Sunday 27 December 2020

Hadiri Pengajian Ahad Pahing, Rektor UNNES: Luruskan Niat, Rekatkan Silaturahmi

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Pengajian Ahad Pahing secara virtual pada Minggu (27/12).

Dalam sambutannya, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menekankan pentingnya untuk tetap meluruskan niat dan merekatkan silaturahmi.

“Niat menjadi bagian penting dalam menjalankan aktivitas kita. Oleh karenanya memiliki niat yang lurus merupakan suatu keharusan. Tak hanya niat yang lurus, menyambung dan merekatkan silaturahmi juga harus menjadi bagian penting dalam menjalankan aktivitas keseharian kita,” ungkap Rektor.

Menurut Guru Besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) tersebut, meluruskan niat dan merekatkan silaturahmi dapat mendorong UNNES untuk senantiasa menjaga tradisi keilmuan yang sudah mendarah daging.

“Kita patut bersyukur, UNNES dapat terus istikamah meningkatkan kebaikan dan kapasitas keilmuan sehingga tetap relevan dengan kemajuan dan perkembangan zaman,” papar Rektor.

Kita, imbuhnya, telah memasuki akhir tahun 2020. Kita perlu melakukan evaluasi akhir tahun, merencanakan hal-hal yang lebih baik di tahun depan untuk UNNES unggul dan Indonesia maju. Semoga pandemi ini tak lantas menyurutkan langkah dan usaha kita. Mari tetap jaga kesehatan, jaga produktivitas kerja. Kita tunjukkan UNNES sebagai perguruan tinggi yang diperhitungkan baik di kancah nasional maupun internasional.

Hadir secara virtual Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Az Zuhri Semarang Gus Lukman.

Dalam tausyiahnya, Gus Lukman mengajak jamaah pengajian untuk senantiasa menjaga lisan dan menjauhi perbuatan dosa.

“Saat ini sangat penting untuk kita menjaga lisan, menjaga hawa nafsu dengan terus meningkatkan iman, takwa, dan ibadah kita. Hal penting lainnya adalah jangan sekali-kali kita memasukan barang haram ke dalam diri dan keluarga kita,“ ajak Gus Lukman.

Selain Rektor, pengajian rutin tersebut juga dihadiri oleh jajaran pimpinan di lingkungan UNNES, perwakilan mahasiswa UNNES, dan santri Pondok Pesantren Salafiyah Az Zuhri Semarang.


from Universitas Negeri Semarang

No comments:

Post a Comment