Friday, 6 October 2017

Bela Negara, Mahasiswa UNNES Harus Mampu Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Universitas Negeri Semarang
Bela Negara, Mahasiswa UNNES Harus Mampu Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Mahasiswa harus memperkuat Wawasan Kebangsaan dan meningkatkan kesadaran Bela Negara guna mengembangkan kemampuan diri di lingkungan masyarakat, ketika mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) terjun ke masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dr Parmin Mpd saat mendampingi Bela Negara Mahasiswa di Dodik Bela Negara Diponegoro, (29/9) di Magelang.

Ia juga menyampaikan, bahwa kegiatan Bela Negara sangat penting diberikan kepada para mahasiswa untuk menghadapi permasalahan terorisme, radikalisme. Mahasiswa harus cerdas dalam ilmu pengetahuan dan memiliki ideologi serta rasa cinta NKRI dan orang tuanya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial, Drs Ngabiyanto MSi saat mendampingi mahasiswa mengingatkan, sebentar lagi kita memperingati hari kesaktian Pancasila. Dengan Bela Negara ini saya kembali mengingatkan mahasiswa, bahwa Pancasila adalah sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia.

Ngabiyanto berharap, setelah kegiatan ini mahasiswa mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Bela Negara Periode 4 ini berlangsung mulai tanggal 28 September dan akan berakhir pada 30 September 2017.

Thursday, 5 October 2017

Silaturahmi dengan Mahasiswa Baru Penerima Bidikmisi, Rektor UNNES: Mahasiswa Bidikmisi Spesial

Universitas Negeri Semarang
Silaturahmi dengan Mahasiswa Baru Penerima Bidikmisi, Rektor UNNES: Mahasiswa Bidikmisi Spesial

Dalam rangka memperingati hari raya Idul Adha, Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan acara makan bersama dengan mahasiswa baru penerima beasiswa Bidikmisi, Sabtu (2/9) di Masjid Ulul Albab, Gunungpati.

Acara yang bertemakan “Indahnya Kebersamaan” ini turut dihadiri oleh Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor I Prof Dr Rustono MHum, Ketua BAI UNNES Drs Anwar Haryono MPd, beserta jajaran Dekan, Wakil Dekan, dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Prof Fathur Rokhman memberikan beberapa pesan kepada mahasiswa Bidikmisi. Ia percaya bahwa mahasiswa Bidikmisi adalah mahasiswa spesial karena beberapa hal.

Pertama, mahasiswa Bidikmisi yang berhasil lolos menjadi mahasiswa UNNES adalah mahasiswa yang beruntung dengan menyisihkan lebih dari 3000 pelamar beasiswa. Mereka yang lolos mendapatkan kesempatan untuk berkuliah dengan biaya yang diberikan oleh negara.

Kedua, mahasiswa Bidikmisi harus berprestasi dan tidak melakukan hal-hal yang melanggar tata aturan sebagai mahasiswa UNNES. Hal-hal tersebut antara lain menggunakan narkoba, mengikuti aliran radikal, melakukan plagiasi, dan memiliki pergaulan yang bebas.

Ketiga, Rektor mendorong mahasiswa untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, yakni berkompetisi menunjukkan kemampuan dan kompetensi terbaiknya di tingkat nasional maupun internasional.

Seusai sambutan, acara silaturahmi dilanjutkan dengan makan bersama dari daging hewan kurban yang telah disembelih oleh panitia BAI UNNES sebelumnya. Perlu diketahui, acara ini termasuk dalam serangkaian acara peringatan Idul Adha yang diadakan oleh BAI UNNES. (Cesar, Student Staff)

Wednesday, 4 October 2017

Mahasiswa FMIPA Menjadi PesertaTerbaik di Youcan Global Heroes

Selama seminggu di Kathmandu, Nepal untuk melakukan berbagai macam kegiatan, Erlin Mega Priliani mahasiswi ilmu komputer FMIPA UNNES berhasil mendapatkan predikat sebagai peserta terbaik divisi Pendidikan.

Youcan Global Heroes dilaksanakan di Conference Hall Hotel Seto Gunan. Acara ini membahas mengenai Nepal dan kondisinya saat ini, bersama dengan Young Professional Society Development Nepal (YPSDN) dan CEO dari Kanti Cultural Center.

Erlin bercerita, kegiatan ini, kami dibagi menjadi 3 divisi yaitu divisi Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi.
Program pertama yaitu dari divisi pendidikan. Kegiatannya yaitu memberikan pelajaran mengenai mimpi, cita-cita, serta harapan mereka untuk diri sendiri dan negaranya untuk siswa-siswi di Niharika school. Pengajaran di sekolah tersebut menggunakan bahasa Inggris, sehingga tidak sulit untuk berkomunikasi dengan siswa SD hingga SMA.

Tema tentang mimpi dan cita-cita serta harapan diberikan karena untuk memotivasi mereka agar tidak terpuruk dalam kesedihan pasca bencana gempa bumi yang dahsyat 2015 lalu.

Untuk divisi kesehatan, memberikan pengajaran Pola Hidup Bersih dan Sehat kepada siswa-siswi SD di Bhanubhakta School. Kemudian memberikan medical check up untuk guru serta karyawan disekolah tersebut.

Hari keempat yaitu dari divisi Ekonomi, memberikan pelatihan serta kompetisi untuk mempromosikan wisata di Nepal (selain Mount Everest) melalui sosial media Instagram. Kegiatan ini diikuti oleh kalangan remaja di Nepal. Akhirnya kelompok dari salah satu SMP di Nepal menjadi pemenangnya.

Hari terakhir yaitu Cultural Show. Kami harus menampilkan kesenian khas Indonesia di Kanti Cultural Center. Selain itu, kami menyanyikan lagu Indonesia Raya dan beberapa lagu nasional lainnya. Acara ditutup dengan memberikan penghargaan kepada para delegasi yang terbagi dalam beberapa kategori diantaranya yaitu peserta terbaik setiap divisi.

Ia berharap, tinggal di Nepal cukup menarik dilihat kondisi, culture, dan habit yang sangat berbeda dengan negara sendiri, memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Saya berharap teman-teman tetap setia mempertahankan serta komitmen untuk mewujudkan mimpi-mimpinya.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES Punya Peran Strategis Bentuk Pribadi Anak Bangsa

Universitas Negeri Semarang
UNNES Punya Peran Strategis Bentuk Pribadi Anak Bangsa

Universitas Negeri Semarang (UNNES) punya peran strategis membentuk pribadi anak bangsa menjadi generasi yang nasionalis, toleran dan solider.

Hal itu dikatakan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat menghadiri deklarasi aksi kebangsaan perguruan tinggi se-Indonesia melawan radikalisme, di Nusa Dua Convension Center, Bali, Senin (25/9). Aksi deklarasi itu diikuti 3.000 rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia, serta beberapa tokoh pendidikan termasuk Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (MentistekDikti) Prof Drs Muhammad Nasir MSi Ak PhD CA.

Kegiatan ini menurut Prof Fathur, adalah momentum kebangsan yang harus jadi inspirasi untuk merawat kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lantaran itulah, Rektor terus mengupayakan agar UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini mampu tampil sebagai kekuatan moral dan intelektual yang dapat diandalkan bagi Indonesia.

Pada acara penutupan, Selasa (26/9), Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo mengingatkan, perguruan tinggi adalah sumber pengetahuan dan pencerahan. Oleh karena itu Presiden menekankan, sangat berbahaya bila perguruan tinggi dimanfaatkan segelintir pihak sebagai medan infiltrasi ideologi radikalisme terorisme.

Lebih lanjut Jokowi menegaskan, perguruan tinggi harus mengambil sikap jelas dan tegas dalam mencegah dan melawan radikalisme. Perguruan Tinggi juga harus mengambil peran nyata dalam membela Pancasila dan NKRI sebagai wujud kepedulian kepada bangsa dan negara Indonedia.

Kunjungan Benchmarking ULM di Pusat Karir dan BK UNNES

Tim Pengelola Pusat Pengembangan Layanan Bimbingan Karir Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Kalimantan Selatan (PPLBK ULM), baru-baru ini mengadakan kunjungan Benchmarking ke Pusat Pengembangan Karir dan BK Unnes, Rabu, 27 September 2017.

Tim yang terdiri dari 6 orang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan,  Ir. Abrani Sulaiman, MSc, PhD. Pada kesempatan itu pula, mereka diterima secara terpisah oleh Ketua LP3, Dr. Abdurrahman, MPd, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Bambang BR, M.Si.

Dalam sambutan penerimaan, jajaran pimpinan UNNES tersebut menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih atas keinginan dan harapan rombongan yang berniat saling bertukar pengalaman dan konsep program yang sama-sama bisa dimanfaatkan. Dalam  diskusi pengalaman mengelola kemahasiswan dan kelembagaanpun, baik kiat, kendala dan potensi kedua universitaspun disampaikan dengan suasana hangat dan  akrab. Pertemuan para petinggi kampuspun diselingi dengan acara wisata kampus.

Dalam kesempatan ini, Kepala Pusbang Karir dan BK, Dr. Eko Supraptono, M.Pd didampingi oleh tim akademik dan para Tutor Sebaya menjelaskan pengelolaan program yang bermuara pada pelayanan mahasiswa untuk pencapaian  Catur Sukses Mahasiswa, dan layanan pengentasan masalah non akademik mahasiswa. Disampaikan juga oleh Kampus Karir, bahwa unitnya berada dalam posisi yang strategis utamanya dalam menjembatani antara mahasiswa aktif dan para alumni  dengan Dunia Kerja dan Industri maupun Lembaga Pendidikan.

Pertemuan diakhiri dengan mengunjungi Laboratorium Jurusan BK FIP UNNES yang selama ini menjadi pendukung pelayanan Pusbang Karir dan BK. Keduabelah pihakpun saling bertukar cinderamata, dan di kesempatan mendatang diutarakan keinginan untuk kunjungan balasan. Semoga tim ULM dapat memetik manfaat bagi penguatan program-programnya.


from Universitas Negeri Semarang

Kembangkan Rumusan Kurikulum Terbaik, Jurusan Bahasa Inggris UNNES adakan Workshop Kurikulum

Seiring perkembangan jaman, bahasa internasional dikembangkan bukan lagi untuk meningkatkan kepintaran manusia, melainkan untuk perkembangan kemampuan komunikatif dan sosial dalam berkomunikasi pada konteks global dan profesional. Hal tersebut membuat pemerintah dan para ahli sibuk untuk merancang rumusan kurikulum pembelajaran bahasa asing yang terbaik untuk menghadapi tantangan tersebut.

Latar belakang inilah yang membuat Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mengadakan workshop kurikulum dalam rangkaian acara World Class Professor pada Selasa, (03/10) di Ruang Setengah Bundar, Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni, Kampus UNNES Sekaran, Semarang.

Acara ini diikuti oleh kalangan Dosen Fakultas Bahasa dan Seni serta Dosen dari Universitas Islam Sultan Agung dan Universitas Dian Nuswantoro. Adapun pembicara dalam acara ini antara lain, Helena IR Agustien, MA, PhD dan Dr Rudi Hartono MPd, dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, serta Prof Elizabeth Rata dari University of Auckland.

Workshop diawali dengan materi dari Helena mengenai ketidaksesuaian antara kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan kurikulum pelajaran bahasa Inggris di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia menyimpulkan bahwa terdapat kepentingan untuk mengubah kurikulum program Pendidikan Bahasa Inggris untuk mengembangkan kemampuan yang telah didapat ketika jenjang SMA.

Di sesi berikutnya, Rudi memberikan presentasi tentang pengembangan kurikulum program Sastra Inggris untuk kelas internasional. Dalam kurikulum yang ia kembangkan, ia mencantumkan prasyarat calon mahasiswa yang ingin masuk ke kelas tersebut serta daftar mata kuliah (wajib dan pilihan). Ia berharap bahwa kurikulum tersebut dapat diterapkan pada Prodi Sastra Inggris pada semester berikutnya.

Prof Elizabeth memberikan rekomendasi dan saran bagi untuk pengembangan kurikulum bagi Program Studi Sastra Inggris dengan penambahan dan pengurangan mata kuliah.

(Cesar Abdul, Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 3 October 2017

PT Cement Conch Indonesia Kembali Adakan Rekrutmen di UNNES

Universitas Negeri Semarang
PT Cement Conch Indonesia Kembali Adakan Rekrutmen di UNNES

Pusat Karir dan Bimbingan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali fasilitasi alumni untuk rekrutmen ke perusahaan. Perusahaan yang diundang kali ini adalah PT Cement Conch Indonesia yang berkantor di Kalimantan Selatan. Perekrutan ini diadakan pada Jumat (22/9) di Gedung Prof. Satmoko, Kampus UNNES Sekaran, Semarang. Seleksi ini turut dihadiri oleh Sun Cheng Fei, kepala cabang dari PT Cement Conch di Kalimantan Selatan.

Menurut Cheng, kedatangan PT Cement Conch ke UNNES untuk perekrutan kerja sekarang adalah kali yang kedua. Pada tahun sebelumnya, PT Cement Conch telah merekrut 7 pekerja alumni dari UNNES yang menurutnya memiliki kinerja yang memuaskan. Hal ini membuat pihaknya tertarik untuk kembali merekrut pekerja dari UNNES

Perlu diketahui, seleksi yang dilakukan oleh PT Cement Conch ini dilakukan dalam one-day service. Para alumni akan diperkenalkan terlebih dahulu dengan profil perusahaan. Kemudian, mereka akan masuk ke tahap tes dan interview setelahnya.

(Cesar Abdul, Student Staf)

Monday, 2 October 2017

Upacara Kesaktian Pancasila, Wujudkan UNNES Bereputasi Internasional

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila digelar di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (2/10). Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman menjadi inpsektur upacara ini.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum khusus dalam memaknai Pancasila sebagai Ideologi Negara di FIS UNNES pada pukul 07.00. WIB di samping lapanagan C7.
Di tempat upacara berlangsung terdapat 10 foto pahlawan revolusi. Beberapa di antaranya adalah Jenderal Ahmad Yani, Mayjen Soeprapto, dan Mayjen Haryono.

Rektor UNNES mengatakan, bahwa mahasiswa UNNES harus berprestasi dan berkarakter serta mempunyai semangat kerja bersama berlandaskan Pancasila mewujudkan UNNES bereputasi internasional untuk Indonesia.

Upacara yang bersamaan dengan hari batik, maka atas seluruh peserta upacara menggunakan batik.


from Universitas Negeri Semarang

Zulkifli Hasan, Pentingnya Implementasi Empat Pilar Kebangsaan Bagi Mahasiswa

MPR RI kembali melakukan safari sebagai salah satu upaya menanamkan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES). Sosialisasi dilakukan oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Senin (2/10), di audit Prof Wuryanto UNNES.

Ia menyampaikan, pentingnya implementasi empat pilar dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika menjadi kunci pedoman dalam membangun karakter bangsa.

Tetapi, untuk mencapai hal tersebut, sosialisasi harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Dengan begitu, kita tidak akan mudah terpengaruh oleh hal-hal buruk, seperti terorisme dan radikalisme.

Membangun karakter bangsa itu tidak ada habisnya, pembangunan karakter akan terus berlanjut sepanjang zaman. Oleh sebab itu, pendekatan yang berbeda diperlukan untuk menghadapi perubahan.
Diakhir acara beliau berpesan kepada mahasiswa UNNES, jika pilar-pilar ini diimplementasikan secara benar, maka Indonesia akan menjadi negara yang damai dan makmur. Bahkan, tindakan korupsi pun bisa diberantas.

Saat memberikan sambutan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menjelaskan, UNNES mempertahankan Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah untuk mendukung pembangunan karakter mahasiswa.

Prof Fathur menjelaskan, dari dulu sampai sekarang, Pendidikan Pancasila tetap menjadi mata kuliah dasar umum (MKDU) di UNNES. Artinya, Pendidikan Pancasila menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa di seluruh fakultas dan program studi yang ada di universitas konservasi.


from Universitas Negeri Semarang

Tiga Dosen dan Dua Tendik UNNES Purna Tugas

Tiga dosen Universitas Negeri Semarang (UNNES) yakni Dr Sri Iswidayati MHum dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS} , Dra Hanna Lestari Santoso MSi, dan Drs Agus Purwanto keduanya dari Fakultas Teknik mulai 1 Oktober memasuki purna tugas.

Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Wakil Rektor IV Prof Sukestiyarno, Senin (2/10) di rektorat kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Pada waktu yang bersamaan dilepas pula dua tenaga kependidikan (Tendik) yakni Muhtar Lutfi SPd Kasubbag Akuntansi FBS, dan Haryanto Bagian Tata Usaha LP3.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan banyak terima kasih atas pengabdiannya di UNNES rata 35 tahun lebih dan mohon maaf selama ini masih kurang dalam melayaninya.

Dengan pengabdian yang begitu lama itu banyak menyumbangkan karya emas bagi mahasiswa untuk berprestasi dan berprestasi, kata Prof Fathur.


from Universitas Negeri Semarang

Tingkatkan Reputasi, Jurusan Bahasa Inggris UNNES Inisiasi Kerjasama dengan University of Southern Queensland

Dalam rangka meraih predikat sebagai universitas bereputasi internasional, seluruh elemen dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) harus menambah jaringan dengan institusi internasional. Mulai dari tingkat universitas, jurusan, hingga program studi yang ada.

Begitu pula cara yang dilakukan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES. Program kerjasama dilakukan oleh Jurusan Bahasa Inggris dengan pertemuan perencanaan serta penandatanganan Minutes of Meeting dengan University of Southern Queensland pada Senin, (02/10) di Gedung B8, Kampus UNNES Sekaran, Semarang.

Turut hadir dalam acara tersebut Dr Rudi Hartono, SS, MPd, selaku Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Dr Ann Dashwood, selaku perwakilan dari University of Southern Queensland, Intan Permatahapsari SPd, MPd, selaku Ketua International Office UNNES, serta kalangan dosen Jurusan Bahasa Inggris.

Menurut Dr Ann Dashwood, kerjasama ini akan berlaku antara Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES dengan program Master dan Doktor jurusan TESOL and Applied Linguistics di USQ. Adapun fokus kerjasama yang ia tawarkan antara lain, joint-master program, master degree, undergraduate double degree, student mobility program (program pertukaran), visiting lecturer (kunjungan dosen), kolaborasi penelitian, serta hal lain yang berkaitan dengan studi Linguistik Terapan.

(Cesar Abdul, Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

LP2M UNNES Gelar Gebyar Kecamatan Getasan 2017

Universitas Negeri Semarang
LP2M UNNES Gelar Gebyar Kecamatan Getasan 2017

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyararkat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Gebyar Kecamatan Getasan 2017 di halaman kecamatan Getasan, Minggu (17/9).

Kegiatan ini merupakan puncak acara kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa UNNES Tahap pertama. Kegiatan gebyar ini juga merupakan penutupan dari kegiatan KKN yang akan ditarik secara resmi tanggal 20 September. UNNES menempatkan 130 mahasiswa non pendidikan selama 45 hari untuk 13 desa di kecamatan Getasan. Berkolaborasi dengan Karang Taruna Abhinaya Karya Kecamatan Getasan, mengadakan ekspo umkm unggulan getasan dan lomba drumblek.

Camat Getasan mengucapkan terima kasih kepada UNNES atas pelaksanaan KKN UNNES yang baru pertama ini. Ia juga menyampaikan, kecamatan getasan siap menerima KKN UNNES di tahun mendatang.

Sementara itu, Ketua LP2M Prof Totok Sumaryanto menyatakan apresiasi nya terhadap kinerja mahasiswa kkn di lokasi, termasuk dalam menyelenggarakan lomba kesenian tradisional sungguh luar biasa mahasiswa KKN dalam mengimplementasikan wawasan konservasi.

Hari Batik Nasional, Rektor Imbau Pegawai UNNES Pakai Pakaian Batik

Memeringati hari batik nasional yang jatuh pada 2 Oktober, sekaligus meneguhkan visi Universitas Negeri Semarang (UNNES) berwawasan konservasi dan bereputasi internasional, semua pimpinan, dosen, dan tendik diimbau untuk memakai pakain batik pada hari kerja Senin 2 Oktober besok. Hal ini dikatakan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum pada reporter unnes.ac.id Minggu (1/10).

Adapun batik yang dimaksud, menurut Prof Fathur dapat berupa batik konservasi Rumah Ilmu warna kuning, batik konservasi hijau atau batik nasional.

Pada kesempatan ini, Prof Fathur juga memberikan ucapan selamat Hari Batik Nasional. Ia mengaku bangga karena akhirnya batik menjadi kebudayaan asli Indonesia.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 1 October 2017

Ucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila, Rektor Wujudkan UNNES Berreputasi Funia Untuk Indonesia

Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof Dr Fathur Rokhman Mhum mengucapkan selamat hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober. Profesor bidang sosiolingustik Fakultas Bahasa dan Seni itu menilai 1 Oktober memiliki makna khusus bagi bangsa Indonesia sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Itu sebabnya UNNES akan terus mempertahankan Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah untuk mendukung pembangunan karakter mahasiswa. Artinya, imbuh rektor pada reporter Unnes.ac.id Minggu (1/10), pendidikan Pancasila menjadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa di seluruh fakultas dan program studi yang ada di universitas berwawasan konservasi berreputasi intrnasionsl ini.

Prof Fathur juga menjelaskan, melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini bisa menjadi momentum yang tepat untuk terus meningkatkan semangat kerja bersama berlandaskan pancasila mewujudkan UNNES berreputasi dunia untuk Indonesia.


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa Bidikmisi UNNES Harus Mempunyai Semangat Berprestasi

Bidang Kemahasiswaan Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dengan 6.511 penerima bantuan pendidikan Bidikmisi, Minggu (1/10) di auditorium kampus Sekaran.

Acara yang bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila ini bertema “Menguatkan Karakter Mahasiswa untuk Mencapai Prestasi Unggul menuju UNNES Bereputasi Internasional”.

Saat membuka acara Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menegaskan, mahasiswa UNNES harus menjadi mahasiswa yang berprestasi dan berkarakter serta mempunyai semangat kerja bersama berlandaskan Pancasila mewujudkan UNNES bereputasi internasional untuk Indonesia.

Ia menjelaskan, Bidikmisi adalah amanah yang harus kalian jaga dan pertanggungjawabkan. Kalian harus ukir prestasi untuk mengharumkan Negara dikancah internasional. Banyak alumni Bidikmisi UNNES dengan kondisi ekonomi yang kurang beruntung tetapi mampu berprestasi.

Contoh yang bisa kalian lihat “Raeni”, dia mempunyai prestasi akademik yang luar bisa mendapatkan beasiswa S2 untuk menempuh pendidikan di Inggris. Dan saat ini dia sedang menyiapkan studi lanjut ke S3 juga ke Inggris.

Ketua panitia Dr Parmin MPd melaporkan, kegiatan ini sangat positif sebagai inspirasi kepada penerima dana bantuan Bidikmisi untuk memacu prestasi untuk meraih cita-cita dan memutus rantai kemiskinan.

Selain kegiatan monev kami pengelola Bidikmisi UNNES akan selalu mendampingi guna meningkatkan prestasi melalui Tutor Sebaya. Dimana mahasiswa penerima dana pendidikan Bidikmisi yang mempunyai keunggulan akan menularkan ilmu kepada temannya.

Dalam kesempatan ini Rektor UNNES menyerahkan secara simbolis buku tabungan dari BTN.


from Universitas Negeri Semarang

Tawaran Seminar Nasional UNNES-AKMIL

Universitas Negeri Semarang
Tawaran Seminar Nasional UNNES-AKMIL

Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerjasama dengan Akademi Militer (AKMIL) Magelang akan menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia sebagai Aset dalam Mendukung Pertahanan Negara.

Seminar akan berlangsung, Rabu 20 September pukul 07.00 – 16.30 di Gedung Moch Lily Rochly, Akmil Magelang, sebagai Keynote Speaker Prof Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD (Mantan Menhan RI).

Pendaftaran secara online paling lambat 29 Agustus 2017. Seminar ini hanya untuk 100 orang mahasiswa S1, S2, S3, dan dosen.

Peserta akan mendapat fasilitas biaya pendaftaran gratis, akomodasi (selama acara) di tanggung oleh Panitia, transportasi PP (Bus) disediakan panitia, seminar Kit, dan sertifikat.

Informasi selengkapnya KLIK INI

Bela Negara, Mahasiswa UNNES Harus Mampu Amalkan Nilai-Nilai Pancadila

Mahasiswa harus memperkuat Wawasan Kebangsaan dan meningkatkan kesadaran Bela Negara serta mengembangkan kemampuan diri di lingkungan masyarakat, ketika mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) terjun ke masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dr Parmin Mpd saat mendampingi Bela Negara Mahasiswa di Dodik Bela Negara Diponegoro, (29/9) di Magelang.

Ia menyampaikan, bahwa kegiatan Bela Negara sangat penting diberikan kepada para mahasiswa dalam menghadapi permasalahan terorisme, radikalisme. Mahasiswa harus cerdas dalam ilmu pengetahuan, memiliki ideologi serta mencintai NKRI dan orang tuanya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial, Dr Ngabiyanto saat mendampingi mahasiswa mengingatkan, sebentar lagi kita memperingati hari kesaktian Pancasila. Dengan Bela Negara ini saya kembali mengingatkan mahasiswa, bahwa Pancasila adalah sebagai dasar negara sekaligus ideologi bangsa Indonesia.

Ngabiyanto berharap, setelah kegiatan ini mahasiswa mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 30 September 2017

Beri Sapaan Kampus Nusantara Mengaji, Menristekdikti Pilih UNNES Pertama

Menteri Riset, Teknologi  dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof Mohammad Nasir PhD memberikan sapaan pertama diantara Perguruan Tinggi lain melalui telekonferensi kepada sivitas akademika Universitas Negeri Semarang (UNNES), saat memberikan sambutan dalam kegiatan Kampus Nusantara Mengaji (KNM) 2017, Jumat (29/9).

Kegiatan berpusat di Universitas Mulawarman yang dipimpin langsung oleh Menristekdikti Muhammad Nasir. Ia memberikan komando dimulainya kegiatan khataman Alquran di 55 kampus secara serentak.

Dalam sambutannya, Nasir mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama generasi muda khususnya mahasiswa untuk ikut menjaga perdamaian di Indonesia. Menurutnya, situasi negara Indonesia saat ini kerap diterpa isu yang bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Maka dari itu, saya sangat mendukung adanya kegiatan Kampus Nusantara Mengaji. Dengan ini mampu meredam situasi Indonesia yang sedang tercabik dalam berbangsa dan bernegara” ungkap Nasir saat memberikan sambutan di Masjid Al Ma’ruf , Samarinda, Kalimantan Timur.

Nasir mengatakan, melalui kegiatan ini masyarakat juga bisa memahami isi Alquran dengan baik sehingga bisa diterapkan dalam berperilaku sehari-hari dan memberikan rahmat bagi kelangsungan hidup masyarakat di negeri ini.

Sementara itu, penyelenggaraan Kampus Nusantara Mengaji di gedung rektorat Universitas Negeri Semarang (UNNES) berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh unsur pimpinan dilingkungan UNNES bersama 40 mahasiswa hafiz dan hafizah.

Dalam sambutannya, menggantikan Rektor UNNES yang berhalangan hadir, Kepala Biro Akademik & Kemahasiswaan (BAKK) Drs Anwar Haryono MPd berharap kegiatan Kampus Nusantara Mengaji ke depan akan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan dan bisa mempupuk nilai-nilai karakter mahasiswa.

“Mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini, mereka melantunkan ayat-ayat Alquran dengan sangat indah” jelas Anwar yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Badan Amalan Islam (BAI) UNNES.

(Dwi Hermawan, Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Kapolda Jateng Monitoring Tes Narkoba Dan Berikan Kuliah Umum

Universitas Negeri Semarang
Kapolda Jateng Monitoring Tes Narkoba Dan Berikan Kuliah Umum

Dalam rangka mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan tes urine bagi 6.592 mahasiswa baru angkatan 2017. Kegiatan dimonitoring langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono MM MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum, Sabtu (26/8).

Saat mengunjungi tes narkoba Kapolda berpesan kepada mahasiswa, Jauhi Narkoba, jangan sampai kalian generasi penerus bangsa terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Karena hal itu akan merusak masa depan kalian semua.

Kegiatan kampus seperti ini bisa menjadi contoh kepada kampus-kampus yang lain. Hal seperti ini salah satu kegiatan dalam penanggulangan kepada mahasiswa, langkah antisipatif yang dilakukan oleh perguruan tinggi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di kampus.

Mengingat banyaknya jumlah peserta, UNNES bekerja sama dengan kepolisidan Badan Narkotika Nasional. Dalam tes itu, UNNES melibatkan personel dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng), personel dari Badan Narkotika Nasional Jateng (BNNP), personel dari Kepolisian Resor Besar Semarang (Poltabes) dan personel dari Pusat Layanan Kesehatan UNNES.

Kuliah Umum
Setelah acara monitoring Kapolda langsung memberikan Kuliah Umum untuk mahasiswa UNNES dengan tema “Membangun Prestasi dengan Anti Radikalisme dan Anti Narkoba”. Acara yang buka oleh wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Bambang BR ini diikuti oleh 3.000 mahasiswa dari berbagai jurusan di UNNES.

Saat memberikan kuliah umum Kapolda banyak menyampaikan tentang bahaya paham radikalisme dan bahaya narkoba.

Ia menyampaikan, Melihat begitu masifnya para pengedar Narkoba hingga menyasar ke Kampus-Kampus , maka Civitas Akademi juga tak mau tinggal diam dan berusaha dengan masif mencegah dan memerangi Narkoba dan menjaga persatuan dengan Kesadaran Bela Negara.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNNES Bambang BR menjelaskan, bahwa mahasiswa telah menjadi sasaran pengedar narkoba. Ini adalah peran UNNES dalam mengantisipasi peredaran narkoba di dalam kampus. UNNES akan menerapkan kebijakan tegas bagi pimpinan atau mahasiswa yang terlibat dalam perederan atau mengonsumsi narkoba. Langkah tegas ialah, siapa yang ketahuan mengunakan atau mengedarkan narkoba maka kita akan DO dan serahkan kasusnya ke Kepolisian.

Kedepan, tes narkoba akan dilakukan secara rutin bagi setiap mahasiswa UNNES. Hal tersebut dilakukan sebagai edukasi dan antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan civitas akademika kampus UNNES.

Friday, 29 September 2017

Atlet Petanque UNNES Raih Perak di Bali

Atlet Petanque Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam Tim Petanque Jawa Tengah ikuti Kejuaraan Nasional Petanque di Bali pada tanggal 20-30 September 2017. Dengan mempertandingkan 13 nomor, Kejuaraan Nasional ini diikuti oleh 20 provinsi se Indonesia.

Tim Petanque Jawa Tengah mengirimkan 5 atlet putra dan 3 atlet putri, Hari ke 2 dalam kejuaraan ini mahasiswa unnes atas nama Feiv Hidayat, memperoleh medali perak di Ganda Mix setelah mengalahkan kontingen dari provinsi Sulawesi Selatan dengan skor 13-1. Sedangkan dua Dosen Unnes, Sri Haryono MOr, dan Rivan Saghita Pratama MOr juga menyumbangkan medali perak. Pasangan ini melaju ke final setelah mengalahkan pasangan dari provinsi Bali dengan Skor 13-12.

Manager tim sekaligus Ketua Umum Pengprov Jawa Tengah Dr Taufiq Hidayah MKes menyampaikan kepada tim untuk tetap fokus di hari ke 3 dan ke 4 agar pundi-pundi medali untuk tim Petanque Jateng terus bertambah. Kejuaraan ini juga menjadi dasar untuk mendulang prestasi di POMNAS Makasar bulan Oktober mendatang, melihat banyak mahasiswa Unnes yang bergabung dalam Tim Petanque Jawa Tengah.


from Universitas Negeri Semarang

Dr Niken Subekti Menjadi Staf Ahli Rektor, Prof Aburrachman Faridi Kaprodi S2

Dr Niken Subekti SSi MSi, dosen Jurusan Biologi Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (Unnes), diangkat menjadi Staff Ahli Rektor Bidang Internasionalisasi Publikasi Ilmiah, Kamis (28/9), di kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang. Dia menggantikan Prof Dr Abdurrachman Faridi MPd yang diangkat menjadi Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S2) Pascasarjana Antarwaktu UNNES.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya mengatakan, tantangan UNNES ke depan sangat besar, yaitu mencanangkan sebagai tahun internasionalisasi. Untuk menjawab tantangan tersebut, UNNES harus memaksimalkan seluruh dosen dan mahasiswanya untuk mengangkat reputasi dalam publikasi ilmiah di kancah internasional.

Menurut Prof Fathur, Kewajiban publikasi untuk S2 di jurnal terakreditasi nasional, dan S3 Publikasi Internasional bereputasi diberlakukan bulan Desember 2017.

Bersamaan dengan itu, diangat pula beberapa Koordinator Program Studi PPs UNNES.


from Universitas Negeri Semarang

Enam Mahasiswa UNNES Joint Degree ke Jepang

Sebanyak enam mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Jepang Fakulatas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) keliah ke Jepang selama dua semester dengan program Joint Degree.

Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Rustono MHum, Jumat (29/9) di rektorat UNNES.

Prof Rustono menyampaikan, rektor mohon maaf tidak bisa melepas secara langsung karena ada kegiatan di Magelang. Untuk itu, ketika sesampainya di Jepang cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kebudayaan di negara tersebut.

Selain melepas, pada waktu yang bersamaan pula Prof Rustono juga menerima kembali enam mahasiswa UNNES yang telah selesai melakukan Joint Degree di perguruan tinggi yang sama.

Keenam mahasiswa tersebut didampingi oleh dosen pendamping Chevy Kusumah Wardhana SPd MPd sampai tujuan.
Chevy menerangkan, mereka akan melakukan perkuliahan selama satu tahun mulai Oktober 2017 sampai Agustus 2018 di Seifu Institute of Information Technology (i-Seifu) Osaka Jepang.

Enam mahasiswa yang melakukan Program Joint Degree tahun ke 3 yakni Dyah Retno Arianti, Shielvo Elisa Anggiana, Gilang Aldilla Eva, Rudi Sulistiyanto, M Ricty Nabila Basil, dan Galang Rambu Atmaja.

Selama di Jepang mahasiswa akan belajar bahasa dan budaya Jepang serta bisa mengikuti program Arubaito (kerja paruh waktu).

Chevy menambahkan, selain Program Joint Degree ada juga progran lain yang diikuti diantaranya yakni beasiswa Japanese Language Education Capacity Building Southeast Asian Theachers Training College Course diselenggarakan oleh The Japan Foundation Kansai Center, Program Internship di Okinawa dan Hokkaido, Program Oversea Students Internship Program, Beasiswa pemerintah Jepang, dan program internship kerja sama dengan Minori.


from Universitas Negeri Semarang

BPK UNNES Serahkan Arsip Statis Ke UPT Kearsipan UNNES

Universitas Negeri Semarang
BPK UNNES Serahkan Arsip Statis Ke UPT Kearsipan UNNES

Dalam rangka tertib arsip, Biro Perencanaan dan Keuangan (BPK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) bekerja sama dengan UPT Kearsipan (UNNES) menyelenggarakan kegiatan akuisisi arsip.

Agung Kuswantoro Anggota Badan Kearsipan UNNES menyampaikan, Akuisisi arsip statis dalam hal ini yaitu proses penambahan khasanah arsip statis pada UPT kearsipan UNNES yang dilaksanakan melalui kegiatan penyerahan arsip statis dan hak pengelolaannya dari BPK kepada UPT Kearsipan UNNES.

Akuisisi arsip statis dilaksanakan berdasarkan peraturan perundangan-undangan dan sesuai dengan kaidah kearsipan, seperti daftar arsip statis. Makna dari akuisisi ini adalah adanya penyerahan arsip statis ke UPT Kearsipan UNNES. Mengingat keberadaan arsip statis di lembaga kearsipan sangatlah penting bagi suatu lembaga (UNNES), maka arsip statis yang bernilai sejarah sejatinya tidak lagi berada di pencipta atau di pemilik arsip tetapi berada di lembaga kearsipan. Dengan demikian rekaman peristiwa yang telah terjadi dalam perjalanan UNNES tidak akan hilang atau terlupakan.

Kegiatan akuisisi merupakan tahap awal dari pengelolaan arsip statis. Proses selanjutnya adalah pendataan, penataan, penilaian, hingga penyerahan arsip statis. Pendataan arsip statis merupakan kegiatan penelusuran terhadap arsip statis yang memiliki nilai guna sejarah yang tercipta di lingkungan pencipta dan pemilik arsip (BPK).

Kegiatan ini juga dilakukan guna mengidentifikasi keberadaan fisik arsip beserta Jadwal Retensi Arsip dan Daftar Arsipnya.

Thursday, 28 September 2017

Puncak Penganugerahan Pemenang Lomba Video #dariUNNESuntukIndonesia

Lomba video “dari UNNES untuk Indonesia” akhirnya telah sampai pada puncaknya. Puncak penganugerahan kompetisi ini dilakukan pada Kamis (28/9) di Gedung Dekanat Fakultas Teknik, Kampus UNNES Sekaran, Semarang.
Acara penganugerahan ini turut dihadiri oleh Prof Dr Fathur Rokhman MHum, selaku Rektor UNNES beserta kalangan pejabat yang ada di Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Terkumpul video dari 19 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, dan staf karyawan UNNES. Dalam babak penjurian, semua peserta tersebut kemudian dibagi lagi menjadi 6 finalis yang memperebutkan posisi utama.
Adapun hasil dari penjurian lomba yakni, Juara I diraih oleh Suningsih dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Juara II diraih oleh Wahyu Purwanto dari Fakultas Teknik, Juara III diraih oleh Irfan Dwi Setiadi dari Fakultas Teknik, Juara Harapan I adalah Adi Ahmad Aripin dari Fakultas Bahasa dan Seni, Juara Harapan II adalah Yureza Rian Wibowo, dan Juara Harapan III adalah Thomi Setiawan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan.
Dalam sambutannya, Prof Fathur mengapresiasi adanya lomba ini sebagai ajang kreativitas untuk meningkatkan reputasi UNNES. Kreativitas ini akan memberikan citra yang baik pada masyarakat bahwa UNNES dapat berkontribusi pada kebhinnekaan yang ada di Indonesia.


from Universitas Negeri Semarang

Dekan FH UNNES, Jangan Ada Kekerasan pada Kegiatan Mahasiswa Baru

Universitas Negeri Semarang
Dekan FH UNNES, Jangan Ada Kekerasan pada Kegiatan Mahasiswa Baru

Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) Dr Rodiyah SPd SH MSi melepas mahasiswa yang akan mengkuti kegiatan keakraban keluarga mahasiswa baru FH 2017, di gedung dekanat FH, Sabtu (23/9). Sebanyak 399 mahasiswa baru FH akan mengikuti program ini di perkemahan agrowisata D’Emmerick Salatiga, selama 2 hari.

Dalam sambutannya, Dr Rodiyah mengatakan, kegiatan keakraban digelar sebagai bentuk upaya kampus untuk memperkenalkan diri dengan mahasiswa baru agar bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan teman-teman baru.

Dekan perempuan ke dua di UNNES ini juga memberikan pesan agar kegiatan ini dapat berlangsung aman, lancar, tertib dan jangan ada kekerasan sama sekali, serta harus sesuai dengan aturan yang ada.

Sementara itu Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Tri Sulistiyono SH MH menjelaskan kegiatan ini berguna untuk menjalin keakraban dan menggali potensi prestasi dan kreatifitas mahasiswa, serta untuk memotivasi mahasiswa baru agar giat mengikuti perkuliahan.

Membangun Bangsa melalui Kebebasan Akademik

Catatan sejarah menunjukkan, sejarah perjalanan bangsa berbanding lurus dengan sejarah gerakan mahasiswa. Hingga saat ini mahasiswa menjadi pelopor karena potensi-potensi yang mereka miliki.

Namun yang perlu diperhatikan dilihat dari sisi psikologis mahasiswa yakni belum dikatakan dewasa sehingga dalam hal politik belum memperhatikan kalkulatif (tidak memperhatikan risiko).

Dr Nur Hidayat Sardini SSos MSi dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (Undip) menyampaikan itu saat menjadi nara sumber Studium Generale yang diselenggarakan Jurusan Politik dan Kewarganegaraan (PKn) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNNES, Rabu (27/9/2017) di Kampus UNNES Sekaran Gunungpati.

Untuk itu, pola pikir, pola tindak, dan pola sikap mahasiswa masih perlu diperbaiki serta ditingkatkan, pesan Dr Nur Hidayat Sardini di hadapan 176 mahasiswa baru Jurusan Politik dan Kewarganegaraan FIS UNNES.

Perkembangan informasi dan komunikasi secara tidak langsung dapat mengubah pola relasi antarindividu, antarkelompok sehingga mengakibatkan adanya perubahan perspektif politik.

Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut diperlukan paradigma akademik dari mahasiswa dengan penguatan karakter akademik dan menguatkan kebernalaran kepada para mahasiswa.

Selain dua paradigma tersebut, lebih lanjut Sardini menyampaiakan bahwa diperlukan upaya pemerintah untuk merancang politik “politik bonus demografi”, yang menyebar dan memiliki efek positif ke kalangan luas dan terutama mahasiswa, sehingga mahasiswa semakin antisipatoris terhadap masa depannya.

Acara yang dimoderatori oleh Puji Lestari SPd MSi ini berlangsung menarik, beberapa peserta mengajukan pertanyaan terkait dengan perkembangan informasi dan komunikasi yang saat ini mempengaruhi kehidupan politik di Indonesia.

Sebelumnya, Stadium General ini dibuka oleh Prof Wasino MHum selaku Wakil Dekan Bidang AkademikFIS didampingi Ketua Panitia Martien Herna Susanti SSos MSi.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 27 September 2017

Teknik Mesin UNNES Adakan Servis JIMAT Bekerjasama Dengan Toyota

Servis JIMAT Mobil AutoCare With Nasmoco kembali diselenggarakan selama dua hari, pada tanggal 27-28 September 2017 bertempat di Jalan Samping FMIPA Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kegiatan ini meski dinamakan service autocare with Nasmoco, tetapi service jimat mobil ini bukan hanya untuk mobil Toyota saja, tetapi juga untuk segala jenis mobil.

Paket yang di sediakan juga ada dua yang pertama paket Oli+Tune Up seharga 450 ribu sedangkan paket yang kedua yaitu Oli+Tune Up+Rem seharga 525 ribu harga tersebut dijamin lebih murah dari service di bengkel-bengkel biasanya, untuk teknisi juga dari Nasmoco dan Mahasiswa Teknik Mesin UNNES.

Terbukti antusias masyarakat begitu besar selama dua hari pada tahun 2015 dapat menservis mobil sebanyak 47 ,dan pada tahun 2016 dapat menservis mobil sebanyak 36.

Harapannya di tahun ini HIMPRO TM UNNES dapat meningkatkan customer untuk dapat menservis mobil pada acara tersebut.

Dekan FT UNNES Dr Nur Qudus MT menyambut senang kegiatan ini, saya akan dukung terus kreatifitas mahasiswa yang seperti ini. Karena dengan kegiatan seperti ini mereka dapat menimba ilmu langsung dari praktisi dari Nasmoco.

Ia juga menyampaikan, semoga ditahun yang akan datang kegiatan ini bisa dilanjutkan dengan konsep yang lebih matang.


from Universitas Negeri Semarang

UNNES dan Kasetsart University Thailand Rintis Kerja Sama PPL Antarbangsa

Kerja sama yang telah dijalin Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Kasetsart University (KU) Thailand terus terus ditingkatkan melalui aneka kegiatan. Kedua universitas itu menjalin kerja sama dalam bidang akademik seperti program transfer kredit, joint research program, PKL antar bangsa dan kerja sama akademik lainnya.

Saat ini, UNNES mengirimkan 3 mahasiswa untuk mengikuti program transfer kredit di Faculty of Education and Development Science, serta 15 mahasiswa PKL di Kasetsart University Thailand.

Sebagai tindak lanjut dari berbagai macam kerja sama yang telah dilaksanakan UNNES dengan Kasetsart University, Tim Internasionalisasi UNNES, yang terdiri atas Dr. Ratna Dewi Kusumaningtyas, Fidia Fibriana, M.Sc. dan Ariyani Widyastuti, S.E melakukan serangkaian kegiatan ke Kasetsart University dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Program Transfer Kredit di Faculty of Education and Development Science (EDU-KU-KPS).

Selain itu tim juga melakukan rintisan kerja sama PPL Antar Bangsa di Kasetsart University Lab School pada Senin (25/9).

Kunjungan ini juga dilaksanakan dalam rangka promosi dan sosialisasi UNNES Scholarship untuk 11 prodi internasional UNNES di tahun 2018.

Tim Internasionalisasi UNNES diterima oleh Assist.Prof.Naroon Waramit, Acting Assistant to the President for Academic and International Affairs Kamphaeng Saen Campusdan Dr. Kulthida Nugultham, Acting Assistant to the Dean for International Affairs and Special.  

Dalam forum diskusi ini, telah dilakukan finalisasi naskah kerja sama MoA Transfer Kredit antara FMIPA-UNNES dengan EDU-KU-KPS. Selain itu, tim internasionalisasi UNNES menyampaikan informasi mengenai beasiswa untuk mahasiswa asing yaitusebanyak 55 beasiswa yang akan digelontorkan Rektor UNNES Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum.di tahun 2018.

Santichon Islamic School Bangkok

Pada hari kedua, tim internasionalisasi juga berkunjung ke Santichon Islamic School Bangkok untuk promosi kelas internasional. Tim disambut dengan sangat baik oleh Prasert Mussari, President of Santichon Islamic School dan Dr. Manat Boonchorn, Director of Santichon Islamic School.

Selepas dari Santichon Islamic School, tim berkunjung ke KBRI Bangkok dan juga Sekolah Indonesia Bangkok Thailand pada Selasa (26/9).   Tim diterima oleh Atdikbud KBRI Bangkok Prof. Mustari.

Ia menyambut hangat kedatangan tim UNNES dan serta menyampaikan agar UNNES dapat menginformasikan data kerja sama yang telah dilakukan dengan institusi di Thailand.

“MoU sebaiknya dilakukan juga dengan sekolah-sekolah Thailand agar kerjasama bilateral antar 2 negara dapat lebih terjalin melalui pendidikan” imbuhnya.

Selain itu, beliau juga mengapresiasi dengan sangat baik tawaran beasiswa yang diberikan UNNES kepada siswa Thailand serta bersedia memfasilitasi sosialisasi beasiswa tersebut ke sekolah-sekolah di Thailand.


from Universitas Negeri Semarang

Dosen Teknik Kimia menjadi Presenter Konferensi Internasional di Imperial College London

22nd on International Conference Researches in Science & Technology (ICRST 2017), London, United Kingdom di Universitas rangking urutan ke-8 di QS World University Rangkings yaitu South Kensington Campus, Imperial College London (13/9).

Konferensi ini merupakan konferensi internasional yang menjadi pusat intelektual untuk diskusi akademis dan para peserta yang telah menemukan penelitian baru, bertukar informasi dan mendiskusikan isu terkini. Konferensi ini memperbaiki perkembangan pengetahuan di bidang sain dan teknologi Konferensi Akademik Internasional mempromosikan penyebaran pengetahuan dan pengembangan persaudaraan akademis lintas nasional secara internasional.

Peserta berasal dari berbagai latar belakang dan negara yaitu USA, Indonesia, Saudi Arabia, Nigeria, India, Turki, Algeria, Malaysia, Perancis, Colombia, Polandia, Maroco, Iran, Pakistan, dan Mesir. Peserta yang diundang mereka yang telah dinyatakan lolos tahap seleksi makalah yang dilakukan oleh tim reviewer dan mendapatkan pernyataan diterima untuk mengikuti konferensi.

Salah satu dosen Teknik Kimia adalah Dr Wara Dyah Pita Rengga ST MT, merupakan perwakilan dari Fakultas Teknik yang mempresentasikan makalahnya dengan judul Adsorption/Oxidation of Formaldehyde by Silver Nano-particles attached on Activated Carbon.

Pada acara itu ia menjelaskan, pengurangan jumlah formaldehida (polutan berbahaya penyebab kanker nasofaring) dengan cara penjerapan formaldehida dan pelepasan CO2 pada karbon aktif yang dimodifikasi nanopartikel perak.

Dekan FT Dr Nur Qudus MT menyampaikan, saya merasa bangga dan senang dengan kegiatan yang terkait dengan UNNES yang bertekad untuk mengembangkan diri menjadi rumah ilmu pengembang peradaban unggul.


from Universitas Negeri Semarang

6521 Mahasiswa Baru UNNES Ikuti OKPT

Universitas Negeri Semarang
6521 Mahasiswa Baru UNNES Ikuti OKPT

Sebanyak 6521 mahasiswa baru (Maba) 2017 selama dua hari Kamis-Jumat (24-25 Agustus) mengikuti Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT) di kampus Sekaran Gunungpati.

Kegiatan di buka oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum ditandai dengan pemukulan Gong, Kamis (24/8) di Auditorium UNNES.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, kami ucapkan terima kasih UNNES melaksanakan kegiatan OKPT kembali dengan semangat untuk pramuka gerakan aksi nyata melalui pramuka untuk menghasilkan prestasi di tahun reputasi. UNNES merupakan satu satunya perguruan tinggi di Indonesia yang menjaga konservasi menyelenggarakan OKPT.

Kita sadar bahwa prestasi itu hanya dapat diperoleh melalui karakter yang unggul, tanpa yang unggul tidak akan diperoleh prestasi. Tanpa prestasi juga tidak akan diperoleh reputasi.

Reputasi adalah nama baik, citra dan UNNES terus mengembangkan reputasi melalui karakter-karakter dan prestasi-prestasi mahasiswa agar UNNES bereputasi. Dan alhamdulillah reputasi UNNES tidak hanya di tingkat nasional saja tapi juga ditingkat internasional baik dibidang olahraga seni dan bidang lain.

Bahkan ada juga salah satu mahasiswa UNNES yang memperoleh pujian dari berbagai tokok nasional termasuk Presiden Susilo Bangbang Yudhoyono waktu itu . Mereka yakni Raeni anak kurang mampu secara ekonomi (anak tukang becak) memperoleh beasiswa Indonesia Presidential Scholarship yang pertama untuk melanjutkan kuliah di Inggris.

Mahasiswa itu saat kuliah S1 di UNNES dengan program Bidikmisi, dengan kekurangmampuan itu mereka tidak putus asa dan tidak mengeluh malah mereka ingin mengubah kemiskinannya itu dengan memutus rantai kemiskinan dengan bercita-cita ingin kuliah sampai ke S3 dan menjadi dosen.

OKPT 2017 dengan tema Pramuka Wijaya Berkarakter Pancasila Berkarya Meraih Prestasi di Tahun Reputasi menghadirkan pembicara Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi (Peran Pramuka di Perguruan Tinggi dalam Memantapkan Integritas Bangsa), Ari Wijanarko (Andalan Nasional Bidang Hubungan Luar Negeri) mengupas tentang Peran Pramuka di Perguruan Tinggi dalam Memantapkan Karakter Pancasila.

UNNES Punya Peran Strategis Bentuk Pribadi Anak Bangsa

Universitas Negeri Semarang (UNNES) punya peran strategis membentuk pribadi anak bangsa menjadi generasi yang nasionalis, toleran dan solider.

Hal itu dikatakan Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat menghadiri deklarasi aksi kebangsaan perguruan tinggi se-Indonesia melawan radikalisme, di Nusa Dua Convension Center, Bali, Senin (25/9). Aksi deklarasi itu diikuti 3.000 rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia, serta beberapa tokoh pendidikan termasuk Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (MentistekDikti) Prof Drs Muhammad Nasir MSi Ak PhD CA.

Kegiatan ini menurut Prof Fathur, adalah momentum kebangsan yang harus jadi inspirasi untuk merawat kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Lantaran itulah, Rektor terus mengupayakan agar UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional ini mampu tampil sebagai kekuatan moral dan intelektual yang dapat diandalkan bagi Indonesia.

Pada acara penutupan, Selasa (26/9), Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo mengingatkan, perguruan tinggi adalah sumber pengetahuan dan pencerahan. Oleh karena itu Presiden menekankan, sangat berbahaya bila perguruan tinggi dimanfaatkan segelintir pihak sebagai medan infiltrasi ideologi radikalisme terorisme.

Lebih lanjut Jokowi menegaskan, perguruan tinggi harus mengambil sikap jelas dan tegas dalam mencegah dan melawan radikalisme. Perguruan Tinggi juga harus mengambil peran nyata dalam membela Pancasila dan NKRI sebagai wujud kepedulian kepada bangsa dan negara Indonedia.


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 26 September 2017

World Class Professor Asah Kemampuan Dosen UNNES dalam Menulis Proposal Penelitian Kompetitif Tingkat Nasional dan Internasional

Melanjutkan serangkaian program World Class Professor, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Semarang (UNNES) adakan seminar Proposal Writing for National and International Competitive Research pada Selasa (26/9) di Dekanat Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Kampus UNNES Sekaran, Semarang.
Peserta seminar kali ini terdiri dari 25 dosen FBS UNNES. Kemudian, materi seminar kali ini berfokus pada materi yang dibawakan oleh dua pembicara, yakni Prof Elizabeth Rata, dari Auckland University dan Prof Dr Totok Sumaryanto MPd, selaku kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNNES.
Prof Elizabeth membuka seminar dengan materi mengenai International Research Grant Application. Materi sesi ini memiliki lingkup dalam pendanaan riset tingkat internasional.
Beliau menjelaskan bahwa terdapat tiga poin penting dalam mendapatkan pendanaan penelitian tingkat internasional, antara lain: pendanaan (asal dana, tujuan pendanaan, transparansi dana), latar belakang penelitian (kesiapan penelitian, tujuan penelitian, level penelitian, bidang penelitian), dan lamaran pengajuan penelitian (proposal penelitian, prosedur EOI).
Dalam presentasi berikutnya, Prof Totok menyampaikan materi mengenai Preparation of National Competitive Research Proposal. Penjelasan presentasi bagian ini berkutat dengan persiapan proposal penelitian kompetitif di tingkat nasional.
Menurut Dr Rudi Hartono, selaku kepala Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UNNES, seminar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman praktis bagi para peserta. Oleh karena itu, mereka diberikan tugas untuk membuat proposal penelitian dalam 4-5 halaman yang akan dibimbing secara langsung oleh Prof Elizabeth Rata dan dapat berubah menjadi penelitian yang dapat dipublikasikan nantinya.
(Cesar Abdul, Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Wisuda Periode III, UNNES Kampus yang Mempunyai Daya Saing

Universitas Negeri Semarang (UNNES) mewisuda 1.466 mahasiswa pada wisuda periode III tahun 2017, Selasa (25/9). Wisudawan tersebut terdiri dari 12 doktor, 122 magister, 1.322 sarjana, dan 10 ahli madya lulusan diploma III.

Kepada para wisudawan, Rektor UNNES Prof Dr Fathur Rokhman MHum menyampaikan,
peran para wisudawan menjadi sangat strategis sebagai pelopor dan pencipta inovasi yang unggul melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang akan menambah khazanah etalase rumah ilmu sebagai pengemban peradaban.

Ia menambahkan, wisudawan UNNES ini laksana generasi rumah ilmu yang selalu bersinar terang menghadirkan inovasi dan inspirasi dengan ilmu, pengetahuan dan ketrampilan serta bekal hidup yang memadai yang dididik dan ditempa penuh rasa asah, asih, asuh.

Salah satu wisudawan dari Turki yang belajar Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Morve Boyaci merasa senang bisa kuliah di UNNES dan bisa mengikuti wisuda diperiode ini.

Morve menjelaskan, saya suka belajar di UNNES, karena kwalitas pendidikan disini tidak kalah dengan universitas lain di luar negeri. Itu mengapa saya memilih kuliah di UNNES. Banyak juga teman-teman saya yang belajar di UNNES mengatakan hal yang sama dengan yang saya katakan. Dan saya yakin dalam beberapa tahun lagi UNNES akan menjadi universitas yang bertaraf internasional.


from Universitas Negeri Semarang

Gugus Pengembang Konservasi FE Adakan Workshop Pengelolaan Sampah

Universitas Negeri Semarang
Gugus Pengembang Konservasi FE Adakan Workshop Pengelolaan Sampah

Gugus pengembang Konservasi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan workshop pengelolaan sampah, Minggu (17/9) di FE.

Kegiatan ini dihadiri mahasiswa semester satu lintas jurusan di lingkungan FE UNNES dan tujuh mahasiswa dari komunitas putra putri kampus dan kader penggerak konservasi.

Acara ini dihadirkan pembicara Sri Ismiyati seorang praktisi pengelolaan sampah. Pada acara tersebut, pembicara mengungkapkan pentingnya konsep pengelolaan sampah secara kreatif dan berkesinambungan.

Ia juga memaparkan, model pengelolaan sampah dengan konsep reduce, re use, recycle.

Ketua panitia penyelenggara sekaligus ketua gugus pengembang konservasi Dr Amin Pujiati MSi menyatakan, pelatihan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai konservasi di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu dipilihlah mahasiswa semester satu serta komunitas putra putri kampus dan kader penggerak konservasi.

Harapannya, mahasiswa dan komunitas kader konservasi akan semakin menginternalisasi nilai luhur dan budaya konservasi dalam aktivitas sehari-hari. Adapun tujuan kedua adalah, perlunya gerakan masif dan kampanye pemanfaatan sampah. Mengingat permasalahan sampah saat ini dirasakan masih memerlukan penanganan lebih lanjut.

Beberapa mahasiswa yang mengikuti kegiatan workhsop ini mengaku bahwa mereka benar-benar mendapatkan ilmu baru dan semakin termotivasi untuk dapat berperan lebih dalam pengelolaan sampah agar dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Ke depan mereka juga berharap agar kegiatan serupa makin sering digalakan dengan tema lain terkait konservasi serta mampu melibatkan lebih banyak mahasiswa.

Jurusan Kimia UNNES Gelar 12th Joint Conference of Chemistry

Jurusan Kimia FMIPA UNNES sukses menyelenggarakan Seminar Internasional yakni 12th Joint Conference of Chemistry (JCC 2017), Selasa (19/9) di Aston Hotel and Convention Centre. Tema yang diusung kali ini “Contributions of chemical sciences, engineering, education, and technology in solving global challenges”.

Joint Conference of Chemistry atau JCC merupakan bentuk kerjasama lima universitas dalam bentuk konsorsium bidang Kimia Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). JCC dilaksanakan setiap tahun dan Jurusan Kimia UNNES bertindak penyelenggara pada tahun ini.

Pelaksanaan JCC oleh Jurusan Kimia UNNES ini bertepatan dengan dilaksanakannya Seminar Internasional oleh FMIPA UNNES yakni 4th International Conference on Mathematics, Science and Education (ICMSE 2017) di tempat yang sama pada tanggal 18-19 Septermber 2017.

Tampil sebagai narasumber (Keynote Speaker) yakni Prof. David Harding (Walailak University, Thailand), Prof. Gouping Chen (University of Tsukuba, Jepang), Prof. Hadariah Bahron (Universiti Teknologi MARA, Malaysia), Prof. Subramaniam Ramanathan (National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapura), Prof. Hajime Hirao (City University of Hong Kong), sedangkan dari dalam negeri adalah Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih (Universitas Airlangga Surabaya, Indonesia), serta Prof. Kasmadi Imam Supardi (Universitas Negeri Semarang).

Ketua panitia JCC 2017 Cepi Kurniawan PhD menyampaikan, selain 7 narasumber internasional, hadir pula 94 pemakalah dan 22 peserta pendengar, yakni dari berbagai afiliasi antara lain dari UNNES, UNDIP, UNS, UNSOED dan UKSW, UI, UPI, UGM, Akademi Farmasi Nusaputera, Universitas Gunadarma, Universitas Islam Indonesia (UII), BATAN, Universitas Lampung, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Universitas Jambi, Universitas Riau, Universitas Muslim Indonesia Makasar (UMI), PT. Dexa Medica, Universitas Mulawarman, MaChung University, Universitas Teknologi MARA Malaysia, dan Universitas Teknologi Malaysia.

Saat membuka acara ini Dekan FMIPA UNNES Prof Dr Zaenuri SE MSi Akt menjelaskan, tema ini selaras dengan upaya UNNES dalam rangka menjadi Universitas Bertaraf Internasional dengan mengedepankan bidang ilmu pengetahuan, teknik, pendidikan dan teknologi.


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 25 September 2017

UNNES Kukuhkan Tiga Profesor

Universitas Negeri Semarang
UNNES Kukuhkan Tiga Profesor

Universitas Negeri Semarang (UNNES) Rabu, (6/9) tambah tiga profesor baru, pengukuhan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati.

Mereka Prof Dr Retno Sri Iswari SU sebagai Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Biokimia pada Fakultas Matematika dan  Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Prof Dr Abdurrahman Faridi MPd sebagai Profesor/Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris pada Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), dan Prof Dr Enni Suwarsi Rahayu MSi sebagai Profesor/Guru Besar dalam Bidang Ilmu Botani pada (FMIPA).

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, UNNES dengan bertambahnya tiga Profesor baru ini semakin menambah kekuatan dalam reputasi internasional.

Prof Fathur juga berpesan kepada tiga Profesor baru itu untuk lebih berinovatif dan berprestasi karena UNNES merupakan berbudaya prestasi dan berkarakter.

Pengajar Queensland Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia di UNNES

Bahasa merupakan alat komunikasi yang paling efektif untuk menyampaikan gagasan, pikiran, maksud dan tujuan kepada orang lain. Selain itu bahasa merupakan salah satu aspek dari kebudayaan. Oleh karena itu, sangatlah menarik untuk mempelajari bahasa sekaligus bertukar budaya. Misal orang Indonesia belajar bahasa dan budaya negara lain atau sebaliknya orang dari negara lain mempelajari bahasa dan budaya Indonesia.

Hal itu merupakan yang mendasari terjalinnya kerjasama antara Pemerintah Queensland dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kerjasama ini diwujudkan dalam kegiatan “Teacher Exchange” yaitu pertukaran pengajar dari kedua negara untuk saling belajar tentang bahasa dan budaya Indonesia. Pengajar Indonesia yang belajar ke Queensland ataupun sebaliknya.
Pada kesempatan ini, enam Pengajar Bahasa Inonesia dari Queensland yang belajar ke Indonesia untuk mempelajari bahasa Indonesia dan budayanya. Mereka antara lain Peta Elise Swan, Kym Hall, Peter Lloyd, Julia Bates, Sumadi, dan Simon Brigas.

Keenam pengajar itu akan belajar tentang bahasa, batik, dan tari selama dua minggu dari tanggal 25 September hingga 5 Oktober 2017 di Universitas Negeri Semarang (UNNES). UNNES menjadi pihak yang dipercaya untuk mengajarkan bahasa dan budaya Indonesia tersebut.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UNNES Prof Dr YL Sukestiyarno PhD menyambut rombongan tersebut di Ruang Rektor UNNES (25/9). Prof Sukes berharap kegiatan ini dapat meningkatkan jalinan silaturahmi dan persahabatan antar kedua negara. Selain itu, dapat bertukar pikiran sehingga mampu meningkatkan kemampuan cara mengajar Bahasa Indonesia yang baik.
Ikut hadir Wakil Dekan I Fakultas Teknik, Kepala Humas, Kepala Internasional Office UNNES, Pemerintah Provinsi Jateng, dan para pejabat yang lain.


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 24 September 2017

Sambut Bulan Muharram, Pengajian Rutin UNNES Ingatkan Jamaah untuk Sebarkan Kebaikan

Maraknya Hoax dan ujaran kebencian semakin menarik perhatian banyak orang. Bukan hanya pada konten informasinya yang tidak benar dan subjektif, namun hal ini juga berkaitan dengan efeknya yang mampu merugikan banyak orang secara riil atau materiil.

Hal ini pula yang menjadi fokus yang diangkat dalam pengajian rutin UNNES pada Minggu (24/9) di Rumah Dinas Rektor, Semarang. Dalam acara ini, turut hadir Rektor UNNES, Prof Dr Fathur Rokhman, selaku pemberi sambutan, Kepala Biro Kesra Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Drs Supriyono MM, sebagai pemberi tausiyah, dan Gus Lukman Hakim.

Dalam sambutannya, Prof Fathur menjelaskan bahwa kita sebagai akademisi harus menjaga kesantunan dalam menggunakan media sosial. Sebagai penggunanya, kita tidak boleh memasukkan informasi yang tidak benar dan memprovokasi banyak orang. Seharusnya, kita memberikan informasi mengenai kabar baik universitas melalui prestasi universitas di tingkat nasional ataupun internasional.

Selain itu, beliau berpesan bahwa dengan menyampaikan banyak kebaikan, keberkahan akan muncul setelahnya. Sehingga, ketika ada kabar buruk yang menimpa, akan tertutupi dengan kebaikan yang telah dilakukan.

Masuk ke materi tausiyah, Gus Supriyono menyatakan kekhawatirannya pada kabar burung dari media sosial yang selama ini menyebar. Menurutnya, adanya teknologi media sosial, sebaiknya digunakan untuk memberikan informasi yang baik, bukan yang buruk. Hal ini karena masalah kabar tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk selalu mengingatkan masyarakat akan hal tersebut.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi adanya inisiatif UNNES untuk mengadakan pengajian Ahad Pahing ini. Beliau mengatakan bahwa adanya pengajian ini dapat menjadi refleksi di kalangan pejabat dan pegawai institusi untuk memfilter berita yang bertebaran di masyarakat. Sehingga, ia berniat untuk mengaplikasikan langkah ini di kalangan pemerintah provinsi Jawa Tengah. (Cesar Abdul, Student Staff)


from Universitas Negeri Semarang

Dekan FH UNNES, Jangan Ada Kekerasan pada Kegiatan Mahasiswa Baru

Dekan Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) Dr Rodiyah SPd SH MSi melepas mahasiswa yang akan mengkuti kegiatan keakraban keluarga mahasiswa baru FH 2017, di gedung dekanat FH, Sabtu (23/9). Sebanyak 399 mahasiswa baru FH akan mengikuti program ini di perkemahan agrowisata D’Emmerick Salatiga, selama 2 hari.

Dalam sambutannya, Dr Rodiyah mengatakan, kegiatan keakraban digelar sebagai bentuk upaya kampus untuk memperkenalkan diri dengan mahasiswa baru agar bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan kampus dan teman-teman baru.

Dekan perempuan ke dua di UNNES ini juga memberikan pesan agar kegiatan ini dapat berlangsung aman, lancar, tertib dan jangan ada kekerasan sama sekali, serta harus sesuai dengan aturan yang ada.

Sementara itu Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Tri Sulistiyono SH MH menjelaskan kegiatan ini berguna untuk menjalin keakraban dan menggali potensi prestasi dan kreatifitas mahasiswa, serta untuk memotivasi mahasiswa baru agar giat mengikuti perkuliahan.


from Universitas Negeri Semarang

Kerja Sama Lima Universitas, Jurusan Kimia UNNES Sukses Gelar Joint Conference of Chemistry

Bekerja sama dengan empat universtas lain, Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Semarang sukses menyelenggarakan seminar internasional yakni 12th Joint Conference of Chemistry (JCC 2017) Selasa (19/9) di Aston Hotel and Convention Centre.

Tema yang diusung kali ini adalah contributions of chemical sciences, engineering, education, and technology in solving global challenges.

Tema ini selaras dengan upaya UNNES dalam rangka menjadi Universitas Bertaraf Internasional dengan mengedepankan bidang ilmu pengetahuan, teknik, pendidikan, dan teknologi.

Joint Conference of Chemistry atau JCC merupakan bentuk kerjasama lima universitas dalam bentuk konsorsium bidang Kimia Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

JCC dilaksanakan setiap tahun dan Jurusan Kimia UNNES bertindak penyelenggara pada tahun ini. Pelaksanaan JCC oleh Jurusan Kimia UNNES ini bertepatan dengan dilaksanakannya Seminar Internasional oleh FMIPA UNNES yakni 4th International Conference on Mathematics, Science and Education (ICMSE 2017) di tempat yang sama pada tanggal 18-19 Septermber 2017.

Ketua panitia JCC 2017 Cepi Kurniawan, Ph.D sukses mengundang para pakar kimia internasional dalam JCC 2017 sebagai narasumber.

Mereka adalah Prof. David Harding (Walailak University, Thailand), Prof. Gouping Chen (University of Tsukuba, Jepang), Prof. Hadariah Bahron (Universiti Teknologi MARA, Malaysia), Prof. Subramaniam Ramanathan (National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapura), Prof. Hajime Hirao (City University of Hong Kong), sedangkan dari dalam negeri adalah Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih (Universitas Airlangga), serta Prof. Kasmadi Imam Supardi (Universitas Negeri Semarang).

Selain 7 narasumber internasional, hadir pula 94 pemakalah dan 22 peserta pendengar.


from Universitas Negeri Semarang