Sunday, 22 September 2019

Dekan FIP Bagikan Ilmu Inovasi Pendidikan di Kasetsart University

Laju internasionalisasi kian terpacu saat civitas academica Universitas Negeri Semarang (UNNES) dipercaya menjadi pembicara seminar internasional di Kasetsart University. Kamis (19/9) lalu, delegasi program studi (prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berpartisipasi dalam konferensi internasional  dengan tajuk ” The 16th National Kasetsart University Kamphaeng Saen Campus Conference: joint International Undergraduate Conference on Education ” yang diselenggarakan oleh Faculty of Education and Development Sciences, Kasetsart University.

Mengangkat topik bahasan di bawah tema besar “Learning through The Innovative Classroom“,  Dekan FIP Dr Achmad Rifai RC MPd didapuk menjadi salah satu pembicara utama bersama Assist Prof Dr Jongdee To-im dari Mahidol University. Selain keikutsertaan dalam konferensi, FIP UNNES bersama Kasetsart University  saling mempererat jalinan kerja sama dalam bidang pendidikan maupun non–pendidikan. Kerja sama tersebut terejawantahkan dengan ditandatanganinya nota kerja sama oleh kedua belah pihak.

Acara tahunan tersebut diawali dengan upacara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan pemakalah dalam kelas paralel. Pada kesempatan yang sama, dosen Fakultas Ilmu Pendidikan menjadi guest lecturer di Faculty of Education and Development Science Kasetsart University Kamphaeng Saen Campus, beliau ialah Farid Ahmadi Skom  Mkom PhD dari prodi PGSD dan Bagus Kisworo SPd MPd dari prodi PLS. 

Annisa Azizatul I & Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 21 September 2019

Feiv Hidayat Raih Emas Pomnas Cabang Petanque

Sampai Sabtu sore (21/9), mahasiswa Universitas Negeri Semarang telah sukses meraih beberapa  juara pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVI yang diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada tanggal 15-26 September 2019  di Jakarta.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan menyampaikan, sudah beberapa juara ditorehkan oleh mahasiswa UNNES. Feiv Hidayat mahasiswa PJKR FIK UNNES sukses meraih emas Pomnas  nomor ganda putra cabor petanque. Pada cabor renang Hanna Christina Purnaninda memeroleh Perak dan  Ahmad Mustahfirin  peroleh Perunggu. Pada cabang olahraga sepak takraw putra memeproleh perak, sementara yang putri memperoleh perunggu.

Sri Haryono selaku pendamping tim petanque mungungkapkan rasa syukurnya atas perolehan emas anak didiknya pada cabor petanque. Menurutnya Feiv  Hidayat tampil prima pada saat perlombaan.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menyampaikan, UNNES  mendukung  kontingan Jawa Tengah  sepenuhnya untuk meraih prestasi pada ajang POMNA XVI Jakarata.

“Sesuai Tema POMNAS XVI tahun  2019 di  Jakarta  “Semangat, Sportif dan Berprestasi”, Pomnas menjadi ajang meraih prestasi dan  silaturahmi mahasiswa Indonesia.  UNNES mendukung  kontingan Jawa Tengah  dengan mengirimkan 113 atlet dan pelatih untuk meraih juara,” ujar Prof Fathur Rokhman.

Para atlet  dari UNNES yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah mengikuti 19 cabang olahraga diantaranya bola basket, atletik, anggar, catur, bola voli, bulu tangkis, futsal, gulat, hockey indoor, judo, karate, kempo, panjat tebing, pencak silat, petanque, renang, sepak takraw, tarung derajat, cricket serta eSport.


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 19 September 2019

Peresmian Kantor BTN KCP UNNES Dan BTN Zone

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum bersama Direktur Bank BTN Bapak Dasuki Amsir selaku Direktur Distribition and Network Bank BTN meresmikan Kantor BTN Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNNES dan BTN Zone, Kamis (19/9) di Gedung Kewirausahaan (KWU) Sekaran Gunungpati. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita.

Hadir Sukowardoyo (Kepala Kantor Perwakilan BI Prof Jateng), Aman Santosa (Kepala OJK Regional 3 Jateng & DIY), Wakil Rektor, Dekan, Dosen, Kapolsek Gunungpati, Mitra Bank BTN, dan Pejabat terkain.

Dasuki Amsir saat memberi sambutan menyampaikan, pertama kali kantor BTN di buka 2014 dengan nama Kantor Kas, kemudian seiring dengan berjalannya waktu, 2019 ini kita tingkatkan statusnya menjadi KCP.

Dengan meningkatnya status ini diharapkan Bank BTN terus berkembang sehingga bisa meningkatkan aset dan pelayanan kepada masyarakat.

Dasuki berpesan kepada pimpinan UNNES untuk meningkatkan profesionalisme membangun bangsa bahwa di UNNES ini banyak Bank sebagai anak-anak UNNES, untuk itu perlu kebijakan kampus untuk meningkatkan layanan terbaik.

“Saya berharap semua bank mendapatkan kegiatan bisnis sehingga akan tumbuh profesionalisme dalam layanan,” pungkas Dasuki.

Hal senada juga disampaikan oleh Prof Dr Fathur Rokhman MHum bahwa UNNES sekarang sudah besar dibuktikan dengan jumlah mahasiswa saat ini ada 35 ribu, ke depan akan ditingkatkan menjadi 45 ribu mahasiswa.

Dengan meningkatnya mahasiswa ini, diharapkan juga meningkatnya di bidang keuangan. Untuk itu jalinan kerja sama yang baik dengan Bank BTN ini kami ucapkan terima kasih yang sudah mendukung  tata kelola keuangan di UNNES.

Di akhir kegiatan Bank BTN juga memberikan sebuah mobil kepada UNNES untuk operasional, dan penghargaan kepada tiga mahasiswa UNNES berupa laptop, sepeda gunung, serta HP.


from Universitas Negeri Semarang

Menghilangkan Lelah Pasca PPAK, Fungsionaris BEM FIK Mengabdi Untuk Negeri

Setelah selesai pelaksanaan Program Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (PPAK) mahasiswa baru Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2019 yang begitu padat dan melelahkan,  Fungsionaris BEM Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)  ada cara positif  tersendiri untuk menghilangkan rasa capek dan lelah yakni dengan melakukan “Mengabdi Untuk Negeri”.

Ketua pelaksana Rohman Aminulloh menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan di Desa Purwosari, Kecamata Sukorejo, Kabupaten Kendal, tepatnya di wilayah kaki Gunung Prau selama tiga hari mulai Jum’at 30 Agustus sampai Minggu 1 September.

Pengabdian ini berupa kegiatan belajar mengajar di SDN 01 Purwosari kelas 1 sampai kelas 6, bakti sosial sembako yang telah dikumpulkan melalui kegiatan PPAK dari Mahasiswa Baru FIK 2019, dan bersih-bersih Masjid, kata  Rohman.

Rohman menjelaskan, Desa Purwosari merupakan tempat yang begitu luar biasa sejuk dan subur tanahnya, masyarakatnya juga  sangat murah hati menambah cipta rasa kenyamanan Tim dalam melaksanakan kegiatan selama 3 hari 2 malam ini.

Selama tiga jam pernjalanan menuju Desa Purwosari, tim telah disuguhi pemandangan yang memanjakan mata, hutan pinus, petak sawah, hingga perbukitan menjadi kenikmatan tersendiri di dalam perjalanan.

Setelah sampai di Desa Purwosari tim langsung menuju rumah kediaman Kepala desa disambut oleh Pak Miadi selaku Kepala Desa dan masyarakatnya.

Ketika sudah tengah malam, sesuai arahan Kepala Desa tim langsung membagi tempat hunian untuk bertempat tinggal ke rumah warga selama 3 hari 2 malam, 1 rumah terisi oleh 3-4 orang. Dengan membaur kepada warga tim bisa melihat, memahami, dan merasakan hidup bersama masyarakat  berbagai macam latar belakang maupun kondisi yang berbeda.

Desa Purwosari termasuk salah satu desa penghasil tembakau terbesar dan menjadi distributor pemasok ke pabrik-pabrik besar.

Kebetulan pada saat tim datang, masyarakat purwosari sedang panen raya tembakau. Kemudian tim membantu secara langsung proses pemilahan hingga perajangan siap untuk dijual.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan bercocok tanam, memasak, bermain volly dengan pemuda desa sehingga menjadi guyub rukun dan gayeng bersama.


from Universitas Negeri Semarang

IKA UNNES Ajak Alumni UNNES Ikuti Caring for Nation III Untuk SDM Unggul

IKA UNNES mengajak Alumni UNNES yang tersebar di Jawa Tengah untuk mengikuti Caring of Nation III, Sabu dan Minggu (21-22 September) di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Dr Wirawan Sumbodo MT menyampaikan, kegiatan ini merupakan kerjasama lima IKA perguruan tinggi (PT) yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Kelima organisasi alumnus perguruan tinggi itu adalah Ikatan Keluarga Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP), IKA Universitas Negeri Semarang (IKA UNNES), IKA Universitas Sebelas Maret Surakarta IKA UNS), IKA Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto (IKA UNSEOD), dan Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Yogyakarta.

DPP IKA UNNES membagikan 300 tiket dan kaos pada Alumni UNNES yang akan mengikuti kegiatan ini.

Lihat rangkaian kegiatan KLIK INI


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 18 September 2019

Pemkot Semarang dan UNNES akan Bangun Embung

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof  Dr Fathur Rokhman  bersama  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi SE MM menandatangani  nota kesepahaman kerja sama bidang pendidikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Auditorium kampus UNNES, Penandatanganan dilakukan di sela – sela kegiatan upacara Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana, Diploma ke-98 Universitas Negeri Semarang, Rabu (18/9).

Pemerintah Kota Semarang dan UNNES telah melakukan kegiatan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarrakat.  Kerja sama yang akan segera dilakukan yaitu pembangunan embung di kawasan kampus UNNES Gunungpati Semarang.

Wali Kota Semarang mengatakan, pembangunan embung di kawasan UNNES   akan memiliki manfaat bagi masyarakat  sekitar kampus dan wilayah Kota Semarang, antara lain untuk mengatasi kekeringan di musim kemarau, banjir di musim penghujan, dan pembangkit listrik dengan tekhnologi Micro Hydro.

“Pembangunan embung di kampus  UNNES diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat di lngkar kampus di saat  di musim kemarau, untuk menahan air dari agar  tidak terjadi banjir di musim penghujan, serta juga dapat dimanfaatkan untuk penerapan listrik micro hydro untuk penerangan kampus,” jelas Wali Kota Semarang.

Rektor UNNES menyampaikan kegiatan kerja sama Pemkot Semarang dengan UNNES telang terimplementasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. UNNES mendukung program-program yang dicanankan oleh Kota Semarang. Sebagai kampus konservasi UNNES sangat mendukung program Pak Wali Kota yang dalam waktu dekat akan membangun embung di kawasan kampus UNNES.  

“Terus kita tingkatkan kerja sama sinergis antara UNNES dan Pemkot Semarang. Telah banyak kerja sama yang terealisasikan. UNNES memberikan dukungan kepada Pemkot Semarang dalam fasilitasi layanan kepada masyarakat.  Ke depan  akan lebih banyak hal yang dapat diinisiasi bersama antara Pemkot Semarang dan UNNES. Inisiasi Pak Hendi selaku Wali Kota Semarang yang ingin membangun embung di kawasan kampus kita dukung dengan menyiapkan lahannya,”  tutur Prof Fathur Rokhman.

Setelah melakukan  penandantanganan  kerja sama, Wali Kota menyampaikan pidato insipiratif kepada para wisudawan. Hendi mengingatkan para wisudawan,  wisuda bukanlah akhir perjuangan dalam proses menuntut ilmu, melainkan adalah awal dari perjuangan untuk menghadapi tahapan kehidupan yang selanjutnya. Untuk bisa sukses dibutuhkan kepekaan dan kepedulian.

“Kepekaan dan kepedulian menjadi kunci ke depan. Bahkan dalam hal menghadapi revolusi industri 4.0, pekerjaan yang tidak dapat digantikan oleh sistem otomatis adalah pekerjaan yang menggunakan hati,”  kata Hendi.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Luluskan 1514 Mahasiswa

Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai perguruan tinggi yang terus berinovasi dalam pelaksanaan tri dharma pendidikan tinggi, meluluskan 1514 wisudawan yang terdiri atas 12 orang Doktor, 114 orang Magister, 1.371 orang Sarjana, dan 17 orang Diploma, Selasa-Rabu (17-18/9).

Bertempat di Gedung Auditorium Prof Wuryanto, Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana dan Diploma ke-98 ini dibagi dalam dua hari. Hari pertama diikuti oleh Pascasarjana 12 orang Doktor, 114 orang Magister, FIP (410 orang), FIS (114 orang), dan FT (110 orang).

Kemudian, hari kedua  diikuti oleh FBS (209 orang), FMIPA (168 orang), FIK (102 orang), FE (200 orang), dan FH (75 orang).

Lulusan terbaik dari masing-masing program yaitu I Made Sonny Gunawan Prodi Pendidikan Bimbingan dan Konseling (S3) dengan IPK 3,79, Anik Purwati prodi Pendidikan Seni (S2) dengan IPK 3,79, Sri Mulyati prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) dengan IPK 3,91, dan Nunik Febriana Dewi prodi Survei dan Pemetaan Wilayah (D3) dengan IPK 3,80.

Dalam sambutannya Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan tantangan era disrupsi membawa lima megatrend dalam pendidikan tinggi yang menjadi pemicu perubahan, yaitu: kompetensi pasar & pendanaan, mobilitas global, demokratisasi pengetahuan & akses, teknologi digital, integrasi dengan industri.

Sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi, UNNES diharapkan mampu memberikan kontribusinya melalui para lulusannya untuk meningkatkan daya saing bangsa. Para wisudawan tentunya menjadi bagian penting SDM yang berkualitas dan memiliki kemampuan Ipteks untuk berkontribusi dalam peningkatan daya saing bangsa Indonesia menghadapi tantangan nasional, regional serta global.

Sukses yang diraih hendaknya digunakan sebagai pijakan untuk mencapai sukses lanjutan dengan meningkatnya ketekunan, kesungguhan, serta kerja keras dalam berkarya dan mengabdi di masyarakat, sehingga pada akhirnya akan menjadi insan yang paripurna.

Beliau berpesan agar nama almamater UNNES yang telah mencetak lulusan yang unggul dan berkarakter terus melekat dan membawa inspirasi dalam kehidupan para wisudawan.


NidaMR (students staff)


from Universitas Negeri Semarang

Ikuti Academic Conference on Psychological Issues, Mahasiswa Psikologi UNNES Raih “Best Paper”

Jurusan Psikologi bersama Hima Psikologi bekerja sama dengan  UKM Forpio, LSI serta Dynamic telah sukses melaksanakan ACPI (The 2nd Academic Conference an Psychological Issues).  Konferensi nasional yang mengambil tema ”Peluang dan Tantangan Psikologi Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0” ini merupakan kegiatan pertama kali Psikologi UNNES dalam ajang konferensi dan publikasi ilmiah tingkat nasional.

Sebanyak 31 Abstrak dari berbagai jenjang perkuliahan dari berbagai universitas ternama di Indonesia terkumpul dan menghasilkan 14 full paper yang berhasil terseleksi. Ajang ini merupakan ajang yang memang pertamakalinya diadakan dan harapannya akan menjadi agenda tahunan di kemudian hari. 

Keikutsertaan peserta dalam ajang ini merupakan suatu keuntungan yaitu adanya paper terbaik yang akan dipublikasikan dalam Jurnal INTUISI, paper yang dikirim akan masuk dalam prosiding ber- ISBN, sertifikat best paper  serta adanya uang pembinaan yang diberikan kepada peserta, serta adanya best presentation yang dipilih di hari pelaksanaan presentasi dari seluruh peserta yang telah terpilih dari 14 paper yang terkumpul tersebut.

Kegiatan ini dibagi menjadi dua ruangan yang diadakan di ruangan 302 serta 303 dengan masing-masing moderator selaku yang memimpin jalannya acara. Setiap peserta diberi waktu sebanyak 15 menit dengan sesi  tanya jawab  dan peserta lain boleh memberikan saran maupun masukan dalam proses presentasi tersebut. Dalam kegiatan tanya jawab, para peserta secara aktif memberikan saran serta masukan dari masing-masing hasil penelitian dari peserta.

Selanjutnya yang terakhir adalah sesi pengumuman yang dilaksanakan dalam satu ruangan. Ada satu yang menarik dalam kegiatan ACPI (The 2nd Academic Conference an Psychological Issues) kali ini, best paper diraih oleh Laeli Agustia, Fitriana Grace Virginia Tongo, Halfa Fulki Al Ayati dan Siti Dzakiyyatun Nur Khasanah dari  Jurusan Psikologi UNNES. Mereka menulis dengan paper berjudul “Pelatihan Perencanaan Karier untuk Meningkatkan Efikasi Diri dalam Pengampilan Keputusan Karier pada Siswa SMP Kesatrian”.

Hal ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi Jurusan Psikologi Unnes dengan mengalahkan 13 paper lainnya yang terseleksi. Kategori Best Presentation sendiri  berhasil diberikan kepada Aufa Miladya Izzzah dan Zalfa Luqqyana Nabilah dari Universitas Indonesia. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama dari masing-masing peserta.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 17 September 2019

UKM Remo UNNES Raih 3 Penghargaan Festival Hadrah Nasional di IPB Bogor

Unit Kegiatan Mahasiswa  Rebana Modern (UKM Remo)  Universitas Negeri Semarang (UNNES) membali menorehkan prestasi sebagai   Vokal Terbaik,   Juara  2,  dan Juara 3  dalam Gebyar Agria Religi tingkat Nasional 2019 di Institut Pertanian Bogor, Minggu (15/9).

Terdapat 26 grup dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia pada kompetisi tersebut, seperti dari  Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Unida Bogor, UPN Yogyakarta, UIN Jakarta, IPB dan lain sebagainya .

UKM Remo UKM Remo UNNES  mengirimkan dua grup rebana, grup Shollu Alan Nabi dan Nurul Aini.  Masing-masing beranggotakan sepuluh mahasiswa.  Grup Shollu Alan Nabi mendapatkan nomor peserta ke 1 dan Nurul Aini mendapatkan nomor peserta ke 2. Dalam penampilannya grup Shollu Alan Nabi membawakan lagu Hasbi Robbi dan Ghonnat Bil Farhi, sedangkan grup Nurul Aini membawakan lagu Ashlul Jamal dan Nurul Mushtofa.

Pada penutupan acara dan pengumuman pemenang, Shollu Alan Nabi mendapatkan Juara 3 dan Nurul Aini mendapatkan Juara 2 dan Vokal Terbaik dalam perlombaan tersebut.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 16 September 2019

Isi Kuliah Umum di UNNES, Syekh Fadil Al-Jaelani Sarankan Tiga Hal

Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kuliah umum dan doa bersama Syekh Syekh Muhammad Fadil Al-Jaelani, , Senin (16/9). Ulama  berkabngsaan Turki yang merupakan cicit ke-25 S Syekh Abdul Qodir Al-Jailani itu menyampaikan tiga pesan utama kepada mahasiswa yang hadir.

Pertama, Syekh Fadil menyaraankan agar mengatasi kebodohan dengan ilmu. Belajar adalah kewajiban yang melekat pada setiap individu. Oleh karena itu, Tuhan selalu mencintau makhluknya yang giat belajar.

Kedua, Syekh Fadil berpesan agar mahasiswa UNNES bersama bangsa Indonesia lainnya selalu menjaga persatuan dan kesatuan untuk membangun negara yang damai.

Selain itu, ia juga berpesan agar mahasiswa dapat berperan mengatasi kefakiran dengan meratakan kesejahteraan.

Setelah menyampaikan kuliah umum, Pendiri dan Penasehat Utama Markaz Al-Jailani Internasional itu memimpin doa untuk kemuliaan UNNES dan Indonesia.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan bahwa kehadirkan Syekh Fadil adalah berkah bagi keluarga besar UNNES. Kehadiran Syekh Fadil adalah salah satu usaha UNNES untuk mendekatkan mahasiswa dengan tokoh-tokoh besar yang menginspirasi di berbagai bidang.


from Universitas Negeri Semarang

Besok, Selasa dan Rabu UNNES Wisuda 1514 Mahasiswa

Besok, selama dua hari, Selasa dan Rabu (17-18/9) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Upacara Wisuda ke-98 Tahun 2019 di Auditorium Kampus UNNES Sekaran Gunungpati Semarang.

Mereka yang di wisuda sebanyak 1514 terdiri atas 12 orang Doktor, 114 orang Magister, 1.371 orang Sarjana, dan 17 orang Diploma.

Hari pertama Selasa (17/9) Pancasarjana 12 orang Doktor, 114 orang Magister, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 410 orang, FIS (114 orang), FT (110 orang).

Hari kedua Rabu (18/9), FBS (209 orang), FMIPA (168 orang), FIK (102 orang), FE (200 orang), dan FH (75 orang).


from Universitas Negeri Semarang

Dukung Visi Universitas, DWP UNNES Anjangsana ke DWP KBRI Singapura

Dharma Wanita Persatuan Universitas Negeri Semarang (DWP UNNES) melakukan anjangsana ke Dharma Wanita Persatuan Kedutaan Besar Republik Indonesia (DWP KBRI) Singapura, Jumat (13/9).

Rombongan DWP UNNES diterima hangat oleh Wakil dari DWP KBRI Singapura yang merupakan isteri dari Deputy Cheif of Mission (DCM), ibu Didik Eko Pujianto bersama para ketua sub bidang.

Ketua Dharma Wanita Persatuan UNNES Dr Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman MPd menyampaikan bahwa kunjungan ini untuk meneguhkan peran DWP UNNES dan mendukung visi UNNES menjadi universitas berwawasan konservasi dan berputasi internasional.

Semantara itu, ibu Didik Eko Pujianto mewakili ibu Duta Besar yang sedang menjalankan tugas mendampingi Bapak Dubes Singapura, menyampaikan beberapa program kerja DWP yang secara langsung mendukung program yang dilaksanakan KBRI Singapura.

“Dalam menjalankan program kerjanya, DWP di KBRI memiliki keterbatasan kewenangan terkait peraturan di negara setempat. Kami membantu menyukseskan kegiatan dan program KBRI” tuturnya.

Sama halnya DWP UNNES, program kerja DWP KBRI Singapura juga mengikuti program kerja DWP Pusat yakni memiliki bidang Pendidikan, sosial budaya, dan ekonomi, jelasnya

Para ketua sub unit DWP KBRI Singapura juga menjalankan peran sebagai narasumber di Sekolah Indonesia Singapura sesuai dengan keahlian masing-masing.

Barokah berharap dengan silaturahmi ini kami termotivasi dan menambah percaya diri sehingga dapat menjadikan wanita yang berbudaya nasional dan berwawasan internasional.


from Universitas Negeri Semarang

Makrab Mahasiswa Jurusan IKOR FIK UNNES

Sebanyak 122 mahasiswa baru Jurusan Ilmu Keolahragaan (Ikor) Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2019 telah mengikuti Malam Keakraban dan Tradisi Penerimaan Mahasiswa Jurusan (Makrab dan TPMJ), Jumat sampai Minggu (13-15/9/2019) di  Camping Hill Efrata, Dusun Suruhan, Desa Keji, Ungaran Barat.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari  Himpunan Mahasiswa IKOR dengan bimbingan dosen Fajar Awang Irawan SSi MPd PhD dengan jargon #IKOR SEDULUR.

Fajar Awang Irawan menyampaikan, kegiatan diisi dengan berbagai materi dan motivasi dari beberapa dosen serta alumni HIMA IKOR  angkatan sebelumnya. Selain itu, juga diisi dengan pentas seni, menampilkan berbagai macam kreativitas seperti akustik, drama komedi, iklan parado, dan campursari.

Kegiatan ini bertujuan agar para mahasiswa baru termotivasi untuk selalu semangat dan saling membantu antar sesama sesuai dengan jargon IKOR.

Pada akhir kegiatan diadakan prosesi penyiraman kepada seluruh mahasiswa baru, panitia MAKRAB dan TPMJ 2019 oleh dosen.

Hal tersebut memiliki arti bahwa, seluruh mahasiswa baru sudah sah menjadi mahsiswa IKOR UNNES dan membuang hal-hal negatif, serta muncul semangat-semangat yang mengantarkan mereka lulus nanti.


from Universitas Negeri Semarang

Friday, 13 September 2019

pembinaan prestasi dan karakter mahasiswa bidikmisi

bertempat di gedung auditorium Prof Wuryanto Unnes,sebanyak 1406 mahasiswa bidikmisi mengikui kegiatan pembinaan dalam rangka peningkatan prestasi dan karakter,jumat (13/9).

            kegiatan yang di isi pemateri Wakil Rektor bidang Akademik Prof  Dr Zaenuri SE MSi Akt dan Wakil Rektor bidang kemahasiswaan Dr Abdurrahman  Mpd, dan di moderatori oleh ketua panitia rudi salam Spd Mpd diikuti oleh mahasiswa dengan antusias.             dalam materinya wakil rektor bidang akademik memberikan arahan bahwa konsep konservasi dapat membentuk jatidiri dan menjadi sarana mencapai kesuksesan dalam kuliah. hal senada di sampaikan oleh wakil rektor bidang kemahasiswaan bahwa mahasiswa adalah tugasnya belajar dan mengembangkan diri agar dapat berguna bagi bangsa dan negara


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 12 September 2019

Teliti Guru Honorer, Ngabiyanto Raih Doktor Studi Pembangunan

Melalui disertasi berjudul Guru Honorer Antara Pengabdian, Tuntutan Ekonomi dan Kebijakan Publik, Ngabiyanto raih gelar Doktor (S3) Studi Pembangunan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Rabu (11/9/2019).

Dosen Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES itu meraih nilai A atau sangat memuaskan. Adapun indeks prestasi komulatif (IPK) yang diperoleh adalah 3,92.

Dia merupakan Doktor ke 34 Fakultas Ilmu Sosial. Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial yang juga menitipkan pesan kelembagaan dan persahabatan. “Kami berharap, Pak Ngabi akan tetap menjadi Pak Ngabi yang biasanya. Yaitu selalu menjadi orang yang santun dan terkenal dengan kesantunannya,” Tutur beliau dalam sambutannya.

Format promosi Doktor di UKSW dilakukan dengan melakukan pidato disertasi. Dalam pidato disertasinya, Ngabiyanto memaparkan tiga hal utama, yaitu peran dan kontribusi guru honorer, strategi guru honorer dalam memperjuangkan status dan kesejahteraan, serta reaksi pemerintah terhadap tuntutan guru honorer melalui kebijakan tentang guru honorer.

Pembantu Rektor 5 UKSW juga menuturkan kebanggaan dan kebahagiaannya karena ujian disertasi terasa spesial. “Kami merasa berbunga-bunga karena Bapak Ngabiyanto bukan hanya membawa keluarga saja, tetapi keluarga besar UNNES”, tuturnya dalam penutupan. Harapannya akan terus ada kerja sama yang bisa dilakukan antara UNNES dan UKSW.


from Universitas Negeri Semarang

Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Terbaik III Sinta Awards 2019

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mendapatkan Anugerah Insan Publikasi Nasional Sinta Awards 2019  dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti).

Kali ini Jurnal Pendidikan IPA Indonesia (JPII) yang diterbitkan UNNES berhasil mendapat penghargaan sebagai Jurnal Terbaik III. JPII yang terindeks Scopus sejak 2017 memiliki kekuatan di Sitasi Scopus karena jumlah sitasi pertahun melebihi jumlah artikel yang diterbitkan. Rata-rata sitasi 2 tahun terakhir di Google Scholar lebih dari 700 per tahun. Kekuatan yang dimiliki menempatkan jurnal ini terbaik ketiga dari 2.700 jurnal terakreditasi di Sinta.

Dr Parmin  MPd  sebagai Chief  Editor JPII menyampaikan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas artikel dan integritas pengelolaan yang professional.

Rektor UNNES menyampaikan bahwa perolehan penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dari pengelola jurnal JPII. Kedepan semua jurnal di UNNES didorong untuk terus meningkatkan kualitasnya melalui akreditasi.  

Sinta Awards adalah penghargaan bergengsi yang diadakan  oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti menyelenggaralan Anugerah Insan Publikasi Nasional tahun 2019. Ada 5 kategori kali ini, penulis terbaik, jurnal terbaik, PT dengan Paten terbanyak, Inventor dan penulis paling produktif.


from Universitas Negeri Semarang

Wakil Rektor III: UNNES Fair Wadah Mahasiswa Menyumbang Prestasi

UNNES Fair ini untuk mengenalkan tentang 59 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)  yang ada di Universitas Negeri Semarang (UNNES) kepada mahasiswa baru.

Selain itu,  juga untuk mempromosikan prestasi yang diperolehnya supaya mahasiswa baru bisa menyalurkan bakat dan minatnya.

Dengan menyalurkan bakat dan minat di UKM itu, diharapkan para mahasiswa dapat mengukir prestasi dan memamerkan hasil karyanya.

Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (WR III) UNNES Dr Abdurrahman MPd saat membuka kegiatan, Selasa (10/9) di halaman parkir belakang Auditorium UNNES Sekaran Gunungpati.

UNNES Fair ini diselenggarakan oleh Forum UKM UNNES  diikuti 59 UKM berlangsung dua hari Selasa-Rabu (10-11/9) diantaranya UKM English Debating Society, UKM Penelitian, UKM Tari Klasik, UKM Tari Kreasi, UKM Rebana Modern, UKM Kewirausahaan.

Kemudian, UKM Atletik, UKM Menwa, Pramuka, Mahapala, Woodball, Senam,  REM FM, Riptek, Kesenian Jawa, Clic, UKKI, UKKK, Panahan, Teknologi Quran,  Wushu, Marching Band, dan Usaha Busana.

Kegiatan bertemakan “Conservation For A Better Life” ini dimeriahkan dengan dua panggung hiburan, stand makanan, photobooth, dan tampilan dari tiap-tiap UKM.

Atina Nur Kamilah Intan Bahtiar, salah satu Mahasiswa semester 5 jurusan PKLO anggota UKM Atletik Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) menuturkan berbagai prestasi lempar lembing yang diperoleh diantaranya juara I nasional sekaligus pemecah rekor di Cibinong Agustus 2019 lalu dengan jarak lemparan 50,46 meter.

Kemudian, juara I Asean School di Thailand, dan akhir November nanti akan mengikuti sea game di Filipina, terangnya.

Atina berharap UNNES bisa memfasilitasi peralatan, sehingga prestasi bisa lebih baik lagi dan mengharumkan UNNES di tingkat internasional.


from Universitas Negeri Semarang

Serahkan SK Koorprodi Pascasarjana, Rektor Tekankan Amanah Menjadi Spirit Membangun Lembaga

Rektor Universitas Negeri Smarang Prof Fathur Rokhman menyerahkan SK Koordinator Program Studi S2/S3  Pascasarjana UNNES Periode 2019/2023 di kampus Kelud Semarang, Rabu, 11/9.

Sebelum menyerahkan Surat Keputusan Rektor tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Koordinator Program Studi pada Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman dalam sambutannya menekankan pentingnya amanah sebagai spirit membangun lembaga menjadi lebih baik.

“Tugas Koordinator Program Studi yang utama yaitu meningkatkan akreditasi prodi. yang masih terakreditasi B didorong untuk mendapat akreditasi A, yang telah terakreditasi A kita dorong ke akreditasi international. Untuk itu mohon jadikan amanah sebagai spirit membangun lembaga, meningkatkan kualitas  salah satunya melalui peningkatan  akreditasi. Melalui spirit membangun lembaga proses dan hasil  akademik akan memperoleh yang  terbaik,”

Rektor juga meminta agar Koordinator Program Studi  memperbanyak literasi dan selalu mendorong mahasiswa lulus tepat waktu.

“Perbanyak literasi! Semakain banyak mendapat informasi seseorang akan cemerlang. Pascasarjana harus  berfikir masa depan di hari ini untuk kedepan. Direktur dan Koordinator Program Studi  harus berfikir jauh ke depan. Tahun 2023 apa yang akan diraih. Selain itu,  Koordinator Program Studi harus terus menerus memotivasi mahasiswa agar menyelesaikan kuliah tepat waktu,” lanjut Prof Fathur.

Daftar nama Koordinator Program Studi pada Pascasarjana Universitas Negeri Semarang yang diangkat periode   2019/2023 sebagai berikut.

Koordinaor yang diangkat pada program Doktor (S3) terdiri atas Prof Dr Tri Joko Raharjo MPd sebagai Koordinator Prodi Manajemen Pendidikan S3, Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Koordinator Prodi Bimbingan dan Konseling S3, Prof Dr Januarius Mujiyanto MHum Koordinator Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa S3, Dr Hari Bakti Mardikantoro MHum Sekretaris Prodi Ilmu Pendidikan Bahasa S3, Prof Dr Soegiyanto KS MS Koordinator Prodi Pendidikan Olahraga S3,   Prof YL Sukestiarno MS PhD Koordinator Prodi Pendidikan Matematika S3, Prof Dr Dewi Liesnoor Setiyowati  MSi Koordinator Prodi Pendidikan IPS S3, Prof Dr Edy Cahyono MPd Koordinator Prodi Pendidikan IPA S3,  Prof Dr Totok Sumaryanto F MPd Koordinator Prodi Pendidikan Seni S3.

Koordinaor yang diangkat pada program Magister (S2) terdiri atas  Dr Arief Yulianto, SE MM Koordinator Prodi Manajemen Pendidikan S2, Dr Awalya MPd Koordinator Prodi Bimbingan dan Konseling S2, Dr Setya Rahayu MS Koordinator Prodi Pendidikan Olahraga S2,  Prof Dr Kartono MSi Koordinator Prodi Pendidikan Matematika S2,  Dr Hamdan Tri Atmaja MPd Koordinator Prodi Pendidikan IPS S2,  Dr Sigit Saptono MPd Koordinator Prodi Pendidikan IPA S2, Dr Tommi Yuniawan MHum Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia S2, Sri Wuli Fitriati MPd PhD Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Inggris S2, Dr Yeri Sutopo MPd MT Koordinator Prodi Pendidikan Kejuruan S2, Prof Dr Supriyadi MSi Koordinator Prodi Penelitian dan Evaluasi Pendidikan S2, Dr Sulhadi, MSi Koordinator Prodi Pendidikan Fisika S2, dr RR Sri Ratna Rahayu MKes PhD coordinator Prodi Kesehatan Masyarakat S2,  Prof Dr Rusdarti MSi Koordinator Prodi Pendidikan Ekonomi S2, Dr Muhammad Khafid MSi Koordinator Prodi Ilmu Ekonomi S2, Farid Ahmadi SKom MKom PhD Koordinator Prodi Pendidikan Luar Sekolah dan Pengembangan Kurikulum S2, Dr Sri Wardani MSi Koordinator Prodi Pendidikan Dasar S2, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto SPsi MA PhD Koordinator Prodi PAUD S2, Prof Dr Sudarmin MSi Koordinator Prodi Pendidikan Kimia S2, Dr Erni Suharini MSi Koordinator Prodi Pendidikan Geografi S2, dan Dr Indah Sri Utari SH MHum Koordinator Prodi Ilmu Hukum S2 pada Fakultas Hukum.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 11 September 2019

FE Tingkatkan Literasi Perbankan Syariah Bagi Guru SMK Jateng dan DIY

Pusat Kajian Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan (3EC), Jurusan Pendidikan Ekonomi  Fakultas Ekonomi UNNES dengan bekerjasama dengan Otoritas jasa Keuangan dan MGMP Perbankan Syariah Jateng dan DIY. Selenggarakan Workshop Perbankan Syariah, Selasa-Rabu, 10-11 September 2019.

Workshop perbankan Syariah Bagi Guru tahun ini mengusung Tema “Peningkatan Literasi keuangan Syariah bagi Guru Sebagai Upaya Percepatan Pertumbuhan Industri keuangan Syariah di Indonesia”. Kegiatan ini dihadiri oleh 52 Sekolah SMK Perbankan Syariah di Jawa Tengah dan DIY. Selama dua hari peserta Workshop diberikan 7 materi yang disampaikan oleh: 1) Catur Surya Perwira (OJK), 2) Prof Dr Abdul Gofur  MAg (UIN Walisongo), 3) Slamet Sulistiono (Bank Jateng Syariah), 4) Nyata Nugraha  SE MSi  Akt (Politeknik Negeri Semarang), and 5) Ririn Winarni (OJK).

Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari MGMP Perbankan Syariah dan Juga Guru, hal ini sekaligus menjadi awalan kerjasama antara Jurusan pendidikan Ekonomi dengan SMK Perbankan Syariah di Jawa Tengah dan DIY. Kerjasama tersebut berupa pembinaan, penyelenggaraan ujian keahlian, pendampingan penulisan karya ilmiah bagi guru, dll. Pada sela kegiatan tersebut, dilakukan penandatangan MoA antara Dekan fakultas Ekonomi dengan ketua MGMP perbankan Syariah Jateng -DIY, untuk menjajaki kerjasama tersebut.

Direktur Pusat Studi pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan (3EC), Khasan Setiaji menjelaskan bahwa kegiatan ini lebih khusus merupakan upaya penjajakan kerjasama antara Pusat Studi Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan (3EC) dengan berbagai Lembaga yang memang concern dibidang pendidikan ekonomi, kewirausahaan dan keuangan Syariah, hal ini merupakan bagian dari kontribusi nyata pusat kajian terhadap masyarakat. 

Harapan dari kegiatan ini adalah akan ada berbagai kegiatan berikutnya sebagai bentuk dedikasi Fakultas Ekonomi UNNES untuk memajukan Dunia Pendidikan termasuk pada pembelajaran Perbankan Syariah di Indonesia.


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa UNNES Belajar Menetapkan Tujuan Melalui Soft Skill RWAP

Keterampilan berkomunikasi dan merencenakan masa depan adalah keterampilan mutlak yang perlu dimiliki generasi muda di setiap zaman. Melalui Pelatihan softskill RWAP pada batch 3 dan 4 yang dilaksanakan di LP3 UNNES, Kepala Pusat Karier UNNES Dr Eko Supraptono mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan softskill siap kerja (RWAP). Kegiatan ini, merupakan kegiatan kerja sama yang diselenggarakan oleh UNNES dan USAID.

“Setelah pelatihan batch 1 dan batch 2, animo mahasiswa UNNES mengikuti training ini meningkat. Bahkan, mahasiswa regular, nonbidik misi banyak yang mendaftar ingin ikut serta kegiatan pelatihan ini.” Kata Dr Eko Supraptono ketika ditemui di Pusat Karier LP3.

Faizal, salah satu mahasiswa yang mendaftar pelatihan softskill mengatakan, dirinya tertarik mengikuti pelatihan karena mendengar dari teman lainnya bahwa pelatihan RWAP akan berguna terutama setelah lulus. senada dengan Faizal, Riskia ditengah tengah mengikuti pelatihan mengaku senang mengikuti kegiatan yang seru, bermanfaat, dan membuat dirinya lebih percaya diri terhadap masa depan.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 10 September 2019

Profesor Go To School: Giatkan Profesi Konselor

Universitas Negeri Semarang (UNNES) selalu berkomitmen mengaplikasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai landasan dasar berdirinya sebuah universitas. Oleh karena itu program Profesor Go to School hadir sebagai sarana berbagi ilmu pada masyarakat luas.

Melalui serangkaian Professors Go To School, kegiatan bertajuk “Pengembangan Kompetensi Konselor Profesional Abad 21” berupaya mengedukasi 75 guru bimbingan konseling Madrasah Ibtidaiah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Semarang, Senin (9/9).

Bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang Drs H Muhdi MAg  yang didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H Muhammad Solichin SAg MSi. Hadir sebagai narasumber Prof Dr H Mungin Eddy Wibowo MPd Kons.

Profesor Bimbingan dan Konseling UNNES itu menjabarkan tugas konselor di era disruptive semakin berat. Bagaimanakah konselor dapat melayani sepenuhnya populasi, seberapa besar konselor dipercaya masyarakat, apakah konselor mampu menggerakan suatu perubahan. Jika konselor sanggup dan siap melayani banyak kebutuhan masyarakat, maka profesi konselor akan tetap eksis di masa mendatang.

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Dosen IKM UNNES Dampingi Pendidikan Keselamatan Anak di Daerah Rawan Bencana

Ketua tim pengabdian dosen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Evi Widowati SKM MKes bersama tim melakukan pendampingan pendidikan keselamatan bagi anak melalui peningkatan pengetahuan guru di salah satu SD di Kabupaten Bantul DIY.

Kabupaten Bantul dipilih karena merupakan salah satu daerah rawan bencana di Indonesia. Program ini merupakan salah satu program pengabdian dosen yang didanai oleh Universitas Negeri Semarang bagi negeri, yakni program yang dapat menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.

“Pada pengabdian ini, yang dimaksud anak ialah seseorang yang berusia 0 hingga 18 tahun termasuk dalam kandungan. Pada usia 5 hingga 15 tahun anak sangat membutuhkan pengawasan dari orang dewasa, sebab masih berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan sehingga masuk dalam katagori kelompok rentan. Mereka selalu ingin bergerak akibat lebihnya jumlah energi yang mereka miliki sehingga tak jarang mereka menyalurkan energinya melalui aktivitas bergerak,” jelas Eva.

Selain itu, imbuhnya, energi anak di usia tersebut juga memiliki rasa keinginantahuan yang tinggi terkait hal-hal baru yang ada disekitar mereka. Maka sangat sering dijumpai dalam aktivitasnya seperti saat: bermain, berolahraga dalam pendidikan jasmani, menyebrang dan berjalan saat berangkat ataupun pulang sekolah terjadi suatu kecelakaan baik besar maupun kecil bahkan terkadang menimbulkan kepanikan bagi pihak sekolah.

Berdasarkan hasil temuan yang dilakukan oleh Evi dan timnya dapat diketahui bahwa muatan pendidikan keselamatan belum optimal dan belum merata yang diberikan pada tingkat pendidikan SD.

Hal ini akan memberikan risiko pada output perilaku keselamatan siswa pada jenjang pendidikan selanjutnya jika tidak dilakukan upaya-upaya lain untuk melengkapi ketimpangan tersebut. Dari kondisi tersebut maka dibutuhkan upaya-upaya tindak lanjut berupa peningkatan pendidikan keselamatan bagi anak yang bersifat komprehensif, baik melalui peran sekolah, guru, orang tua, pengasuh, masyarakat dan stakeholders lainnya yang terkait.

Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

VOC UNNES Raih Medali Emas dan Perak

Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Voice of Conservation (VOC) membawa pulang medali emas dalam dua kompetisi berbeda, yaitu 8th Bali Internasional Choir Festival (BICF) 2019 dan Satya Dharma Gita Choir Festival 2019.

BICF 2019 merupakan kompetisi berskala Internasional yang digelar di Bali pada 23-27 Juli lalu. Kabar bahagia pun dipersembahkan PSM VOC UNNES dengan memboyong dua medali emas tingkat Competitions kategori music of religion dan folklore. Sedangkan di tingkat Championship satu medali emas dan perak berhasil dibawa pulang dari kategori folklore dan music of religion.

Tak berhenti disitu VOC UNNES juga memperoleh meraih Medali Emas (Gold B/Level II) kategori folklore pada kompetisi Nasional 7th Satya Dharma Gita Choir Festival 2019 yang diadakan Universitas Diponegoro. Kondakter Cessna Kurniawan sangat bersyukur atas capaian VOC UNNES dalam berbagai kompetisi tahun ini. Alumni UNNES tersebut berharap Tim VOC UNNES dapat mengikuti kompetisi-kompetisi lain baik di ranah nasional maupun internasional, supaya prestasi dan reputasi yang telah diraih tetap terjaga.

Pelatih sekaligus Arranger Eko Agus Kandung merasa bangga dan bersyukur atas prestasi-prestasi tersebut.

 “Kedepannya, beban VOC UNNES akan semakin berat karena harus mempertahankan prestasi dan klaster yang sudah dicapai agar jangan sampai turun”, tukasnya.

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

SMA Unggulan PMS Kendal Sabet Juara Umum YRCC 2019 KSR PMI Unit UNNES

Sebanyak 36 kontingen dari 29 unit Palang Merah Remaja (PMR) se-Indonesia berkompetisi selama tiga hari sejak Jumat hingga Minggu (30/8-1/9) bertempat di Universitas Negeri Semarang (UNNES) kampus Sekaran. Mereka mengikuti sejumlah lomba, antara lain cerdas tangkas, pertolongan pertama, perawatan kedaruratan, pendidikan remaja sebaya, sekolah siaga bencana, hingga arak-arak budaya.

Tak hanya peserta didik, dalam kegiatan bertema “Mempererat Persaudaraan Palang Merah Remaja Melalui Kreasi dan Inspirasi dengan Menjunjung Tinggi Sportivitas” tersebut, Pembina PMR dari tiap sekolah juga mengikuti sarasehan pendamping serta acara Happy fun.

Kompetisi ini berhasil meneguhkan SMA Unggulan Pondok Modern Selamat sebagai juara umum YRCC se-Indonesia.

“Saya bangga dengan mereka karena semua tak lain adalah berasal dari kerja keras dari mereka sendiri, saya hanya memberi masukan dan arahan, puji syukur alhamdulillah mendapat Juara Umum tahun ini,” ujar Pembina PMR dari SMA Unggulan PMS Kendal.

Menurut ketua panitia, Rina Sulistiana, PMR Wira berperan sebagai peer educator dalam hal peningkatan pengetahuan, sikap dan ketrampilan yang diharapkan mampu mendorong perilaku positif pada remaja.

“Maka melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan bagi para remaja untuk mendorong tercapainya prestasi dan penumbuhan karakter yang unggul,” jelas Rina.

Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur pimpinan Universitas Negeri Semarang (UNNES), perwakilan dari PMI Kota Semarang, dan rekan-rekan Unit Kegiatan Mahasiswa.

“Kegiatan yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit UNNES ini juga bertujuan untuk lebih menjalin persahabatan antar-PMR se-Indonesia yang memiliki berbagai latar belakang kebudayaan yang berbeda. Hal ini sesuai dengan visi UNNES untuk menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” jelas Koordinator Dosen Pembina UKM Bidang Minat dan Kegemaran Drs Kusmuriyanto MSi, saat memberikan sambutan.

Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Tim KKN Kerjasama UNNES, UNY, dan UNJ, Inovasikan Tas Cantik dari Kantong Kresek

Mekanisme pengelolaan sampah di Desa Damarguna menjadi permasalahan yang cukup pelik. Guna mengurangi sampah plastik yang menjadi masalah utama dan meningkatkan kreativitas warga di Desa Damarguna, tim KKN Kerjasama UNNES, UNY, dan UNJ mengadakan pelatihan pembuatan tas cantik dari kantong kresek bagi masyarakat Desa Damarguna pada Senin (2/9).

Dalam kegiatan yang bertempat di Aula Balai Desa Damarguna, hadir sebagai peserta pelatihan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan ini merupakan agenda pendukung dari sejumlah program kerja yang fokus pada upaya kreatif pengelolaan sampah di Damarguna.

Hadir dalam kegiatan, Pembina Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Damarguna, Zaenal yang menyampaikan urgensi pengelolaan sampah bagi masyarakat Desa Damarguna.

“Pengolahan sampah sangat diperlukan di tengah banyaknya berita tentang masalah lingkungan yang mengancam,” tegasnya.

Selain Zaenal, turut hadir Diding Miftahudin selaku Kaur Perencanaan Desa Damarguna, ia menjelaskan, Desa Damarguna memang masih memiliki masalah berkaitan dengan pengolahan sampah khususnya sampah plastik.

Ia berharap, pelatihan pembuatan tas dengan bahan baku kantong kresek akan berdampak  signifikan dalam upaya mengurangi sampah dan membantu memberikan kegiatan yang positif bagi warga Desa Damarguna khususnya para ibu rumah tangga.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi tentang pemanfaatan sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis serta pentingnya kesadaran dan upaya kreatif pengelolaan sampah oleh anggota tim KKN, Hanan.

“Tas dibuat dengan menyeterika kantong plastik menjadi lembaran- lembaran plastik berbentuk kotak yang selanjutnya akan bentuk dan di jahit menjadi tas-tas cantik. Kemudian ditambah dengan berbagai hiasan yang menjadikan tas tersebut lebih menarik,” jelas Hanan.

Melalui kegiatan ini, imbuhnya, masyarakat dapat dengan bijak dalam mengolah sampah dan dapat memanfaatkan sampah menjadi barang yang layak jual sehingga menambah pemasukan.

Dwi Hermawan (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

KKN Keilmuan UNNES Sosialisasikan Sadar Hukum Lingkungan di Tegal

Persoalan Lingkungan Hidup, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, merupakan persoalan strategi pembangunan nasional dan menjadi isu global yang ditanggapi secara serius oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Permasalahan lingkungan hidup melibatkan seluruh komponen Negara, semua elemen masyarakat bahkan menjadi hak-hak dan kewajiban-kewajiban. Sebagai universitas berwawasan konservasi, Universitas Negeri Semarang (UNNES) ikut andil dalam menjaga lingkungan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Keilmuan.

Beberapa waktu lalu, Tim KKN Keilmuan UNNES 2019 melakukan kegiatan Sosialisasi Sadar Hukum Lingkungan di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Kegiatan dari program pemberdayaan masyarakat di bidang hukum ini berisi sosialisasi untuk remaja agar menyadari pentingnya kesadaraan lingkungan sejak dini. Acara dilanjutkan dengan kegiatan Door to Door untuk mengetahui permasalahan lingkungan dan mempermudah akses komunikasi dengan warga.

Kepala Desa Kedungkelor Adi Warnoto menuturkan, setelah diadakan sosialisasi warga desa diharapkan sadar hukum lingkungan dan saling membantu menjaga kebersihan lingkungan, terutama di Desa Kedungkelor.

“Harapan kami kegiatan Sosialisasi Lingkungan Hidup ini dapat membuka wawasan masyarakat akan pentingnya menjaga Lingkungan dan mengetahui bahwa permasalahan lingkungan hidup adalah permasalahan nasional yang menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan merawatnya seperti yang telah diatur dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup” Jelas Koordinator Tim KKN Desa Kedungkelor, Bagus Edi Prayogo.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 9 September 2019

Kelas Internasional PGPAUD Kunjungi Suan Sunandha Rajabhat University Bangkok

Kamis (4/9) lalu, sebanyak 27 mahasiswa kelas Internasional jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD ) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES)  berkesempatan untuk melaksanakan studi banding ke Suan Sunandha Rajabhat University (SSRU), Bangkok, Thailand.  Dalam kesempatan ini, rombongan mahasiswa dan dosen disambut oleh Dekan Faculty of Education, Director of Centre for Educational Profession Development (CEPD), beberapa staf pengajar, mahasiswa, dan guru dari sekolah laboratorium SSRU.

Kunjungan diawali dengan presentasi dari pihak SSRU dilanjutkan dengan penandatanganan nota kerja sama yang dituangkan dalam wujud MoM dan MoA. Harapannya, akan ada keberlanjutan kerja sama antara UNNES dan SSRU yang tertuang dalam MoU.

Tidak sekedar melakukan kunjungan, rombongan mahasiswa UNNES turut serta dalam Konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh SSRU dengan tajuk “Early Childhood Teacher Perspective in South East Asia”. Konferensi ini dimaksudkan untuk menelaah pengembangan dan implementasi pembelajaran di sekolah oleh guru Taman Kanak-kanak (TK) baik di Thailand maupun di Indonesia. Konferensi ini juga mengangkat isu peran budaya yang mempengaruhi pendidikan anak usia dini di Thailand. Dalam kegiatan ini pula mahasiswa berkesempatan untuk menyajikan poster yang merepresentasikan hasil karya tulis ilmiah mereka. Antusiasme mahasiswa SSRU dan juga staf terkait hasil penelitian mahasiswa PGPAUD kelas internasional ini nampak dari banyaknya pengunjung di booth mereka.

Di akhir kegiatan, mahasiswa diajak mengunjungi preschool yang dikelola oleh universitas serta berkeliling kampus. Uniknya, kampus ini memiliki museum yang berisi kisah budaya Thailand. Adanya kegiatan ini diharapkan mampu menjadi kegiatan awal untuk menguatkan jaringan kerja sama internasional FIP UNNES.

Annisa Azizatul I. (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

40 Grup Rebana Terbaik di Pulau Jawa Ikuti CICS Fest. 2019

Sabtu (07/10), UKM Rebana Modern Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali selenggarakan perlombaan rebana se-Pulau Jawa yang bertajuk “Cinta Indonesia Cinta Sholawat Festival 2019 (CICS Fest. 2019)” di Auditorium Prof. Wuryanto. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan hari lahir (harlah) ke-8 UKM Rebana Modern UNNES.

Acara yang mengusung tema “Indahnya Silaturrahmi dalam Bingkai Seni dan Budaya Indonesia yang Islami” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Abdurahman MPd dengan penabuhan terbang sebanyak 8 kali melambangkan keragaman seni islam Indonesia sekaligus harlah UKM Rebana Modern. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi peranan serta prestasi yang diraih UKM Rebana Modern. Turut hadir Koordinator Dosen Pendamping UKM Bidang Seni Drs Eko Raharjo MHum dan Dosen Pendamping UKM Rebana Modern UNNES Mohammad Yasir Alimi PhD.

Juri dalam perlombaan ini ialah Ustadz Muhammad Nur Hidayatullah dari Malang, Jawa Timur; Ustadz M. Fadhli Munir dari Jombang, Jawa Timur; dan Ustadz Abdul Wahib dari Rembang, Jawa Tengah. Sebanyak 40 grup rebana dari 60 pendaftar yang dapat tampil diatas panggung megah CICS Fest. 2019. 40 grup tersebut terdiri dari 2 genre yaitu genre banjari dan genre habsy.

Berikut adalah pemenang perlombaan dari kategori Al Banjari, Juara 1 Himssas dari Rembang, Jawa Tengah; Juara 2 Al Hidayah dari Tuban, Jawa Timur; Juara 3 Al Ghifari dari Pati, Jawa Tengah; Juara Harapan 1 Yadal Fataa dari Sleman, Yogyakarta; dan Juara Harapan 2 Assyauqi dari Boyolali, Jawa Tengah. Sedangkan pemenang perlombaan dari kategori Al Habsy ialah Juara 1 El Lathif Junior dari Grobogan, Jawa Tengah; Juara 2 Syifaul Qalbi dari Kediri, Jawa Timur; Juara 3 Ar Rasyidiyah dari Jepara, Jawa Tengah; Juara Harapan 1 An Nafa dari Blitar, Jawa Timur dan Juara Harapan 2 At Ta’lim Mushtafa dari Batang, Jawa Tengah.

Annisa Azizatul I. (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 5 September 2019

LPPM UNNES Luncurkan Rintisan PUI

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) meluncurkan tiga rintisan Pusat Unggulan Iptek (PUI) yakni PUI Pangan Fungsional, PUI Ramah Anak, dan PUI Energi Hibrid, Rabu (4/9/2019) di Gedung LPPM Kampus Sekaran Gunungpati.

Kepala LPPM UNNES Dr Suwito Eko Pramono MPd menyampaikan, kegiatan riset-riset unggulan di lingkungan UNNES ini perlu diwadahi dalam bentuk pusat-pusat riset sehingga para peneliti multidisiplin keilmuan, bisa fokus untuk menghasilan luaran-luaran penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan keilmuan serta produk teknologi yang bisa langsung dihilirisasikan.

Suwito juga mengemukakan, dengan diluncurkannya PUI ini, diharapkan penelitian yang dilakukan  bisa lebih fokus dan terarah, sesuai dengan sub tema yang ditawarkan.

Suwito menjelaskan, walaupun hanya tiga rintisan yang diluncurkan namun sub-subnya banyak, dari PUI  Pangan Fungsional, PUI Ramah Anak, dan PUI Energi Hibrid.

Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka menyampaikan saat ini Unnes, berada diirisan sebagai teaching university dan riset university. Untuk itu, titik keilmuan menjadi pijakan yang kuat bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan sayapnya.

Perguruan tinggi bisa maju takala sumber daya manusia (SDM) bertumpu pada titik pijak keilmuan. Tidak hanya dipelajari, namun juga harus diamalkan agar bermanfaat bagi khalayak.

Prof Fathur berpesan kepada dosen UNNES untuk selalu meningkatkan inovasi, produktifitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sehingga, lanjut Prof Fathur, melalui PUI ini, meski baru rintisan, namun sudah menjadi langkah maju dalam meningkatkan hasil penelitian yang dihasilkan. Tidak hanya berhenti pada paten atau hak cipta saja, namun juga bisa dihilirisasi sehingga mampu bermanfaat bagi masyarakat luas.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 4 September 2019

Evaluasi Visitasi AUN-QA Jabarkan Empat Poin Penilaian

Setelah Universitas Negeri Semarang (UNNES) divisitasi oleh ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA) beberapa waktu lalu, kini Rektor dan jajaran pimpinan UNNES mengadakan Evaluasi Internal Pelaksanaan Visitasi AUN-QA 2019 di Gedung Rektorat lantai 1, Rabu (4/9).

Dalam sambutannya Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum memaparkan UNNES terus mengembangkan qompact quality control sebagai kampus berwawasan konservasi dan bereputasi internasional. Visitasi AUN-QA ini menjadi pendorong agar UNNES mampu mencetak SDM yang unggul dan memiliki kualifikasi internasional, sehingga alumni UNNES mampu bersaing baik di kancah lokal ASEAN bahkan ditingkat internasional.

Menurut laporan Ketua Badan Penjamin Mutu Agung Yulianto SPd MSi, penilaian dari Asesor AUN-QA menghasilkan empat poin penting. Pertama, seluruh program studi telah dikelola dengan baik dengan mengimplementasikan sistem manajemen kualitas. Kedua, komitmen dari pimpinan fakultas sangat tinggi dalam mengawal mutu. Ketiga, para dosen dan tendik yang terlibat telah di training secara rutin, sehingga siap untuk divisitasi. Keempat, infrastruktur dan sistem pendukung untuk kepentingan civitas akademika sudah memadai.

Pada Selasa sampai Kamis (27-30/8), sepuluh orang tim asesor AUN-QA dari berbagai negara di kawasan ASEAN melakukan kunjungan peninjauan (visitasi) dan penilaian berkaitan dengan pengajuan empat program studi dari empat fakultas di UNNES untuk akreditasi AUN-QA. Keempat program studi yang akan diakreditasi ialah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (FBS), Biologi (FMIPA), Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (FIK), dan Ekonomi Pembangunan (FE).

NidaMR (Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Hadirkan Keceriaan Di Sarasehan Bersama Pimpinan UNNES

Canda tawa keceriaan terlihat dari raut para peserta ‘Sarasehan Bersama Pimpinan UNNES’ yang  bertujuan untuk bisa berkolaborasi dan bekerjasama dalam menimba  ilmu di Universitas Negeri Semarang (UNNES)  kampus konservasi.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat membuka kegiatan menyampaikan,  tentu kita semua sepaham, bahwa generasi muda merupakan “Asset” bangsa yang harus dijaga dan dirawat untuk tumbuh dan berkembang. Dengan senyuman dunia diharapkan bisa melanjutkan estavet kepemimpinan, Rabu (4/9/2019) di pendopo auditorium Sekaran Gunungpati.

Ke ceriaan itu dibuktikan setelah Prof  Fathur membuka kegiatan dilanjutkan dengan menyanyi bersama antara mahasiswa papua, mahasiswa 3T (tertinggal, terluar, dan terdepan), serta mahasiswa asing.

Hadir, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kepala Biro, Kepala UPT, dan pejabat terkait di lingkungan UNNES, serta sekitar 50 lebih mahasiswa.


from Universitas Negeri Semarang

Percepat Internasionalisasi, FH UNNES selenggarakan ICILS

Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang Mengadakan seminar internasional ICILS (International Conference Indonesial Legal Study) yang diselenggarakan di hall rama sinta patrajasa hotel rabu 4/9.

Setelah sukses menyelenggarakan Konferensi tingkat Internasional sebelumnya, Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang dalam upaya mencapai peringkat World Class University melalui visi internasionalisasi, melaksanakan International Conference on Indonesian Legal Studies (ICILS), dengan mengambil tema “UTILIZING LOCAL WISDOM FOR STRONGER DEMOCRACY AND SUSTAINABLE DEVELOPMENT”,

ICILS kembali mengundang para pakar ilmu hukum dan ilmu sosial dari berbagai belahan dunia. Adapun yang akan menjadi pembicara diantaranya, Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo MSi (Unnes), Dr Onanong Thippimol (Thamasat University Thailand), Dr Jeremy Patrick (University of Southern Queensland Australia)  Prof Dr Henk Addink (Utrecht University Belanda), dan Dr  Haji Ahmad Zaharuddin Sani Ahmad Sabri (Universiti Utara Malaysia). dan Acara yang di buka oleh wakil rektor bidang akademik Prof Dr Zaenuri  SE MSi Akt dan dekan fakultas hukum Dr  Rodiyah SPd SH MSi

Disamping mengundang berbagai pakar ilmu hukum dan ilmu sosial dari berbagai negara, Fakultas Hukum Unnes juga mengundang baik kalangan akademisi, praktisi dan mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini melalui pengiriman paper yang akan di publish oleh Penerbit Atlantis.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pula dapat menjadi wadah bagi para akademisi, praktisi maupun mahasiswa untuk menuangkan gagasannya mengenai demokrasi dan perkembangan yang berkelanjutan untuk Indonesia yang lebih baik lagi.(h7)


from Universitas Negeri Semarang

Pacu Publikasi, FT Adakan Workshop Research Innovation and International Publications

Untuk mendorong publikasi hasil penelitian Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Workshop Research Innovation and International Publications di Ruang Prof Soedartono Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang, pagi ini (Selasa, 3 September 2019)

Hadir sebagai narasumber Dr Ing Hutomo Suryo Wasisto  selaku Head of Optoelectromechanical Integrated Nanosystems for Sensing (OptoSense) Group Laboratory for Emerging Nanometrology (LENA), Technische Universität Braunschweig, Jerman. Dr Hutomo  juga salah satu tim Diaspora Kemenristekdikti 2019. 

Kegiatan diawali dengan penandatangan Minutes of Meeting (MoM) antara Dekan Fakultas Teknik Dr Nur Qudus MT IPM  dengan  Dr Ing Hutomo Suryo Wasisto  selaku Head of Optoelectromechanical Integrated Nanosystems for Sensing.  

Dekan Fakultas Teknik, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya publikasi ke jurnal internatioanal. Penandatangan MoM akan diimplementasikan dalam bentuk kolaborasi riset maupun publikasi ilmiah antara Fakultas Teknik UNNES dengan dengan LENA Technische Universität Braunschweig.

“Peluang kolaborasi Fakultas Teknik bersama salah satu grup riset ternama di Technische Universität Braunschweig Jerman akan memberikan banyak manfaat. Hal ini menjadi bagian Fakultas Teknik dalam  mendukung visi, misi, dan tujuan Universitas Negeri Semarang untuk menjadi universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” kata Dr Nur Qudus.

Pak Ito (sapaan akrab Dr.-Ing. Hutomo Suryo Wasisto) memaparkan materi “Scientific writing: steps to organizing your journal papers editors will take seriously“, dengan moderator oleh Feddy Setio Pribadi, S.Pd., M.T.

“Saat ini, jumlah publikasi ilmiah Indonesia telah menempati peringkat pertama di ASEAN. Kedepannya, Kemenristekdikti akan fokus pada peningkatan kualitas publikasinya, tidak hanya pada kuantitas saja. Salah satunya dilihat dari berapa banyak setiap artikel disitasi. Kemudian jurnal-jurnal terindeks Scopus yang baru Q4 atau Q3, akan didorong untuk bisa menjadi Q1.”, ungkap Pak Ito.

Pemilik H-Index Scopus 13 ini mengatakan bahwa kebiasaannya dalam melakukan penelitian, diawali dengan sebuah ide, lalu mulai menulis artikel, dan tentunya sembari melakukan penelitian. Hal tersebut dilakukan karena penelitian tidak akan berhenti, sehingga untuk menghasilkan suatu artikel jangan menunggu riset atau penelitian tersebut selesai.

Selepas paparan yang dilakukan Pak Ito, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Antusias yang tinggi ditunjukan oleh para peserta. Sebagai informasi, dalam acara workshop ini diikuti oleh seluruh dosen dilingkungan Fakultas Teknik. Selain itu, hadir juga dosen dari FMIPA UNNES serta beberapa dosen serta peneliti dari Universitas Diponegoro, dan Universitas Ivet, dan UIN Walisongo. Total peserta yang mengikuti acara ini kurang lebih sebanyak 238 orang.

Selesainya acara Workshop Research Innovation and International Publications, Pak Ito mengisi Focus Group Discussion (FGD) dengan peserta para dosen muda di lingkungan Fakultas Teknik. FGD tersebut membahas tentang riset kolaborasi dan peluang studi lanjut di Jerman. Pak Ito memberikan penjelasan kepada para peserta mengenai tahapan agar bisa melanjutkan studi S3 di Jerman dan mendapatkan beasiswa.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 3 September 2019

UNNES Terima 4 Mahasiswa Darmasiswa dan 13 Permata Sakti

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Zaenuri dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof Dr Agus Nuryatin menerima empat mahasiswa Program Darmasiswa dan 13 mahasiswa Program Permata Sakti, Selasa (3/9/2019) di rektorat Sekaran Gunungpati.

Keempat mahasiswa Program Darmasiswa yakni Ms Mariia Beloborodova dari Russia, Rukhshona Khidirova (Tajikistan), dan Tetiana Lytvynenko serta Anastasiia Kachan keduanya dari Ukraine.

Sedangkan ke-13 mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Sistem Alih Kredit Teknologi Informasi (Permata-SAKTI) yakni Wahyu Nurvita dan Nurul Izzah S dari Universita Malang,  (Muhamad Refi, Wilinda A Datau Universitas Negeri Gorontalo), ( Tobi Enduanta Sebayang , Cut Fadhira Univeritas Negeri Medan).  

Kemudian,  M Yusdin Syarifuddin, dan Muhammad Rifqie dari Universitas Negeri Makassar, (Zea Zisman Usman, Yulia Maulina dari Universitas Negeri Padang), serta (Ari Yusuf, Frismayanti Fitrianingrum, Hendra Adi Universitas Pendidikan Indonesia). Mereka akan melakukan perkuliahan di UNNES selama tiga bulan.

Rektor Prof Fathur Rokhman menyampaikan, mahasiswa program Darmasiswa ini akan melakukan perkuliahan di UNNES selama satu semester, sedangkan untuk mahasiswa program Permata-SAKTI selama tiga bulan.

Prof Fathur juga mengemukakan, program Permata ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk mengikuti kegiatan akademik dalam bentuk pemerolehan angka kredit, pengalihan kredit dan kegiatan non-akademik berupa kegiatan ekstra-kurikuler, termasuk kegiatan pemahaman lintas budaya di perguruan tinggi lainnya di seluruh wilayah nusantara.

Prof Fathur  sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan seperti ini, karena banyak manfaatnya dari program ini.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Raih 1 Emas dan 2 Perak dalam PIMNAS ke-32 Bali

Tim yang terdiri atas  Tarindra Puspa Wijayani, Wiwi Afila, dan Greshas Wilantanti berhasil memperoleh emas katagori poster dengan judul “Pengaruh Sekolah Inklusi terhadap Kepekaan Sosial Anak SD Slerok 2 Kota Tegal”  pada kegiatan Pekan Ilmiah  Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-32 di Udayana Bali, 30/8.

Tri Astuti MPd selaku pembimbing Tarindra Puspa dan kawan-kawan, bersyukur dan  bangga atas perolehan emas tim yang dibimbingnya.

Tim UNNES juga berhasil meraih perak kategori presentasi PKM- M  dengan judul “Pengenalan Aksara Jawa Untuk Tuna Netra Miib Budi Asih Menggunakan Model Grambyangan”. PKM tersebut ditulis oleh Ayunda Dea Sanandita, Umi Kuniasih, Aisyiayah Kusumastuti, Viqri Khaikal Hidayattulloh, dan Fairus Daffa.

Dosen pembimbing tim Ayunda Dea Sanandita dkk, Didik Supriyadi MPd menyatakan bahwa ia bersyukur atas pencapaian tersebut, kendati perlu terus diupayakan inovasi untuk kebermanfaatan yang lebih besar.

Selain itu, “Sintetis Smartcarbon Eceng Gondok Dengan Radiasi Microwave Sebagai Solusi” karya  Ririn Hanifah, dkk. menyabet penghargaan setara perak kategori poster. PKM-PE tersebut dibimbing oleh Dr Widi Astuti ST MT.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr Abdurrahman mengapresiasi penghargaan yang telah diraih dalam PIMNAS ke-32.

“Kerja keras dan komitmen semua elemen, terutama dosen pembimbing PKM dan mahasiswa, telah mampu mereputasikan UNNES di kancah nasional. Ke depan dengan dukungan semua pihak dan terus berinovasi, UNNES akan mampu bereputasi internasional, sesuai visi UNNES,” kata Dr Abdurrahman.


from Universitas Negeri Semarang

Dosen FIK UNNES Berikan Edusport Pada Instruktur Senam Aerobic

Fakultas Ilmu Keolahragaan bekerja sama dengan LKP St.Anna mengadakan pelatihan “Edusport Instruktur Senam Aerobic Bereputasi Internasional” pada Sabtu,31 Agustus 2019.

Para instruktur senam aerobic dari berbagai wilayah di Kota Semarang berkumpul untuk belajar bersama mengenai Effective Communication and How to Lead a Class in English yang disampaikan oleh Fatona Suraya MA MPd, selaku dosen mata kuliah komunikasi olahraga, FIK UNNES.

Menurut Fatona Suraya,  masih banyak instruktur yang masih kurang menyadari pentingnya kemampuan Bahasa Inggris sebagai bekal dalam menghadapi Era disrupsi.

“Kemampuan berkomunikasi secara verbal dalam memimpin kelas (aerobic dance) masih belum menjadi perhatian para instruktur,” kata Suraya.

Menurut Ketty Mayer, instruktur aerobic profesional asal Minessota (USA), kemampuan verbal instruktur merupakan salah satu kunci utama sukses. Utamanya dalam memimpin kelasnya. Seorang instruktur hendaknya selalu mengawali dengan a great introduction.

Lebih lanjut Fatona Suraya mengajak para instruktur untuk dapat leading their class in English and practice memberi short introduction. Adanya edukasi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran instruktur untuk mulai menginklusikan Bahasa Inggris dalam kelas (baik saat introduction,cueing, menjelaskan program latihan maupun saat memberikan motivasi kepada member).

Ketua Pengabdian Prof Soegiyanto KS memberikan materi terkait “Instruktur dan Capaian Member”. Seluruh instruktur nampak sangat antusias mengikuti pelatihan dan sangat aktif dalam menanyakan pertanyaan sesuai dengan pengalaman mereka saat melatih.

Materi ketiga mengenai penyusunan program pengemasan latihan dengan apik yang disampaikan  oleh Dr Setya Rahayu Wakil Dekan  Bidang Akademik FIK. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatnya kesadaran instruktur dalam menginklusikan bahasa Inggris saat memimpin kelas dan meningkatnya pemahaman instruktur mengenai penyusunan program latihan.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 2 September 2019

Ikuti Kejuaraan Nasional, Symphony FIS Choir Raih Medali Perak

Upaya meneguhkan Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai universitas bereputasi tidaklah hanya menjadi tanggung jawab bagi pimpinan, dosen, dan tenaga pendidik UNNES semata. Hal ini nampak dari capaian dan kontribusi mahasiswa UNNES yang berupaya mewujudkan UNNES yang bereputasi dan mendunia.

Setelah sebelumnya tim PKM UNNES berhasil memboyong satu medali emas dan dua medali perak pada ajang bergengsi di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke- 32 di Universitas Udayana, Bali (30/8), kini giliran Symphony FIS Choir yang menyumbangkan satu Medali Perak A pada Katagori Folksong.

Grup paduan suara yang terdiri atas 34 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini berhasil tampil unggul bersama Perguruan Tinggi lainnya seperti Undip, Udinus, Unissula, Universitas Brawijaya, ITB, Telkom, UNS, UKSW, dan Unisba dalam ajang bergengsi lomba Satya Darma Gita Choir Festival (SDGCF) tahun 2019, pada Jumat (30/8).

Pada kegiatan yang bertempat di Radjawali Semarang Cultural Center ini, grup paduan suara Symphony FIS Choir berkesempatan membawakan tiga buah lagu. Lagu tersebut ialah Jaranan (aransemen V. Mangunsongs), Ketawang Ibu Pertiwi (Ki Narto Sabdo), dan Pasigin (Eudinice Palaruan).

Dalam arahan pelatih Tendian Febri Agazi dan Ali Muhtar, ini bukanlah kali pertama bagi Symphony FIS Choir untuk menyumbangkan prestasi.

Pada tahun 2018, grup paduan suara yang tergabung dalam Komunitas Ilmu Sosial untuk Seni (KISS) ini, juga berhasil menyabet kejuaraan nasional berupa medali perak dalam Lomba Paduan Suara Sapta Gita Jaya yang diselenggarakan di Auditorium IR. Widjatmoko, Universitas Semarang.

“Tentunya, sangat berkesan ya, ini ajang nasional yang begitu menyedot atensi para pekerja seni terutama di bidang musik. Ini juga ketiga kalinya, Symphony FIS Choir (SCF) berpartisipasi dalam event SDGCF. Event lomba SDGCF ini selalu kami nantikan, dimana dalam mengikuti lomba ini, SCF dapat bertemu dan bersaing dengan tim paduan suara dari berbagai penjuru Indonesia,” ungkap salah seorang personil Alfan Ariwibowo.

Kami, imbuh Alfan, telah berlatih vokal selama enam bulan, dimulai pada pukul 19.30 WIB hingga 22.00 WIB setiap harinya.

“Semoga ini menjadi salah satu langkah nyata bagi SCF untuk turut serta berkontribusi dan mengharumkan nama FIS dan UNNES melalui capaian prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” harap mahasiswa Jurusan Sosiologi dan Antropologi tersebut.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Dr Moh. Solehatul Mustofa MA menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Symphony FIS Choir.

“Bagaimanapun hasilnya, saya yakin Symphony FIS Choir telah berupaya memberikan yang terbaik. Dengan membawa pulang medali perak A, ini merupakan kebanggaan bagi UNNES” jelas Dr Mustofa.

Dosen Jurusan Sosiologi dan Antropologi (Sosant) tersebut berharap, capaian tersebut menjadi langkah bagi SFC untuk terus konsisten dalam meraih prestasi.

“Tetap optimis, semangat, dan selalu memberikan yang terbaik,” pungkas Dr Mustofa.

Dwi Hermawan (Students Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Tim PKM UNNES Raih 1 Emas dan 2 Perak di PIMNAS Ke-32 Bali

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Semarang (UNNES) berhasil meraih satu medali emas dan dua MEDALI perak pada ajang bergengsi di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke- 32 di Universitas Udayana, Bali (30/8).

Medali dan penghargaan satu medali emas dengan katagori Poster berhasil diperoleh tim PKM-PSH dengan judul “Pengaruh Sekolah Inklusi Terhadap Kepekaan Sosial Anak AD Slerok 2 Kota Tegal”. Tim PKM ini terdiri atas tiga mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) yakni Tarindra Puspa Wijayanti, Wiwi Afita, dan Grehas Wilantanti dengan dosen pendamping Tri Astuti SPd MPd.

Sementara untuk satu medali perak diperoleh tim PKM-PE yang terdiri atas Ririn Hanifah, Iffat Ganjar Fadhila Prakasita, dan Ahmad Rosadi dari Fakultas Teknik (FT) dengan bimbingan Dr Widi Astuti ST MT. Pada perhelatan besar tersebut, tim Ririn mengajukan sebuah karya tulis berjudul “Sintesis Smartcarbon Enceng Gondok Dengan Radiasi Microwave Sebagai Solusi Limbah Industri Batik”.

Kemudian, tim PKM-M dengan judul “Pengenalan Aksara Jawa Untuk Tuna Netra Milb Budi Asih Menggunakan Model Grambyangan” berhasil menyabet satu medali perak untuk katagori presentasi. Tim asal Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) ini, beranggotakan Ayunda Dea Sanandita, Umi Kurniasih, Aisyiyah Kusumastuti, Viqri Khaikal Hidayattulloh, dan Fairuz Daffa dengan bimbingan Didik Supriyadi SPd MPd.

Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum memberikan apresiasi atas capaian prestasi mahasiswa di PIMNAS ke-32 2019 di Universitas Udayana Bali tersebut.

“Kita mengirimkan 27 mahasiswa yang tergabung dalam 8 tim PKM dengan 8 dosen pendamping. Saya rasa, semuanya telah mengusahakan yang terbaik bagi UNNES, dan saya bangga terhadap capaian kita dalam PIMNAS kali ini,” ungkap Prof Fathur.

Guru besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) tersebut berharap, capaian ini menjadi dorongan awal untuk mengikuti PIMNAS ke-33 tahun depan.

“Kita harus selalu optimis, kita memiliki harapan besar untuk terus tumbuh, berkontribusi, dan mengharumkan nama UNNES serta Indonesia,” ajak Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

S Martono: Memasuki Purna Tugas Hubungan Silaturahmi dan Komunikasi Tetap Terjalin

Walaupun sudah purna tugas, tetapi hubungan silaturahmi dan komunikasi tetap terjalin untuk memberi sumbang saran dan masukan yang baik kepada Universitas Negeri Semarang (UNNES) tercinta ini.

Hal itulah yang diharapkan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum yang diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr S Martono saat mepelas dua warga UNNES memasuki purna tugas, Senin (2/9/2019) di Rektorat Sekaran Gunungpati.

Meraka Dr Djoko Sutopo MSi dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Drs Jaino MPd dosen Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Hadir Dekan FBS Dr Sri Rejeki Urip MHum, Dekan FIP Dr Achmad Rifai RC MPd, Dr Rochmad MSi (Ketua KORPRI), Drs Zoedindarto Boedihartono (Ketua paguyuban Wredatama UNNES), Kepala Biro, dan Pejabat terkait di lingkungan UNNES.

Paling tidak ada dua agenda penting dalam setahun untuk berkumpul bersama-sama denga purna tugas lainnya, yakni pada acra Halal Bihalal dan Temu Kangan kepada Pimpinan UNNES, kata Martono.

untuk itu, atas nama lembaga dan pribadi kami mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdiannya selama hampir 40 tahun sehingga UNNES menjadi besar seperti ini. Dan kami juga mohon maaf lahir dan batin karena masih banyak kekurangannya dalam melayaninya.

“Ini menunjukkan Bapak-bapak bekerja dengan keras dan loyalitas kepada universitas sampai memasuki masa purna tugas pun masih tetap segar dan bugar,” kata Martono.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 1 September 2019

Bangun SDM Unggul, LPPM UNNES Hilirisasi Diseminasi Teknologi Steam Boiler

Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul, kreatif dan inovatif dalam menyongsong era Revolusi Industri 4.0 menjadi tanggung jawab bagi segenap elemen bangsa.

Demi mencapai tujuan tersebut, pemerintah telah menggulirkan berbagai program kerja, baik program yang secara langsung berada dibawah naungan kementerian atau unit kerja terkait, maupun program yang diturunkan kepada lembaga pendidikan perguruan tinggi, seperti melalui program Diseminasi Teknologi Kemenristekdikti yang diselenggarakan oleh UNNES.

Turut serta dalam program tersebut, LPPM Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang melakukan hilirisasi teknologi tepat guna berupa Ketel Uap (Steam Boiler) beserta perlengkapannya kepada dua Rumah Produksi (RP) di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, pada Minggu (1/9).

Ketua LPPM UNNES sekaligus ketua tim pengabdian Dr Suwito Eko Pramono MPd menjelaskan, perguruan tinggi tidak hanya berbicara mengenai kajian keilmuan, tetapi juga bagaimana mengembangkan hasil kajian tersebut melalui hilirisasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Pemerintah memiliki banyak program yang diarahkan untuk membangun SDM unggul dan berdaya saing. Sama halnya dengan pemerintah, UNNES melalui LPPM nya juga memiliki program pemberdayaan bagi masyarakat. Baik pemerintah maupun UNNES memiliki harapan yang sama, yakni terbentuknya kesadaran masyarakat agar merasa memiliki program-program tersebut,” jelas Dr Suwito.

Prinsipnya sangatlah sederhana, imbuh dosen Jurusan Sejarah tersebut, ilmu amaliah dan amal ilmiah. Saat kita memiliki ilmu maka haruslah diamalkan dengan baik dan segala bentuk amal kita, hendaknya didasarkan pada ilmu.

Pada kesempatan tersebut, dua buah katel uap diberikan kepada dua pemilik olahan tahu disekitar Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Keduanya ialah Widari (Pemilik IKM Tahu “ASLI”) asal Desa Banyukuning dan Turni Lestari (Pemilik IKM Tahu “LESTARI”) asal Desa Kenteng.

Kepada keduanya, Dr Suwito berpesan agar peralatan Ketel Uap (Steam Boiler) beserta perlengkapannya dapat digunakan dengan baik secara optimal.

“Tolong dijaga baik-baik ya Bu. Melalui program ini, kami harap dapat mendorong masyarakat agar tidak bersikap apriori, selalu optimis dalam memandang kehidupan, dan mampu memanfaatkan high tech dengan baik sehingga mampu menjadikan terjadinya gayung bersambut antara pemerintah, UNNES, dan masyarakat,” pungkas Dr Suwito.

Apresiasi Pemerintah Desa

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Desa Banyukuning Setiyo Utomo yang menjadi saksi penyerahan barang produksi.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UNNES yang telah konsisten dalam memberdayakan masyarakat melalui berbagai program pengabdian.

“Saya berharap, Desa Banyukuning bisa menjadi desa binaan UNNES. Tentu program kemitraannyapun diperluas, karena sebenarnya Banyukuning memiliki banyak sekali UMKM yang belum terakomodasi dan terekspos,” harap Setiyo.

Kemitraan dengan UNNES, imbuhnya, semakin membuat masyarakat lebih mandiri dalam hal perekonomian, yang kemudian diharapkan mampu mendorong pengembangan sektor pariwisata dan potensi desa.

Sepaham dengan yang diutarakan oleh Setiyo, salah seorang penerima program hilirisasi Turni Lestari mengaku sangat terbantu dengan adanya program diseminasi teknologi ini.

“Dengan adanya ketel uap tersebut, proses produksi kami menjadi lebih efektif dan efisien. Biasanya pekerjaan produksi kami akan selesai pada pukul 15.00 WIB setiap harinya, namun sejak kami menggunakan katel uap buatan UNNES, produksi dilakukan dengan waktu yang lebih singkat dari biasanya. Hal ini menjadikan kegiatan produksi bisa selesai pada pukul 11.00 WIB. Dulunya kapasitas produksi hanya 20 kg setiap 90 menit, sekarang menjadi efisien karena bisa memproduksi 40 kg setiap 15 menit” jelas pemilik IKM Tahu “LESTARI” yang telah memiliki 10 karyawan itu.

Bagi Turni dan Widari, ketel uap betul-betul sangat membantu usahanya. Proses pemasakan menjadi lebih cepat, kualitas tahu lebih baik dan tidak lagi berbau sangit. Hal ini karena ketel uap letaknya berada di luar ruang produksi, dapur produksi lebih bersih, tidak berasap, dan lebih higienis.

Inovasi Teknologi dan Aspek Keamanan

Dalam pengadian yang dianggotai oleh Drs Sunyoto MSi dan Danang Dwi Saputro ST MT ini, inovasi teknologi dikembangkan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan.

“Saat ini kan banyak yang membuat katel uap dari drum bekas, sehingga aspek keamanannya cukup terabaikan. Sehingga kami menginovasinya dengan bahan stainless steel, yang lebih tahan lama dan anti karat. Selain itu, kalau ketel uap biasa hanya memiliki termometer untuk mengukur suhu dan manometer untuk mengukur tekanan udara, maka kami menginisiasi adanya katup pengaman,” ungkap Drs Sunyoto MSi.

Katup pengaman ini, tambahnya, berfungsi menjadi ventilasi keluaran, jika terjadi kelebihan tekanan. Jika tekanan berada diatas 3 ATM, maka akan dibuang melalui katup pengaman tersebut.

Hilirisasi Program Diseminasi Teknologi Kemenristekdikti yang diselenggarakan oleh UNNES ini menjadi bukti nyata, bahwa UNNES selalu konsisten dalam memenuhi tanggung jawab sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menjadikan tri darma perguruan tinggi sebagai dasar pengabdiannya.


from Universitas Negeri Semarang