Monday, 7 October 2019

PUI UNNES Lakukan Inovasi Pangan Fungsional

Pusat Unggulan Iptek Pangan (PUI) Fungsional Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan up grade produk makanan dan minuman yang sudah ada. Kegiatan tersebut memiliki tujuan menguatkan dan menambah senyawa tertentu atau bakteri tertentu melalui teknologi. Hal tersebut disampaikan Prof Dr Sucihatiningsih selaku pengelola PUI pada saat syukuran tempat baru PUI di Lantai 2 Rumah Ilmu UNNES, Jumat, 4/10.

Prof Suci menerangkan PUI menghasilkan produk Jadi, Produk antara, dan jasa. Produk jadi  berupa makanan dan minuman fungsional yi bandeng, telur asin, bakso, tempe, tahu, biskuit dengan up gradenya melalui teknologi fermentasi, fortifikasi dengan penerapan teknologi tepat guna dan produk bumbu atau penyedap organik serta  jamu atau suplemen untuk meningkatkan stamina dengan teknologi combine. Produk antara berupa tepung dari umbi umbian, tepung dari produk fermentasi misalnya tepung tempe;  bumbu tempe semangit instan, tepung kulit ari sbg sumber prebiotik ; dan tepung dari produk makanan non fermentasi. Sedangkan bagian Jasa  berupaTeknologi produksi bersih dan sanitasi untuk efisiensi; Teknologi Tepat Guna ; Kemasan Nir plastik; Teknologi fermentasi-fortifikasi, fermentasi-suplementasi.

Menurut Prof Dr Sucihatiningsih kegiatan fortifikasi suplementasi substitusi atau melalui treatmen tertentu dengan menggunakan alat teknologi tepat guna dilakukan PUI Pangan Fungsional untuk tujuan efisiensi dan hieginitas.

Inovasi PUI menghasilkan produk pangan fungsional publish and pre order. Berbagai pruduk jadi yang dihasilakn diantaranya biskuit dari bahan utama tepung kacang hijau, tempe inovasi  (tempe kelor, tempe gurih), bakso tempeyang dibuat dengan menerapkan Teknologi Tepat Guna khusus, bandeng presto dengan Teknologi LTHPC ( Low Temperature High Pressure Cooker), telur asin beromega-3 dengan teknologi ESEM (Expres Salt Egg Maker), dan permen coklat tempe kaya flavonoid.

Inovasi pada produk minuman diantarnya menghasilkan,  serbat Zicurma terdiri atas ekstrak jahe, kunyit dan temulawak dengan teknologi dan metode khusus, jamu untuk stamina, serbat secang, kaya antioksidan, black coffee dan Black ginger dengan metode dan teknologi khusus, jamu dan minuman serbuk/kristal (jahe, kunyit, temulawak, jambu merah, dll) suplemen organic dan serbat Secang.

 

Pada kegiatan tersebut juga ditunjukkan produk antara yang dihasilkan PUI Unnes, diantaranya tepung tempe, tepung Kulit Ari Tempe sebagai sumber prebiotic dan serat   makanan, bumbu tempe semangit insntan dan tepung umbi-umbian.

PUI UNNES juga menghasil berbagai teknologi jasa, diantarnya teknologi produksi bersih dan sanitasi untuk efisiensi; Teknologi Tepat Guna ; Teknologi fermentasi-fortifikasi, fermentasi-suplementasi, dan Kemasan Nir plastik;

Pada saat syukuran ruang baru hadir semua pengelola PUI UNNES yang terdiri atas Prof  Dr Sucihatiningsih Dr Siti Harnina Bintari MS, Drs Sunyoto MSi,  Natalia Desy P MGizi,  Ir Siti Fathonah MKes,  Drs Rosidah MSi, Radenrara Dewi Artanti MT, Eka Yuli Astuti MA, Anindya Ardiansari MM, Octavianti Paramita MSc, Sri Kadarwati MSi PhD, Wandah Wibawanto MDs, dan Cepi Kurniawan MSi PhD. Hadir juga kepala UPT Smart Library Rumah Ilmu UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Tingkatkan Kelembagaan, Pusat Inovasi UNNES Kunjungi Undip

Dalam rangka meningkatkan nilai kinerja inovasi, Tim Pusat Inovasi dan Komersialisasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkunjung ke Universitas Diponegro (UNDIP), Rabu (3/10) di kampus Undip.

Mereka yakni Kepala Pusat Inovasi dan Komersialisasi Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti MSi, staf akademik Wandah Wibawanto SSn MDs, Cepi Kurniawan Ssi MSi PhD, dan Sri Kadarwati Ssi MSi PhD

Prof Suci menyampaikan studi banding ini merupakan lanjutan. Ia mengatakan, pada 2019 ini nilai kinerja inovasi UNNES meningkat drastis yakni pada 2018 hanya sebesar 0,99, kemudian 2019 meningkat menjadi 2,739.

Prof Suci menjelaskan, Direktorat Inovasi di Undip berada dibawah WR 4 langsung sedangkan di UNNRES masih dibawah LPPM.
Undip sendiri pada 2019 memiliki nilai kinerja inovasi sebesar 2,791 atau menduduki peringkat inovasi ke-11, terpaut 2 angka dari UNNES yang menempati peringkat ke-13.
Walaupun hanya terpaut sedikit dari Undip, namun inovasi di Undip sudah berkembang sangat jauh. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai capaian inovasi Undip dari beberapa indikator diantaranya telah memiliki kerjasama riset sebanyak 1300/tahun, Kontrak KI di Undip sudah mencapai 210/tahun, 2018 telah menghasilkan paten 92, dan 2019 ditargetkan 110 paten. Dan jika dihitung dalam tiga tahun terakhir, paten yang dimiliki Undip sudah mencapai 272.

Kemudian, Undip telah memiliki tiga PUI (PUI Penanggulangan Bencana Pesisir, PUI Teknologi Pengolahan Air dan PUI Teknologi Kaki dan Tangan Palsu), saat ini berencana untuk merintis PUI di bidang ekonomi yaitu Akuntansi Forensik.

Dari beberapa capaian inovasi di Undip itu, banyak ilmu yang dapat diadopsi oleh Pusat Inovasi UNNES seperti dalam hal pengelolaan PUI, pengelolaan database HaKI, dan juga dukungan wirausaha terhadap mahasiswa.

Pertama, yang dapat menjadi pelajaran adalah bahwa PUI di Undip dibuat bukan semata-mata secara instan melainkan sebelumnya sudah memiliki wadah riset dan kemudian beberapa dosen yang memiliki riset yang sejalan bergabung menjadi satu untuk mendirikan PUI.

Adapun pendaan riset terdahulu yang dilakukan terkait dengan PUI masih dilakukan secara mandiri oleh para dosen. Namun saat ini sudah ada anggaran khusus untuk pendaan riset yang mengarah kepada cikal bakal PUI yaitu sebesar 500 Juta.

Kedua, pelajaran selanjutnya adalah pengelolaan database HakI di Undip sudah dilakukan dengan sangat rapi karena didukung oleh data paten yang bagus, data prototipe, aturan terkait reward inventor yang sudah ada, pemberian penghargaan setiap tanggal 17 Agustus dan juga dukungan untuk wirausaha mahasiswa melalui pendaan usaha mahasiswa yang lolos Pimnas.
Berkaitan dengan paten, upaya yang dilakukan oleh Undip agar poduktif dalam menghasilkan paten adalah dengan melakukan roadshow ke fakultas-fakultas untuk memberikan pelatihan dan pendampingan agar memudahkan para dosen dalam menghasilkan paten.

Strategi tersebut terbukti berhasil karena jumlah paten yang dihasilkan terus bertambah setiap tahunnya.
Dengan agenda studi banding ini, harapannya Pusat Inovasi Komersialisasi UNNES mendapatkan berbagai ilmu yang nantinya dapat diimplementasikan untuk mencapai target kinerja inovasi di tahun yang akan datang yaitu sebesar 3.2.


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa FIP melaksanakan Credit Transfer ke Trnava University, Slovakia

Sebanyak dua mahasiswa jurusan PGPAUD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) rombongan belajar (rombel) internasional Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti kegiatan Opening Ceremony di Trnava University yang berlokasi di kota Trnava, Slovakia, Senin (30/9) lalu.
Kegiatan ini dilakukan untuk seluruh mahasiswa baru termasuk mahasiswa FIP yang mengikuti program Credit Transfer. Mereka akan melakukan selama tiga bulan (September-Desember). Program ini dibiayai penuh dari pihak Erasmus+ sebagai bagian dari kerjasama yang telah dirintis sejak 2016 bersama dengan pihak Trnava University, Prof Branislav Pupala.
Dua mahasiswa semester lima ini yakni Istiqomah dan Alfirda Dewi Nugrahaeni akan menempuh 39 credits dengan enam mata kuliah yaitu academic writing, theory of early childhood education, social and regional studies, natural science and technical education, school physical and health education, dan art therapy.
Program ini merupakan angkatan kedua, sebelumnya Februari 2019 FIP juga memberangkatkan dua mahasiswa lain atas nama Tira dan Damaris. Koordinator program Credit Transfer Erasmus+, Dr Dana Masarykova sangat komunikatif dan membantu dalam hal akademik. Adanya peer buddy juga mempermudah mahasiswa sejak saat kedatangan di bandara (Vienna) hingga menuju dormitory. Mereka juga membantu mahasiswa dalam beradaptasi di lingkungan baru selama di Slovakia.
Kesempatan langka ini akan mendidik para mahasiswa untuk dapat ‘survive’ dan mengembangkan diri, diharapkan ilmu yang didapat ditularkan bagi mahasiswa lain. Sehingga akan timbul motivasi bagi mahasiswa lain untuk dapat lebih giat belajar dan berusaha.
Para mahasiswa yang mengikuti program Credit Transfer ini dituntut membuat laporan tertulis yang isinya berupa proses pembelajaran yang dilaksanakan dan ringkasan materi perkuliahan untuk selanjutnya dipresentasikan di depan para dosen dan mahasiswa.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Selenggarakan Upacara Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan upacara memperingati hari Kesaktian Pancasila.

Tahun ini peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengusung tema “Pancasila sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Memuju Indonesia Maju dan Bahagia”.

Upacara dipusatkan di lapangan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) sebagai inspektur upacara Dekan FIS Dr Moh Solehatul Mustofa MA diikuti tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, Selasa (1/10) di Sekaran Gunungpati.

Dalam upacara tersebut inspertur upacara juga melakukan pembacaan ikrar kesetiaan kepada Pancasila.


from Universitas Negeri Semarang

Kanwil DJPb Prov Jateng Gelar Treasury Goes to Campus Di UNNES

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan “Treasury Goes to Campus”, Jumat (4/10/2019) di Fakultas Ekonomi (FE) Sekaran Gunungpati.

Dekan FE Drs Heri Yanto MBA PhD saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa perlu sinergitas dan saling mendukung antara kampus dengan kantor perbendaharaan sehingga kemajuan dan visi, misi bisa terwujud.

Kegiatan dengan tema “Mengawal APBN Membangun Negeri” diikuti 300 orang, terdiri atas dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan pejabat terkait.

Heri Yanto berharap agar mahasiswa UNNES khususnya FE dapat menyerap dan memahami materi yang disampaikan, khsusunya dalam hal pengelolaan APBN.

Kepala Kanwil DJPb Prov Jateng Sulaimansyah saat menjadi nara sumber menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka upaya mengenalkan tentang tugas pokok dan fungsi direktorat jenderal kebendaharaan dipahami masyarakat dalam hal ini mahasiswa sebagai calon pemimpin negeri agar lebih paham dalam perbendaharaan.

Sulaimansyah menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Treasury Goes to Campus di kampus-kampus seperti ini sangat penting dilakukan, sebagai salah satu upaya sosialisasi kepada mahasiswa mengenai tugas pokok dan fungsi Kementerian keuangan, khususnya Ditjen Perbendaharaan.

Ke depan kegiatan seperti ini bisa diagendakan terus di Fakultas Ekonomi UNNES, sehingga mahasiswa bisa melihat dan berkenalan dengan dunia yang akan mereka hadapi selepas menjalani perkuliahan di kampus, pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 6 October 2019

UNNES – Unesa Gelar Pertandingan Tenis

Jelang perhelatan pertandingan tenis antar LPTK tahun 20159 di Padang,  Tim tenis Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melakukan pertandingan tenis persahabatan dengan tim tenis Universitas Negeri Semarang. Pertandingan berlangsung  penuh keakraban dilaksanakan di Lapangan Tenis UNNES, Sabtu-Minggu, 5-6/10.

Kunjungan tim tenis Unesa ke UNNES bertujuan untuk mempererat persaudaraan, silaturahmi sekaligus  persiapan tiim tenis UNNES dan Unesa dalam LPTK Cup Tahun 2019 di Padang.

”Pertandingan tenis persahabatan UNNES dengan Unesa selama dua hari ini, untuk menyiapkan pemain pada LPTK Cup Tahun 2019 di Padang. Hari ini bukan menang kalah yang utama, namun silaturahmi, persahabatan, kerja sama dan keceriyaan yang kita rasa” kata Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman.

Hal senada disampaikan  Rektor Unesa Prof Dr Nurhasan. Prof Nurhasan menyampaiakn terima kasih kepada Rektor UNNES atas kesempatan silaturahmi dan jalinan komunikasi yang akrab  selama kegiatan pertandingan persahabatan tenis UNNES dengan Unesa. Rektor Unesa juga berharap agar Rektor UNNES beserta tim tenisnya berkunjung ke Unesa untuk melakukan pertandingan persahabatan di Unesa.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 4 October 2019

8 Dosen FIK UNNES mengajar di UPSI Malaysia

Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali mengembangkan jejaring internasional dengan mengirimkan dosen untuk memberikan kuliah tamu di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI)  Malaysia.  Selain kuliah tamu, rombongan juga melakukan penandatangan dokumen kerja sama di antara kedua belah pihak, Jumat, 4/10.

Rombongan dosen yang memberikan kuliah di UPSI  Malaysia terdiri atas  Dr Mugiyo Hartono (PJKR), Dr Heny Setyawati (PJKR), Dr Said Djunaidi (IKOR), Sugiarto, MSc (IKOR), Fatona Suraya MA (IKOR), Rivan Saghita Pratama MOr (PKO), Muhammad Azinar MKes (IKM), dan Lukman Fauzi MPH (IKM).

Berbagai materi disampaikan oleh delapan dosen FIK UNNES.  Dr Mugiyo memberikan kuliah Soccer, Dr Heny Setyawati memberikan kuliah Sport Psychology, Dr Said memberikan kuliah Gymnastics, Sugiarto, MSc memberikan kuliah Swimming, Fatona Suraya memberikan kuliah Sport Journalism, dan Rivan Saghita Pratama MOr memberikan kuliah Biomechanics. Adapun Muhammad Azinar MKes memberikan kuliah Adolescent Reproductive Health, sedangkan Lukman Fauzi MPH memberikan kuliah School Health Education.

Dekan Faculty of Sport Science and Coaching UPSI, Assoc Prof Dr Abd Rahim Mohd Shariff sangat mengapresiasi kegiatan yang positif ini. Kelanjutan dari kunjungan ini direalisasikan dengan student exchange, research collaboration, credit transfer, field practice, dan internship.


from Universitas Negeri Semarang

253 ‘Kertas Kokoh’ Dipamerkan Di B9 FBS UNNES

Kokoh Nugroho Alumni Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar pameran ‘Kertas Kokoh’.  253 karyanya dipajang di Gedung B9 FBS UNNES. ‘Kertas Kokoh’ digelar selama 16 hari mulai 2 Oktober hingga 17 Oktober 2019.

Kokoh Nugroho, perupa alumnus UNNES memilih kertas sebagai media berkarya sebagai realisasi dia untuk menghargai kertas itu sendiri. Baginya, untuk membuat selembar kertas harus menghilangkan pohon beserta ekosistem di dalamnya.

“Kertas menjadi media penting dalam proses kreatif. Jangan hanya membuat coretan tak berarti pada kertas. Kita perlu mengfokuskan secara sungguh-sungguh dalam membuat karya di atas kertas,” kata Kokoh

Kokoh Nugroho mengatakan,  dirinya melalukan proses kreatif melalui media kertas terus menerus sejak tahun 2015. Menurutnya masih terdapat 300-an karya lagi yang belum dipamerkan pada waktu ini. Pemilih kertas sebagai media melukis sebagai penghargaan terhadap kertas itu sendiri.

Gelap-terang sangat dominan dalam goresan-goresan Kokoh. Menurutnya  gelap-terang merupakan  sekumpulan warna yang menyatu.

Wahyudin selaku kurator pameran mengatakan, 253 karya dipilih untuk menunjukkan eksistensi dan proses kreatif Kokoh sebagai perupa yang memaknai kertas sebagai sebuah media penting dalam seni rupa kontemporer Indonesia.

“Kertas Kokoh memiliki dua makna, kertas yang kuat (kokoh) juga kertas milik Kokoh. Saya melihat dalam proses berkarya kokoh nugroho. Kokoh memandang kertas memiliki nilai tinggi  dan penting baginya,” kata Wahyudin, Lebih lanjut Wahyudin menilai setiap karya yang dibuat oleh Kokoh memiliki cerita masing-masing. Hal itu membuat pameran ‘Kertas Kokoh’ kaya makna.

Pada saat pembukaan hadir kolektor besar Indonesia Oei Hong Djien (OHD),  Anton sebagai manajer Tesla, Wahyudin selaku kurator, sahabat perupa dan seniman Jawa Tengah,  dosen  Seni Rupa, dan mahasiswa UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Jurusan Pendidikan Ekonomi Sambangi Dua Universitas di Malaysia

Rombongan International Undergraduate Program (IUP) Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan kunjungan ke Saito University dan UiTm Puncak Alam Malaysia sebagai bagian kerjasama yang dirintis UNNES dengan beberapa universitas di Malaysia, Selasa (1/10).

Kegiatan IUP DEE dibagi menjadi dua sesi, untuk mahasiswa dan dosen Pendidikan Ekonomi. Workshop Pengembangan Design sederhana yang bertempat di Saito University diikuti oleh 58 mahasiwa program International Project Pendidikan Ekonomi.

Workshop yang digelar selama 4 hari ini menghadirkan Erick Lim dan Denish dari Business and Management International Colage, Saito University untuk memaparkan desain dan pemasaran produk sederhana. Pada sesi sharing, mahasiswa diajak berdiskusi mengenai beberapa produk unggulan dari Indonesia, terutama UNNES, dengan pemasaran dan design yang unik.


Pada saat yang sama, rombongan dosen yang dipimpin oleh Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi bertolak ke University Teknologi Mara UiTM Puncak Alam untuk pemaparan artikel penelitian sebagai tindak lanjut Join Research antar universitas. Pemaparan dan pemetaan potensi riset yang dapat dikerjakan bersama ini merupakan salah satu upaya UNNES untuk meningkatkan publikasi ilmiah.


Pihak UiTM berharap output diskusi penelitian antara dua universitas ini dapat menembus Jurnal Internasional bereputasi dan berimpact factor. Diskusi ini akan dilaksanakan kembali pada bulan November di Fakultas Ekonomi UNNES, dengan mendatangkan UiTM Puncak Alam Malaysia.


Selepas acara tersebut, rombongan bertolak ke Johor Baru untuk melanjutkan kegiatan fun teaching di Sekolah Menengah Islam At-Tahfidz, Johor Baru Malaysia. Kegiatan meliputi pengajaran singkat oleh mahasiswa Indonesia kepada siswa At-Tahfidz. Materi yang disampaikan terkait kebudayaan Indonesia, perilaku konsumen, dan kepemimpinan, serta dikemas dalam permainan-permainan menyenangkan.

Kedepannya kegiatan ini akan menjadi agenda rutin setiap tahun di Jurusan Pendidikan Ekonomi UNNES. Dengan demikian reputasi UNNES di kancah internasional akan semakin meningkat.

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Kanwil DJPb Prov Jateng Gelar Treasury Goes to Campus Di UNNES

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan “Treasury Goes to Campus”, Jumat (4/10/2019) di Fakultas Ekonomi (FE) Sekaran Gunungpati.

Dekan FE Drs Heri Yanto MBA PhD saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa perlu sinergitas dan saling mendukung antara kampus dengan kantor perbendaharaan sehingga kemajuan dan visi, misi bisa terwujud.

Kegiatan dengan tema “Mengawal APBN Membangun Negeri” diikuti 300 orang, terdiri atas dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan pejabat terkait.

Heri Yanto berharap agar mahasiswa UNNES khususnya FE dapat menyerap dan memahami materi yang disampaikan, khsusunya dalam hal pengelolaan APBN.

Kepala Kanwil  DJPb Prov Jateng Sulaimansyah saat menjadi nara sumber menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka upaya mengenalkan tentang tugas pokok dan fungsi direktorat jenderal kebendaharaan dipahami masyarakat dalam hal ini mahasiswa sebagai calon pemimpin negeri agar lebih paham dalam perbendaharaan.

Sulaimansyah menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Treasury Goes to Campus di kampus-kampus seperti ini sangat penting dilakukan, sebagai salah satu upaya sosialisasi kepada mahasiswa mengenai tugas pokok dan fungsi Kementerian keuangan, khususnya Ditjen Perbendaharaan.

Ke depan kegiatan seperti ini bisa diagendakan terus di Fakultas Ekonomi UNNES, sehingga mahasiswa bisa melihat dan berkenalan dengan dunia yang akan mereka hadapi selepas menjalani perkuliahan di kampus, pungkasnya.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 3 October 2019

Suara Merdeka & UNNES Diskusi Masalah Olahraga dan Kesehatan

Harian Suara Merdeka bersama Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menggelar acara “Ngopi Bareng” di Gedung Smart Library Rumah Ilmu UNNES, Kamis (3/10).

Tema kali ini berkutat dengan olahraga dan kesehatan, oleh karena itu dihadirkan pembicara-pembicara ahli, diantaranya Seksolog RS William Booth dr Bambang Tedjo Topo, Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd, Wakil Dekan Kemahasiswaan FIK Andry Akhiruyanto, Ketua Pengkot Persatuan Senam Indonesia (Persani) FX Adiyarto, dan tiga mahasiswa berprestasi FIK.

Acara pagi hari ini diawali dengan sosialisasi pentingya kesehatan reproduksi bagi mahasiswa. Harapannya mahasiswa menyadari pentingnya menjaga sistem reproduksinya.

Pembicaraan selanjutnya diisi oleh Dekan dan Wakil Dekan FIK. Menurut mereka untuk menjadi atlet berprestasi harus latihan secara intens. Mahasiswa harus mampu membagi waktu amtara kuliah dan berlatih.

“UNNES pada Pomnas 2019, telah menyumbang 11 medali emas dari 22 emas yang diperoleh Provinsi Jawa Tengah. Dengan begitu, UNNES menempati peringkat tiga nasional perolehan medali. Tiga mahasiswa ini merupakan penyumbang medali emas di bidang sepak takraw, tolak peluru dan hokey”, ujar Prof Tandiyo.

FX Adiyarto mengungkapkan UNNES merupakan satu-satunya tempat latihan atlet gulat, senam dan ritmik. Fasilitas UNNES dinilai memadai dan belum ada fasilitas penunjang yang ada di luar UNNES.

Selain bincang santai, pengunjung juga dapat mencoba cek kesehatan gratis yang meliputi periksa tensi dan kadar gula darah.

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

BAK UNSRAT Kunjungi UNNES


Biro Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) mengunjungi Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Kampus Sekaran Gunungpati, Kamis (2/10).

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Zaenuri MSi Akt menyambut rombongan dari UNSRAT yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama Fakultas Kesehatan Masyrakat dr Budi Tarmady Ratag MPH dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama Fakultas Hukum Dr Ir Johny Sowodjo Tasirin MSc. 

Dr Johny mengatakan, selama 3 hari ini, UNSRAT mengunjungi UNNES dalam rangka Benchmarking Peningkatan Kemampuan Sumber Daya Manusia Bidang Akademik UNSRAT.

Sementara itu Prof Zaenuri menyambut baik dengan kunjungan ini. Ia mengatakan akan membantu dan memfasilitasi UNSRAT dalam kegiatan ini.  


from Universitas Negeri Semarang

Tingkatkan Kelembagaan, Pusat Inovasi UNNES Kunjungi Undip

Dalam rangka meningkatkan nilai kinerja inovasi, Tim Pusat Inovasi dan Komersialisasi Universitas Negeri Semarang (UNNES) berkunjung ke Universitas Diponegro (UNDIP), Rabu (3/10) di kampus Undip.

Mereka yakni  Kepala Pusat Inovasi dan Komersialisasi Prof Dr Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti MSi,  staf akademik Wandah Wibawanto SSn MDs, Cepi Kurniawan Ssi MSi PhD, dan Sri Kadarwati Ssi MSi PhD

Prof Suci menyampaikan studi banding ini merupakan lanjutan. Ia mengatakan, pada 2019 ini nilai kinerja inovasi UNNES meningkat drastis yakni pada 2018 hanya sebesar 0,99, kemudian 2019 meningkat menjadi 2,739.

Prof Suci menjelaskan, Direktorat Inovasi di Undip berada dibawah WR 4 langsung sedangkan di UNNRES masih dibawah LPPM.

Undip sendiri pada 2019 memiliki nilai kinerja inovasi sebesar 2,791 atau menduduki peringkat inovasi ke-11, terpaut 2 angka dari UNNES yang menempati peringkat ke-13.

Walaupun hanya terpaut sedikit dari Undip, namun inovasi di Undip sudah berkembang sangat jauh. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai capaian inovasi Undip dari beberapa indikator diantaranya telah memiliki kerjasama riset sebanyak 1300/tahun, Kontrak KI di Undip sudah mencapai 210/tahun, 2018 telah menghasilkan paten 92, dan 2019 ditargetkan 110 paten. Dan jika dihitung dalam tiga tahun terakhir, paten yang dimiliki Undip sudah mencapai 272.

Kemudian, Undip telah memiliki tiga PUI (PUI Penanggulangan Bencana Pesisir, PUI Teknologi Pengolahan Air dan PUI Teknologi Kaki dan Tangan Palsu), saat ini berencana untuk merintis PUI di bidang ekonomi yaitu Akuntansi Forensik.

Dari beberapa capaian inovasi di Undip itu, banyak ilmu yang dapat diadopsi oleh Pusat Inovasi UNNES seperti dalam hal pengelolaan PUI, pengelolaan database HaKI, dan juga dukungan wirausaha terhadap mahasiswa.

Pertama, yang dapat menjadi pelajaran adalah bahwa PUI di Undip dibuat bukan semata-mata secara instan melainkan sebelumnya sudah memiliki wadah riset dan kemudian beberapa dosen yang memiliki riset yang sejalan bergabung menjadi satu untuk mendirikan PUI.

Adapun pendaan riset terdahulu yang dilakukan terkait dengan PUI masih dilakukan secara mandiri oleh para dosen. Namun saat ini sudah ada anggaran khusus untuk pendaan riset yang mengarah kepada cikal bakal PUI yaitu sebesar 500 Juta.

Kedua, pelajaran selanjutnya adalah pengelolaan database HakI di Undip sudah dilakukan dengan sangat rapi karena didukung oleh data paten yang bagus, data prototipe, aturan terkait reward inventor yang sudah ada, pemberian penghargaan setiap tanggal 17 Agustus dan juga dukungan untuk wirausaha mahasiswa melalui pendaan usaha mahasiswa yang lolos Pimnas.

Berkaitan dengan paten, upaya yang dilakukan oleh Undip agar poduktif dalam menghasilkan paten adalah dengan melakukan roadshow ke fakultas-fakultas untuk memberikan pelatihan dan pendampingan agar memudahkan para dosen dalam menghasilkan paten.

Strategi tersebut terbukti berhasil karena jumlah paten yang dihasilkan terus bertambah setiap tahunnya.

Dengan agenda studi banding ini, harapannya Pusat Inovasi Komersialisasi UNNES mendapatkan berbagai ilmu yang nantinya dapat diimplementasikan untuk mencapai target kinerja inovasi di tahun yang akan datang yaitu sebesar 3.2.


from Universitas Negeri Semarang

Dua Mahasiswa FIP Laksanakan Credit Transfer Di Trnava University

Sebanyak dua mahasiswa jurusan PGPAUD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) rombongan belajar (rombel) internasional Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti kegiatan Opening Ceremony di Trnava University yang berlokasi di kota Trnava, Slovakia, Senin (30/9) lalu.

Kegiatan ini dilakukan untuk seluruh mahasiswa baru termasuk mahasiswa FIP yang mengikuti program Credit Transfer. Mereka akan melakukan selama tiga bulan (September-Desember). Program ini dibiayai penuh dari pihak Erasmus+ sebagai bagian dari kerjasama yang telah dirintis sejak 2016 bersama dengan pihak Trnava University, Prof Branislav Pupala.

Dua mahasiswa semester lima ini yakni Istiqomah dan Alfirda Dewi Nugrahaeni akan menempuh 39 credits dengan enam mata kuliah yaitu academic writing, theory of early childhood education, social and regional studies, natural science and technical education, school physical and health education, dan art therapy.

Program ini merupakan angkatan kedua, sebelumnya Februari 2019 FIP juga memberangkatkan dua mahasiswa lain atas nama Tira dan Damaris. Koordinator program Credit Transfer Erasmus+, Dr Dana Masarykova sangat komunikatif dan membantu dalam hal akademik. Adanya peer buddy juga mempermudah mahasiswa sejak saat kedatangan di bandara (Vienna) hingga menuju dormitory. Mereka juga membantu mahasiswa dalam beradaptasi di lingkungan baru selama di Slovakia.

Kesempatan langka ini akan mendidik para mahasiswa untuk dapat ‘survive’ dan mengembangkan diri, diharapkan ilmu yang didapat ditularkan bagi mahasiswa lain. Sehingga akan timbul motivasi bagi mahasiswa lain untuk dapat lebih giat belajar dan berusaha.

Para mahasiswa yang mengikuti program Credit Transfer ini dituntut membuat laporan tertulis yang isinya berupa proses pembelajaran yang dilaksanakan dan ringkasan materi perkuliahan untuk selanjutnya dipresentasikan di depan para dosen dan mahasiswa.


from Universitas Negeri Semarang

Dr Sanggono dan Tuty PhD Asesmen Lapangan Prodi Teknik Kimia UNNES

Dr Sanggono Adisasmito dari Institut Teknologi Bandung dan Tuty Emilia Agustina NULL ST MT PhD (Universitas Sriwijaya) sebagai Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melakukan Asesmen Lapangan terhadap Program Studi (Prodi) Teknik Kimia pada program S1 Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Sebelum melaksanakan Asesmen Lapangan, mereka diterima oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurrahman didampingi Dekan FT Dr Nur Qudus, Wakil Dekan, dan pejabat terkait, Kamis (3/10/2019) di Rektorat Sekaran Gunungpati.

 Prodi Teknik Kimia ini sudah terakreditasi B, untuk itu setelah dilaksanakan asesmen lapangan oleh Tim BAN PT diharapkan bisa meningkat yakni memperoleh akreditasi “Unggul” (A), kata Dr Abdurrahman.  


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 2 October 2019

Prodi Pendidikan Teknik Otomotif UNNES Divisitasi Tim Asesor BAN PT

Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES) divistasi oleh Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Rabu (2/10).

Tim Asesor terdiri atas Prof Dr Ing Mulyadi Bur dari Universitas Andalas Padang dan Dr Dwi Agus Sudjimat ST MPd dari Universitas Negeri Malang.
Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt didampingi Dekan FT Dr Nur Qudus menyambut kehadiran para asesor di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Prof Zaenuri menyampaikan bahwa tahun 2019 ini, Prodi Teknik Otomotif UNNES terakreditasi B, kami UNNES terus mendorong kepada semua prodi agar terus memperbaiki akreditasi prodinya.

“Prodi yang terakreditasi B didorong dan difasilitasi agar menjadi A (Unggul). Adapun prodi yang sudah terakreditasi A harus dapat mempertahankannya. Saya berharap Pendidikan Teknik Otomotif S1 ini nanti setelah divisitasi oleh Tim BAN PT bisa meraih akreditasi A,” katanya.


from Universitas Negeri Semarang

Sebagai Universitas Berwawasan Konservasi dan Bereputasi Internasional, Universitas Negeri Semarang (UNNES) terus berupaya menggalakkan program tentang kepedulian lingkungan bagi seluruh sivitas akademika di UNNES, salah satunya tentang pengurangan sampah plastik.

UNNES bekerja sama dengan Harian Suara Merdeka, menggelar ’Ngopi Bareng’ di Gedung Smart Library Rumah Ilmu, Rabu (2/10). ‘Ngopi Bareng’ merupakan program dari Suara Merdeka, yaitu menggelar diskusi bersama pakar di berbagai tempat dengan konsep diskusi apa saja dengan membaca koran dan minum kopi gratis.

Ketua UPT Bangvasi Prof Dr Ir Amin Retnoningsih MSi dan Asep Purwo Yudi Utomo MPd menjadi pembicara dalam kegiatan ‘Ngopi Bareng’ ini. Menurut Prof Amin, limbah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan dan juga bagi kesehatan.

“Jauh sebelum 2019, UNNES sudah memperkenalkan tumbler air minum. Kita mengurangi sampah plastik dengan botol tumber dan menyediakan air minum galon di setiap kegiatan. Selain itu kita juga melarang penggunakan spanduk berbahan plastik, kita mengupyakan menggunakan LCD sebagai Background kegiatan”, katanya.

“Plastik itu sangat murah dan mudah didapat. Meskipun limbah plastik juga bisa dimanfaatkan, akan tetapi jumlah limbah plastik sudah melebihi kapasitas produksi, dan menjadi sampah yang berbahaya terhadap lingkungan dan kesehatan,” tambahnya.

“Seperti sungai misalnya yang tercemar dengan limbah platik, air sungai akan mengandung micro plastik, dan makhluk hidup yang ada di sungai juga akan mengandung micro plastik yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia jika di konsumsi,” katanya.

Sementara itu, ketua Smart Library Eko Handoyo mengatakan,Smart Library merupakan PErpustakaan yang baru di UNNES. Wajah perpustakaan kita ubah tidak hanya sebgai tempat keluar masuk buku saja, tapi smart library ini terdapat macam2 fasilitas seperti ruangan yang bisa dijadikan sebagai tempat aktivitas akademik, seperti diskusi mahasiswa, diskusi pakar dan juga tempat untuk tele conference.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari, sampai dengan hari jumat 4 Oktober 2019. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan rumah sakit wiliam booth dengan membuka cek gula darah dan tensi darah gratis.


from Universitas Negeri Semarang

Unimed Kunjungi UNNES

Tim Universitas Negeri Medan (Unimed) berkunjung ke Universitas Negeri Semarng (UNNES) dalam rangka meningkatkan kelembagaan.

Rombongan dipimpin langsung oleh Rektor Unined Dr Syamsul Gultom SKM Mkes diterima Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, kepala Biro, Tim remunerasi, dan pejabat terkait.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan selamat datang di UNNES kampus konservasi. Unimed dan UNNES memang sudah lama melakukan kerjasama dengan baik. Untuk itu kunjungan ini merupakan berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman yang telah dilakukan UNNES.

Rektor Unimed menyampaikan, kami serombongan ini ingin belajar pengalaman tentang remunerasi di UNNES yang sudah menerapkan remunerasi duluan. Karena bulan Januari mendatang Unimet menerapkan remunesari.

Setelah penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi tentang remunerasi oleh tim remunerasi UNNES dan tim Unimet.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Terjunkan 3113 Mahasiswa KKN Tahap 2 Tahun 2019

Sebanyak 3113 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengikuti pembekalan dan pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap 2 Tahun 2019 di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati, Selasa (1/10).

Dengan mengangkat tema Pengembangan dan Penguatan Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat menuju Desa Mandiri, peserta akan mengikuti KKN selama 45 hari dan akan ditempatkan di 5 kabupaten, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Batang, dan Temanggung. Sedangkan untuk KKN Alternatif, mahasiswa akan ditempatkan di kota dan kabupaten Semarang.

Ketua Tim Penasehat Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Prof Dr Haryono Suyono MA PhD mengajak para mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan KKN, agar mampu merangsang motivasi, dan partisipasi masyarakat desa untuk maju dan mandiri.

“Masyarakat desa memiliki potensi yang besar untuk maju dan mandiri. Sumberdaya yang mereka miliki sangat banyak. Hanya saja mereka relatif belum paham, bagaimana cara mengolahnya agar bisa maksimal. Hal ini menjadi tantangan bagi para mahasiswa KKN untuk dapat memberdayakan masyarakat dan potensi desa”, katanya. 

Sementara itu, Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman MHum mengatakan, Mahasiswa KKN Unnes diharapkan mampu memberi dampak positif di masing-masing lokasi penempatan. Kenali masalah serta potensi desa. Terapkan keilmuan yang selama ini didapat, untuk membantu masyarakat. 
“Para mahasiswa harus datang tampak muka, pulang tampang punggung. Artinya, apa yang dilakukan oleh mahasiswa, dapat dirasakan manfaat serta hasilnya. Datang dengan baik, pulang pun harus bisa memberikan pengaruh positif kepada masyarakat desa,” kata Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 1 October 2019

UNNES Selenggarakan Upacara Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan upacara memperingati hari Kesaktian Pancasila.

Tahun ini peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengusung tema “Pancasila sebagai Dasar Penguatan Karakter Bangsa Memuju Indonesia Maju dan Bahagia”.

Upacara dipusatkan di lapangan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) sebagai inspektur upacara Dekan FIS Dr Moh Solehatul Mustofa MA diikuti tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, Selasa (1/10) di Sekaran Gunungpati.

 Dalam upacara tersebut inspertur upacara juga melakukan pembacaan ikrar kesetiaan kepada Pancasila.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 30 September 2019

Teliti Kinerja Manajerial, Kusmuriyanto Raih Doktor Manajemen Kependidikan UNNES

Melalui disertasi dengan judul Pengaruh Budaya Organisasi Berprestasi, Gaya Kepemimpinan, Komitmen Organisasi, dan Ketidakpastian Lingkungan Sebagai Faktor Mediasi Hubungan Partisipasi Anggaran dan Kinerja Manajerial (Studi Empiris Pada BUMD Se-Jateng dan DIY),  Kusmuriyanto MSi berhasil meraih Doktor Bidang Studi Manajemen Kependidikan Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Senin, 30/09.

Dr Kusmuriyanto MSi seebagai  dosen Jurusan Pendidikan Ekonomi mendapatkan nilai disertasi A dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,73 dngan predikat sangat memuaskan.

Dr Kusmuriyanto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan motivasinya dalam menyelesaikan studi S3. Dekan FE UNNES Drr Heri Yanto MBA PhD berharap agar ilmu yang diperoleh memberikan manfaat bagi pengembangan keilmuan di UNNES dan masyarakat luas.

Ujian terbuka dihadiri oleh Wakil Rektor III UNNES, Staf Ahli Rektor, Wakil Dekan 3 di lingkungan UNNES, keluarga dan kolega FE UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Fourtwnty dan Nadin Amizah Tampil Memukau di Inagurasi UNNES

Hizkia Thanto/Humas

Fourtwnty dan Nadin Amizah tampil sebagai bintang tamu utama pada malam Inagurasi Mahasiswa Baru Universitas Negeri Semarang (UNNES), Minggu (29/9) di Lapangan Fakultas Ilmu Keolahragaan Prof Dumadi.

Inagurasi merupakan puncak acara penyambutan mahasiswa baru UNNES setelah PPAK ( Program Penganalan Akademik dan Kemahasiswaan ) dan UNNES Fair.

“Dengan mengusung tema Hidden Island, teman- teman panitia ingin menunjukkan bahwa UNNES merupakan kampus berpotensi tinggi dan berprestasi dalam tingkat nasional bahkan sudah sampai kancah internasional namun prestasi ini belum banyak diketahui jadi UNNES layaknya harta karun di suatu pulau yang tersembunyi” ujar Restu salah satu panitia inagurasi.

Selain Fourtwnty dan Nadin, penampilan dari mahasiswa UNNES berupa tari-tarian, akustik, dan band. Bahkan band rektor juga ikut memeriahkan acara inagurasi pada malam itu.

Penampilan bintang tamu yang pertama datang dari Nadin Amizah. Dengan lagu ‘Amin Paling Serius ‘,’Rumpang,’Sorai’, dan juga ‘–star’ Nadin mampu memukau dan menuntun ribuan penonton untuk bernyanyi bersamanya.

Disela melantunkan lagunya, seorang penonton memberikan hadiah berupa kuaci kepada Nadin.

“Terima kasih, aku suka banget sama kuaci” ujar penyanyi berparas cantik itu.

Euforia malam itu memuncak dengan penampilan Fourtwnty yang membawakan lagu berjudul ‘Fana Merah Jambu’.

Acara yang disaksikan ribuan penonton itu ditutup oleh lagu ‘Indonesia Pusaka’ yang dipandu oleh Fourtwnty sambil memegang Bendera Merah Putih.

Hizkia Thanto (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

6 Pengajar dari Queensland Ikuti Short Course di UNNES

Sebanyak 6 pengajar dari Queensland Australia mengikuti Indonesian-Language Short Course For Foreigners di Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kegiatan ini merupakan kerjasama UNNES dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) provinsi Jawa Tengah pada tanggal 30 September – 11 Oktober 2019.

Mereka ialah Anna McGregor, Barry Duncan, Karen Magnussen, Leah Kimmet, Bel Boothby, Stacey Kennedy. Selama 11 hari di UNNES, keenam pengajar tersebut akan belajar Bahasa Indonesia dari tata bahasa, mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, menari, dan juga membatik.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof Dr Agus Nuryatin MHum berharap kegiatan ini dapat memberikan ilmu yang maksimal, sehingga apa yang dipelajari di sini dapat diimplementasikan dengan baik di Queensland.


from Universitas Negeri Semarang

Kembangkan Tri Dharma PT, Politeknik Pelayaran Sorong MoU dengan UNNES

Politeknik Pelayaran Sorong Papua Barat melakukan Memorandum of  Understanding (MoU) dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT).

Penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Politeknik Pelayaran Sorong Capt Wisnu Risianto MM dan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, diwakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin MHum, Senin (30/9/2019) di Rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Prof Agus Nuryatin menyampaikan, nota kesepahaman ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi, peningkatan sumber daya manusia (SDM) penyediaan tenaga ahli, dan membina hubungan kelembagaan dalam melaksanakan fungsi Tri Dharma PT di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu UNNES siap membantu Politeknik Pelayaran Sorong.

Capt Wisnu Risianto menyampaikan, MoU dengan UNNES ini dalam rangka mewujudkan visi Politeknik Pelayaran Sorong selaku Unit Pelaksana Teknis Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan untuk menjadi lembaga perguruan tinggi dan pelatihan kepelautan yang menghasilkan pelaut berdaya saing tinggi yang prima, profesional, dan beretika sesuai standar nasional dan internasional.

Untuk itu dalam waktu dekat ini MoU segera diimplementasikan dengan kegiatan Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti), jelasnya.

Hadir Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Dr Ngabiyanto MSi, Staf Ahli Bidang Kerjasama Dalam Negeri dan Luar Negeri, dan pejabat terkait.

Sedangkan dari pihak Politeknik Pelayaran Sorong Heri Sutanto SE MPd (Wakil Direktur), Ariandy Syamsul Bhahri MSi, Bernard Ferdinan Nugroho Laim SPSi, Capt Irfan Faozun, Agus Sulistiono SPd MPd, Yuniar Ayu Hafita SPd MPd, dan Wida Dewi Rahmawati SE.


from Universitas Negeri Semarang

Tujuh Warga UNNES Purna Tugas

Sebanyak tujuh warga Universitas Negeri Semarang (UNNES) memasuki purna tugas. Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono MSi, Senin (30/9/2019) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Mereka yakni Dr Sri Maryati Deliana MSi, Harmanto SPd MPd, dan Suyatno (ketiganya dari Fakultas Ilmu Pendidikan). Kemudian, Drs M Agus Artanto Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Suharto (FIK), Nurokhim (BUHK), dan Sumanto (LP3).

Hadir Dekan FIP dan Wakil Dekan Bidang II, Dekan FBS, Kepala BUHK, Ketua KORPRI, Ketua Perkumpulan Wredatama, dan pejabat terkait.

Dr S Martono menyampaikan, kami atas nama lembaga dan pribadi mengucapkan banyak terimakasih atas pengabdiannya bahkan ada yang 38 tahun lebih sehingga UNNES menjadi besar seperti ini. Dan mohon maaf lahir dan batin karena masih banyak kekurangan dalam melayaninya.

Memasuki purna tugas masih dalam keadaan sehat seperti ini wajib disyukuri, karena banyak teman-teman yang belum sampai purna tugas sudah duluan dipensiun oleh Sang Pencipta. Untuk itu jagalah kesehatan kerena umur kita sudah 58 tahun lebih, kata Dr S Martono.

Ia berharap, setelah purna tugas ini komunikasi tetap masih berlanjut untuk memberi sumbang saran dan masukan yang baik kepada UNNES tercinta ini.

Ketua paguyuban Wredatama UNNES Drs Zoedindarto Boedihartono mengucapkan selamat bergabung dengan keluarga besar Wredatama, dan sampai akhir September 2019 ini jumlah anggotanya sebanyak 753 orang.


from Universitas Negeri Semarang

Kontingen UNNES Sabet Medali Bergengsi Dalam Event Penemuan Terbesar se-Asia

Taipei World Trade Center menjadi saksi kesuksesan UNNES mendapat medali (28/9). Sekali lagi UNNES membanggakan Indonesia dengan pencapaian mahasiswanya di kancah internasional. Kali ini mahasiswa mengamankan platinum award dalam Taiwan Innotech Expo (TIE)

Peserta berasal dari berbagai belahan dunia seperti Korea, Afrika Selatan, Vietnam, China, Jepang, Arab Saudi, Australia, Spanyol, Rusia, dll. Penemu datang mulai dari perusahaan, universitas, hingga asosiasi penemuan.

Lebih dari 500 stand hadir untuk 10 kategori penemuan diantaranya makanan, kesehatan, teknologi, dan lain-lain. Semua memamerkan penemuan untuk mendapatkan pengakuan dunia melalui gold, silver, bronze, honorable mention medal dari empu kompetisi dan special award dari asosiasi penemu lain.

Penjurian dilihat dari 4 aspek. Aspek inovasi dan kreatifitas harus muncul pertama kali. Kemudian aspek performa pasar yang meliputi marketing. Kemudian aspek fungsi dan praktikabilitas yang meliputi keamanan dan penerapan multi-platform. Terakhir aspek design yang meliputi keindahan kenampakan fisik produk.

Melalui Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA), kontingen Indonesia disatukan dalam komplek stand meliputi 19 tim dari berbagai universitas. Adapun UNNES, UB, Undip, ITS, Unair, UM, dan Mercu Buana.

INNOPA sendiri merupakan Non-Government Organization (NGO) atau bukan organisasi kepemerintahan. Asosiasi kami bergerak secara mandiri (independent) dan terdaftar di dalam keanggotaan resmi induk asosiasi inovasi dunia yaitu International Federation of Inventors Association (IFIA) dan World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA).

Taiwan Innotech Expo (TIE) diselenggarakan oleh Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) dan Taiwan Invention Association (TIA) yang bekerjasama dengan Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA), dalam mempublikasikan, menyeleksi, dan merekomendasikan perwakilan dari Indonesia ke event tersebut.

Indonesia kali ini berhasil mengamankan 19 platinum award dari berbagai kategori diantaranya 2 gold, 2 silver, 7 bronze, 7 honorable mention. UNNES diantaranya mengamankan bronze medal dari ratusan penemu lain.

Tidak hanya memenangkan platinum award dari event penemuan nomor 1 se-antero Asia, tetapi juga pameran ini diadakan untuk mendatangkan calon investor dan klien untuk tiap penemuan. Event ini saja dihadiri oleh 45.000 orang yang berasal dari Taiwan dan seluruh dunia.

Tim ini beranggotakan 8 orang dari berbagai fakultas didampingi Drs Kusmuryanto MSi. Mereka adalah Agung Setyo Nugroho (Sastra Inggris/FBS), Faza Lutfiyana (Sastra Inggris/FBS), Ricky Firmansyah (PTIK/FT), Chayyinatul Ulyana (Sastra Inggris/FBS), Eka Nur Afiani (Menajemen/FE), Nanda Ayu Lestari (Pendidikan Kimia/FMIPA), Fajar Aburrafi (Menajemen/FE), M Ali Ansori (Menajemen/FE).

Setelah diakui dunia, tim UNNES ingin mematenkan produk mereka agar bisa diproduksi secara masal. Benar saja ketika menerangkan pengunjung di stand, ada 5 pengunjung yang tertarik untuk kerjasama. Diantaranya bahkan ada 3 yang menawarkan diri mereka menjadi investor.

Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 29 September 2019

Kerjasama FH Unnes dengan Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional Kemenlu

Kejahatan perikanan, termasuk Illegal, Unreported and Unregulated Fishing (IUUF) yang terjadi di wilayah Indonesia kian kompleks dan menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi negara, sehingga penting bagi Indonesia untuk terus melakukan penegakan hukum di laut dan mendorong pengarusutamaan IUUF sebagai jenis kejahatan lintas negara baru di forum internasional”, demikian disampaikan oleh Direktur Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan Purnomo A. Chandra di depan praktisi dan civitas academica pada pembukaan “Seminar Nasional tentang Kejahatan Perikanan Dalam Perspektif Kejahatan Transnasional Terorganisir dan Penegakan Hukum di Laut” di Semarang (27/9).

Wilayah Indonesia yang sangat luas dan adanya perbatasan maritim dengan 10 negara menjadikan penegakan hukum di laut sebagai tantangan yang sangat besar dan kompleks bagi Indonesia. Menurut Purnomo, penegakan hukum di laut memerlukan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, baik dengan Kementerian / Lembaga terkait di dalam negeri, maupun kerja sama internasional, termasuk peningkatan upaya diplomasi untuk mengarusutamakan kejahatan perikanan dalam kerangka kejahatan transnasional terorganisir

Seminar menyepakati bahwa kerja sama internasional penting untuk memberantas IUUF dan kejahatan transnasional terorganisir di industri perikanan serta penguatan kerja sama hukum dengan negara-negara lain dapat meningkatkan jangkauan dan kemampuan pemberantasan tindak kejahatan serius tersebut.

Kegiatan Seminar Nasional diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES). Selain keynote speech oleh Direktur Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan, acara dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum Univeritas Negeri Semarang Dr. Rodiyah, S.Pd.,S.H.,M.Si dan menghadirkan para pembicara yaitu Direktur Hukum dan Perjanjian Kewilayahan, Kasubdit Politik dan Kerja Sama Penegakan Hukum Kementerian Luar Negeri serta Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang Dr. Ali Masyhar, S.H., M.H.

Seminar nasional ini merupakan forum pertemuan ilmiah para praktisi, pengajar, dan civitas academica untuk membahas dan mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan perkembangan dunia internasional.h7


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 27 September 2019

Menristekdikti Resmikan Smart Library Rumah Ilmu UNNES

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mewujudkan cita-citanya membangun  “Smart Library” Rumah Ilmu berbasis digital.  Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof H Mohamad Nasir didampingi Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman meresmikan Gedung “Smart Library” Rumah Ilmu memalui penandatanganan prasasti dan pemotongan untaian bunga melati, Jumat, 27/9.

Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman menyampaikan filosofi Rumah Ilmu. Menurutnya umah Ilmu menjadi tempat berangkat sekaligus pulang bagi pribadi yang mencintai ilmu pengetahuan. Melalui Rumah Ilmu UNNES mendorong terwujudnya peradaban unggul dengan menciptakan masyarakat yang mencintai ilmu pengetahuan.

Smart Library Rumah Ilmu merupakan  cara mudah, murah, dan menyenangkan mengakses ilmu pengetahuan.  Rumah Ilmu didesain modern dan  ramah lingkungan. Desain gedung sesuai prinsip-prinsip konservasi, pemanfaatan energi alami (matahari) sebagai penerang utama,  Sistem sirkulasi udara alami, dan  ruang terbuka mendorong interaksi sosial pemustaka. Rumah Ilmu juga memiliki fasilitas unggulan Smart Library diantaranya Ruang Baca Kubikus,  Co-Working Space, Ruang Simulasi Test TOEFL, Writing Center, Radio Frequency Identification dan lain lain. Pemustaka juga dapat menggunakan wifi yang tersebar di setiap lantai,” papar Prof Fathur Rokhman.

Lebih lanjut UNNES juga menyampaikan rintisan tiga Produk Unggulan Iptek yang meliputi PUI Pangan Fungsional, PUI Pendidikan Ramah Anak, dan PUI Energi Hibrida Terbarukan.

“Unnes Berinovasi mengembangkan pangan fungsional, diantaranya mengembangkan produk inovatif  bandeng, telur asin beromega, bakso campuran hewani dan nabati (tempe), bumbu, tempe yang dipadu daun kelor dengan kandungan flavanoid 18,44 ppm, biskuit kacang hijau, jamu kombinasi temu lawak, kunyit dan jahe yang kaya flavanoid dan aktioksidan. Rintisan PUI Pendidikan Ramah Anak dilakukan dengan penelitian dan aplikasi  pendidikan sesuai hak dan kebutuhan anak menuju generasi bermutu, berdaya saing, dan berkarakter. UNNES juga mengembangkan teknologi penghasil berenergi terbarukan seperti biofuel, biomass, biochar, angin, surya, hidro, dan fuel cell sebagai rintisan PUI Energi Hibrida Terbarukan,” jelas Prof Fathur Rokhman.

Menristekdikti Prof H Mohamad Nasir dalam sambutannya menyampaikan, sebagai upaya transformasi digital, UNNES telah memulainya sejak lama.  Gedung Rumah Ilmu “Smart Library” merupakan wujud akhir atas keberhasilan UNNES melakukan transformasi proses pendidikan berbasis digital.

“Yang perlu dipahami, cara belajar dan membelajarkan mahasiswa era digital saat ini sudah jelas amat berbeda. Karenanya, penting mengubah pola pikir (mindset) dari semua pihak, baik policy maker perguruan tinggi, tenaga pendidik, maupun tenaga kependidikannya. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa transformasi ini senantiasa harus dilakukan secara sistemik dan holistik agar dapat diterapkan dengan baik di kampus dan berkelanjutan dengan tetap mempertahankan mutu. Harapannya, semoga dapat semakin memperkuat eksistensi UNNES dalam penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi yang berdaya saing di tingkat lokal, nasional, dan internasional,”ujar Prof Nasir.

Lebih lanjut Menristekdikti indikator pemeringkatan perguruan tinggi yang berfokus pada indikator atau penilaian yang berbasis Output – Outcome Base, dengan melihat Kinerja Masukan dengan bobot 40% yang meliputi kinerja Input (15%) dan Proses (25%), serta Kinerja Luaran dengan bobot 60% yang meliputi Kinerja Output (25%), dan Outcome (35%). Menurutnya penambahan indikator baru tersebut sebagai upaya agar perguruan tinggi dapat secara aktif merespon perkembangan zaman era industri 4.0 dan kebutuhan tenaga kerja.

“Dengan perubahan penilaian kinerja perguruan tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, perguruan tinggi didorong untuk lebih menekankan produk atau luaran pendidikan tinggi yang berkualitas dengan pemberian bobot output yang lebih besar dari bobot input. Kita harus bisa melakukan evaluasi diri, ada di mana posisi kita dibandingkan dengan negara lain, sehingga hal ini bisa dimanifestasikan kepada para mahasiswanya agar dapat memberikan kontribusi yang lebih bermakna bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia,” lanjut Prof Nasir.

Dari sisi mahasiswa, Menristekdikti menekankan perlunya kesiapan belajar mandiri mahasiswa. Karena dalam pembelajaran daring lebih banyak mengadopsi istilah self-directed learning, maka self-directedness of learning mahasiswa menjadi penting.

“Kalau dari sisi literasi teknologi, saya kira tidak ada masalah yang berarti, karena mahasiswa kita saat ini pada dasarnya sudah merupakan digital native,” kata Menristekdikti.

Di akhir sambutannya Menristekdikti berharap dengan bertambahnya sarana dan prasarana baru di Smart Library Rumah Ilmu, maka juga harus berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. Karenanya, UNNES harus tampil menjadi LPTK Modern dan menerapkan budaya mutu secara berkelanjutan. Selamat atas dibangunnya gedung baru ini. Semoga dapat meningkatkan interaksi dan kohesi sosial yang lebih baik antar mahasiswa juga dosen dari seluruh disiplin ilmu yang berbeda; mampu meningkatkan keaktifan intelektual yang memicu berbagai ide dan kolaborasi baru di setiap pertemuan kuliahnya, sehingga UNNES akan semakin unggul dan menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi,” pungkas Prof. Mohamad Nasir

Kepala UPT Smart Library Rumah Ilmu MZ Eko Handoyo SS menyampaikan,  gedung yang baru diresmikan oleh Menristekdikti memiliki fasilitas yang modern dan nyaman.

“Bagian Lobby perpustakaan  “Smart Library” Rumah Ilmu UNNES selain didesain menyesaikan dengan kebutuhan dan lingkungan. Juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap, diantara system digital dalam proses peminjaman dan pengembalian buku, terdapat information corner, loker, sofa, dan charger corner.  Loker yang terdapat di lobby dapat digunakan mahasiswa  untuk menyimpan barang pribadi pengunjung perpustakaan. Adanya  Charger corner pengunjung perpustakaan tidak akan kuatir bila baterai HPnya habis, sofa yang tersedia sangat nyaman untuk melakukan proses membaca buku.  Smart library Rumah Ilmu UNNES sudah menggunakan  system baru yaitu self check service. Melalui fasilitas self check service mahasiswa dapat  melakukan peminjaman buku secara mandiri tanpa bantuan petugas perpustakaan. Di lantai 2 terdapat ruang teleconference,” terang Eko Handoyo.

Pada saat peresmian terdapat berbagai kegiatan yang dilakukan di  “Smart Library” Rumah Ilmu UNNES. Selain membaca buku ada diskusi sastra, pemutaran film, lomba penulisan resensi, aktivitas mahasiswa menggambar, dll.

Hadir dalam peresmian “Smart Library” Rumah Ilmu UNNES, Direktur Kemahasiswaan Kemristekdikti,  Kepala perpustakaan perguruan tinggi di semarang dan sekitarnya,  Mitra UNNES,  Wakil Rektor, Dekan, dan segenap pimpinan UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 26 September 2019

Rektor vs Juara Pomnas Adu Strategi Permainan Catur

Mahasiswa unnes jurusan bahasa jawa nugraha puji basuki menghadap rektor unnes Prof Fathurrokman Mhum untuk menyampaikan  mendapat juara dua dalam pertandingan catur  pekan olahraga mahasiswa tingkat nasional (Pomnas) di jakarta 19 sampai dengan 25 september 2019. Nugraha menang catur dengan ke dua anggota tim  yaitu ari laksino jurusan pklo dan ardan ardianto jurusan pjkr.

Nugraha yang merupakan anak kedua dari dua bersaudara ini sejak kecil mempunyai bakat catur yang diturunkan dari orangtuanya yang berdomisili di kota kudus.

Rektor unnes Prof Faturrokman Mhum menyampaikan bahwa catur adalah olahraga mengasah otak dan mengapresiasi para mahasiswa yang membawa harum nama unnes disetiap kompetisi ataupun pertandingan.

Di akhir pertemuan yang santai nugroho ditantang Prof Fathurrokhman untuk bermain catur.h7


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 25 September 2019

Respons Potensi Ekonomi Kreatif, Jurusan Seni Rupa Selenggarakan Pameran

Geliat ekonomi kreatif di Indonesia pada lima tahun terakhir mengalami perkembangan yang signifikan. Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu pilar penting ekonomi di Indonesia. Pada tahun 2018, ekonomi kreatif telah menyumbang PDRB lebih dari 1.000 triliun, menyumbang 24 miliar dolar ekspor dan menyerap 17 juta tenaga kerja.

Konsep Pengembangan ekonomi kreatif terdapat ekosistem yang digerakkan oleh aktor kreatif yaitu ABCGM (Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah dan Media).

Merespon hal tersebut, Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Pameran Seni Rupa dan Desain Potensi Ekonomi Kreatif 2019. Dibuka oleh Dekan FBS, Dr. Sri Rejeki Urip, M.Hum, pameran ini diselenggarakan mulai hari ini hingga tanggal 28 September 2019 mendatang di Galeri B9 FBS Universitas Negeri Semarang.

“Pameran ini merupakan kegiatan dua tahunan yang kita tujukan untuk mengekspos potensi sub sektor seni rupa dan desain dalam peranannya untuk memajukan potensi ekonomi kreatif di Indonesia” ujar Dr. Syakir, M.Sn selalu Penanggung Jawab Kegiatan.

Karya-karya yang dipamerkan sangat beragam, diantaranya karya seni lukis, seni batik, fotografi, seni kriya, paper cut, dan buku-buku ilustrasi.


from Universitas Negeri Semarang

FMIPA UNNES Desiminasikan Tata Kelola Jurnal

Ketika guru, kepala sekolah, pengawas telah melakukan penelitian, laporan penelitian lebih sering tidak dapat dibaca oleh masyarakat luas karena berhenti pada dokumen laporan. Ada banyak temuan guru melalui penelitian tindakan kelas dan penelitian lain yang hasilnya menarik tetapi sayang tidak dipublikasikan. Tidak sedikit yang bingung harus dipublikasikan kemana, ke seminar atau ke jurnal ilmiah. Pertanyaan berikutnya, jika jurnal ilmiah, jurnal yang mana, karena tidak sedikit yang belum mengenal jurnal apa saja yang sudah terakreditasi nasional, ada dimana jurnal itu dan bagaimana cara mensubmit artikelnya. Berbagai pertanyaan tersebut yang kemudian melatar belakangi beberapa dosen yang memiliki pengalaman mengelola jurnal ilmiah di FMIPA Universitas Negeri Semarang ingin mendesiminasikan berbagi pengalaman tentang bagaimana cara menyiapkan jurnal agar mendapatkan pengakuan atau akreditasi nasional.

SINTA atau Science and Technology Index yang merupakan satu-satunya rumah jurnal terakreditasi di Indonesia ternyata belum banyak dikenal di kalangan pendidik di sekolah. Masih banyak yang belum mengetahui ada berapa jurnal dan apa saja nama jurnal yang terakreditasi nasional sampai hari ini. Kegiatan dimulai mengenalkan SINTA, menjelaskan persyaratan minimal yang harus dimiliki jurnal untuk didaftarkan akreditasi melalui ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional) menjadi bagian awal yang disampaikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat tim dosen yang diketuai oleh Dr Parmin MPd. Peserta yang hadir dari perwakilan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah, Kanwil Kementerian Agama Propinsi Jawa Tengah, dan perwakilan dari Dinas Pendidikan kabupaten/Kota yang juga melakukan kroscek terhadap jurnal-jurnal yang sudah dikelola selama ini dan ternyata tidak terdaftar di SINTA. Status akreditasi beberapa jurnal era cetak, pada saat itu memiliki ISSN cetak atau p-ISSN, saat ini tergantikan dengan dengan e-ISSN atau jurnal elektronik. Peserta kegiatan terbuka wawasan tentang persyaratan jurnal untuk diajukan akreditasi.

Dr Sugianto MSi selaku Dekan FMIPA menyampaikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran pengelola jurnal di lingkungan dinas pendidikan dan kementerian agama sebagai wujud kepedulian lembaga atas kebutuhan publikasi guru, kepala sekolah, dan pengawas khususnya di Jawa Tengah. Harapannya kegiatan ini ditindaklanjuti oleh pengelola jurnal yang ada di propinsi maupun kabupaten/kota untuk segera menyiapkan jurnal yang ada untuk diakreditasi nasional. Lebih lanjut Dekan menyampaikan kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh tim pengelola jurnal yang sebelumnya berhasil meraih penghargaan di SINTA Awards tahun 2019 untuk kategori Jurnal Terbaik Nasional yang diselenggarakan Kemristekdikti di Jakarta.


from Universitas Negeri Semarang

MoA LP3 UNNES dengan PPD Hulu Selangor Malaysia

Untuk mendukung bertambahnya mahasiswa yang ingin melakukan PPL Internasional , Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan Profesi unnes menandatangani Memorandum of Agreement tentang pelaksanakan PPL Internasional dengan Ketua Pejabat Pendidikan Daerah (PPD) Hulu Selangor malaysia Jumat (20/9).

Kegiatan tersebut merupakan satu rangkaian dari seluruh kegiatan kunjungan Ketua LP3 Dr Ngabiyanto MSi yaitu monitoring inisiasi kerja sama, penandatangan MoA, dan penutupan kegiatan PPL Internasional 6 mahasiswa UNNES di Sekolah Kebangsaan dan Sekolah Menengah Kebangsaan Bandar Sungai Buaya Malaysia

Hadir pada kesempatan tersebut Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk Malaysia Dr Mokhamad Farid Maruf yang menyampaikan dukunganya atas kegiatan PPL Internasional karena mahasiswa Indonesia dapat  pengalaman dan saling sharing budaya dengan dilaksanakannya PPL di negara Malaysia. Pihaknya berharap, kegiatan serupa dapat terus terlaksana pada tahun-tahun yang akan datang dengan jumlah mahasiswa yang lebih banyak.

Ditambahkan Ketua LP3 UNNES Dr Ngabiyanto MSi menyampaikan adanya manfaat positif dari kegiatan PPL internasional yakni mahasiswa yang mandiri dan berdaya saing. Dengan pengalaman observasi dan praktik mengajar selama di sekolah-sekolah di Malaysia, mahasiswa dapat melakukan perbandingan positif yang akan berguna bagi diri mahasiswa tersebut saat nantinya menjadi guru yang sebenarnya. Sambutan positif juga datang dari perwakilan ketua PPD Hulu Selangor dan sekolah-sekolah praktik yang mengharapkan keberlanjutan kegiatan pada tiap tahunnya. Keenam mahasiswa UNNES yang melaksanakan praktik mengajar di Hulu Selangor Malaysia ialah Sawitri Erlianingtyas, Ika Ramadhani Setiyohadi Putri, dan Becik Aristiani dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FBS serta Deviana Hardining Maharani, Nurin Nadliroh, dan Isfina Amalia dari Pendidikan Ekonomi FE.h7


from Universitas Negeri Semarang

Prof Fathur: Pentingnya Kepemimpinan Bertumbuh

Saat ini kita sedang menghadapi tantangan-tantangan baru di era distrupsi. Jika tantangan itu menjadikan kita takut, maka perguruan tinggi tidak akan maju. Justru tantangan itu jadikan sebagai peluang.

Untuk itu dibutuhkan seorang pemimpin. Kepemimpinan itu harus dibangun oleh semuanya (dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan klining servis).  Kalau tidak punya kepemimpinan gimana Universitas Negeri Semarang (UNNES) bisa besar karena persaingan begitu ketat.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan itu saat memjadi Keynote Speaker pada Pembekalan Dosen UNNES 2019, Rabu (25/9) di Hotel Grasia Semarang.

Prof Fathur menjelaskan di UNNES, kepemimpinan itu dinamakan “Kepemimpinan Bertumbuh” yakni merupakan satu set prinsip kepemimpinan yang berpusat pada pengembangan kualitas diri pemimpin dan orang-orang disekitarnya.


Prof Fathur juga menyampaikan, kepemimpinan bertumbuh itu bagaikan pohon yang terus bertumbuh yakni menumbuhkan benih kepemimpinan, memperkuat pohon kepemimpinan,  merangkai jejaring pohon kepemimpinan, pohon kuat menghadapi badai, dan menyemai tunas kepemimpinan baru.

Untuk itu, tumbuhkan kepemimpinan anda. Kerena kepemimpinan bertumbuh harus mempunyai kesadaran, berkomitmen, dan berkompetensi untuk menumbuhkan panggilan kepemimpinan dengan visi besar bagi perubahan, pungkas Prof Fathur.

Sebelumnya, Ketua penyelenggara Dr Sutikno melaporkan, kegiatan ini diikuti 201 dosen muda terdiri atas dosen CPNS angkatan 2018 sebanyak 110 orang, dosen PNS angkatan 2017 (21 orang), dosen BLU (10 orang), dan dosen kontrak (60 orang).

Nara sumber Prof Dr Zaenuri (WR1), Dr S Martono (WR2), Agung Yulianto MSi (ketua BPM), Dr Hendi Pratama (WD 1 FBS), dan Mona Subagya SPd (Ka UPT TIK).


from Universitas Negeri Semarang

Taiwan Menjadi Tujuan Mahasiswa UNNES Cipta Inovasi

Kali ini kontingen UNNES bertanding di Taiwan Innotech Expo yang diselenggarakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA). Perlombaan ini akan digelar di Taipei World Trade Center.

INNOPA sendiri merupakan Non-Government Organization (NGO) atau bukan organisasi kepemerintahan. Asosiasi kami bergerak secara mandiri (independent) dan terdaftar di dalam keanggotaan resmi induk asosiasi inovasi dunia yaitu International Federation of Inventors Association (IFIA) dan World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA).

Taiwan Innotech Expo (TIE) diselenggarakan oleh Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) dan Taiwan Invention Association (TIA) yang bekerjasama dengan Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA), dalam mempublikasikan, menyeleksi, dan merekomendasikan perwakilan dari Indonesia ke event tersebut.

Tim ini beranggotakan 8 orang dari berbagai fakultas. Mereka adalah Agung Setyo Nugroho (Sastra Inggris/FBS), Faza Lutfiyana (Sastra Inggris/FBS), Ricky Firmansyah (PTIK/FT), Chayyinatul Ulyana (Sastra Inggris/FBS), Eka Nur Afiani (Menajemen/FE), Nanda Ayu Lestari (Pendidikan Kimia/FMIPA), Fajar Aburrafi (Menajemen/FE), M Ali Ansori (Menajemen/FE).

Mereka berinovasi tentang olahan makan dan konsep lengkap wisata daerah yang bernama Gubug Kopi. Konsep ini merupakan tempat komersialisasi produk makanan, museum kopi, dan paket wisata kopi dengan pilihan kombinasi proses penanaman, panen, sampai edukasi pembuatan tiap produk olahan.

Tidak hanya sampai disitu, muda-mudi ini juga mencipta tempat wisata ini dengan meninggalkan cara pembayaran konvensional. Mereka menggunakan sistem transaksi non-tunai yang diintegrasikan pada tiap titik wisata.

Gubug Kopi mengajak masyarakat setempat untuk memajukan daerah mereka menjadi tempat yang memiliki daya tarik. Semua yang terlibat didalamnya adalah masyarakat yang tergabung dalam kelompok petani kopi setempat dan pemuda karang taruna. Konsep wisata semacam inilah yang diharapkan bisa timbul di banyak tempat untuk memajukan potensi daerah.

Senin (24/9) bertempat di ruang rapat gedung H, Rektor UNNES dan WR3 melepas kontingen UNNES yang didampingi WD3 FE Drs Kusmuriyanto MSi.

Fathur Rochman selaku rektor menyampaikan dukungan dan doa untuk keberhasilan tim UNNES. Bapak Zainuri pula sempat mencicipi demo produk selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan yang turut hadir.

Kontingen UNNES akan mulai berlaga pada 26-28 September 2019. Selama tiga hari bersaing merebutkan penghargaan dari 23 tim dari Indonesia dan 500 tim dari seluruh dunia. Itu meliputi Korea, Thailand, Vietnam, China, Jepang, India, Canada, Australia, Rusia, dan masih banyak lagi.

Hizkia Thanto dan Agung Setyo Nugroho (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 24 September 2019

Rektor Lantik Ketua dan Sekretaris LP3

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum melantik Ketua dan Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES di Gedung Prof Satmoko kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang, Selasa (24/9).

Mereka yang dilaktik yakni Dr Ngabiyanto MSi sebagai Ketua LP3 dari jabatan Sekretaris LP3 dan Dr Isnarto MSi sebagai Sekretaris LP3 Antarwaktu dari jabatan Kepala Pusat Pengembangan PPL LP3.

Rektor mengatakan, Kinerja yang baik adalah bekerja profesional, untuk itu kembangkan setiap langkah supaya UNNES bereputasi dengan cara konsistensi, akurasi, dan kembangkan terus kapasitas. 


from Universitas Negeri Semarang

152 dosen unnes menerima sk rektor

Sebanyak 152 dosen mendapatkan sk pengangkatan sebagai ketua jurusan,sekretaris jurusan,ketua bagian,kepala lab,koordinator prodi, kepala pusat,staff akademik dan staf ahli, bertempat di gedung Smart Library Rumah Ilmu,selasa (24/9).

Dalam sambutanya kepala Biro Umum Hukum Kepegawaian Dr Sutikno Msi melaporkan jumlah yang menerima Surat Keputusan dari Fakultas ilmu pendidikan yaitu ketua jurusan 6 orang,sekretaris jurusan 6 orang,kepala laboratorium 6 orang, koordinator prodi 2 orang dengan total 20 orang.

Fakultas Bahasa dan Seni yaitu ketua jurusan 6 orang,sekretaris jurusan 6 orang. Kepala laboratorium 6 orang,  koordinator prodi 10 orang total 28 orang.

Fakultas ilmu sosial yaitu ketua jurusan 4 orang, sekretaris jurusan 4 orang, kepala laboratorium 4 orang, koordinator prodi 5 orang, total 17 orang.

Fakultas Matematika dan IPA yaitu Ketua jurusan 6 orang,sekretaris jurusan 6 orang kepala laboratorium 6 orang,koordinator prodi 6 orang dengan total 24 orang.

Fakultas Teknik yaitu ketua jurusan 5 orang,sekretaris jurusan 5 orang, kepala laboratorium 5 orang, koordinator prodi 9 orang dengan total 24  orang.

Fakultas Ilmu Keolahragaan  yaitu ketua jurusan 4 orang,sekretaris jurusan 4 orang, kepala laboratorium 4 orang,koordinator prodi 2 orang total 14 orang.

Fakultas Ekonomi yaitu ketua jurusan 4 orang, sekretaris jurusan 4 orang,kepala laboratorium 4 orang total yaitu 12 orang.

Fakultas hukum yaitu ketua bagian 3 orang,kepala laboratorium 1 orang, dengan total 4 orang

Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi yaitu kepala pusat 3 orang,staff akademik 2 orang dengan total 5 orang

Rektorat yaitu 3 staf ahli rektor.

Dalam sambutannya rektor unnes Prof Dr Fathurrokman Mhum menekankan kepada para penerima sk agar selalu searah dan sejalan dengan kebijakan lembaga, pimpinan dan menyampaikan pesan agar selalu menjaga kebersamaan,integritas dengan bekerja sungguh-sungguh,totalitas,mengutamakan tugas lembaga,loyal, jujur dan bertanggungjawab terhadap reputasi lembaga. Acara yang dihadiri oleh para dekan dan wakil rektor se unnes ini di tutup dengan sesi foto bersama.h7


from Universitas Negeri Semarang

Rombongan Ikor UNNES Sambangi Unesa

Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Senin-Minggu (23-29/9). Salah satu destinasinya yaitu Prodi Ilmu Keolahragaan (Ikor) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan tujuan berbagi ilmu yang ada di lapangan sesuai potensi para mahasiswa.

Rombongan yang terdiri dari empat dosen dan 76 mahasiswa disambut langsung oleh Ketua Jurusan Ikor Unesa Dr Puji Juniarto MPd. UNNES telah dianggap sebagai keluarga dan saudara yang saling bekerja sama baik dalam kegiatan kemahasiswaan maupun penelitian pengabdian.

Pendamping bidang Kemahasiswaan Fajar Awang Irawan PhD menambahkan kegiatan ini nantinya dapat mengembangkan mahasiswa menjadi seseorang yang berkarakter dengan menonjolkan keahlian yang dimilikinya khususnya Sport Science. Selepas itu, rombongan Ikor UNNES bertolak menuju Bali dan Lombok.

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

BPS Survei Progress Reformasi Birokrasi UNNES

Reformasi birokrasi merupakan usaha bersama mewujudkan lembaga pemerintahan yang efektif, efisien, bersih, akuntabel, serta memiliki pelayanan publik yang berkualitas. Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai salah satu lembaga pemerintahan yang bergerak di bidang pendidikan mendapat giliran sebagai salah satu sampel dalam pelaksanaan Survei Hasil Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (SHPRB) Tahun 2019, Kamis (19/9).

Kementerian PANRB bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei kepada 30 perwakilan mahasiswa dari berbagai jurusan dan tim reformasi birokrasi UNNES. Selain wawancara, UNNES juga diminta mengirimkan dokumen pendukung pelaksanaan pelayanan kepada stakeholder. Hadir sebagai Surveyor Bapak Erisman, M.Si. (Kepala BPS Kota Semarang), Bapak Rusdiarto (Kasie Integrasi dan Pengolahan Data Statistik), Bapak Heru Susanto (KSK Kota Semarang), Ibu Fitria N (KSK Kota Semarang), Bp Mustofa ( KSK Semarang Timur/ Statistika Penyelia), Ibu Ari W (KSK Kota Semarang) dan Ibu Agusthina (Staf BPS Kota Semarang).

Berbekal surat nomor B-038/BPS/33746/08/2019, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kualitas pelayanan publik dan perilaku anti korupsi bagi setiap kementerian atau lembaga dan unit kerja melalui Indeks Kualitas Pelayanan (IKP) dan Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK). Survei dari pihak eksternal memiliki bobot 30% dari total penilaian pelaksanaan reformasi birokrasi. Hasilnya akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan menindaklanjuti kekurangan-kekurangan yang ada, sehingga daapt dilakukan perbaikan layanan yang diberikan kepada stakeholder.

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 23 September 2019

WR 1 Ajak Siswa Karimun Jawa Jaga Ekosistem Terumbu Karang

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang Prof Zaenuri SE MSi Akt beserta tim pengabdian kepada masyarakat menggandeng Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bakti Sosial UNNES melaksanakan pengabdian di sekolah yang berada di Karimunjawa, Sabtu, 21/9.

UKM Bakti Sosial yang turut dalam pengabdian yaitu Anindita Rosalia Wijanarko (Bahasa dan Sastra/ FBS), Teguh Pamungkas (Ilmu Komputer/FMIPA), Ivana Khaerini (Pend. Luar Sekolah/FIP), Sella Ingesti (Biologi/FMIPA), Fifi Alvianti (Pend. Ekonomi/FE), M. Hasan Fatoni (Teknik Mesin/FT), Nugroho Brianto (Teknik Mesin/FT), Setiyo Prabowo (Teknik Mesin/FT).

Tim penbabdian yang dipimpun Prof Zaenuri melaksanakan pengabdian masyarakat di di SMP Negeri 1 Karimun Jawa dan SMK Negeri 1 Karimun Jawa dengan tema pentingnya menjaga ekosistem terumbukarang.

Pengabdian pertama dilakukan di SMP Negeri 1 Karimun Jawa yang lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kecamatan, kegiatan dibagi menjadi dua tim dari dosen dan mahasiswa sasaran yang diberikan sosilaisasi ialah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Karimun Jawa.

Prof Zaenuri mengatakan pokok materi yang disosialisasikan yaitu tentang pentingnya menjaga ekosistem laut, pencemaran laut, dan mengajak generasi muda untuk merubah presepsi bahwa terumbu karang tidak lebih kuat dari pada batu, karena dengan memberikan sosialisasi terhadap para masyarakat merupakan hal yang sulit.

“Melalui edukasi dini terhadap generasi muda di Karimun Jawa diharapkan mereka senantiasa menjaga dan merawat terumbu karang agar keberlanjutan Karimun Jawa ke depan supaya tetap lestari,” kata Prof Zaenuri.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi di SMK Negeri 1 Karimun Jawa yang tidak jauh jaraknya dari SMP Negeri 1 Karimun Jawa.

Tim pengabdian memberikan sosilasisasi dan motivasi agar siswa siswi SMK Negeri 1 Karimun Jawa bisa melanjutkan pendidikan di UNNES mulai dari bagaimana cara penerimaan mahasiswa di UNNES, berbai beasiswa yang ada, serta gambaran kehidupan kampus kepada siswa siswi SMK Negeri 1 Karimun Jawa.

“Generasi muda haruslah bercita-cita setinggi mungkin, terlebih lagi Karimun Jawa merupakan destinasi wisata kelas internasional. Tidak cukup hanya dikelola oleh masyarakat yang berpendidikan menengah, perlu adanya perubahan di masyarakatnya untuk berinovasi dan senantiasa menjaga Karimun Jawa. Memang hal tersebut sulit untuk dilakukan karena pola pikir orang tua yang lebih menyarankan anaknya untuk langsung bekerja dan membantu orang tua menjadi nelayan atau langsung menikah. Dengan adanya kegiatan ini semoga dapat merubah pola pikir masyarakat di Karimun Jawa supaya memiliki pemikiran yang maju dan senantiasa menjaga ekosistem laut mereka, kalau bukan dimulai dari sekarang kapan lagi dan kalau bukan kita siapa lagi. Karena sejatinya laut kita adalah warisan kita, yang akan kita wariskan keanak dan cucu kita,” kata Prof Zaenuri.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 22 September 2019

Dekan FIP Bagikan Ilmu Inovasi Pendidikan di Kasetsart University

Laju internasionalisasi kian terpacu saat civitas academica Universitas Negeri Semarang (UNNES) dipercaya menjadi pembicara seminar internasional di Kasetsart University. Kamis (19/9) lalu, delegasi program studi (prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berpartisipasi dalam konferensi internasional  dengan tajuk ” The 16th National Kasetsart University Kamphaeng Saen Campus Conference: joint International Undergraduate Conference on Education ” yang diselenggarakan oleh Faculty of Education and Development Sciences, Kasetsart University.

Mengangkat topik bahasan di bawah tema besar “Learning through The Innovative Classroom“,  Dekan FIP Dr Achmad Rifai RC MPd didapuk menjadi salah satu pembicara utama bersama Assist Prof Dr Jongdee To-im dari Mahidol University. Selain keikutsertaan dalam konferensi, FIP UNNES bersama Kasetsart University  saling mempererat jalinan kerja sama dalam bidang pendidikan maupun non–pendidikan. Kerja sama tersebut terejawantahkan dengan ditandatanganinya nota kerja sama oleh kedua belah pihak.

Acara tahunan tersebut diawali dengan upacara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan pemakalah dalam kelas paralel. Pada kesempatan yang sama, dosen Fakultas Ilmu Pendidikan menjadi guest lecturer di Faculty of Education and Development Science Kasetsart University Kamphaeng Saen Campus, beliau ialah Farid Ahmadi Skom  Mkom PhD dari prodi PGSD dan Bagus Kisworo SPd MPd dari prodi PLS. 

Annisa Azizatul I & Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang