletik Estafet 4×400 M Pi), Frisca Kharisma Indrasari (Sepak Takraw).

Peraih Perak : Bayu Raka Putra (Wushu Sanda 60 kg Pa), Thania Kusumaningtyas (Wushu Sanda 60 kg Pi), Bayu Peni Hendrasswari (Wushu Sanda 48 kg Pi), Febriana Wahyu Wijayanti (Renang 4 × 200 M Freestyle Relay Women & 4 x 100 Gaya Bebas Pi), Hanna Christina Purnaninda (Renang 4 × 200 M Freestyle Relay Women & 4 x 100 Gaya Bebas Pi), Besta Noviana Kushof (Taekwondo), Yogi Novia Lailla Rahmadhani (Senam), Ayunda Risma Rayisyafitri (Angkat Besi Kelas 87 Kg Pi), Deni Karya Nugroho (T. Derajat Seni Gerak Tarung Berpasangan Pa), Esatarya Wulan Fitrahanny Iswara (T. Derajat Seni Gerak/Rangkaian Gerak Pi), Hervina Nur Rahmadhani (T. Derajat Seni Gerak/Rangkaian Gerak Pi), Febri Nadya Fitriana (T. Derajat Seni Gerak/Rangkaian Gerak Pi), Ahmad Umar Maulana (Gulat Gaya Bebas Kls s/d 129 Kg Pa).

Peraih Perunggu : Tharisa Dea Florentina (Wushu Sanda 52 kg Pi), Hanna Christina Purnaninda (Renang 50 M Gaya kupu-kupu Pi), Hanna Christina Purnaninda (Renang 100 M Gaya Kupu-Kupu Pi), Irvan Aji Maulana Putra (Muaythai Kelas -63,5 Kg Pa), Tiara Permana Putri (Muaythai Kelas -57 Kg Pi), Muhammad Angga Maulana (Anggar Sabel Individu Pa), Barata Yuda (Pencak Silat Tanding Kls C: >55 s/d 60 Kg Pa), Triana Ragil Rahmayani (Pencak Silat Tanding kls D :>60 s/d 65 Kg Pi), Deni Karya Nugroho (T. Derajat Seni Gerak Bertahan Menyerang Pa), Uun Lailin Ni’mah (Hoki Pi), Risnani Oktafiani (Hoki Pi), Winda Risdiyanti (Hoki Pi), Putri Krismonita (Hoki Pi), Safa Ramadhani (Hoki Pi), Zahra Chumaira Amelia Hanfin (Catur Kilat Beregu Pi).


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 17 October 2021

Rektor Bangga Atas Perolehan 29 Medali Mahasiswa UNNES Pada PON XX Papua

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan rasa syukur dan merasa bangga atas perolehan 29 medali mahasiswa UNNES dalam ajang PON XX di Papua, Minggu (17/10).

“Alhamdulillah 29 Medali PON Papua diraih mahasiswa UNNES yang mewakili Jateng. Terima kasih untuk mahasiswa UNNES yang telah menjadi bagian dari Kontingen Jawa Tengah dalam PON XX Papua. Prestasi ini sangat membanggakan kita semua, karena perwakilan dari UNNES dapat menyumbangkan 7 medali emas, 11 medali perak, dan 11 medali perunggu untuk Jawa Tengah. Kita doakan agar Tim UNNES selalu diberikan kesehatan dan semangat untuk terus meraih prestasi yang membanggakan,” ujar Prof Fathur.

Prof Fathur juga mengucapkan terima kasih kepada pelatih tim official dari dosen dan tendik UNNES yang telah berjuang mengharumkan nama UNNES di ajang olahraga terbesar di Indonesia. Terimakasih juga kamu sampaikan pada Gubernur Jawa Tengah, Koni Jateng yang telah memberikan dukungan pada mahasiswa UNNES.

“Kami terus memacu prestasi mahasiswa baik tingkat nasional maupun internasional sehingga mewujudkan visi UNNES sebagai universitas berawasan konservasi dan bereputasi internasional. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Jawa Tengah terkhusus Gubernur Jawa Tengah yang telah mendukung mahasiswa UNNES berlaga di PON XX Papua,” jelas Rektor UNNES.

Prof Fathur menambahkan, UNNES akan mengapresiasi setiap prestas dengan memberikan penghargaan atau beasiswa sesuai prestasi yang diraihnya.

Pada ajang PON XX Papua UNNES mengirimkan 74 mahasiswanya di ajang PON XX di Papua. Mereka merupakan atlet Anggar, Atletik, Bola Tangan, Bola Basket, Gulat, Hoki, Sepakbola, Softball, Tarung Derajat, Pencak Silat, Senam, Muaythai, Taewondo, Wushu, Selam, Panahan, Renang, Tinju, Karate, Sepatu Roda, Menembak, Angkat Besi dan Catur.
Dalam ajang ini, mahasiswa UNNES berhasil meraih 29 Medali dengan rincian 7 medali Emas, 11 medali Perak, dan 11 medali Perunggu.

Selain itu, dua mahasiswa UNNES atas nama Irfan Toni atlet Tolak Peluru dan Atina Nur Intan atlet Lempar Lembing berhasil memecahkan Rekor PON, sekaligus Rekor Nasional yang belum pernah dilakukan para atlet.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 16 October 2021

Hadirkan Kepala Balai Bahasa Jateng, Prodi Sastra Prancis Dorong Kapasitas Akademik Mahasiswa

Program Studi Sastra Prancis Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan kuliah umum ‘’Metode Penelitian Bahasa dan Sastra’’ dengan narasumber Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr Ganjar Harimansyah, Jumat (15/10/2021). Acara ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh lebih dari 200 peserta, baik mahasiswa, dosen, peneliti, maupun guru dan umum.

Acara yang dibuka oleh Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, Dr Sri Rejeki Urip MHum ini merupakan rangkaian kegiatan ilmiah yang diselenggarakan oleh prodi ini. Ke depan, akan diadakan kegiatan akademik lainnya terutama untuk menguatkan potensi dan kapasitas mahasiswa dalam hal akademik. Prodi Sastra Prancis Universitas Negeri Semarang  selalu berupaya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa untuk menyongsong kebutuhan mereka, kelak ketika lulus dan bekerja secara profesional.

Dr Ganjar yang juga seorang dosen tamu untuk mata kuliah metode penelitian di beberapa perguruan tinggi di Indonesia itu menekankan, meneliti merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa dalam meneliti bahasa dan sastra, sesungguhnya peneliti sedang merekam kekayaan batin manusia serta memahami masyarakat dan budayanya. Pernyataan tersebut diharapkan menjadi dorongan yang mampu memicu mahasiswa untuk terbuka dan tertarik pada bidang penelitian.

Dalam sambutannya, Dr. Sri Rejeki Urip mengatakan bahwa bahwa jalinan silaturahmi akademik antara kampus dan lembaga di luar kampus merupakan sebuah kebutuhan, apalagi dengan adanya program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Prodi sebagai elemen ujung tombak universitas harus banyak melakukan terobosan untuk meningkatkan daya saing dan mutu lulusannya.

Mahasiswa Sastra Prancis hendaknya merasa beruntung karena tersedia ruang yang begitu luas untuk melakukan penelitian. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari masyarakat bahasa dan budaya Indonesia saja, namun ditambah dengan ruang lain yaitu bahasa, sastra, dan budaya Prancis untuk bisa dipilih sebagai objek material penelitiannya.

Dalam paparannya, Ganjar menyatakan bahwa penelitian bahasa dan sastra memiliki tiga bidang penelitian yaitu linguistik dan sastra teoretis, linguistik dan sastra terapan, linguistik dan sastra interdisipliner. Ia berharap kegiatan ini menjadi jawaban atas pertanyaan dan keraguan dalam melakukan penelitian. Lebih lanjut, mahasiswa diwajibkan untuk memahami apa yang dimaksudkan dengan metode, metodologi, data kuantitatif dan kualitatif sehingga pengetahuan ini akan menghantarkan mereka dalam membuat tugas akhir (skripsi) dengan baik dan benar.

Dalam acara yang dipandu oleh Dr Wahyudi Joko Santoso MHum, salah satu dosen senior di Prodi Sastra Prancis itu, mahasiswa banyak mengajukan pertanyaan terkait penelitian bahasa dan sastra. Mahasiswa merasakan manfaat bahwa kegiatan ini semakin meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan penelitian, jenis, dan langkah-langkahnya. Mahasiswa berharap, prodi, jurusan, dan fakultas secara rutin menyelenggarakan kegiatan ilmiah dan lainnya.

Harapan mahasiswa itu kemudian dijawab oleh Koordinator Program Studi Sastra Prancis, Anastasia Pudjitriherwanti MHum, dengan menyatakan bahwa prodi sedang mengupayakan berbagai kegiatan ilmiah secara berkala dan salah satunya mengundang alumni baik yang bekerja di instansi pemerintah seperti Kementerian Pariwisata, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan juga alumni yang tersebar di luar Indonesia, seperti Prancis, Belanda, dan negara lain. Alumni berprestasi dalam bidangnya masing-masing tersebut diharapkan mampu memompa semangat dan kepercayaan diri para mahasiswa dalam menempuh studi.


from Universitas Negeri Semarang

11 Tim PKM UNNES Siap Berkompetisi di Ajang PIMNAS ke-34

Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) UNNES menggelar karantina PIMNAS di Hotel Bandungan Semarang. Tak seperti biasanya, PIMNAS yang biasa digelar meriah, dan didatangi ratusan mahasiswa se Indonesia bakal tampak berbeda.

Ya, karena pandemi covid-19 ini belum berakhir. Tapi Melisa dan mahasiswa lainnya tetap saja harus merasa bangga, mereka adalah mahasiswa terpilih dari UNNES yang akan mewakili kampusnya.

Jaket berwarna kuning bergaris merah dikenakannya, wajah yang sedikit memerah dan matanya tampak berkaca-kaca, Melisa Darmawan, nama lengkapnya, mahasiswa Prodi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini terharu, bagaimana tidak ia mewakili mahasiswa UNNES dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-34 tahun 2021 di Universitas Negeri Sumatra (USU).

“Persiapan saat ini sudah mendekati 100% mulai dari luaran, artikel ilmiah, power point, dan poster. Sementara untuk kendala saat ini terkait dengan waktu dan koordinasi langsung, namun bisa kami atasi. Kami berharap mampu mempersembahkan medali emas untuk UNNES,” terang Melisa.

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) merupakan kegiatan puncak pertemuan nasional perwujudan kreativitas dan penalaran ilmiah mahasiswa yang terjadwal secara akademik oleh perguruan tinggi dalam meningkatkan budaya kompetisi akademik dan unjuk prestasi di kalangan mahasiswa yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi.

PIMNAS 2021 kali ini, digelar secara daring, UNNES mengirimkan 44 mahasiswa terbagi dalam 11 tim meliputi tim PKM-K, PKM KC, PKM-RE, dan PKM-RSH.

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman MHum memberikan semangat dan motivasi kepada semua mahasiswa perwakilan PIMNAS UNNES untuk terus berjuang dan menjadi juara.

“Anda adalah mahasiswa pilihan dari 40rb mahasiswa UNNES. Anda adalah representasi mahasiswa UNNES yang memiliki budaya prestasi. Untuk itu, Saya berharap dalam ajang PIMNAS ini, kalian mampu membanggakan dan meningkatkan reputasi UNNES. Semoga dapat meraih juara,” ucap Prof Fathur.

Sementara itu dalam sebuah wawancara, Wakil Rektor bidang kemahasiswaan UNNES, Dr Abdurrahman MPd menyampaikan, dalam ajang Pimnas ke-34 tahun 2021, UNNES optimis untuk masuk peringkat 3 besar.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 15 October 2021

UNNES Berdua, Dr Nur Karomah Dwidayanti MSi Pulang ke Rahmatullah

Rektor dan civitas akademika Universitas Negeri Semarang berduka atas wafatnya Dr Nur Karomah Dwidayanti MSi Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, sekaligus Istri dari Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt.

Semoga amal dan ibadah beliau di terima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi diberi kesabaran dan keikhlasan, amin.

Beliau meninggal di RS Karyadi pada pukul 17.35 WIB. Dan akan dimakamkan di Kudus.


from Universitas Negeri Semarang

Jurusan Ilmu Komputer FMIPA UNNES Selengarakan Seminar Nasional Bisnis Startup Digital

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut inovasi yang semakin baik setiap saat. Banyak isu yang dapat dibahas pada bidang kajian teknologi informasi utamanya untuk menghadapi permasalahan-permasalahn di masa Pandemi Covid 19 ini.

Pandemi Covid-19 membuat pola kehidupan masyarakat berubah termasuk dalam hal kebutuhan kepada teknologi. Kebutuhan kepada teknologi kian meningkat seiring meluasnya Covid 19. Hal ini menjadikan peluang dan kesempatan untuk startup digital dapat lebih maju.

Dalam rangka diskusi dan pertukaran informasi terkait dengan ketiga bidang tersebut di atas, Jurusan Ilmu FMIPA Universitas Negeri Semarang akan menyelenggarakan Seminar Nasional Ilmu Komputer (SNIK) 2021 dengan tema ”Digital inovation for startup business on pandemic”.

Kegiatan seminar dirancang sebagai wahana terjadinya interaksi profesional antar komunitas bidang ilmu komputer di Indonesia untuk saling bertukar pikiran, pengetahuan, pengalaman, dan gagasan, untuk mengakselerasi pengembangan penelitian di bidang ilmu komputer.

Kegiatan ini menghadirkan 4 narasumber, mereka adalah Dr Awaludin Marwan MH MA CEO Heylaw, dr Fadli Wilihandarwo CEO Sekolah Startup, IR Tanti Ruwani MSCIE CEO PT INAMART SUKSES JAYA dan Anggy Trisnawan SSi MSi Founder E-Ujian.com sekaligus Dosen Ilkom UNNES.

Dalam menyampaikan materinya, keempat narasumber berbai cerita mengenai bisnis startup yang telah dan sedang mereka kerjakan serta tantangan yang terjadi di masa Pandemi Covid 19 ini.

Kegiatan dibuka oleh Dekan FMIPA UNNES Dr Sugiyanto MSi. Dalam sambutannya menyampaikan kolaborasi berbagai bidang keilmuan sangatlah penting demi kemajuan bangsa terutama dalam membangun startup.

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi jurusan Ilkom dalam menyelenggarakan SNIK 2021. Prof Fathur berharap kegiatan ini dapat terselenggara rutin setiap tahunnya serta memberikan kontribusi dalam keilmuan informatika yang saat ini sedang banyak dibutuhkan.

“Tantangan yang ada di dalam pengembangan Teknologi Informasi dan Peluang yang dapat diambil terkait Pengembangan Digital Startup perlu di bahas dalam sebuah forum. Semoga jurusan Ilmu Komputer FMIPA UNNES dapat melaksanakan setiap tahun,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 14 October 2021

Sinergi Dengan BPIP RI, Prof Fathur: UNNES Memiliki Peran Startegis Mewujudkan Nilai Pancasila

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyebutkan memiliki peran strategis dalam mewujudkan ini nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan Indonesia bersatu dan berkemajuan melalui konservasi Nilai Pancasila, Kamis (14/10).

“UNNES memiliki visi dan misi menjadi Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional, melalui Konservasi berupaya mewujudkan nilai-nilai Pancasila. Sebagai lembaga perguruan tinggi UNNES memiliki strategi dalam menginternalisasikan Nilai Pancasila melalui Pendidikan Tinggi,” papar Prof Dr Fathur dalam kegiatan Penyusunan Rekomendasi Strategis Aktualisasi Demokrasi Pancasila di Gedung Rektorat UNNES secara daring dan luring terbatas.

Prof Fathur mengatakan strategi UNNES konservasi nilai Pancasila diwujudkan melalui pengkajian, pembelajaran, dan implementasi aktualisasi.

“UNNES memiliki Visi UNNES Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional, Strategi UNNES Konservasi Nilai Pancasila melalui pengkajian, pembelajaran, implementasinya, aktualisasi. Pancasila sebagai pemikiran filosofis memiliki dimensi luas, pengkajian Pancasila dilakukan untuk membuka lapisan-lapisan gagasan dan nilai di dalamnya. Melalui pengkajian, nilai-nilai yang terkandung dapat dipahami kemudian diimplementasikan. Nilai-nilainya Pancasila harus diwariskan melalui proses pembelajaran. Nah Pembelajaran itu yang nantinya menghasilkan pemahaman, sikap, dan tindakan sebagai pelajar Pancasila,” ucap Rektor UNNES.

Prof Fathur juga menyampaikan bahwa Strategi UNNES dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila melalui Kegiatan Akademik, Pembudayaan, dan Pembinaan Kemahasiswaan yang terpadu.

“Sesuai kebijakan Kemdikbudristek, UNNES berkomitmen mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan akademik Mata Kuliah Pendidikan Pancasila, Mata Kuliah Pendidikan Agama, Mata Kuliah Pendidikan Konservasi, Mata Kuliah Bahasa Indonesia, Kuliah Umum Pendidikan Karakter, Kuliah Umum Kepemimpinan Bertumbuh, Pusat Studi dan Kajian Pancasila,” jelasnya.

Rektor menambahkan, melalui 8 nilai konservasi diharapkan mampu menciptakan budaya lingkungan yang menginternalisasikan Nilai pancasila.

Delapan Nilai Konservasi yaitu inspiratif, humanis, peduli, kreatif, inovatif, sportif, jujur, dan adil, Kampus Bhinneka Tunggal Ika: Rukun, damai, dan toleran dalam keanekaragaman agama, suku, dan golongan, Budaya Gotong Royong: Beasiswa, dana kesetiawakan, LAZIS Padepokan Karakter FIS: Kajian strategis dan implementasi nilai Pancasila, pungkasnya.

Hadir secara virtual Dr Rima Agristina SH SE MM Deputi Bidang Pengendalian Evaluasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI. Dalam sambutannya Dr Rima menyampaikan pancasila menjadi kekuatan pemersatu bangsa di tengah pandemic dengan terwujudnya saling bergotong royong mengatasi penularan covid-19.

“Di tengah pandemic, kita menyaksikan Pancasila terlihat sebagai pemersatu bangsa. Saling gotongroyong dalam menangani pandemic. Hal ini kitab bisa liat di berbagai wilayah seluruh Indonesia,” jelas Dr Rima Agristina.

Menurutnya, sikap penanagan itu menjadi bagian dari implementasi pemahaman tentang pancasila sebagai kekuatan pemersatu bangsa.

Turut hadir Drs Stefanus Sukirno MS Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mukhammad Fahrurozi SSos MSi, Dr Teguh Yuwono S MPo Admin Wakil Dekan 1 Fisip UNDIP.

Dalam kegiatan ini juga diadakan kerja sama antara UNNES dan BPIP RI dalam Penyusunan Rekomendasi Strategis Aktualisasi Demokrasi Pancasila dari para akademisi. Diharapkan dapat memberikan rekomendasi stratgeis aktualisasi Demokrasi Pancasila dapat membangun Indonesia yang tangguh.


from Universitas Negeri Semarang

Penerjunan KKN UNNES, Ganjar Pranowo: Perkenalkan Wisata dan Produk Lokal Daerah Pedesaan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH MIP menjadi narasumber dalam penerjunan mahasiswa KKN UNNES pada Kamis (14/10) secara virtual melalui Zoom Apps dan disiarkan secara langsung melalui Youtube.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengajak mahasiswa UNNES untuk turut membaur dengan masyarakat setempat.

“Jadi adek-adek mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri nantinya, menyesuaikan dengan kebutuhan dan keperluan desa,” ungkapnya.

Penerima Bintang Jasa Utama tahun 2015 itu juga mengajak mahasiswa KKN UNNES untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam mengenalkan wisata, produk lokal, dan kesenian serta kebudayaan daerah setempat.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya berpesan, mahasiswa UNNES harus tetap semangat berkarya dan mengabdi meskipun tengah berada di masa pandemi.

“Mahasiswa UNNES harus selalu optimis dalam mengabdi, berkarya dan memberikan yang terbaik,” ungkap Prof Fathur.

Ketua LPPM UNNES Dr Suwito Eko Pramono melaporkan, mahasiswa KKN UNNES telah mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber yang ahli dalam bidangnya.

“Mahasiswa KKN telah mendapatkan pembekalan dari berbagai tokoh, ada Ravik Karsidi (Staf Khusus Menko PMK), Ir Hj Hevearita G Rahayu MSos (Wakil Walikota Semarang), Dr Agus Wibowo MSc (BNPB), Cakra Nagara ST MT ME (Kepala BPPW Jateng), Ir Syafrudin MSi (Kepala BPBD Jawa Tengah), Djoko Prasetyono SSos MM (Staf Ahli Bupati Temanggung) dan Kepala Dinas Pariwisata Jepara,” jelas Dr Suwito.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 13 October 2021

Terima Kunjungan Tim Kajian Revitaliasi Tata Keola Guru, Rektor Sampaikan Peran UNNES dalam Tata Kelola Pengembangan Guru Indonesia

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima kunjungan dari Tim Kajian Revitalisasi Tata Kelola Pengembangan Guru Indonesia Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). Kunjungan ini dalam rangka pengumpulan data dan informasi terkait revitalisasi tata kelola pengembangan guru di Kota Semarang.

Mereka adalah Aditya Faturrahman Abdillah Tim Kajian Revitalisasi Tata Kelola Pengembangan Guru Indonesia, Dinar Puspita, Anggota Tim Kajian Revitaliasi Tata Keola Pengembangan Guru Indonesia, Agung Darmawan, Analisis Kebijakan Muda Biro Data dan Informasi Sekretariat Watimpres, dan Dhika Aburizal Pratomo Analisis Moniroting Evaluasi dan Pelaporan Biro Umum Sekretariat Watimpres.

Tim Kajian Revitalisasi Tata Kelola Pengembangan Guru Indonesia Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) diterima langsung dan disambut hangat oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum di dampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt.

Prof Fathur mengatakan, UNNES sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) terbaik di Jawa Tengah memiliki komitmen untuk mengembangkan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya mencetak lulusan guru profesional.

“Komitmen ini terus dipegang erat UNNES, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Apalagi UNNES sebagai LPTK terbaik di Jawa Tengah mencetak lulusan guru yang profesional,” ujar Prof Fathur.

Prof Fathur menambahkan, berbagai upaya dilakukan UNNES dalam tata kelola pengembangan guru dengan menciptakan salah satunya “Bengkel Guru”.

“Guru adalah “anak kandung” UNNES. UNNES dan guru laksana dua sisi keping mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Puluhan tahun kita berjalan bersama dalam memajukan pendidikan di Tanah Air. Untuk itu, Bengkel Guru merupakan salah satu inovasi layanan yang dikembangkan UNNES melalui Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas guru,” tutur Prof Fathur.

Aditya Faturrahman Abdillah mengatakan, UNNES memiliki peran startegis dalam pengembangan guru di Kota Semarang.

“UNNES ini memiliki peran strategis dalam pengembangan guru di Kota Semarang, bahkan tidak hanya Kota Semarang namun sudah sampai Jawa Tengah, ini merupakan hal yang luar biasa. Untuk itu kami datang ke sini atas arahan dari Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Bapak Arifin Panigoro dalam rangka pengumpulan data dan informasi terkait revitalisasi tata kelola pengembangan guru di Kota Semarang, UNNES menjadi bagian penting di dalamanya,” jelas Aditya.

Hadir dalam kegiatan Ketua LP3 UNNES Dr Ngabiyanto MSi, serta Ketua LPPM Dr Suwito Eko Pramono MPd, anggota Dinas Pendidikan.

Dalam kesempatan ini, Ketua LP3 UNNES Dr Ngabiyanto MSi menyampaikan paparan terkait dengan Rekrutmen Mahasiswa Calon Guru, Pendidikan Keguruan di LPTK, Capaian dan Evaluasi Dana Hibah Revitalisasi LPTK, Capaian dan Evaluasi PPG Daljab dan Prajab, serta Inovasi LPTK dalam Peningkatan Kompetensi Guru dan Kepala Sekolah yang diselenggarakan oleh LP3 UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 12 October 2021

Tim Pengabdian FMIPA UNNES Beri Pelatihan Guru SD, Pendalaman Literasi Numerasi Penyiapan Asesmen Nasional

Tim pengabdian masyarakat Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) memberikan pelatihan kepada Guru SD di Sekolah-sekolah YPII Semarang. Pelatihan ini sebagai peningkatan kompetensi Guru sebagai upaya pendalaman literasi numerasi dalam rangka penyiapan Asesmen Nasional.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengubah kebijakan tentang Ujian Nasional (UN). Menurut rencana, pada tahun pelajaran 2020/2021 Ujian Nasional dihapuskan dan diganti dengan Asesmen Nasional. Namun karena terjadi pandemi Covid 19, penghapusan UN dilaksanakan lebih awal yaitu pada tahun pelajaran 2019/2020 yang lalu. Sedangkan Asesmen Nasional 2021.

Hal ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan UN yang materinya terlalu padat sehingga siswa dan guru cenderung menguji penguasaan konten, bukan kompetensi penalaran dan juga melihat hasil PISA tahun 2018 bahwa kemampuan berpikir kritis siswa Indonesia termasuk masih rendah serta kelemahan literasi membaca, literasi sains, dan literasi numerasi.

Dengan melihat hal tersebut di atas, maka Kemendikbud mengubah UN menjadi Asesmen Nasional yang meliputi Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) dan Survey Karakter. AKM terdiri dari: (1) Literasi Membaca; (2) Literasi Numerasi; (3) Survey Karakter. Asesmen Nasional bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen Nasional dirancang untuk memotret mutu input, proses, dan hasil belajar yang mencerminkan kinerja satuan pendidikan dan sekaligus menghasilkan informasi yang obyektif dan komprehensif untuk perbaikan kualitas belajar mengajar yang kemudian diharapkan berdampak pada karakter dan kompetensi siswa.

Dalam mengatasi kelemahan siswa tentang literasi numerasi juga dibutuhkan kemampuan bernalar dan berpikir kritis. Berdasarkan diskusi dengan pihak YPII, diperoleh informasi bahwa sebagian besar guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun soal-soal yang mengembangkan HOTS sehingga mengalami kesulitan dalam mempersiapkan siswa menghadapi AKM yang salah satu materinya adalah literasi numerasi yang membutuhkan daya nalar dan berpikir kritis.

Untuk itu Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Matematika yang terdiri dari Dra Rahayu BV MSi, Dr Kristina W MSi, Prof YL Sukestiyarno MS PhD, Prof Dr Kartono MSi dan beberapa mahasiswa Jurusan Matematika memfasilitasi hal tersebut dengan mengadakan pelatihan atau pendampingan kepada guru-guru Sekolah Dasar YPII Semarang.

Adapun kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan 2 kali pertemuan pada tanggal 4 dan 17 September 2021. Pada pertemuan pertama, tim pengabdian memberi input bagaimana menyusun soal-soal literasi numerasi yang merupakan soal-soal dengan kriteria Higher-Order Thinking Skills (HOTS) dan contoh-contohnya, kemudian dilanjutkan guru berlatih menyusun soal-soal literasi numerasi tersebut di atas.

Pada pertemuan kedua guru mempresentasikan hasil penyusunan soal-soal literasi numerasi yang telah dibuat sebelumnya dan tim pengabdian mengkritisinya sebagai masukan untuk perbaikan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru berhasil menyusun 3 set soal literasi numerasi level 1 (untuk kelas 1 dan 2), level 2 (untuk kelas 3 dan 4) dan level 3 (untuk kelas 5 dan 6) yang dapat digunakan guru untuk mempersiapkan siswanya menghadapi Assesmen Nasional.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 11 October 2021

Jurusan Sendratasik FBS UNNES Selenggarakan Konferensi Internasional Musik dan Budaya

Sebagai salah satu agenda dalam rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Musik Sedunia serta Bulan Bahasa dan Seni Tahun 2021, Jurusan Pendidikan Drama, Tari, dan Musik, (Sendratasik) Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) menyelenggarakan International Conference on Music and Culture (ICOMAC) secara daring, Senin (11/10).

Kegiatan ini menghadirkan empat pembicara yaitu Assoc Prof Dr Loo Fung Ying Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, Prof Made Mantle Hood PhD Tainan National University of The Arts Taiwan, Dr Zechariah Goh Toh Chai Nanyang University Singapura dan Prof Triyono Bramantyo PhD Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Konferensi Internasional ini diikuti peserta dari bebrbagai negara.

Kegiatan dibuka oleh Dekan FBS Dr Sri Rejeki Urip MHum. Dalam sambutan nya menyampaikan Pandemi Covid-19, dan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin meningkat menyebabkan perubahan tatanan dalam bidang kehidupan di masyarakat, seperti pendidikan, ekonomi, sosial, dan tidak terkecuali kesenian.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa seni, termasuk musik, merupakan wujud nyata produksi budaya yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. perubahan dalam masyarakat yang dipicu oleh berbagai penemuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk teknologi di bidang musik disertai dengan fleksibilitas global dalam komunikasi, tentu saja menyebabkan polarisasi atau bahkan transformasi fungsi musik dalam masyarakat,” jelas Dekan FBS UNNES.

Untuk itu, lanjut Dr Sri Rejeki mengatakan ICOMAC merupakan salah satu bentuk kepedulian UNNES sebagai lembaga pendidikan seni untuk kelestarian dan pelestarian seni sebagai bagian dari budaya.

“Sebagai bukti konsistensi, beberapa pertunjukan dan kajian seni rupa dengan berbagai topik dan bentuk terus dilakukan oleh Jurusan Sendratasik FBS UNNES. Tentunya upaya ini sejalan dengan visi Universitas Negeri Semarang sebagai universitas yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” tutur Dekan Dr Sri Rejeki.

Sementara, Dr Udi Utomo Ketua Jurusan Sendratasik menyampaikan, konferensi ini adalah untuk memberikan kesempatan bagi para peneliti, mahasiswa, profesional untuk berbagi penelitian di bidang Seni khususnya Seni Musik.

Dr Udi Utomo berharap, konferensi ini dapat mengembangkan jaringan yang kuat bagi para peneliti dengan minat yang sama atau di bidang yang sama dan juga menjadi media bagi para peneliti baru atau muda untuk menjalin hubungan yang kuat dengan yang berpengalaman di bidang Seni khususnya Seni Musik.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Terima Kunjungan Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima kunjungan dari rombongan Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Senin (11/10).

Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu Eliana SKM MPH diterima langsung oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum di dampingi Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Prof Dr S Martono MSi.

“Selamat datang kepada Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu bersama jajaran pimpinan, kami dengan senang hati siap untuk berbagai ilmu dan pendampingan pengembangan aplikasi IT di Poltekkes Kemenkes Bengkulu,” ungkap Prof Fathur.

Prof Fathur menyampaikan, saat ini UNNES sedang mengembangkan sistem Digital Smart Campus. Melalui satu jari UNNES dapat diakses lebih mudah dan cepat.

“Saat ini kami terus mengembangkan sistem IT Digital Smart Campus yang mudah diakses dengan satu jari. Yang dulunya lewat web, kini kita mengembangkan yang bisa diakses lebih mudah dengan smartphone,” tutur Prof Fathur.

Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu Eliana SKM MPH menyampaikan tujuan kunjungan ke UNNES untuk menjalin silaturahmi, serta kerja sama dan meminta pendampingan dalam pengembangan IT Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

“Terima kasih kami haturkan atas jalinan silaturrahmi ini, Jauh daripada itu, kami banyak belajar dan menimba ilmu berkenaan sistem informasi. UNNES memang luar biasa dalam sistem IT dan memang pantas menjadi rujukan kampus lain dalam pengembangan IT,” kata Eliana.


from Universitas Negeri Semarang

Jurusan Seni Rupa FBS UNNES Gelar Pameran International Aquarelle Painting dan International Illustration Festival

Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS UNNES) menggelar pameran Semarang International Aquarelle Painting (SIAPFEST) ke-1 dan Semarang International Illustration Festival (SIIF) ke-3 dalam rangka Bulan Bahasa dan Seni FBS UNNES tahun 2021.

Pameran SIAPFEST ini mengangkat tema yaitu “Identity”, serta tema SIFF (Semarang International Illustration Festival) ke-3 yaitu “Restart”. Kegiatan ini diikuti 31 negara yang menyajikan karya-karya terbaiknya secara virtual, Sabtu (9/10).

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum. Dalam sambutannya Prof Fathur menyampaikan sebagai perguruan tinggi, UNNES yang memiliki Fakultas Bahasa dan Seni perlu melakukan elaborasi kebijakan dan langkah-langkah konkret yang berkelanjutan dengan melibatkan kemitraan dengan Dunia Pendidikan, Dunia Industri, Dunia Usaha, Perguruan Tinggi lainnya, maupun masyarakat dan pecinta atau pegiat seni.

“Untuk itu, saya mengapresiasi dan menyambut baik Acara SIAPFEST (Semarang International Aquarelle Painting) ke-1 dan SIIF (Semarang International Illustration Festival) ke-3 dalam rangka Bulan Bahasa dan Seni FBS UNNES tahun 2021. Penyelenggaraan SIAPFEST ke-1 dan SIIF ke-3 ini merupakan bukti bahwa meski dalam nuansa tekanan pandemi yang sangat berat, kreativitas dan produktivitas tetap tumbuh dan hadir secar virtual untuk mewarnai panggung seni,” tutur Prof Fathur.

Selain itu, Prof Fathur mengatakan pilihan tema ini memiliki pesan dan makna srategis dalam memberikan manfaat dalam dunia seni khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Pimpin Apel di Pascasarjana UNNES, Rektor Ajak Dukung Pengembangan Kapasitas UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengajak peserta apel pagi Pascasarjana UNNES untuk terus mendukung pengembangan kapasitas UNNES. Hal tersebut disampaikan pada Senin (11/10) secara virtual melalui zoom meeting apps.

Profesor Bidang Sosiolinguistik itu menekan ada empat hal penting yang perlu dilakukan dalam mengembangkan kapasitas UNNES.

“Setidaknya ada empat hal yang perlu diperhatikan dalam mendukung pengembangan kapasitas UNNES saat ini, yakni UNNES sebagai kampus merdeka berkelas dunia, digital smart campus, UNNES sebagai PTN Badan Hukum, dan mendirikan fakultas kedokteran,” ungkapnya.

Menurut Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni itu, dalam upaya pengembangan kapasitas UNNES, Pascasarjana memiliki peranan penting karena merupakan pusat pendidikan magister dan doktoral.

“Kedepan, saya harap Pascasarjana memiliki lebih dari dua prodi yang dapat diusulkan untuk mendapatkan akreditasi internasional AQAS, baik prodi S2 maupun S3,” harapnya.

Prof Fathur mendorong Pascasarjana UNNES untuk terus memberikan pelayanan prima dan meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan pendekatan berbasis IT.

“Kita punya Digital Smart Campus, kita punya lebih dari seratus sistem yang bahkan banyak dari kampus di Indonesia ingin belajar dari UNNES,” imbuhnya.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 9 October 2021

Buka Justitia ke-14, KH Munif: Maknai Hati Sebagai Pusat Kendali

Fakultas Hukum (FH) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan pembukaan Perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-14 Tahun FH secara Daring yang disiarkan langsung melalui You Tube, Jum’at (08/10).

Dalam laporannya, Dekan FH UNNES Dr Rodiyah menyampaikan Perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-14 Tahun FH mengangkat tema “Mengasuh Mahasiswa dengan Hati”.

Lebih lanjut, Dekan FH UNNES menyampaikan bahwa filosofi logo November Justitia ke-14 terinspirasi dari visi Fakultas Hukum yaitu Menjadi fakultas Hukum Berwawasan Konservasi, Bereputasi Internasional, dan Berkarakter Pancasila.

“Di usia ke 14 Fakultas Hukum UNNES, FH siap untuk mengepakkan sayap menjadi fakultas hukum yang berprestasi dan bereputasi Internasional.” Tegas Dekan FH.

Rangkaian kegiatan bulan Fakultas Hukum diawali dengan pelaksanaan IJALS Symposium on Technological Advancement pada 30 September lalu yang diikuti dengan kegiatan lain. Dekan FH menyebutkan bahwa puncak acara Perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-14 Tahun FH akan digelar pada tanggal 30 November 2021.

Selepas laporan Dekan FH, acara dilanjutkan dengan tausiyah dan do’a Bersama oleh KH Munif Muhammad Zuhri, Pengasuh Pondok Pesantren Giri Kusumo, Banyumeneng, Mranggen,Demak.

Memanggapi tema Perayaan Bulan Fakultas November Justitia ke-14, KH Munif menyampaikan makna “hati” sebagai pusat kendali manusia dan hati yang menduduki puncak kehidupan.

“Allah telah menyediakan semua yang dibutuhkan manusia, tugas manusia adalah bagaimana mendalami sebuah ilmu agar menjadi “ahli”.” terang KH Munif Muhammad Zuhri.

Melalui filosofi dalam pewayangan, KH Munif Muhammad Zuhri menyampaikan pesan moral bahwa dalam hidup manusia pasti akan selalu bertemu dengan masalah namun manusia harus menghadapi segala masalah dengan senang hati.

Di akhir tausiyahnya, KH Munif Muhammad Zuhri melantunkan do’a dan harapan untuk Fakultas Hukum dan UNNES.

“Semoga kedepannya seluruh mahasiswa UNNES betul-betul memahami ilmu yang telah dipelajari sehingga dapat mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.”

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa kedudukan hukum sangat vital dalam pilar kenegaraan.

“Disaat masyarakat sadar akan hukum, maka disitulah suatu bangsa akan maju, damai dan sejahtera. Untuk itu, melalui akultas hukum, UNNES turut serta mencetak para generasi sadar hukum.”

Diakhir sambutanya, Prof Fathur berharap FH terus berupaya mencetak prestasi-prestasi gemilang melalui kreativitas dan inovasi seluruh keluarga besar FH.


from Universitas Negeri Semarang

DWP UNNES Serahkan Bantuan Pendidikan Senilai 33 Juta Rupiah

Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Semarang (DWP UNNES) menunjukkan perhatiannya kepada dunia pendidikan. Melalui penyerahan bantuan pendidikan senilai 33 juta rupiah pada Jumat (8/10), DWP UNNES berkomitmen terus hadir dalam pembangunan di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdaryanti MPd menyampaikan, bantuan diberikan kepada 80 pegawai di lingkungan UNNES yang memiliki kebutuhan pembiayaan pendidikan terhadap putra-putri mereka.

“Jadi yang bisa diusulkan adalah maksimal dua orang anak, pemohon merupakan PNS/BLU golongan I hingga IIa, bija juga dari Pramubhakti maupun karyawan kontrak PPK yang dibuktikan melalui SK,” jelas Dr Barokah.

Ia menambahkan, jumlah penerima bantuan pendidikan adalah 102 anak dari 80 pemohon dengan perincian 6 pemohon bersatatus PNS dan 74 orang berstatus Non PNS (BLU dan Pramubhakti).

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengapresiasi dan menyambut baik pemberian bantuan pendidikan ini.

Menurut Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES tersebut, pemberian bantuan pendidikan oleh DWP UNNES merupakan program kerja yang diharapkan mampu mengingkatkan kualitas pendidikan bagi anggota keluarga pegawai di lingkungan UNNES.

“Semoga beasiswa ini memberikan berkah kepada para penerimanya. Kita patut apresiasi, bahwa tidak semua DWP  terutama di universitas di Indonesia menyelenggarakan kegiatan semacam ini,” ungkapnya.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 7 October 2021

Tingkatkan Kualitas Akademik, Prodi Pendidikan Sejarah Adakan Workshop Pengembangan Kurikulum MBKM

Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang ( FIS UNNES) mengadakan workshop Kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, alumni, pengguna lulusan, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), program studi dari universitas mitra, dan mahasiswa.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan Kurikulum MBKM Program Studi Pendidikan Sejarah FIS UNNES yang relevan dan ideal untuk diterapkan. Relevan artinya bisa diterapkan dan memenuhi unsur-unsur akademik ideal dalam upaya mengembangkan kompetensi mahasiswa di tengah arus globalisasi yang sedang berlangsung.

Kegiatan ini mengundang empat pembicara yang berasal dari berbagai kalangan yaitu; Budi Riyanto (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang), Goenawan Permadi (Pemimpin Redaksi Suara Merdeka), Sumardiansyah Perdana Kusuma (Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Pusat), dan Letkol Khafidzin Widodo (Dinas Sejarah TNI AD) dimoderatori oleh Ganda Febri Kurniawan MPd. Semua pembicara memberikan masukan yang konstruktif bagi pengembangan kurikulum MBKM Prodi Pendidikan Sejarah.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNNES Dr Moh Solehatul Mustofa MA. Dalam sambutannya Dekan menyampaikan FIS UNNES punya komitmen dalam mendorong pengembangan kurikulum MBKM yang bisa menjadi dasar bagi peningkatan kualitas akademik dan kompetensi mahasiswa sesuai yang diharapkan pemerintah.

Dalam paparannya Dr Cahyo Budi Utomo MPd selaku koordinator program studi pendidikan sejarah menyampaikan bahwa kurikulum yang kami kembangkan berorientasi pada pengembangan keterampilan dan jejaring kerja mahasiswa, untuk itu diundang mitra dan banyak pihak supaya masukan yang diberikan semakin kompleks dan baik secara akademik, kami sangat terbuka untuk saran dan masukan dari pihak terkait.

Letkol Khafidzin Widodo dari Dinas Sejarah TNI AD menyambut baik keinginan Prodi Pendidikan Sejarah dalam bekerjasama dalam pengembangan kurikulum MBKM ini, menurutnya dinas Sejarah TNI AD sangat terbuka dengan dunia akademik, kami menunggu tindak lanjut kegiatan ini, sangat patut dinanti. Kolaborasi ini akan menjadi sangat penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa.

Bukan hanya Dinas Sejarah TNI AD, melainkan para pembicara yang dihadirkan juga sangat antusias dengan program yang menjadi turunan dari kurikulum yang sedang dikembangkan, seperti kegiatan magang mahasiswa. Semua pihak membuka diri dalam upaya pengembangan akademik di dalam suasana MBKM.

Prof Dr Wasino MHum selaku Wakil Dekan Bidang Akademik FIS UNNES menyampaikan di akhir acara bahwa kegiatan pengembangan kurikulum seperti ini adalah satu usaha yang berkelanjutan, budaya akademik seperti ini akan sangat bagus untuk membangun kualitas lulusan yang lebih baik. Fakultas akan terus mendukung prodi-prodi di FIS UNNES dan memfasilitasi pengembangan akademik yang dilakukan.

Acara ini mendapat perhatian luar biasa dari banyak kalangan, tercatat hingga akhir acara ada 52 peserta kegiatan yang terdaftar. Harapannya hasil kegiatan ini akan berdampak positif bagi pelaksanaan MBKM di Prodi Pendidikan Sejarah FIS UNNES


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa Prodi Ilmu Lingkungan FMIPA UNNES Juara 1 Jawara Anti Narkoba

Fitri Daeni mahasiswa Prodi Ilmu Lingkungan Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (FMIPA UNNES) menjadi Juara 1 dalam Jawara Anti Narkoba Kota Cilegon tahun 2021.

Dalam kesempatan ini juga Fitri juga terpilih sebagai Duta Pemuda Peduli Lingkungan Propinsi Banten tahun 2021. Kegiatan ini merupakan upaya mewujudkan Indonesia bersih Narkoba terus digalakan oleh BNN termasuk BNNK Cilegon.

Dalam kegiatan pengukuhan ini, BNNK Cilegon memberikan apresiasi kepada beberapa peserta terbaik yang dilihat dari wawasannya mengenai Narkoba dan keaktifanya selama mengikuti kegiatan pembekalan. Salah astu peserta terbaik, Fitri Daeni.

Fitri Daeni mengucapkan terimakasih dan menyampaikan harapannya untuk remaja Kota Cilegon agar dapat menjadi generasi yang bersih dari Narkoba.

“Saya berterimaksih kepada BNN Kota Cilegon yang telah memberikan kesempatan yang sangat bermanfaat ini untuk saya dan teman-teman Jawara Anti Narkotika Cilegon yang lainnya. Selama pembekalan saya mendapatkan banyak sekali ilmu, banyak pembelajaran yang saya dapatkan serta banyak sekali manfaat untuk kedepannya sebagai Jawara Anti Narkotika dan untuk mengedukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Narkoba sehingga dapat tercipta generasi yang bebas Narkoba”, tambahnya.

Fitri berharap, para Jawara Anti Narkotika Cilegon ini dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyentuh kalangan remaja, merangkul mereka dengan pendekatan yang sesuai agar penyampaian edukasi P4GN dapat lebih efektif.


from Universitas Negeri Semarang

Tim Pengabdian FBS UNNES Selenggarakan Pelatihan Retorika dalam Berdakwah

Tim Pengabdian Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES menyelenggarakan pelatihan retorika dalam berdakwah secara daring.

Ketua Tim Pengabdian Dr Tommi Yuniawan MHum menyampaikan kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menggunakan retorika dalam berdakwah.

Menurut Wakil Dekan Bidang Akademik FBS UNNES tersebut, retorika memainkan peranan penting dalam berkomunikasi.
“Sebagai sebuah keterampilan, melalui retorika diharapkan mampu menyampaikan pesan dakwah kepada komunikan.

Penyampaian dengan penyederhanaan dalam berdakwah inilah yang akan mudah dipahami oleh para jamaah. Setiap orang adalah pendakwah dan dakwah yang baik harus disampaikan secara santun,” ungkap Dr Tommi.

Selain Dr Tommi, hadir memberikan materi Dosen Pendidikan Bahasa Arab Ahmad Miftahuddin MA dan Finalis AKSI Indosiar 2019 Meina Tri Kurniasih.

Dalam paparannya, Ahmad Miftahuddin MA menekankan pentingnya keselarasan antara pengetahuan dan amal.

“Pengetahuan harus selaras dengan amal, termasuk ketika kita berdakwah. Dua hal ini juga harus dibarengi dengan keikhlasan,” ungkapnya.

Alumni Khartoum International for Arabic Language, Sudan itu mengajak peserta pelatihan untuk senantiasa berbuat kebaikan dan menyampaikan kebaikan melalui dakwah.

Sementara itu, Meina Tri Kurniasih membagikan tips dalam berdakwah. Ia juga mengajak peserta pelatihan untuk “tidak pelit” ilmu.

“Sedikit ilmu yg kita miliki akan sangat bermakna, bila kita gunakan untuk berdakwah di jalan Allah dengan niatan ikhlas. Pasti itu akan jadi ilmu yg bermanfaat,” ungkap mahasiswa FBS UNNES angkatan tahun 2018 itu.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 6 October 2021

UNNES Terima Kunjungan UNIKA, Dr Ferdinandus: Kami Tidak Mau Kehilangan Pundak UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menerima kunjungan kerja dari rombongan pimpinan Universitas Katolik Soegijapranata (UNIKA), Rabu (6/10).

Rektor UNIKA Dr Ferdinandus Himdiarto SPsi MSi disambut hangat oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof Dr S Martono MSi dan Wakil Rektor Bidang Kemahsiswaan Dr Abdurrahman MPd serta Koordinator UPT Humas UNNES Muhammad Burhanuddin Ss MSi.

“Selamat datang kepada Rektor UNIKA bersama jajaran pimpinan, kami dengan senang hati siap untuk berbagai terkait pendidikan dan sistem informasi,” ungkap Prof Fathur.

Menurut Prof Fathur, melalui kunjungan kerja ini UNNES dan UNIKA saling berkolaborasi untuk saling menguatkan lembaga masing-masing.

“Tentunya di situasi seperti ini kolaborasi adalah hal yang sangat penting untuk bisa membesarkan dan menguatkan lembaga kita masing-masing. Dengan adanya kolaborasi kita bisa mengembangkan akselerasi ketercapaian visi dan misi kita,” jelas Prof Fathur.

Prof Fathur menjelaskan, UNNES saat ini sedang mengakselerasi sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

“Alhamdulillah saat ini UNNES sedang menunggu. Untuk dokumen-dokumen PTN-BH sekarang sudah di Kemenkumham. Ini juga karena UNNES sering berkolaborasi pengembangan akselerasi universitas,” tutur Rektor UNNES.

Rektor UNIKA Dr Ferdinandus Himdiarto SPsi MSi menyampaikan kunjungan ke UNNES bertujuan untuk menjalin silaturahmi, serta kerja sama dan saling mengenalkan para jajaran pimpinan UNIKA yang baru.

“Saya bersama rombongan pimpinan UNIKA ingin belajar dari UNNES untuk meningkatkan ketercapaian visi dan misi UNNES. Apalagi dengan UNNES yang dulunya IKIP Semarang ini pasti kuat dalam pembelajaran, maka dari itu kami datang ke sini,” terang Dr Ferdinandus.

Dr Ferdinandus menambahkan, UNNES merupakan kampus yang luar biasa untuk itu UNIKA tidak mau kehilangan pundak kemana arah UNNES akan melangkah.

“Kami tetap akan memantau perkembangan UNNES. Pundak UNNES harus kita lihat kemana arahannya, nanti kita ikuti,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

7 Prodi UNNES Tersertifikasi Akreditasi Internasional AQAS

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menunjukkan pendidikan yang berstandar internasional. Kali ini, tujuh program studi di UNNES berhasil tersertifikasi akreditasi internasional dari lembaga akreditasi Agency for Quality Assurance through the Accreditation of Study Programmes (AQAS).

Tujuh program studi tersebut diantaranya, Prodi Pendidikan Bahasa Arab S1, Prodi Sastra Inggris S1, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris S1, Prodi Akuntansi S1, Prodi Hukum S1, Prodi Ekonomi S1.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Ini merupakan kerja keras semua pihak dalam melakukan penjaminan mutu pada Prodi-Prodi sehingga membuahkan hasil yang membanggakan terakreditasi internasional,” ungkap Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Prof Fathur mengatakan, dengan akreditasi internasional, Rektor berharap layanan UNNES memenuhi standar nasional dan internasional pada mahasiswa dan stakeholder lainnya.

“Rekognisi internasional itu penting untuk menjamin lulusan memiliki daya tawar tinggi di kancah internasional,” kata Prof Fathur Rokhman.

Selain itu, Rektor UNNES menjelaskan akreditasi internasional ini merupakan bentuk implementasi UNNES dalam mewujudkan program kampus merdeka.

“Kita akan terus dorong kualitas UNNES dan menambah perolehan akreditasi Prodi melalui akreditasi Internasional. Ketujuh Prodi di atas memang dinilai layak untuk mendapatkan akreditasi internasional,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 5 October 2021

UPT Kearsipan UNNES Adakan Webinar Nasional: Pandemi Covid-19 Mengantarkan Arsiparis Yang Mandiri

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kearsipan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan webinar kearsipan yang bertema ”Peluang dan Tantangan Kinerja Arsiparis Pada Masa Pandemi Covid-19”. Acara dilakukan secara virtual melalui platform zoom meeting

Hadir dua narasumber dalam kegiatan tersebut yaitu Drs Bambang Parjono Widodo MSi dari ANRI dan Madha SPd MM dari Kemendikbudristek yang dimoderatori oleh Djoko Legowo SPd MM (arsiparis UNNES).

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof Dr S Martono MSi. Dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini memberikan kontribusi kepada nyata kepada Agara meningkatkan kinerja dalam masa pandemi Covid-19.

“Arsiparis dituntut harus cerdas dalam menata pekerjaannya sesuai dengan perkembangan saat ini. Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 seperti ini,” ujar Prof Martono.

Drs Bambang Parjono Widodo, M Si mengatakan jabatan fungsional arsiparis pasca berlakunya Undang-Undang ASN, bahwa penilaian kinerja jabatan fungsional arsiparis dilakukan berdasarkan Nilai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dengan mengedepankan Standar Kualitas Hasil Kerja Arsiparis, sehingga tercipta Arsiparis yang mandiri dan independen.

“Mandiri artinya menguasai kompetensi pekerjaan sesuai jenjang jabatannya. Sedangkan, independen artinya mampu menggunakan kewenangan tanpa dipengaruhi dari pihak lain,” tegasnya.

Sedangkan Madha SPd MM mengatakan penetapan prestasi kerja arsiparis meliputi penetapan Angka Kredit Kumulatif Tahunan (AKKT) dan penetapan Angka Kredit Kumulatif (AKK).

“AKKT adalah angka kredit kumulatif minimal per tahun yang harus dicapai oleh Arsiparis sesuai jenjang jabatannya dalam kurun waktu 1 (satu) tahun periode penilaian untuk dapat terhindar dari nilai kinerja kurang atau buruk. Untuk AKK sendiri itu adalah angka kredit kumulatif minimal yang harus dicapai oleh Arsiparis untuk dapat direkomendasikan naik pangkat dan jabatansesuai jenjang jabatan masingmasing Arsiparis” jelasnya.

Kepala UPT Kearsipan UNNES, Agung Kuswantoro SPd MPd berharap kegiatan ini sebagai jawaban atas pertanyaan arsiparis mengenai sasaran kinerja yang harus dicapai saat ini. Keadaan yang serba susah, bukan berarti arsiparis itu pasif, namun harus lebih aktif dan kreatif, pungkasnya.

Acara ini diikuti 280 peserta baik dari arsiparis, penata arsip, pengelola dokumen di lingkungan UNNES, lembaga/instansi dan perguruan tinggi mitra UPT Kearsipan UNNES.

Peserta yang berasal dari perguruan tinggi/instansi pendidikan yaitu UNPAD, UPN Veteran Yogyakarta, UNJ, Universitas Papua, UNY, UGM, Universitas Brawijaya, IPB, IAIN Kudus, IPDN, Institut Teknologi Sumatra, UNSOED, dan lainnya.

Sedangkan peserta yang berasal dari instansi yaitu ANRI Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Tengah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Semarang, Kementerian Keuangan, Kementerian Sosisal, Kementerian Agama, Badan Penanggulangan Bencana, Lembaga Sensor Film, dan instansi lainnya.


from Universitas Negeri Semarang

FMIPA UNNES Gelar ICMSE 2021, Tempat Berbagi Keilmuan Terkini Bidang Matematika dan Ilmu Alam

Sebagai universitas yang menjunjung tinggi tri dharma perguruan tinggi, Universitas Negeri Semarang (UNNES) senantiasa bertumbuh dengan berbagai riset yang berimplementasi pada masyarakat, khususnya warga Jawa Tengah. Untuk mewujudkan hal ini Fakultas Ilmu Matematika dan IPA (FMIPA) UNNES menyelenggarakan International Conference on Mathematics, Science, and Education (ICMSE 2021) secara Daring, Selasa (5/10).

ICMSE 2021 merupakan event tahunan yang telah memasuki tahun kedelapan. ICMSE kedelapan ini akan berlangsung dua hari sampai dengan Rabu, 6 Oktober 2021. Konferensi internasional ini mengusung tema “Opportunities and Challenges for Research and Innovation in Mathematics, Science, and Education in Post-Pandemic Era”.

konferensi kali ini menghadirkan enam orang pembicara, mereka adalah Dr.Yasmi Louhasakul Yala dari Rajabhat University Thailand, Prof Kinya Shimizu dari Hirosima University Japan, Prof Cher Ping Lim dari The Education University of Hong Kong, Hong Kong, Dr Mohd Shafiq bin Aazmi dari Universiti Teknologi MARA Malaysia, Ezza Syuhada Binti S PhD dari Universiti Teknologi Malaysia, Malaysia, dan Zaenal Abidin PhD dari Universitas Negeri Semarang Indonesia.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri Mastur SE MSi Akt. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan konferensi internasional yang menggandeng kerja sama dengan Universitas dalam negeri dan Universitas luar negeri.

“Saya atas nama Universitas Negeri Semarang menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penyelenggaraan Konfernsi Internasional dengan sinergi antara UNNES dengan Universiti Teknologi MARA Malaysia dan Asosiasi MIPA LPTK Indonesia (AMLI): Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Medan, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Manado, Universitas Negeri Makasar, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Negeri Gorontalo, dan Universitas Negeri Surabaya,” tuturnya.

Prof Zaenuri menambahkan, ICMSE digelar sebagai landasan bagi para peneliti, pakar, dan praktisi dari akademisi, pemerintah, LSM, lembaga penelitian, dan industri untuk menyebarkan gagasan keilmuan terkini di bidang matematika dan ilmu alam.

Selain itu ICMSE juga berkontribusi meningkatkan pemahaman tentang hubungan antara pengetahuan dan penelitian yang berkaitan dengan matematika dan sains.

Sementara, Ketua panitia Endang Sugiharti MKom melaporkan bahwa lebih dari 409 peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

hadir juga peserta berasal dari negara lain, yaitu Malaysia, Jepang, Perancis, Mesir, Kamboja, Bangladesh, Hong Kong, dan Thailand. Sesi paralel kegiatan ini diikuti pemakalah sebanyak 275 peserta, pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Tim Pengabdian UNNES Dorong Pemanfaatan Limbah Jadi Kompos di Keluarahan Pakintelan

Tim Pengabdian Gugus Konservasi dan Pengembangan Karakter Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendorong masyarakat untuk memanfaatkan dan mengolah limbah menjadi kompos.

Tim pengabdian yang terdiri atas Atika MPd, Wahyuningsih MPd, dan Sudiyono MPd dan dibantu sejumlah mahasiswa melakukan pelatihan pemanfaatan limbah di keluarahan Pakintelan Kecamatan Gunungpati.

Atika MPd selaku ketua pengabdian menilai, proses pembuatan kompos sebetulnya tidaklah sulit. Masyarakat bisa memanfaatkan limbah yang mudah ditemui di sekitar, seperti limbah tanaman, limbah organik rumah tangga, hingga kotoran hewan.

“Secara teknis, pembuatan kompos bisa dipercepat dengan menggunakan aktivator atau biang kompos. Fungsi dan kerja dari biang ini untuk mempercepat pelapukan bahan organik menjadi kompos,” kata Atika.

Sementara itu, Wahyuningsih menjelaskan, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam proses pembuatan kompos. Diantaranya bahan kompos harus dicacah, aktivator perlu tercampur merata ke seluruh bahan kompos, dan bahan kompos harus cukup mengandung air.

“Bahan yang terlalu kering lebih sulit dikomposkan, namun jika terlalu basah juga akan menghambat proses pengomposan. Untuk bak penampungan perlu ditutup agar melindungi bahan dari air hujan, cahaya matahari, penguapan dan perubahan suhu,” ungkapnya.

Pihaknya mencontohkan cara membuat kompos padat skala rumah tangga, yang memanfaatkan limbah tanaman/daun kering dengan media bak/tong penampungan.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 4 October 2021

Sampai Sore Ini Mahasiswa FIK UNNES Peroleh 13 Medali pada PON Papua

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Tandiyo Rahayu menyampikan mahasiswa FIK UNNES sampai sore ini telah tercatat meraih 13 medali. Senin 4/10.

“13 Medali telah diperoleh mahasiswa FIK UNNES yang memperkuat tim Jawa Tengah pada PON Papua. Sampai sore ini 4 medali emas, 5 medali perak dan 4 medali perunggu yang disumbangkan mahasiswa UNNES untuk Jawa Tengah. Perolehan sementara medali mahasiswa UNNES pada Cabor Wushu  7 medali, Muaythai 2 medali, sepak takraw 1 medali, taekwondo 1 medali, senam artistik 1 medali dan anggar 1 medali. Semoga besok tambah lagi medali yang diperoleh mahasiswa UNNES” terang Prof Tandiyo.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIK UNNES Dr Andry menguraikan secara rinci perolehan medali mahasiswannya.

“Pada cabang Wushu medali tiga emas diperoleh oleh mahasiswa prodi PJKR Laksmana Pandu Pratama mahasiswa kategori Sanda 52 kg, Yusuf Widianto mahasiswa kategori sanda 56 kg, dan Puja Riyaya kategori sanda 70 kg.
Tiga Medali Perunggu dipersembahkan juga oleh mahasiswa PJKR atas nama Bayu Raka Putra kategori sanda 60 kg, Tania Kusumaningtyas kategori sanda 60 kg, dan Bayu Peni Hendrasswari kategori sanda 48 kg. Sementara Tharisa Dea Florentina meyumbangkan medali perunggu pada kategori sanda 52 kg. Pada Cabor Muaytahai dua perunggu diperoleh mahasiswa Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga atas nama Ivan Aji Maulana pada kelas -63,5 Kg Pa, dan Tiara Permana Putri kelas -57 Kg,” jelas Dr Andry

Lebih lanjut Dr Andry menyampaikan Frisca Kharisma Indrasari mahasiswa Prodi PJKR yang tergabung pada tim sepak takraw memperoleh medali emas pada kategori putri. Medali Perak juga diperoleh Besta Noviana Kushof mahasiswa PJSD pada cabor taekwondo kategori poomsae beregu.

“Selain perolehan di atas pada Cabor Senam Artistik, Yogi Novia Lailla Rahmadhani mahasiswa PJSD memperoleh medali perak kategori perorangan. Pada Cabor Anggar, Muhammad Angga Maulana mahasiswa Prodi PJKR memperoleh medali Perunggu kategori sabel individu putra,” terang Dr Andry


from Universitas Negeri Semarang

Prof Fathur Bagikan Pengelaman Terbaik dalam Persiapan UNNES PTNBH kepada UNJ

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum membagikan pengalaman terbaik dalam persiapan UNNES menuju PTN-BH di acara Focus Group Discussion yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ) secara daring, Senin (4/10).

Dalam kesempatan ini, Prof Fathur menyampaikan untuk menuju PTN-BH ada hal yang harus diperhatikan oleh semua komponen, terutama civitas akademika UNJ.

Rektor UNNES mengatakan hal itu ada kebersamaan, kerja keras,dan integritas.

“Ini merupakan tiga kunci kesuksesan dan sangat penting dalam membangun kebersamaan semua komponen dalam mengembangkan visi serta kapasitas akademik berkelas dunia. Tentunya kesuksesaan UNNES daalam penyiapan PTN-BH tak lepas dari kerja keras tim dalam menyusun dan merevisi dokumen-dokumen PTN-BH,” tuturnya.

Untuk itu, tambah Prof Fathur, motivasi dan semangat harus terus digelorakan kepada semua komponen untuk saling menguatkan dan mewujudkan pengembangan akselerasi.

“Hal ini sudah kami lakukan di UNNES dan bisa digunakan di UNJ untuk memotivasi civitas akademik nya untuk mengembangkan kapasitas akademik yang bersanding dengan kampus-kampus lainnya. Kita perlu memaparkan kelebihan-kelebihan saat menjadi PTN-BH untuk terus memotivasi,” jelas Prof Fathur.

Prof Fathur menjelaskan, peralihan menjadi PTN-BH bukan untuk komersialisasi kampus, namun untuk membuat pengembangan akademik menjadi lebih luas.

“Mudah-mudah dalam proses-nya, UNJ diberikan kelancaran untuk mengajukan persyaratan PTN-BH dan. Alhamdulillah RPP UNNES sudah diagendakan pada tahun 2022 menjadi PP PTN-BH. Semoga dengan ini UNNES dan UNJ dapat bersama-sama menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum,” pungkasnya.

Hadir, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Dr H M Solehuddin MPd MA yang juga memberikan pengalaman terkait UPI yang sudah menjadi PTN-BH.

Prof Dr H M Solehuddin menambahkan, tidak perlu khawatir untuk menjadi PTN-BH karena diberikan ruang keleluasaan untuk mengelola dan merintis PTN-BH.

Menurutnya, menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum bukan soal komersialisasi, tapi membangun kewirausahaan pendidikan dengan memanfaatkan hasil-hasil kewirausahaan untuk mendukung pelaksanaan program Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara, Rektor UNJ Prof Dr Komarudin MSi berharap forum FGD ini dapat memantik motivasi dan semangat UNJ untuk segera menyiapkan persyaratan PTN-BH.

“Ini kami akan segera mengejar ketertinggalan UNNES yang sudah satu langkah di depan, dan UPI yang sudah menjadi PTN-BH, kami ini dekat di Jakarta, kami merasa kepanasan karena UNNES dan UPI sudah lebih dahulu menyiapkan dan menjadi PTN-BH. Terima kasih kepada UNNES dan UPI yang sudah berbagai pengalaman terbaik menuju PTN-BH,” ungkapnya.


from Universitas Negeri Semarang

Bank CIMB Niaga Syariah Perkuat Sinergi dengan UNNES

Bank CIMB Niaga Syariah kembali memperkuat sinergi dan kerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kerja sama yang telah terjalin mengukuhkan kedua lembaga untuk saling memberi kemanfaatan. Bank CIMB Niaga Syariah mengharapkan kerja sama tidak hanya dalam bidang keuangan, namun juga pengembangan potensi mahasiswa berwirausaha.

Hal itu diungkapkan dalam dalam pertemuan antara Bank CIMB Niaga Syariah dengan Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum di dampingi Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Prof Dr S Martono MSi, Senin (4/10).

Dalam kesempatan tersebut, Bank CIMB Niaga Syariah menyerahkan satu buah unit Toyota Kijang Inova. Mobil diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Bank CIMB Niaga Syariah kepada Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum.

Dalam kesempatan ini perwakilan Bank CIMB Niaga Syariah berharap kerja sama ini tidak hanya dalam bidang keuangan, namun juga bisa berbagi beasiswa kepada mahasiswa prestasi dari keluarga kurang mampu, dan menjadikan UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban yang bermanfaat untuk masyarakat.

Prof Fathur menyambut baik hubungan antara Bank CIMB Niaga Syariah dan UNNES yang suterjalin dengan baik.

“Saya mengucapkan terima kasih semoga kerjasama ini ke depan lebih baik” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Tim Pengabdian FBS UNNES Selenggarakan Pelatihan Retorika dalam Berdakwah

Tim Pengabdian Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNNES menyelenggarakan pelatihan retorika dalam berdakwah pada Sabtu (2/10).

Ketua Tim Pengabdian Dr Tommi Yuniawan MHum menyampaikan kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya menggunakan retorika dalam berdakwah.

Menurut Wakil Dekan Bidang Akademik FBS UNNES tersebut, retorika memainkan peranan penting dalam berkomunikasi.

“Sebagai sebuah keterampilan, melalui retorika diharapkan mampu menyampaikan pesan dakwah kepada komunikan. Penyampaian dengan penyederhanaan dalam berdakwah inilah yang akan mudah dipahami oleh para jamaah. Setiap orang adalah pendakwah dan dakwah yang baik harus disampaikan secara santun,” ungkap Dr Tommi.

Selain Dr Tommi, hadir memberikan materi Dosen Pendidikan Bahasa Arab Ahmad Miftahuddin MA dan Finalis AKSI Indosiar 2019 Meina Tri Kurniasih.

Dalam paparannya, Ahmad Miftahuddin MA menekankan pentingnya keselarasan antara pengetahuan dan amal.

“Pengetahuan harus selaras dengan amal, termasuk ketika kita berdakwah. Dua hal ini juga harus dibarengi dengan keikhlasan,” ungkapnya.

Alumni Khartoum International for Arabic Language, Sudan itu mengajak peserta pelatihan untuk senantiasa berbuat kebaikan dan menyampaikan kebaikan melalui dakwah.

Sementara itu, Meina Tri Kurniasih membagikan tips dalam berdakwah. Ia juga mengajak peserta pelatihan untuk “tidak pelit” ilmu.

“Sedikit ilmu yg kita miliki akan sangat bermakna, bila kita gunakan untuk berdakwah di jalan Allah dengan niatan ikhlas. Pasti itu akan jadi ilmu yg bermanfaat,” ungkap mahasiswa FBS UNNES angkatan tahun 2018 itu.


from Universitas Negeri Semarang

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Gelar Webinar Bertajuk Performance Profesional dalam Kepewaraan

Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang menggelar Webinar Kepewaraan “Performance Profesional dalam Kepewaraan” pada Sabtu (2/10) secara daring melalui Zoom Meeting. Penyelenggaraan webinar ini sebagai upaya menumbuhkan profesionalitas dalam profesi pewara.

Narasumber dalam webinar ini adalah sosok presenter profesional yang merupakan alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang, Poppy Monica. Poppy Monica atau yang lebih akrab disapa Poppy Phiipopo merupakan presenter yang telah menekuni kariernya di bidang kepewaraan sejak di bangku perkuliahan.

Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr Rahayu Pristiwati MPd, menyampaikan bahwa kepewaraan pada saat ini merupakan fenomena global tanpa batas, bekerja dalam dunia komunikasi membuat seseorang berada pada inti sebuah organisasi dan memberikan kesempatan berharga. Hakikat yang unik dari hal yang dilakukan juga membawanya pada banyak tantangan. Itulah yang membuat hidup dalam dunia kepewaraan sebagai suatu pengalaman yang memesona dan menarik. Salah satu alasan orang banyak menikmati bekerja dalam dunia kepewaraan adalah pergerakan yang cepat dan stimulasi secara intelektual.

Dalam kesempatannya, Poppy Monica menyampaikan kiat-kiat menjadi pewara yang profesional melalui ilmu public speaking yang handal.

“Semua orang dapat berbicara, akan tetapi tidak semua orang memiliki kepercayaan diri untuk berbicara di depan publik,” tuturnya.

Menurutnya, rumus dalam public speaking atau berbicara publik dapat dirumuskan dalam satu kata, SYAHRINI: Senyum, Yakin, Aktual, Handal, Relevan, Intonasi, Napas teratur, dan Informasi.

Poppy Monica menyampaikan bahwa latihan merupakan langkah yang harus dilakukan agar mampu memperbaiki kualitas diri menjadi pewara yang profesional.

“Dalam melakukan suatu pekerjaan harus kita lalukan dari hati, ikhlas, dan tidak putus asa sehingga akan membuahkan hasil yang tidak disangka-sangka di kemudian hari,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Apel Pagi, Rektor Dorong Capian Akselerasi FH UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendorong Fakultas Hukum UNNES untuk serius menghasilkan akselerasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang terekognisi Internasional.

Hal itu diungkapkan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat menjadi pembina Apel Pagi di Fakultas Hukum yang diselenggarakan secara Daring, Senin (4/19).

Prof Fathur juga berpesan untuk menghasilkan karya kekayaan intelektual dan memperbanyak hak paten di lingkungan FH serta inovasi-inovasi yang terus dihilirkan untuk kemanusiaan.

Selain itu, Prof Fathur juga mengajak civitas akademika FH UNNES untuk ikut membangun dalam mencapai akselerasi UNNES.

“Hal itu hanya bisa terlaksana jika seluruh civitas akademika memiliki misi yang sejalan, saling mendukung, dan menguatkan. FH juga mesti memaksimalkan kekhasannya untuk memaksimalkan capaian itu,” pungkas Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 3 October 2021

Delapan Mahasiswa UNNES Ikuti PPL dan KKN Internasional di PKBM KBRI Singapura

Rektor Uiversitas Negeri Semarang (UNNES) melepaskan 8 mahasiswa untuk mengikuti program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di PKBM KBRI Singapura secara daring, Minggu (03/10).

Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman Mhum dalam sambutannya menyampaikan bahwa pandemi tidak menghalangi para mahasiswa untuk tetap produktif.

“Pandemi tidak menjadi alasan bagi para mahasiswa untuk tetap produktif dalam akademik. Dalam rangka pengembangan kapasitas UNNES, mahasiswa memiliki spirit keilmuan untuk mewujudkan UNNES sebagai rumah ilmu pengembang peradaban Indonesia,” tutur Rektor UNNES.

Prof Fathur juga menyampaikan bahwa kegiatan PPL dan KKN UNNES merupakan wujud komitmen UNNES dalam mengimplementasikan program Kampus Merdeka Merdeka Belajar.

“UNNES memfasilitasi dan memberikan akses secara penuh kepada para mahasiswa untuk melakukan kegiatan atau program-program demi pemenuhan hak merdeka belajar, pengembangan diri, dan menjadi pribadi yang senantiasa bertumbuh” ungkap Rektor UNNES.

Kedelapan mahasiswa UNNES yang mengikuti program PPL dan KKN di singapura tersebut diterima langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura H E Suryo Pratomo.

“Persoalan yang ada di sekolah Singapura adalah kurangnya tenaga pengajar karena adanya rotasi guru. Oleh karena itu, saya sangat berterima kasih dan sangat mengapresiasi UNNES karena telah mengirimkan mahasiswanya untuk melaksanakan program PPL dan KKN di PKBM KBRI Singapura,” jelasnya.

Dubes RI untuk Singapura juga berpesan kepada para mahasiswa UNNES yang mengikuti program PPL dan KKN agar menggunakan kesempatan untuk membuka wawasan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang akan datang.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura, Dra Veronica Enda W MSc menyampaikan tujuan dari PKBM KBRI Singapura yaitu untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi warga negara Indonesia (WNI) di Singapura yang mengalami putus sekolah agar mendapat kesempatan untuk tetap dmelanjutkan sekolah.

Dra Veronica menerangkan bahwa pelaksaan program PPL dan KKN mahasiswa UNNES di PKBM KBRI Singapura dimulai pada bulan Agustus hingga akhir November. Adapun latar belakang pendidikan 8 mahasiswa peserta PPL dan KKN tersebut meliputi prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (2 orang ), Pendidikan Bahasa Inggris (2 orang), Pendidikan Matematika (2 orang), dan Pendidikan Kimia (2 orang).


from Universitas Negeri Semarang

Rektor Resmikan Lapangan Tenis Indoor UNNES

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum di dampingi Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Prof Dr S Martono MSi meresmikan lapangan Tenis Indoor di komplek Fakultas Ilmu Keolahragaan yang sebelumnya telah direnovasi, Minggu (3/10).

Prof Fathur menyampaikan UNNES memiliki 6 lapangan tenis baik indoor maupun outdoor merupakan fasilitas olahraga yang bisa digunakan oleh civitas akademika UNNES maupun masyarakat sekitar.

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, lapangan tenis tertutup UNNES saya resmikan. Ini merupakan fasilitas yang bisa digunakan untuk para mahasiswa, dosen, maupun tendik serta masyarakat sekitar untuk berlatih,” tutur Prof Fathur.

Prof Fathur berharap dengan adanya lapangan tenis indoor yang baru saja diresmikan ini dapat meningkatkan prestasi bagi para atlet UNNES.

“Semoga dengan peresmian ini dapat meningkatkan prestasi olahraga tenis mahasiswa UNNES ataupun para atlet tenis Jateng”, ujarnya.


from Universitas Negeri Semarang

DWP UNNES Jalin Sinergi dengan Agrianita IPB University

Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Semarang (DWP UNNES) menjalin sinergi dengan Agrianita IPB University melalui sharing sesion. Ketua Dharmawanita UNNES Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman bersama rombongan diterima oleh ketua Agrianita IPB University Retna Widyawati, Kamis 23/9.

Kegiatan diawali dengan saling mengenalkan struktur organisasi DWP UNNES dan Agrianita IPB University.,Dalam kunjungan ini, Ketua DWP UNNES bersama Ketua Agrianita IPB University serta rombongan melakukan kampus tour.

Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman MPd menyampaikan kunjungan ke IPB University bertujuan menjalin kerja sama untuk saling mengingspirasi, memperkuat dan mewujudkan program-program DWP UNNES.

“Saya bersama rombongan DWP dari UNNES datang ke IPB University untuk saling belajar, berbagi, menginspirasi dan tentunya menjalin tali kekeluargaan dengan DWP IPB,” ujar Dr Barokah.

Selain itu, Dr Barokah dan Ibu Neno saling bertukar informasi terkait program kerja. Dr Barokah menyampaikan, DWP UNNES memiliki kesamaan dalam berbagai program kerja Agrianita IPB University.

“Kami sama sama membantu mengsosialisasikan hasil-hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian para dosen serta mahasiswa pada masyarakat,” ucap Ketua DWP UNNES.

Ketua DWP UNNES berharap jalinan sinergi ini dapat menciptakan program baru dan memberikan manfaat kepada kedua pihak.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 2 October 2021

UNNES dan IPB Bekerja Sama Saling Membesarkan dan Menguatkan

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke IPB University 23/9.

Prof Fathur Rokhman bersama rombongan disambut hangat Rektor IPB University Prof Arif Satria dengan diajak berkeliling di Kampus IPB Dramaga. 

“Selamat datang kami sampaiakan kepada Pak Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman bersama rombongan di IPB University, kami dengan senang hati siap berbagi terkait pendidikan dan sistem informasi di kampus kami,” ujar Prof Arif Satria.

Menurutnya melalui kerjasama ini, UNNES dan IPB University saling belajar, saling membesarkan dan saling menguatkan satu sama lain.” lanjut Prof Arif Satria

Rektor Universitas Negeri Semarang, Prof Fathur Rokhman menyampaikan kunjungan ke IPB University bertujuan menjalin kerja sama untuk saling mengingspirasi, memperkuat dan berbagi ilmu terkait pendidikan dan sistem informasi.

“saya bersama rombongan dari UNNES datang ke IPB University untuk belajar meningkatkan kapasitas demi tercapainya visi UNNES menjadi kampus berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut Prof Fathur Rokhman menyampaikan rasa syukur karena dapat berdampingan dengan IPB University di UI GreenMetric. Terkait reputasi internasional, UNNES masih perlu belajar banyak kepada IPB University. 

“Sistem informasi kami sudah bagus dengan berbasis website, tetapi setelah ditunjukkan smartphone Prof Arif Satria, ternyata IPB University sudah jauh lebih maju dari kami karena sudah menggunakan sistem informasi yang berbasis apps. Kami akan mengikuti langkah IPB Unibersity untuk maju,” terang Prof Fathur Rokhman. 

Prof Fathur berharap usai dari IPB ini UNNES akan mengembangkan sistem informasi yang terintegrasi. 


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 1 October 2021

DWP FBS UNNES Selenggarakan Webinar Bertajuk Anak Ceria, Bunda Bahagia

Dharma Wanita Persatuan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (DWP FBS UNNES) menyelenggarakan Webinar bertajuk “Anak Ceria, Bunda Bahagia: Membangun Mental Positif Ibu dan Anak menghadapi New Normal” pada Jum’at (01/10) secara daring.

Penyelenggaraan webinar tersebut merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Bulan Bahasa dan Seni Tahun 2021.

Kegiatan webinar ini menghadirkan narasumber Lucia Peppy Novianti M Psi seorang Psikolog sekaligus CEO Wiloka Workshop Yogyakarta.

Ketua DWP UNNES Dr Barokah Isdaryanti SPd MPd yang hadir sebagai keynote speech menyampaikan bahwa seorang perempuan yang berstatus sebagai istri atau ibu rumah tangga harus terus menggali, membangun, dan mengembangkan potensi diri, serta mampu menjadi inspirator dan sosok panutan bagi orang lain.

“Peran perempuan sebagai ibu salah satunya adalah bagaimana dapat membawa anak-anaknya untuk memiliki mental yang kuat. Kebiasaan-kebiasaan yang dapat dilakukan untuk membentuk mental kuat mulai diterapkan dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan luas.” jelas Dr Barokah Isdaryanti.

Menurutnya, dalam menjalankan peran sebagai ibu, perempuan harus memegang prinsip ICS-MBS yaitu Ibadah-Ikhlas, Ceria, Sehat, Mandiri, Berbudaya dan Sukses.

“Perempuan harus mampu memberi perhatian, mampu berbagi, dan dapat dipercaya serta bisa memberi teladan dan menanamkan karakter yang baik,” ungkap Ketua DWP UNNES.

Sementara itu, Lucia Peppy Novianti M Psi menyampaikan paparan menarik tentang “Mengelola Kesehatan Mental Ibu dan Anak di Masa Pandemi”.

Psikolog tersebut menyampaikan bahwa ada 2 prinsip yang dapat menjadi pedoman dalam mengelola kesehatan mental keluarga yaitu kelola diri orang tua serta ajak dan dampingi anak.

“Mengelola mental sebagai orang tua dimulai dari mengelola emosi pribadi,mengolah cara berpikir, dan mengelola lingkungan fisik dan mental,” pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Pembukaan BBS 2021, Ahmad Tohari: Mari Lebih Tertib Bebahasa

Budayawan Ahmad Tohari menyampaikan orasi budaya dalam pembukaan Bulan Bahasa dan Seni yang diselenggarakan oleh Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang secara daring, Jumat, 1 Oktober 2021. Dalam orasinya, penulis novel Ronggeng Dukuh Paruk itu mengajak agar masyarakat lebih tertib dalam menggunakan bahasa dalam komunikasi sehari-hari.

Menurut Ahmad Tohari, penggunaan bahasa secara tertib merupakan satu hal yang mestinya menjadi kebanggaan. Ia mengatakan bahasa Indonesia memiliki fungsi pembangunan bangsa. Orang-orang yang terbiasa berupaya berbahasa secara tertib secara umum juga memiliki keunggulan-keunggulan lain karena keunggulan itu mesti disampaikan dalam bahasa, baik lisan maupun tulisan. “Apa yang dapat kita banggakan kepada masyarakat dunia? Bahasa yang tertib dan maju adalah yang kita punya,” ujar pria kelahiran Banyumas, 1948, itu.

Pengarang yang novelnya telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa asing itu juga mengkritisi masyarakat yang cenderung kurang memperhatikan kompetensi kebahasaan dalam komunikasi sehari-hari. Ahmad Tohari mengatakan, hal itu bahkan menjadi perhatian seorang temannya yang berkewarganegaraan Jepang. Kekeliruan itu, misalnya, muncul dalam kalimat “Alangkah indahnya Kota Semarang.” Disebut keliru karena kata nya dalam kalimat itu tidak memiliki tujuan yang jelas, karena menyatakan milik.

Ahmad Tohari menyebut momentum Bulan Bahasa dan Seni yang diusung oleh UNNES menjadi kesempatan yang baik untuk merenung dan mengingatkan kembali. Ia memandang masyarakat terpelajar di perguruan tinggi dan para sarjana mesti memberikan teladan dalam aspek berbahasa sebagai bagian dari upaya memperkuat jati diri bangsa. “Jangan sampai saat kita berbahasa justru menunjukkan bangsa yang kocar-kacir,” ujarnya.

Pembukaan Bulan Bahasa dan Seni 2021 diselenggarakan secara daring melalui Zoom dan Youtube Fakultas Bahasa dan Seni UNNES. Sejumlah rangkaian kegiatan bakal memeriahkan kegiatan hingga akhir Oktober 2021, seperti lomba esai dan menulis cerpen untuk mahasiswa, seminar dan webinar internasional, juga pameran dan pergelaran seni. Pembukaan dimeriahkan sejumlah acara, antara lain tari dan webinar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNNES dengan CEO Wiloka Workshop, Lucia Peppy Novianti, dan Ketua DWP UNNES, Dr. Barokah Isdaryanti.

Dekan FBS UNNES Dr. Sri Rejeki Urip mengatakan bahasa tidak sekadar lambang bunyi semata, tapi perekat suku bangsa. Tema yang diambil tahun ini adalah “Mengokohkan Wawasan Kebahasaan dan Kesenian untuk Indonesia Tangguh”. Wawasan kebahasaan sangat penting untuk dipahami oleh semua lapisan masyarakat. Adapun wawasan kesenian sangat diperlukan agar kita semakin menghargai dan menjadikan seni sebagai bagian dari jati diri bangsa yang telah dikenal luas oleh masyarakat dunia.

Ketua Panitia Bulan Bahasa dan Seni 2021, Zulfa Sakhiyya PhD menuturkan, momentum ini menjadi upaya untuk meningkatkan ketangguhan bangsa sekaligus modal untuk bangkit dari masa krisis pada masa pandemi. Selain itu, memberikan jeda dan mengingatkan bahwa pada masa sulit, kita masih memiliki keindahan yang tersimpan dalam kebahasaan dan kesenian.


from Universitas Negeri Semarang

Kokohkan Bahasa dan Seni, FBS UNNES Gelar BBS

Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang, menyelenggarakan webinar secara Daring sebagai pembuka perhelatan tahunan kegiatan Bulan Bahasa dan Seni (BBS) tahun 2021, Jumat (1/10)

Berbagai kegiatan akademik maupun, pertunjukan seni, pelatihan dan perlombaan digelar pada BBS tahun ini. Kegiatan yang akan dilaksanakam FBS seperti Konferensi Internasional, Workshop, webinar dan kegiatan kesenian.
pentas Tari Virtual, Musikalisasi puisi, orasi budaya, dan pertunjukan seni lainnya akan digelar pada Bulan Oktober ini.

Dekan FBS Dr Sri Rejeki Urip MHum mengatakan kegiatan Bulan Bahasa dan Seni yang mengusung tema “Mengokohkan Wawasan Kebahasaan dan Kesenian untuk Indonesia Tangguh” tema selaras dengan Visi UNNES, Visi FBS, dan semangat 76 Tahun RI.

“Kegiatan BBS merupakan wujud komitmen dan kontribusi nyata Fakultas Bahasa dan Seni dalam memfasilitasi warga kampus untuk mengembangkan potensi dan kompetensinya. 3 kata kunci utama dalam tema Bulan Bahasa dan Seni, Pertama, bahasa bukan sekadar makna dalam sistem lambang bunyi melainkan sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Kedua, wawasan seni merupakan sikap, pendekatan, pemahaman, serta penghayatan terhadap kesenian dan karya seni. Ketiga, spirit Indonesia tangguh menjadi semboyan 76 tahun Indonesia, tutur Dekan FBS UNNES,” terang Dr Sri Rejeki Urip.

Dalam webinar pembukaan BBS ini hadir sebagai narasumber budayawan Indonesia Ahmad Tohari. menurutnya bahasa Indonesia memiliki 2 fungsi, yaitu fungsi komunikasi dan fungsi jati diri kebangsaan.

“Bahasa Indonesia berjasa besar dalam menumbuhkan persatuan. Bahasa mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kualitas komunikasi. Tak hanya itu, bahasa juga berperan dalam menginterpretasikan kebenaran jati diri.”

Ketua Bulan Bahasa dan Seni tahun 2021, Zulfa Syakia, PHd menyampaikan bahwa Rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dan Seni akan berlangsung mulai hari ini hingga puncak peringatan Bulan Bahasa dan Seni yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2021 bertepatan dengan hari sumpah Pemuda.

Zulfa menambahkan, akan ada lebih dari 30 kegiatan yang di selenggarakan baik luring maupun daring. Kegiatan ini mencakup kegiatan akademik dan non akademik, pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang