Friday, 8 April 2016

Unnes Kerjasama dengan Kodam IV/Diponegoro

Dalam rangka pengembangan Tri Darma Perguruan tinggi Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengadakan kesepakatan bersama dengan Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro, Jumat (8/4) di auditorium kampus Sekaran Gunungpati.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Panglima Kodam VI/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Jaswandi dan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, disaksikan oleh Wakil Rektor, Dekan, pimpinan jajaran Kodam IV Diponegoro, dan 750 mahasiswa Unnes.

Ruang lingkup kesepakatan bersama ini mencakup kegiatan Pendidikan, pelatihan, penelitian, kajian serta penyuluhan hukum, pembinaan sosial kemasyarakatan, peningkatan kemampuan keterampilan tenaga professional.

Selain itu, juga pemberian pertimbangan – pertimbangan akademik, serta kegiatan – kegiatan lain yang disepakati bersama serta bermanfaat untuk para pihak dan masyarakat luas.

Mayor Jenderal TNI Jaswandi menyampaikan, setelah penandatangan kesepakatan ini silakan dari pihak Unnes untuk melakukan penelitian, pelatihan, dan kajian penyuluhan hukum di lingkup Kodam IV/Diponegoro.

Prof Fathur Rokhman mengatakan, kesepakatan bersama ini untuk menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik, dan kondusif diantaranya menyelenggarakan seminar bersama.

“Kesepakatan ini berlaku dalam jangka waktu empat tahun, jika diangkap masih releven kerjasama ini bisa diperpanjang lagi, kata Prof Fathur. Eka Fajlin


from Universitas Negeri Semarang

Tangkisan Maut UKM Pencak Silat Sabet Medali Emas

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Negeri semarang (Unnes) berhasil meraih empat medali, dua di antaranya medali emas, satu medali perak dan sebuah medali perunggu. Medali diraih dalam ajang kejuaran pencak silat tingkat internasional, The 3rd Sebelas Maret International Pencak Silat PSHT Championship, Sabtu-Jumat, (19-24) di Gor Universitas Negeri Surakarta.

Medali emas diraih pada nomor laga kelas D Putra oleh Danang Faisal Romansah dan seni ganda putri oleh Ulfa Roikhatul Fitri berpasangan dengan Dwi Astuti. Pada nomor seni ganda putra, M. Yusi Dwi Setiawan dan Anang Khairur Rahman berhasil menyumbangkan medali perak. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Asna Istiana, Anis Qori Aeni dan Iswanti pada nomor seni beregu putri.

“Ini merupakan salah satu prestasi yang membanggakan bagi kontingen Unnes. Harapannya para atlet lebih giat berlatih dan terus berdoa serta tetap menjaga kerjasama yang baik dengan para pelatih agar kedepan bisa lebih baik lagi,” ungkap pelatih UKM Pencak Silat Unnes, Gustom Azmi Agam S.Pd.

Ucapan terimakasih turut diberikan kepada Pembina UKM Pencak Silat Unnes, Ibu Dra. Maria Margareta Endang Sri Retno, M.Kes dan tim pelatih.

Eva Rafiqoh


from Universitas Negeri Semarang

Kuatkan Misi Akselerasi Inovasi Rektor Apresiasi Pandawa Ev-2

Rektor mengapresiasi mobil listrik hemat energi, Pandawa Ev-2 dalam pembukaan Gebyar Teknik Terpadu (GTT) FT Universitas Negeri semarang (Unnes), Jumat (8/4) di sekitar kompleks FT. Pandawa Ev-2 merupakan hasil cipta-kreativitas mahasiswa Fakultas Teknik dalam mendukung misi akselerasi Inovasi.

Mobil yang dinobatkan sebagai Top Ten Electric Car Indonesia 2015 ini, muncul selaras dengan tema GTT yakni Merangkai Teknik harmoni dengan Akselerasi dan Inovasi. Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengatakan, Akselerasi Inovasi adalah salah satu tujuan Unnes supaya dapat bisa bersaing dengan universitas di dunia.

“Dosen dan mahasiswa saya dukung untuk terus menciptakan inovasi sesuai dengan bidangnya untuk mendukung visi-misi Unnes,” ujar Prof Fathur dalam acara yang dihadiri dekan-dekan fakultas dan jajaran birokrasi Unnes.

Dekan Fakultas Teknik Dr Nur Qudus MT menyampaikan GTT adalah agenda setiap tahunnya untuk menampilkan kreativitas-kreativitas antar jurusan.

Pandawa Unnes menorehkan prestasi di perlombaan prototype mobil di tingkat nasional yang berlangsung di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 21–25 Oktober 2015.

Tim Pandawa Unnes dibimbing oleh Ahmad Mustamil Khoiron S.Pd., M.Pd dosen di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin, Bayu Prasetyo (TM) sebagai manajer tim, dengan anggota Agus Fatkhuniam (TM), Prasetyo Wiratmoko (TM), Agus Lutanto (TM), Triyanto (TM), Arungga Gilang Pamungkas (TM), Rullyta Widya Renggani (TM), Dimas Juniyanto (TE). Drs. Djoko Adi Widodo M.T.

Eva Rafiqoh


from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 7 April 2016

Tiga Profesor Unnes Naik Pangkat

Tiga Profesor di lingkungan Universitas Negeri Semarang (Unnes) menerima Surat Kenaikan Pangkat. Penyerahan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Kamis (7/4) di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Mereka Prof Dr Tandiyo Rahayu MPd (Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan) naik dari IIId menjadi IVa, Prof Dr dr Oktia Woro Kasmini Handayani MKes (Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan) naik dari IVc menjadi IVd, dan Prof Dr H Achmad Slamet MSi (Direktur Program Pascasarjana) naik dari IIId menjadi IVa.

Prof Fathur Rokhman menyampaikan, setelah menerima SK kenaikan pangkat ini, gajinya menjadi naik, sumber daya manusianya juga harus naik untuk berkontribusi mengabdi kepada Unnes, nusa, bangsa, dan negara.

“Sebab sumber daya manusia merupakan kata kunci untuk meningkatkan Unnes,” kata Prof Fathur.

 


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 6 April 2016

Donatur Belgia Tawarkan Beasiswa untuk Mahasiswa Unnes

Dalam rangka mengapresiasi siswa berprestasi yang kurang mampu khususnya siswa SMK dan MA, Colruyt Group Belgia melalui Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI) memberikan peluang kuliah gratis di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Tawaran beasiswa ini disampaikan oleh Greet Castermans dan Sarah Gerard, dua perwakilan Colruyt yang bertemu Wakli Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama Unnes Prof YL Sukestiyarno PhD, Rabu (6/4).

Greet mengatakan bahwa Colruyt bahwa beasiswa yang ditawarkan tahun ini bukanlah yang pertama. Dua tahun lalu Colruyt  telah memberikan beasiswa kepada  1 mahasiswa dari Fakultas Hukum hingga lulus.
“Kami berharap pada tahun 2016 jumlah penerima beasiswa Colruyt di Unnes dapat bertambah,” kata Prof Sukestiryarno.

Dalam pertemuan yang sama, Unnes dan Colruyt melakukan penjajakan kerja sama antara Unnes dengan YKAI yang akan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU.

 


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 5 April 2016

Tuti Widianti Dosen FMIPA Purna Tugas

Tak terasa sudah tiga puluh tujuh tahun (1979-2016) mengabdi IKIP Semarang (dulu) dan di Universitas Negeri Semarang (sekarang) bercengkerama dengan mahasiswa, dosen, dan karyawan.

Kini, terasa berat untuk meninggalkan kampus tercinta (Unnes) sebab hari ini Selasa (5/4) telah purna tugas. Namun, masih ada tempat berkumpul bersama para pensiunan yakni di perkumpulan Wredatama untuk saling menukar pikiran dan informasi.

Yakni Ir Tuti Widianti MBiomed dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) memasuki purna tiugas. Pelepasan oleh Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum didampingi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr Martono di rektorat kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Fathur menyampaikan, ibu luar biasa masih diberi umur panjang dan sehat oleh Allah sehingga bisa menghadiri acara pelepasan purna tugas ini.

Prof Fathur menawarkan bahwa selelah pelepasan ini, masih bisa mengajar di fakultas nanti diusulkan untuk memperoleh nomor induk dosen khusus (NIDK), namun itu semua tergantung kepada fakultas.

“37 tahun telah mengabdi di lembaga ini sudah banyak menghasilkan mahasiswa yang cerdas dan berkarakter, untuk itu lembaga mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya dan mohon maaf apabila dalam melayani masih banyak kekurangannya.

Tuti Widianti MBiomed menyampaikan, selama mengabdi 37 tahun di IKIP (dulu di Jalan Kelud) dan Unnes banyak suka dan dukanya, diantaranya saat di kelud mahasiswa dan dosen sangat akrap sekali karena masih sedikit.

Setelah pindah ke kampus Sekaran (1990) jalannya banyak tanjakan sehingga banyak kendaraan yang tidak kuat naik (mogok), kalau sekarang jalannya kan sudah banyak yang di kepras sehingga agak datar di beberapa bagian.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, setelah purna tugas ini saya mau berkumpul dengan keluarga dan ingin bergabung dengan teman-teman purna tugas di paguyuban Wredatama saja memberi kesempatan kepada yang muda untuk meneruskan estawet dosen di Unnes,” jelas Tuti Widianti.


from Universitas Negeri Semarang

Menwa Unnes Kerja Bakti Bersama Warga Banaran

Resimen Mahasiswa Batalyon 902 Universitas Negeri Semarang (Menwa Unnes) menyelenggarakan kerja bakti se-kelurahan Banaran.

Komandan Batalyon Fikri Rizki Pratama menyampaikan, kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-39 Menwa, Minggu (3/4).

Pembukaan dipusatkan di lapangan banaran, dihadiri oleh anggota menwa, perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), warga Banaran, dan dosen Akpol.

Fikri Rizki Pratama saat membuka menyampaikan, sebagai mahasiswa aktif sudah seharusnya ikut berperan dalam membangun Unnes yang berwawasan konservasi salah satunya dengan mengadakan ‘Bersih Desa’ seperti sekarang ini.

“Ini bentuk kepedulian mahasiswa kepada masyarakat sebagai bekal nanti setelah lulus untuk terjun di masyarakat,” kata Fikri.

Dosen Akpol Muntoha mengemukakan, partisipasi dari warga dan mahasiswa dari beberapa perwakilan UKM ini patut diapresiasi. Mereka bekerja sama saling bahu membahu mulai dari memotong rumput di lapangan Banaran, membersihkan selokan, membuat parit, dan menyusun batako di depan masjid.

“Semangat kekeluargaan dan gotong royong sangat tampak kental antara warga dan mahasiswa, ini yang harus diteladani,” kata Muntoha. (Eka Fajlin)


from Universitas Negeri Semarang

Mahasiswa Prodi Sastra Jawa Unnes Jadi Dalang di Museum Ronggowarsito

Wayang kulit merupakan warisan budaya yang sarat dengan nilai-nilai yang ada di masyarakat, khususnya masyarakat jawa. Lewat wayang kulit, masyarakat disuguhkan dengan cerita-cerita masa lalu yang bisa diambil makna dari cerita yang dipentaskan tersebut.

Universitas Negeri Semarang (Unnes) dalam hal ini juga turut andil dalam melestarikan budaya adihulung warisan nenek moyang tersebut, lewat Pentas Dalang yang diselenggarakan oleh Museum Ronggowarsito Mahasiswa Prodi Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Unnes (FBS Unnes), Afiana Larasati mahasiswa semester mementaskan lakon Wahyu Makutarama.

Afiana merupakan salah satu mahasiswa yang rutin mengikuti pelatihan pentas dalang, pada Senin (4/4) di Komplek Museum Ronggowarsito dia berkesempatan menjadi dalang dalam pentas tersebut. Dalam pementasan tersebut, hadir pula beberapa dosen dan mahasiswa sastra jawa.

Dalam pementasan tersebut, Afiana tidak hanya ditemani oleh dosen dan mahasiswa, kedua orang tuanya juga hadir langsung dan memberikan semangat pada mahasiswa yang telah menempuh 6 semester tersebut. Muhammad Sholekan


from Universitas Negeri Semarang

Menwa Unnes Kerja Bakti Bersama Warga Banaran

Resimen Mahasiswa Batalyon 902 Universitas Negeri Semarang (Menwa Unnes) menyelenggarakan kerja bakti se-kelurahan Banaran.

Komandan Batalyon Fikri Rizki Pratama menyampaikan, kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-39 Menwa, Minggu (3/4).

Pembukaan dipusatkan di lapangan banaran, dihadiri oleh anggota menwa, perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), warga Banaran, dan dosen Akpol.

Fikri Rizki Pratama saat membuka menyampaikan, sebagai mahasiswa aktif sudah seharusnya ikut berperan dalam membangun Unnes yang berwawasan konservasi salah satunya dengan mengadakan ‘Bersih Desa’ seperti sekarang ini.

“Ini bentuk kepedulian mahasiswa kepada masyarakat sebagai bekal nanti setelah lulus untuk terjun di masyarakat,” kata Fikri.

Dosen Akpol Muntoha mengemukakan, partisipasi dari warga dan mahasiswa dari beberapa perwakilan UKM ini patut diapresiasi. Mereka bekerja sama saling bahu membahu mulai dari memotong rumput di lapangan Banaran, membersihkan selokan, membuat parit, dan menyusun batako di depan masjid.

“Semangat kekeluargaan dan gotong royong sangat tampak kental antara warga dan mahasiswa, ini yang harus diteladani,” kata Muntoha. (Eka Fajlin)


from Universitas Negeri Semarang

Monday, 4 April 2016

40 Tahun Mahapala Unnes Semakin Jaya dan Sukses

Harapannya pada usia ke-40 tahun ini, Mahapala Unnes semakin jaya dan sukses serta mendukung penuh dalam upaya penjagaan serta aksi lingkungan di sekitar kampus maupun di luar kampus.

Empat Dekade sudah Tim Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Negeri Semarang (Mahapala Unnes) merayakan Ulang Tahun, Sabtu (2/4) di area Wall Climbing itu telah dilaksanakan dengan hikmat.

Pelaksanaan syukuran tersebut bertajuk “Harmoni Mahapala Tempo Doeloe dan Tempo Sekarang” lengkap dengan panorama terang benderangnya lampion di sepanjang jalan masuk.

Menurut Ketua Mahapala Tsani, ada berbagai rangkaian acara pada malam syukuran ini di antaranya penampilan music acoustic dari anggota baru, pemotongan tumpeng, pemberian hadiah dari anggota baru, dan inti yakni sarasehan oleh Takari Mulya (alumni Mahapala Unnes).

“Sarasehan ini untuk berkumpul dan sharing pengalaman dengan semua anggota mahapala Unnes dari angkatan perintis hingga angkatan termuda,” kata Takari Mulya.

Kegiatan juga diisi pemutaran video dokumenter mengenai perjalanan Mahapala Unnes sejak awal berdirinya hingga sekarang ini.


from Universitas Negeri Semarang

Kunjungi Labschool, Kepala Dinas Pendidikan Disambut Drumband

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang, Bunyamin MPd tiba di Sekolah Dasar Labschool Universitas Negeri Semarang (Unnes) Kampus Sampangan disambut genderang drumband SD Labschool Unnes, Sabtu (2/4). Bunyamin hadir dalam acara Open House Kelompok Belajar, Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar (SD) Labschool Unnes.

Berbagai hasta karya murid SD yang dikelola Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Unnes ini dipamerkan sepanjang hari itu. Di antaranya hasil karya dari bahan bekas, keranjang dari koran, boneka tangan, pigura dari sampah plastik dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, berbagai kreasi tari, lukisan, karya komik, penampilan karawitan, hingga marching band dipertunjukkan.

Berbagai macam lomba yang diikuti oleh kelompok bermain hingga SD di seluruh Kota Semarang juga ikut meramaikan acara bertajuk Berkarya, Berbagi dan Berinovasi bersama Labschool Unnes.

Bunyamin berharap Labschool Unnes menjadi sekolah yang terintegrasi. Terutama untuk jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD).

Menurutnya, dewasa ini anak kurang dari tiga tahun kebanyakan berada di bawah asuhan pengasuh yang kurang mumpuni. “Seandainya anak kurang dari 3 tahun sudah bisa dibina di Labschool Unnes, akan lebih baik lagi. Ke depan, saya berharap Labschool Unnes turut mengolah pendidikan usia dini secara holistic integratif. Kalau bisa ke depan ada tempat penitipan anak,” kata Bunyamin.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Prof YL Sukestiyarno mengatakan, potensi non akademik perlu ditekankan dan terintegrasi dengan sekolah formal untuk mengajarkan anak-anak memiliki kepekaan sosial.

“Untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang semakin meningkat dari sisi kompetensi, maka orientasi pembelajaran di Labschool Unnes bukan hanya berpusat pada peningkatan aspek akademik, “ kata Bunyamin sebelum membuka acara dengan pemukulan gong.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Unnes, Prof YL Sukestiyarno mengapresiasi Labschool yang dikelola oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Unnes itu. “Selain potensi akademis, labschool juga menggali potensi non-akademis. Labschool menyediakan jenjang pendidikan berkesinambungan dari kelompok belajar hingga sekolah dasar,” kata Sukestiyarno dalam sambutannya.


from Universitas Negeri Semarang

Dr Mohd Shukri Universiti Selangor Beri Kuliah Umum di FT Unnes

Dr Ir Mohd Shukri bin Yob PEng MIEM BEM Dean of resource, Senior lecturer division Mechanical Faculty of Engineering Universiti Selangor (Unisel) Malaysia memberi kuliah umum di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT Unnes), Kamis (31/3) di FT kampus Sekaran Gunungpati.

Kuliah umum dengan tema “Public Lecture at Mechanical Engineering Department Semarang State University” ini diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa jurusan Teknik Mesin dan dosen. Sebab, dapat memberi gambaran nyata pada mahasiswa mengenai tantangan pengajar di dunia global dan regional terkait Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan segera dihadapi mahasiswa setelah lulus nanti.

Dr Shukri juga membekali mahasiswa dengan Vehicle Design Process, dimulai dari desain hingga proses pemasaran. Hal tersebut memotivasi mahasiswa untuk berpikir kreatif dalam bidang produksi kendaraan.

Setelah kuliah umum, dilanjutkan diskusi antara Dr Shukri dengan para dosen Jurusan Teknik Mesin dengan tema “Resources Optimization for Excellent Services”. Dalam hal ini Dr Shukri mendiskusikan cara mengelola sumber daya yang dimiliki jurusan dan mengoptimalkan sumber daya dari luar (kerja sama industri) agar segera terwujud pelayanan optimal kepada mahasiswa.


from Universitas Negeri Semarang

Bangvasi Bekali Ketrampilan Membuat Pupuk Alami Bagi Kader Konservasi

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembang Konservasi Universitas Negeri Semarang (Bangvasi Unnes) menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan guna membekali dan meningkatkan pengetahuan para pengurus Rumah Kompos. Kegiatan dilakukan guna menciptakan kader konservasi di Unnes. 60 peserta pelatihan mengikuti kegiatan tersebut di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Unnes (PKMU), Minggu, (3/4).

Kepala UPT Bangvasi Drs Kusmuriyanto MSi mengatakan, pelatihan bertujuan untuk membekali pengetahuan dan ketrampilan tentang pembuatan pupuk guna mendukung visi Unnes menjadi kampus konservasi bereputasi international yang Hijau, Bersih dan sehat (HIBAT).

“Pelatihan akan terus berlanjut guna membekali pengetahuan dan ketrampilan para anggota Rumah Kompos Unnes supaya menjadi kader konservasi yang sesungguhnya yang dapat mengaktualisasikan ilmunya baik dilingkungan, perkuliahan, serta di masyarakat” tutur Drs Kusmuriyanto.

Hadir sebagai nara sumber Dr Siti Harnina Dosen Biologi Unnes memyampaikan materi tentang pembuatan starter pupuk dari bahan marginal dan penggunaannya, sedangkan Sutriatmo Ketua LP2KLH Kendal memaparkan materi tentang farming kompos berbasis masyarakat mulai dari pembuatan alat hingga proses akhir menjadi produk pupuk cair dan padat.

Peserta pelatihan juga melakukan praktik membuat tiga jenis Starter atau Micro Organisme Local dan pembuatan pupuk cair, yang nantinya akan dikembangkan di Rumah Kompos Unnes.

(Kontributor Andri Saeful Adnan, Mahasiswa Magang Humas)


from Universitas Negeri Semarang

Sunday, 3 April 2016

Teliti Kearifan Lokal Sedulur Sikep, Ketua DPP IKA Unnes Raih Doktor


Ketua Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Negeri Semarang (DPP IKA Unnes) Drs Budiyanto SH MHum meneliti kearifan lokal komunitas sedulur sikep Pati meraih gelar akademik doktor.

Promovendus mengangkat disertasi “Model Fungsionalisasi Nilai-nilai Kearifan Lokal (Local Genius) dalam Kebijakan Hukum (Legal Policy) Daerah di Provinsi Jawa Tengah. (Kajian Konstitusional Penguatan Komunitas Adat Sedulur Sikep Pati dalam Pengelolaan Sumber Alam & Pelestarian Lingkungan Hidup).

Promovendus menyampaikan, penelitian terhadap komunitas sedulur sikep ini menunjukkan fakta bahwa kearifan lokal bertumpu pada tiga nilai utama dalam kehidupan yakni keadilan, kejujuran, dan kebenaran (keputusan). Sedulur sikep merupakan komunitas adat di pegunungan kendeng yang meyakini bahwa bumi merupakan sebagai ibu kandung yang memberi penghidupan sehingga wajib berperilaku harmonis dengan alam sekitarnya.

Oleh karena itu, kebijakan daerah dalam pendirian pabrik semen di Sukolilo Pati yang belakangan ini masih menjadi perhatian masyarakat.

Promavendus dengan promotor Prof Dr H Gunarto SH SE Akt MHum dan ko-promotor Dr Martitah MHum berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan tim penguji ujian terbuka Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Sabtu (2/4) di kampus Unissula Semarang.

Tim penguji terdiri atas Prof Dr Arief Hidayat SH MS (Ketua MK RI), Prof Dr Gunarto SH SE Akt MHum (Ketua PDIH Unissula), Dr Martitah (Wadek I FH Unnes), Dr Jawade Hafidz SH MHum (Dekan FH Unissula), dan Anis Mashdurohatun SH MHum (Sekretaris PDIH Unissula) sepakat meluluskan promovendus lulus cumlaude dengan nilai rata-rata 3,86. Promovendus meraih gelar doktor di bidang hukum tata negara pada PDIH Unissula.

Hadir Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Ketua Kopertis Wilayah VI Prof DYP Sugiharto, anggota DPR RI, anggota DPRD dan setda Jawa Tengah, rektor Unimus Prof Masrukhi, rektor Untag, rektor Unwahas, dan Dekan serta pempinan di lingkungan Unnes.

from Universitas Negeri Semarang

Saturday, 2 April 2016

Jaga Nilai Budaya, Unnes Pentaskan Wayang Semalam Suntuk


SEKITARUNNES.COM, SEMARANG - Dalam rangka Dies Natalis ke-51, Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar pementasan wayang semalam suntuk, jumat (01/04). Pementasan wayang dengan lakon Sang Balarama tersebut tidak hanya dihadiri segenap pimpinan di lingkungan Unnes saja, namun mahasiswa dan warga sekitar pun antusias dalam pertunjukan wayang didalangi oleh dalang kondang Ki Purbo Asmoro.

Balarama merupakan sosok yang juga mempunyai nama lain, Kakrasana, Wasi Jalandra, dan Baladewa tersebut adalah sosok raja ideal yang cerdas, tegas, berani, jujur, dan sakti mandraguna. Balarama juga tidak hanya sebagai kesatria yang pandai berperang, namun dia juga dikenal sebagai seorang brahmana masih memegang teguh ajaran-ajaran yang tertulis dalam kitab.

Pementasan wayang ini merupakan agenda rutin Unnes yang diselenggarakan setiap tahun yang bertepatan dengan puncak Dies Natalis, hal itu dilakukan oleh Unnes dalam rangka komitmen Unnes sebagai Universitas Konservasi, yakni dalam bidang konseravasi budaya.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh panitia Dies tahun ini dan ucapan terimakasih juga disampaikan kepada Ki Purbo Asmoro sebagai dalang pada Dies Natalis ke-51 ini, “ini adalah kali ketiga beliau datang ke Unnes untuk mementaskan wayang kulit, jadi beliau juga merupakan bagian dari keluarga besar Unnes dengan turut dalam hari yang berbahagia bagi warga Unnes” ungkap Prof Fahtur Rokhman.

“pementasan wayang semalam suntuk ini juga merupakan upaya dalam rangka upaya Unnes dalam komitmen Konservasi Budaya, wayang merupakan warisan budaya kita yang mempunyai nilai dan budaya sangat tinggi, maka dari itu mari kita ambil makna dari pementasan wayang malam ini” Tutur Prof Fathur. Muhammad Sholekan

from Universitas Negeri Semarang

Friday, 1 April 2016

Ki Purbo Asmoro Lakonkan Baladewa


Pagelaran wayang digelar dies natalis ke-51 Universitas Negeri Semarang (Unnes). Mengangkat tema ”Balarama” dengan dalang Ki Purbo Asmoro, pagelaran wayang kulit diselenggarakan di parkir auditorium Unnes Sekaran, Jumat (1/4).

Dalam sambutannya Prof Dr Fathur Rokhman Mhum mengucapkan syukur atas terlaksananya rangkaian kegiatan dies Natalis ke-51 ini. Serangkaian berbagai acara berhasil terlaksana dengan baik berkat sinergi seluruh civitas akademika.

”Konservasi tak hanya lingkungan. Konservasi budaya merupakan nilai luhur yang dapat menjadi pengingat-ingat agar civitas academica senantiasa mengutamakan kejujuran dalam menjalani tugas pada tahun akselerasi inovasi.” katanya.

Dalang Ki Purbo Asmoro melakonkan Balarama yang memiliki makna filosofis sebagai Baladewa terkenal sebagai raja yang jujur, adil, dan tulus. Baladewa ada yang mengatakan sebagai titisan daripada naga sebagai titisan Sanghyang Basuki, dewa keselamatan.

Tujuan dari pagelaran wayang kulit itu adalah keinginan Unnes untuk membaur dengan masyarakat sekitar. Tidak hanya itu, tetapi juga untuk menguatkan akar nilai konservasi budaya.

from Universitas Negeri Semarang

Istimewanya Perayaan Puncak Dies Natalis ke 51 Unnes


SEKITARUNNES.COM, SEMARANG - Ada satu sisi yang patut menjadi perhatian pada upacara puncak Dies Natalis ke 51 Unnes, Rabu (30/3) di Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes). Rektor terdahulu hingga tokoh-tokoh berpengaruh di Indonesia turut hadir merayakan acara puncak pencapaian kinerja seluruh civitas akademika Unnes, sejumlah pertunjukkan pun sukses ditampilkan.

Barisan tempat duduk panggung kehormatan terlihat Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman, Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Menristekdikti Prof M Nasir, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Pada barisan tempat duduk VIP diantaranya tampak Rektor terdahulu Prof Sudijono Sastroatmodjo , Prof AT Soegito, Prof Retmono, dan Prof Rasdi Eko Siswoyo juga Mantan Menteri Pendidikan Nasional Prof Dr Ir Muhammad Nuh DEA, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Irman Gusman, Wakil Ketua DPR RI Ir AGus Hermanto, Kapolda Jateng Inspektur Jenderal Polisi Nur Ali ,Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi dan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Hadir pula, Ani Yudhoyono berbalut busana kebaya silver didampingi Istri Prof Fathur, Barokah Isdaryanti tampak mengenakan kebaya putih dalam barisan tersebut.

Acara dimulai, Rektor membuka acara y segera disambut tepuk tangan para tamu undangan, dilanjutkan dengan Laporan Tahunan Rektor. Dilanjutkan dengan peluncuran integrasi 120 sistem aplikasi Unnes yang menjadi salah satu agenda acara juga menarik perhatian para tamu undangan.

Waktu menunjukkan pukul 09.44 WIB, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya secara informatif menyampaikan target pencapaian cita-cita Jawa Tengah dan aktif mengikut sertakan masyarakat yang tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal budaya seperti gotong royong, musyawarah serta urun rembug (sumbang saran –red).

“Saya harap Tim KKN Unnes dapat berpartisipasi membantu program-program pelaksanaan desa dengan sistem perencanaan, pelaksanaan, evaluasi yang lebih baik, “ ujar Ganjar.
Selanjutnya, sambutan kunci oleh Menristekdikti Prof M Nasir mengikhtisarkan Unnes untuk meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas dalam bidang riset di Indonesia.

“Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi saat ini tengah mendorong tujuh bidang riset yang dikembangkan berbasis inovasi dan industri, yakni bidang teknologi pangan dan pertanian, bidang kesehatan dan obat obatan, informasi teknologi komunikasi, teknologi transportasi, nano teknologi, teknologi pertahanan dan energi terbarukan, serta satu bidang energi kemaritiman adalah amanah langsung dari Presiden RI,” paparnya.

Adapun Orasi Ilmiah yang ditunggu-tunggu segenap yang hadir dalam acara tersebut, termasuk mahasiswa Bidik Misi yang mendengarkan dari tribun atas, yakni Orasi Ilmiah dengan tema “Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Abad 21” oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sekitar satu jam SBY menyampaikan pandangannya tentang bagaimana ekonomi konvensional telah memberikan dampak terhadap pengurasan sumber daya kehidupan, pencemaran lingkungan & ketidakadilan. SBY menekankan pentingnya koreksi besar serta implementasi ekonomi berbasis lingkungan untuk mewujudkan kualitas hidup manusia yang lebih baik, keadilan sosial dan kelestarian ekosistem. Mengubah sistem perekonomian yang semula cenderung menghambur-hamburkan menjadi muatan pemberdayaan potensi alam demi tujuan melestarikan.
SBY menjelaskan bahwa bagi Indonesia, ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan adalah jalan yang beradab dan bertanggung jawab.

Penghargaan
Unnes juga, memberikan penghargaan kepada lima tokoh Indonesia yang memiliki jasa besar dalam berbagai bidang. Kelima tokoh yang menerima anugerah konservasi adalah Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono, Prof Dr M Nuh DEA, Prof Mohamad Nasir, Prof Dr Riri Fitri, dan Dr (HC) Rita Subowo. Acara ditutup dengan persembahan kolaborasi orkestra, gamelan, dan tari, dilanjutkan doa yang dipimpin oleh Dr Sulaiman MKes.
Eva Rafiqoh

from Universitas Negeri Semarang

Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia berkunjung ke Unnes

Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia (UPSI) melakukan kunjungan ke Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jumat (1/4) di kampus Unnes Sekaran Gunungpati.

Dr Arasinah Kamis dosen senior Fakultas Pendidikan Teknik dan Kejuruan UPSI diterima oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Perencanaan Prof YL Sukestiyarno MS PhD didampingi Staf Ahli Bidang Kerja sama Dr Ratna Dewi Kusumaningtyas ST MT, Kepala International Office Intan Permata Hapsari SPd MPd, perwakilan dari setiap fakultas.
Dr Arasinah mempresentasikan profil dan jurusan yang dimiliki oleh UPSI supaya pimpinan serta dosen Unnes lebih paham tentang keberadaan universitas UPSI.

Kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang sudah berlangsung beberapa tahun lalu.

“Silakan bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk melanjutkan studi di UPSI,” kata Dr Arasinah.

Prof Sukestiyarno menyampaikan, implementasi ini bagus sekali untuk meningkatkan kompetensi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan di dua lembaga.

Sebab, sebelumnya Unnes dan UPSI telah berkomitmen untuk menjadi mitra dalam menyelenggarakan beragam program antara lain pertukaran mahasiswa, tenaga kependidikan, pengiriman narasumber untuk seminar, pertukaran hasil riset, dan kolaborasi program fakultas. Annisa W


from Universitas Negeri Semarang

Lomba Komentar Berita Unnes

UPT Humas Universitas Negeri Semarang (Unnes) memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa Unnes untuk mengikuti Lomba Komentar pada berita yang dimuat di laman Unnes. Dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Berikan komentar pada sebanyak-banyaknya berita yang terbit di unnes.ac.id,
  2. komentar tidak boleh mengandung SARA,
  3. sertakan alamat email aktif,
  4. komentar paling kreatif dan membangun akan mendapatkan hadiah menarik.

Lomba dimulai pada 1 april sampai 1 mei 2016. Pemenang akan diumumkan pada 4 mei 2016 di unnes.ac.id


from Universitas Negeri Semarang

Pesta Daun Sendratasik Sebagai Ajang Kreativitas Seni


SEKITARUNNES.COM, SEMARANG - Gerakan konservasi terus digalakan oleh semua civitas akademika Universitas Negeri Semarang (Unnes) untuk mewujudkan universitas berwawasan konservasi bereputasi internasional. Salah satu upaya tersebut yang dilaksanakan oleh Jurusan Seni Drama Tari Musik (Sendratasik), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes dengan mengelar Leaf Party atau Pesta Daun. Daun dijadikan tema kegiatan karena memiliki filosofi yang terus tumbuh silih berganti menyebarkan keteduhan dan kebaikan disekelilingya. Gelaran ini berlangsung meriah di Gedung B6 FBS Unnes (31/3).

Mochammad Usman Wafa SPd MPd selaku pendamping Himpunan Mahasiswa (Hima) Sendratasik mengatakan, filosofi daun gugur hilang berganti diambil karena dalam acara Leaf Party ada regenerasi pengurus Hima Sendratasik. Acara Leaf Party menjadi ajang belajar dan mengasah kreativitas seni mahasiswa. “Mahasiswa selain harus bisa menampilkan hasil karya seninya juga diharapkan dapat mengelola sebuah acara pertunjukan seni dengan baik. Kegiatan Leaf Party diharapkan juga dapat menjadi suguhan seni yang dapat diapresiasi oleh warga Unnes,” katanya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FBS, Drs Syahrul Syah Sinaga MHum mengatakan, kegiatan unjuk kreativitas karya seni dari mahasiswa FBS khususnya Jurusan Sendratasik menjadi tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran. Hasil karya mahasiswa juga menjadi penunjang peningkatan akreditasi jurusan. “gelar karya kreativitas mahasiswa selain menjadi alat ukur proses pembelajaran di perkuliahan juga mendukung akreditasi jurusan yang dilakukan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tingggi (BANPT),” katanya.
(Andri, Mahasiswa Magang Humas)

from Universitas Negeri Semarang

Thursday, 31 March 2016

Laksanakan Seminar Serentak di 13 Provinsi, Unnes Raih Rekor MURI

Rabu (30/3), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Program Pascasarjana (PPs) Unnes dan PPs Unnes menggelar seminar nasional serentak di 13 provinsi di Indonesia.

Seminar ini digelar pada puncak Dies Natalis Ke-51 Unnes tercatat pada Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan kategori penyelenggaraan seminar dengan jumlah kabupaten/kota/provinsi terbanyak.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Eksekutif Manager Sri Widayati kepada Unnes, PPs Unnes, dan BEM PPs Unnes. Penghargaan Unnes sebagai pemerakarsa diserahkan kepada Wakil Rektor IV Prof YL Sukestiyarno MS PhD, sebagai pelaksana diserahkan kepada  Direktur PPs Prof Dr H Achmad Slamet MSi, dan sebagai pendukung diserahkan Presiden BEM PPs, Indra Kurniawan SPdi.

Seminar dilaksanakan di Kampus Unnes Jalan Kelud Semarang, dilangsungkan secara streaming yang diikuti 15 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yakni Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon (Jawa Barat), STKIP Nurul Huda Ogan Komering Ulu Timur (Sumatera Selatan), STKIP Singkawang (Kalimantan Barat), Universitas Islam Jember (Jawa Timur), dan Universitas Jambi (Jambi).

Seminar yang bertema  “Akselerasi Inovasi Pendidikan dalam Membentuk Karakter Bangsa” menghadirkan pembicara Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden ke-6 Republik Indonesia),  Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof H Muhammad Nasir MSi Akt PhD dan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Selain itu, STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh (Provinsi Aceh), Universitas Kader Bangsa Palembang (Sumatera Selatan), Kampus Unnes Pendidikan Guru Sekolah Dasar Tegal (Jawa Tengah), dan Universitas Pancasakti Tegal (Jawa Tengah).

Seminar tersebut terhubung di Universitas Muhammadiyah Medan (Sumatera Utara), IKIP Mataram (Nusa Tenggara Barat), Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (Daerah Istimewa Yogyakarta), Yayasan Darussalam Batam (Kepulauan Riau), dan Universitas Mulawarman Samarinda (Kalimantan Timur).

“Kami sudah menerjunkan delegasi ke tiap-tiap provinsi. Sejauh ini tak ada kendala berarti,” ungkap Direktur PPs Unnes Prof Dr Achmad Slamet MSi.

Meskipun demikian pihaknya khawatir terhadap cuaca yang dapat sewaktu-waktu berubah. “Ini bisa menganggu koneksi internet di beberapa titik pelaksanaan dan otomatis akan menggangu streaming,” katanya.

Dijelaskan Prof Achmad Slamet, seminar ini merupakan satu wahana bagi alumni PPs untuk mengemukakan pemikiran selama belajar di PPs Unnes sekaligus sebagai model terbaru dalam memberdayakan dan memberikan peran kepada alumni.

Diharapkan lulusan PPs Unnes dapat memiliki wawasan inovatif dan paparan pada seminar dapat dimuat di jurnal,” tambahnya. Muhammad Sholekan


from Universitas Negeri Semarang

Jumat Besok, Unnes Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk

Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan menggelar pentas wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Sang Balarama pada Jumat (1/4) di halaman belakang auditorium Unnes Sekaran, Gunungpati, Semarang. Pentas wayang kulit dengan dalang Ki Purbo Asmoro dari Solo ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Dies Natalis ke-51 Unnes.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum mengungkapkan, lakon Sang Balarama dipilih karena mengajarkan aspek kejujuran. Episode Balarama menolak ikut campur dalam perang Mahabharata ini menggambarkan situasi sulit yang sering dihadapi orang-orang yang baik dan jujur dalam hidup. Dipaksa memilih dua jalan yang sama-sama benar, tapi saling bertentangan, sering kali membuat orang berhadapan dengan buah simalakama.

“Hanya orang jujur yang menghadapi persoalan semacam ini. Orang yang tidak jujur tidak akan menemui persoalan semacam ini karena mereka pasti dikendalikan kelekatan atau hasrat pribadi, yakni kepentingan diri,” katanya, Kamis, (31/3).

Perhelatan seni tradisi ini diharapkan menjadi pengingat-ingat agar civitas academica senantiasa mengutamakan kejujuran dalam menjalani tugas pada tahun akselerasi inovasi.


from Universitas Negeri Semarang

Pimpinan Unnes Silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Jateng Tingkatkan Kerjasama

Pimpinan Universitas Negeri Semarang (Unnes) terdiri atas Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor Bidang II Dr Martono, Wakil Rektor Bidang III Dr Bambang Budi Raharjo, Wakil Rektor Bidang IV Prof Sukestiyarno, Dekan FT Dr Nur Qudus, dan Untoro Nugroho bersilaturahmi ke Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah di terima oleh Wakil Kajati Sulijati SH MH, Kamis (31/3) di ruang Wakil Kajati, Semarang.

Prof Fathur menyampaikan, pertama saya serombongan berkunjung ke Kajati untuk bersilaturahmi guna mempererat kerjasama. Kedua masa kerjasama dengan Kajati masih berlaku, untuk itu Unnes berinisiatif untuk meningkatkan kerjasama yang belum habis masa berlakunya.

“Dari pihak Kajati misalkan bisa memberi kuliah umum kepada mahasiswa. Selain memberikan kuliah umum, juga meningkatkan pada penelitian, dan lainnya,” kata Prof Fathur.

Wakil Kajati Sulijati SH MH menyatakan sangat senang Unnes ingin meningkatkan kerjasama dengan Kajati, apalagi dipersilakan memberi kuliah umum kepada mahasiswa.

“Saya secara pribadi, dan lembaga sangat senang sekali Unnes meningkatkan kerjasama yang belum habis masa berlakunya,” kata Sulijati SH MH.

Selaih itu, lanjut Sulijati SH MH, dari pihak Kajati juga siap menjadi nara sumber diberbagai seminar di Unnes baik untuk mahasiswa maupun dosen.


from Universitas Negeri Semarang

Melalui Facebook, SBY Ajak Berbagi Ilmu di Unnes.

Melalui fan page di jejaring sosial Facebook, Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ajak berbagi Ilmu ‘Green Economy’ di Unnes.

“Untuk menjadi Bangsa yang besar, kita harus bercita-cita besar dan berkarya besar,” ujar SBY dengan lantang mengawali orasi ilmiah di hadapan ratusan tamu undangan dan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rabu (30/3) pagi. Dalam upacara puncak Dies Natalis ke-51 Unnes, SBY memberikan orasi ilmiah Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Abad 21. SBY menyampaikan pandangannya bagaimana ekonomi konvensional telah memberikan dampak terhadap pengurasan sumber daya kehidupan, pencemaran lingkungan & ketidakadilan. Oleh karena itu, SBY menekankan pentingnya koreksi besar serta implementasi ekonomi berbasis lingkungan untuk mewujudkan kualitas hidup manusia yang lebih baik, keadilan sosial dan kelestarian ekosistem.

SBY menjelaskan bahwa bagi Indonesia, ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan adalah jalan yang beradab dan bertanggung jawab. “Dengan semangat ‘Kita Bisa’, kita wujudkan Indonesia Emas di akhir abad 21!” ujar SBY dengan penuh percaya diri.

Dalam kunjungannya di Unnes, SBY juga memberikan apresiasi atas konsep konservasi yang dijalankan Universitas tersebut. “Luar Biasa! Bagus sekali. Ini baru konservasi!,” puji SBY. Konsep konservasi Unnes dalam mewujudkan kampus ‘hijau’ diharapkan SBY dapat dicontoh kampus-kampus lain di Indonesia.

Upacara Puncak Dies Natalis ke-51 Unnes juga ditandai dengan pemberian penghargaan kepada lima tokoh Indonesia yang memiliki jasa besar di berbagai bidang. SBY termasuk salah satu di antaranya. Atas peran dan kontribusinya dalam menegakkan demokrasi di Indonesia; menggagas dan meneladankan politik santun; serta kiprahnya dalam menegakkan perdamaian dunia dan merumuskan konsep Sustainable Development Goals (SDGs), SBY menerima Anugerah Konservasi Upakaratama Reh Adiwangsa. Selain SBY, beberapa tokoh yang menerima penghargaan oleh Unnes di antaranya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2009-2014, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh dalam bidang pendidikan, khususnya dalam menggagas bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Berpestasi (Bidikmisi); Menristekdikti, Prof. H. Mohamad Nasir dalam bidang pengembangan riset dan teknologi; Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari atas pencapaian dan penerapan di bidang teknologi informasi; Dr (HC) Rita Subowo atas jasanya membangun olahraga nasional.


from Universitas Negeri Semarang

Wednesday, 30 March 2016

Lagu Ciptaan SBY Menggema Di Auditorium Unnes

Lantunan lagu berjudul “Untuk Bumi Kita” karya Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggema di Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes) Kampus Sekaran Gunungpati. Lagu itu dilantunkan dalam upacara puncak peringatan Dies Natalis ke-51 Unnnes, Rabu (30/3).

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Unnes Martinda Intan Permata Hati menyanyikan lagu itu dengan ekspresi yang bagus. Lantunan lagu yang diiringi paduan suara dan orkestra Voice Of Conservation (VOC) Unnes Semarang, Intan terlihat sangat bersemangat dan mendalami isi dan makna lagu, sehingga memukau para tamu yang hadir. Tak heran, jika mata Ibu Ani Yudhoyono berbinar-binar saat menikmati sajian lagu ciptaan suaminya. Sesekali Ibu Ani tampak mengkuti bait demi bait yang dinyanyikan. Senyumnya terus mengembang.

Sementara Presiden SBY tidak begitu bereaksi saat lagu ciptaannya dinyanyikan. Dia malah terdiam kaku tanpa ekspresi. Namun terus memandang pelantun lagu itu. Suasana Auditorium Unnes pun hening. Semua hadirin seakan-akan menikmati kata demi kata dalam lagu tersebut.

Tepuk tangan menggema dari para hadirin yang hadir dalam Dies Natalis Natalis Unnes. Tak terkecuali Menristekdikti Prof M Nasir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Irman Gusman, Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto, Mantan Menteri Pendidikan dan Nasional Prof Muhammad Nuh, dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Tampak sesekali Dra Barokah Isdaryanti Fathur Rokhman mendiskusikan lagu tersebut dengan Ibu Ani Yudhono.


from Universitas Negeri Semarang

Inilah Lima Tokoh Penerima Anugerah Konservasi 2016

Universitas Negeri Semarang (Unnes) memberikan penghargaan kepada lima tokoh Indonesia yang memiliki jasa besar dalam berbagai bidang. Anugerah Konservasi diserahkan oleh Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum dalam upacara puncak peringatan Dies Natalis ke-51 Unnnes di auditoium Unnes, Rabu (30/3).

Kelima tokoh yang menerima anugerah konservasi adalah Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono, Prof Dr M Nuh DEA, Prof Mohamad Nasir, Prof Dr Riri Fitri, dan Dr (HC) Rita Subowo.

Susilo Bambang Yudhoyono

Anugerah Konservasi Upakaratama Reh Adiwangsa diberikan kepada Susilo Bambang Yudhoyono. Pria yang akrab disapa SBY ini lahir dari keluarga rakyat yang mencintai rakyat. Ia adalah Presiden Republik Indonesia yang terpilih secara demokratis melalui pemilihan presiden pertama kali sepanjang sejarah.

Satu dasawarsa mengabdi, SBY dinilai memiliki peran  besar dalam menegakkan demokrasi di Indonesia sehingga menjadi salah satu negara demokrasi terbesar di dunia. Pada bidang politik, ia menjadi presiden yang menggagas dan meneladankan politik santun. Ia juga berhasil memimpin dalam suasana teduh dengan menjalin hubungan yang harmonis antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Kiprah SBY sebagai pemikir dan pemimpin tidak hanya terbatas di Indonesia, tetapi juga terentang secara internasional. Usahanya untuk turut menegakkan perdamaian dunia diwujudkan dengan mendirikan Peace and Securuty Center yang menjadi pusat pelatihan bagi pasukan perdamain dunia. Bersama kepala negara lain ia juga menjadi perumus konse Sustainable Development Goals  (SDGs).

Mohamad Nuh

Anugerah Upakara Bagyaning Sasama iberikan kepada Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) pada Kabinet Indonesia Bersatu II Mohamad Nuh. Ia lahir dari keluarga bersahaja, namun gigih memperjuangkan cita-citanya. Kondisi itulah yang menginspirasinya menggagas program Bantuan Pendidikan bagi Mahasiswa Berpestasi (Bidikmisi).

Sejak dijalankan pada tahun 2010, beasiswa Bidikmisi telah diberikan kepada lebih dari 100 ribu mahasiswa miskin berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Bidikmisi telah memberi jalan kepada anak muda Indonesia yang lahir dari keluarga tidak mampu untuk memelihara dan mewujdukan cita-citanya.  Berkat bidikmisi, anak muda dari keluarga dhuafa memiliki kesempatan mengembangkan diri sehingga siap menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang.

Mohamad Nasir

Penghargaan Upakarti Udyakarya Guna diberikan kepada Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. Sebagai menteri riset, teknologi, dan pendidikan tinggi belau menggagas sekaligus mengawal konsep hilirisasi riset agar penelitian di perguruan tinggi dan lembaga penelitian lainnya memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Konsep ini telah menjadi acuan dalam desain kegiatan penelitian yang berorientasi kebermanfaatan menuju bangsa yang maju dengan ilmu pengetahuan.

Riri Fitri Sari

Anugerah Upakara Dayaning Bawana diberikan kepada Prof Dr Riri Fitri Sari. Ia adalah profesor bidang Teknik Komputer (Sejak 1 Mei 2009) di Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI). Saat ini ia menjabat sebagai CIO/ Kepala Pengembangan dan Pelayanan Sistem Informasi (PPSI) UI.

Saat ini beliau aktif mengajar dan meneliti di bidang Computer Network, Grid Computing, implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dari berbagai publikasi ilmiah berupa jurnal internasional dan presentasi di berbagai konferensi teknik elektro dan komputer di berbagai negara dan pencapaian dibidang penerapan teknologi informasi Prof. Dr. Ir. Riri Fitri Sari dipilih menjadi Senior Member dari Institute of Electronics and Electrical Engineers (IEEE).

Salah satu gagasan besarnya adalah UI Greenmetric yang merupakan program indeks kampus hijau universitas di dunia.  UI Greenmetric mengembangkan kriteria kampus hijau sekaligus mendorong perguruan tinggi di berbagai negara untuk mengembangkan lingkungan pendidikan yang ramah lingkungan.

Rita Subowo

Anugerah Upakara Bhirawa Sentosa diberikan Dr (HC) Rita Subowo. Perempuan tangguh ini pernah memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) periode 2007-2011. Ia juga pernah berkiprah sebau Ketua Umum Ketua Olimpiade Indonesia (KOI) pada 2011 hingga 2015. Selama memimin KONI Rita berjasa mengembangkan olahraga nasional hingga mencapai sejumlah prestasi yang membanggakan bangsa.

Mantan atlet bola basket ini pernah memimpin Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) sekaligus menahkodai organisasi itu hingga menjadi organisasi yang cemerlang. Pada tahun 2002 dan 2006, Rita terpilih sebagai Wakil Presiden Federation Internationale de Volley Ball (FIVB). Ia menjadi wanita pertama Indonesia yang menempati posisi prestisius tersebut.

Penerima gelar doktor honoris causa dari Universitas Negeri Semarang ini juga pernah menerima penghargaan Adi Manggala Krida dari Presiden Soeharto atas gagasannya dalam bidang olahrag. Rita Subowo juga memiliki sumbangsih besar dalam Progam Indonesia Emas (Prima) yang merupakan program pendidikan bagi atlet nasional yang dipersiapkan berlaga di even nasional dan internasional.


from Universitas Negeri Semarang

Inilah Komentar SBY Ketika Memasuki Unnes

Inilah komentar Presiden RI ke-6 Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono ketika memasuki Auditorium Universitas Negeri Semarang (Unnes) kampus Sekaran, pada Rabu (30/3).“Luar biasa! Bagus sekali. Ini baru konservasi!” katanya yang segera disambut jabat tangan Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Pagi itu, SBY yang hadir bersama Ani Yudhoyono akan menyampaikan orasi ilmiah bertema “Akselerasi Inovasi Perguruan Tinggi Berwawasan Konservasi dalam Membangun Peradaban” dalam upacara puncak Dies Natalis ke-51 Unnes.

SBY juga mengaku ketika memasuki wilayah Unnes tak henti-henti menyampaikan pujian bagi universitas konservasi ini kepada Prof Fathur, “Karena itu, kalau bisa dibuat buku tentang bagaimana mewujudkan kampus sebagus, sehijau ini.  Dengan begitu, kampus-kampus lain di Indonesia bisa menirunya,” katanya.

Bagi Unnes sendiri, tentu saja, konservasi bukan sekadar legitimasi atau bahkan terminal akhir bagi sebuah visi. “Lebih dari itu, konservasi merupakan sebuah tantangan sekaligus visi yang mesti diwujudkan secara berkelanjutan, malahan kalau perlu dengan percepatan,” kata Rektor Unnes saat mendampingi SBY menuju ruang transit.


from Universitas Negeri Semarang

Unnes Apps, Informasi Unnes dalam Satu Aplikasi


Dalam upacara Dies Natalis ke-51 Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum meluncurkan aplikasi mobile Unnes. Aplikasi berbagai informasi penting tentang Unnes, dari statistik mahasiswa, dosen, dan karyawan hingga penerimaan mahasiswa baru.
Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat memperoleh informasi secara cepat dan ringkas melalui ponsel pintar (smartphone). Aplikasi dapat diunduh melalui Google Play.

Peluncuran aplikasi mobile ini disambut baik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menristekdikti M Nasir.

Menurut Ganjar, inovasi Unnes dapat menjadi contoh kalangan pemerintah untuk untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat melalui debirokratisasi.

Adapun Menristekdikti M Nasir menilai, aplikasi mobile menandai semangat Unnes untuk terus mengembangkan hasil-hasil penelitian. Ia mendorong Unnes menjadi LPTK terdepan yang terus berinovasi, melahirkan guru-guru berkualitas.

from Universitas Negeri Semarang

Unnes Selenggarakan Khataman Quran di Dies Natalis ke-51


SEKITARUNNES, SEMARANG - Khataman Quran merupakan cara yang paling mulia untuk menghargai Al Quran, maka dengan diselenggarakannya khataman Quran 30 juz semoga Unnes mendapatkan berkah dari Allah SWT dan serta dilimpahkan karunia yang melimpah sehingga langkah baik ini dapat diikuti oleh banyak pihak.

Dalam rangka Dies Natalis Universitas Negeri Semarang (Unnes), selasa (29/03) Unnes menyelenggarakan Khataman Quran. Hadir dalam acara tersebut Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor 1 Prof Dr Rustono, Mhum dan Wakil Rektor 2 Dr S Martono, dan impinan di lingkungan Unnes.

Tidak hanya pimpinan di lingkungan Unnes, dalam acara tersebut juga mengundang KH Toyib Farhani pengasuh pondok pesantren Al-Uswah, KH Mamnukhin Kholid pengasuh pondok pesantren Al-Asror, pondok pesantren Durrotu Ahlussunah Waljamaah, dan Riyadus Sholihin.
Acara tersebut dimulai dengan salat isya berjamaah, dilanjutkan pembacaan Quran 30 juz oleh mahasiswa bidikmisi yang terdiri dari 15 putra dan 15 putri, selain itu dalam pembacaan juz ke 30 dibacakan oleh 2 mahasiswa hafal Quran, yakni Syaifullah prodi IKM dan Siddiq prodi PGSD.

Hadir sebagai pemandu khataman KH Toyib Farhani, “mari bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan khusyuk agar kita mendapatkan fadilah dari Al Quran” ujar pengasuh Ponpes Al-Uswah tersebut.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rakhman MHum dalam sambutannya menyatakan bahwa, dengan bertambahnya usia semoga Unnes bisa memberikan manfaat bagi sekitar, negara, dan dunia.
Berbeda dengan tahun lalu yang hanya menyelenggarakan doa bersama, di usia ke-51 ini Unnes menyelenggarakan Khataman Quran 30 juz, diharapkan untuk ke depannya Unnes menyelenggarakan Khataman Quran dengan jumlah pembacaan Al Quran sampai khatam sesuai dengan usia Unnes.

“mudah-mudahan kita bisa menerapkan kandungan isi Al Quran dalam kehidupan sehari-hari, dengan diselenggarakannya khataman Quran ini Unnes mendapatkan berkah dari Allah SWT” ujar Prof Fathur

Setelah acara tersebut selesai, Unnes juga memberikan santunan kepada 50 anak yatim yang berada di sekitar Banaran-Sekaran. Muhammad Sholekan



from Universitas Negeri Semarang

Besok, SBY Sampaikan Orasi Ilmiah dalam Dies Natalis Unnes


SEKITARUNNES.COM, SEMARANG - Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan orasi ilmiah dalam upacara puncak Dies Natalis ke-51 Unnes, Rabu (30/3)  di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati.

Pada Selasa (29/3) pukul 15.00 WIB SBY bersama Ani Yudhoyono telah mendarat di Semarang. SBY disambut oleh Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Kapolda Jawa Tengah, Pandam IV Diponegoro, para wakil rektor, dan dekan.

Upacara Dies Natalis ke-51 akan dimulai pukul 08.00 WIB. Acara akan dimulai dengan pentas tari, pembacaan laporan tahunan rektor, dan orasi ilmiah oleh SBY dengan tema “Akselerasi Inovasi Perguruan Tinggi Berwawasan Konservasi dalam Membangun Peradaban”.

Selain SBY, sejumlah pejabat negara juga akan hadir dalam acara tersebut, antara lain Mantan Menteri Pendidikan dan Nasional Prof Dr Ir Muhammad Nuh DEA, Menristekdikti Prof M Nasir,Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Irman Gusman, dan Wakil Ketua DPR RI Ir AGus Hermanto.

Selain itu, akan hadir pul aProf Dr Ir Riri Fitri Sari MSc MM (Profesor Fakultas Teknik UI), Rita Subowo (mantan Ketua KONI Pusat), Menteri Agama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, anggota DPD RI dar Jawa Tengah H Bambang Sadono, serta Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono MA.

Sejumlah mitra Unnes dari Malaysia dan Thailand juga akan hadir. Mereka adalah Dr Hajah Mas Nooraini Binti Haji Mohiddin (Dean Faculty of Shariah and Law Sultan Sharif Ali Islamic University Malaysia ), Prof Supranee Kwaboonchan PhD (Dean of Faculty Physical Education Srinakharinwirot University Thailand), dan Prof Dr MD Rahim Sahar (Head of Department of Phisics Faculty of Science University Teknologi Malaysia).

from Universitas Negeri Semarang

Unnes Selenggarakan Khataman Quran di Dies Natalis ke-51

Khataman Quran merupakan cara yang paling mulia untuk menghargai Al Quran, maka dengan diselenggarakannya khataman Quran 30 juz semoga Unnes mendapatkan berkah dari Allah SWT dan serta dilimpahkan karunia yang melimpah sehingga langkah baik ini dapat diikuti oleh banyak pihak.

Dalam rangka Dies Natalis Universitas Negeri Semarang (Unnes), selasa (29/03) Unnes menyelenggarakan Khataman Quran. Hadir dalam acara tersebut Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Wakil Rektor 1 Prof Dr Rustono, Mhum dan Wakil Rektor 2 Dr S Martono, dan impinan di lingkungan Unnes.

Tidak hanya pimpinan di lingkungan Unnes, dalam acara tersebut juga mengundang KH Toyib Farhani pengasuh pondok pesantren Al-Uswah, KH Mamnukhin Kholid pengasuh pondok pesantren Al-Asror, pondok pesantren Durrotu Ahlussunah Waljamaah, dan Riyadus Sholihin.

Acara tersebut dimulai dengan salat isya berjamaah, dilanjutkan pembacaan Quran 30 juz oleh mahasiswa bidikmisi yang terdiri dari 15 putra dan 15 putri, selain itu dalam pembacaan juz ke 30 dibacakan oleh 2 mahasiswa hafal Quran, yakni Syaifullah prodi IKM dan Siddiq prodi PGSD.

Hadir sebagai pemandu khataman KH Toyib Farhani, “mari bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan khusyuk agar kita mendapatkan fadilah dari Al Quran” ujar pengasuh Ponpes Al-Uswah tersebut.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rakhman MHum dalam sambutannya menyatakan bahwa, dengan bertambahnya usia semoga Unnes bisa memberikan manfaat bagi sekitar, negara, dan dunia.

Berbeda dengan tahun lalu yang hanya menyelenggarakan doa bersama, di usia ke-51 ini Unnes menyelenggarakan Khataman Quran 30 juz, diharapkan untuk ke depannya Unnes menyelenggarakan Khataman Quran dengan jumlah pembacaan Al Quran sampai khatam sesuai dengan usia Unnes.

“mudah-mudahan kita bisa menerapkan kandungan isi Al Quran dalam kehidupan sehari-hari, dengan diselenggarakannya khataman Quran ini Unnes mendapatkan berkah dari Allah SWT” ujar Prof Fathur

Setelah acara tersebut selesai, Unnes juga memberikan santunan kepada 50 anak yatim yang berada di sekitar Banaran-Sekaran. Muhammad Sholekan

 

 


from Universitas Negeri Semarang

Tuesday, 29 March 2016

Mahapala Unnes Rafting di Sungai Elo Magelang

Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Negeri Semarang (Mahapala Unnes) sebagai Mahasiswa Pencinta Alam tidak hanya bergerak di bidang kepencintaan alam saja, namun juga bergerak di bidang olahraga yang berkaitan dengan alam. Jumat dan Sabtu (25-26/03) Mahapala Unnes mengadakan latihan rafting di Sungai Elo, Magelang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan anggota Mahapala Unnes agar lebih berkualitas dalam berkegiatan arung jeram” ungkap Yulia Ayu Wulandari

Pelatihan meliputi latihan Skipper, River Running System, River Signal, Rescue, Read and Run dan Renang Jeram. Kesemuanya merupakan hal-hal penting yang perlu diperhatikan ketika berarung jeram sebagai safety procedur. Dalam berkegiatan apapun, safety procedure adalah hal pertama yang sangat penting.

Secara teknis latihan, ada dua pendamping sebagai pemateri dari anggota Mahapala sendiri. Hari pertama, latihan renang jeram dan simulasi penyelamatan korban di sungai (rescue), kemudian dilanjutkan pengarungan dari start sampai finish. Dan hari kedua, adalah pengarungan dengan jalur baru yang dari peserta sendiri belum pernah mencobanya.

Tidak tahu jeramnya seperti apa dan bagaimana keadaan sungainya. Para peserta mengambil jalur baru karena untuk menerapkan teknik Read and Run dan Scouting atau teknik membaca jalur, “Ini lebih menantang adrenalin, dan lebih seru pastinya,” Ungkpa salah satu pendamping. Annisa Widyawati


from Universitas Negeri Semarang

Besok, Rabu Upacara Dies Natalis Ke-51 Unnes SBY Hadir

Rabu (30/3) pukul 08.00 WIB akan diselenggarakan Upacara Dies Natalis ke-51 Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Auditorium kampus Sekaran Gunungpati.

Susunan acara yakni Pembukaan (lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta), Persembahan Tari, Laporan Tahunan Rektor, Orasi Ilmiah oleh Presiden Republik Indonesia ke-6 Prof Dr H Susilo Bambang Yudhoyono MA (SBY) “Akselerasi Inovasi Perguruan Tinggi Berwawasan Konservasi dalam Membangun Peradaban”.

Kemudian, Sambutan (Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Mohamad Nasir PhD Akt Ca, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH MIP), Penganugerahan (Unnes Conservation Award 2016, Green School Award 2016), Doa, dan Penutup.

Hadir pula, Prof Dr Ir Muhammad Nuh DEA (mantan Mendiknas), Prof Dr Ir Riri Fitri Sari MSc MM (Profesor Fakultas Teknik UI), Ibas Yudhoyono, Rita Subowo (mantan Ketua KONI Pusat), Menteri Agama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Kemudian, H Bambang Sadono SH MH (Ketua Kelompok DPD RI), Dr H Zulkifli Hasan SE MM (DPD RI), Dr Ir Agus Hermanto MM (DPD RI), Prof Dr Haryono Suyono MA, H Irman Gusman SE MBA (Ketua DPD RI), Rektor PTN/PTS, Dr Hajah Mas Nooraini Binti Haji Mohiddin (Dean Faculty of Shariah and Law Sultan Sharif Ali Islamic University Malaysia ), Prof Supranee Kwaboonchan PhD (Dean of Faculty Physical Education Srinakharinwirot University Thailand), dan Prof Dr MD Rahim Sahar (Head of Department of Phisics Faculty of Science University Teknologi Malaysia).


from Universitas Negeri Semarang

UKM Penelitian Unnes @UKMP_UNNES Adakan ONLEC (Online Lecture)


SEMARANG, SEKITARUNNES.COM - Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian Unnes (UKMP Unnes) adakan kegiatan "ONLEC" Online Lecture dengan tema "International Achievement" dengan narasumber Nanda Najih Habibil Afif Mahasiswa Teknik Geologi Unpad.

ONLEC ini adakan diadakan pada :
Hari / Tanggal : Jum'at, 1 April 2016
Pukul ; 08:00 P.M - 10:00 PM

Cara pendaftaran:
Ketik: ONLEC_Name_Faculty_WhatsApp Number
Kirim ke: 085755529924 (Muchlis)

Yuk segera daftar, kuota terbatas. Free, Online via whatsapp.

Ada Pesta Buku Murah di Tembalang Sampai 31 Maret 2016


SEMARANG, SEKITARUNNES.COM - Pesta Buku Murah yang diadakan di Tembalang Jl. Tirto Agung, Ruko No. A4 Tembalang Semarang akan berakhir pada hari Kamis tanggal 31 Maret 2016.

Masih ada kesempatan 2 hari lagi bagi kalian yang belum sempat mampir ke Pesta Buku Murah Tembalang.

Monday, 28 March 2016

Semarakan Dies Natalis, FIP Unnes Selenggarakan Lomba Mendongeng


SEKITARUNNES.COM, Semarang - Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (FIP Unnes) selenggarakan Lomba Mendongeng tingkat nasional. Peserta pendaftar sebanyak 48, sementara yang lolos administrasi 26 peserta. Acara tersebut dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis Unnes ke 51.

Lomba tersebut dilaksanakan selama 2 hari pada (28-29/03). Tema lomba tersebut dibuat sesuai dengan visi unnes konservasi yaitu 8 nilai konservasi. Pada hari pertama lomba ditampilkan semua dan akan diseleksi 10 pendongeng terbaik.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (FIP Unnes), Prof Dr Fakhruddin MPd turut hadir dalam pembukaan lomba tersebut dan sekaligus membuka lomba mendongeng yan dilaksanakan pagi tadi di gedung dekanat Fakultas Ilmu Pendidikan lantai 3.

Untuk final lomba akan dilaksankan pada hari kedua, untuk memilih 10 pendongeng terbaik. Dalam lomba tersebut mendatangkan 3 orang juri yang kompeten dalam mendongeng yaitu Kempo, Bimo dan Diana. Muhammad Sholekan

from Universitas Negeri Semarang

UKM Remo Unnes Sabet Dua Penghargaan di Festival Rebana Nasional


SEKITARUNNES.COM, SEMARANG - Untuk pertama kalinya Unit Kegiatan Mmahasiswa Rebana Modern (UKM Remo) Universitas Negeri Semarang (Unnes) meraih dua kejuaraan sekaligus pada festiwal Grand Festival Rebana Nasional (GFRN)2016 di kota Bandung, Sabtu-Minggu (26-27/3).

Kegiatan yang diselenggarakan Unit Rebana Institut Teknologi Bandung (ITB) itu UKM Rebana Modern Unnes menyabet Dua medali dari tiga cabang yang dilombakan yakni juara II pada kategori Rebana Nusantara, dan Juara III pada kategori kategori Hadrah Albanjari. Dengan peraihan itu Rebana Modern Unnes dinyatakan sebagai juara umum.

Abdun Nadhif salah satu anggota tim Rebana Modern menyampaikan, pada kategori Hadrah Banjari membawakan shalawat Birosulillahiwalbadawi, sedangkan untuk kategori Rebana Nusantara membawakan lagu berjudul Nusantara dan Antal Hana.

Tahun ini merupakan pertama kalinya Unit Rebana ITB mengadakan festival GFRN dengan 3 cabang lomba kategori Hadrah Albanjari, Rebana Nusantara dan Nasyid. Setelah 2014 lalu hanya mengadakan lomba rebana, jelas Nadhif.

Nadhif menambahkan, lomba ini merupakan lomba terbesar yang pernah diikuti UKM Remo Unnes, dengan waktu latihan cukup singkat alhamdulillah bisa memperoleh yang terbaik.

from Universitas Negeri Semarang

LP3 Unnes Selenggarakan Seleksi final Tahap II Lomba Guru SMA/MA se-Jateng


SEKITARUNNES.COM, SEMARANG - Dalam rangkaian Dies Natalis Unnes yang ke-51 Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi Universitas Negeri Semarang (LP3 Unnes) menggelar acara Lomba Guru Unggul Inovatif SMA/MA Tingkat Jawa Tengah. Kegiatan itu merupakan seleksi tahap II, seleksi tahap I sebelumnya dilaksanakan pada (17/03).

Seleksi tahap II ini merupakan hasil seleksi tahap I dan dengan jumlah peserta 40 guru yang berasal dari 20 kabupaten se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari (25-26/03) yang bertempat di Graha Wiyata Patemon.

Kegiatan tersebut diisi dengan pembekalan dan peer teaching guna untuk mempersiapkan pada final nanti, “para juri telah bekerja keras untuk menentukan finalis. Kami berharap lomba ini menghasilkan guru-guru unggul dan inovatif yang layak menjadi teladan”. Ungkap Dr Abdurrahman MPd.

Dibandingkan lomba-lomba guru yang lain, lomba guru yang diselenggarakan oleh LP3 dilakukan dengan kompetisi peer teaching, hal itu baru dilaksanakan dengan oleh LP3 Unnes.

Dr Abdurrahman juga berpesan kepada finalis lomba guru tahap II untuk melaksanakan lomba dengansantai, sehingga lomba yang diikuti akan bisa berjalan dengan lancar. Muhammad Sholekan

from Universitas Negeri Semarang

299 Calon Mahasiswa Unnes Jalur Prestasi Ikuti Tes Wawancara

Sebanyak 299 calon mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) pendaftar jalur seleksi mandiri prestasi mengikuti tes wawancara.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Rustono MHum menyampaikan, 2016 ini Unnes dalam hal penerimaan mahasiswa baru mengadakan seleksi mandiri jalur prestasi. Jalur ini lebih awal dari jalur-jalur yang lain termasuk jalur SNMPTN dan SBMPTN. Jalur seleksi mandiri ini dibuka sejak 1 Februari dan berakhir 18 Maret secara online. Senin (28/3) di auditorium kampus Sekaran Gunungpati.

Prof Rustono juga mengemukakan, jumlah pendaftar sebanyak 915 orang, mereka merasa punya prestasi (kejuaraan tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional) berdasarkan prestasi itu, setelah diseleksi administrasi ada 299 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti tes wawancara.

Tes Wawancara ini untuk mengetahui sejauh mana sebetulnya prestasi calon mahasiswa itu, baik dengan menunjukkan surat-surat atau bukti-bukti prestasi maupun fakta atau kenyataan dari yang bersangkutan memiliki prestasi, kata Prof Rustono.

Prof Rustono menjelaskan, umpamanya dia memiliki prestasi seni ya kita ingin ketahui seninya seperti apa, kalau dia punya prestasi olah raga ya kita ingin melihat olah raganya seperti apa. Dengan itu, nanti akan diketahui mereka yang diterima benar-benar punya prestasi.

Sehingga, misi atau visi untuk menerima mahasiswa baru Unnes dari jalur prestasi ini betul-betul tercapai, mereka yang diterima itu betul-betul punya prestasi, kanya.

Prof Rustono menambahkan, jalur prestasi ini menyebar di semua fakultas Unnes, ada olah raga, keagamaan, seni, dan olimpiade. Hasil tes wawancara ini akan diumumkan sebelum atau dekat-dekat dengan pengumuman SNMPTN supaya mereka punya kesempatan, SNMPTN sendiri diumumkan tanggal 10 Mei.


from Universitas Negeri Semarang

SMP PL Domenico Savio Juara Olimpiade IPS Tingkat Nasional 2016

Grace Eva Rosana dari SMP Pangudi Luhur Domenico Savio Semarang berhasil menjadi juara pertama Olimpiade IPS Tingkat Nasional tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Sabtu (26/3).

Pada pelaksanaan yang ke delapan kalinya ini, Olimpiade IPS Tingkat Nasional diikuti oleh 202 siswa SMP/MTs se-Indonesia. Mereka berkompetisi memperebutkan piala bergilir Rektor Unnes serta hadiah total senilai puluhan juta rupiah.

Dekan FIS Unnes, Drs. Moh. Solehatul Mustofa, M.A. dalam sambutannya menyampaikan agar peserta olimpiade IPS berlomba secara sportif. “Juara adalah penting tetapi yang paling penting adalah semangat dan sportifitas dalam lomba,” katanya.

Menurut Ketua panitia olimpiade IPS, Andy Suryadi, S.Pd., M.Pd., tujuan dari kegiatan olimpiade ini adalah sebagai ajang persiapan bagi siswa dan sekolah menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN), “kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan iklim akademik yang kompetitif dan sehat antar sekolah khususnya bidang IPS,” katanya.

Dalam kegiatan Olimpiade IPS Se Indonesia kali ini tampil sebagai juara umum adalah Grace Eva Rosana dari SMP PL Domenico Savio Semarang, Juara II diraih oleh Dhimas Rafif Fauzia Prastyanto dari SMP Islam Al Azhar 29 Semarang dan Juara III diraih oleh Fauzi Rahmadani dari SMP IT Nur Hidayah Surakarta.

Adapun untuk Juara harapan I diraih Naomi Agnes Clarissa, Theng dari SMP Kristen YSKI, Juara harapan II diraih oleh Faridatun Nisa dari MTs N Model Brebes. Juara Umum berhak memboyong Piala Bergilir Rektor Unnes.

Terpilihnya juara olimpiade IPS ini dilakukan melalui proses yang ketat. Peserta harus mengikuti lomba yang terdiri dari tiga tahapan yaitu tahapan tes tertulis ditahapan pertama dan kedua, serta ditahpan ketiga lomba cerdas-cermat dan juga dengan tahapan studi kasus. Pada tahap studi kasus, pada siswa memaparkan berbagai kasus dan melakukan tanya jawab dengan dewan juri.

Pada waktu yang bersamaan para guru pendamping dari masing-masing sekolah juga di fasilitasi untuk mengikuti kegiatan diskusi tentang pembelajaran IPS di tingkat SMP-MTs dengan pembicara Prof. Dr. Wasino, M.Hum.


from Universitas Negeri Semarang